Enak di Blog dan Perlu

Blog

Ini masih tentang kesalahpahaman dan karut-marut di ranah blog. Tentang persepsi orang terhadap narablog (blogger) yang salah kaprah. Cerita dimulai ketika saya mendapat tugas berangkat ke Bangkok, Thailand, untuk mengikuti pelatihan tentang subsidi energi dan kaitannya dengan perubahan iklim.

Pelatihan itu berjalan baik-baik saja tanpa gangguan menjengkelkan. Kecuali ketika pada sebuah jeda makan siang, tiba-tiba telepon genggam saya menjerit nyaring. Saya lihat nomor identitasnya tak keluar. Berarti panggilan internasional. Mungkin dari Jakarta, begitu saya membatin. Karena merasa panggilan itu mungkin penting dan mendesak, saya pun menerimanya.

Setelah berbasa-basi, si penelepon memperkenalkan diri. “Mas, saya Miss Riwil dari maskapai penerbangan internasional Emprit Airlines. Perusahaan saya mau membuat lomba penulisan blog. Boleh minta tolong nggak?” » baca selengkapnya

, , , , , , ,