<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Fenomena Ayat-ayat Cinta</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 16:22:05 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: andi tenrie</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-196421</link>
		<dc:creator>andi tenrie</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 13:02:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-196421</guid>
		<description>Bagusan film Dennis(?) yang anak Papua yang ingin sekolah dan betapa indahnya alam Papua sana. Saya terharu dalam film ini karena teman Dennis ingin melanjutkan pendidikannya, karena hasrat besarnya dia berlari pulang kerumahnya yang berjarak tigahari-tiga malam untuk mengambil surat bukti bahwa ia pernah sekolah yang ternyata hanya sepotong kertas lusuh bekas coretan-coretan yang pernah dia pelajari tulis menulis, bukan ijazah atau raport.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagusan film Dennis(?) yang anak Papua yang ingin sekolah dan betapa indahnya alam Papua sana. Saya terharu dalam film ini karena teman Dennis ingin melanjutkan pendidikannya, karena hasrat besarnya dia berlari pulang kerumahnya yang berjarak tigahari-tiga malam untuk mengambil surat bukti bahwa ia pernah sekolah yang ternyata hanya sepotong kertas lusuh bekas coretan-coretan yang pernah dia pelajari tulis menulis, bukan ijazah atau raport&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hosting murah indonesia</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-77788</link>
		<dc:creator>hosting murah indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 04:51:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-77788</guid>
		<description>kunjungan sobat, infonya bagus :D643

makasi informasi nya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kunjungan sobat, infonya bagus :D643</p>
<p>makasi informasi nya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Suryadi</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-33656</link>
		<dc:creator>Suryadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 04:00:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-33656</guid>
		<description>gw Suryadi d Palembang,,,,,Menurut saya film dan novelnya bener-bener buat kt berkhayal ke dalam seluk beluk cerita nya ,,terlepas dari pendapat org laen tentang ilustrasi dan backround musiknya,,setiap orang boleh berpendapat,,,tetapi novel ini bener-bener membuat saya tahu betul tentang cinta yang sesungguhnya,lewat kaca mata islam cinta diturunkan begitu indahnya dan yang lebih pentingya setelah saya baca novel Ayat-ayat Cinta Ini saya langsung menangis karena ceritanya yang begitu mengiris hati dan saya ingin memberikan apresiasi kepada kang Abib yang telah menciptakan novel yang begitu indahnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw Suryadi d Palembang,,,,,Menurut saya film dan novelnya bener-bener buat kt berkhayal ke dalam seluk beluk cerita nya ,,terlepas dari pendapat org laen tentang ilustrasi dan backround musiknya,,setiap orang boleh berpendapat,,,tetapi novel ini bener-bener membuat saya tahu betul tentang cinta yang sesungguhnya,lewat kaca mata islam cinta diturunkan begitu indahnya dan yang lebih pentingya setelah saya baca novel Ayat-ayat Cinta Ini saya langsung menangis karena ceritanya yang begitu mengiris hati dan saya ingin memberikan apresiasi kepada kang Abib yang telah menciptakan novel yang begitu indahnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: niea</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-25511</link>
		<dc:creator>niea</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 03:21:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-25511</guid>
		<description>Menurut saya film ma novelnya bagus banget krn disitu kita dapat mengambil hikmah untuk bekal saya tentang ajaran agama islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya film ma novelnya bagus banget krn disitu kita dapat mengambil hikmah untuk bekal saya tentang ajaran agama islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: melao kamisama</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-23312</link>
		<dc:creator>melao kamisama</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 04:10:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-23312</guid>
		<description>setuju kalo dibilang novelnya tidak enak di baca.. 

filmnya pun.. ya kalo di bilang bagus jelas nggak.. jelek.. juga nggak.. standar sebenernya.. 
cuma dengan promosi yang luar biasa..embel -embel "religi dan cinta" 
weew.. komposisi yang sempurna untuk masyarakat indonesia.. 

tapi kata kuncinya "cinta" saya tak yakin, tanpa ada embel2 ini, film maupun novelnya bakal laku.. 

"kun faayakun" sudah membuktikan.. gagal total..juga film bergenre "religi" yang lain..

tapi ramalan saya,film "ketika CINTA bertasbih" akan booming 
dan masyarakat.. 
lagi lagi di bodohi "CINTA"</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju kalo dibilang novelnya tidak enak di baca.. </p>
<p>filmnya pun.. ya kalo di bilang bagus jelas nggak.. jelek.. juga nggak.. standar sebenernya..<br />
cuma dengan promosi yang luar biasa..embel -embel &#8220;religi dan cinta&#8221;<br />
weew.. komposisi yang sempurna untuk masyarakat indonesia.. </p>
<p>tapi kata kuncinya &#8220;cinta&#8221; saya tak yakin, tanpa ada embel2 ini, film maupun novelnya bakal laku.. </p>
<p>&#8220;kun faayakun&#8221; sudah membuktikan.. gagal total..juga film bergenre &#8220;religi&#8221; yang lain..</p>
<p>tapi ramalan saya,film &#8220;ketika CINTA bertasbih&#8221; akan booming<br />
dan masyarakat..<br />
lagi lagi di bodohi &#8220;CINTA&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: 666</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-22944</link>
		<dc:creator>666</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 15:55:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-22944</guid>
		<description>ketawa yukz</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ketawa yukz</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Azmini</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-21826</link>
		<dc:creator>Azmini</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 23:42:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-21826</guid>
		<description>Film ayat-ayat cinta bagus cukup. Mungkin kurang alami sahaja. Macam-macam film kami Malaysia jauh leboh alami dan sopan. Macam film-film Indon tidak sopan dan pelakon kurang meresapi makna dalam berlakon. Tak tega untuk berkata 'palsu, tapi macam tu lah, macam Tun SBY/JK, palsu. 

Kapal ‘van der “wicked” Indon yang sedang tenggelam‘ kerana kepemimpinan ‘faked’ macam Tun SBY/JK kan? Tun SBY pura-pura mengutuk, padahal jelas boneka Amerika Syarikat dan Israel kan? Pilih Tun Tufatul S. ataupun Tun Amien Rais sahaja untuk undian pemilu 2009. Buatkan pulihkan reformasi, yang dibeloki Tun SBY/JK 
By Rohiyah Aziz, Malaysian Students Club MSC KL Malaysia
rohiyahaziz@gmail.com  
Israel gempur Hamas di Gaza, mungkin nanti Amerika ataupun Israel nak serang Iran. Presiden Amerika Syarikat George W. Bush tahun lalu menolak permintaan Israel bagi bom-bom khusus penembus bunker kompleks nuklir Iran. Bush tolak permintaan rahasia tu dengan berkata dia telah perintahi aksi rahasia sabotase Iran kembangkan senjata nuklirnya.
Bush sempat terkejut dengan permintaan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert supaya Israel boleh terbangi wilayah Iraq untuk capai kompleks nuklir Natanz Iran. Bush tolak permintaan tu dan Israel urungkan rencana sekurangnya untuk sementara ini. Tetapi Bush dalam lepas jabatan telah serahkan sebuah rancangan rahasia kunci Amerika kepada Presiden terpilih Barack Obama. Mungkin Iran tetap nak dibom nanti.
Soal serangan mengganas Israel atas Gazas ekarang ni,  Amerika tak langsung turut terlibat kerana yalah Amerika yang menyalur senjata-senjata modern bagi Israel.   
Mantan perdana menteri kami, Tun Mahathir Mohammad, berkata bahawa yang buatkan kerajaan Israel nekad macam sekarang ini yalah Amerikat. ‘The main culprit is the United States’ Katanya rakyat Amerika tak boleh disalahkan kerana rakyat tu pun tak suka peperangan.    
Memang Amerika Syarikat yalah super power. Kekuatan senjatanya melebihi kekuatan senjata daripada berpuluh-puluh negara besar dunia pabila dipadukan. 

Tun Mahathir berkata bahawa bagaimanapun Amerika Syarikat hampir bangkrut, hutangnya $14 trilyun, dan boleh  bertahan membuat senjata kerana perolehi pinjaman dari negara-negara muslim Arab. ‘Itu sebabnya Amerika boleh membuat senjata modern banyak-banyak’ termasuk untuk Israel. 

Macam mana peranan kita? Tun Mahathir berkata seumpama semua produsen minyak mahu dibayari hanyalah matawang euro ataupun matawang lain tetapi bukan USD, nescaya nilai USD nak tinggal setengahnya. ‘Pabila tu berlaku, Amerika tak nak dapat buat senjata modern banyak-banyak’ dan tak dapat lagi sokong Israel. 

Kami klub-klub mahasiswa Malaysia, yang sempat dibujuk dan dipandang mungkin macam keledai oleh seorang pejabat Indon di Malaysia dalam suatu kasus lain, tentu sependapat dengan Tuan Mahathir. Tun Mahathir pemimpin sejati dan berani yang pernah kami miliki sehingga sekarang ini. Dia betul-betul tiada takut kecuali pada Allah.    

Israel belum serang Iran tapi sekarang ini serang Gaza dan memangsa anak-anak dan penduduk awam muslim Gaza tak berdosa. Dalam serangan ganasan tu, tentera Israel menyebabkan lebih daripada 800 mangsa terbunuh dan lebih daripada 4000 cedera, majoriti penduduk awam dan anak-anak. Serangan roket-roket Hamas dibalas Israel tak sepadan. Israel gunakan senjata-senjata super modern termasuk ‘dime bombs’, bom-bom berisi beratus bom-bom picisan, yang serpihan-serpihannya pabila terkena badan tak terdeteksi sinar x. Israel pun gunakan ‘white  phosphorous bombs’, bom-bom fosfor putih yang asapnya membakari kulit mangsa, membutakan mata dan merosak paru-paru, pelanggaran sebuah konvensi penggunaan senjata-senjata berkenaan. Israel telah melakukan kejahatan perang. Tetapi nak sulit diadili. Israel dan Amerika bukan anggota/penandatang konvensi berkenaan. Apa yang sebolehnya mesti kita lakukan?
  
Kami perkumpulan mahasiswa Malaysia sekarang ni memboikot barangan macam minuman Cocacola dan restoran license Amerika macam McDonald dan yang lain mengenai Amerika. Kami makan dan minum hanyalah buatan sendiri ataupun buatan bukan Amerika. Rakan-rakan mahasiswa Indonesia dapat bersikap sama, tak sekadar unjukan teater yang kurang efektif. 

AGENDA DALAM NEGERI LEBIH OKELAH.
Pabila macam kami lihat, agenda protes tempatan dalam negeri Indonesia pun banyak mestilah dilakukan. Macam pelbagai perkara terpenting kewajiban kenegaraan yang tak dilaksanakan kerajaan Indon dibawah Tun SBY/JK. Dibawah Tun SBY/JK, kami lihat Indonesia semakin teruk dan rosak: UU BHP yang membatasi hak-hak kunci anak-anak rakyat putra-putra bangsa Indonesia dalam perolehi universiti kerajaan yang murah, dan undang-undang tu dibiarkan dan belum dibatalkan pengadilan konstitusi MK. Suatu agenda sangat penting lain: harga-harga dipertahankan tinggi oleh Tun SBY/JK sejak harga-harga fuel dunia tinggi US$140 setong dan sekarang ini sudah turun tinggal $80 setong tapi harga-harga tu di Indonesia tak diturunkan sepadan. Tengoklah, di Indon, harga bensin, harga kerosene, harga barang kebutuhan pokok, ongkos angkutan umum masih tinggi sangat, tak sesusai dengan penghasilan rakyat Indon yang rednah sangat, yakni rata-rata kurang dari US$1 sehari. Di lain sisi, banyak orang sangat kaya-kaya di Jakarta dengan kereta-kereta pribadi mewah dan mahal, pertanda kerajaan Tun SBY/JK tidak membela rakyat. Kerajaan tak membela rakyat, pastilah negeri tu hancur. Hari lalu diakhbar harga fuel diumumkan diturunkan, tapi sedikit sangat, pertanda kerajaan Tun SBY/JK korup dan tak nak berhenti membodohi publik Indon. Penurunan sedikit sangat tu bermakna bahagian kampanye supaya dipilih lagi dalam undian 2009. Penurunan tu jelas kurang turun. Akhbar terbaru, menteri perdagangan Indon pun dengan rahasisa mengaku pemimpin kerajaannya tak profesionak dan samasekali tak perintahkan dia turunkan harga kebutuhan pokok.   
 
Rakan-rakan mahasiswa dan rakyat Indonesia semakin diperdayai: wang negara/rakyat hasil daripada bahagian hasil pertambangan emas, gas, timah dan lainnya daripada bumi Indonesia dimakan oleh siapa? Knapa tak bagi membangun kota dan membangun pabrik-pabrik negara? Knapa sebuah negara tak punya rencana-rencana baik bagi kelangsungan hidup sebagai sebuah negara? Tengoklah, satu angkutan umum terpenting ibukota pun tak ada. Satu ‘batang hidung’ MRT sahaja pun tak punya. Kuala Lumpur ada beberapa MRT. Tak tahukah keuntungan MRT? MRT jauh lebih murah daripada highway. Dia cepat, aman, nyaman. Untuk semua rakyat. Tak perlu membuatkan banyak highway yang hanyalah perkaya pemiliknya, tak perlu berpuluh-puluh juta mobil pribadi dan sepeda motor yang membuangi banyak asap CO ke udara kota, pun tak ada kelangkaan fuel, lagipun paru-paru/jantung sehat tak hirupkan CO. Tengoklah, udara KL bersih sangat-sangat. Macam mana Jakarta? Udara teruk dan kotor sangat bernafas dalam CO. Nimatkah? Tak malukah kerajaan Indon dan gubernur Jakarta, dengan kerajaan kami Malaysia yang merdeka lebih belakang dibandingkan Indon? Nampak Tun SBY tak berani perintahi gubernur Jakarta buatkan MRT kan? Tun SBY nyata jauh kualiti dibandingkan macam almarhum Datok Suharto. Suharto cinta rakyat dan pembangunan. Datok tu Bapak Pembangunan dan Bapak Nelayan/Petani. Tak malukan Jakarta hanyalah ada busway, kebijakan pintas dan salah sarat Kei-Kei-En. Bodoh sekali. Jalan menjadi bersempitan ‘dilahap’ jalan busway. Lagipun busway tak nak atasi kemacetan kan? 

Turutkan macam KL, seronok, kerana kunci tu ada: Pemimpin/pejabat kerajaan kami Malaysia tidak korupsi gila macam Indon. Korupsi tapi ada. Sikit-sikit. Pemimpin/pejabat Indon bukan membrantas korupsi tapi ‘menyatupadu dalam mafia lama turut korupsi kekayaan negara’. Pejabat-pejabat bawahan ikut korupsi sama atasan. Cara korupsi licik: buatkan isu seumpama nak bangun sebuah project. Pertama, diakhbarkan di televisyen bahawa mereka nak membangun project. Parlimen setujui kerana Ke-Ke-En, dan jadilah sebuah peluang korupsi berjamaah menggila. Ketika membangun project, tiada pengawasan ketat, kualiti buruk dan hasil pembangunan rosak tak bertahan lama. Macam tu lah kisah kerajaan manusia Indon di bawah Tun SBY, doktor hanyalah tahu sikit ilmu pertanian, kalah dengan almarhum Datok Suharto.
 
Tun SBY/JK seakan brantas korupsi. Tapi sekadar konsumsi media. Tun SBY tak tahu membangun bangsa, tak tahu mmenejemen negara yang baik, departemen informasi Indon tak berfungsi membelajari nelayan/petani. Tun SBY mengaku bekerja 24 jam tapi hanya banyak cakap macam-macam 24 jam. Sementara Tun JK hari-hari bercanda tidak ada serius. Tun SBY/JK semakin sengsarakan rakyat. Bencana Indon dimana-mana. Tun SBY/JK tak mundur, malahan nekad minta dipilih lagi dalam undian 2009. Tun JK berkata: ‘Tak ada yang berharap padi itu hijau, padi pastilah kuning. Tapi kuning tak bermakna tanpa langit yang biru.’ Pertanda teruk Golkar/PD ingin lagi. Macam mana tak ada malukah?  

Macam kepemimpinan tu, koruptor-koruptor tertawa girang ‘nyaman’ Indon dipimpin Tun SBY/JK yang lemah dan hobi pura-pura. Koruptor-koruptor tetap berkorupsi bersama-sama, ‘berjamaah’, dengan pelbagai project ini itu. Tiada jera. Hukuman mati bagi koruptor besar tak ada. Tak ada pembuktian terbalik. Pabila pun nanti ada, semuanya boleh diatur, mentaliti berlarutan manusia pejabat Indon. Jangan berharap Indon dapat kejar kami Malaysia. Ketika majoriti ibukota di dunia ini ada MRT bahkan train-train elektrik bahkan dengan subway-subway kuat dan modern dimana-mana seluruh kota-kota, Indonesia MRT pun tak. Hanya punya busway. Macam Thai, Singapore sudah lama punya MRT. Jaringan train elektrik, ‘KRL’, bagus, ceoat, aman, nyaman, handalah. Macam kami Malaysia, udara sangat bersih. Paru-paru dan jantung kami aman. Macam mana Indon? Tak malukah? Kami Malaysia bersih, tertib, sopan, rakyat disejahtera, yalah kunci efektif sebuah kerajaan boleh pertahankan kekuasaan karena orang-orang kerajaan amanah bukan palsu macam Indon. Manusia pejabat/pemimpin Indon hanyalah suka pakai ‘kesejahteraan palsu’ macam BLT/PNPM, padahal cara licik ‘udang di balik batu’ supaya kembali dipilih 2009. 

Kerana mentaliti orang-orang kerajaan berpola pikir ‘feodal’ bukan ‘sepenuhnya mengabdi rakyat dan melayani ikhlas rakyat’ maka rosak, tak ada pemikiran manfaat membangun untuk rakyatnya. Macam pemimpin/pejabat kerajaan kami Malaysia selalu mengabdi kepada rakyat Malaysia, membuatkan fasiliti-fasiliti dan infrastruktur-infrastruktur semua berkerakyatan bagi rakyat bukan untuk sekelompok strata sosial tertentu. Adanya MRT berpemikiran untuk rakyat bukan mobil-mobil pribadi yang akhirnya justeru memaceti jalan dan highway dan memborosi fuel. Kerajaan Malaysia berpola pemikiran taat pada konstitusi, yang mirip UUD 45, menganut sistem kesejahteraan dan sosial sejati, bermakna pula bahawa pendidikan universiti kerajaan yang murah bagi semuanya tanpa kecuali. Kostitusi kami pun diadopsi dari sistem Eropa, menganut sistem kesejahteraan sosial bagi semua strata, semua rakyat. Kerajaan kami Malaysia melaksanakan amalan kerajaan selalu dalam satu kunci: ingat amanah rakyat. Bukan palsu dan pura-pura macam kerajaan Indon. Pemimpin/pejabat Malaysia tak peralat ugama dan Allah untuk memenangi kekuasaan. Pemimpin kami selalu ikhlas, sepenuhnya untuk rakyat Malaysia, semata-mata untuk bangsa Malaysia. Pendidikan kami Malaysia jauh lebih maju sekarang ni, walaupun dahulu kami kalah dengan Indon. Indon kini rosak hancur. Semua terletak pada satu: Kemimpinan nasional. Pabila buruk dan apalatgi langsung atau tak langsungu tunduk pada Asing, maka rusak/hancurlah. Pabila cinta rakyat dengan mengamalkan pelbagai pembangunan bagi rakyat, dan tidak memperalat ugama/Allah, maka baiklah negeri tu.       

BUSH, OLMERT PUN KERJA UNTUK RAKYATNYA.
Indon dapat berubah pabila ada presiden hebat berpengetahuan membangun sendi-sendi ekonomi kenegaraan, kerana cinta rakyatnya, bermakna berani lepas dari mentaliti feodal yang tertanam lama dalam mafia penguasa, Indonesia dapat berubah dan nak maju. Manusia pemimpin Indon harus mampu menundukkan nafsu serakah dan ego ingin nampak hebat sendiri-sendiri, ciri buruk feodialis, dan berani menyerahkan kekuasaan berdasari ‘merit system,’ menyerahkan kepada tokoht-koh yang memang mampu dan berpngetahuan/’berwawasan’ kenegaraan yang baik dan berkualiti. Tengoklah, jangan salah, macam Bush dan Olmert pun dan pemimpin-pemimpin dunia kalibernya, berperang semata-mata karena ‘cinta rakyatnya’, ‘tunduk dan mengabdi pada rakyatnya’, untuk ‘kesejahteraan rakyatnya.’ Mereka takut rakyatnya. Macam mana orang-orang kerajaan Indon? Takutkah pada rakyatnya?

INDON PERLU TUN TIFATUL ATAUPUN TUN AMIEN.
Indon pun dapat berubah dan nak maju kalau pemimpinnya punya tujuan terpenting satu tu: untuk rakyatnya. Tapi orang-orang kerajaan Indon sadis. Majoriti rakyatnya dimiskinkan sangat-sangat. Hanyalah diberi BLT/PNPM yang bermakna ‘ada udang di balik baru’ sahaja. Dan tengoklah, tak mungkin rakyat Indon terpaksa datang bekerja di Malaysia pabila tidak dimiskinkan kerajaan Indon di negeri sendiri. 

Jadi menurut kami kami budak-budak mahasiswa Malaysia yang insyaAllah berpengetahuan politik Indon sikit-sikit, bolehlah menilai Indonesia 2009 mestilah mula mempunyai presiden betul-betul berbeza. Bolehlah macam Tun Tifatul Sembiring dari PKS bukan yang lain dari PKS. Atau bolehlah macam Tun Amien Rais dari PAN bukan tokoh lain dari PAN. Pabila macam tu dipilih tanpa dihalangi jaringan penguasa sekarang maka bolehlah Indonesia baharu mula bangkit dan nak maju. Tun Amien ‘malu-malu’, tapi pabila seluruh kumpulan mahasiswa se-Indon menobatkan beliau calon presiden, dan disetujui jeneral-jeneral TNI/Kepolisian, dan parlimen, maka Tun Amien pun mahu. Ini penting sangat.  

Kerana kami tengok macam Tun SBY/JK masih tak mampu. Pabila sekadar menjadi presiden/wakil presiden sahaja, rakyat dan negara tu hancur. Tun SBY/JK masih pola fikir mentaliti lama. Dia besar di institusi tentera negara berkembang dan Indon, suka pidato sekadar pidato. Almarhum Tun Suharto pun macam tu, tapi Datok membangun Indon nyata dan besar, walaupun dari hutang luar negeri. Mana lebih bagus: hutang tetapi membangun masif dan diawasi ketat terguided, untuk rakyat, atau gengsi berhutang macam Tun SBY tapi sengsarakan majoriti rakyat. 

PRESTASI GUS DUR, SUHARTO PUN HEBAT.
Datok Suharto hebat. Tun SBY/JK tak bakal tinggali kesan baik berhistoris positif bagi rakyat kerana majoriti rakyat Indon di desa-desa seluruh Indonesia dimiskinkan: Pertanian/kenelayanan rosak, korot, tak terbtib, mereka sekadar sambung hidup dan lingkungan rusak, kerana bekas oil dibuang dalam laut, departemen informasi tak memberi penerangan melesari lingkungan alam apalagi memberi penerangan bernelayan/berpetani berhasil tak samasekali. hancur alam darat, udara dan laut kepulaun Indon. Tiada prestasi positif macam apapun Tun SBY/JK. Perkara hak azasi macam kebebasan berpendapat dan berkumpul dan sebagainya itupun bukan prestasi Tun SBY/JK tapi prestasi daripada Tun Gus Dur. 

**Pelbagai bencana silih berganti dibawah kerajaan Tun SBY/JK, kerana kedua-duanya dipilih berdasari ‘rekayasa pemenangan’ pemilu 2004, maka tidak amanah. Lagipun kedua-duanya banyak pura-pura, palsu, dan tak berpengetahuan membangun bangsa/negara. Datok Suharto mungkin kurang berpengetahuan tetapi Datok pandai mengelola orang dengan bahkan tangan besi, membuat semuanya takut, tunduk dan bekerja. Pabila tidak, nak ‘digebuk’. Itu kunci cara memimpin anak buah manapun.  

Banyak orang Indon di Malaysia pun berkata, Tun SBY/JK tak jelas dan tidak berisi serta tak dilaksanakan pidato. Pidato bagi pemimpin yalah sebuah kebijakan yang mesti dilaksanakan. Tun SBY berkata: ‘Dalam kompetisi pemilu harus cegah tindakan halalkan segala cara. Pemerintah sedang cuba atasi krisis keuangan dan nak lanjutkan pembangunan. Mari jaga ketentraman dan keamanan masyarakat.’ Tapi banyak orang menyedari bahawa bom dahsyat meledak di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta justeru mendekati pemilu 2004. Waktu itu presidennya Puan Megawati, orang sipil bukan Tuan SBY, eks militer. Seputar itu pejuang HAM Munir terbunuh diracun. Seorang pengamat dan peneliti di universiti Singapore dimuat sebuah surat kabar Singapore berkata: ‘Bom itu bermakna komuniti internasional tidak boleh sokong presiden Megawati menjadi presiden dan untuk kesani Indonesia tak aman dibawah [prediden] Megawati.’ 

Itu justeru menarik dan memberi makna tersendiri dalam kaitannya keadaan sekarang ini. Dalam masa kerajaan Tun SBY/JK sehingga sekarang ini tiada satupun bom meledak apalagi dahsyat macam di depan kedutaan besar Australia masa itu. Yang ada hanyalah temuan-temuan granat ataupun dugaan bom ataupun telefon ancaman bom yang tak terbukti meledak.  

Melihat permainan teruk macam ni, tiadalah nak maju apapun Indon. Terkecuali muncul seorang pemimpin yang berwibawa, berani dan betul-betul berbeza. Orang sekarang ini menunggu macam Sukarno baharu ataupun Suharto baharu. Isu kuat bahawa Tun Prabowo ataupun Tun Wiranto nak jadi presiden 2009 sulit, macam mana caranya. Sekarang tinggal beberapa bulan dan belum ada pertanda kuat diantara kedua-duanya disuka pemilih. Tapi pabila memang, mampukah Tun Prabowo ataupun Tun Wiranto tetap menjaga HAM setiap penduduk Indonesia, dan bahkan membuatkan HAM terpenting yakni mensejahterakan dan pendidikan universiti kerajaan murah bagis seluruh putra rakyat dan berkualiti? Harus ada kepemimpinan yang berani dan berpengetahuan membangun basis ekonomi BUMN-BUMN yang non-korupsi bagi tercapainya kesejahteraakan seluruh rakyat, bukan dengan cara wang BLT/PNPM yang akan lenyap seketika. Tun Prabowo lebih cerdas dan berani, lebih berpengetahuan kenegaraan dan kebangsaan, selain kerana pun terlahir dari kalangan cendekia; (Tun Prabowo putra Professor ekonomi tersohor alm. Datok Sumitro Djojohadikusumo). Tetapi tidak serasi dengan Tun Wiranto, yang berpeluang pula; konon di balik dana ‘tak terbatas’ parti Hanura yalah keluarga presiden Suharto. Kedua-duanya ada peluang besar selamatkan Indon dari semakin mundur dan hanya setingkat Kamboja ataupun Filipina. Tengoklah matawang rupiah sekarang ini sejak jatuhnya Suharto sudah tidak bermakna samasekali. Indon boleh pulih nyata pabila rupiah boleh kembali beli 1 USD = Rp2500. 

Harus ada banyak yang berani mengalah dan memasang kepemimpinan nasional hanya ‘yang paling berani, tegas, amanah dan berpengetahuan’ membangun cerdas, cepat dan baik negara/bangsa. Hanya dengan tu, rakyat Indon nak diprihatini, diperhatikan, di dalam pendidikan universiti kerajaan yang murah dan berkualiti dimana kerajaan kembali mensubsidi, macam masa Sukarno/Suharto. Semua anak-anak rakyat boleh belajar universiti kerajaan dengan mudah dan murah. Negara nak muncul banyak putra-putra rakyat yang hebat, GERAKAN INDONESIA RAYA terkabuli. Stop pembelian tanah rakyat, perluas dan buatkan pertanian, maju dimana-mana. Indonesia nak swasembada, boleh ekspor barangan banyak-banyak, pabrik-pabrik banyak milik negara bagi industri barangan dan terus mesinan, itulah awal negara-negara industri dunia membangun bangsa yang Indon boleh tiru. 

Tapi tengoklah di Jakarta tak satu batang hidung MRT ada. (Indon merdeka lebih awal). 10 tahun reformasi pun berlalu, Indon kami tengok rakyatnya semaskin disengsarai. Dibawah Tun SBY, bencana banjir tanah longsor di mana-mana, kerana tak pandai hentikan illegal logging. Hubungan udara dan laut yang sangat penting bermenterikan macam pelawak. Pesawat terbang berjatuhan, kapal laut berkaraman kerana melanggar aturan tak ada pengawasan efektif. Begitu kena angin, kapal laut tu pasti karam, memangsa beribu-ribu penduduk tak berdosa selama hampir 5 tahun kerajaan Tun SBY/JK. Pun tiada hukuman/sanksi berat bagi pemilik kapal dan nahkoda.               
  
Tetapi Tun Tifatul Sembiring dan Tun Amien Rais pun sangat baik untuk presiden Indonesia 2009. Tun Amien telah membuktikan penggerak efektif reformasi yang sekarang ini gagal. Tun Tifatul yalah tokoh berani, baru-baru ni berani protes ke depan kedutaan besar Amerika di Jakarta, sedangkan Tun SBY/JK tak dan sekadar mengutuk. PKS parti ‘Islami sejati’, PAN ‘nasionalis sejati.’ Rakan-rakan mahasiswa Indonesia, ingat beritahukan semua anggota keluarga, semua kerabat, semua sahabat supaya jangan pilih Tun SBY/JK lagi, dan jangan pilih parti Golkar/Demokrat lagi. Pilih sahaja PAN/PKS. Senario semakin rumit kerana KPU dan Panwasundi dipasangi orang-orang tidak jelas, orang-orang penguasa, sedangkan cara undi pemilu dipersulit dengan contrengan, tak lagi coblosan, yang sederhana dan mudah. Ini jelas rekayasa supaya Golkar/PD kembali menang. Menurut kami sebetulnya PKB semula dibawah Tun Gus Dur bolehlah sebagai pilihan alternatif terbaik rakan-rakan, tetapi PKB sekarang ini digenggam Golkar/PD melalui tokoh ‘brutus’ Muhaimin. Maka penyokong PKB bolehlah golput sahaja ataupun pilih seumpama PKS ataupun PAN.  

Rakan-rakan, kami di Malaysia pilih Barisan Nasional (BN) dan Pak Lah (Tun Abdullah Badawi), karena BN (macam UMNO Tun Mahathir dahulu) sekarang telah pun dan tetap buatkan rakyat Malaysia disejahterai dan putra-putra Malaysia perolehi studi universiti-universiti kerajaan murah dan berkualiti. Seronok kerana kerajaan Malaysia amanah dan selalu mensubsidi penuh universiti-universiti kerajaan. Sedangkan Tun Anwar Ibrahim bagaimanapun merupakan tokoh berani. Itu sebabnya pula sebagian daripada kami pun nak pilih Tun Anwar dan PAS. Kembali perkara Indon pabila mahu berubah bersatulah orang-orang hebat Indon dan berikan peluang sebagai presiden/wakil presiden siapun yang memang hebat untuk sebuah tujuan terpenting: Membangun Indonesia yang sekarang ini sudah jauh sangat tertinggal dan hanyalah setingkat Kamboja dan Filipina. Tenggelamnya ‘kapal van der “wicked” katulistiwa Indon’, kerana kepemimpinan Tun SBY/JK yang tak becus, tak peras otak, dan  sekadar ingin menjabat untuk tumpuk kekayaan, serakahi, dan buatkan posisi-posisi putra-putra sendiri dengan silaf. (Sebarang pandangan lain, bolehlah dimajukan di email saya: rohiyahaziz@gmail.com).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Film ayat-ayat cinta bagus cukup. Mungkin kurang alami sahaja. Macam-macam film kami Malaysia jauh leboh alami dan sopan. Macam film-film Indon tidak sopan dan pelakon kurang meresapi makna dalam berlakon. Tak tega untuk berkata &#8216;palsu, tapi macam tu lah, macam Tun SBY/JK, palsu. </p>
<p>Kapal ‘van der “wicked” Indon yang sedang tenggelam‘ kerana kepemimpinan ‘faked’ macam Tun SBY/JK kan? Tun SBY pura-pura mengutuk, padahal jelas boneka Amerika Syarikat dan Israel kan? Pilih Tun Tufatul S. ataupun Tun Amien Rais sahaja untuk undian pemilu 2009. Buatkan pulihkan reformasi, yang dibeloki Tun SBY/JK<br />
By Rohiyah Aziz, Malaysian Students Club MSC KL Malaysia<br />
<a href="mailto:rohiyahaziz@gmail.com">rohiyahaziz@gmail.com</a><br />
Israel gempur Hamas di Gaza, mungkin nanti Amerika ataupun Israel nak serang Iran. Presiden Amerika Syarikat George W. Bush tahun lalu menolak permintaan Israel bagi bom-bom khusus penembus bunker kompleks nuklir Iran. Bush tolak permintaan rahasia tu dengan berkata dia telah perintahi aksi rahasia sabotase Iran kembangkan senjata nuklirnya.<br />
Bush sempat terkejut dengan permintaan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert supaya Israel boleh terbangi wilayah Iraq untuk capai kompleks nuklir Natanz Iran. Bush tolak permintaan tu dan Israel urungkan rencana sekurangnya untuk sementara ini. Tetapi Bush dalam lepas jabatan telah serahkan sebuah rancangan rahasia kunci Amerika kepada Presiden terpilih Barack Obama. Mungkin Iran tetap nak dibom nanti.<br />
Soal serangan mengganas Israel atas Gazas ekarang ni,  Amerika tak langsung turut terlibat kerana yalah Amerika yang menyalur senjata-senjata modern bagi Israel.<br />
Mantan perdana menteri kami, Tun Mahathir Mohammad, berkata bahawa yang buatkan kerajaan Israel nekad macam sekarang ini yalah Amerikat. ‘The main culprit is the United States’ Katanya rakyat Amerika tak boleh disalahkan kerana rakyat tu pun tak suka peperangan.<br />
Memang Amerika Syarikat yalah super power. Kekuatan senjatanya melebihi kekuatan senjata daripada berpuluh-puluh negara besar dunia pabila dipadukan. </p>
<p>Tun Mahathir berkata bahawa bagaimanapun Amerika Syarikat hampir bangkrut, hutangnya $14 trilyun, dan boleh  bertahan membuat senjata kerana perolehi pinjaman dari negara-negara muslim Arab. ‘Itu sebabnya Amerika boleh membuat senjata modern banyak-banyak’ termasuk untuk Israel. </p>
<p>Macam mana peranan kita? Tun Mahathir berkata seumpama semua produsen minyak mahu dibayari hanyalah matawang euro ataupun matawang lain tetapi bukan USD, nescaya nilai USD nak tinggal setengahnya. ‘Pabila tu berlaku, Amerika tak nak dapat buat senjata modern banyak-banyak’ dan tak dapat lagi sokong Israel. </p>
<p>Kami klub-klub mahasiswa Malaysia, yang sempat dibujuk dan dipandang mungkin macam keledai oleh seorang pejabat Indon di Malaysia dalam suatu kasus lain, tentu sependapat dengan Tuan Mahathir. Tun Mahathir pemimpin sejati dan berani yang pernah kami miliki sehingga sekarang ini. Dia betul-betul tiada takut kecuali pada Allah.    </p>
<p>Israel belum serang Iran tapi sekarang ini serang Gaza dan memangsa anak-anak dan penduduk awam muslim Gaza tak berdosa. Dalam serangan ganasan tu, tentera Israel menyebabkan lebih daripada 800 mangsa terbunuh dan lebih daripada 4000 cedera, majoriti penduduk awam dan anak-anak. Serangan roket-roket Hamas dibalas Israel tak sepadan. Israel gunakan senjata-senjata super modern termasuk ‘dime bombs’, bom-bom berisi beratus bom-bom picisan, yang serpihan-serpihannya pabila terkena badan tak terdeteksi sinar x. Israel pun gunakan ‘white  phosphorous bombs’, bom-bom fosfor putih yang asapnya membakari kulit mangsa, membutakan mata dan merosak paru-paru, pelanggaran sebuah konvensi penggunaan senjata-senjata berkenaan. Israel telah melakukan kejahatan perang. Tetapi nak sulit diadili. Israel dan Amerika bukan anggota/penandatang konvensi berkenaan. Apa yang sebolehnya mesti kita lakukan?</p>
<p>Kami perkumpulan mahasiswa Malaysia sekarang ni memboikot barangan macam minuman Cocacola dan restoran license Amerika macam McDonald dan yang lain mengenai Amerika. Kami makan dan minum hanyalah buatan sendiri ataupun buatan bukan Amerika. Rakan-rakan mahasiswa Indonesia dapat bersikap sama, tak sekadar unjukan teater yang kurang efektif. </p>
<p>AGENDA DALAM NEGERI LEBIH OKELAH.<br />
Pabila macam kami lihat, agenda protes tempatan dalam negeri Indonesia pun banyak mestilah dilakukan. Macam pelbagai perkara terpenting kewajiban kenegaraan yang tak dilaksanakan kerajaan Indon dibawah Tun SBY/JK. Dibawah Tun SBY/JK, kami lihat Indonesia semakin teruk dan rosak: UU BHP yang membatasi hak-hak kunci anak-anak rakyat putra-putra bangsa Indonesia dalam perolehi universiti kerajaan yang murah, dan undang-undang tu dibiarkan dan belum dibatalkan pengadilan konstitusi MK. Suatu agenda sangat penting lain: harga-harga dipertahankan tinggi oleh Tun SBY/JK sejak harga-harga fuel dunia tinggi US$140 setong dan sekarang ini sudah turun tinggal $80 setong tapi harga-harga tu di Indonesia tak diturunkan sepadan. Tengoklah, di Indon, harga bensin, harga kerosene, harga barang kebutuhan pokok, ongkos angkutan umum masih tinggi sangat, tak sesusai dengan penghasilan rakyat Indon yang rednah sangat, yakni rata-rata kurang dari US$1 sehari. Di lain sisi, banyak orang sangat kaya-kaya di Jakarta dengan kereta-kereta pribadi mewah dan mahal, pertanda kerajaan Tun SBY/JK tidak membela rakyat. Kerajaan tak membela rakyat, pastilah negeri tu hancur. Hari lalu diakhbar harga fuel diumumkan diturunkan, tapi sedikit sangat, pertanda kerajaan Tun SBY/JK korup dan tak nak berhenti membodohi publik Indon. Penurunan sedikit sangat tu bermakna bahagian kampanye supaya dipilih lagi dalam undian 2009. Penurunan tu jelas kurang turun. Akhbar terbaru, menteri perdagangan Indon pun dengan rahasisa mengaku pemimpin kerajaannya tak profesionak dan samasekali tak perintahkan dia turunkan harga kebutuhan pokok.   </p>
<p>Rakan-rakan mahasiswa dan rakyat Indonesia semakin diperdayai: wang negara/rakyat hasil daripada bahagian hasil pertambangan emas, gas, timah dan lainnya daripada bumi Indonesia dimakan oleh siapa? Knapa tak bagi membangun kota dan membangun pabrik-pabrik negara? Knapa sebuah negara tak punya rencana-rencana baik bagi kelangsungan hidup sebagai sebuah negara? Tengoklah, satu angkutan umum terpenting ibukota pun tak ada. Satu ‘batang hidung’ MRT sahaja pun tak punya. Kuala Lumpur ada beberapa MRT. Tak tahukah keuntungan MRT? MRT jauh lebih murah daripada highway. Dia cepat, aman, nyaman. Untuk semua rakyat. Tak perlu membuatkan banyak highway yang hanyalah perkaya pemiliknya, tak perlu berpuluh-puluh juta mobil pribadi dan sepeda motor yang membuangi banyak asap CO ke udara kota, pun tak ada kelangkaan fuel, lagipun paru-paru/jantung sehat tak hirupkan CO. Tengoklah, udara KL bersih sangat-sangat. Macam mana Jakarta? Udara teruk dan kotor sangat bernafas dalam CO. Nimatkah? Tak malukah kerajaan Indon dan gubernur Jakarta, dengan kerajaan kami Malaysia yang merdeka lebih belakang dibandingkan Indon? Nampak Tun SBY tak berani perintahi gubernur Jakarta buatkan MRT kan? Tun SBY nyata jauh kualiti dibandingkan macam almarhum Datok Suharto. Suharto cinta rakyat dan pembangunan. Datok tu Bapak Pembangunan dan Bapak Nelayan/Petani. Tak malukan Jakarta hanyalah ada busway, kebijakan pintas dan salah sarat Kei-Kei-En. Bodoh sekali. Jalan menjadi bersempitan ‘dilahap’ jalan busway. Lagipun busway tak nak atasi kemacetan kan? </p>
<p>Turutkan macam KL, seronok, kerana kunci tu ada: Pemimpin/pejabat kerajaan kami Malaysia tidak korupsi gila macam Indon. Korupsi tapi ada. Sikit-sikit. Pemimpin/pejabat Indon bukan membrantas korupsi tapi ‘menyatupadu dalam mafia lama turut korupsi kekayaan negara’. Pejabat-pejabat bawahan ikut korupsi sama atasan. Cara korupsi licik: buatkan isu seumpama nak bangun sebuah project. Pertama, diakhbarkan di televisyen bahawa mereka nak membangun project. Parlimen setujui kerana Ke-Ke-En, dan jadilah sebuah peluang korupsi berjamaah menggila. Ketika membangun project, tiada pengawasan ketat, kualiti buruk dan hasil pembangunan rosak tak bertahan lama. Macam tu lah kisah kerajaan manusia Indon di bawah Tun SBY, doktor hanyalah tahu sikit ilmu pertanian, kalah dengan almarhum Datok Suharto.</p>
<p>Tun SBY/JK seakan brantas korupsi. Tapi sekadar konsumsi media. Tun SBY tak tahu membangun bangsa, tak tahu mmenejemen negara yang baik, departemen informasi Indon tak berfungsi membelajari nelayan/petani. Tun SBY mengaku bekerja 24 jam tapi hanya banyak cakap macam-macam 24 jam. Sementara Tun JK hari-hari bercanda tidak ada serius. Tun SBY/JK semakin sengsarakan rakyat. Bencana Indon dimana-mana. Tun SBY/JK tak mundur, malahan nekad minta dipilih lagi dalam undian 2009. Tun JK berkata: ‘Tak ada yang berharap padi itu hijau, padi pastilah kuning. Tapi kuning tak bermakna tanpa langit yang biru.’ Pertanda teruk Golkar/PD ingin lagi. Macam mana tak ada malukah?  </p>
<p>Macam kepemimpinan tu, koruptor-koruptor tertawa girang ‘nyaman’ Indon dipimpin Tun SBY/JK yang lemah dan hobi pura-pura. Koruptor-koruptor tetap berkorupsi bersama-sama, ‘berjamaah’, dengan pelbagai project ini itu. Tiada jera. Hukuman mati bagi koruptor besar tak ada. Tak ada pembuktian terbalik. Pabila pun nanti ada, semuanya boleh diatur, mentaliti berlarutan manusia pejabat Indon. Jangan berharap Indon dapat kejar kami Malaysia. Ketika majoriti ibukota di dunia ini ada MRT bahkan train-train elektrik bahkan dengan subway-subway kuat dan modern dimana-mana seluruh kota-kota, Indonesia MRT pun tak. Hanya punya busway. Macam Thai, Singapore sudah lama punya MRT. Jaringan train elektrik, ‘KRL’, bagus, ceoat, aman, nyaman, handalah. Macam kami Malaysia, udara sangat bersih. Paru-paru dan jantung kami aman. Macam mana Indon? Tak malukah? Kami Malaysia bersih, tertib, sopan, rakyat disejahtera, yalah kunci efektif sebuah kerajaan boleh pertahankan kekuasaan karena orang-orang kerajaan amanah bukan palsu macam Indon. Manusia pejabat/pemimpin Indon hanyalah suka pakai ‘kesejahteraan palsu’ macam BLT/PNPM, padahal cara licik ‘udang di balik batu’ supaya kembali dipilih 2009. </p>
<p>Kerana mentaliti orang-orang kerajaan berpola pikir ‘feodal’ bukan ‘sepenuhnya mengabdi rakyat dan melayani ikhlas rakyat’ maka rosak, tak ada pemikiran manfaat membangun untuk rakyatnya. Macam pemimpin/pejabat kerajaan kami Malaysia selalu mengabdi kepada rakyat Malaysia, membuatkan fasiliti-fasiliti dan infrastruktur-infrastruktur semua berkerakyatan bagi rakyat bukan untuk sekelompok strata sosial tertentu. Adanya MRT berpemikiran untuk rakyat bukan mobil-mobil pribadi yang akhirnya justeru memaceti jalan dan highway dan memborosi fuel. Kerajaan Malaysia berpola pemikiran taat pada konstitusi, yang mirip UUD 45, menganut sistem kesejahteraan dan sosial sejati, bermakna pula bahawa pendidikan universiti kerajaan yang murah bagi semuanya tanpa kecuali. Kostitusi kami pun diadopsi dari sistem Eropa, menganut sistem kesejahteraan sosial bagi semua strata, semua rakyat. Kerajaan kami Malaysia melaksanakan amalan kerajaan selalu dalam satu kunci: ingat amanah rakyat. Bukan palsu dan pura-pura macam kerajaan Indon. Pemimpin/pejabat Malaysia tak peralat ugama dan Allah untuk memenangi kekuasaan. Pemimpin kami selalu ikhlas, sepenuhnya untuk rakyat Malaysia, semata-mata untuk bangsa Malaysia. Pendidikan kami Malaysia jauh lebih maju sekarang ni, walaupun dahulu kami kalah dengan Indon. Indon kini rosak hancur. Semua terletak pada satu: Kemimpinan nasional. Pabila buruk dan apalatgi langsung atau tak langsungu tunduk pada Asing, maka rusak/hancurlah. Pabila cinta rakyat dengan mengamalkan pelbagai pembangunan bagi rakyat, dan tidak memperalat ugama/Allah, maka baiklah negeri tu.       </p>
<p>BUSH, OLMERT PUN KERJA UNTUK RAKYATNYA.<br />
Indon dapat berubah pabila ada presiden hebat berpengetahuan membangun sendi-sendi ekonomi kenegaraan, kerana cinta rakyatnya, bermakna berani lepas dari mentaliti feodal yang tertanam lama dalam mafia penguasa, Indonesia dapat berubah dan nak maju. Manusia pemimpin Indon harus mampu menundukkan nafsu serakah dan ego ingin nampak hebat sendiri-sendiri, ciri buruk feodialis, dan berani menyerahkan kekuasaan berdasari ‘merit system,’ menyerahkan kepada tokoht-koh yang memang mampu dan berpngetahuan/’berwawasan’ kenegaraan yang baik dan berkualiti. Tengoklah, jangan salah, macam Bush dan Olmert pun dan pemimpin-pemimpin dunia kalibernya, berperang semata-mata karena ‘cinta rakyatnya’, ‘tunduk dan mengabdi pada rakyatnya’, untuk ‘kesejahteraan rakyatnya.’ Mereka takut rakyatnya. Macam mana orang-orang kerajaan Indon? Takutkah pada rakyatnya?</p>
<p>INDON PERLU TUN TIFATUL ATAUPUN TUN AMIEN.<br />
Indon pun dapat berubah dan nak maju kalau pemimpinnya punya tujuan terpenting satu tu: untuk rakyatnya. Tapi orang-orang kerajaan Indon sadis. Majoriti rakyatnya dimiskinkan sangat-sangat. Hanyalah diberi BLT/PNPM yang bermakna ‘ada udang di balik baru’ sahaja. Dan tengoklah, tak mungkin rakyat Indon terpaksa datang bekerja di Malaysia pabila tidak dimiskinkan kerajaan Indon di negeri sendiri. </p>
<p>Jadi menurut kami kami budak-budak mahasiswa Malaysia yang insyaAllah berpengetahuan politik Indon sikit-sikit, bolehlah menilai Indonesia 2009 mestilah mula mempunyai presiden betul-betul berbeza. Bolehlah macam Tun Tifatul Sembiring dari PKS bukan yang lain dari PKS. Atau bolehlah macam Tun Amien Rais dari PAN bukan tokoh lain dari PAN. Pabila macam tu dipilih tanpa dihalangi jaringan penguasa sekarang maka bolehlah Indonesia baharu mula bangkit dan nak maju. Tun Amien ‘malu-malu’, tapi pabila seluruh kumpulan mahasiswa se-Indon menobatkan beliau calon presiden, dan disetujui jeneral-jeneral TNI/Kepolisian, dan parlimen, maka Tun Amien pun mahu. Ini penting sangat.  </p>
<p>Kerana kami tengok macam Tun SBY/JK masih tak mampu. Pabila sekadar menjadi presiden/wakil presiden sahaja, rakyat dan negara tu hancur. Tun SBY/JK masih pola fikir mentaliti lama. Dia besar di institusi tentera negara berkembang dan Indon, suka pidato sekadar pidato. Almarhum Tun Suharto pun macam tu, tapi Datok membangun Indon nyata dan besar, walaupun dari hutang luar negeri. Mana lebih bagus: hutang tetapi membangun masif dan diawasi ketat terguided, untuk rakyat, atau gengsi berhutang macam Tun SBY tapi sengsarakan majoriti rakyat. </p>
<p>PRESTASI GUS DUR, SUHARTO PUN HEBAT.<br />
Datok Suharto hebat. Tun SBY/JK tak bakal tinggali kesan baik berhistoris positif bagi rakyat kerana majoriti rakyat Indon di desa-desa seluruh Indonesia dimiskinkan: Pertanian/kenelayanan rosak, korot, tak terbtib, mereka sekadar sambung hidup dan lingkungan rusak, kerana bekas oil dibuang dalam laut, departemen informasi tak memberi penerangan melesari lingkungan alam apalagi memberi penerangan bernelayan/berpetani berhasil tak samasekali. hancur alam darat, udara dan laut kepulaun Indon. Tiada prestasi positif macam apapun Tun SBY/JK. Perkara hak azasi macam kebebasan berpendapat dan berkumpul dan sebagainya itupun bukan prestasi Tun SBY/JK tapi prestasi daripada Tun Gus Dur. </p>
<p>**Pelbagai bencana silih berganti dibawah kerajaan Tun SBY/JK, kerana kedua-duanya dipilih berdasari ‘rekayasa pemenangan’ pemilu 2004, maka tidak amanah. Lagipun kedua-duanya banyak pura-pura, palsu, dan tak berpengetahuan membangun bangsa/negara. Datok Suharto mungkin kurang berpengetahuan tetapi Datok pandai mengelola orang dengan bahkan tangan besi, membuat semuanya takut, tunduk dan bekerja. Pabila tidak, nak ‘digebuk’. Itu kunci cara memimpin anak buah manapun.  </p>
<p>Banyak orang Indon di Malaysia pun berkata, Tun SBY/JK tak jelas dan tidak berisi serta tak dilaksanakan pidato. Pidato bagi pemimpin yalah sebuah kebijakan yang mesti dilaksanakan. Tun SBY berkata: ‘Dalam kompetisi pemilu harus cegah tindakan halalkan segala cara. Pemerintah sedang cuba atasi krisis keuangan dan nak lanjutkan pembangunan. Mari jaga ketentraman dan keamanan masyarakat.’ Tapi banyak orang menyedari bahawa bom dahsyat meledak di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta justeru mendekati pemilu 2004. Waktu itu presidennya Puan Megawati, orang sipil bukan Tuan SBY, eks militer. Seputar itu pejuang HAM Munir terbunuh diracun. Seorang pengamat dan peneliti di universiti Singapore dimuat sebuah surat kabar Singapore berkata: ‘Bom itu bermakna komuniti internasional tidak boleh sokong presiden Megawati menjadi presiden dan untuk kesani Indonesia tak aman dibawah [prediden] Megawati.’ </p>
<p>Itu justeru menarik dan memberi makna tersendiri dalam kaitannya keadaan sekarang ini. Dalam masa kerajaan Tun SBY/JK sehingga sekarang ini tiada satupun bom meledak apalagi dahsyat macam di depan kedutaan besar Australia masa itu. Yang ada hanyalah temuan-temuan granat ataupun dugaan bom ataupun telefon ancaman bom yang tak terbukti meledak.  </p>
<p>Melihat permainan teruk macam ni, tiadalah nak maju apapun Indon. Terkecuali muncul seorang pemimpin yang berwibawa, berani dan betul-betul berbeza. Orang sekarang ini menunggu macam Sukarno baharu ataupun Suharto baharu. Isu kuat bahawa Tun Prabowo ataupun Tun Wiranto nak jadi presiden 2009 sulit, macam mana caranya. Sekarang tinggal beberapa bulan dan belum ada pertanda kuat diantara kedua-duanya disuka pemilih. Tapi pabila memang, mampukah Tun Prabowo ataupun Tun Wiranto tetap menjaga HAM setiap penduduk Indonesia, dan bahkan membuatkan HAM terpenting yakni mensejahterakan dan pendidikan universiti kerajaan murah bagis seluruh putra rakyat dan berkualiti? Harus ada kepemimpinan yang berani dan berpengetahuan membangun basis ekonomi BUMN-BUMN yang non-korupsi bagi tercapainya kesejahteraakan seluruh rakyat, bukan dengan cara wang BLT/PNPM yang akan lenyap seketika. Tun Prabowo lebih cerdas dan berani, lebih berpengetahuan kenegaraan dan kebangsaan, selain kerana pun terlahir dari kalangan cendekia; (Tun Prabowo putra Professor ekonomi tersohor alm. Datok Sumitro Djojohadikusumo). Tetapi tidak serasi dengan Tun Wiranto, yang berpeluang pula; konon di balik dana ‘tak terbatas’ parti Hanura yalah keluarga presiden Suharto. Kedua-duanya ada peluang besar selamatkan Indon dari semakin mundur dan hanya setingkat Kamboja ataupun Filipina. Tengoklah matawang rupiah sekarang ini sejak jatuhnya Suharto sudah tidak bermakna samasekali. Indon boleh pulih nyata pabila rupiah boleh kembali beli 1 USD = Rp2500. </p>
<p>Harus ada banyak yang berani mengalah dan memasang kepemimpinan nasional hanya ‘yang paling berani, tegas, amanah dan berpengetahuan’ membangun cerdas, cepat dan baik negara/bangsa. Hanya dengan tu, rakyat Indon nak diprihatini, diperhatikan, di dalam pendidikan universiti kerajaan yang murah dan berkualiti dimana kerajaan kembali mensubsidi, macam masa Sukarno/Suharto. Semua anak-anak rakyat boleh belajar universiti kerajaan dengan mudah dan murah. Negara nak muncul banyak putra-putra rakyat yang hebat, GERAKAN INDONESIA RAYA terkabuli. Stop pembelian tanah rakyat, perluas dan buatkan pertanian, maju dimana-mana. Indonesia nak swasembada, boleh ekspor barangan banyak-banyak, pabrik-pabrik banyak milik negara bagi industri barangan dan terus mesinan, itulah awal negara-negara industri dunia membangun bangsa yang Indon boleh tiru. </p>
<p>Tapi tengoklah di Jakarta tak satu batang hidung MRT ada. (Indon merdeka lebih awal). 10 tahun reformasi pun berlalu, Indon kami tengok rakyatnya semaskin disengsarai. Dibawah Tun SBY, bencana banjir tanah longsor di mana-mana, kerana tak pandai hentikan illegal logging. Hubungan udara dan laut yang sangat penting bermenterikan macam pelawak. Pesawat terbang berjatuhan, kapal laut berkaraman kerana melanggar aturan tak ada pengawasan efektif. Begitu kena angin, kapal laut tu pasti karam, memangsa beribu-ribu penduduk tak berdosa selama hampir 5 tahun kerajaan Tun SBY/JK. Pun tiada hukuman/sanksi berat bagi pemilik kapal dan nahkoda.               </p>
<p>Tetapi Tun Tifatul Sembiring dan Tun Amien Rais pun sangat baik untuk presiden Indonesia 2009. Tun Amien telah membuktikan penggerak efektif reformasi yang sekarang ini gagal. Tun Tifatul yalah tokoh berani, baru-baru ni berani protes ke depan kedutaan besar Amerika di Jakarta, sedangkan Tun SBY/JK tak dan sekadar mengutuk. PKS parti ‘Islami sejati’, PAN ‘nasionalis sejati.’ Rakan-rakan mahasiswa Indonesia, ingat beritahukan semua anggota keluarga, semua kerabat, semua sahabat supaya jangan pilih Tun SBY/JK lagi, dan jangan pilih parti Golkar/Demokrat lagi. Pilih sahaja PAN/PKS. Senario semakin rumit kerana KPU dan Panwasundi dipasangi orang-orang tidak jelas, orang-orang penguasa, sedangkan cara undi pemilu dipersulit dengan contrengan, tak lagi coblosan, yang sederhana dan mudah. Ini jelas rekayasa supaya Golkar/PD kembali menang. Menurut kami sebetulnya PKB semula dibawah Tun Gus Dur bolehlah sebagai pilihan alternatif terbaik rakan-rakan, tetapi PKB sekarang ini digenggam Golkar/PD melalui tokoh ‘brutus’ Muhaimin. Maka penyokong PKB bolehlah golput sahaja ataupun pilih seumpama PKS ataupun PAN.  </p>
<p>Rakan-rakan, kami di Malaysia pilih Barisan Nasional (BN) dan Pak Lah (Tun Abdullah Badawi), karena BN (macam UMNO Tun Mahathir dahulu) sekarang telah pun dan tetap buatkan rakyat Malaysia disejahterai dan putra-putra Malaysia perolehi studi universiti-universiti kerajaan murah dan berkualiti. Seronok kerana kerajaan Malaysia amanah dan selalu mensubsidi penuh universiti-universiti kerajaan. Sedangkan Tun Anwar Ibrahim bagaimanapun merupakan tokoh berani. Itu sebabnya pula sebagian daripada kami pun nak pilih Tun Anwar dan PAS. Kembali perkara Indon pabila mahu berubah bersatulah orang-orang hebat Indon dan berikan peluang sebagai presiden/wakil presiden siapun yang memang hebat untuk sebuah tujuan terpenting: Membangun Indonesia yang sekarang ini sudah jauh sangat tertinggal dan hanyalah setingkat Kamboja dan Filipina. Tenggelamnya ‘kapal van der “wicked” katulistiwa Indon’, kerana kepemimpinan Tun SBY/JK yang tak becus, tak peras otak, dan  sekadar ingin menjabat untuk tumpuk kekayaan, serakahi, dan buatkan posisi-posisi putra-putra sendiri dengan silaf. (Sebarang pandangan lain, bolehlah dimajukan di email saya: <a href="mailto:rohiyahaziz@gmail.com">rohiyahaziz@gmail.com</a>).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mbah gendeng</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-14727</link>
		<dc:creator>mbah gendeng</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 02:32:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-14727</guid>
		<description>tapi kok beda y am versi novel?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tapi kok beda y am versi novel?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: treqasa</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-7900</link>
		<dc:creator>treqasa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 19:42:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-7900</guid>
		<description>film aac bagus juga meskipun novelnya kental akan ekspresi narsisme  dan egomaniacal dari penulisnya yang dikemas dalam eksibisme kesalehan dan kealiman. Menurut gua cerita di novel aac merupakan dakwah islami sekaligus keinginan bawah sadar dari penulisnya untuk dipuja-puja.  digila-gilai , dipuja2kaum wanita. Sebuah obsesi yang tidak mencapai kenyataan, akhirnya diproyeksikan dalam bentuk novel. Mungkin penulisnya pengen banget jadi nabi Yusuf. Dipenjara, difitnah, jago ngaji,ganteng, sholeh, alim dan dikejar-kejar cewe-cewe. Mantaaap hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>film aac bagus juga meskipun novelnya kental akan ekspresi narsisme  dan egomaniacal dari penulisnya yang dikemas dalam eksibisme kesalehan dan kealiman. Menurut gua cerita di novel aac merupakan dakwah islami sekaligus keinginan bawah sadar dari penulisnya untuk dipuja-puja.  digila-gilai , dipuja2kaum wanita. Sebuah obsesi yang tidak mencapai kenyataan, akhirnya diproyeksikan dalam bentuk novel. Mungkin penulisnya pengen banget jadi nabi Yusuf. Dipenjara, difitnah, jago ngaji,ganteng, sholeh, alim dan dikejar-kejar cewe-cewe. Mantaaap hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Adhie</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/seni/fenomena-ayat-ayat-cinta/comment-page-2/#comment-7851</link>
		<dc:creator>Adhie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 05:24:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=216#comment-7851</guid>
		<description>AAC bwtku tetep bgus,baik versi film maupun novelny.Walopun novelny mang lbh unggul,tp aq sngt mnghrgai krja krs hanung utk memfilmkan sbuah novel..Wajarlah kl msal setting filmny kurang dapat,fantasi imajinasi qt saat di novel tuh luas skali,qt bs mbayangkn panasny mesir,izzah dan "kesempurnaan" fahri,sholehah nya aishah,dari pikiran qt masing2 shingga stiap orang pnya fantasi yg brbeda.Ktika suatu imajinasi dipikiran qt direalisasikn oleh orang,psti tdk sama bhkan trkesan bnyak kekurangny..

Tringat Kata kang abik saat talkshow kmrn,hrsny difilm itu tdk ada adegan maria syahadat,tp adegan maria msk islam digambarkan scra lbh halus,yaitu maria ingin belajar sholat&#38;tayamum.Tp ada tmbhan adegan syahadat,jd trkesan saat syahadat ampe mnjelang mati maria tdk prnh sholat..

Pkokny salut utk MD yg dah memproduksi film sprt itu.Drpada film hantu,sex remaja yg tujuan ny ga jelas,merusak moral dan trkesan hanya ingin ikut2an dunia barat utk merauk keuntungan..Inget dunk,qt nih di indonesia..

Bwt produser perfilman indonesia,smg smkn maju dan smkn mampu memilah mana film yg pantas dan tdk utk qt warga indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AAC bwtku tetep bgus,baik versi film maupun novelny.Walopun novelny mang lbh unggul,tp aq sngt mnghrgai krja krs hanung utk memfilmkan sbuah novel..Wajarlah kl msal setting filmny kurang dapat,fantasi imajinasi qt saat di novel tuh luas skali,qt bs mbayangkn panasny mesir,izzah dan &#8220;kesempurnaan&#8221; fahri,sholehah nya aishah,dari pikiran qt masing2 shingga stiap orang pnya fantasi yg brbeda.Ktika suatu imajinasi dipikiran qt direalisasikn oleh orang,psti tdk sama bhkan trkesan bnyak kekurangny..</p>
<p>Tringat Kata kang abik saat talkshow kmrn,hrsny difilm itu tdk ada adegan maria syahadat,tp adegan maria msk islam digambarkan scra lbh halus,yaitu maria ingin belajar sholat&amp;tayamum.Tp ada tmbhan adegan syahadat,jd trkesan saat syahadat ampe mnjelang mati maria tdk prnh sholat..</p>
<p>Pkokny salut utk MD yg dah memproduksi film sprt itu.Drpada film hantu,sex remaja yg tujuan ny ga jelas,merusak moral dan trkesan hanya ingin ikut2an dunia barat utk merauk keuntungan..Inget dunk,qt nih di indonesia..</p>
<p>Bwt produser perfilman indonesia,smg smkn maju dan smkn mampu memilah mana film yg pantas dan tdk utk qt warga indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

