<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Portal Kekerasan di IPDN</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Mon, 21 May 2012 12:37:43 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: a</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-3/#comment-295124</link>
		<dc:creator>a</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 18:01:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-295124</guid>
		<description>Aku lmyn bnyk kenal tu ipdn.. Hanya sbgian yg bisa membaur sesama km pegawai.. Dan sisanya srg kali meremehkan kmi2 dri formasi umum.. Seperti pNs luks aja.. pdhl sama aja masuk golongan III/a mlh dia cmn D.IV sekolah byk tdr y.. Sya kdg2 kesal aja.. Klo mereka terlalu mkr selesai sklh cmn mrka bs dpt jabatan.. Km dr umum2 ini cmn apalh..tp itu hny sbgian.. Yg jelas klo bs dibuat aja seperti kuliah biasa.. Gk perlu asrama.. Di dunia pemerintahan sipil bukan perlu otot tp otak.. Btl rekan2 itb itu blg..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku lmyn bnyk kenal tu ipdn.. Hanya sbgian yg bisa membaur sesama km pegawai.. Dan sisanya srg kali meremehkan kmi2 dri formasi umum.. Seperti pNs luks aja.. pdhl sama aja masuk golongan III/a mlh dia cmn D.IV sekolah byk tdr y.. Sya kdg2 kesal aja.. Klo mereka terlalu mkr selesai sklh cmn mrka bs dpt jabatan.. Km dr umum2 ini cmn apalh..tp itu hny sbgian.. Yg jelas klo bs dibuat aja seperti kuliah biasa.. Gk perlu asrama.. Di dunia pemerintahan sipil bukan perlu otot tp otak.. Btl rekan2 itb itu blg..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mp</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-3/#comment-269313</link>
		<dc:creator>mp</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 15:08:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-269313</guid>
		<description>Kepada Media massa sebagai salah satu sumber informasi bagi masyarakat, selayaknya lebih mendidik terhadap pemberitaan yang disampaikan. Berbagai cara bisa dilakukan seperti: memberi berita yang berimbang, sehingga tidak melencengkan dari persoalan yang sebenarnya. Profesionalisme harus dijunjung tinggi. Bukan berdiri diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Kepada wakil rakyat atau figur masyarakat, dll, sebaiknya selalu memikirkan segala sesuatunya lebih dalam dan terperinci, sebelum mengeluarkan pendapat atau opini. sehingga dapat mengulas dengan tajam dan tepat. Kalau hanya sekedar mengatakan arti “IPDN adalah institut pembunuh dalam negeri” atau “IPDN (STPDN) hanya menghasilkan drakula berseragam” dan lain sebagainya, itu tidak lebih dari percakapan dan pemikiran orang yang sedang menikmati secangkir kopi hangat di kedai kopi.

Kepada inu kencana, sebelum berucap dengan menggebu-gebu tentang “kebobrokan” IPDN (STPDN), sebaiknya bercermin dahulu kepada diri sendiri dan melirik sekilas kebelakang. Sebab, anda juga pernah melakukan “pembinaan” yang sama kepada praja baik senior dan junior IPDN (STPDN). Jadi, jangan sampai meludah keatas, jatuhnya akan ke muka bapak juga.

Kepada seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, universitas, institut dan lembaga pendidikan lainnya yang ada di indonesia, yang merasa keberadaan IPDN (STPDN) tidak diperlukan lagi, sampaikan hal tersebut kepada Presiden melalui Depdagri. Lalui prosedur yang ada dengan baik dan benar. Hal itu lebih baik dari pada hanya sekedar membuat keributan dan kemacetan dijalan dengan membakar ban, dll. Taukah anda arti PREMAN? Preman berasal dari bahasa inggris, yaitu Free Man (orang bebas). Membakar ban, membuat keributan dan kemacetan lalu lintas yang saudara lakukan adalah salah satu bentuk perbuatan Free Man, yaitu orang yang tidak ada aturan.

Terima Kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada Media massa sebagai salah satu sumber informasi bagi masyarakat, selayaknya lebih mendidik terhadap pemberitaan yang disampaikan. Berbagai cara bisa dilakukan seperti: memberi berita yang berimbang, sehingga tidak melencengkan dari persoalan yang sebenarnya. Profesionalisme harus dijunjung tinggi. Bukan berdiri diatas kepentingan pribadi dan golongan.</p>
<p>Kepada wakil rakyat atau figur masyarakat, dll, sebaiknya selalu memikirkan segala sesuatunya lebih dalam dan terperinci, sebelum mengeluarkan pendapat atau opini. sehingga dapat mengulas dengan tajam dan tepat. Kalau hanya sekedar mengatakan arti “IPDN adalah institut pembunuh dalam negeri” atau “IPDN (STPDN) hanya menghasilkan drakula berseragam” dan lain sebagainya, itu tidak lebih dari percakapan dan pemikiran orang yang sedang menikmati secangkir kopi hangat di kedai kopi.</p>
<p>Kepada inu kencana, sebelum berucap dengan menggebu-gebu tentang “kebobrokan” IPDN (STPDN), sebaiknya bercermin dahulu kepada diri sendiri dan melirik sekilas kebelakang. Sebab, anda juga pernah melakukan “pembinaan” yang sama kepada praja baik senior dan junior IPDN (STPDN). Jadi, jangan sampai meludah keatas, jatuhnya akan ke muka bapak juga.</p>
<p>Kepada seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, universitas, institut dan lembaga pendidikan lainnya yang ada di indonesia, yang merasa keberadaan IPDN (STPDN) tidak diperlukan lagi, sampaikan hal tersebut kepada Presiden melalui Depdagri. Lalui prosedur yang ada dengan baik dan benar. Hal itu lebih baik dari pada hanya sekedar membuat keributan dan kemacetan dijalan dengan membakar ban, dll. Taukah anda arti PREMAN? Preman berasal dari bahasa inggris, yaitu Free Man (orang bebas). Membakar ban, membuat keributan dan kemacetan lalu lintas yang saudara lakukan adalah salah satu bentuk perbuatan Free Man, yaitu orang yang tidak ada aturan.</p>
<p>Terima Kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pria paling ganteng di dunia</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-3/#comment-154114</link>
		<dc:creator>pria paling ganteng di dunia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 10:06:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-154114</guid>
		<description>Great post. It really contains valuable information. Thanks for sharing!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Great post. It really contains valuable information. Thanks for sharing!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wer</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-2/#comment-60449</link>
		<dc:creator>wer</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 15:55:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-60449</guid>
		<description>kalau ada yang mati di universitas lain, gak ada yang ribut.mungkin karena gak penting dan gak berharga kali ya hehe...(sama gak berkualitas haha...)tapi kalau di IPDN, satu orang yang mati, seluruh dunia ribu?ya iyalah, yang mati kan calon Lurah,Camat,Bupati,Gubernur hehe... masa dibiarin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau ada yang mati di universitas lain, gak ada yang ribut.mungkin karena gak penting dan gak berharga kali ya hehe&#8230;(sama gak berkualitas haha&#8230;)tapi kalau di IPDN, satu orang yang mati, seluruh dunia ribu?ya iyalah, yang mati kan calon Lurah,Camat,Bupati,Gubernur hehe&#8230; masa dibiarin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cool</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-2/#comment-60447</link>
		<dc:creator>cool</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 15:52:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-60447</guid>
		<description>kuliah gratis, fasilitas lengkap,dapat gajih, ya banggalah wong dari gerbangnnya aja megah kaya gitu.lain dengan yang sistem kredit semester, udah bayar,masuk seenaknya, gak ada tujuan hidup, gak bisa bedain mana itu yang pantas sama enggak, tawuran melulu,gak dibentuk jadi orang yang berkarakter, pantas dilapangan kalah bersaing dengan pamong,Hidup praja!!!!!!!!!!!!.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kuliah gratis, fasilitas lengkap,dapat gajih, ya banggalah wong dari gerbangnnya aja megah kaya gitu.lain dengan yang sistem kredit semester, udah bayar,masuk seenaknya, gak ada tujuan hidup, gak bisa bedain mana itu yang pantas sama enggak, tawuran melulu,gak dibentuk jadi orang yang berkarakter, pantas dilapangan kalah bersaing dengan pamong,Hidup praja!!!!!!!!!!!!&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bed</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-2/#comment-60444</link>
		<dc:creator>bed</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 15:47:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-60444</guid>
		<description>ujung tombak dari pemerintahan adalah KEL/DESA, bukan presiden.kalau kerja sedikit-sedikit ngeluh, gak siap dalam segala situasi bisa bubar negara ini.kalau ada masyarakat yang datang bawa golok masa lari, macam anggota DPR.yang kuliah pake sistem kredit pikir dulu sebelum mengkritik, lebih parah kalian, sudah masa depan gak jelas, performance hancur-hancuran, hidup gak teratur,kuliah asal-asalan,gak ada kebanggaan,gak ada kehormatan, eh beraninya mengkritik,hidup gak teratur, mana bisa jadi pamong.PAYAH...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ujung tombak dari pemerintahan adalah KEL/DESA, bukan presiden.kalau kerja sedikit-sedikit ngeluh, gak siap dalam segala situasi bisa bubar negara ini.kalau ada masyarakat yang datang bawa golok masa lari, macam anggota DPR.yang kuliah pake sistem kredit pikir dulu sebelum mengkritik, lebih parah kalian, sudah masa depan gak jelas, performance hancur-hancuran, hidup gak teratur,kuliah asal-asalan,gak ada kebanggaan,gak ada kehormatan, eh beraninya mengkritik,hidup gak teratur, mana bisa jadi pamong.PAYAH&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dodod</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-2/#comment-60442</link>
		<dc:creator>dodod</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 15:39:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-60442</guid>
		<description>orang akedemisi hanya bisa komentar,banyak bicara tanpa aksi.yang terpenting kinerja bukan komentar.akademisi hanya bisa berpikir dan mengkritik tanpa bertindak, berbeda dengan JAR,LAT,SUH.itu tandanya orang pengecut, bagaimana bisa akademisi jadi pamong, sedikit-sedikit tawuran antar faultas, orang sipil gak akan bisa mimpin, gak tau pilosopfi.paling jadi penasehat dari pamong haha... pantas negara gak maju2, terlalu banyak akademisi yang berdebat dan bersitegang leher, bukan praktek dan bekerja.payah....beda dengan PAMONG.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>orang akedemisi hanya bisa komentar,banyak bicara tanpa aksi.yang terpenting kinerja bukan komentar.akademisi hanya bisa berpikir dan mengkritik tanpa bertindak, berbeda dengan JAR,LAT,SUH.itu tandanya orang pengecut, bagaimana bisa akademisi jadi pamong, sedikit-sedikit tawuran antar faultas, orang sipil gak akan bisa mimpin, gak tau pilosopfi.paling jadi penasehat dari pamong haha&#8230; pantas negara gak maju2, terlalu banyak akademisi yang berdebat dan bersitegang leher, bukan praktek dan bekerja.payah&#8230;.beda dengan PAMONG.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wira</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-2/#comment-56558</link>
		<dc:creator>wira</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 01:09:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-56558</guid>
		<description>setiap kekerasan dan kesalah pemakaian wewenang di salah satu lembaga negara yang tinggi seperti IPDN ini harus di tindak keras dan dibersihkan.
IPDN harus menghasilkan praja 
praja yang bersih dan siap untuk mengabdi kpd negara Indonesia tanpa keburukan sedikitpun.

semoga IPDN akan menghasilkan anak bangsa yang baik bermartabat dan terpercaya!!!

setiap orang pasti menginginkan ipdn akan baik!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setiap kekerasan dan kesalah pemakaian wewenang di salah satu lembaga negara yang tinggi seperti IPDN ini harus di tindak keras dan dibersihkan.<br />
IPDN harus menghasilkan praja<br />
praja yang bersih dan siap untuk mengabdi kpd negara Indonesia tanpa keburukan sedikitpun.</p>
<p>semoga IPDN akan menghasilkan anak bangsa yang baik bermartabat dan terpercaya!!!</p>
<p>setiap orang pasti menginginkan ipdn akan baik!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dipa Belajar Bijak</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-2/#comment-48962</link>
		<dc:creator>Dipa Belajar Bijak</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 03:26:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-48962</guid>
		<description>Yang Buruk2 jadikan pelajaran,,ambil hikmah...
Yang Baik2..Pertahankan..toh Kalo Memank IPDN banyak buruk nya..dah dari dulu IPDN thu di Bumi Hanguskan Pemerintah..ga usah nunggu komen2..ato petisi ato apalah namanya...yang pasti pelajaran terbaik buat IPDN lengkap dengan Isi - Isi nya...Wajar jika Masyarakat Indonesia berkata keras,,ato merasa tidak puas..itu karena keberadaan Lembaga itu Pure dari Uang Rakyat...yang harus nya buat semua nya sadar...lakukan lebih baik..jika ada opini..alumni sama saja dengan pegawai yang lain,,itu harus jadi pelecut semangat...jadi...biarkan sekarang ipdn terekspos....semakin banyak celaan..makian..ato sumpah serapah..itu adalah dorongan semangat...jgn pernah terlena oleh pujian....dan birkan kontrol sosial masyarakat menghidupi keberadaan IPDN...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang Buruk2 jadikan pelajaran,,ambil hikmah&#8230;<br />
Yang Baik2..Pertahankan..toh Kalo Memank IPDN banyak buruk nya..dah dari dulu IPDN thu di Bumi Hanguskan Pemerintah..ga usah nunggu komen2..ato petisi ato apalah namanya&#8230;yang pasti pelajaran terbaik buat IPDN lengkap dengan Isi - Isi nya&#8230;Wajar jika Masyarakat Indonesia berkata keras,,ato merasa tidak puas..itu karena keberadaan Lembaga itu Pure dari Uang Rakyat&#8230;yang harus nya buat semua nya sadar&#8230;lakukan lebih baik..jika ada opini..alumni sama saja dengan pegawai yang lain,,itu harus jadi pelecut semangat&#8230;jadi&#8230;biarkan sekarang ipdn terekspos&#8230;.semakin banyak celaan..makian..ato sumpah serapah..itu adalah dorongan semangat&#8230;jgn pernah terlena oleh pujian&#8230;.dan birkan kontrol sosial masyarakat menghidupi keberadaan IPDN&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: W 15 NU XVII</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/portal-kekerasan-di-ipdn/comment-page-2/#comment-37725</link>
		<dc:creator>W 15 NU XVII</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 09:23:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=102#comment-37725</guid>
		<description>BHINEKA NARA EKA BHAKTI....
PRAJA!!!!!!!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BHINEKA NARA EKA BHAKTI&#8230;.<br />
PRAJA!!!!!!!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

