<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: People Power 2.0</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 16:14:32 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Hudzaifa Fauzi</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-148534</link>
		<dc:creator>Hudzaifa Fauzi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 12:20:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-148534</guid>
		<description>Saya punya cita-cita ingin menjadi sutradara film... Hudzaifa Fauzi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya punya cita-cita ingin menjadi sutradara film&#8230; Hudzaifa Fauzi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: meida</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-135562</link>
		<dc:creator>meida</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 14:17:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-135562</guid>
		<description>Ada teori menarik dan logika benar dalam politik. Kamu aku tak suka. Orang lain berteman sama kamu. Orang lain itu aku tak suka pula. Saat ini Partai Demokrat, partai berkuasa saat ini, banyak orang tak suka karena partai ini melalui presidennya kurang sekali pro rakyat. Jadi partai yang bersamanya atau yang akan bergabung dengannya pasti akan “selesai”. Tak akan dipilih tahun 2014. Yang oposisi yang akan dipilih. Jadi kalau mau "dipeluk" partai/penguasa, siap-siap untuk kalah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada teori menarik dan logika benar dalam politik. Kamu aku tak suka. Orang lain berteman sama kamu. Orang lain itu aku tak suka pula. Saat ini Partai Demokrat, partai berkuasa saat ini, banyak orang tak suka karena partai ini melalui presidennya kurang sekali pro rakyat. Jadi partai yang bersamanya atau yang akan bergabung dengannya pasti akan “selesai”. Tak akan dipilih tahun 2014. Yang oposisi yang akan dipilih. Jadi kalau mau &#8220;dipeluk&#8221; partai/penguasa, siap-siap untuk kalah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gozali</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-130409</link>
		<dc:creator>Gozali</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 10:30:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-130409</guid>
		<description>Ekonomi di negeri ini kayaknya enggak diinikmati rakyat kok.

Kalau sudah begitu, jangan2 kita akan mengalami kasus Mesir saat ini. Padahal boleh dibilang Mesir terlambat. Kita lebih duluan. 

Tapi mungkin kita sepertinya akan ada kerusuhan lagi. Demo2 besar lagi, karena ketidakpekaan pemerintah. 

Penikmat ekonomi itu hanya kelompok atas dan menengah saja, monyong.

Lihat, orang-orang Mesir tolol juga. Kalau Mubarak jatuh, terjadi rezim peralihan, keadaan sama dengan kita, bukan lebih baik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ekonomi di negeri ini kayaknya enggak diinikmati rakyat kok.</p>
<p>Kalau sudah begitu, jangan2 kita akan mengalami kasus Mesir saat ini. Padahal boleh dibilang Mesir terlambat. Kita lebih duluan. </p>
<p>Tapi mungkin kita sepertinya akan ada kerusuhan lagi. Demo2 besar lagi, karena ketidakpekaan pemerintah. </p>
<p>Penikmat ekonomi itu hanya kelompok atas dan menengah saja, monyong.</p>
<p>Lihat, orang-orang Mesir tolol juga. Kalau Mubarak jatuh, terjadi rezim peralihan, keadaan sama dengan kita, bukan lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Serenaya</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-128311</link>
		<dc:creator>Serenaya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 02:07:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-128311</guid>
		<description>Tak baik dihapus, Kakak atau Abang yang baik hati, lebih baik kalau di-share ke kawan-kawan terdekat. Biarlah mereka tambah wawasan.

Menkominfo Lagi-lagi Berkelit

KELASMENENGAH.com – Menkominfo Tifatul Sembiring berkelit lagi. Sampai hari ini pengguna internet di Indonesia tidak cuma twitter tetap dipantau ketat oleh pemerintah antara lain dari Kemkominfo. “Indonesia masih seperti negara totaliter negara komunis,” kata aktivis HAM yang tidak mau disebut identitasnya. 

Menurut aktivis tersebut pemerintah diam-diam tetap memantau dan memblokir informasi yang dikirim melalui internet oleh para aktivis ke lembaga-lembaga penting internasional seperti lembaga-lembaga di bawah PBB dan dinas-dinas interlijen asing. Sebelumnya Tifatul menegaskan pemerintah ingin memblokir situs pornogarfi saja.

Kepada detik.com Jumat (28/1/2011) Tifatul mengatakan pemerintah tidak menutup situs microblogging twitter di Indonesia. Itu berarti pemblokiran masih dilakukan terhadap komunikasi internet yang lain. 

Seorang pengamat Barat yang tidak mau disebut identitasnya mengatakan sejumlah aktivis HAM Indonesia prihatin dengan masih banyaknya pelanggaran HAM di Indonesia. “Mereka peniup peluit yang baik untuk kami sehingga kami tahu dari sumber-sumber pihak ketiga itu soal berbagai pelanggaran HAM disini,” katanya.

Pengamat tersebut menambahkan komunikasi internet tidak hanya twitter tidak boleh diblokir rezim manapun apalagi hanya oleh seorang menteri. 

Seperti dilansir detik.com, Tifatul sepertinya tetap berkelit dengan mengatakan Indonesia adalah negara terbuka yang memberikan kesempatan setiap orang untuk bebas bicara. "Kita tidak akan menutup, twitter itu sosial media. Itu kan saluran saja, sama dengan yang lain," kata Tifatul.

Sejumlah pengguna internet di Indonesia yang aktif memantau dan memberikan laporan berkala kepada lembaga-lembaga internasional mengaku mereka ingin bukti bukan teori maupun janji. 

Mereka mengaku sulit mengakses situs institusi dan intelijen global penting seperti Amnesty International, UNHCR, CIA Amerika, MI6 Inggris, FSB Rusia dan lainnya, yang dahulu mudah diakses di Indonesia. “Situs-situs itu kini hanya bisa diakses dari luar negeri misalnya dari Singapura,” katanya. (rgs).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tak baik dihapus, Kakak atau Abang yang baik hati, lebih baik kalau di-share ke kawan-kawan terdekat. Biarlah mereka tambah wawasan.</p>
<p>Menkominfo Lagi-lagi Berkelit</p>
<p>KELASMENENGAH.com – Menkominfo Tifatul Sembiring berkelit lagi. Sampai hari ini pengguna internet di Indonesia tidak cuma twitter tetap dipantau ketat oleh pemerintah antara lain dari Kemkominfo. “Indonesia masih seperti negara totaliter negara komunis,” kata aktivis HAM yang tidak mau disebut identitasnya. </p>
<p>Menurut aktivis tersebut pemerintah diam-diam tetap memantau dan memblokir informasi yang dikirim melalui internet oleh para aktivis ke lembaga-lembaga penting internasional seperti lembaga-lembaga di bawah PBB dan dinas-dinas interlijen asing. Sebelumnya Tifatul menegaskan pemerintah ingin memblokir situs pornogarfi saja.</p>
<p>Kepada detik.com Jumat (28/1/2011) Tifatul mengatakan pemerintah tidak menutup situs microblogging twitter di Indonesia. Itu berarti pemblokiran masih dilakukan terhadap komunikasi internet yang lain. </p>
<p>Seorang pengamat Barat yang tidak mau disebut identitasnya mengatakan sejumlah aktivis HAM Indonesia prihatin dengan masih banyaknya pelanggaran HAM di Indonesia. “Mereka peniup peluit yang baik untuk kami sehingga kami tahu dari sumber-sumber pihak ketiga itu soal berbagai pelanggaran HAM disini,” katanya.</p>
<p>Pengamat tersebut menambahkan komunikasi internet tidak hanya twitter tidak boleh diblokir rezim manapun apalagi hanya oleh seorang menteri. </p>
<p>Seperti dilansir detik.com, Tifatul sepertinya tetap berkelit dengan mengatakan Indonesia adalah negara terbuka yang memberikan kesempatan setiap orang untuk bebas bicara. &#8220;Kita tidak akan menutup, twitter itu sosial media. Itu kan saluran saja, sama dengan yang lain,&#8221; kata Tifatul.</p>
<p>Sejumlah pengguna internet di Indonesia yang aktif memantau dan memberikan laporan berkala kepada lembaga-lembaga internasional mengaku mereka ingin bukti bukan teori maupun janji. </p>
<p>Mereka mengaku sulit mengakses situs institusi dan intelijen global penting seperti Amnesty International, UNHCR, CIA Amerika, MI6 Inggris, FSB Rusia dan lainnya, yang dahulu mudah diakses di Indonesia. “Situs-situs itu kini hanya bisa diakses dari luar negeri misalnya dari Singapura,” katanya. (rgs).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kirana</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-123953</link>
		<dc:creator>kirana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 11:00:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-123953</guid>
		<description>Hak menyatakan pendapat harus bergulir menuju pelengseran nyata. Kalau tiga tahun rakyat harus tunggu sampai 2014, derita dan sengsara mereka tak terperikan. Menunggu seperti apa lagi? Sekarang saja mereka banyak yang hanya bisa makan satu atau dua kali sehari dan ada pula yang hanya bisa makan sekali dua tiga hari. Setelah diingatkan tokoh-tokoh agama, upaya penyelamatan baru akan dilakukan. Tidak jelas apakah akan sampai ke sasaran, dan apakah cara itu merupakan penyelesaian. Pengalaman membuktikan, pasti tidak akan pernah sampai ke sasaran, karena pemerintahan SBY selama ini juga tidak memiliki sistem anti penyelewengan. Kepemimpinannya sangat lemah sehingga garong-garong tidak takut adalah faktor utamanya. Dana apapun pasti akan jatuh ke tangan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Hal dan penyunatan seperti itu sudah etrjadi dalam kasus BLT dan bantuan-bantuan lainnya. Kegagalan seperti ini telah menjadi keniscayaan. Mungkin pelengseran pilihan satu-satunya meskipun tidak populer dan kalau DPr/MPR memang berniat membela rakyat. Kalau tidak, maka penderitaan rakyat tingkat bawah itu semakin tak terperikan. Semakin jelas pula dan ketahuan bahwa anggota DPR/MPR hanya mencari posisi tawar untuk kepentingan kekuasaan dan diri mereka sendiri, bukan untuk negara apalagi rakyat. Bagaimana kalau rakyat itu beralih mendatangi gedung DPR/MPR dan mengamuk disana? Bagaimana kalau mahasiswa dan rakyat yang berkesulitan menjadi bersatu padu melancarkan demo besar-besaran terhadap orang-orang pengkhianat rakyat di DPR/MPR?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hak menyatakan pendapat harus bergulir menuju pelengseran nyata. Kalau tiga tahun rakyat harus tunggu sampai 2014, derita dan sengsara mereka tak terperikan. Menunggu seperti apa lagi? Sekarang saja mereka banyak yang hanya bisa makan satu atau dua kali sehari dan ada pula yang hanya bisa makan sekali dua tiga hari. Setelah diingatkan tokoh-tokoh agama, upaya penyelamatan baru akan dilakukan. Tidak jelas apakah akan sampai ke sasaran, dan apakah cara itu merupakan penyelesaian. Pengalaman membuktikan, pasti tidak akan pernah sampai ke sasaran, karena pemerintahan SBY selama ini juga tidak memiliki sistem anti penyelewengan. Kepemimpinannya sangat lemah sehingga garong-garong tidak takut adalah faktor utamanya. Dana apapun pasti akan jatuh ke tangan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Hal dan penyunatan seperti itu sudah etrjadi dalam kasus BLT dan bantuan-bantuan lainnya. Kegagalan seperti ini telah menjadi keniscayaan. Mungkin pelengseran pilihan satu-satunya meskipun tidak populer dan kalau DPr/MPR memang berniat membela rakyat. Kalau tidak, maka penderitaan rakyat tingkat bawah itu semakin tak terperikan. Semakin jelas pula dan ketahuan bahwa anggota DPR/MPR hanya mencari posisi tawar untuk kepentingan kekuasaan dan diri mereka sendiri, bukan untuk negara apalagi rakyat. Bagaimana kalau rakyat itu beralih mendatangi gedung DPR/MPR dan mengamuk disana? Bagaimana kalau mahasiswa dan rakyat yang berkesulitan menjadi bersatu padu melancarkan demo besar-besaran terhadap orang-orang pengkhianat rakyat di DPR/MPR?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adrianus</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-119898</link>
		<dc:creator>adrianus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2010 14:19:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-119898</guid>
		<description>Untuk media tolong,jgn buat berita biar koran anda laku keras.tolong buat berita yang berbobot,jangan karena timnas menang teru,jdiberita mulai muncul tiap menit tentang timnas,bahkan tiap detik.pantas timnas kalah lawan malaysia media tdak putus-putus menyoroti,bahkan menambah bumbu berita tersebut.media tolong sorot berita papua,ntt,dll yang sekarang masih tertinggal bahkan dirampas haknya oleh amerika.contoh freepot,kemiskinan,kurang gizi,bencana alam,dan kesemerawutan politik di negara ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk media tolong,jgn buat berita biar koran anda laku keras.tolong buat berita yang berbobot,jangan karena timnas menang teru,jdiberita mulai muncul tiap menit tentang timnas,bahkan tiap detik.pantas timnas kalah lawan malaysia media tdak putus-putus menyoroti,bahkan menambah bumbu berita tersebut.media tolong sorot berita papua,ntt,dll yang sekarang masih tertinggal bahkan dirampas haknya oleh amerika.contoh freepot,kemiskinan,kurang gizi,bencana alam,dan kesemerawutan politik di negara ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adrianus</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-119897</link>
		<dc:creator>adrianus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2010 14:10:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-119897</guid>
		<description>SBY bukan penyebab bencana alam tetapi,Dia hanya tdak mampu bangkit mengurus masalah masalah serius gitu loh, makanya banyak kasus ditutupi dgn kasus lain artinya dengan membuat isu baru dan menutup isu lama.contoh konkrit kasus century ditutup dengan kasus gayus muncul lagi kasus lain maksudnya apa to?,katanya bijaksana.sepak bola juga menjadi ajang politisasi biar terkenal,mungkin karena Indonesia menjadi juara tetapi bila timnas kalah mana muka-muka yg cari muka dengan pencitraan yang tinggi,hilang,iming2 bonus menjadi hal yang lumrah,jaksa pun disuap dan mau disuap.mau jadi apa negara ini besok..pancasila menjadi barang haram yang harus dibuang,people power mungkin kurang pas untuk meruntuhkan suatu rezim,karena rezim ini telah menggunakan topeng untuk menutupi kesalahan.Buat bung yang di DPR tolong buat UU tentang hukuman mati buat koruptor,jangan hanya datang,duduk,dengar,diam dan protes kalau tidak dapat gaji.tolooooooooooong kami warga miskin yang semakin tertindas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SBY bukan penyebab bencana alam tetapi,Dia hanya tdak mampu bangkit mengurus masalah masalah serius gitu loh, makanya banyak kasus ditutupi dgn kasus lain artinya dengan membuat isu baru dan menutup isu lama.contoh konkrit kasus century ditutup dengan kasus gayus muncul lagi kasus lain maksudnya apa to?,katanya bijaksana.sepak bola juga menjadi ajang politisasi biar terkenal,mungkin karena Indonesia menjadi juara tetapi bila timnas kalah mana muka-muka yg cari muka dengan pencitraan yang tinggi,hilang,iming2 bonus menjadi hal yang lumrah,jaksa pun disuap dan mau disuap.mau jadi apa negara ini besok..pancasila menjadi barang haram yang harus dibuang,people power mungkin kurang pas untuk meruntuhkan suatu rezim,karena rezim ini telah menggunakan topeng untuk menutupi kesalahan.Buat bung yang di DPR tolong buat UU tentang hukuman mati buat koruptor,jangan hanya datang,duduk,dengar,diam dan protes kalau tidak dapat gaji.tolooooooooooong kami warga miskin yang semakin tertindas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BPM</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-101962</link>
		<dc:creator>BPM</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 09:03:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-101962</guid>
		<description>MSC (Multimedia Super Corridor) adalah zone yg dirangka kerajaan Malaysia bagi mengembang-luaskan pengetahuan &#38; perdagangan IT. Ia meliputi kawasan yg dipanggil koridor seluas 15x50 km² yg merentangi Petronas KLCC ke Kuala Lumpur International Airport dan meliputi juga Putrajaya dan Cyberjaya.
Dikenali sebagai MSC, matlamat Multimedia Super Corridor adalah bagi mengalakkan syarikat2 yg berteraskan IT melabur diMalaysia dengan memberi kemudahan2 seperti ‘Jalur Lebar Berkelajuan Tinggi’ dsb.
Jadi artikel2 provokasi diatas yg ditulis atas nama warga Malaysia yg beralamatkan MSC adalah palsu yang tiada kena mengena dengan MSC. Diharap penulis2 diatas menghentikan penggunaan nama MSC dengan serta merta kerana MSC tidak pernah terlibat dengan sebarang agenda politik dalam &#38; luar negara</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MSC (Multimedia Super Corridor) adalah zone yg dirangka kerajaan Malaysia bagi mengembang-luaskan pengetahuan &amp; perdagangan IT. Ia meliputi kawasan yg dipanggil koridor seluas 15&#215;50 km² yg merentangi Petronas KLCC ke Kuala Lumpur International Airport dan meliputi juga Putrajaya dan Cyberjaya.<br />
Dikenali sebagai MSC, matlamat Multimedia Super Corridor adalah bagi mengalakkan syarikat2 yg berteraskan IT melabur diMalaysia dengan memberi kemudahan2 seperti ‘Jalur Lebar Berkelajuan Tinggi’ dsb.<br />
Jadi artikel2 provokasi diatas yg ditulis atas nama warga Malaysia yg beralamatkan MSC adalah palsu yang tiada kena mengena dengan MSC. Diharap penulis2 diatas menghentikan penggunaan nama MSC dengan serta merta kerana MSC tidak pernah terlibat dengan sebarang agenda politik dalam &amp; luar negara</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bintaro</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-101639</link>
		<dc:creator>Bintaro</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 06:53:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-101639</guid>
		<description>Benar edan55, hanya orang bodoh aja yg percaya ullah orang bodoh. Masak bencana gunung berapi, banjir, sunami ada hubungannya dengan SBY. Yg ada hubunganya adalah penulis bego itu. Justru orang2 bego gitulah yg mudah dihasut &#38; dipergunakan bagi menyuburkan teroris dinegara tercinta kita ini. Kalo diSingapore &#38; Malaysia, teroris ga bisa pernah aman, baru mahu bertapak udah dilengserkan poslis mereka</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar edan55, hanya orang bodoh aja yg percaya ullah orang bodoh. Masak bencana gunung berapi, banjir, sunami ada hubungannya dengan SBY. Yg ada hubunganya adalah penulis bego itu. Justru orang2 bego gitulah yg mudah dihasut &amp; dipergunakan bagi menyuburkan teroris dinegara tercinta kita ini. Kalo diSingapore &amp; Malaysia, teroris ga bisa pernah aman, baru mahu bertapak udah dilengserkan poslis mereka</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yanto</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/politik/people-powe-20/comment-page-2/#comment-101635</link>
		<dc:creator>Yanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 06:43:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=886#comment-101635</guid>
		<description>Emang, sebagai warga Indonesia sendiri, sy percaya yg nulis provokasi diatas ada warga Indo’sia sendiri yg sok ngaku mahasiswa Malaysia. Ngapain mahasiswa M’sia sibuk2 buang masa mau nulis politik Indonesia. Makanya sebagai warga yg cerdik, kita jgn mudah percaya ulah penulis senteng yg ngaku mahasiswa tapi punya mentaliti anak2 ingusan gitu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Emang, sebagai warga Indonesia sendiri, sy percaya yg nulis provokasi diatas ada warga Indo’sia sendiri yg sok ngaku mahasiswa Malaysia. Ngapain mahasiswa M’sia sibuk2 buang masa mau nulis politik Indonesia. Makanya sebagai warga yg cerdik, kita jgn mudah percaya ulah penulis senteng yg ngaku mahasiswa tapi punya mentaliti anak2 ingusan gitu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

