Mar
17
Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Jakarta dan Partai Demokrat secara resmi mengusung Fauzi Bowo sebagai kandidat orang nomor satu di Jakarta.
Perkembangan ini menguatkan posisi Fauzi Bowo yang sebelumnya sudah didukung koalisi Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Damai Sejahtera. Fauzi bersaing dengan Adang Daradjatun, jagoan Partai Keadilan Sejahtera.
Siapa yang akan berhasil meraih kursi DKI-1? Siapa pula yang akan mendampingi calon-calon gubernur itu? Tunggu Agustus mendatang.
Portal karya Imam Yunni hari ini sekadar meramaikan bursa calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta itu. Anda menjagokan siapa?
wah… repot ya memilih calon gubernur jika semuanya adalah dagelan politik….
yang jelas selama cagub bisa menjalankan apa yang saya inginkan (lihat blogku) baru aku tertarik pergi ke bilik suara agustus nanti… jadi ngga usah lah pakai beking2an parpol!!!
Kalau hanya 2 kandidat ini saja yang maju, pilihan golput mungkin akan dilaksanakan. None of them are in my list.
Kalau ada calon lain yg lebih capable, maka bisa dijadikan pilihan.
Dengan pilihannya ini, maka PDIP telah menjerumuskan dirinya lebih terpuruk lagi di dunia perpolitikan Indonesia.
Lebih dari separuh posting di blog ini merupakan “preview” ke portal di koran tempo. Sayang kalau media ini tidak lebih dari iklan untuk portal semata, tanpa tambahan informasi atau perspektif yang tidak tertampung di media cetak atau elektronik lain. Apa karena masing-masing jurnalis sudah punya blog pribadi? Minta URL atau alamatnya dong
# rio = terima kasih untuk masukannya. kami akan berusaha menampilkan sebanyak mungkin posting di luar Portal.
wah kalo cuma 2 tokoh itu yang maju repot, udah sepuh semua..
tokoh muda gak ada yang maju ya?
faisal basri dan rano karno?
Hati2…!!
Yang mengusung, akan minta konsensi..
Yang diusung, akan punya hutang budi..
Jangan2 kalau menang, cuma sibuk bayar budi..
Yang lebih penting..,
Yang mengusung, dan yang diusung..,
Haruslah sama2 orang..,
Yang menginginkan bangsa dan negara maju berkembang..!
Salam..
halah! ga’ sempet buat milih yang ga’ penting gini wong hasilnya juga sama aja, ntar kalo dah mimpin jg lupa tuh ama janjinya. Lagian kan aq cuman warga gelap hihiiiii..**kaborrrrr
ternyata dari sekian puluh partai yang ada di jakarta beraninya keroyokan, enggak pada mau tampil beda.
bekasi saja yang distriknya lebih kecil dari jakarta punya lebih dari 4 calon pasang gubernur, kenapa jakarta tidak ya?
udah gitu diakalin dengan usulan wakil gubernur 4 lagi?
tahu tuh…..biar pada dapet kebagian wakil gubernur ngkali ya?
Prediksi saya calonnya bukan dua tapi tiga…
mungkin saja kan bagi Sarwono Kusumaatmaja untuk mengajukan diri di bawah bendera independen…
toh kemarin pas pemilihan DPD, beliau sukses
saya menyesalkan PKS mencalonkan Adang Daradjatun sebagai calon gubernur DKI Jakarta nanti,,
Kenapa tidak memilih kandidat yang lebih potensial dari dia??
Mengomentari tentang pilkada DKI Jakarta yang sudah didepan mata, saya tidak meminta banyak..
Saya hanya meminta untuk memperbaiki kota tercinta ini agar bisa lebih maju kedepannya nanti..
Jadi jangan pada janji doank!!!
Saya yakin masyarakat sudah muak akan janji-janji palsu selama ini..
Wah repot nih kalo maen keroyokan, nggak berani maju dong secara jantan…