Enak di Blog dan Perlu

Nasional

Hari ini Kota Yogyakarta terasa bergelora. Ribuan warganya turun ke jalan menuju alun-alun utara di depan Keraton untuk memberikan dukungan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Warga Yogyakarta berpawai mendukung penetapan Sri Sultan sebagai gubernur.

Warga Yogyakarta berpawai mendukung penetapan Sri Sultan sebagai gubernur. Foto: Triyanto Hapsoro

Inilah salah satu gerakan sosial terbesar di era media sosial. Tak heran bila keriuhan di Yogyakarta itu juga terasa gemanya di Twitter. Para pekicau merekam aksi massa di Yogyakarta itu dalam bentuk foto-foto lalu disebarkan ke linimasa. » baca selengkapnya

, , , , , , , ,

Kisah perseteruan “cicak” versus “buaya” bergulir bagaikan bola liar di ranah Internet. Guliran kasus makin seru setelah dua petinggi nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi, Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto, ditangkap pada Kamis pekan lalu. Hari itu juga, dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Usman Yasin, membuat “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto”. Dalam waktu sepekan, persisnya hari ini, aksi tersebut telah meraih lebih dari sejuta pendukung.

“Bagaimana aksi itu bisa mendapat dukungan secara cepat dan meluas, ya, Mas?” tanya Mat Bloger, kawan saya, yang sekarang gemar beraktivitas di media sosial, seperti Facebook dan Twitter. » baca selengkapnya

, , , , , ,