Mar
26
Seorang pembicara kondang bertanya kepada saya. “Boleh tidak ya, saya menaruh tulisan bestseller di sampul buku saya?”
Ditanya seperti itu dahi saya ini otomatis berkerut. Buku yang disebutnya itu masih berwujud draf kasar yang sedang saya pegang. Dia menyodorkan draf itu dan minta saya mengomentari. “Biasanya sih stempel bestseller itu kalau sudah terjual, paling tidak ribuan eksemplar,” jawab saya. » baca selengkapnya