Enak di Blog dan Perlu

Blog

TAHUN baru, fenomena baru. Di Internet, fenomena itu bisa dilihat dari statistik. Situs Nick Burcher, misalnya memperlihatkan lonjakan jumlah pengguna Facebook hingga akhir tahun lalu. Data tersebut menunjukkan Indonesia kini menempati peringkat keempat pengguna Facebook di bawah Amerika, Turki, dan Inggris. Jumlah pemakainya mencapai 14.681.580, dengan pertumbuhan 126 persen per bulan dan 1.536,7 per tahun.

Sedangkan menurut catatan Google Trends bahasa Indonesia paling banyak digunakan di layanan micro-blogging Twitter dibanding bahasa lain, misalnya Inggris dan Spanyol. Ini berarti pengguna dari Indonesia, yang jumlahnya mencapai 745.372, mendominasi percakapan di Twitter.

Bagaimana dengan aktivitas blog? » baca selengkapnya

, , , , ,

Wajah Fany Ariasari terlihat berseri-seri siang itu. Meski peluh membanjir di tubuhnya, senyum selalu terkembang di bibirnya. “Capek sih, tapi senang,” kata narablog asal Semarang itu.

Fany, juga dua narablog lainnya, Pitra Satvika dan Aulia Halimatussadiah alias Ollie, tengah mengikuti fun game yang diselenggarakan oleh PT Acer Indonesia di Gili Trawangan, Lombok. Fun game adalah acara selingan dari workshop teknologi termutakhir yang digelar oleh produsen laptop merek Acer itu pada 15-17 Desember lalu. » baca selengkapnya

, , , ,

Apes betul jadi orang Indonesia. Hanya gara-gara tulisan, seseorang bisa masuk penjara atau setidaknya menjadi tersangka karena dianggap mencemarkan nama baik orang lain. Entah tulisan itu muncul di koran, majalah, buku, situs berita, surat elektronik, mailing list, Facebook, ataupun blog.

Korban terbaru adalah Khoe Seng Seng. Kamis lalu, dia diperiksa sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik di Kepolisian Daerah Metro Jaya. Ia dituduh mencemarkan nama baik Henry S. Tjandra di blog. Sebelum terjerat kasus ini, Khoe pernah menjadi terpidana kasus pencemaran nama baik manajemen PT Duta Pertiwi Tbk lewat surat pembaca di dua harian nasional. » baca selengkapnya

, , , , ,

Mat Bloger jadi manusia supersibuk sepanjang pekan lalu. Setelah pontang-panting ikut menyiapkan perhelatan Pesta Blogger 2009 pada Sabtu pekan lalu, dia membantu teman-temannya membuat acara tumpengan untuk memperingati Hari Blogger Nasional, yang jatuh pada 27 Oktober. Kesibukannya kian bertambah karena ia juga sedang dikejar-kejar setumpuk tugas harian dari kantornya.

“Napas saya seperti mau putus, Mas,” Mat Bloger mengisahkan pengalamannya tempo hari. “Belum lagi kalau ada narablog yang bertanya ini dan itu. Saya bingung.”

“Memangnya mereka bertanya soal apa, Mat?” tanya saya penasaran. » baca selengkapnya

, , , , ,

Benarkah Facebook telah membunuh blog? Bagaimana para narablog mempertahankan eksistensinya?

***

Sudah beberapa hari ini tampang Mat Bloger terlihat makin kusut, seperti baju yang tak disetrika. Tubuhnya juga tampak loyo. Padahal jarang-jarang teman saya yang energinya selalu berlimpah-ruah itu bagaikan tungku kehabisan bara. Ada apakah gerangan?

“Saya sedang sedih, Mas. Blog saya menyepi. Pengunjung mulai jarang datang. Teman-teman saya yang dulu rajin menengok juga entah hilang ke mana. Lama-lama saya jadi malas memperbarui blog. Percuma,” jawab Mat Bloger seraya menghirup gelas kopi yang masih mengepul. » baca selengkapnya

, , ,

selanjutnya »