Apr
7
Walau masa tenang, tetap saja kampanye mempromosikan atau kampanye anti terhadap calon tertentu tetap jalan. Di perumahan orang-orang tetap saja membagikan brosur caleg. Dan yang paling mencolok, halaman Facebook “Say No to Megawati” yang sudah ditutup kini hidup lagi di masa tenang.
Hal serupa juga terjadi pada halaman Facebook Say No to PKS. Banyak orang sengaja mempromosikan halaman Facebook ini.
Bolehkah hal itu dilakukan? Apa mesti ada “korban” dituntut ke pengadilan agar bangsa ini bisa belajar tertib mencontreng?
Di bawah ini terdapat halaman Facebook yang memuat itu. Diklipiing langsung dari Facebook.
Group ini ada untuk menampung aspirasi, uneg-uneg, kritik, dll
Bukan BERMAKSUD MEMBELA CAPRES LAINNYA…
Kami hanya tidak ingin Mega kembali jadi presiden…
Jangan paksa kami untuk memilih Megawati untuk menjadi presiden dan INI BUKAN BLACK CAMPAIGN!!!
Just wanna say… “NO…!!!”… to ibu Megawati Soekarnoputri dan NO “GOLPUT”
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
### In memoriam Page “Say NO!!! to Megawati” ###
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Peraturan forum diskusi:
1. No SARA
2. Tidak membicarakan capres/tokoh lainnya…
3. JUNK dan OOT kalau bisa dikurangi. Stay away from one-liners and short replies.
4. Stay on the track…
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Terus berjuang kawan!
|
|
|
NO PDIP or MEGA karena lebih berbahaya dari rezim ORBA. Karena pada pilpres yang lalu MEGA telah melakukan kecurangan dan konspirasi antara lain ; Secara terselubung menghimpun dana BUMN dan karyawa untuk melakukan kampanye dan menggring POLRI untuk keberpihakannya. TERNYATA JAUH LEBIH BERBAHAYA
Kenapa mBak Mega diusilin terus?
Mau jadi apa bangsa ini kalau Megawati yg jadi Presiden Lagi..
Majulah Bangsa ku….
Mega No!!!
haha..
HIDUP MEGAWATI..!!!!
hidup Putri Keturunan Soekarno
HIDUP JK
hidup Putra Kelahiran Sulawesi
HIDUP SBY
hidup Presiden Keren Sekali..
Ibu Mega nasibnya memang selalu di kuyo kuyo, yang sabar ya Bu.
Hidup MEGA……Say no to everybody but MEGA
Ternyata setelah dicek anggotanya, kebanyakan diisi oleh orang orang yang termasuk “mendem agama”, budaknya orang arab
Mas Bambang mo nanya dong, mendem agama artinya apa ya? trus yang cek anggotanya siapa? koq tau2an orang2nya mendem agam? ciri2nya apa? Mas Bambang rasis ya! Jangan frustasi gitu dong, ini negara demokrasi, bukan negara preman, lagipula semua kritikan2 untuk bu Mega seharusnya bisa diterima sebagai bahan introspeksi. Karena semua kritikan itu datangnya dari RAKYAT, dan semuanya emang benar2 kenyataan.
yg sy kecewa adalah ibu mega dalam kampanye menjelek jelekkan sby. saya bukan pendukung sby. dengan ibu menjelek jelekkan sby, memperlihatkan kepada kami sebagai rakyat bahwa ibu mega menurunkan harkat wibawa ibu sebagai negarawan. menurut saya ibu tak perlu mengatakan itu, karena kami sudah rasakan sendiri dan kami liat bagaimana keadaan sekarang ini. sejauh mana kemajuan bangsa atau kemunduran bangsa ini dipimpin oleh sby. ada positip ada negatip nya, biarlah rakyat sendiri yang menyeleksinya. susah senang bangsa ini, rakyat ada di tangan rakyat karena rakyat sendiri yang menentukan siapa yang akan jadi presidennya. karena itu rakyat harus belajar, harus dibukakan matanya, harus melek politik biar tidak dibodohin terus oleh oknum oknum tertentu yang mau memanfaatkan kesempatan. bagaimanapun juga wibawa bangsa ini harus ditegakkan, jangan mau dikuasai oleh bangsa lain. pandanglah tokoh tokoh bangsa ini yang nyaris dilupakan seperti; haji agus salim, ki hajar dewantara, pangeran diponegoro, sudirman, sukarno, hatta, suharto ( ada hal positip di jaman sekarang justru tak ada di jaman yang katanya reformasi ini ) salam dari anak bangsa!
Ibu Mega kan pernah jadi presiden, Bapaknya mantan presiden, Suami+anak+adik caled di DPR. Ibu Mega kurang apalagi. Kurang banyak serakahnya.Dunia cukup untuk semua penduduk dunia, tetapi tidak akan cukup untuk satu orang yang serakah. Nepotisme lagi……
Jangan sampai bangsa ini di pimpin oleh orang PENDENDAM dan RAKUS kekuasaan seperti megawati, hidup rakyat
Saya tetap memilih PDI Perjuangan dan ibu Megawati, tidak terpengaruh oleh komentar orang lain. Sayapun melihat caleg-caleg PDI Perjuangan cukup baik menurut saya yang punya pandangan baik terhadap Pancasila.
Kasihan Bung Karno, punya anak kok nggak punya malu.
ibu mega yag terhormat, mendingan anda istirahat aja di rumah .anda sudah tidak pantas untuk memimpin.negara ini tidak akan maju juka anda yang memimpin.biarkan yang lain memompin negeri ini.kalau anda yang memimpin bisa bisa aset negara habis semua dijualin.
yang saya heran.dikampanye anda menolak BLT. tp iklan anda mendukug BLT.kenapa..??? anda telah menjilat ludah anda sendiri.
ibu mega? ke laut aja gih…
saya yakin pemilu sekarang suara anda tidak lebih dari 25%
setuju teman2??
ibu mega adalah pimpinan dari satu-satunya partai yang berani membuat kontrak politik dan saya yakin dia akan menginkarinya kelak, kenapa anda begitu saja percaya pada mega wong adik-adiknya saja belum tentu percaya terbuktikan mereka terpaksa membuat partai sendiri, dan kalau terpilih mamti jadi presiden maka kita harus siap mendengar perdebatan politik baru pada pemilihan presiden 2014 dia akan berkata bahwa dia belum dua kali jadi presiden baru 13/4 kali jadi tidak bertentangan dengan undang-undang pemilihan presiden apa anda sudah siap untuk episode cerita berikut seperti itu ?
Hanya orang yg tidak punya otak, tidak mau menggunakan otaknya atau penjahat yang akan mendukung dan memilih Megawati sebagai presiden.
Mundurlah dengan penuh wibawa bu mega, anda pun tahu jika anda menjadi presiden maka keputusan yang menyangkut harkat hidup orang banyak akan ditentukan oleh kroni2 dan orang2 dekat ibu. bu mega akan terlihat lebih berwibawa jika mundur dan diam…
Terlepas dari pro Kontra mengenai ibu Megawati, tidak selayaknya harus buat forum2 macam di facebook begitu…
Caranyanya dah ga gentle juga..
Ingat yang kita patut benci aatau tidak suka adalah perilakunya, bukan personalnya..
harus bisa dibedakan…
Tapi meamang ibu Megawati harus Legowo lah, jangan serta merta menelan omongan orang2 “kepercayaan” ibu…
Masanya ibu kan sudah bu
Sepertinya Group Facebook Say no to Megawati ada yg aneh.
Keponakan dan ada salah seorang teman saya, tidak pernah menjadi Fans di Group tersebut.
Namun Account Facebooknya bisa masuk menjadi Supporter di group tersebut.
Sepertinya ada pihak2 yang menggunakan cara2 Hacker untuk memperbanyak Jumlah Supporter di group tersebut.
Silakan dicek apabila anda mempunyai Account Facebook dan tidak pernah merasa ikutan bergabung di group tadi, namun account anda tercantum sebagai member.
Saya juga melihat di group tersebut terdapat Ribuan Account Facebook yang baru dibuat. Mungkin sengaja dibuat hanya untuk memperbesar Jumlah member.
Semoga Allah SWT memaaafkan pembuat Group ini, bermaksud tidak menyebar Kebencian, Namun jadinya sebagai penyebar kebencian baru.
saya hanya prihatin kepada orang2 yg menjadi pendukung buta Megawati,yang tdk melihat Megawati secara riil/sesungguhnya, dan saya yakin mereka tdk kenal secara utuh, hanya terbelenggu opini oleh orang2 dekat Mega yg jago menyulap Mega seperti Malaikat penyelamat bangsa,dan disilaukan sosok Sukarno sang ayah, dan seolah-olah Mega reinkarnasi Sukarno, padahal Mega jauh dari itu, semoga pendukung buta Megawati dapat melihat Megawati tdk secara buta, Indonesia ini kaya akan potensi saudaraku….sadarlah.
Say No to Mega…
Saya sdangat setuju dengan Jargon / Tag line ini.
Sudah saatnya bagi beliau untuk istirahat.
Tidak ada kapabiltas lah Ibu sebagai Kepala Negara.Menurut saya Ibu hanya dimanfaatkan oleh sekeliling Ibu karena menyandang keturunan Bung Karno yang terhormat.
Sebagai Kepala negara tidak pantas ibu secara sangat ekspresif menunjukan dendam kepada lawan politik yg nota bene dulu adalah pembantu Ibu. saya (dan temen2 yg lain yg pernah komentar )sangattidak respek dengan caraini.
Belum lagi Ibu mencla-mencle soal BLT.
Dibenak saya saya punya persepsi sekeliling ibu adalah para preman dalam arti sesungguhnya.(semoga saya salah) Semoga Ibu Kalah dan dapat memanfaatkan sis usia untuk berbakti & ber ibadah dengan cara yg biasa sesuai tuntunan agama Ibu. Salam
Horee… No Mega!
anaknya aja sudah menghina agama minoritas. apa lagi ibunya jadi presiden, agama yang pengikutnya beda dengan dia akan jadi penghuni bar……
NO Mega dan No Sutiyoso.
Begitu beessaaarr…!!, anugrah yg tuhan berikan kepada SOEKARNO menjadi pemimpin yg cerdas & berdedikasi, serta rendah hati hingga tak tersisa sedikitpun untuk Anak- anaknya..!!!!!! maka :
“SAY NO TO MEGAWATI, “SAY NO TO MEGAWATI, “SAY NO TO MEGAWATI
Kalau Mega mau mundur selangkah, mengusung Sri Sultan sbg capres, dan dia cawapres, SBY dapat dikalahkan.
bukannya dengan membuat atau join group tersebut, berarti kita sama saja dengan bu mega? yang hanya bisa mengkritik tanpa memberi solusi.
hemat saya… mega diam saja sudah emas. tapi kalau kebanyakan diam atau gak pernah hadir dalam forum2 adu capres itu = mengundang tanda tanya atuh ibu… ? ibu bisa berdiplomasi atau diplomasi bisa ? bisa diem atau diem bisa ?
@Muhammad Heri Sebayang
"e;Keponakan dan ada salah seorang teman saya, tidak pernah menjadi Fans di Group tersebut"e;
Sudah punya account facebook mas? Group itu ndak punya pilihan “Jadi Fans”, adanya cuma “gabung ke group ini”, ini bukan friendster mas, kalo bohong boleh tapi jangan ketahuan dong….
"e;Sepertinya ada pihak2 yang menggunakan cara2 Hacker untuk memperbanyak Jumlah Supporter di group tersebut"e;
Ada bukti mas??? Berhenti komentar kalo tidak punya bukti nyata…saya bergabung dengan penuh kesadaran yang saya punya
"e;Saya juga melihat di group tersebut terdapat Ribuan Account Facebook yang baru dibuat. Mungkin sengaja dibuat hanya untuk memperbesar Jumlah member"e;
Ribuan Account Baru??? Bisa ditunjukkan yang mana??? Dari mana anda tau??? Hebat sekali anda bisa tau…dicek semua mas??? Pernah main-main kesana??? Banyak dari anggota SNTM berpendidikan S2/S3, kami bukan orang bodoh mas…dan karena itu kami tidak mau dipimpin seorang lulusan SMA!!!
"e;Semoga Allah SWT memaaafkan pembuat Group ini, bermaksud tidak menyebar Kebencian, Namun jadinya sebagai penyebar kebencian baru"e;
Ini bukan group penyebar kebencian, hanya suara yang tidak ingin mega terpilih lagi, ada juga kok group say no to *capres lain*…berapa % penduduk Indonesa yg mengakses Internet punya akun fesbuk??? Buka mata: Banyak yang tdak ingin Mega jadi Presiden lagi…
yup betul…biar bapakny dulu presiden tp belom tentu anakny spt itu…lha tamatan mana juga gak tau tuh sekolahny…waakakakkakakk….ntar rakyat ga dianjurkan utk sekolah dong kalo gitu???
peace deeh semua…all is the best deh…ok…
Ibu Mega tuh layaknya MIsca di CINTRA FITRI, kalo Gabung sama Prabowo Jadi Misca Dan Fais Dooonggg…. aduh serem banget deh Negara Di Pimpin sama orang yang rakus.. dan SBY seperti farrel yang selalu di Zhalimi dan terakhirnya Pasti menang doong.. yuuuk marrii..
SAY NO TO MEGA + PRABOWO…
Saya cuma ibu rumah tangga sejati, bergabung dengan SNTM karena pengalaman selama pemerintahan ibu Mega dulu banyak preman dimana-mana dengan leluasa dengan alasan keamanan malak sana, malak sini. Bahkan tiap persimpangan di kota kami ada penunggunya. Setiap mobil barang yang lewat baik yang besar maupun yang kecil pasti dikejar untuk mendapat setoran yang tidak jelas. Makanya pada waktu itu jarang orang memakai mobil Box atau truk untuk mengangkut barang tetapi pakai mibil biasa. Sekarang alhamduliilah sudah aman. Makanya SNTN lah.
Aku pikir bu Mega kena KARMA, dalam setiap kampanyenya slalu di penuhi dengan kritikan tanpa ada solusi yang konkret, wajar bila ada kritikan, so wanna president Mrs.?? maybe NO maybe YES, I hope NO answer!!
Megawati nggak punya kwalitas yg di perluin buat jadi pemimpin negara besar seperti Indonesia…cuman bonceng nama bapaknya…dan dia suka menghina rakyat….No to Megawati for 100%…
Mega… ho..h0..h0.. cerdas kalo ngomong sendiri, but debat ada lawan?! takut ah!! jadi jangan harap mega mo dateng kalo ada debat capres.
MEGA ? …. Ga akh ….
Mending pilih yang lain, emang napa gak mau pilih ibu ?????
1. Suka jelekin orang lain (SBY)
2. Gak negarawan … sibuk urusin dapur sendiri
3. Dll
4. Dsb.
5. Dst.
6. Gak baik loh ngomongin orang
Dari Pemilu 2004 saya mang ga pilih Mega, Pileg 2004 ga terdaftar oleh BPS jadi ga masuk DPT jadi ga boleh milih , kalo toh bisa milih juga ga pilih PDIP padahal Pemilu 1999 pilih PDIP. kenapa berpaling karena track record yang buruk pada masa Mega jadi Presiden bisanya cuma mengeluh. tahu ada pembalakan liar ga ada tindakan apapun. Pembrantasa korupsi ga jalan, diperbandingakan dng Cina yang sukses dan disarankan mencontohnya jawabnya kalo di Cina Presidenya bilang A sampai tukang sapu jalanan juga A tapi dinegeri kita beda katanya. dst berbagai kekurangan yang akan panjaaang bila ditulis semua.dan yang paling membuat Saya tidak menaruh simpati: begitu hausnya akan kekuasaan terlihat dng tidak legawa menerima kekalahan dalam Pemilu. lihat saja masalah Pemilih yang tidak masuk DPT paling kenceng teriaknya karena PDIP kalah padahal hal sama terjadi th 2004 dng PDIP keluar sbg pemenang kedua, gak ada yang bilang Pemilu curang. Dasar,,. hanya siap menang gak siap kalah… bahaya kan kalo negeri kita dipimpin oleh gerombolan orang orang macam itu. makanya Say No To Mega adalah pilihan paling Oyeeee…!
sumpah, saya terkesan dengan pendapat dan wawasan prabowo diwawancara metro tv berbahasa inggris, dan berjanji akan pilih gerindra, tapi setelah dia ngomong penyelenggara Quick Count dibayar (tolol banget komentarnya) dan komentar2 lainnya apalagi sekarang merapat ke mEga (yang saya benci) saya menyesal telah bersimpati sama dia.
ANTI SBY & PEMERINTAHAN !!!…..
PDIP TETAP JAYA DAN IBU MEGA MASIH PUNYA PENDUKUNG PALING BANYAK DI INDONESIA
* PRESIDEN HARUS BERPIHAK KEPADA RAKYAT,,,JANGAN MUNAFIK,,,,,,,HIDUP MEGA !!!
APA PERUBAHAN YANG BISA DI LAKUKAN PEMRINTAHAN SBY SAAT INI?…CUMA MEGA YANG BERANI MELAWAN REZIM ORBA DAN TUNTASKAN REFORMASI !!!…..INGAT ,,PDIP TETAP DI CINTAI RAKYAT NYA DARI SABANG SAMPAI MERAUKE,,,,DUKUNG MEGA FOR PRESIDENT 2009 >> SAY NO TO SBY
Megawati? Kalau nanti head to head dg SBY, paling banter megawati didukung 25% - 30%. Sisanya, ya SBY-lah. Dasarnya adlh dari hasil Pemilu Legislatif kemarin. Artinya Pilpres sebenarnya sudah selesai pada saat Pemilu Legislatif 9 April kemarin. Pemenangnya sudah jelas, SBY. PERCAYALAH….!!!
padahal pdip masih dlm 3 besar, dan itu maknanya gak kalah2 amat. knp masih kurang puas jg? dan sbg wong cilik, saya percaya hasil pemilu kemarin adalah jujur. lha wong saya yo nyontreng demokrat lho…dan saya mohon untuk pilpres mendatang, mohon diadakan debat calpres. bagi calpres yg gak mau dg seribu alasan, ya sdh coret aja namanya, itu baru adil. katanya suara rakyat yg terpenting…mungkin lebih bagus lg kalo dlm debat calpres nanti, selain visi n misi, jg adu pengetahuan. gak mungkin kan kita pilih presiden yg bodoh…
SBY boleh………tapi kalem dan “licik”,orangnya merendahkan hati meninggikan mutu, yang jelas permainannya halus dan terperinci tidak grusa-grusu, tapi kita seharusnya untuk mawas diri jangan tertipu kedua kali setelah orde baru.
Betoeeelll itu..! apalagi kita2 di dunia maya ini mempunyai kemampuan rata2 diatas si “mega”. Ya malulah klo kita dipimpin oleh orang yang pendidikan & kemampuannya di bawah rata2. wkkwkwkwkwk
MEGAWATI CUMA ANAK BIOLOGIS SOEKARNO
MEGAWATI SENENG JUAL ASET NEGARA KE PIHAK ASING
SOEKARNO MEMBATASI PIHAK ASING YANG MENGUASAI ASET NEGARA
JADI KESIMPULANNYA :
MEGAWATI BUKAN SOEKARNO..
mega(p), mega(p), mega(p). nggak ah ntar ngikut tenggelam, gitu loh
MEGAWATI Mendingan pensiun aja, & urus Pak T. Kemas aja, jgn mimpi utk jadi presidenn lagi, udah pernah kan Bu jadi presiden tapi tdk ada hasil yg spektakuler yg dapat dibanggakan & dpt dinikmati wong cilik, jgn jual wong cilik lagi, wong cilik sekrang udah pd pinter, bagusnya buat pabrik yoyo aja, untungnya gede drpd jual aset negara or melahirkan kabinet preman, weleh wele
sbenarnya yg paling dirugikan dr adanya golput adalah partai demokrat..saya dan teman2 ga terdaftar..seandainya bisa nyontreng kami pun pasti nyontreng demokrat..so, apanya yg curang???? Mega, Prabowo…stressss akut
Ketika masih kecil jamannya Bung Karno, mBah masih inget tekad pendukungnya”Pejah gesang nderek Bung Karno” rasanya mbah sangat terharu melihat rakyatnya membela Bung Karno sampai mempertaruhkan nyawanya.Ketika Bung Karno meninggal hati ini sangat berduka dan matapun berkaca-kaca, rasanya kehilangan melebihi kehilangan ortu sendiri.Ketika Pemilu dimasa Orba Th.1992 mBah yang PNS nekad memilih PDI karena Ibu Mega ada dalam jajaran PDI walau akhirnya pilihan mBah membawa risiko dipindah tugaskan keluar Jawa sampe tujuh tahun.Pemilu 1997 yg merupakan saat akhir kekuasaan Pak Harto mBah gak ikut milih karena diluar jawa.Pemilu 1999 mbah masih milih PDIP berharap iBu Mega jadi Presiden karena percaya akan ramalan lahirnya Ratu Adil dinegeri ini. Pikir mBah Ratu Adil menjelma dalam diri iBu Mega dan iktu kecewa meskipun PDIP keluar sbg pemenang yg jadi Presiden malah seorang Tuna Netra pernah stroke sampe 4 kali lagi.Agak Mongkoq hati mBah ketika akhirnya iBu Mega naik jadi Presiden berharap akan merubah wajah negeri ini dari kecarut marutan yg ada.Tapi.. Masya Allah kita semua tahu apa yang dia bisa untuk memperbaiki kecarut marutan warisan Orba..? gak usah mBah komentari..sudah banyaak yg komentar… Yang jelas Megawati bukanlah jelmaan Ratu Adil.Kasihan Deh mereka yang tetep bertekad “Pejah gesang nderek Bung Karno” dan menganggap Mega sama dengan Bung Karno”.Sangat jauh bila Mega dibandingkan dng Bung Karno.Cerita mBah bukan bermaksud mengAgitasi pengikut PDIP yg terus mengusung Mega sbg Capres.Mbah cuma bermaksud membuat mereka memilih berdasarkan penilaian yg obyektif, jadi pemilih yg cerdas. bukan memilih atas dasar karismatik buta atau membabi buta atau tidak memilih karena apriori.Semua terserah anda.
ya saya setuju banget bahwa sulit kita bersimpati kepada siapa saja yang tidak santun dalam berkata, karena wibawa itu harus didukung oleh kesantunan.menghina orang lain berarti kita berhadapan dengan orang banyak karena yang dihina itu memiliki pengikut setia. Untuk bu mega harus merubah gaya dan jangan selalu larut dalam kebencian, dan ingat bila hendak menjadi orang yang disenangi maka “KETAHUILAH APA YANG HENDAK DIKATAKAN, DAN JANGAN MENGATAKAN APA SAJA YANG ANDA KETAHUI” ok ini nasehat yang amat berguna bagi siapa saja.
nggah ah sebagai anaknya aja saya meragukan ibu saya sendiri bisa pimpin negara ini. wong Ibu saya selama ini hanya diperalat oleh Pramono Anung, Cahyo kumolo dan theo syafii. Ibu saya bukan pejuang reformasi yang berani melawan Orba. Ibu saya cuma mbonceng tenar aja kok, setelah situasi mulai memihak ke mahasiswa barulah Ibu saya muncul, itupun ditarik -tarik gus dur dimasukkan ke dalam perangkap Ciganjur., weleh - weleh memang ibu saya sudah harus istirahat, kok
ssaya cuma mau ikut sedikit dan saya tidak mau komentar silahkan yang komentar juga ikiut intropeksi semua coba intropeksi diri masing masing entah itu pks pdip dan semua parpol jangan mudah di komporin orang mari bersatu membangun negeri
tau kenapa mega n anak buahnya takut kalah pada pilpres taon ni ? karena program pres sby membrantas korupsi bakal tertuju ke mega n anak buahnya(korupsi yg kemarin takut terungkap)
megalomen
banteng kekar berotak kecil
siapapun pendukung mega aku salut kesetiaan anda
anda bodoh…
setuju SNTM abis bu mega kalo omong dua kata sambung digabung, aku jadi gak ngerti apa yang diomongkan (lho opo hubungane ?)
mbak mega mundurlah ikuti hillary c. jangan cari kesalahan. rakyat udah bosan dg cara mbak yg kaya arek cilik. musuh bebuyutan. kl ada perlu gandeng gusdur. kl tidak musuhan apa gunanya mbak?
SAYA SETUJU IBU MEGA MAJU KE PILPRES LAWAN SBY…..!!!!
KENAPA ….?
YA KARENA SBY PASTI MENANG
HIDUP SBY
Saya capek mendengar dan melihat berita di TV tentang elit politik yang saling menjelekan satu sama lain.sekarang pileg sudah selesai, meskipun ada kekurangan dari KPU. mari kita berikan input positif agar menjelang pilpres nanti tidak terulang yaitu masalah DPT. yang tidak akurat.Tolong wahai para elit politik yang ada dipusat berikanlah contoh berpolitik yang santun pada rakyatmu. apa lagi saya dengar ada yang mau menolak hasi pileg sungguh memprihatinkan. bukankah biaya pemilu itu mahal,dan bukankah biaya itu dari uang rakyat ?
Selama ini yang diributkan dipusat sama elit politik setelah pileg yaitu banyaknya masyarakat yang seolah-olah dipaksa golput.terus terang kalau saya simak, yang dirugikan disini semua parpol termasuk partai Demokrat.buktinya saya sendiri pada pemilu tahun 2004 saya sebagai anggota KPPS tapi pada pileg tahun ini Thn. 2009 saya tidak terdaftar di DPT. dan tidak bisa memilih itu artinya Demokrat juga dirugikan karena saya simpatisan Demokrat. solusinya sekarang terutama pada para elit politik berikanlah masukan pada KPU supaya menjelang pilpres nanti tidak terulang masalah DPT yang tercecer. saya yakin KPU sudah bekerja semaksimal mungkin tapi kita harus realistis pemilu tahun ini jauh lebih rumit dengan banyaknya caleg dan partai di negeri kita .
Pikir itu pelita hati,
banyak kata banyak bohong
banyak kata-kata sedikit kerja itu pembual, banyak kerja sedikit kata itu maling. Semua itu hanya kata: kata-kata yang disusun menjadi kata-kata. Right or wrong is my country.
Ini bukti, kita, rakyat Indonesia memang pandai mengatur kata-kata, meski kurang bijaksana karena di sana, kalau di sini ya bijaksini, oya, mega itu kata, sby itu singkatan kata, tiada ankara bukan kata, karena ia tiada. kalau tidak ada tiada berarti ada, jadi mega itu ada, sby itu ada, kalau tiada ya tiada. So, ribut-ribut tentang Mega itu berarti … amorph
Aku seneng ikut SNTM, sebab aku benci banget dengan namannya kultus individu. Apalagi yang dikultuskan orangnya BEGO dan hanya bisa mengeluh dan menangis gak ada solusi. Ingat dia pernah bilang bahwa diwarisi birokrasi sampah. Dan ingat waktu TKW kita di malaysia diusir oleh pemerintah negeri jiran tersebut, hebat sekali Beliau bisa MENANGIS. Hebat ya bisa menagis, ibu saya juga bisa menangis, bisa dong ibu saya mencalonkan jadi presiden.
Mbak Mega kan dikenal Mama Wong Ciliik Kan…….Tapi akhir-akhir mama sibuk layani tamu elite politik yang sowan ke rumah Mama. Udah berapa uang habis dikeluarin untuk sajian tamu.Mendingin dikasih uang itu sama wong cilik yang tinggal dikolong jembatan, ntar mama dicontreng jadi Presiden…tahun 2020
Semenjak lahir sampai sekarang saya gak pernah simpati sama mega, heran ya. kang maman juga heran. masak ibu rumah tangga mau mimpin 170 juta rakyat indonesia. Nanti kuwalaaaat
Saya meragukan kepemimpinan Mega sebagai Presiden karena selama kepemimpinan mega Pada Tahun 2003 semua aset Negara Di Jual Ke luar Negeri,Kebijaksanaan nya banyak Merugikan Rakyat Republik Ini.Saya Minta Kepada Rakyat Indonesia JanganLah memilih “MEGAWATI”. Pilihlah pemimpin yang Pria.
Peace, mnrt saya sama spt kalo capres yg ada di indo gk ada yg bagus, mk usul saya kita usul ke DPR biar calon independen bisa maju jgn percaya penederhanaan biar gak bingung, hemat kertas biar hemat biaya tuh omong kosong udah brp byk uang rakyat yang dikorupsi jadi biarlah, karna udah barang tentu hukum nya org didukung parpol pasti nanti parpol harus diongkosin biar tetap hidup maka nya capres dari parpol tuh gak mungkin memihak rakyat, mengenai orang yang mengaku-ngaku sbg puan maharani tuh udah gak bener mana mungkin anak ngejelekin ibu nya sendiri lagian saya ini pengamat politik bhwa anaknya gak pernah absen pada pertemuan utk penjajakan koalisi dengan pimpinan elit parpol laen jadi kalo mau kritik harus ksatria jangan maen banci, kasih solusi juga donk kalian cuma bisa ribut di forum ini apa bedanya dengan capres busuk yang ada sekarang
Sebenarnya PDIP itu udah bagus, sayangnya koq kesannya ibu Mega kayaknya haus kekuasaan jadi “NGOTOT” jadi presiden, padahal waktu beliau jadi Presiden, sangat bagus apalagi dibantu oleh parlement alias anak buahnya, tapi kayaknya gak didenger tuh Babu2 nya, jadi PDIP mau dibawa kemana ???, ditambah lagi dia Gandeng Prabowo, hehehe kayaknya tambah habis karena KEHAUSANNYA untuk jadi PRESIDEN, orang hancur karenan KESERAKAHANNYA .., udah gitu gak nyambung kalau ditanya si ibu ini …:( wah bu aku meramal PDIP pasti BUBAR karena EGO anda … TOLONG dipikir baik2 PDIP itu mewakili suara rakyat jangan NGOTO 4 President … Ntar KAlau PRABOWO yg jadi Wapress .. Sampean HAbis bu … Ngeri … Ngeri … Kasiah deh PDIP … Bu Mega ini koq mirip dengan2 orang2 lama ORBA ya,,, mirip Soeharto yg ngotot pengen jadi presiden, akhirnya halalin segara cara termasuk … musuh ne dirangkul dan dirangkul lagi… kalau bu Mega ini mau jadi WAPRESS dan merapat ke Demokrat aja … wah gue belain lo bu … sampean masih terpilih, tapi kayaknya beliau lebih suka menampakan benci tetapi merangkul musuh yg lama menjadi teman … apa kata dunia …. gimana nasibmu wahai rakyat PDIP ? ,,,
“SEKALI MEGA TETAP MEGA”
Teruskan PerjuanganMu Bu Mega..
CAIO…
berbakti kepada negara tidak selau harus jadi presiden Bu, berjiwa besarlah, karena Bung Karno pun orang yang berjiwa besar
Saya sangat hormat kepada Ibu, saya takut nanti ibu dipermalukan dalam Pilpres nanti,
Lebih disegani dan dihormati bila Ibu mengawal negara dari belakang layar,
Maju terus istriku… jangan pedulikan omongan orang.. tetaplah jadi bonekaku yang manies…
hehe… semuanya ketipu… padahal yang ngotot jadi presiden sebetulnya aku….
bener gak sih ngebela wong cilik? kalo diperhatii, bu mega itu gaya komunikasinya gaya orang tua, yang selalu pengen didenger tapi gak paham sama psikologis orang yang bakal jadi pendengarnya. buktinya kemarin pas kampanye, pas dia mau orasi, massa kayak kagak peduli gitu. terus bu mega bilang, “kalian mau dengerin ibu gak sih? kalao gak mau dengerin, kagak bakal imulai neh?” aduh biung, masak yang kayak gini jadi presiden? udahlah, mending mbah marijan ajah yang jadi presiden.hahahaha…piss
Mega selama pringatan 17 agustus ga pernah hadir… harusnya sebagai negarawan pentingkan dulu urusan negara, jgn cm karena dendam sam presiden yang sedang berkuasa anda ga mau hadir… cengeng gitu mo jd presiden apa kata dunia !!!!
yang realistis ja lah, rakyat juga tau seperti apa mental presiden yang pantes mimpin negara ini. hai jeng, ni negara demokrasi bkn warisan bokap! tau ga seee… sampeyan justru ngejelek2in diri sendiri dgn ngejelek2in org lain.
ga usahlah nuduh org laen macam2 faktanya mang SBY bagus ketimbang sampeyan kok.
berkompetensi yang cantiklah, katanya pasangan paling cantik tp kok NORAK!
gmn jadinya negara ini klo dipimpin negarawan antagonis? maklum c ibu2 banyak terinspirasi sinetron,trserah rakyat mo dibeli nobanan suaranya atau memilih pinter dpt yang bener. ya kan?
tim suksesnya ja Theo Syafei….
coba search deh di google….
Yang baik takan pernah tertukar dengan yang buruk , bau harum tak kan pernah tertutup lama dengan bau busuk, harum akan dikenang dan nempel dihidung sekalipun baunya sudah jauh , sebaliknya kalo bau busuk, sebentar aja mampir dihidung siapapun dalam waktu cepat akan berusaha membuang serta melupakannyan ,bau harum(wangi) dapat membuat setiap orang segar, nyaman , dan Bangga , akan tetapi sebaliknya dengan bau busuk , setiap orang akan merasa risih bahkan sampai mual dan muntah juga bisa, sekalipun sudah jauh bau busuknya , banyak orang kalo ingat bau busuk suka mual kaya mau muntah juga . . . . . ? ? ?
Akhirnya sby yg menang ^^, berarti rakyat kita sudah ada kemajuan, bisa melihat dan mendengar kenyataan BUANNNGGGAAAAA DEH !! hidup indonesia !
yaaa ibu mega sudah kalah omongannya masih pedas.. kita rakyat kecil tak mungkin memilih ganda ini itu omonganya ibu mega tak mau mengakui kekalahannya.. kita rakyat kecil bisa membedakan mana yang harus kita pilih..yang punya malulah sudah jelas di benci rakyatnya mau maksa terus nyalon presiden.. iya kita hargai soekarno karena beliau pahlawan negara.. tapi bukan berarti ibu mega seperti beliau.. ibu mega cermin kehausan tahta..sudah jelas tak becus memimpin negara masih juga tak punya malu nyapres lagi.. sudah nenek2 masih mau jadi presiden kaya orang indo kekurangan orang yang berkualitas saja..puaaaas sekarang kalaaaah..mau jadi presiden ibu mega cari saja planet lain di luar bumi ini.. pasti kepilih karena tak ada penghuninya.. aku tadinya tak mau komentar tapi sehubungan ibu mega di semua berita tak terima kekalahan dan cari2 kesalahan terus.. ahirnya komentar dan hidupku tak di indonesia tapi tetap tak tertarik to milih mega no way!!!! biarpun aku wanita.. clinton yang tegas dan lincah saja tak kepilih apalagi ibu mega yang sudah jelas karakternya.. semoga ibu mega sadar dan bercermin
Aduh…masih lagi ada orang yang menyangkutkan Bapa Gusti Soekarno sama anaknya. Apa yang Soekarno buat untuk Indonesia itu nampak jelas. Indonesia Merdeka!! Selepas itu Ibu Mega pula diberi peluang jadi presiden, apa yang kita nampak??!! Apa hasil kerjaannya yang menunjukkan perubahan besar yang berbentuk kemajuan?? Banyak orang miskin dapat diselamatkan??? Mana..???? Omong kosong aja. Itu pun dalam iklan tv nya, aku ingat dia berkata.”…masih banyak lagi yang saya perlu lakukan..” Mau lakukan apa lagi, dari mulanya emang ada lakukan apa2…Dari Ibu Mega, gue lai sennang kalau Mbah Surip jadi presiden kita..hahah RASTA..!!