Enak di Blog dan Perlu

Wicaksono

Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengusulkan pemberantasan demam berdarah dengue melalui pengasapan atau fogging lewat udara.

Fauzi menganggap cara yang dipakai di Rusia tersebut perlu dilaksanakan. Sebab, Jakarta sudah berstatus kejadian luar biasa demam berdarah, dengan korban tewas 41 orang.

Namun, rencana itu dikritik sejumlah kalangan karena dianggap mengada-ada dan boros. Pengamat kesehatan Universitas Indonesia, Adi Sasongko, mengatakan belum pernah ada cara itu di berbagai penjuru dunia. “Barangkali di dunia lain ada,” katanya.

Menurut Adi, segala bentuk pengasapan selama ini cuma menghamburkan duit negara. Sekalipun pemerintah punya duit untuk pengasapan, dia menganggap percuma bila pelaksanaannya tidak mengikuti prosedur yang benar.

Portal karya Imam Yunni ini juga dibuat untuk mempertanyakan ide Fauzi yang juga menjadi calon gubernur DKI Jakarta itu. Pengasapan seperti itu jangan-jangan memang seperti menggarami laut — sangat tidak efektif.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar [10]

Feed  •   Trackback  •   Kirim Komentar

10 Komentar untuk “Portal Pengasapan Nyamuk dari Udara”

  1. ikram | 13 April, 2007 13:18

    Eh, ini Fauzi Bowo yang sama dengan Fauzi Bowo yang calon gubernur itu?

  2. marco | 13 April, 2007 13:25

    BARANGKALI KANG FAUZI INI SDH HABIS AKAL MENGHADAPI DBD INI,TAK USAH JAUH2 KE RUSIA,CONTOH SAJA MALAYSIA DAN DEKAT LAGI.

  3. Piet Mambang | 13 April, 2007 13:45

    Lho, bukannya baru awal tahun dia sendiri bilang kalo DBD belum bisa dikategorikan sebagai KLB (arsip berita tempointeraktif), kok sekarang sudah jadi KLB?

    Pertanyaannya: berapa sebetulnya biaya yang dikeluarkan pemda dki untuk mslh ini setiap tahun? Dan berapa yang bocor? Apakah ini memang “disengaja” supaya proyek setiap tahun ada dan berkesinambungan?
    Apa karena Rusia berhasil menjinakkan asap di Kalimantan, terus juga berpengalaman mengatasi DBD? Mengapa tidak memindahkan saja asap Sumatera dan Kalimantan ke Jakarta?

  4. panjul | 13 April, 2007 13:51

    BEGITU AJA KOK REPOT.
    MEMBASMI NYAMUK tuh GUAMPANG BUANGAT. PAKE AJA BATU BATERY BEKAS SEGALA UKURAN. CARANYA : TIMPUK TUH NYAMUK PAKE BATU BATERY BEKAS. KALO KENA PASTI MATI!

  5. Wicaksono | 13 April, 2007 18:27

    # ikram: ya betul, itu Fauzi Bowo yang menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

  6. bejo | 15 April, 2007 23:38

    Kalau di tempat saya tinggal, di singpura, terutama di tempat kuliah saya (di hall/asrama), sering sekali diadakan pengasapan. tapi tidak lewat udara. hanya pake alat konvensional seperti layaknya pengasapan nyamuk yang pernah saya lihat di indonesia.

    mungkin pengasapan memang perlu karena memang terbukti mengurangi populasi nyamuk.

    Hanya saja mungkin ini tidak applicable jika dilakukan di Jakarta karena dananya yang besar, dan terlalu banyak kontroversial.

    Tapi yang lebih tidak saya pahami, kenapa lewat udara (lewat atas) ya?

    Sayangnya pemerintah tidak belajar dari sejarah. Harusnya mereka tau kapan populasi nyamuk meningkat (seperti masim hujan dsb), sehingga mereka bisa antisipasi gejala Demam berdarah. Jangan seperti sekarang, sudah mulai banyak yg meniggal, baru kebingungan gimana ngatasinya. Telat banget Pak! tapi tak apa lah..dari pada engga sama sekali.

  7. Ikan | 16 April, 2007 14:16

    Apakah pengasapan dari udara itu tidak berbahaya bagi kesehatan kita? terutama anak-anak. Menurutku lebih baik cara biasa saja, lagi pula kalu lewat udara bukannya malah tidak efektif? Lihat masalah angin dong..

  8. Mas Win | 23 April, 2007 12:08

    Itulah cara berpikir salah satu calom gubernur Jakarta.
    Eh, Jakarta yang ibukota Indonesia itu, kan?

  9. tm | 13 August, 2007 15:12

    ya capek dech…mendingan duit buat pengasapannya bwt biaya makan2 aja….
    gt kok mw jd gubernur.cari solusi yang lebih inovatif lagi Bang Fauzi

  10. arief manbloro | 7 February, 2010 08:57

    trik basmi nyamuk DBD

    1. sediakan media ( kaleng,ember, dll)
    2. isi media dengan air bersih
    3. letakkan di tempat yang mudah dikontrol dan dilihat
    4. biarkan nyamuk bertelur di media
    5. siramkan isi media setiap 3 hr sekali ke tanaman atau kolam ikan
    6. ulangi langkah ke-2

    kata kunci “jebakan rakyat bersatu”

Silakan berkomentar, kawan!