Enak di Blog dan Perlu

Digital

Orang mungkin lupa bagaimana Cina bangkit. Sejarah mereka disusun dengan gemuruh pada 1958. Waktu itu Mao Zedong dengan mulut tipis mirip tukang sulap menancapkan semangat kepada rakyatnya. “Cina harus setingkat Inggris, dalam waktu 15 tahun,” katanya.

Cita-cita Mao Zedong itu mengundang banyak cemoohan. “Dia sedang bermimpi,” begitu kata para kapitalis dari Inggris dan Amerika Serikat.

Setengah abad kemudian, sejarah membuktikan bahwa Mao Zedong tidak sedang bermimpi. Dia yakin negeri petani itu bisa menjadi negeri industri. Saat ini negeri mana yang bisa membendung aliran produk dari Cina? Bahkan komponen roket-roket Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) pun dari Cina–sebagian malah terungkap itu hasil komponen bekas yang dikumpulkan industri rumahan.

» baca selengkapnya

, ,

Burhan Sholihin

Pagi mengantar impian David Hartanto Widjaja jatuh berserakan. Ia jatuh–entah apa motifnya–dari lantai enam di kampusnya. Bajunya penuh darah. Kepalanya menghantam lantai yang kosong. Koran Singapura menulis David Hartanto jatuh setelah menusuk profesor pembimbingnya di Nanyang Technological University, Singapura, Chan Kap Luk.

Meruap sudah segala harapan David, 21 tahun, menjadi maestro elektro. Si jenius yang sering menghabiskan waktu bersama online game itu telah pergi. Indonesia kaget. Singapura lebih terhenyak lagi. Mereka bahkan mungkin berduka lebih dalam ketimbang Indonesia.

Ini bukan karena soal David menusuk profesor Chan–tudingan ini juga masih simpang-siur kebenarannya, melainkan karena Singapura kehilangan salah satu bintangnya. David dipinang Nanyang Technological University setelah dia menyabet medali perunggu di olimpiade matematika internasional. Ia diberi beasiswa. David adalah salah satu mercusuar Singapura di masa depan.
» baca selengkapnya

, , , , , , , , ,