<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Sarjana Palsu</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Wed, 16 May 2012 23:51:34 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: rudini sirat</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-275495</link>
		<dc:creator>rudini sirat</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2012 14:50:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-275495</guid>
		<description>orientasi pendidikan tinggi juga kini tak jelas arahnya. apkah untuk mencerdskan kehidupan bangsa atau menyalurkan tenaga kerja ke perusahaan. kalaopun yang kedua, itu juga tak jelas. bahkan saya kuliah di manajemen UPI Bandung saja kurikulumnya tidak fokus. pada akhirnya lulusan seperti itu akan menemui kesulitan dalam kosentrasi ilmunya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>orientasi pendidikan tinggi juga kini tak jelas arahnya. apkah untuk mencerdskan kehidupan bangsa atau menyalurkan tenaga kerja ke perusahaan. kalaopun yang kedua, itu juga tak jelas. bahkan saya kuliah di manajemen UPI Bandung saja kurikulumnya tidak fokus. pada akhirnya lulusan seperti itu akan menemui kesulitan dalam kosentrasi ilmunya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mhads77</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-272880</link>
		<dc:creator>mhads77</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2012 12:12:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-272880</guid>
		<description>kabeh uedan...., ancur kabeh..., tak ada kata2 lagi...hanya muak doank....wkkkk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kabeh uedan&#8230;., ancur kabeh&#8230;, tak ada kata2 lagi&#8230;hanya muak doank&#8230;.wkkkk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andi tenrie</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-196783</link>
		<dc:creator>andi tenrie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 06:48:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-196783</guid>
		<description>Pada pemerintaha Soeharto kelihatannya aman dan murah karena trik beliau bersama jajarannya, kalau semua keinginan rakyat terpenuhi oleh penguasa maka rakyat akan diam membisu dan masa bodoh(istilahnya yang penting makan, mau apalagi, utang? emang gua pikirin!). Tapi aneh, katanya Bapak Harto baik dan semua ada, tapi koq didemo besar-besaran dan dilengserkan sih dan mengapa negara bangkrut saat 1996-1998? Namun orang yang tidak pernah bangkrut dan susah ya keluarga Bapak Soeharto (anak, mantu dan cucu) dan kroni Bapak Harto itu hingga sekarang. Negara Indonesia aman dan tentram, karena gak ada demokrasi dan kebebasan berbicara, berani banyak omong media dibredel, golongan dan pribadi buka mulut hilang ditelan bumi(lenyap). Mendingan sekarang, menghina dan melecehkan Presiden dan mantan Presiden(Ibu Mega) atau siapa saja yang kita tidak cocok dan tidak segolongan kita bebasria mencacinya, kita aman-aman saja, koran, tv dll santai saja, tetap nyaring dan garing!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada pemerintaha Soeharto kelihatannya aman dan murah karena trik beliau bersama jajarannya, kalau semua keinginan rakyat terpenuhi oleh penguasa maka rakyat akan diam membisu dan masa bodoh(istilahnya yang penting makan, mau apalagi, utang? emang gua pikirin!). Tapi aneh, katanya Bapak Harto baik dan semua ada, tapi koq didemo besar-besaran dan dilengserkan sih dan mengapa negara bangkrut saat 1996-1998? Namun orang yang tidak pernah bangkrut dan susah ya keluarga Bapak Soeharto (anak, mantu dan cucu) dan kroni Bapak Harto itu hingga sekarang. Negara Indonesia aman dan tentram, karena gak ada demokrasi dan kebebasan berbicara, berani banyak omong media dibredel, golongan dan pribadi buka mulut hilang ditelan bumi(lenyap). Mendingan sekarang, menghina dan melecehkan Presiden dan mantan Presiden(Ibu Mega) atau siapa saja yang kita tidak cocok dan tidak segolongan kita bebasria mencacinya, kita aman-aman saja, koran, tv dll santai saja, tetap nyaring dan garing!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andi tenrie</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-196780</link>
		<dc:creator>andi tenrie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 06:28:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-196780</guid>
		<description>Inilah masalahnya kita di Indonesia, banyak diantara kita membisniskan sesuatu yang bukan barang dagangan, tapi lucunya laris manis walau menguras harta dan membangkrutkan satu keluarga, contoh jual-beli ijazah itu!

Dinegara dimana sy berdomisili sekarang ini, ujian untuk mendapatkan ijazah/diploma bahasa saja didalam ujian sangat ketat pemeriksaannya, mulai izin tinggal, surat penggilan ujian harus disertakan, foto ID dan kita tak boleh dan gak bisa beda betul(misalnya foto ID bercambang dan berjenggot) tapi ketika ikut ujian jenggot dan cambang sudah dibabat, disuruh pulang!
Disini, kita juga tdk bisa protes karena sudah aturannya baik surat tertulis dan tersirat, ketoiletpun bila dalam ujian harus dikawal hingga pintu wc, gak boleh bawa hp, kertas, tas atau pen(semua sudah sedia), ujiannya juga dengan coputer!

Lagian bila melamar kerjaan, walau sudah ditest ditempatkan dikempuan yang bersangkutan, nanti setelah bekerja beberapa waktu dan kelakuan serta motivasi dan kerajinan baik akan diberi pelatihan dan kursus maka gaji akan naik dan pangkatpun naik!

Oya, pengalaman kerja yang lama/panjang akan nilai setara dengan kesarjanaan walau sebenarnya ijazah hanya setara SMA! Gimana Indonesia???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Inilah masalahnya kita di Indonesia, banyak diantara kita membisniskan sesuatu yang bukan barang dagangan, tapi lucunya laris manis walau menguras harta dan membangkrutkan satu keluarga, contoh jual-beli ijazah itu!</p>
<p>Dinegara dimana sy berdomisili sekarang ini, ujian untuk mendapatkan ijazah/diploma bahasa saja didalam ujian sangat ketat pemeriksaannya, mulai izin tinggal, surat penggilan ujian harus disertakan, foto ID dan kita tak boleh dan gak bisa beda betul(misalnya foto ID bercambang dan berjenggot) tapi ketika ikut ujian jenggot dan cambang sudah dibabat, disuruh pulang!<br />
Disini, kita juga tdk bisa protes karena sudah aturannya baik surat tertulis dan tersirat, ketoiletpun bila dalam ujian harus dikawal hingga pintu wc, gak boleh bawa hp, kertas, tas atau pen(semua sudah sedia), ujiannya juga dengan coputer!</p>
<p>Lagian bila melamar kerjaan, walau sudah ditest ditempatkan dikempuan yang bersangkutan, nanti setelah bekerja beberapa waktu dan kelakuan serta motivasi dan kerajinan baik akan diberi pelatihan dan kursus maka gaji akan naik dan pangkatpun naik!</p>
<p>Oya, pengalaman kerja yang lama/panjang akan nilai setara dengan kesarjanaan walau sebenarnya ijazah hanya setara SMA! Gimana Indonesia???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Amrizal</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-167310</link>
		<dc:creator>Amrizal</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 00:40:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-167310</guid>
		<description>Saya ingin mengomentari mengenai mutu pendidikan di negeri kita ini yang begitu banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang banyak diantara perguruan tinggi tersebut lebih mendahulukan pemasukkan duit dari pada mutu lulusan. Kalau kita lihat bahwa anggaran untuk Kementerian Pendidikan yang triliunan itu koq tidak bisa digunakan untuk membuat suatu sistem yang terintegrasi penuh diantara kementerian itu dengan perguruan tinggi sehingga semua perguruan tinggi itu dapat ditingkatkan mutu lulusannya.Bukankah banyak para pakar di kementerian dan perguruan tinggi yang bisa bersinergi untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia ini. Jangan terlalu disalahkan kalau ada mahasiswa yang menyelesaikan skripsi dengan contek sana sini atau mengupah orang lain bagi penyelesaian skripsinya,namanya saja usaha tapi apabila sistem sudah baik insya Allah SWT hal itu tidak akan pernah terjadi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin mengomentari mengenai mutu pendidikan di negeri kita ini yang begitu banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang banyak diantara perguruan tinggi tersebut lebih mendahulukan pemasukkan duit dari pada mutu lulusan. Kalau kita lihat bahwa anggaran untuk Kementerian Pendidikan yang triliunan itu koq tidak bisa digunakan untuk membuat suatu sistem yang terintegrasi penuh diantara kementerian itu dengan perguruan tinggi sehingga semua perguruan tinggi itu dapat ditingkatkan mutu lulusannya.Bukankah banyak para pakar di kementerian dan perguruan tinggi yang bisa bersinergi untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia ini. Jangan terlalu disalahkan kalau ada mahasiswa yang menyelesaikan skripsi dengan contek sana sini atau mengupah orang lain bagi penyelesaian skripsinya,namanya saja usaha tapi apabila sistem sudah baik insya Allah SWT hal itu tidak akan pernah terjadi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nirmala k.</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-125205</link>
		<dc:creator>nirmala k.</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 07:29:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-125205</guid>
		<description>ketika terpilih lagi 2004 dia diramalkan nggak sampai 2012. apa betul. jauh mendingan Suharto kata temen temen aku: 1) Suharto bisa nyejahterakan rakyat meskipun dengan ngutang. 2) rupiah saat itu macho dan murah harga sembako. 3) tapi kini presiden sekarang sudah berkuasa 6 tahun lebih tapi nggak manfaat buat rakyat. 4) Pemerintahannya ngutang pula tapi nggak untuk rakyat. 5) wawasan dan niatnya mensejahterakan rakyat nggak ada. ramalan teman temen aku tadi mungkin akan jadi kenyataan. rakyat yang melarat akan rusuh. dia dipaksa turun. Esok lusa, beberapa hari lagi atau beberapa bulan lagi. kemarin malam di depan tokoh lintas agama dia janji lagi. oooooeh kalau nggak dipenuhi apa jadinya. betul.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ketika terpilih lagi 2004 dia diramalkan nggak sampai 2012. apa betul. jauh mendingan Suharto kata temen temen aku: 1) Suharto bisa nyejahterakan rakyat meskipun dengan ngutang. 2) rupiah saat itu macho dan murah harga sembako. 3) tapi kini presiden sekarang sudah berkuasa 6 tahun lebih tapi nggak manfaat buat rakyat. 4) Pemerintahannya ngutang pula tapi nggak untuk rakyat. 5) wawasan dan niatnya mensejahterakan rakyat nggak ada. ramalan teman temen aku tadi mungkin akan jadi kenyataan. rakyat yang melarat akan rusuh. dia dipaksa turun. Esok lusa, beberapa hari lagi atau beberapa bulan lagi. kemarin malam di depan tokoh lintas agama dia janji lagi. oooooeh kalau nggak dipenuhi apa jadinya. betul.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sulaiman</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-125035</link>
		<dc:creator>sulaiman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2011 17:16:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-125035</guid>
		<description>sebenarnya mahasiswanya itu belajar dari dosennya juga,..!!
di kampus saya banyak tu dosen yang kerjaan nya mroyek dari TA mahasiswanya. banyak juga yang lulus karena faktor kedekatan dengan dosen, bahkan ada yang lebih parah lagi, ada yang diluluskan hanya karena namanya sama dengan nama istri dosen.
ketahuan banget kalau susis dah... :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya mahasiswanya itu belajar dari dosennya juga,..!!<br />
di kampus saya banyak tu dosen yang kerjaan nya mroyek dari TA mahasiswanya. banyak juga yang lulus karena faktor kedekatan dengan dosen, bahkan ada yang lebih parah lagi, ada yang diluluskan hanya karena namanya sama dengan nama istri dosen.<br />
ketahuan banget kalau susis dah&#8230; <img src='http://blog.tempointeraktif.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sulis</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-92828</link>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 03:59:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-92828</guid>
		<description>yang diperlukan perusahaan adalah sarjana, ipk di atas rata-rata dan bermoral baik, artinya skripsinya bukan hasil plagiat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang diperlukan perusahaan adalah sarjana, ipk di atas rata-rata dan bermoral baik, artinya skripsinya bukan hasil plagiat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: G Setiadi</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-90363</link>
		<dc:creator>G Setiadi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 09:07:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-90363</guid>
		<description>Yang palsu akan ketahuan jika setiap mau kerja perlu seleksi super ketat sehingga yg punya ijazah palsu ngak berani ikut tes.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang palsu akan ketahuan jika setiap mau kerja perlu seleksi super ketat sehingga yg punya ijazah palsu ngak berani ikut tes.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: seruling sakti 2</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/pendidikan/sarjana-palsu/comment-page-1/#comment-88036</link>
		<dc:creator>seruling sakti 2</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 03:14:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=985#comment-88036</guid>
		<description>sabar dan tawakal....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sabar dan tawakal&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

