May
15
Adu balap di sirkuit pemilihan presiden segera dimulai. Dua kandidat sudah resmi maju, yakni pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto. Adapun pasangan Megawati-Prabowo masih maju mundur. Konon, Prabowo masih ngotot ingin duduk sebagai pengendali nomor satu di pemerintahan, walau bukan sebagai presiden.
Terlepas dari soal itu, bila ketiga pasangan itu maju, siapa yang bakal menjadi pemenang. Mungkinkah Yudhoyono-Boediono menang dalam dalam satu putaran?
Beberapa lembaga survei telah melakukan penelitian soal kepopuleran masing-masing kandidat. Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), misalnya, memberikan hasil mengejutkan. Pasangan Yudhoyono-Boediono bakal menang 70 persen. Atau menang dalam SATU PUTARAN.
Terlepas bahwa LSI memang dekat dengan Yudhoyono.Hasil ini diyakini banyak orang cukup valid. Sebenarnya, menurut bisik-bisik yang kami dengar LSI diminta melakukan survei terhadap peluang Boediono bila dipasangkan dengan Yudhoyono sejak sepekan setelah pemilu legislatif rampung.
LSI lalu konon menggelar tiga survei untuk kalangan grass root, kalangan kelang menengah dan kalangan opinion leader. Hasilnya sama: 70 persen memilih pasangan Yudhoyono-Boediono.
Tapi, hasil itu berbeda dengan hasil survei Lembaga Riset Indonesia. Mereka menggelar survei pada 3-7 Mei 2009. Hasilnya, Yudhoyono-Boediono meraih 32 persen suara, Kalla-Wiranto meraih 27,3 persen suara, Megawati-Prabowo mendapat 20 persen suara, dan 20 persen responden lainnya belum memilih.
Melihat dua survei ini. Anda percaya pada hasil survei yang mana?
Demikianlah ki sanak. Tapi ini ramalan dari Lembaga Survey Indonesia. Boleh percaya boleh tidak.