<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: &#8216;Gerundelan&#8217; di Balik N97</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Thu, 17 May 2012 00:00:28 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Raquel Correro</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-157685</link>
		<dc:creator>Raquel Correro</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 10:53:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-157685</guid>
		<description>The Zune specializes in as being a Portable Media Player. Not just a internet browser. Not just a game machine. Maybe later on it'll do better still in those areas, for now it's really a fantastic way to organize and pay attention to your music and videos, and is also without peer in that regard. The iPod's strengths are its web browsing and apps. If those sound more compelling, perhaps it's best option.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>The Zune specializes in as being a Portable Media Player. Not just a internet browser. Not just a game machine. Maybe later on it&#8217;ll do better still in those areas, for now it&#8217;s really a fantastic way to organize and pay attention to your music and videos, and is also without peer in that regard. The iPod&#8217;s strengths are its web browsing and apps. If those sound more compelling, perhaps it&#8217;s best option.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ARI SUNARTO</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-81041</link>
		<dc:creator>ARI SUNARTO</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 00:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-81041</guid>
		<description>iyA n97 LEBIH MURAH.TETAPI TETAP SAMA.SAMA SAMA GAMPANG TROUBLE DI SOFTWARE NYA..TERUS SERING RESTART SENDIRI DAN TERAKHIR MALAH MATI TOTAL.BARUSAN 2 HARI YG LALU SAYA UPDATE FIRMWARE NYA DI NOKIA CENTRE JL . SRIWIJAYA SEMARANG.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iyA n97 LEBIH MURAH.TETAPI TETAP SAMA.SAMA SAMA GAMPANG TROUBLE DI SOFTWARE NYA..TERUS SERING RESTART SENDIRI DAN TERAKHIR MALAH MATI TOTAL.BARUSAN 2 HARI YG LALU SAYA UPDATE FIRMWARE NYA DI NOKIA CENTRE JL . SRIWIJAYA SEMARANG.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nokia N97 Mini</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-49688</link>
		<dc:creator>Nokia N97 Mini</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 02:24:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-49688</guid>
		<description>sekarang udah ada N97 mini loh..... dan lebih murah :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sekarang udah ada N97 mini loh&#8230;.. dan lebih murah <img src='http://blog.tempointeraktif.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joan Felix</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-31247</link>
		<dc:creator>Joan Felix</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 08:07:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-31247</guid>
		<description>Butuh copy cd, duplikasi cd, replikasi cd &#38; DVD kualitas Pabrik? MAU ? Printing di CD dgn teknologi Printing Offset
021 339 09 209, 021 989 47 006, 0815 8686 9299 . Saya Joan Felix</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Butuh copy cd, duplikasi cd, replikasi cd &amp; DVD kualitas Pabrik? MAU ? Printing di CD dgn teknologi Printing Offset<br />
021 339 09 209, 021 989 47 006, 0815 8686 9299 . Saya Joan Felix</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ‘Gerundelan’ di Balik N97 &#124; Aloha2.co.cc</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-30496</link>
		<dc:creator>‘Gerundelan’ di Balik N97 &#124; Aloha2.co.cc</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 09:10:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-30496</guid>
		<description>[...] Jika di kantor Anda ada belasan orang yang rajin menulis blog, kira-kira kantor bakal untung atau rugi? Anda tentu mafhum, tak semua blogger bicara dengan bahasa teduh. Ada juga yang meledak-ledak. Setiap alinea dibumbui kata-kata &#8220;kebun binatang&#8221;. Anda tentu juga paham, tak semua orang pintar serta mengerti masalah. Tak sedikit pula blogger yang menulis agak ngawur tapi [...] Read more…  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Jika di kantor Anda ada belasan orang yang rajin menulis blog, kira-kira kantor bakal untung atau rugi? Anda tentu mafhum, tak semua blogger bicara dengan bahasa teduh. Ada juga yang meledak-ledak. Setiap alinea dibumbui kata-kata &#8220;kebun binatang&#8221;. Anda tentu juga paham, tak semua orang pintar serta mengerti masalah. Tak sedikit pula blogger yang menulis agak ngawur tapi [...] Read more…  [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kipanji</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-30339</link>
		<dc:creator>kipanji</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 01:12:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-30339</guid>
		<description>m Tenun Ikat Sambas
PONTIANAK - Malaysia sepertinya tidak bosan mengklaim karya Indonesia. Yang terbaru, tenun ikat kerajinan Sambas, Kalimantan Barat, diakui sebagai produk negeri jiran itu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar Dody S. Wardaya menemukan tenun ikat Sambas yang diberi label made in Malaysia.

Tenun ikat itu aslinya memang diproduksi para perajin asal Sambas. Pemasarannya sampai ke Malaysia. Saat beredar di pasar negeri jiran, produk itu dilabeli made in Malaysia. ''Supaya jangan sampai berlarut-larut, ini segera kita daftarkan jenis-jenisnya," kata Dody.

Begitu juga jenis tenun ikat lain dari kabupaten/kota di Kalbar dan hasil industri kreatif lain seperti tikar. Kerajinan itu juga diincar Malaysia. "Di Waterfront Kuching, Malaysia, banyak pedagang kaki lima di sana menjual produk dari Indonesia dengan label made in Malaysia. Mereka pandai, sebelum dijual, barang-barang itu dimasukkan dulu di rumah untuk diberi label. Saya melihatnya sendiri," kata Dody.

Dia berjanji pemerintah provinsi memberikan kemudahan pengurusan pendaftaran hak atas kekayaan intelektual ke Departemen Hukum dan HAM. "Karena itu, kami mendorong industri kreatif untuk mendaftarkan hak cipta dan patennya," ujarnya.

Ketua Lembaga Kajian Budaya Kalbar Yosi Pontian Delyuswar mengatakan, pengurusan hak atas kekayaan intelektual, hak paten, dan merek sebagai perlindungan hukum atas karya ciptanya tidak terlalu sulit. "Cuma karena kurang sosialisasi, produsen tidak tahu cara mendaftarkan hasil karya ciptanya," kata pria yang lembaganya pernah menyelenggarakan sosialisasi tentang hak paten dan hak cipta di Pontianak beberapa bulan yang lalu kepada Pontianak Post belum lama ini. (zan/jpnn/ruk)

  &#62;&#62; Siapa yg mau dipersalahkan pemilik asal karya tsb atau mereka yg menciplak seenaknya..YG perlu dipersalahkan adalah pihak berwenang di Kalbar itu yg kerjanya nongkrong2 di kantor ,kapan dapat gaji melancong keperbatasan M"sia ..Wahai yg berwenang disono .kerjo sampean opo nyekel2 manuk wae yooo??!!&#62;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>m Tenun Ikat Sambas<br />
PONTIANAK - Malaysia sepertinya tidak bosan mengklaim karya Indonesia. Yang terbaru, tenun ikat kerajinan Sambas, Kalimantan Barat, diakui sebagai produk negeri jiran itu.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar Dody S. Wardaya menemukan tenun ikat Sambas yang diberi label made in Malaysia.</p>
<p>Tenun ikat itu aslinya memang diproduksi para perajin asal Sambas. Pemasarannya sampai ke Malaysia. Saat beredar di pasar negeri jiran, produk itu dilabeli made in Malaysia. &#8221;Supaya jangan sampai berlarut-larut, ini segera kita daftarkan jenis-jenisnya,&#8221; kata Dody.</p>
<p>Begitu juga jenis tenun ikat lain dari kabupaten/kota di Kalbar dan hasil industri kreatif lain seperti tikar. Kerajinan itu juga diincar Malaysia. &#8220;Di Waterfront Kuching, Malaysia, banyak pedagang kaki lima di sana menjual produk dari Indonesia dengan label made in Malaysia. Mereka pandai, sebelum dijual, barang-barang itu dimasukkan dulu di rumah untuk diberi label. Saya melihatnya sendiri,&#8221; kata Dody.</p>
<p>Dia berjanji pemerintah provinsi memberikan kemudahan pengurusan pendaftaran hak atas kekayaan intelektual ke Departemen Hukum dan HAM. &#8220;Karena itu, kami mendorong industri kreatif untuk mendaftarkan hak cipta dan patennya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua Lembaga Kajian Budaya Kalbar Yosi Pontian Delyuswar mengatakan, pengurusan hak atas kekayaan intelektual, hak paten, dan merek sebagai perlindungan hukum atas karya ciptanya tidak terlalu sulit. &#8220;Cuma karena kurang sosialisasi, produsen tidak tahu cara mendaftarkan hasil karya ciptanya,&#8221; kata pria yang lembaganya pernah menyelenggarakan sosialisasi tentang hak paten dan hak cipta di Pontianak beberapa bulan yang lalu kepada Pontianak Post belum lama ini. (zan/jpnn/ruk)</p>
<p>  &gt;&gt; Siapa yg mau dipersalahkan pemilik asal karya tsb atau mereka yg menciplak seenaknya..YG perlu dipersalahkan adalah pihak berwenang di Kalbar itu yg kerjanya nongkrong2 di kantor ,kapan dapat gaji melancong keperbatasan M&#8221;sia ..Wahai yg berwenang disono .kerjo sampean opo nyekel2 manuk wae yooo??!!&gt;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Erensdh</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-30335</link>
		<dc:creator>Erensdh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 00:07:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-30335</guid>
		<description>Para petinggi parpol maupun pemerintah Indonesia mesti belajar dari strategi seperti ini agar  rasisme menjauh dari masyrakat NKRI, sekaligus membunuh (paling tidak membungkam) tokoh-tokoh rasis (yang suka terlihat agamamis), yang umumnya tumbuh berkembang dari 'kebun binatang' lalu ke parpol atau pemerintahan itu.
Agar 'N97' bisa muncul di Indonesia, gitu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Para petinggi parpol maupun pemerintah Indonesia mesti belajar dari strategi seperti ini agar  rasisme menjauh dari masyrakat NKRI, sekaligus membunuh (paling tidak membungkam) tokoh-tokoh rasis (yang suka terlihat agamamis), yang umumnya tumbuh berkembang dari &#8216;kebun binatang&#8217; lalu ke parpol atau pemerintahan itu.<br />
Agar &#8216;N97&#8242; bisa muncul di Indonesia, gitu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Erensdh</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-30334</link>
		<dc:creator>Erensdh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 00:05:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-30334</guid>
		<description>Para petinggi parpol maupun pemerintah Indonesia mesti belajar dari strategi seperti ini agar  rasisme menjauh dari masyrakat NKRI, sekaligus membunuh (paling tidak membungkam) tokoh-tokoh rasis (yang suka terlihat agamamis), yang umumnya tumbuh berkembang dari 'kebun binatang' lalu ke parpol atau pemerintahan itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Para petinggi parpol maupun pemerintah Indonesia mesti belajar dari strategi seperti ini agar  rasisme menjauh dari masyrakat NKRI, sekaligus membunuh (paling tidak membungkam) tokoh-tokoh rasis (yang suka terlihat agamamis), yang umumnya tumbuh berkembang dari &#8216;kebun binatang&#8217; lalu ke parpol atau pemerintahan itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ASridadi</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-30303</link>
		<dc:creator>ASridadi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 08:37:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-30303</guid>
		<description>Kenapa E90 tdk bisa melacak SMS dng searching abjad depan nama spt halnya produk lama 9500 ? menjadi repot utk saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa E90 tdk bisa melacak SMS dng searching abjad depan nama spt halnya produk lama 9500 ? menjadi repot utk saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aisyah muna</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/portal/gerundelan-di-balik-n97/comment-page-1/#comment-30128</link>
		<dc:creator>aisyah muna</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 04:57:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=698#comment-30128</guid>
		<description>heem...bisa..bisa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>heem&#8230;bisa..bisa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

