Jun
8
RS Omni Vs Raja Oli
Jauh sebelum kasus Rumah Sakit Omni International, ada oli Top 1. Produsen oli itu juga kena getah surel alias surat elektronik keluhan. Mereka terguncang. Gara-garanya sebuah surel yang ditulis di suatu pagi yang beku, pukul 02.00, pada 2003. Surel itu dikirim dari sebuah komputer di warnet di Bendungan Hilir, Jakarta.
Isinya macam-macam dengan nada yang nyelekit. Ada yang bilang, “Oli ini bukan asli Amerika.” Juga disebut-sebut oli ini bukan oli sintetik. Yang parah, ada yang menyebut, “Oli ini bisa merusak mesin.” Meski sakit hati, PT Topindo Atlas Asia (Top 1) membiarkannya. “Kami awalnya cuek,” kata Derrick Surya, Brand Manager Top 1.
Seiring dengan waktu, rekomendasi sesat ini rupanya bukannya menghilang. Ia malah seperti bola salju, menggelinding ke milis-milis dan menyebar ke blog-blog dan forum diskusi. Isu sesat itu semakin besar. Lalu masuk ke milis-milis penting, seperti Indonesian Corolla Club, Corolla-DX, Toyota-Corona, Toyota-Kijang, IDMOC (Indonesian Mitsubishi Owners Club), Mazda Club, Jakarta Peugeot Club, Honda Tiger Mailing List, dan Yamaha RX Mania.