Enak di Blog dan Perlu

Wicaksono

Berita di Koran Tempo edisi Sabtu kemarin tentang Roy Suryo dan tim relawan Air Putih yang menemukan dokumen video berisi rekaman lagu kebangsaan Indonesia Raya versi lengkap tiga stanza memicu kontroversi.

Ada yang mengatakan dokumen itu sudah ada di YouTube sejak Desember 2006. Sejarawan Des Asli bahkan mengaku memiliki dokumen rekaman asli lagu itu.

Saya lalu menelepon langsung Roy Suryo untuk mendapatkan kejelasan soal kontroversi itu. Beginilah penjelasannya.

Setahun yang lalu, sekitar Juli 2006, Roy dan Tim Air Putih mengerjakan proyek pencarian foto-foto tentang Indonesia di masa lalu. Mereka mendapatkan bertumpuk dokumen, baik foto, video, audio, dan pranala.

Saking banyaknya dokumen yang ditemukan, mereka butuh waktu lama untuk melihat satu per satu dan mengevaluasinya. Baru pada Mei 2007, Roy menyadari bahwa salah satu dokumen yang mereka temukan itu berupa rekaman video lagu Indonesia Raya 3 stanza.

Roy kaget, “Ini temuan penting,” katanya.

Dia mengaku baru waktu itu tahu bahwa versi asli Indonesia Raya terdiri dari 3 stanza, dan bukan cuma satu seperti yang selama ini dinyanyikan dalam pelbagai kesempatan resmi.

Roy lalu mengontak beberapa orang, di antaranya Kepala Pusat Arsip Nasional, untuk mengklarifikasi temuannya. Roy juga menunjukkan dokumen rekaman itu ke beberapa menteri dan pejabat tinggi. Mereka semua, kata Roy, kaget dan baru tahu ada rekaman video Indonesia Raya versi tiga stanza itu.

Waktu berjalan, Roy menggelar konferensi pers, dan isu berseliweran.

Saya bertanya, “Bukankah dokumen itu sudah lama ada di YouTube? Mungkin sekitar akhir 2006. Kenapa kamu sekarang mengklaim sebagai yang pertama menemukan?”

Roy mengatakan, “Versi yang di YouTube resolusinya sangat minim. Saya ndak tahu siapa yang mengirimkannya di sana. Saya pun baru tahu ada di YouTube setelah ada keributan di milis-milis. Bukan tidak mungkin ada anggota tim kami yang lebih dulu meng-upload dokumen itu ke YouTube sebelum kami mengumumkannya lewat pers. Tapi saya tidak menuduh.”

Bagaimana dengan pengakuan Des Alwi? Dia juga mengaku punya rekaman asli Indonesia Raya, bukan?

“Boleh saja dan mungkin saja Pak Des Alwi punya. Tapi, kenapa beliau tak menyerahkannya ke negara? Rekaman asli Indonesia Raya itu kan mestinya milik negara?” Roy balik bertanya.

Roy lalu menjelaskan bahwa dia tak bermaksud menjadi orang yang pertama kali menemukan dokumen rekaman Indonesia Raya. Dia hanya orang yang kebetulan menemukan dokumen itu, kemudian menyerahkannya ke negara. Itu saja.

“Kalau ada orang lain yang mengaku lebih dulu menemukan atau memiliki dokumen itu, ya silakan saja,” kata Roy. “Saya malah curiga ada kepentingan ekonomi pada diri orang-orang yang selama ini menyimpan dokumen itu, tapi tak segera menyerahkannya pada negara.”

Saya jadi ingat kontroversi lama itu. Siapa sebenarnya penemu benua Amerika? Columbus atau orang Indian penduduk asli benua itu?

Komentar [113]

Feed  •   Trackback  •   Kirim Komentar

113 Komentar untuk “Roy Suryo dan Indonesia Raya 3 Stanza”

  1. M Fahmi Aulia | 5 August, 2007 17:57

    Versi yang di YouTube lebih kecil file-nya.

    duh, beneran deh, saya tidak bisa berhenti ketawa… :D

  2. mardiyah chamim | 5 August, 2007 23:40

    saya dapet cerita dari Anjar, AirPutih, sehari setelah berita itu muncul di Koran Tempo. Menurut Anjar, tim Air Putih tidak dalam misi khusus mencari file-file kuno. “Kebetulan saja temen-temen suka browsing file yang berbau sejarah seperti film dan lagu-lagu kuno di internet,” katanya. Jadi, mereka bukan sedang dalam misi khusus pencarian file bersejarah, apalagi selama bertahun-tahun seperti klaim Roy.

    Video Indonesia Raya itu pun bukan ditemukan dalam website milik pemerintah Belanda. “Itu ditemukan dalam situs lokal yang menjelaskan faham Marhaenisme,” kata Anjar.

    Sayang sekali, Anjar tidak mau dikutip dan dipertentangkan dengan Roy Suryo. Pekewuh. Padahal, dengan tidak mengungkapkan yang sebenernya, sekarang Air Putih jadi keseret-seret, seolah ikut serta dalam klaim Roy Suryo.

    Tapi, bagaimana pun, dengan kemunculan klaim Roy ini, versi asli Indonesia Raya jadi semakin tersebar luas.

    salam,
    mardiyah

  3. godote | 6 August, 2007 01:27

    eh..

    Versi yang di YouTube lebih kecil file-nya.

    rakapokkapok.com deh LOL

  4. feRi | 6 August, 2007 11:02

    di buku nyanyi jaman sd juga ada kayaknya…mungkin dulu pindah ke belanda kali :)

  5. booi | 6 August, 2007 11:36

    wah selamat ya om roysuryo te em atas keberhasilannya, saya sungguh salut, ada video klip trio libels juga lho di youtube, uda liat blom? ini juga fenomenal!

    http://www.youtube.com/watch?v=Q3OwSWO8ULA&eurl=http%3A%2F%2Fzombieswontsleep%2Eblogspot%2Ecom%2F2007%2F07%2Fcipt%2Droma%2Dgia%2Ehtml

  6. romlah | 6 August, 2007 11:38

    namanya juga roy suryo
    kalo ga bodoh bukan roy suryo namanya

    wakakakaka.. halo roy

  7. WR Soepratman | 6 August, 2007 12:30

    Nak Roy…kalau mau ngetop sampeyan main sinetron aja!! atau sekalian dagang sabu sabu….herann….ngotot banget pengen ngetop!!

  8. azust | 6 August, 2007 12:39

    apalagi saya,
    sudahlah, kontroversi harus segera diakhiri.:D

  9. Herdiansah | 6 August, 2007 13:08

    kebetulan ada nih hasil scan buku lagu nasional jadul untuk stanza ke 2 & 3…. barangkali om roy mau koleksi :D
    http://gigeupload.com/get/82532125a58d55c411d1a3281ace6e69/id%7E.jpg

  10. qyen | 6 August, 2007 13:48

    roy suryo itu ilmu nya cetek, bacotnya doang yg gede…..heran ko bisa2 nya di bilang pakar telematika….ck ck ck…malu tuu sama pa MDAMT heuaheuaehua…..

  11. FreeVideo | 6 August, 2007 14:20

    om Suryo buat geger aja, mo masuk tv mungkin.. tuh sekalian tak uploadkan biar yg laen pada tau neh video dah lamaa ada di youtube.. biar inget neh video yang di “temukan” mas Roy.. kawkkaka…. http://freevideo.freehostia.com/others/indonesia-raya-3-stanza

  12. harr | 6 August, 2007 15:16

    ya… kl 3 stanza juga dah pada tau atuh….buka lagi dong buku lagi lagu-lagu perjuangan jaman SD tuh…lagi pula 1 stanza juga dah paling panjang didunia..

  13. orang bego | 6 August, 2007 15:45

    mungkin om roy dulu sekolahnya di luar negeri kali..jadi gak pernah tau kalo indonesia raya emang ada 3 stanza..:)

  14. fakih | 6 August, 2007 16:06

    cukuplah bagi kita untuk
    tatap memiliki rasa nasionalime
    dengan tidak merubah pola yang
    telah ada.

  15. StopRoy! | 6 August, 2007 17:36

    Roy Suryo kok dipercaya sich ??? Sudah terlalu banyak pernyataan dia di media yang ngawur.

  16. StopRoy! | 6 August, 2007 17:42
  17. mBu’s {the Personal Journal} » Blog Archive » Kemane Aje Lu!? | 6 August, 2007 17:46

    [...] Tempo Interaktif : Roy Suryo dan Indonesia Raya 3 Stanz [...]

  18. Hardian | 6 August, 2007 18:42

    kekanak2an… waktu itu gw baca di buku cerdas karangan Edi Sigar, sudah ada lagu Indonesia Raya dengan 3stanza… kenapa sekarang di ributkan..

    adakan riset dulu lah baru berkomentar so Roy itu… orang indo bukan sih dia??? :)

  19. fery | 6 August, 2007 20:07

    apakah anda yakin lirik lagu indonesia raya yang anda temukan itu asli

  20. fery | 6 August, 2007 20:11

    dari mana anda mendapatkan lirik lagu lagu indonesia raya

  21. adik roy suryo | 6 August, 2007 20:23

    hayo priyadi mo ngomong apa lu… abang gue punya cem-ceman baru. pasti lu sedang kebakaran jenggot khan… :) )

  22. dNELz CuTEz | 6 August, 2007 22:15

    Alow.. ada apa ini… kok meuni rame…

    Oh ngomongin Indonesia Raya…

    Kayaknya udah ada sejak dulu deh….

    Yuu.. ah… Di YouTube juga udah lama ada kalee..

  23. user | 7 August, 2007 09:54

    klo menurut saya sih om roy suryo memang paham IT klo dilihat dari sudut pandang orang awam, tapi klo menurut saya sebagai orang yang paham IT sih, om roy mah cuma artisnya IT aja, yang lebih paham dan jago mengenai IT lebih banyak dari pada om roy

  24. budi santoso | 7 August, 2007 10:11

    Asswrwb,
    Mas Wicak saya ini lulus sr(sekolah rakyat)sd sekarang ini thn 1959, dulu 3 stan-za itu sudah diajarkan disekolah tapi apakah kalau pas ada upacara2 (dulu ada apa nggak ya upacara2 lain selain upacara hut RI saya sdh lupa) dinyanyikan sebagai bagaian dari menyanyikan lagu kebangsaan wis lali aku, ta- pi yang penting silahkan baca bait2nya yg pe- nuh dengan kebanggaan, kecintaan, pengagung- an, pengharapan, permohonan perlindungan Allah
    bagi negeri Indonesia ini. Aku brebes mili mas waktu dengar disalah satu tv swasta.
    Barang kali karena lagu kebangsaan ini tidak pernah lagi dinyanyikan lengkap 3 stanza atau paling sedikit diajarkan kepada generasi muda
    yang menyebabkan manusia Indonesia ini tidak lagi mencintai buwi pertiwi ini? Merdeka
    Waaslmkmwrwb

  25. Iwan Rystiono | 7 August, 2007 11:55

    Seharusnya dengan penemuan ini kita tak menjadi terpecah belah. Justru harus semakin bersatu. Kalo saya sih tetep setuju lagu Indonesia Raya yang sekarang jadi lagu kebangsaan.

    Kalo masalah yang menemukan lebih dahulu siapa, masa sih pada nggak tahu kebiasaan Om Roy.

    Hi, Roy!Tm

  26. melana | 7 August, 2007 13:01

    bullshit

  27. Piet Mambang | 7 August, 2007 15:12

    Jangan-jangan nanti diaku penciptanya Deddy Stanzah lagi?

  28. arek suroboyo | 7 August, 2007 18:12

    saya setuju dengan pendapat temen2 tentang roy suryo, karena kebeneran saya juga gak suka dengan wong edan satu itu.
    tapi kita juga harus fair, meskipun roy suryo brengsek, sok ngaku2, dan edan, tapi langkah dia tuh sedikit banyak MENYADARKAN orang indonesia bahwa untuk mengetahui lebih jauh mengenai lagu kebangsaan kita ini.
    saya sendiri udah tau dari mbah saya kalo lagu indonesia raya terdiri dari 3 stanza, dan saya tau juga kalo lagu itu dah ada di you tube.
    sebelumnya saya gak punya perasaan apa2 nonton clip itu. but now, setelah ada kontroversi, dan saya rewatch lagi secara seksama…. jujur cak, saya nangis seperti pak budi santoso. saya baru sadar kalo saya bener2 bangga jadi orang indonesia.
    Jadi kesimpulannya saya cuma mau bilang, Roy, i really hate you, but… thanks you….. HIDUP INDONESIA!!!!!

  29. roy suloyo | 7 August, 2007 19:53

    om roy nama kita ga beda jauh kan,,,kelakuan pun juga ga beda jauh, sama sama suloyo….

  30. kermit | 8 August, 2007 12:31

    halah halah.. sikermit dari soal foto yang nenek2 bisa buktikan keasliannya sampe soal video yang di claim menjadi seorang penemu. Semoga besok2 u gak claim kalo u Tuhan… untuk cuma 1 yang begini di indonesia, gimana kalo 100 0 orang spt ini halah ancor dah bangsa.

  31. sevent warior | 8 August, 2007 14:08

    eh katanya yg nemuin benua amerika pertama kali itu cheng ho ye…!!!!!
    dan katanya lagi cheng ho nemuainnya 100 tahun lebih sebelum colombus…!!!
    Kasian tuh om roy banyak yg jelek jelekin!!!

  32. HUMVEE | 8 August, 2007 15:59

    Haloooo Bung Roy Suryo salam kenal dari saya orang awam biasa, Bung Roy Suryo sebaiknya anda jangan menciptakan Polemik di masyarakat dech, karena sekarang ini Bangsa Indonesia aja sedang susah Rakyatnya mendingan anda cari cara atau solusi untuk membuat Bangsa Indonesia Kita tercinta ini lebih maju lagi dan dapat bersaing dengan bangsa lain terutama dalam bidang IT sesuai dengan Gelar yang anda sandang sebagai AHLI IT DAN TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA. Dan Perlu anda ingat bahwa Diatas langit masih ada langit lagi yang lebih tinggi Bung. Jadi Banyak-banyaklah bergabung dan berdiskusi sama masyarakat IT terutama Masyarakat IT UNDERGROUND COMMUNITY Di Indonesia Bung biar kalau mau membahas topic permasalahan itu sebaiknya difikir panjang dulu 1000x supaya Topic permasalahan yang anda bahas tersebut bisa dihargain orang lain. Dan setahu saya kalau Seseorang tersebut merupakan pakar dan ahli it bener biasanya mereka akan lebih Low Profile dan jarang sekali yang mau di Ekspos di Media Massa apalagi Media Elektronik Bung kecuali Kalau Sang Ahli IT dan Telematika tsb merupakan Ahli IT dan Telematika Amatiran yang kerjaannya hanya mencari SENSASI dan POPULARITAS BELAKA Bung. Banyak-banyaklah Bercermin dulu bung Roy Suryo sebelum memutuskan segala sesuatu itu apalagi sudah menyangkut permasalahan Sejarah Bangsa dan Negara Ini Bung.

    Salam,

    HUMVEE UNDERGROUND COMMUNITY

  33. sheila | 8 August, 2007 21:03

    sedikit ralat
    Des Alwi bukan Des Asli

  34. Orion | 9 August, 2007 02:05

    Walah-walah.. Geblek nieh orang, kelihatan sekali bolos waktu dapat pelajaran sejarah waktu SD. Di Ensiklopedia Bahasa Indonesia yg saya baca di perpustakaan SMA saya. Secara lengkap dijelaskan gimana asal-usul lagu Indonesia dr 3 stansa menjadi 1 stansa. Ada banyak renovasi waktu itu. Bahkan dilihat dr videonya itu lagu juga salah satu cara Jepang untuk menarik simpati Bangsa Indonesia.

  35. atmonadi | 9 August, 2007 12:25

    Polemik yang berkembang sekitar publikasi lagu Indonesia Raya sebenarnya polemik kekanak-kanakan yang menunjukkan kedangkalan bangsa Indonesia secara umum ketika merespon suatu sentakan informasi yang semula nampak sepele menjadi tajam berkilau bagai pedang.

    Tanggapan yang muncul disana sini disekitar klaim siapa yang pertama justru menjadi tidak relevan dibandingkan dengan arti penting dan nilai dari obyek yang dipublikasikan serta pengaruh situasionalnya. Celakanya, kita justru terjebak membicarakan yang tidak penting itu.

    Publikasi lagu lama Indonesia Raya oleh Roy Suryo dewasa ini menurut saya mempunyai arti penting dan strategis bagi Bangsa Indonesia. Apalagi publikasi ini menyangkut suatu identitas kebangsaan bagi bangsa yang secara teknis sudah mendekati ambang batas kehancuran di segala bidang secara sistematis, baik software-nya maupun hardware-nya.

    Rebutan siapa yang pertama, siapa yang duluan, satu stanza, dua stanza atau tiga stanza dan remeh temeh lainnya, menunjukkan kalau kita umumnya masih terjebak dalam pola pragmatis serba instan tanpa melihat fungsi dan manfaat dari temuan itu dalam jangka panjang, khususnya dikaitkan dengan kesadaran bersama kita sebagai suatu bangsa yang berdaulat dengan identitas yang majemuk, yang lahir dari perjuangan penuh pengorbanan.
    Maksud saya, menjadi yang pertama itu tidak penting, yang penting adalah menjadi yang pertama kali menjadikan sesuatu yang nampak sudah tidak bernilai menjadi bernilai kembali. Windows Apple dan Windows Microsoft menjadi contoh di abad dijital bagaimana yang pertama (Windows versi Apple) justru menjadi kurang berhasil dibandingkan dengan yang memberikan arti penting dengan manfaat yang lebih luas (Windows Microsoft).

    Polemik yang muncul setelah Roy Suryo mempublikasikan lagu Indonesia Raya versi awal nampaknya polemik yang muncul dari kedangkalan daya pikir kita yang sudah tidak bisa membedakan lagi antara batu dan permata. Kedangkalan ini sebenarnya merupakan salah satu ciri saja bahwa sebagian besar dari kita sejatinya memang gelagapan dan gamang menghadapi era banjir informasi dan era keterbukaan pengetahuan dan tidak mampu memanfaatkan dengan optimal era banjir informasi (serta infrastrukturnya) untuk kepentingan bersama sebagai suatu bangsa. Boro-boro digunakan untuk mencapai kesejahteraan material yang nyata, bahkan untuk secara kolektif memanfaatkan perkembangan teknologi informasi itu agar menjadi bangsa yang lebih berpengetahuan juga masih sangat susah, padahal semuanya terbentang lebar dengan gratis.

    Di era information overloaded kedangkalan daya pikir ini akan menyebabkan orang tidak mudah untuk memilah informasi mana yang berharga dan mana yang tidak. Kecondongan hanya untuk mengambil manfaat praktis untuk kepentingannya sendiri dibandingkan dengan manfaat yang bernilai strategis dan menyangkut kepentingan banyak orang, misalnya kepentingan suatu bangsa, akan semakin membuat daya pikir manusia Indonesia justru tumpul padahal sarana dan prasarana yang tersedia dapat digunakan untuk kepentingan dan manfaat yang lebih besar, khususnya manfaat kolektif yang berhubungan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih pengetahuan. Untuk bisa membedakan antara informasi yang tidak bernilai dan yang bernilai memang diperlukan keahlian khusus, perlu ketelatenan dan tentunya tujuan dari si pemilah informasi itu sendiri. Bagi orang biasa, lagu Indonesia Raya memang nampak begitu-begitu saja karena terlalu seringnya dinyanyikan. Jadi, bagi orang biasa lagu itupun mirip batu tak berharga. Sampai-sampai, meskipun sudah sekian lama beredar di Internet, kita yang memang tidak berilmu dan seringkali keluyuran di Internet tanpa tujuan tidak pernah menduga kalau lagu itu mempunyai makna yang penting sekali.

    Hanya seorang Roy Suryo lah yang menyadari arti penting dan betapa berharganya informasi tentang lagu Indonesia Raya tempo dulu itu untuk mengungkit kesadaran historis bangsa Indonesia. Dengan kata lain, kalau kita hadapkan temuan Roy Suryo dengan situasi Bangsa Indonesia saat ini yang kualitasnya ambur adul maka temuan Roy itu semestinya direspon dengan antusias sebagai upaya menggugah Bangsa Indonesia yang sudah melupakan sejarahnya dan melupakan tujuan kolektifnya sebagai suatu Bangsa Berdaulat bukan bangsa budak atau bangsa jajahan atau pun bangsa tong sampah hasil produksi. Oleh Roy Suryo, dengan keahliannya sebagai praktisi telematika dan ketertarikannya dengan sejarah Bangsa Indonesia, batu yang membungkus lagu Indonesia Raya itupun dibuka dan dipolesnya kembali menjadi permata yang menyilaukan karena memang Roy membukanya didepan kilauan lampu kamera media massa. Kita mestinya patut mengacungkan jempol kepada upaya dan keberanian Roy Suryo yang sudah bersusah payah meluangkan waktunya untuk mengadakan riset tentang lagu Indonesia Raya itu dan akhirnya mempublikasikannya supaya nilainya yang semula bagi kebanyakan orang nampak tak berharga benar-benar menjadi berharga bagi Bangsa Indonesia. Setidaknya, upaya Roy Suryo bisa menyentakkan kesadaran kita bahwa Lagu Indonesia Raya sangat bernilai dan patut dihargai.

    Daya sentak publikasi Roy Suryo memang luar biasa. Berbagai komentar pun bermunculan, baik dari kalangan muda yang pernah melihatnya di internet, pernah memajangnya di blog-nya, sampai kalangan tua pelaku sejarah yang justru sebenarnya masih menyimpan klip aslinya namun tak pernah diteliti dan dikemas kembali untuk mengaktualkan nilainya. Yang lebih memprihatinkan, para pejabat pemerintah Indonesia juga mulai ikut-ikutan berkomentar dengan kedangkalan visinya sehingga ada kesan supaya masalah lagu Indonesia Raya ini hanya sebatas asli atau palsu, sudah selesai dengan versi ini atau itu dan akhirnya justru melemahkan semangat yang baru dikilik-kilik oleh Roy Suryo dengan temuannya itu. Bagi sebuah bangsa yang mulai runtuh, sejarah yang benar itu perlu bahkan peribahasa lama masih tetap berlaku bahwa “Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang mengenal sejarah dan pahlawannya” bukan bangsa yang mengubur apalagi menghapuskan sejarah. Bangsa yang menghapuskan sejarah dan para pahlawannya adalah bangsa yang dipenuhi dengan tukang tipu, para pembohong, tukang fitnah, oportunis dan kaum munafik dengan kecondongan pada kepentingan perut sendiri. Kita mestinya patut malu kepada Roy Suryo yang bisa menyepuh batu menjadi permata lagi yaitu lagu Indonesia Raya. Selamat untuk Roy Suryo yang berupaya untuk membangunkan jiwa-jiwa Bangsa Indonesia yang kelamaan tidur dengan sentakan lagu Indonesia Raya tempo doeloe.

    ..…

    Bangunlah jiwanya

    Bangunlah badannya

    Untuk Indonesia Raya

    …..

    Ada apa dengan Bangsa Indonesia? Nampaknya nampaknya harus mulai dipersoalkan kembali karena sebagian besar Bangsa Indonesia nampaknya sudah menjadi tumpul daya pikir dan olah rasanya sehingga mempunyai kecenderungan untuk tidak tanggap dengan situasi dan kondisi tanah airnya sendiri; tanah air tempat dimana mereka justru numpang menghirup kehidupan dan bertahan untuk tetap hidup selama ini.

  36. meirina | 9 August, 2007 13:03

    siapa si roy suryo?
    emang dia udah sering “cari masalah” yah…
    piss om roy

  37. erman | 9 August, 2007 14:12

    kasihan deh si roy…

    saya udah nyanyi versi 3 stanza itu di SD!!

  38. roy suryo | 9 August, 2007 16:13

    JANGAN HINA SAYA LAGI, JANGAN MAKI SAYA LAGI, saya cuma…saya cuma pengen diliat - liat…ditanya tanya sama orang… JANGAN HINA SAYA LAGI…

  39. hady gunawan | 9 August, 2007 20:03

    qo jadi pada ngeributin soal lagu indonesia raya aq mah jadi bingung ma om roy dan pa des alwi. jadi sebenarnya siapa sih yg jadi penemu lagu indonsia raya 3 stanza ini, dia dua, duanya tak mau kalah, ah yg penting buat aq mah indonesia merdeka……..MERDEKA sekali MERDEKA tetap MERDEKA……………………………jadi kaya jaman pejuang heheheheehe…..

  40. Roy Suryo | 9 August, 2007 23:26

    hayo..!! siapa lagi yang mau jelek-jelekin saya..!!!

  41. tet | 10 August, 2007 00:11

    mr-roy selalu punya lelucon,sejak dulu
    — milisst,pers pun perlu membahasnya
    mr-roy joker

  42. rai mbulan | 10 August, 2007 13:38

    wong saya waktu sd th (75an) dah nyanyi yg tiga stanza itu, kok. cuman karena gak apal, nyanyinya ya sambil ngelihat teks.

    dodol banget dia… apalagi sampe ngomong yg sperti ini…

    “Kalau ada orang lain yang mengaku lebih dulu menemukan atau memiliki dokumen itu, ya silakan saja,” kata Roy. “Saya malah curiga ada kepentingan ekonomi pada diri orang-orang yang selama ini menyimpan dokumen itu, tapi tak segera menyerahkannya pada negara.”

    Gak usah ribut2, dah banyak yg punya teks itu di buku pelajaran sekolah.

  43. Rojo suLoyo | 11 August, 2007 14:58

    dasar KeRmiT guoblokschzzzz!!!…..

    Itu mah dongeng eyang2 dari jaman dulu kala. Kalo bisa nemuin lagu Iwan Fals Bento 7 stanza atau Gombloh Kebyar Kebyar 8 stanza, atau apa ajalah yang penting gak ketahuan amat begonya

  44. alex | 11 August, 2007 15:09

    @mardiyah chamim

    [mode OOT on]
    lho?? ada mbak mardiyah, tho? walahh… lama ndak ketemu. piye kabare, mbak? kapan ke aceh lagi?
    [mode OOT off]

    Anyway… bagus cara mbak Mar nulisnya. Ndak mojokin siapapun, meski mr. you-know-who-that-sh!t uda jadi semacam public enemy. Yup, sejelek-jelek orang, masi ada sisi bagusnya, meski ego+otak dungu yang bersangkutan ndak nyadar dan cuma pengen tenar.

    Hai, Para Tukang Kebun! :D

    *lirik2 dudi, anjar, bidin cs…*

  45. roy suryo | 11 August, 2007 23:10

    yang komentar lagi setelah komentar saya ini saya anggap sama gilanya dengan saya.

    terima kasih.

  46. sincan | 12 August, 2007 18:30

    Please deh media.. jgn sebut dia “pakar” lg ya. He’s embarassing…

  47. mbahmu | 13 August, 2007 04:21

    dek roy sebaiknya sekarang balik ke yogya aja, jangan bikin malu orang yogya

  48. xxx | 13 August, 2007 10:50

    ndeso…………….

    ece-ecean kok neng internet,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

  49. agus | 13 August, 2007 11:27

    O alllaaaahh….. lagu nya dipermasalahkan, buat pusing kepala, mendingan permsalahkan rasa nasionalisme kita yang udah amburadulll.
    di Malyasia ( kuala lumpur ) sana 1 bulan sebelum hari kemerdekaan sudah pada pasang bendera, lambang negara tapi disini ( di Indonesia negara yang kita cintai ….. ) nggak nampak geregetnya. Emang sich masang atau tidak masang bukan indikator absolut buat ngukur nasionalisme tapi paling tidak itu tanda kita ingat ama negara sendiriiii.
    iyaaa khan. yang setuju bilang MERDEKAAAAAAAA…

  50. Riva Fauziah | 13 August, 2007 19:16

    Saya Juga Berhasil COPy lagunya Kok… Dari Youtube..!
    Kira2 Pembajakan Tidak Ya..?
    Mau Ambil Lagu Indonesia raya :
    http://rivafauziah.wordpress.com

  51. Bejo Suryo | 13 August, 2007 23:39

    Yang mencemari nama baik Yogyakarta cuman satu : Roy Suryo!

    Kampungan Lu…

  52. ALvin | 14 August, 2007 04:01

    Hus hus, udah udah,. Roy suryo kan ga Gigit..!
    “Roy honey,. kmu tidur dulu aj yah!”(*SmbiL Masukin Roy Suryo ke dalem kandang*)

  53. rd Limosin | 14 August, 2007 14:56

    Hi Roy!™

  54. aswin | 14 August, 2007 18:24

    Hi, Roy…
    Salam kenal ya…

  55. aswin | 14 August, 2007 18:27

    Hi Roy,..
    Can’t wait to watch you on Empat Mata..

  56. bootroot98 | 14 August, 2007 22:19

    Bagaimanakah gerangan caranya menggugah nasionalisme orang-orang indonesia ini agar tidak (lagi) (lebih) mementingkan (perut terutama, udel juga, itu … juga) kelompoknya daripada kepentingan bangsanya (indonesia) secara nyata dalam kehidupan keseharian secara nyata ?

  57. Raja Slebor | 15 August, 2007 18:32

    Inisial kita sama, kelakuan juga sama, ada lagi yang sama?

  58. anonymous | 16 August, 2007 21:52

    3 stanza? Australia juga tuh, dan yg dinyanyiin biasanya yg pertama doank. Kok ga heboh ya org aussie?

    Tapi emang siy, di aussie ga ada Roy Suryo…

  59. SH Nasution | 19 August, 2007 00:45

    Kok semua bicara (video) klip sih? Yang “ditemukan” oleh Roy Suryo dkk itu rekaman video atau rekaman film (seluloid). Kalau rekaman video, ya itu pasti bukan asli. Zaman itu kan belum ada teknologi rekaman video! Sedangkan Oom Des Alwi kayaknya bicara tentang rekaman asli (film negatif seluloid) yang dia miliki) Betul nggak Oom?

  60. hend | 19 August, 2007 10:54

    SUKUR DEH KLO TEKNOLOGI BISA BUAT SEJARAH LAMa TERUNGKAP … TAPI KLO TAK ADA SOSIALISASI

    NAMPAKNYA KURNG YAHUI GTU … BG YG GAK SENANG

    MUNGKIN MEREKA TU GAK HAFAL YANG ATU STANZA ….YAAA SPT AGT DPR GITU YNG GAK HAPL LAGu

    INDONESIA RAYA … KASIAAAAAAN … KOK BISA YA

    WAKIL RAKYAT GAK HFAL LAGU KEBANGSAAN SENDIRI ?????

  61. yang nyata aja | 19 August, 2007 14:31

    halo…temen2 semua…saya SETUJU banget ama kata2 kalian semua tentang roy suryo..

    tapi jangan mung ngomongin da sini…
    kata2 ini semua di upload or dibuatin web sendiri aja apa diapain kek jadi sampe juga ke telinga dan matanya roy suryo si bego itu satu.
    kalo cuma disini mah ama juga boong…

    heran..semua juga tau 3 stanza dari sd dulu,om
    kamu dulu skul dimana sih?apa tukang bolos ampe gitu aja ga tau??

    klo soal IT, udah jadi artisnya aja ga bisa pak…ga laku…pura2 pinternya juga kliatan banget boongnya apalagi tololnya..ngga bisa ditutupi lagi!

    kasian deh loe..mau ngetop malah kena semprot n kliatan borok nya…

  62. cherry blossom | 19 August, 2007 14:59

    roy roy…daripada ngaku2 yang bukan bukan mending loe cari n jadi penemu penemu hacker2 yang jahat aja…

    lebih berguna daripada hal yang udah basi diaku baru…

    ya…itupun klo kamu mampu…

  63. alfi_forever | 26 August, 2007 11:08

    waah rame jg wl udh basi dibaca ttg polemik si roy,,haaa,haaa??sebenarnya kl nurut sy itu bukan temuan si roy,,.cs.mungkin sj itu baru didengarnya oleh bung roy.cs.kl kita yang sdh 40 tahun keatas,,asal yg sekolah,,yaa pasti tau kl ada versi yg 3 stanza itu,atau yg kita nyanyikan skrng ini,,he,heeee..tapi sy salut dengan guru-guru kita tempoe doeloe,,yg cuma lulusan:HIS,CVO,atau MULO,,,waah kl pelajaran sejarah tuntas banget,,..ok..deeedh,,tapi sy salut jg dgn bung roy,,,msh bisa tertarik dgn ilmu sejarah kita tempoe doeloe…he,heee,wass.

  64. palatica | 30 August, 2007 14:58

    Masa Roy baru tahu sih… kalau sebenarnya Indonesia Raya itu 3 bait/stanza???

    Dan noraknya itu dibikin geger… heboh… Emangnya di SD dulu dia nggak pernah diceritain sejarah lagu Indonesia Raya? Berarti ngapain aja dia dulu pas pelajaran Sejarah, kebanyakan baca buku Elektronika kali yaa??? :P

    Saya aja SD lulusan tahun 89 masih inget cerita Pak Guru bahwa Indonesia sebenarnya 3 bait, namun yang resmi digunakan secara umum adalah bait yang pertama! Semua ini dibahas detail di pelajaran PSPB atau Sejarah Nasional Indonesia untuk SD/SMP/SMA, mungkin harus lihat kembali dari buku-buku sejarah yang berdasarkan Kurikulum 1975 atau 1984. Bahkan di ‘Buku Saku Pramuka’ di zaman saya SD dulu (1985) tercetak dengan komplit ketiga bait lagu Indonesia Raya itu!!!

    Roy, daripada cari sensasi dan diketawain senior-senior elo karena nggak tahu tentang sejarah lagu kebangsaan kita ini. Mendingan bantuin para mahasiswa tuangin seluruh teori teknologi dan telematika elo ke Wikipedia Indonesia dan jadi dosen kek di UI, ITB, dll. Kita semua maunya jadi orang pinter, bukan jadi orang susah…

  65. Pahlawan kesiangan | 2 September, 2007 17:31

    roy sudah kehilangan kerjaan, karna gak ada lagi foto artis yg bisa dibongkar keasliannya. makanya dia bongkar arsip lagu indonesia raya. kacian deh lu

  66. rita | 2 September, 2007 18:58

    yang bego si para wartawan itu lah, masa klaim katro kaya gitu gak di-crosscheck dulu. Langsung main tayangin aja si Roi yang lagi carmuk pengen jadi mentri dari parte demokerat. Mestinya para redakturnya para wartawan itu tau dooonk, kalo sd-nya tahun 79-80an kan ada 3 stanza itu di buku teks sd. Rou Suryo siy seneng-seneng aja diselebin, mayan, masuk tipi (kapan yah dia gantiin si Pepi di empat mata..:-))

  67. ada apa dengan roy suryo | hernawan.web.id (Beta) | 5 September, 2007 15:13

    [...] Blog Tempo Media Indonesia Online Andri cisco.or.id Detiknews [...]

  68. John Peller | 6 September, 2007 07:54

    Iya yang BEGO tuh para wartawan kita, masa orang kaya si Roy Suryo dibilang pakar, payah!
    Gara2 wartawan pulalah (yang gak pernah crossing check sama PAKAR lainnya)orang2 jadi pada salah ngerti termasuk itu para MENTERI yang maen percaya ajah sama omongannya si Roy.
    Tapi ada bagusnya juga seh, gw jadi tahu kalau MENTERI-MENTERI kita juga tuh BEGO semua karena gampang dibodohin si Roy Suryo….
    Nasib…nasib…kasihan bangsa ini…

  69. barito_boogeyman | 7 September, 2007 08:57

    aku heran sama kamu semua
    bukannya bangga punya sejarah lagu indonesia
    malah pada nyindir, nuduh, komentar sok yang paling jago

    KALAU JAGO!!!
    TUNJUKKIN KAMU PUNYA KEAHLIAN
    HACKER SITUS ORANG KEK, CRACKER ATM ORANG KEK, BARU KOMENTAR DI MEDIA BAHWA KAMU BISA JAGO DI DUNIA MAYA
    JANGAN CUMA BISA KETIK KEYBOARD DOANG
    TAPI GAK BRANI TAMPIL DIDEPAN
    PAYAH!!!!
    NYALI CETEK

  70. R. Nanang Soetarjonio | 13 September, 2007 04:36

    Lagu kebangsaan kita “Indonesia Raya” ciptaan Wage Rudolf Soepratman saya kenal, saya hapal dan saya nyanyikan secara teratur sejak saya anggota KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia)dibawah pimpinan pak nDoho di Kediri sebelum Jepang mengusir Blanda dan menduduki dan menguras Indonesia. Sejak itu pula saya kenal dan miliki teks asli Indonesia Raya terdiri dari tiga couplet atau tiga stanza itu. Teks lengkap itu memang menjadi kebanggaan saya dan saya miliki dan simpan sampai sekarang, walaupun saya sudah lebih dari setengah abad tinggal di Eropa. Isi tiga stanza itu malah pernah saya terjemahkan dalam bahasa Jerman dan saya bagikan pada tamu2 yang menghadiri ceramah saya mengenai Indonesia di Berlin. Juga kepada dua Duta Besar RI di Jerman yang sejak sepuluh tahun terakhir berkedudukan di ibukota Jerman Berlin saya sampaikan teks tiga stanza dan terjemahannya. Responsnya Nol Besar! Berkali-kali saya sampaikan kritik saya kepada KBRI di Berlin, bahwa dalam perayaan HUT RI Indonesia Raya bertahun-tahun hanya dipancarkan tanpa teks lewat speaker saja. Pantas saja kalau kebanyakan hadirin tak tahu isi lagu kebangsaan kita. Karena itu saya sarankan supaya hadirin tidak hanya mendengarkan musik Indonesia Raya saja melainkan ikut menyanyikannya bersama. Untuk itu saya serahkan kopi lengkap dari tiga stanza itu. Baru tahun 2007 ini di Wisma Duta di Berlin dalam acara penaikan sang Merah-Putih hadirin ikut menyanyikan lagu kebangsaan kita, tapi cuma stanza satu. Kalau ada yang berminat lihat Indonesia Raya dalam terjemahan saya kebahasa Jerman klik saja Google dan kasih “Soetarjono, Nanang” atau “Soetarjono, R.N.” atau “Soetarjono, Indonesia Raya”.
    Salam dari Nanang Soetarjono, Berlin

  71. fia s.aji | 25 September, 2007 00:33

    Indonesia Raya versi 1 stanza saja belum tentu hapal, paling juga yang hapal para siswa, kok udah persoalkan penemuan 3 stanza. Yang penting dari Indonesia Raya bukan dari berapa stanza dan siapa yang temukan, tapi apa makna di balik lagu indonesia Raya, biarlah 3 stanza itu jadi sejarah, jadikan aja public domain, bilang saja, yang temukan adalah soerang bangsa Indonesia, budi,. iwan, herman, whoeverlah…toh bangsa Indonesia jg

  72. Bunga | 4 October, 2007 09:53

    aduh… suryo…suryo… ampun deh… bodoh kok dipertontonkan… bener kata banyak orang, kalo nggak bodoh bukan roy suryo namanya hehehe…

  73. Irwan Joe | 10 October, 2007 15:13

    Makanya para wartawan teve udah berapa kali diboongin sama Roy Suryo, masih aja minta referensi sama roy surya group..

  74. evan | 11 December, 2007 15:43

    Indonesia Raya Evan beda banget. 10 stanza

  75. Roy Suryo Facts « Autistic Tendencies | 27 March, 2008 14:15

    [...] /* !!!!!!!!!!!! Tahu Roy Suryo kan? Yang waktu itu menimbulkan kehebohan watu ngebeberin bahwa lagu Indonesia Raya sebenarnya terdiri dari 3 stanza, padahal anak SD yang belajar IPS juga tahu? Yang bilang bahwa blog itu cuma tren sementara, dan blogger itu tukang tipu? Ternyata kehebatannya bukan cuma itu dan menganalisis foto-foto menantang artis-artis ibukota lho… [...]

  76. Gunawan | 10 April, 2008 00:25

    Mungkin si Roy itu sebetulnya bukan Pakar TI. Tapi Artis TI, Dulunya mo jadi Bintang Pelem, karena mukenye Pas Pasan kagak lolos sensor, makanya engak bisa jd artis sinetron. Kalo jd Artis TI jelas bisa. Yg penting kan kl mo jadi artis harus jago cuap2. Kepinteran mah no buncit. Yah…. mudah2an dia hanya Tenar sesaat seperti yg dia bilang soal ngeblog, Kalo kagak,….. mending gw pulang kampung daripada liat internet berita dia melulu.

  77. dumbass | 14 April, 2008 02:34

    numpang mejeng ah biar ngetop kayak roy suryo

  78. Margareth Steward | 28 June, 2008 19:00

    DI INDONESIA, KECELAKAAN TINGGAL KECELAKAAN, REZIM SINTING SBY YA.
    Oleh Margareth Steward
    Di Indonesia, pemerintahnya memang biadab dan sinting. Wartawann-wartawannya juga. Kecelakaan tinggal kecelakaan. Banyak wartawannya tidak tanyakan kenapa kecelakaan itu sampai terjadi. Tak ada follow up pembelajaran. Tak ada pengejaran berita hingga pejabat dipenjarakan. Kebanyakan wartaan Indonesia puas “ngloco” dan “masturbasi” dengan misalnya menguraikan semalam keluarga korban mimpi apa, anaknya minta apa. Kebanyakan wartawan Indonesia bodoh sekali. Rezimnya senang. Wartawan itu mau saja terima dan bahkan menulis pernyataan pernyataan klise pejabat misalnya kecelakaan mengkambing-hitamkan cuaca buruk dan lain sebagainya.
    Kecelakaan pesawat terjadi di Indonesia, termasuk yang teranyar menimpa pesawat Cassa NC 212 milik TNI-AU, merenggut 18 nyawa para anggota TNI-AU serta beberapa warga asing. Rezim sinting SBY punya.
    “Ambil hikmahnya. Nanti ada evaluasi,” kata Joko, panglima TNI, seenaknya.
    “Kembang gula” kata-kata manis. Kita manggut-mangut. Begitulah “kata bijak”.
    Kecelakaan yang berhubungan dengan sarana dan prasarana umum sering terjadi di Indonesia, mulai dari pengendara sepeda motor yang terlindas truk, dan kecelakaan terkait kondisi jalan raya, hingga kecelakaan penerbangan, kelalaian terus-menerus pejabat publik Indonesia.
    Kecelakaan seperti ini tak bakal terjadi kalau pemerintah benar-benar berniat membangun negara yaitu antara lain memperbarui sarana dan prasarana. Selama niat tersebut tidak pernah terpikirkan dan dilaksanakan dengan baik dan bertanggung jawab, korban-korban terus berjatuhan termasuk yang menimpa para anggota TNI-AU. “Ambil hikmahnya. Nanti ada evaluasi.” kata Joko.
    Pernyataan tersebut harus dilaksanakan tidak cukup. Bagamanapun tentu harus ada investigasi atas kecelakaan. Sehingga akan muncul pembelajaran, dan pelajaran berupa sanksi pencopotan atau penjara seperti yang ditempuh bangsa-bangsa lain ketika mereka menghadapi kelalaian pejabat publik. Namun di Indonesia, “makan itu investigasi.” Kebiasaan sifat banyak pejabat Indonesia. Mereka tertawa. Gila. Samasekali tak ada komitmen, tak ada keseriusan, kecuali merampk uang negara, uang rakyat.
    Contoh lainnya. Kecelakaan prasarana. Dalam hal ini kondisi jalan raya. Menimpa Sophan Sophian, mantan pemain sinetron dan bekas anggota DPR yang vokal. Sophan meninggal saat berkonvoi sepeda motor-besar bersama teman-temannya dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Sophan menerjang jalan berlubang panjang menganga yang dibuat sengaja atau tidak oleh PU, sehingga Sophan terpelanting jatuh, kepalanya terbentur, cedera parah, dan akhirnya dia meninggal.
    PU harusnya memikul tanggung jawab atas kecelakaan yang merenggut nyawa Sophan. Widyawati, istri Sophan, memang tidak menggugat kelalaian PU.
    Widyawati, istri Sophan, dan istri-istri para anggota TNI AU itu hanya mengusap arimata. Mereka akan menanggung beban ekonomi sangat berat sepeninggal suami-suami mereka. Para istri anggota TNI-AU itu mungkin akan menerima uang santunan yang tentu jauh dari mencukupi, sebab biaya-biaya terus melambung, santunan itu tak cukup untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.
    Kembang gula kata-kata manis. Merayu. Menipu. Keluar dari mulut para pejabat Indonesia. Muncul pula dari mulut SBY-JK tentu dengan nuansa berbeda. Jangan lakukan kerusuhan, saudara sendiri yang rugi. Kembang gula kata-kata manis SBY. Tentu saja yang akan rugi bukan SBY dan pejabat. Mereka ber-uang banyak hasil “mengambil” uang negara. Uang rakyat. Banyak di antara pejabat itu punya rumah di Australia dan Amerika.
    Kalau ada kerusuhan, mereka tinggal terbang ke luar negeri. Pejabat-pejabat publik Indonesia tak henti membodohi. Mereka ambil uang rakyat, dan pandai mengelak dengan kata-kata bersayap, pidatonya manis-manis, menari-nari di atas penderitaan dahsyat rakyat sebangsa, dengan mengkhianati UUD 1945.
    Bersama SBY-JK, pejabat-pejabat itu BISA. Bisa merampok, bisa menangkapi pembela rakyat. Ferry Julianto, sahabat mahasiswa, yang gigih membela rakyat, ditangkap. Sedangkan pejabat-pejabat yang maling uang rakyat tidak ditangkap. Di Indonesia, pemerintahnya memang sinting dan biadab ya. SBY is Suharto ya.

  79. Liendha | 14 July, 2008 16:56

    kecian amat sih bung roy… dulu waktu SD kemana ajah.. jaman gw SD dah diHARUSIN ma guru ngapalin indonesia raya 3 stanza sekaligus !!!!..

    teksnya jg ada di buku pocket pramuka gw…

    keciaaaaaaaaann deehh loo.. baru tau skg..

    jangan2 dulu masuk SD SMP SMA nyogok.. lulusna di katrol lagih..

    ikikikkiikkikikkikikikikiik

  80. Sarinah Usep | 17 July, 2008 19:32

    Roy Suro kurang kerjaan dan tidak punya gagasan cemerlang mencerdaskan anak-anak tak mampu di negeri ini. Bagaimana Roy Suryo? Profesor muda ini hanya menggarap anak berkecukupan. Tipikal bangsa ini. Kalah dengan Brazil dan India. Di Brazil, anakanak jalanan itu ditampung oleh sebuah sekolah musik klasik dan menghasilkan musisi-musisi klasik dan dirigen sekelas Dudamel, anak remaja dirigen berbakat Brazil yang melalang buana dan diundang pemerintah Amerika untuk main orkestra di sana. Apa yang dia kerjakan buat bangsa ini oleh Roy Suro? Tidak ada sebetulnya. Anak-anak juara fisika yang dibimbing Roy Suryo adalah anak-anak berkecukupan dari sekolah bergengsi di negeri ini. Sementara anak-anak yang harusnya cerdas terlantar dan tetap tak peroleh pendidikan wajar apalagi maksimal. Mereka tetap gelandangan. Selain Brazil, di India ada juga bukan profesor tetapi hanya guru matematika. Guru matematika itu, meski pernah diancam diteror, dia berhasil setiap tahun mencipta the top 30 of India sudents. Dia mengajarkan semacam bimbingan test untuk matematika dan fisika agar anak-anak SMU miskin siapapun di India itu bisa masuk PTN-PTN di India gratis. Dia mengajar di halaman rumahnya yang diberi tutup terpal seadanya seperti pesta khitanan sebuah rumah di Indonesia di depan rumahnya. Anak-anak SMU kalangan mikin itu mengikuti dengan penuh perhatian materi yang diajaran. Tiap tahun guru itu menghasilkan anak-anak berbakat the top 30 dari seluruh India. Setiap tahun. Anak-anak miskin itu diterima gratis, sekali lagi benar-benar gratis, di PTN-PTN Teknik dan MIPA di India. Mereka kemudian diberi akomodasi di asrama-asrama PTN-PTN itu dan memperoleh makan gratis, cuci pakaian gratis dan sejumlah uang saku. Apa Roy Suryo punya ide seperti itu. Kalah dong dengan guru matematika India dan LSM musik klasik Brazil itu. Ah…Roy Suryo.

  81. Indah Larasati | 16 August, 2008 19:28

    Minyak nyong-nyong dan penyemprot pengharum ruangan
    Renungan kecil 17 Agustus 2009

    Minyak wangi nyong-nyong dan minyak wangi palsu murahan kelas kampong berlabel minyak wangi terkenal asal Paris itu adalah SBY dan menteri perhubungan.
    Seharti sebelum peringatan pernyataan 17 Agustus 2009, dua kereta bertabrakan menewaskan 9 orang dan menyisakan puluhan luka berat dan ringan. tabrakan itu akibat sabotase sejumlah pemuda pengangguran yang tak mengerti makna kemerdekaan yang hanya diwarnai pidato palsu permainan sinetron peimpin kelas Indonesia. Menteri perhubungan itu dengan muka tanpa sedih menyatakan kecelakaan bukan sabotase. Inilah Negara dengan pemimpin-pemimpin kelas minyak nyong-nyong. Negeri minyak nyong-nyong.
    Debu dan polutan menyesakkan dada. Lebih parah sebetulnya dibandingkan di Cina. Saya duduk dan berpeluh di kursi bis kota antara Tangerang Jakarta berjam-jam. Sementara, bau campur-aduk memenuhi udara di dalam bis yang saya tumpangi. Bermacam-macam bau. Ada bau wangi yang membuat kepala menjadi pusing dari penyemprot pengharum ruangan. Ada bau minyak nyong-nyong, minyak wangi murahan. Ada pula bau bekas keringat para penumpang.
    Minyak wangi nyong-nyong dan minyak wangi murahan yang dipakai sebagian penumpang, biasanya nenek-nenek dan ibu-ibu anggota kumpulan pengajian di kompleks-kompleks perumahan kelas bawah, melekat di kursi-kursi bis itu. Saya kagum dengan salesmen minyak nyong-nyong dan minyak wangi palsu murahan bermerk minyak-minyak wangi Perancis, yang lsaya keras di kumpulan-kumpulan pengajian terutama ibu-ibu. Minyak-minyak wangi itu laris manis selaris tipu-daya kata-kata jurkam parta-partai berkedok agama negeri ini.
    Sebagai ibu rumah-tangga, baru-baru ini sempat menengok anak yang kuliah di RRC maaf dengan biaya sendiri halal. Saya wiraswastawan turun-temurun. Syukurlah kami ada dua took, toko bangunan dan onderdil sepeda motor di Tangerang, kami tinggal di Jakarta, menjadi jengkel kareba bau wangi campur-aduk tak karuan, juga bau pengharum ruangan.
    Minggu yang lalu saya silaturohmi ke kerabat kami di kota Malang yang merupakan juga kota kelahiran saya. Kota Malang tidak seperti kota Tangerang, Jakarta ataupun kota-kota satelit Jakarta yang lain. Kota Malang lebih sejuk, lebih tenang, lebih rapi dan kebersihan selalu dipelihara, bis-bis penumpang di kota Malang selalu dicuci setiap hari dan kursi-kursinya selalu dipel tiga kali sehari, maka bis-bis itu tetap bersih dan tidak berbau macam-macam setelah dipakai para penumpang. Malang lebih disiplin dibandingkan kota Jabodetabek.
    Beberapa kerabat saya juga wiraswastawan-wiraswastawati, hijrah ke Malang tepatnya ketika krismon membenturkan rakyat negeri ini hingga membuat Suharto lengser tahun 1998. Suharto, setidaknya pandngan generasi kami usia 55-an, bukan usia anak-anak muda sekarang yang tidak tahu dengan baik soal Suharto, menurut saya jauh lebih baik dibandingkan presiden-presiden berikutnya, apalagi presiden yang saat ini. Dengan bau tak karuan di bis Tangerang-Jakarta Jakarta-Tangerang itu saya menjadi jengkel bukan kepalang, ingin membanting supir bis yang bisnya saya naiki itu meskipun saya perempuan. Presiden saat ini, SBY, sebagai pemimpin nomor satu harusnya seperti Suharto ketegasannya, berani mendikte dan menekan gubernur Jakarta dan walikota-walikota agar melakukan kebersihan dan kedisiplinan untuk kota-kotanya, tidak melakukan apa-apa, dan lebih banyak mentolerir, tidak seperti Suharto yang tegas meski suka tersenyum..
    Tiap hari saya memakai jasa bis Jakarta-Tangerang Tangerang-Jakarta, terus sepanjang tahun. Bau wangi campur-aduk tidak karuan, ada di bis-bis itu. Bau tak karuan itu juga ada di bis-bis AC warna biru itu, yang ACnya hanya membuang angin kencang ke wajah-wajah kita, wajah-wajah penumpang yang muram yang selalu prihatin dengan angkutan umum kita yang tak ada perubahan menjadi nyaman dan cepat sampai. AC angon doang itupun malah membuat masuk-angin.
    Bau wangi campur-aduk tak karuan, bau pengharum ruangan, bau minyak nyong-nyong, bau minyak wangi murahan, leboh baik mandi pakai sabun bersih dan tanpa bau wangi tak karuan saya kira lebih baik, ditambah lagi bau keringat padatnya penumpang. Bau seperti ini, kata banyak orang, marak di semua bis di Jabodetabek, seperti maraknya alasan-alasan, silat-lidah dan sandiwara mayoritas anggota DPR dan para pejabat pemerintahan negeri ini.
    Padahal bau-bau itu, masyaAllah, jelas tidak ada selama kami berkunjung ke kota Malang. Juga ketika saya pergi ke RRC. Negeri bambu itu kini menjadi sangat maju pesat, meninggalkan Indonesia jauh di belakang, kota-kota di Cina sedang lari cepat menyusul kota-kota dunia. Jangan menyebut Indonesia.
    Bau tak karuan di bis Tangerang-Jakarta ini ada kaitannya dengan bisnis kecil-kecilan keterpaksaan akibat pemerintah yang tak bertanggung jawab. Suatu hari ketika saya pulang, saya sengaja tidak naik dari depan toko saya, melainkan langsung dari terminal bis Tangerang. Saya sengaja memilih bis urutan agak belakang agar bisa duduk agak nyaman.
    Terdengar srat-srit-srot srat-srit-srot. Seorang pemuda menyemprotkan pengharum ruangan di kursi-kursi bis yang saya naiki. Srat-srit-srot, srat-srit-srot. Dari kursi belakang hingga ke kursi paling depan, juga kursi supir. Saya jengkel dan berkata: “Jangan kau seimprooootkan terus itu! Raaaaacun itu! Hentikan!” kata saya jengkel, menirukan logat kawan perempuan saya asal Medan, yang tegas tidak seperti presiden saat ini. Pemuda itu menyemrpot dengan sedikit cepat dan agak gugup, sepertinya takut juga dia dengan saya, mungkin dikira saya tahu persis karakter orang Medan, meskipun aku perempuan Jawa Timur kelahiran kota Malang.
    Pemuda itu ngloyor tetapi sempat ngledek dengan terus nyemprat-nyemprot dengan cepat kursi-kursi kosong. “Biar baunya enak, biar bis ini tidak baaaaulah,” katanya. Rasanya ingin saya tendang dia. Saya jejek-jelek dulu karatekawati berban hitam yang kini sudah tua. Tetapi semangat saya selalu muda.
    Pemuda itu turun dari bis lalu minta uang ke supir bis itu yang berdiri merokok di luar. dan supir memberinya uang. Gila, gumam saya, beginilah cara tak mendidik yang ditolerir petugas dan pejabat. Presidennya juga tidak jelas, gumam saya, kota-kota di negeri ini akibatnya ya begini. Hanya seputar jalan Thamrin yang bersih untuk “pamer kebohongan” kepada turis asing yang dikira tidak tahu tentang Indonesia.
    Kisah nyata ini rupanya dialami banyak penumpang di Jabodetabek. Tiada hari tanpa bayangan bahwa besok siang, atau sore, saya dan para penumpang yang lain akan terus menghidup udara kotor Jakarta dan tangerang dan mbaui bau-bau macam-macam tak karuan itu. Para pejabat pemilik mobil-mobil mahal yang tidak merasakan kesengsaraan itu. Kebanyakan warga kota ini acuh tak acuh, tak terlalu mentolerir, sehingga gubernur dan walikota semakin tidak tahu tugas mereka.
    Pada hari peringatan menyatakan kemerdekaan, 17 Agustus 2009, ini sebab faktanya kita memang belum merdeka sebab merdeka harus diwujudkan dengan bukti nyata kemakmuran bagi rakyat dan bukan kemakmuran para pejabat belaka, tiada salah kalau kita berbagi perasaan, berbagi renungan kembali makna adakah merdeka itu di bangsa ini, ketika nyata di depan mata kita negeri ini jalan di tempat atau malah mundur. Nyatanya pemerintah dan para pejabat itu tidak berhenti berkorupsi. Seperti minyak nyong-nyong.
    Seperti minyak nyong-nyong itu, bau kebusukan mereka mesti ditutup-tutupi, membahana kemana-mana. Presiden menjadi bertindak ngeper, membiarkan segala masalah kecil dan besar terus ada tanpa punya rasa malu dengan pemimpin-pemimpin bangsa-bangsa lain.
    Seperti minyak nyong-nyong, korupsi mereka secanggih apapun menyembunyikannya, mereka akan menuai akibatnya. Itu hukum alam. Apalagi setelah mereka sengaja membiarkan kedisiplinan dan keteraturan, mulai dari hal-hal kecil seperti di atas, dibiarkan.
    Disiplin kecil sederhana saja tak ditegakkan apalagi yang besar. Bis-bis jarang dipel kursi-kursinya dan hanya disemprot semport pengharum ruangan. Sinting. Sementara, AC bis malah diberi gantungan pengharum ruangan yang mengandung zat beracun, dapat menimbulkan pusing kepala karena zat kimiawi beracunnya dan tak ramah lingkungan.
    Jasa-jasa liar seperti yang dilakukan pemuda yang menyemprotkan pengharum ruangan di bis-bis itu sangat tidak mendidik. Mengkikis pelan dan habis kedisiplinan. Anehnya dibiarkan. Seperti ini Jabodetabek dan seperti ini juga gambaran Indonesia. Ini jelas bukan sebuah bangsa yang diinginkan Sukarno. Ini hanya karena kegilaan para pejabat bangsa ini yang tidak segera berhenti. Baagaimana negeri ini 20 tahun lagi.
    Setahun presiden bertugas namun tak menjalankan konstitusi, dia harus dilengserkan. Begitu pula, DPR setahun bekerja dan tidak menunjukkan gebrakan, maka harusnya dibubarkan. Gerakan rakyat yang canggih seperti inilah yang terjadi di era penjatuhan Ferdinand Marcos di Filipina, juga penjatuhan Thaksin Shinawatra di Thailand bahkan oleh militer sekalipun, militer Thailand perduli rakyat. Gerakan itulah yang terjadi ketika revolusi Iran. Itulah yang terjadi di sejumlah bangsa lainnya, dimanapun, baru maupun lama.
    Jadi kapan rakyat menikmati kemakmuran, bukan hanya para pejabat? Selagi pemberantasan korupsi hanya sandiwara, hanya untuk mengelabuhi rakyat biar seakan-akan pemerintah bekerja, tentu tidak ada yang menguntungkan bagi rakyat. Rakyat tahu itu hanya kampanye untuk mempertahankan kekuasaan dan merampok kekayaan negara dan rakyat.
    Kini seluruh pegawai negeri sudah mendapat “ransum” uang korupsi berjamaah mereka untuk menggolkan presiden ini menjadi presiden lagi. Kini di zaman presiden SBY, para pejabat kaya-kaya, sementara rakyatnya miskin-miskin.
    Inilah ketika presiden tak tegas dan selalu ragu. Presiden yang tak tegas dan selalu ragu akan membuat seluuuuuruh pejabat atasan-bawahan tidak disiplin, tak punya malu, tak bermoral, tak menegakkan aturan dan disiplin, jangankan hukum. Presiden yang mentoleris adalah presiden yang menghancurkan sistem. Presiden yang membiarkan adalah presiden yang tak punya pemikiran. Semua pejabat atasan-bawahan manapun dan apapun akan menjadi melecehkan presiden itu, sementara rakyat yang dirugikan.
    Kita telah menyatakan merdeka, baru menyatakan merdeka dan belum menikmati kemerdekaan, sebab kita kembali kini dijajah saudara sendiri, untuk kesekian kalinya bahkan hingga detik ini 17 Agustus 2009. Indonesia semakin parah, khususnya setelah Indonesia di bawah presiden saat ini.
    Presiden yang tanpa wawasan global jelas seperti minyak nyong-nyong. Makin ditutup-tutupi makin bau bau tak karuannya. Kalau hanya berpidato, beo pun bisa. Kalau hanya pidati jelas akan sangat menyengsarakan rakyat apalagi dengan kepandaiannya berpura-pura. Hilanglah kedisiplinan, lenyaplah harapan kemakmuran bagi rakyat, karena kepura-puraan dan tidak ada komitmen bagi kemakmuran rakyat.
    Kita renungkan lagi anak-anak muda yang harusnya bisa berguna seperti di bangsa-bangsa beradab yang lain, di negeri ini menjadi sia-sia seperti anak muda yang menyemrprotkan pengharum ruangan di bi situ, juga seperti ibu-ibu yang membeli ditipu dengan minay-minyak wangi palsu murahan, yang menghabiskan waktunya hanya untuk dibohongi. Ibu-ibu hingga seusia saya masih bisa berwiraswasta dengan baik, halal dan professional, tanpa berpura-pura dan terus menghisap harta korupsi suami-suami mereka, untuk juga membeli minyak nyong-nyong.
    Semoga anak muda di terminal yang menyemprotkan pengharum ruangan itu sudah kembali ke tanah airnya Suamatra Utara, menggarap sawahnya seperti ayahnya dulu. di zaman Suharto yang makmur. Semoga supir bis yang memasang gantungan pengharum ruangan di AC bisnya pandai menolak diploamtis, tak membeli lagi gantungan pengharum AC ruangan, yang meracuni paru-paru para penumpang. Inilah renungan dari hal-hal kecil tetapi bermakna dalam pada peringatan pernyataan kemerdekaan 17 Agustus 2009.
    Saat dua teman saya membaca kisah ini mereka saling menyalahkan: “Negaramu itu kan?!” kata yang satu. “Aaaah, negaramu itu, Ratu!” kata satunya memanjakan.. “Negaramu, ki Ajeng!”. Lalu satunya jengkel, “Negaramu, monyong!”, “Negaramu, tolol!” Saya menggeleng-gelengkan kepala. Mereka terus bertengkar. “SBY-mu, monyong!”, SBY-mu, tolol!, SBY-mu!, “SBY-mu!” “SBY-mu!”, “SBY- saya! Eh salah!” Inilah Negara dengan pemimpin-pemimpin kelas minyak nyong-nyong. Negeri minyak nyong-nyong. Kenapa dibiarkan?

  82. Sydney Jones | 28 August, 2008 11:31

    Papua dan Aceh berhak merdeka
    seperti Abkhazia dan Ossetia Selatan

    Oleh Sydney Jones
    Pengamat Indonesia dan Internasional warga Amerika

    N.B. Saat saya kebetulan pantau narasumber Roy Suryo pada interaktif Elshinta-VOA sebuah 10.30 malam tentang serangan Georgia dan pembelaan Barat terutama Amerika pada Georgia yang di mata media meda Barat dianggap yang benar saya sebagai warga Amerika tertawa keras. Roy Suryo rupaynya asal bicara menambah orang Indonesia tidak tahu kebenaran. Roy Suryo sebaiknya ikuti YouTube dan lainnya serta media tak berphak dimanapun di dunia. Inilah Indonesia kalau ada orang yang masih hangat dianggap pintar dia laku keras bak kacang goreng padahal dia sampah asal bcara, orang Indonesia sebut itu “asbun”.

    Abkhazia dan Ossetia Selatan telah diakui merdeka oleh parlemen dan pemerintah Rusia, buntut kejengkelan Rusia akibat Kosovo dimerdekakan Amerika. Mengapa Papua dan Aceh tidak. Lagi lagi inilah kebijakan berkepala dua Amerika.

    Papua dan Aceh yang tidur mampukah menyusul Kosovo, Abkhazia dan Ossetia Selatan atau saudaranya Timor Timur. Tidak seperti Papua dan Aceh yang lama berjuang untuk merdeka tetapi selalu gagal dan digagalkan, kedua republik Abkhazia dan Ossetia Selatan menyatakan merdeka dan memisahkan diri baru tahun 1990 dan kini sudah merdeka. Sebelumnya kedua wiilayah itu masing masing mulai punya sendiri president, bendera, lagu kebangsaan, tentara nasional dan juga dukungan, dalam hal ini, Moskow. Mau apalagi Saakashvili, boneka Amerika, dan George Bush, pencipta boneka.
    Pertengahan Agustus 2008 parlemen Rusia menyetujui kemerdekaan kedua republik yang didukung Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Inilah pukulan sakit sekali bagi Saakashvili dan George Bush.
    Kedua majelis di parlemen Rusia minggu ini menghadiahi dengan suara mutlak dan meminta Medvedev mengakui kemerdekaaan Abkhazia dan Ossetia Selatan. Kedua majelis telah mengadakan sidang darurat untuk memperdebatkan masa depan Abkhazia dan Ossetia Selatan, kedua republik tidak diakui Barat dan negara negara boneka mereka. Presiden Saakashvili terutama, tidak mengakui dan justru melakukan agresi ngawur terhadap Ossetia Selatan dan Abkhazia yang sudah menyatakan merdeka sejak 1990. Pun kedua republik sudah lama memenuhi persyaratan sebagai negara. Keduanya punya sendiri president, bendera, lagu kebangsaan, tentara nasional dan dukungan Moskow. Mau apalagi Saakashvili yang dipanas panasi dikompori Bush.
    Sakhashvili bersikeras tidak akan melepas Abkhazia dan Ossetia Selatan. Sakhashvili rupanya anak emas George Bush. Bush hampir selesai jadi presiden tetapi pusing karena jagonya McCain kemungkinan tidak terpilih. Sementara media Barat membodohi negara berkembang dengan liputan rekayasa melalui sebuah organisasi buatan lobi haram di markasnya di Belgia dengan berita berita fitnah bahwa Rusia lebih dulu menyerang Georgia, berita berita yang dilansir tanpa fikir sebagian besar televisi di negara berkembang terutama di Indonesia dengan tujuan semata bisnis dan cari iklan dengan kedok menunjang pemilu, tanpa berani membongkar kekeliruan kekeliruan kebijakan kebijakan pemerintah dan hanya ikut memperlihatkan kulit korupsi, permainan Metro TV yang dikomando Suya Paloh orang Golkar. Dan maaf sedikit menyinggung Golkar ini partai sejak dulu memang licik dan menjerumuskan kejam rakyat Indonesia. Itulah 63 merdeka rakyat dibuat bodoh. Kini Golkar berusaha gandeng PDIP untuk lezat dikhianati dan dimanfaatkan. Jelas ini peluang bagi PAN bersama Gerindra, atau Hanura, yang punya pentolan dua tokoh berkualitas internasional seperti Prabowo dan Amien Rais di satu sisi dan pentolan tua militer karir di sisi lain untuk rebut pemerintahan, sementara partai-partai Islam moderat dan konservatif harus dukung dua tokoh intelektual terpinggirkan tersebut. Sayang rakyat yang terlanjur kurang pengetahuan selalu tertipu untuk kesekian kali dan tidak mampu melihat bahwa sebuah negara harus dipimpin tokoh-tokoh seperti Amien Rais dan Prabowo. Saatnya Wiranto melalui Hanura yang didukung dana tidak terbatas oleh keluarga terkuat untuk sebaiknya tidak maju dan besar hati mendukung Prabowo dan Amien Rais. Wiranto bisa menjadi Menhan saja nanti. Di sudut lain saya kira perkawinan Golkar-PDIP hanya kebodohan suami Megawati dan ini akan membuahkan pecundang bagi PDIP yang berarti Megawati akan gagal.

    Kembali ke soal Ossetia Selatan.Dalam rangkaian sidang darurat, Dewan Federasi atau, majelis tinggi, menyetujui penambahan pengiriman pasukan penjaga perdamaian Rusia ke kawasan konflik di dekat Georgia sebagai reaksi penyamaran Barat mengirim peralatan militer termoderen dengan kedok bantuan pangan kemanusiaan, kecurangan Barat terutama Amerika akibat kemenangan partai republik di Amerika didominasi kelompok konservatif seperti Bush yang terus menciptakan pemimpin pemimpin boneka di negara negara berkembang.

    Duma, majelis rendah, telah meminta organisasi organisasi parlemen internasional dan parlemen parlemen dari negara negara anggota PBB mengakui kemerdekaan Abkhazia dan Ossetia Selatan. Saat dumulai sidang darurat Dewan Federasi di Moskow, presiden presiden kedua republik yang memisahkan diri menyatakan menolak mentah mentah menjadi bagian Negara Kesatuan Georgia (NKG).

    Dalam pidatonya Presiden Ossetia Selatan, Eduard Kokoity, menyatakan Ossetia Selatan dan Abkhazia yang tidak diakui banyak negara sebetulnya lebih berhak merdeka daripada Kosovo. Dalam pidatonya, ketua Duma, Boris Gryzlov, menyebut tindakan agresi Georgia membunuh ratusan warga sipil di Ossetia Selatan merupakan genosida dan agresi Sakhashvili sama dengan agresi Nazi German atas Uni Soviet dahulu.
    Dalam konteks Indonesia saya kira Papua dan Aceh pun berhak merdeka dan tidak tepat lagi didikte pemimpin Indonesia boneka Amerika. Kalau Kosovo berhak merdeka dan dimerdekakan Amerika, Papua dan Aceh pun berhak merdeka dan dimerdekakan. Presiden Abkhazia Sergey Bagapsh menyatakan Abkhazia maupun Ossetia Selatan juga tidak mau lagi hidup dalam kepemimpinan penindasan gaya Saakashvili yang dibeking Bush dan tidak mau lagi berada dalam NKG.

    Reaksi Internasional. Atas suara sangat mutlak Parlemen Rusia, Uni Eropa (EU) mengeluarkan pernyataan bahwa Ossetia Selatan dan Abkhazia harus di bawah NKG. Inilah kebijakan berkepala dua Amerika lagi lagi yang juga menekan EU.

    Sementara Estonia, Latvia and Lithuania, boneka boneka Amerika, menyatakan kemerdekaan Abkhazia dan Ossetia Selatan tidak bisa diterima. Kecurangan boneka boneka yang menerima begitu saja kemauan Barat. Dalam konteks Indonesia mengapa Washington dan Jakarta tidak memberikan kemerdekaan kepada Papua dan Aceh adalah karena apabila kedua wilayah tersebut juga merdeka, Jakarta khususnya akan kehilangan kue lezat besar hasil kekayaan alam Papua dan Aceh yang selama ini dirampas pusat dan bukan untuk membangun fasilitas fasilitas berorientasi rakyat atau mensejahterakan rakyat Indonesia. Sampai di sini Barat memang tidak adil karena mendukung Kosovo merdeka. Sementara Papua dan Aceh tidak didukung merdeka. Demokrasi jahat berbulu kepentingan ekonomi dan lagi lagi berkepala dua.

    Seorang pengamat Jerman, teman saya, menyatakan setiap wilayah yang memenuhi persyaratan berdiri sendiri berhak menjadi negara merdeka. “Kalau sudah punya presiden, tentara, lagu kebangsaan dan lainnya, itu hak mereka untuk merdeka,” ujarnya.

    Seorang pengamat Prancis, teman saya, menyatakan pemimpin pemimpin Barat menciptakan boneka boneka di negara negara berkembang untuk penjajahan halus gaya baru agar bisa mengeruk kekayaan wilayah wilayah kaya di negara negara itu. “(Mereka) memperdaya bangsa bangsa dengan boneka boneka mereka,” ujarnya.
    Seorang pendukung di partai demokrat Amerika, saya kenal baik, menyatakan kunci penyelesaian konflik di manapun adalah mengakui dan memberi kemerdekaan wilayah agar masyarakatnya dapat menikmati kesejahteraan dan tidak dibuat miskin terus.

    Seorang pengamat Inggris, teman saya, menyatakan prakarsa parlemen Rusia yang mengakui Abkhazia dan Ossetia Selatan merdeka tentu saja akan meningkatkan ketegangan di kawasan Kaukasus tetapi semua karena ambisi presiden Georgia. “Saakashvili seperti anak kecil, dia girang karena didukung Bush dalam agresi dan Bush frustrasi lantaran McCain yang mungkin akan kalah di pemilu mencoba pengaruhi para pemilih di Amerika dengan semangat agresi,” ujarnya.

    Jalan berbatu menuju merdeka. Ossetia Selatan, berbatasan dengan Rusia di Kaukasus selatan dan Abkhazia di Laut Hitam, sudah menyatakan merdeka dari Georgia sejak 1990, setelah referendum dengan suara terbanyak memilih merdeka. Tetapi hasil itu diabaikan Tbilisi. Agresi Saakashvili di Ossetia Selatan baru baru ini yang menelan korban warga sipil membangkitkan pentingnya merdeka bagi wilayah manapun yang kekayaannya dikeruk penguasa yang berkolusi pihak luar. Dan saya kira sangat pilu kalau kekayaan ditelan penguasa dan bukan membangun prasarana berorientasi rakyat.
    Dalam konteks Indonesia, permasalahan di wilayah wilayah seperti Papua dan Aceh yang meminta kemerdekaan itu wajar. Kekayaan tanah air wilayah mereka dicuri penguasa pusat yang berkolusi dengan pihak luar, negara maju. Dalam hal konflik di Georgia saat ini dapat ditelusuri dari kebijakan perpecahan dan penaklukan Joseph Stalin, etnis campuran Georgia dan Ossetia. Sebelum revolusi 1917 kelompok kelompok etnis di Kaukasus hidup terpisah dari Russia. Akan tetapi setelah revolusi terjadi peta menjadi berubah, Ossetia Selatan dan Abkhazia menjadi bagian NKG. Pada konteks Indonesia dahulu di masa sebelum Indonesia mengklaim merdeka, Papua dan Aceh bukan bagian negara kesatuan republik Indonesia (NKRI). Kembali ke konteks Ossetia Selatan dan Abkhazia. Setelah Uni Soviet runtuh, pemimpin Georgia waktu itu, Zviad Gamsakhurdia, mencaplok wilayah Abkhazia dan wilayah Ossetia Selatan dengan ambisi pribadi sama halnya Sukarno dengan kedok negara kesatuan. “Georgia untuk etnis Georgia,” kata Gamsakhurdia. Seperti halnya kata Sukarno “Indonesia untuk bangsa Indonesia”. Tetapi saya kira sampai momen momen ini belum ada bangsa Indonesia, dan yang ada berbagai bangsa dan etnis yang ditipu penguasa di Indonesia.
    Kasus konflik Georgia Ossetia Selatan terjadi akibat permainan Bush yang cemburu atas mulai makmur luarbiasanya Rusia akibat eksplorasi besar besaran Rusia untuk semata mensejahterakan rakyat dan membangun negara dalam artian luas, di mana Ossetia Selatan dan Abkhazia di bawah pengaruh Rusia, negara tetangga mereka, dan tidak bersedia di bawah NKG dari kacamata Saakashvili. Dia dikomando Bush melakukan agresi atas Ossetia Selatan. Bush membelokkan dengan pura pura bersenang di Olimpiade Beijing. Vladimir Putin, perdana menteri Rusia, pun terperdaya ikut lihat pembukaan Olimpiade Beijing. Tanggal 8 Agustus malam, Saakashvili berpidato di televisi nasional dengan mengatakan “Wahai rakyat di Ossetia Selatan, selamat tidur nyenyak”. Tetapi yang didapat rakyat Ossetia Selatan justru “serangan bertubi tubi roket roket maut pasukan yang dikomando Saakashvili”, senjata hidup berbahaya hasil ciptaan Washington. Ribuan warga sipil tidak berdosa mati. Di siangnya anak anak serta nenek dilindas tank di mana Saakashvili sebagai panglima tertinggi. Media media Barat disuap pemerintahnya menuduh Rusia agresor.

    Sejak menjadi presiden 2004 dengan menyerbu paksa sidang Parlemen dan menjatuhkan Shervanadze, Saakashvili praktis telah menjadi boneka Amerika seperti juga boneka boneka di manapun. Saakashvili menindas para demonstran dengan kasar dan menindas halus masyarakatnya dengan harga harga tinggi. Saya kira ini sama juga yang dilakukan Jakarta.
    Kini, Abkhazia dan Ossetia Selatan masing masing sudah punya sendiri president, bendera, lagu kebangsaan, tentara nasional dan dukungan setidaknya Moskow. Apalagi yang ingin dilakukan Washington. Bagaimana dengan Jakarta. Masih mengekang agar Papua dan Aceh tidak merdeka dan tidak membantu kemerdekaan mereka. Atau Jakarta tetap dengan presiden seperti sekarang ini. Persetujuan Rusia atas kemerdekaan Abkhazia dan Ossetia Selatan merupakan buntut kejengkelan Rusia atas Kosovo yang dimerdekakan Barat. Mengapa Papua dan Aceh tidak. Lagi lagi ini kebijakan berkepala dua Washington yang berkolusi dengan boneka setempat. Pada konteks Papua dan Aceh yang tidak punya dukungan seperti Abkhazia dan Ossetia Selatan tentu saja akan sulit merdeka. Saya tidak tahu kalau rakyat Papua atau Aceh mengusahakan ke arah itu dn ini tentu saja harus dengan beking yang berbeda: Aceh oleh Kremlin atau lainnya, Papua oleh Washington. Siapa tahu. Kecuali kalau Indonesia memilih Negara Federasi tentu saja akan lebih baik buat rakyat Indonesia keseluruhan. ***

  83. Suprapto | 28 August, 2008 11:33

    Pemimpin di Indonesia suka sengsarain Rakyat

    Jangan harep Papua dan Aceh bisa merdeka kalau pemimpin di Indonesia semua tahu tetap bermental sama dengan yang lama, suka sengsarain rakyat sendiri. Rakyat juga yang salah.
    Mudah dipecah belah dengan macam-macam isu, alasan, rekayasa, teori-teori yang sengaja dikucur ke bawahan hingga suara menjadi seragam bahwa A itu A dan rakyat terima tanpa pikir.
    Aku hanya yakin kecuali kalau ada revolusi maka merdeka Papua dan Aceh dan lainnya akan datang sendiri. Teori-teori bahwa ini dan itu demi NKRI hanya bohong belaka agar rakyat terus mudah ditipu.
    Juga selama Golkar dan orang-orang lama masih bercokol jangan berharap ada yang berubah seperti sejatinya perubahan.

  84. Rebecca James | 28 August, 2008 11:34

    Keharuan itu tidak kelihatan di sini. Ada apa dengan Indonesia
    By Rebecca James
    Reaction on Sydney’s

    Hi Sedney. Saya juga tinggal di Indonesia dan berharap ada komentar-komentar seperti anda. Tetapi anda tidak melukiskan suasana perayaan sederhana mengharukan tetapi dalam suasana gembira masyarakat Abkhazia yang disusul masyarakat Ossetia Selatan.
    Mereka terharu dan gembira sebab justru Rusia negara besar pertama yang mengakui kemerdekaan itu. Sedangkan Barat tetap tidak mengakui dan mengecam pengakuan oleh Russia. Ini bukti bahwa Barat yang suka bicara lantang demokrasi dan HAM ternyata pembohong dan melanggar HAM sendiri di atas kepentingan nasional mereka. Jadi bukan hanya berkepala dua seperti yang anda bilang tetapi sudah berkepala seratus. Sedangkan Rusia negara bekas komunis itu justru lebih demokrastis lebih ber-HAM.
    Saya ikut terharu dan berkaca-kaca saat melihat pasangan muda-mudi dengan latar belakang beberapa orang berwajah ceria bilang pada sebuah televisi Rusia “kami telah perjuangkan kemerdekaan ini lebih dari 18 tahun.”
    Benar, kemerdekaan itu sudah mulai diakui sekurangnya oleh negara tetangga mereka sendiri, Rusia, sebuah negara besar.
    Semua orang yang anti penjajahan langsung maupun tidak langsung niscaya berharap “boneka-boneka Barat seperti pemerintah di Indonesia” sadar atas kekeliruannya selama ini yang menghamba pada Barat kemudian berbalik menentang tidak kelihatan terhadap Barat, dan ikut mengakui kemerdekaan Abkhazia dan Ossetia-Selatan. Jadi tidak hanya ikut mengakui Kosovo yang dimerdekakan Barat. Pengakuan ini penting sebab Indonesia berjanji atas nama Tuhan dan itu selalu disebut berkali-kali Konstitusi akan laksanakan kemerdekaan. Melaksanakan merdeka berarti bukan hanya bicara tetapi membuktikan dengan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan dan membangun seperti yang anda lukiskan “fasilitas publik berorientasi rakyat”, yang anda maksud tentu transportasi masal seperti kereta-kereta api nyaman cepat untuk seluruh masyarakat Indonesia dan tentu bukan jalan tol hanya untuk orang berada bukan.
    Namun saya percaya segala keterlenaan pemimpin Indonesia itu karena televisi-televisi di Indonesia, media yang sanat potensial mengubah sistem, tidak punya komitmen mentransformasi Indonesia jadi negara-negara maju yang lain, televisi-televisi di Indonesia samasekali tidak melihatkan kepada rakyat dan pemimpin negara apa yang dilakukan negara-negara merdeka dan bebas di seluruh dunia. Oleh karena itu keharuan kemerdekaan Ossetia-Selatan dan Abkhazia tidak ada di televisi-televisi terutama tv berita di Indonesia. Tentu Indonesia yang mengklaim berkebijakan netral atau bebas-aktif tidak pantas ikut CNN dan teman-temannya. Mereka sangat pro Barat dan tidak netral. Ada apa dengan Indonesia.

  85. Ilham Saputra | 11 September, 2008 17:57

    INDONESIA SEBENTAR LAGI DIHAJAR MALAYSIA DAN SINGAPURA DENGAN PESAWAT-PESAWAT BARUNYA! BACA JUGA ARTIKEL BERITA BERBAHASA INGGRIS DI BAWAH.

    Indonesia di bawah SBY yang lembel menjadi benar-benar rusak. Ambil contoh. Korupsi merajalela karena pemimpin tidak galak secara konkrit dan hanya doyan pidato dengan gerakan-gerakan tangan tak mengenakkan.

    Sementara profesor-profesor baik yang ada di universitas negeri maupun di luar lebih banyak yang tidak berkualitas termasuk “Prof” Gumelar Sumantri, rektor UI dan juga Roy Suryo yang asal asbun kata banyak orang.

    Kepemimpina da kualitas begini memperparah krisis Indonesia. Contoh kasus terdahulu. Berbagai alasan pencairan BLT dan lainnya termasuk pembagian amal zakat oleh Basis di DKi yang dalam hal itu adalah oleh Fawzi Bowo, gubernur DKI, baru-baru ini dengan jumlah milyaran rupiah yang konon diberikan untuk yang membutuhkan adalah akal-akalan khas pemerintah, penguasa dan pejabat Indonesia yang lama belajar dari teknik-teknik pencairan dana di era Suharto. Bayangkan uang negara/rakyat dan uang orang-orang baik yang suka beramal termasuk lewai Basis imi dirampok terus. Bagaimana mereka nanti di akhirat? Hal itu tidak akan terjadi di Kerajaan Malaysia.
    Saya warga Indonesia kerja dan tinggal di Malaysia.
    Saya yakin sebentar lagi Kerajaan Malaysia yang dibantu Singapura dan akhirnya didukung Inggris siap menghajar Indonesia karena Indonesia sangat lemah dan mengikuti Barat dan didikte Barat, sementara tidak punya teman di Blok Timur atau RRC.
    Saya juga mendengar bahwa kawan-kawan prajurit Kerajaan Malaysia siap melaksanakan tugas ini. Ini hanya soal mencari waktu yang tepat.

    Barusaja K. Malaysia menambah pesawat lagi yang dibeli dari Rusia. Meski K. Malaysia cukup dekat dengan Barat terutama Inggris, Malaysia tidak penakut mudah tunduk pada Barat.
    Bukti nyata Malaysia berani beli pesawat-pesawat dari Rusia dan siap menghajar Indonesia!

    Sebentar lagi Indonesia akan dihajar Malaysia. Seali lagi, ini hanya soal waktu yang tepat.

    Baca ini kawan-kawam di Indonesia:

    Russia will deliver 12 Su-MKM fighters to Malaysia before the end of 2008, a spokesman for the Sukhoi aircraft manufacturer said on Wednesday.
    The Southeast Asian country will receive a total of 18 Su-30MKM fighters under a $900-million contract signed in 2003. The first six airplanes were delivered in 2007.
    The Su-30MKM is a multi-role Flanker version based on the Su-30MKI model and features a customized avionics package built to Malaysian specifications.
    The airplanes are being manufactured at Sukhoi’s Irkutsk aircraft manufacturing plant in Siberia.
    Malaysia currently operates a mixed fighter fleet with the Russian MiG-29N Fulcrum and the U.S.-made F/A-18D Hornet and F-5 Tiger in service.
    According to some sources, the Malaysian Royal Air Force is considering a new Su-30MKM contract.

    Sadarlah presiden dan pejabat Indonesia, jangan memerintah hanya untuk korupsi dan tebang pilih!

    Berbagai alasan pencairan BLT dan lainnya termasuk pembagian amal zakat oleh Basis di DKi yang dalam hal itu adalah oleh Fawzi Bowo, gubernur DKI, baru-baru ini dengan jumlah milyaran rupiah yang konon diberikan untuk yang membutuhkan adalah akal-akalan khas pemerintah, penguasa dan pejabat Indonesia yang lama belajar dari teknik-teknik pencairan dana di era Suharto. Bayangkan uang negara/rakyat dan uang orang-orang baik yang suka beramal termasuk lewai Basis imi dirampok terus. Bagaimana mereka nanti di akhirat? Hal itu tidak akan terjadi di Kerajaan Malaysia.
    Saya warga Indonesia kerja dan tinggal di Malaysia.
    Saya yakin sebentar lagi Kerajaan Malaysia yang dibantu Singapura dan akhirnya didukung Inggris siap menghajar Indonesia karena Indonesia sangat lemah dan mengikuti Barat dan didikte Barat, sementara tidak punya teman di Blok Timur atau RRC.
    Saya juga mendengar bahwa kawan-kawan prajurit Kerajaan Malaysia siap melaksanakan tugas ini. Ini hanya soal mencari waktu yang tepat.

    Barusaja K. Malaysia menambah pesawat lagi yang dibeli dari Rusia. Meski K. Malaysia cukup dekat dengan Barat terutama Inggris, Malaysia tidak penakut mudah tunduk pada Barat.
    Bukti nyata Malaysia berani beli pesawat-pesawat dari Rusia dan siap menghajar Indonesia!

    Sebentar lagi Indonesia akan dihajar Malaysia. Seali lagi, ini hanya soal waktu yang tepat.

    Baca ini kawan-kawam di Indonesia:

    Russia will deliver 12 Su-MKM fighters to Malaysia before the end of 2008, a spokesman for the Sukhoi aircraft manufacturer said on Wednesday.
    The Southeast Asian country will receive a total of 18 Su-30MKM fighters under a $900-million contract signed in 2003. The first six airplanes were delivered in 2007.
    The Su-30MKM is a multi-role Flanker version based on the Su-30MKI model and features a customized avionics package built to Malaysian specifications.
    The airplanes are being manufactured at Sukhoi’s Irkutsk aircraft manufacturing plant in Siberia.
    Malaysia currently operates a mixed fighter fleet with the Russian MiG-29N Fulcrum and the U.S.-made F/A-18D Hornet and F-5 Tiger in service.
    According to some sources, the Malaysian Royal Air Force is considering a new Su-30MKM contract.

    Sadarlah presiden SBY dan pejabat-pejabat Indonesia yang lain, jangan memerintah hanya untuk korupsi dan tebang pilih!

  86. Farida Sanjaya | 30 October, 2008 19:21

    Saya senang ketika mendengar Roy Suryo, guru besar itu, berbicara. Dia cerdas tetapiterlalu cepat biaranya sehingga saya kurang mengerti apa yang sedang dia bicarakan. Dia terlalu cerdas. Mungkin orang orang simpatisan atau anggota Partai Demokrat terlalu cerdas sehingga lupa berbuat jujur dab baik serta berani atau tegas untuk rakyatnya seperti yang kini dimiliki SBY. Tidak jelas. Hari ini saya akan membahas sebuah artikel penting buatan bos kami yaitu:

    HAMENGKUBUWONO X, RUU PORNO DAN SBY/JK

    Laporan laporan media lokal menyebutkan Hamengkubuwono X telah menyatakan mencalokan diri sebagai Presiden RI 2009-14. Saya kira itu tepat. Nusantara/Indonesia adalah Yogyakarta, Yogyakarta adalah Nusantara/Indonesia. Kesultanan Yogyakarta adalah pemerintah sah RI. Hamengkubuwono X kini sadar. Dahulu, kesultanan Yogya dipandang Belanda sebagai berbahaya, maka kesultanan potensial itu direduksi kekuasaannya. Nusantara/Indonesia menjadi RI dan pemerintahan/kesultanan/kerajaan itu diperkecil sekecil kecilnya, dan pemerintahan dipindah ke Yakarta. Era kolonialisme Belanda lama selesai. Pencalonan Sri Sultan Hamengkubuwono X tepat. Semua pejabat tinggi Indonesia termasuk SBY/JK dan seluruh rakyat harus merestui, mendukung dan membuat Hamengkubuwono X menjadi Presiden RI periode 2009-14.
    Tentang RUU Pornografi/aksi. Banyak orang di Indonesia memandang RUU itu tidak tepat dan akan membuat perpecahan, itu tidak benar. Tentu mereka itu tidak membaca RUU tersebut. RUU itu sanga baik. Sebab saat ini terjadi degradasi moral/etika luarbiasa hancur di Indonesia akibat tayangan tayangan televisi hiburan nasional yang sangat tidak bertanggung jawab dan tidak mendidik. Mungkin televisi televisi itu dipegang oleh orang orang muda frustrasi dan tidak memandang penting membangun bangsa; khas manusia Indonesia di kalangan manapun. Tv tv Indonesia khususnya tv tv hiburan sangat buruk dibadingkan di Amerika sendiri. Hiburan hiburan tidak ebrkualitas dan tidak jelas itu hanya ada di Indonesia dan di tv tv swasta Taiwan dan Hong Kong. Tetapi masarakat Taiwan dan Hong Kong menikmati hidup makmur, Indonesia tidak mlainkan termiskinkan, mencipta banyak pelacur. Indonesia rusak. RUU itu sebaiknya segera disahkan, untuk memulihkan kehidupan yang baik bagi para remaja Indonesia, tunas tunas bangsa Anda sendiri. TPI bukan singkatan Televisi Pendidikan Indonesia tetapi Televisi Perusak Indonesia.
    Soal SBY/JK. Karena kepemimpinan mereka sangat buruk dan hanya menjual pesona: iklan iklan kampanye publik, janji janj palsu, dan BLT itu juga membuang uang negara dan kebanyakan tidak sampai kepada golongan miskin Indonesia, maka SBY/JK harusnya tidak usah mencalonkan lagi sebagai presiden dan wapres 2009-14. SBY bahkan diam saja terhadap runtuhnya moral remaja Indonesia, kebodohan remaja Indonesia, karena tv tv hiburan seperti TPI. SBY tidak punya inisiatif membenahi tunas tunas bangsa. Sedangkan JK juga tak jelas. SBY misalnya hanya mencipta dirinya dan Menpora Adyaksa Dault mengumbar kayaan iklan iklan publik membuat lagi lagi janji janji semangat palsu bagi pemuda Indonesia. Dault teriak teriak seperti orang gila, mengira para pemuda Indonesia tidak paham iklan iklan publik yang menghabiskan dana besar. Mereka tahu itu bertujuan kampanye saja. SBY/JK sudah harus ditinggalkan, tidak laku apalagi dengan cara cara seperti itu.
    Rakyat Indonesia kini hanya ada beberapa pilihan: pilih Hamengkubuwono X dengan cawapres Rizal Ramli, Indonesia baru pelan pelan bisa bangkit. Kalau tidak bisa ambruk. Indonesia akan membangun konkrit kalau wakil presiden adalah ekonom. Bagaimana sebuah negara bisa membangun ekonomi kalau pemerintah saat ini, tidak memiliki wawasan ekonomi dan tidak menyiapkan perencanaan ekonomi membangun fondasi ekonomi massal baik jangka pendek, jangka menengah maupun panjang? Itu yang dilakukan banyak negara hingga saat ini. Mogae dari Botswana Afrikia Selatan membuat kemajuan kesejahteraan hakiki bagi rakyat Botswana karena dia adalah ekonom yang baik dan populis! Negara negara lain seperti Amerika pun dulu membangun dengan fondasi ekonomi sangat jelas, sebab itu standar semua negara manapun. Hamengkubuwono X perlu didampingi Rizal Ramli. Kalau didampingi JK, tidak akan terpilih.
    Ada juga calon presiden lain: Fajrul yang nasionalis total, tetapi Fajrul masih menjadi perempuan belum tegas. Ada juga Prabowo nasionalis pembela dan pejuang untuk petani, semoga benar seperti itu, ada uga Rizal Malarangeng yang tidak jelas, ada Wiranto yang bernurani rakyat tapi kurang jelas, atau ada juga Tifatul Sembiring yang nasionalis, Islamis dan intelektual.
    Indonesia sesungguhnya sangat mudah. Kalau kepemimpinan nasionalnya tegas/berani, maka rakyat akan baik. Sebaliknya, kalau kepemimpinan itu lemah, seluruh pejabat dan pegawai negeri gila korupsi dan rakyat semakin termiskinkan.
    Saya kira sebaai orang Amerika yang tahu banyak soal Indonesia bisa saya katakan bahwa Indonesia tidak memerlukan presiden cerdas/pintar, Indonesia hanya perlu Presiden yang jujur/baik dan tegas/berani. Hanya itu.
    Tidak perlu SBY yang tidak jelas, tidak perlu JK yang lebih tidak jelas.

  87. Ito Hutagalung | 17 November, 2008 15:03

    BANG ROY SURYO JUGA PERLU RENUNGKAN INI BIAR TIDAK CUMA JADI ARTIS

    MEMBERANTAS PREMAN/PREMANISME?
    PEMERINTAH JUGA PREMAN [?]

    Hampir semua orang setuju langkah Kapolri memberantas preman/premanisme. Bagus salama tepat dan baik. Tetapi ada beberapa hal jauh lebih penting, preman/premanisme berdasi/institusional.

    Bagi kami semula shock sebab preman, “orang merdeka/bebas”, diberantas/ditangkap. Oh ternyata preman bagi istilah kata Indonesia preman yang dimaksud bukanlah “orang merdeka”, “(the) freeman” [bahasa Inggris], atau “(de) vrijman” [bahasa Beanda], yakni setiap manusia karena kodrat dan harkatnya harus menjalani hidup bebas/merdeka sebagai hak setiap manusia di dunia yang harus dijamin Negara manapun!

    Preman dalam arti Indonesia adalah sama dengan pemeras/pencatut/penjahat.
    Sampai hari ini, pemberantasan masih tingkat rendahan, preman kelas bulu, pemuda pemuda pengangguran, korban Pemerintah Indonesia sendiri yang tidak menjalankan Konstitusi/UUD ‘45.

    Banyak pemuda Indonesia akhirnya menjadi preman sebab mereka pengangguran akibat Pemerintah tidak menjalankan UUD ’45. Ya, bukan? Pemerintah melempar tanggung jawab ke pengusaha swasta/Tionghoa. Pemerintah Indonesia tidak membangun pabrik pabrik yang dikelola Negara yang dapat menampung ratusan ribu atau puluhan ribu saja buruh. Preman rednahan jelas korban Pemerintah yang tidak bertanggung jawab. SBY tidak dapat melihat itu, mungkin level berpikirnya rendah atau mungkin hanya mementingkan pribadi. Contoh: dalam konferensi 20 negara di Washington, Presiden itu lebih suka melihat dapur profesional IMF. Presiden mencampuri urusan donor internasional IMF yang tahu betul dapurnya sendiri. Dalam pidato Presiden minta IMF jangan menyertakan agenda ketika memberi hutang. Apa maksud? Rupanya ingin hutang juga? [Atau premanisme juga?] Bukankah setiap pinjaman dari IMF oleh kebanyakan pemerintah negara berkembang dikorupsi habis? Tahi sapi.

    Salah satu pangkal permasalahan Indonesia, Pemerintah tidak membangun pabrik pabrik Negara. Jalan keluar terbaik: Pemerintah harus membangun pabrik pabrik dikelola Negara dengan baik, tanpa korupsi, itu pasti dapat kalau ada niat.

    Masalah dan jalan keluar lain dan prioritas adalah bahwa Pemerintah harus memberantas preman/premanisme “berdasi” dan “institusional”. Banyak preman/premanisme itu dalam pemerintahan Indonesia, dan banyak juga di DPR. Contoh di DPR: korupsi raksasa terselubung dengan mengada adakan proyek renovasi yang tidak perlu pada interior/furniture/toilet di DPR yang masih bagus, yang menelan milyaran rupiah. Itu jelas preman/premanisme berdasi/institusional. Tidak diatasi. Bagian pelaksana anggaran dan pembawa ide proyek renovasi harus diseret ke pengadilan dan harus dipenjarakan. Itu jelas korupsi raksasa terselubung oleh “preman preman berdasi”/”premanisme institusional”. KPK juga harus lebih tajam.

    Contoh “premanisme institusional” lain: Orang asing seperti saya dan tentu saja orang orang Indonesia juga kalau pergi ke luar negeri melalui bandara Sukarno-Hatta - dipaksa membayar Rp1 juta, itu jelas “premanisme institusional”, premanisme oleh Pemerintah apapun alasannya, dan itu harus dihentikan! Tidak ada pungutan seperti ini di bandara nasional dan internasional negara manapun di dunia kecuali di Indonesia. Pemerintah Indonesia pencatut. Memberantas kejahatan ekonomi seperti ini lebih penting. ***

  88. Reza Abidin | 23 December, 2008 16:18

    Kakak Roy Suryo yang tampan. Salam dari kami gadis gadis sebuah kampus di Sabah, malaysia.
    Kami faham walaupun beliau dari sains beliau itu pintar, bicaranya sistemis dan logis, kami muda-mdi Malaysia kerap mendengarkan dari radio berita Indonesia seperti Elshinta. Mungkin kakak Roy profesor muda itu perlu lebih banyak lagi belajar politik Indonesia. Kami disini di Sabah mengkaji juga eprpolitikan Indonesia yang kami kira kerana orang-orang di atas kerajaan Indonesia:

    BANGSA YANG MEMANGSA BANGSA SENDIRI
    KEJAHATAN KLIK KERAJAAN INDO YANG TIDAK DILAWAN

    By Violinie Makhmud
    The Malaysian Students Club (MSC) Sabah, Malaysia
    (untuk hubungi saya bolehlah dimajukan di email saya di violiniemakhmud@yahoo.com)

    Tuan Da’i Bahtiar duta besar Indonesia untuk Malaysia merupakan satu bagian persekongkolan klik kekuasaan di Indonesia. Pejabat-pejabat berpusing posisi di atas selamanya tanpa tokoh-tokoh muda Departemen Luar Negeri yang diberikan kesempatan menjadi duta-duta besar. UU BHP, undang-undang badan hukum pendidikan, pun untuk mencuba-cuba rencana persekongkolan pembodohan terhadap anak anak rakyat supaya klik kekuasaan berkuasa selamanya. Maka tidak ada lagi anak anak rakyat memperolehkan pendidikan universiti yang murah, adalah kehancuran Indonesia. Di Indonesia, tidak ada jeneral-jeneral yang baik seperti di Thailand yang akhirnya memilih menyokong gerakan mahasiswa dari belakang bagi penyelamatan negara dari Somchai/Thaksin, pula boneka-boneka.

    Dinyatakan bahawa universiti-universiti kerajaan di Indonesia diharapkan menyedia prosentase beasiswa bagi anak-anak tidak mampu, ini menyestakan kerana praktik Indonesia selalu lain sepanjang masa. Website website universiti kerajaan nyata-nyata berkata bahawa seorang pelajar boleh diterima asalkan bersedia membayar berkuliah bahkan hingga 50 juta rupiah, kami berpandangan itu mahal bagi rakyat. Rupanya DPR, Presiden dan Wakil Presiden Indonesia beramalkan KKN dan diskriminasif terhadap rakyat sebangsa sendiri, memandang sebuah pendidikan dari saku kandidat mahasiswa, pelanggaran HAM dan Konstitusi. Mengapa tidak ada sanksi-sanksi bagi DPR/Presiden dan Wakil Presiden? Kami tak paham.

    Rupanya belum lima tahun berkuasa, Presiden membiarkan DPR mengambil dan membelenggu hak terpenting anak-anak rakyat yakni pendidikan murah di dalam universiti universiti kerajaan, sementara kerajaan beramalkan perut anak anak rakyat dikeroncong. Itu tidak semata-mata melanggar HAM namun juga melanggar UUD 1945 kerana nyata-nyata menghapus pendidikan universiti kerajaan yang murah yakni hak bagi semua anak anak bangsa Indonesia. DPR telah mengesahkan UU BHP dan Presiden diam sahaja seribu bahasa, nyata-nyata high level KKN, padahal UU BHP berlawanan dengan legislasi tertinggi yakni UUD 1945. Dari mata telanjang Presiden nyata-nyata terlibat justeru melepas tanggung jawab pendidikan tinggi yang murah bagi semua. Kawan-kawan mahasiswa Indonesia jangan berhenti untuk menekan dengan demo-demo besar terpusat dan terfokus untuk membatalkan undang-undang kejahatan daripada kerajaan Indonesia. Pengadilan Konstitusi harus ditekan supaya cepat membatalkan undang-udnang ini kerana itu konspirasi klik kekuasaan bahkan ketika rakyat Indonesia memperoleh kehidupan berkesusahan.

    Semua nelayan, petani, guru, tentera berpangkat rendah, pegawai rendah/menengah, pengusaha kecil/menengah tidak boleh menyekolahkan anak-anak mereka ke universiti universiti kerajaan kerana direkayasa mahal oleh kerajaan. Orangtua kami dahulu bersekolah di universiti Jakarta dengan beasiswa Malaysia Indonesia. Universiti universiti kerajaan di Indonesia dahulu ada banyak sekali anak anak rakyat seperti universiti universiti Malaysia sekarang ini. Universiti-universiti kerajaan di Indonesia mahal kerana kerajaan Indonesia sudah ‘busuk amalan korupsi’ kerana DPR, Presiden dan Wapres bersekongkol jahat tidak mengadakan UU Pembuktian Terbalik.

    Di Malaysia, kerajaan untuk seluruh rakyat. Erti kata lain, kami bersekolah di universiti universiti kerajaan Malaysia murah dan berkwaliti. Selain ini ada sangat banyak di antara kami memperolehkan beasiswa percuma. Selain ini kerajaan Malaysia menanggung beasiswa bagi kawan-kawan yang bersekolah di universiti negara-negara asing. Kerajaan Malaysia tak membiarkan mahasiswanya semata-mata dari beasiswa daripada negara asing.

    Rupanya kerajaan Indonesia tidak paham konstitusi sendiri UUD 1945. Konstitusi Indonesia sama dengan konstitusi Malaysia diadopsikan dari Eropa dan menyedia pendidikan universiti gratis bagi semua anak rakyat tanpa berkecuali. Beberapa pejabat tinggi Indonesia sering banyak cincong bahawa pendidikan universiti di Indonesia ‘terlalu murah’ dibandingkan dengan negara-negara lain dan memperbandingkan keliru dengan di dalam Amerika Sarikat. Amerika Sarikat menyedia pendidikan universiti mahal apabila dipandang dari sudut-pandang upah rakyat Indonesia bukan dari sudut-pandang upah rakyat Amerika Sarikat. Bagi rakyat Amerika pendidikan universiti kerajaan mereka murah. Rupanya terdapat senario jahat Indonesia di dalam UU BHP supaya anak-anak rakyat tidak boleh menikmati pendidikan universiti yang murah dan supaya klik berkuasa terus menggenggam kekuasaan selamanya dan boleh mewariskan kepada keturunan mereka sendiri semata-mata. Kerajaan kejam kepada rakyat kerana tidak beramal untuk anak sebangsa, nyata-nyata pelanggaran HAM berat dan UUD 1945. Cara ini dahulu digunakan oleh Belanda berkuasa di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) selama beratus-ratus tahun. Kolonis tidak lagi di Indonesia namun neo-kolonialism tak nampak terus dijalankan oleh klik kekuasaan intern. Inilah sebuah bangsa yang menelan bangsa sendiri.

    Tetapi ini dirasa tidak akan terjadi sekiranya mahasiswa Indonesia bergerak rapi terpusatkan dan skala nasional. Pengusaha-pengusaha nasional harus rapi membiaya mereka dan menyedia logistik makanan bagi penekanan terhadap DPR/Presiden sehingga Pengadilan Konstitusi cepat membatalkan UU BHP. Bukankah pengusaha nasional Indonesia seperti yang lain dahulu juga menyokong gerakan mahasiswa 1998 yang kini diselewengkan kerajaan sekarang? Sokonglah mahasiswa supaya bergerak solid. Kerana apa jadinya bangsa Indonesia tahun-tahun berhadapan? Saatnya seluruh akademisi berinisiatif turut serta gerakan alians mahasiswa dan menggantikan dan meminggirkan rektor-rektor yang tidak setuju pembatalan UU BHP, kerana UU ini kejahatan sadis yang diamalkan kerajaan Indonesia. Kawan-kawan mahasiswa Indonesia perlu mengadopsi strategi Alliance for Democracy mahasiswa dan rakyat Thailand. Thailand berhasil menjatuhkan PM Somchai melalui MKnya dan pertubuhan parti Somchai/Thaksin tidak boleh turut pemilihan lima tahun. Maka sangat dahsyat.

    Reformasi 1998 di Indonesia sudah tak semata-mata diselewengkal tetapi telah dijungkal dan harus dikembalikan pada relnya. Perlu sekali lagi sentuhan tangan-tangan berwawasan daripada tuan doktor ‘sekarang kerupuk kena air’ Amien Rais, tuan doktor Sri Bintang Papungkas, tuan doktor Mohtar Pahpahan dan tuan dokter Hariman Siregar bagi pembatalan daripada UU BHP dan perkara-perkara nasional terpenting lain yang telah dan akan membelenggu beratus-juta anak rakyat. Reformasi terbaru harus segera dipusing kerana tidak bakal ada lagi Indonesia di masa hadapan apabila tidak. Apabila kawan-kawan Thailand berhasil menjatuhkan PM Somchai hanya dengan dukungan logistik makanan dari pengusaha-pengusaha dan semua akademisi dan rakyat kota, mengapa kawan-kawan Indonesia yang negara dibajak kerajaan dari waktu ke waktu tidak mampu? Jangan menunggu dukungan CIA. CIA tidak mendukung mahasiswa Thailand apalagi mahasiswa Indonesia sekarang ini. PM Somchai adalah boneka Thaksin, Thaksin boneka Inggris, Thaksin bos tim bola Inggris. Daripada malu dan tampak, maka Inggris mengusir Thaksin yang sekarang tinggal di Yordania.

    Kami mahasiswa Malaysia memandang bahawa apabila pendidikan universiti kerajaan di Indonesia tidak boleh bagi beratus-juta anak rakyat namun bagi anak-anak pejabat seemata-mata, nescaya Indonesia menghilang tahun-tahun masa hadapan. Saatnya tokoh-tokoh akademi membuat komunikasi Internet rapi bagi sebuah gerakan penyelamatans sebangsa. Anak-anak rakyat diseluruh Indonesia termasuk mereka daripada Aceh dan Papua jangan terlena dan harus solid berdemonstrasi jangan berpikir lambat, atau akhirnya juga nanti akan bersatu jua bahkan disokong oleh anak-anak tentera berpangkat rendah yang juga dirugikan kerajaan ini dan akhirnya bersolidariti. Namun semua sudah terlambat kerana sekarang sahaja negara/rakyat Indonesia tidak nampak tidak ada lagi. Yang ada semata-mata klik kerajaan yang serakah merampas hak anak anak rakyat sebangsa Indonesia untuk kemewahan mereka sendiri dan dinasti, mereka memperlakukan anak anak rakyat dari Aceh sehingga Papua tidak lebih daripada sebagai kacoa-kacoa, sebuah bangsa yang memangsa bangsa sendiri. (The op-writer Violinie Makhmud, a student activist at The Malaysian Students Club MSC, Sabah, Malaysia).

  89. adit | 23 December, 2008 20:05

    heheheh……gitu aza repot !!! mending cari duit buat hara—hiri—hiru—

  90. Solekhah Hussein | 25 December, 2008 13:17

    yang bilang heheheh itu memang anak syaitan indon kolonis sebangsa sendiri, bener mak cik berkomentar, itulah maka macam indonesia tidak mampu mengejar Malaysia sekalipun, mak cik, bukan? Mungkin adit beza musik pikirannya dia bagian daripada penguasa indon tu? kita ambil sahaja sipadan dan ambalat kan melalui presiden boneka tu, dan kita dagangkan melalui petronas di negra indon, sedangkan kita orang malaysia tidak mau dijajah caltex, indon mau? mula bodoh rupanya.

  91. Sulaeman | 26 December, 2008 14:53

    Caranya gampng, ledakan saja mobil Kalla atau Susilo saat konvoi di jalan, atau saat di pesawat. Boleh juga ketika di Istana. Selesai.

  92. dewi | 4 January, 2009 18:00

    Air PAM Jabodetabek cacingan. Ini masalah layanan buruk PAM. Jangan coba minum air PAM mentah, bisa bisa kamu jadi cacingan. Semula kami kira hanya air PAM di rumah saya di sebuah perumahan di Tangerang. Tapi ternyata di rumah mertua saya di Depok dan dua adik saya di Bekasi dan Bogor juga sama saja, banyak cacingnya kecil kecil dan kadang-kadang ada juga yang besar. Di rumah saya air PAM itu bahkan ada juga cacing besar banyak. Ada yang bilang air PAM cacingan karena PAM ada main mata dengan sebuah pemasok obat pembersih bukan tawas, yang katanya produk baru dan lebih wangi. Itu bohong besar. Mana yang lebih penting wangi atau berdaya bersih optimal?
    Ada yang bilang PAM menerima keluhan ada yang tidak suka bau tawas. Pertanyaan mengapa PAM hanya memperdulikan keluhan orang yang tak tahu kebersihan, dan PAM mengabaikan nilai bersih tanpa cacing dan kuman? Ternyata yang benar adalah harga tawas kini lebih mahal, jadi PAM tak pakai lagi tawas. Ada yang bilang juga, mungkin PAM tak mau korupsinya berkurang. Ini sangat bodoh, sebab tawas adalah pembersih terbaik. Tawas sangat penting untuk mematikan cacing kecil-ekcil maupun besar. Saran saya lebih baik PAM pakai tawas lagi. Di seluruh dunia PAM PAM tetap pakai tawas. Tawas juga digunakan di kolam-kolam renang di seluruh dunia. Tawas mempunyai kekurangan yaitu memang bau, bau tawas, tapi taaws mampu menajdikan air bersih dan jernih dan yang terpenting mampu mematikan efektif cacing-cacing kecil dan besar serta kuman secara optimal. Itu sebabnya tawas tetap dipakai sebagai pembersih terbaik di seluruh dunia. Saran kami sebaiknya PAM kembali pakai tawas. Saatnya PAM memberikan layanan yang baik dan tepat kepada masyarakat, sebab PAM ambil uangnya masyarakat. Atau mau kami lapor ke KPK?

  93. surya | 10 January, 2009 08:09

    Penguasaan dan kesadaran diri mungkin bisa membantu you, percaya deh, you sebetulnya cukup cerdas, namun hanya butuh kesadaran diri, kapan mesti ngomong kapan mesti akui penemuan
    Kesalahan hari ini jadikan pelajaran dan semakin peka.
    Semoga membantu ya. keep getting better

    clekit dari wong cilik

  94. Sydney Jones | 10 February, 2009 03:10

    Quick Count di Indonesia
    By Sydney Jones
    Pengamat Indonesia dan internasional warga Amerika

    Orang tidak tahu bahwa quick count adalah strategi dengan agenda kepentingan memenangi calon presiden tertentu dengan sebagian mendanai lembaga survei yang didirikan beberapa alumnus Amerika yang kembali ke Indonesia.

    Strategi diambil setelah presiden Megawati memperlihat tidak berpihak pada kebijakan pemerintah Amerika setalah terjebak sentimen nasionalisme yang diduga dirancang anak buahnya membeli perlengkapan militer dari Rusia sehingga tidak disenangni Amerika. Washington akhirnya memandang langkah Megawati tidak tepat dan mengambil keputusan tidak mendukung Megawati 2004.

    Quick count tidak mencermini kemenangan real dan berpotensi menyimpang. Qick count dengan memanfaati sebuah jaringan televisi lokal dapat sangat efektif memenangi calon tertentu. Cara seperti quick count juga digunakan dalam referendum pemenangan pro kemerdekaan TimTim yang disponsori Amerika melalui PBB dan memanfaati jaringan media internasional yang berhaluan Barat.

    Beberapa orang bertanya kepada kami apakah strategi seperti itu di Indonesia melanggar hukum, saya katakan pertanyaan harus dituju pada peradilan Indonesia.

  95. Zakiyah | 11 March, 2009 22:45

    PRABOWO/GERINDRA DAN MEGAWATI/PDI-P YES.
    HANYALAH KELEDAI YANG PILIH LAGI SBY/JK.
    By Zakiyah Sani, a member of Malaysian Students Club, MSC, KL Malaysia.

    Kami budak-budak mahasiswa Malaysia berasa bahawa rakan-rakan (mahasiswa-mahasiswi Indonesia beserta analis-analis muda mudah) agak aneh dan mudah percaya sangat dengan demokrasi palsu di Indonesia dan gampang terpengerahuh sangat oleh fitnah-fitnah berkepentingan pihak-pihak tertentu sehingga diam di bawah pemimpin-pemimpin oportunis yang memanfaatkan kekalahan orang-orang yang baik macam yang kini terjadi Negeri rakan-rakan. Mereka telah nyata-nyata sangat terbukti menyengsarakan seluruh rakyat Indonesia dengan meninggalkan pemikiran Sukarno.

    Ingat, Golkar tetap curang selamanya. Golkar pastilah berasa lebih nyaman di nomor dua tetapi berpura-pura ingin nomor satu. Ini khas kelicikan Golkar. Rakan-rakan mulai sekarang haruslah membujuk seluruh rakyat jangan pilih lagi Golkar ataupun PD. Juga jangan pilih PKS pabila berkoalisi dengan Golkar. Juga jangan pilih PDI-P pabila berkoalisi dengan Golkar. Mengerti?

    Sukarno besar ataupun Sukarno Kecil macam Prabowo ataupun Sukarno-Sukarno yang lain pastilah nak bangkit. Sukarno-sukarno junior rakan-rakan mahasiswa-mahasiswi sendiri haruslah bangkit dalam gerakan demo masif. Marahlah besar kerana Negeri rakan-rakan dibawa pemimpin Negara yang meninggalkan kehendak Sukarno dan Suharto: demokrasi terpimpin, ekonomi sosialis berkemakmuran merata berkeadilan untuk seluruh rakyat Indonesia, nasionalis dan berugama. Dalam kubur mereka Sukarno dan Suharto meronta-ronta ingin keluar membangkitkan rakan-rakan semuanya. Sukarno dan Suharto tidak rela Indonesia macam sekarang ini di bawah SBY/JK.

    Rakan-rakan budak-budak mahasiswa-mahasiswi Indonesia, berjuanglah. Bersatulah-bersatulah. Bergeraklah rapi. Pabila pemimpin buruk, pastilah ekonomi kerajaan jadi buruk pula, macam sekarang ini. Ekonomi dikatakan baik-baik sahaja, tetapi sesungguhnya sudah lama hancur dan tidak pulih. Pemerataan kemakmuran tidak berlaku. Jutaan rakyat disengsarai. Rakan-rakan mestilah membuat gerakan rapi. Jangan sekadar demo kecil yang mudah diredam. Demo kecil tidak berhasil. Demo-demo haruslah masif dan berskala nasional. Buatlah jaringan bersama mahasiswa seluruh Indonesia dan luar. Buatlah lobi dengan brimob/tentara nasional (yang merupakan saudara-saudara rakan-rakan sendiri) untuk membela rakyat, meninggalkan SBY/JK dan berpaling ke Prabowo ataupun Megawati. Ajaklah mereka pakai otak bukan otot. Pengaruhi dan bujuk baik-baik mereka berfikir benar. Tunjukkanlah mereka bahawa di bawah SBY/JK rakyat semakin sengsara. Di bawah SBY/JK koruptor-koruptor dipenjara tetapi macam di rumah sendiri, sementara uang tidak dikembalikan ke kas Negara secara masif. Inilah sandiwara SBY/JK mengelabuhi rakyat. Rakan-rakan jangan jadi keledai. Hanyalah keledai yang memilih lagi SBY/JK. Bujuklah tentera/brimob membela tujuan-tujuan mulia rakan-rakan. Ajaklah brimob/tentera tidak perlu mengikuti bos-bos mereka yang tak berpihak pada rakyat. Sedarkanlah mereka bahawa saatnya membela rakyat bukan membela SBY/JK boneka antek kapitalis Amerika. Ingatkan tentera/brimob pun digaji dari uang Negara/Rakyat bukan uang pemerintah. Mereka haruslah membela dan mengabdi pada Rakyat. Ajaklah seluruh komponen rakyat, organisasi-organisai apa sahaja, bersama-sama rakan-rakan. Rakan-rakan haruslah demo masif menentang jangan pilih SBY/JK, dan berdemo lebih masif sangat pabila SBY/JK masih dipilih lagi 2009 sebab semuanya tu hanyalah bermakna pemilu telah berlaku curang, melalui tangan-tangan rapi. Rakan-rakan mestilah tahu tu semuanya.

    HARUSLAH CERDAS.
    Pabila masa-masa sebelumnya telah memutuskan golput, justeru masa sekarang saatnya berubah, jangan golput. Sebab golput berarti menjadikan Golkar/PD menang suara banyak lagi. Janganlah pilih PKS sebab Hidayat Nur Wahid pada akhirnya tidak tahan rayuan koalisi dengan Golkar. Maka cara tercerdas, terbaik di antara terburuk, yalah lari memilih Gerindra ataupun PDI-P dengan catatan PDI-P kemungkinan tidak berkoalisi dengan Golkar. Buatlah kejutan itu. Mestinya Golkar sudah dibubarkan sejak penjatuhan Suharto 1998. Dengan memilih hanyalah Gerindra dan Prabowo ataupun hanyalah PDI-P dan Megawati maka bermakna nyata bahawa rakan-rakan telah mengalahkan Golkar/PD dan selanjutnya tidak memilih lagi juga SBY/JK. Dan inilah jalan paling cerdas satu-satunya mengalahkan SBY/JK yang kebijakannya terbukti tidak berpihak pada rakyat. Dukunglah hanyalah Megawati ataupun Prabowo. Prabowo/Megawati mampu memilih jalan terbaik dan paling mulia bagi rakyat yang mencintai pemikiran Sukarno yang nasionalis berugama bebas dan pluralis, mengerti dan mengamalkan benar Pancasila, melurusan ekonomi saat ini yang melenceng dari UUD menuju Indonesia yang SEJAHTERA/MAKMUR MERATA BERKEADILAN bagi seluruh rakyat Indonesia bukan elite dan kelompok tertentu.

    ERA SBY/JK SELESAI.
    Strategi yang digunakan SBY/JK meniru strategi Suharto dalam menyisihkan pesaing-pesaing berat macam Sutiyoso, Prabowo dan yang lain. Contoh: Abdurrahman Wahid telah dibuang dan partinya PKB digembosi melalui pembelian atas Muhaimin supaya PKB ditinggalkan banyak pendukungnya dan memang ditinggalkan. Itulah permainan SBY/JK yang meniru Suharto. Juga SBY/JK mengekang kebebasan tentera/brimob aktip. Pada sebuah kesempatan, SBY berkata perolehi laporan bahawa beberapa perwira aktip ingin Presiden 2009 asal bukan berinisial S, bermakna dia ingin mendikte, bermakna menyisihkan awal para pesaing berinisial S. Bekas gubernur Sutiyoso yang bersemangat jadi capres marah tertahani dalam hati. Konglomerat media Surya Paloh juga berinisial S. Pabila sahaja Golkar calonkan Surya Paloh dia bisa jadi Presiden 2009. Sedar membuat kekeliruan bodoh, SBY menarik pernyataannya. Tetapi dalam wawancara televisyen, dia kembali menegaskan memang dia menerima sinyalemen tersebut. Dengan melempar isu, SBY berharap mencegah elite tentera/polisi berpihak capres lain selain dia. Hak bebs berpihak dijamin HAM universal yang tidak boleh dilanggar oleh peraturan Negara manapun. Tentera/brimob aktip dimanapun bebas berpihak dan naif pabila mengikuti UU atas nama kenetralan suatu negara yang sengaja dimaksudkan mendukung incumbent. SBY menggunakan siasat Suharto. Ini tidak efektif sebab bagaimanapun kebijakan ekonominya menyengsarai rakyat.

    Seorang presiden tidak baik pabila hanyalah banyak berkata-kata atau membelok-belok ke perhatian yang lain misalnya mendirikan universiti pertahanan yang tidak ada hubungan dengan kepentingan pemakmuran rakyat dan bilamana dia mulai membangun fizikal infrastruktur kerakyatan penting yang sangat mendesak macam monorel dan yang lain? Tengoklah macam kami Malaysia, dari Terengganu, Sabah dan lainnya, pembangunan fizikal dahsyat sangat. Monorel banyak. Macam kami lihat dalam kerajaan SBY/JK, rakyat Indonesia semakin dimiskinkan. Di desa-desa di seluruh Indonesia, penduduk kelaparan, padahal mereka anak-anak bangsa sendiri. Kesenjangan yangs semakin melebar, pabila pemimpinnya tak pernah terketuk hatinya, maka tu pun nak memicu kerusuhan masal dan bahkan revolusi. Rakyat mestilah jangan dilecehkan dengan kesejahteraan palsu macam BLT. Tetapi kerajaan SBY/JK tetap sahaja membuang-buang uang triliunan rupiah atas nama BLT dan paket stimulus. Uang tu lebih baik pabila membangun pabrik-pabrik Negara yang anti korupsi yang menyerap berjuta-juta buruh untuk memproduksi barang-barang masal ekspor macam China, Taiwan ataupun negara-negara lain.

    SBY/JK tak mampu membawa Indon maju sebab tidak merancang Indonesia punya pelbagai pendapatan ekspor nonmigas dan industri masif milik Negara di samping swasta yang sudah ada. Indon boleh bangga punya pendapatan ekspor nonmigas itu dahulu. Itu dah tamat. Pendapatan tu kini tinggal sedikt pun itu punya perusahaan-perusahaan swasta/pribadi-pribadi bukan punya Negara. Di sudut yang lain pendapatan perusahaan milik negara macam pengangkutan selalu dikatakan merugi, padahal bocor dikorupsi dan dijadikan pusat pemerasan parti-parti dan oknum-oknum, dimana SBY/JK tidak hentikannya kecuali berkata-kata.

    PRABOWO/MEGAWATI.
    Saatnya rakan-rakan mahasiswa-mahasiswi Indonesia mendapati pemimpin alternatif. Pilihlah pemimpin yang tegas, berani dan jujur. Jujur tidaklah cukup. Baik tidaklah cukup. Jadi perlu presiden yang berani, jujur, baik, dan berwawasan negara yang benar. Prabowo/Megawati terbaik. Memang sulit meyakinkan rakan-rakan yang sudah tertanam terpengaruh menerima tanpa berdasar fitnah-fitnah atas Prabowo atapun Megawati. Ingat, Megawati lemah waktu itu pun kerana berserah “dipeluk” Golkar kerana suaminya. Kita lalu hairan dan bertanya sesungguhnya siapa waktu tu yang menjadi presiden: Mega atau suaminya? Jadi saatnya rakan-rakan mahasiswa-mahasiswi Indonesia mulai sekarang memikirkan membuat kejutan bersama memilih yang terbaik yalah Prabowo/ Gerindra. Apa pentingnya? Prabowo pejuang sabar dan tanpa menyerah. Karirnya hancur dan dihancurkan dengan fitnah. Tetapi dia masih mahu berjuang demi cita-cita Sukarno. Permadi telah berkata: Prabowo yalah Sukarno Kecil. Bermakna dia yang nak meneruskan cita-cita murni Sukarno. Dia bertekat nak mengukir sejarah mengembalikan Indonesia bermartabat, menuju KEMAKMURAN MERATA BERKEADILAN bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan cara-cara benar. Ibu Megawati/PDIP ataupun Tun Hidayat Nur Wahid/PKS menjadi tak lagi bermakna. Dua-duanya cenderung tak tahan menerima pelukan Golkar/JK. Sesungguhnya PKS akan hebat pabila berdiri sendiri; sebab rakan-rakan mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang seperti kami majoriti Islam pastilah pilih PKS. Tetapi PKS mudah terayu Golkar. Selain tabah dan sabar setelah karir jenderalnya dihancurkan, Prabowo tetap berjuang di jalan yang benar dan tak pernah curang, ciri khas tentera infantri. Ingat, Tun SBY bukan dari infantri. Infantri garis depan bermakna tegas dan berani, berwawasan luas, jujur hitam-putih, tidak curang, tak suka berpura-pura macam pemimpin palsu yang hanyalah dimanfaati oleh orang-orang nakal di sekelilingnya. Prabowo menyedari kebijakan baik Sukarno juga. Prabowo nasionalis progresif keugamaan dan pluralis. Infantri cinta rakyat. Prabowo nak memanfaatkan menteri-menteri dan mereka akan taat. Sebab pabila tak, maka dia nak copot. Prabowo tegas. Prabowo nak mengembalikan rupiah menjadi macho lagi ataupun ditetap Rp2500 per 1 dolar. Ingat, Tun SBY bukan dari infantri, maka kini 1 dolar Rp12.000. Indonesia di bawah SBY/JK nilai rupiah terendah di dunia, hancurlah Indon.
    Infantri macam Prabowo pastilah ambil keputusan tepat demi rakyat, bangsa dan negara. Macam kami mahasiswa-mahasiswi Malaysia terharu sangat dengan kemahuan tetap berjuangnya Prabowo. Prabowo sempat berkata pabila jadi presiden maka dia nak menegakkan pluralisme dan ekonomi kerakyatan yalah kebijakan kami. Indonesia tercipta pluralistik di atas majoriti Muslim. Ibu saya Kriten, keluarga besar saya banyak yang Tionghoa dan juga Bule”.

    PERMADI PENTING.
    Pabila berhasil menjadi presiden Prabowo/Megawati pastilah mengikuti saran-saran Permadi, penyambung lidah Sukarno. Permadi banyak dilecehkan politikus dan pengamat buruk. Bersama dengan Permadi pastilah Prabowo berhasil membawa Indonesia ke cita-cita Sukarno iaitu Indonesia yang makmur merata berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia bukan kemakmuran kelompok dan elite. Pilih demokrasi terpimpin, demokrasi kemasyarakatan sosialis, demokrasi ugama berkesejahteraan. Pabila perlu menasionalisasi perusahaan-perusahaan Amerika di Indonesia. Ini kunci. Amerika Syarikat sudah tamat, ekonominya kocar-kacir, tanpa negara-negara Arab yang baik dan China, yang membeli triliunan dolar obligasi pemerintah Amerika Syarikat. Untuk apa Amerika masih sahaja diturut?

    Ingat, Amerika Syarikat baru dapat jalankan demokrasi selepas beramal pembangunan fizikal masif negaranya, yang membawa kemakmuran merata bagi rakyatnya. Tanpa itu, demokrasi bohong, contoh negeri rakan-rakan sendiri saat ini Indonesia, SDM di DPR pun sangat lemah, kerana anggota Parlimen tu hanyalah kerana uang. Macam mana artis-artis boleh tanpa kemampuan ilmu boleh menjadi DPR?

    Indon pun tanpa konsep dan pelaksanaan pembangunan yang tepat pun tak mungkin makmur kerana berpuluh juta rakyat Indon tidak mampu menjalankan roda ekonomi mereka masing-masing dengan baik, kerajaan yang tidak jelas macam tu, pemerintah yang takut dan disetir Amerika Syarikat. Kata televisyen Indon, waspadalah, waspadalah. Waspadalah bahawa Amerika Syarikat sudah lama kuasai ilmu kolonialisme Belanda yang dulu menjajah Hindia Belanda (Indon) selama lebih 300 tahun. Mereka ada puluhan sarjana hebat yang meneliti kiat keberhasilan VOC dalam menjajah Indonesia dan menidurkan Aceh.

    STRATEGI PINTAR.
    Tun Permadi penyambung lidah Sukarno berkata Tun Prabowo yalah Suakrno Kecil. Tentu perkara tu boleh berlaku selama Permasi di sisinya kerana Permadi mengenggam konsep Sukarno yang siap diamali. Baik juga pabila rakan-rakan dapat menyedari dan memilih Prabowo; inipun cara menjatuhkan SBY/JK melalui pemilu, tak perlu kudeta bukan? Begtu orang-orang cerdas! Permadi, macam kami tahu, yalah intelektual sejati, sarjana hebat, sederhana, menunjukkan dan pandai pula meramal kebenaran-kebenaran, cerdas, walaupun banyak orang gila yang melecehkan dia. Bersama Tun Permadi, Tun Prabowo nak tetap menggunakan demokrasi dan ekonomi terpimpin, menjalankan kerajaan dengan GBHN, dan perlu tahap-tahap pembangunan Repelita macam masa-masa Suharto. Inilah Revolusi ekonomi, politik, sosial, budaya, yang nak merombak pula banyak peraturan yang tidak sesuai UUD 1945. Tun Prabowo haruslah berubah menjadi lebih baik lagi dan menghentikan penguasaan tanah dan perkebunan oleh konglomerat kecuali oleh Negara atau rakyat dan menghentikan segala macam bentuk penindasan terhadap rakyat dan perampasan tanah-tanah rakyat terselubung.

    Tun Prabowo haruslah mengutamakan juga para nelayan dan petani bukan sekadar kata-kata dan mengklaim-mengklaim macam presiden sekarang. Tengoklah, Prabowo tidak dan tidak bakal mengorupsi uang pinjaman asing macam BLT/PNPM/paket sitmulus/proyek-proyek “atas nama hanyalah dalih sahaja”. Prabowo pastilah nak beramal membangun kota-kota Indonesia dengan pabila perlu menarik telinga gubernur manapun. Jangan hanyalah kerana otsus dan otda, seorang presiden tidak berani perintah gubernur. Kacau tu. Tak ada kebijakan lain kecuali bahawa Jakarta dan kota-kota sekitarnya haruslah menyatu dan cepat membangun monorel bukan membangun highways/jalan. Semua mahasiswa Indon sudah tahu sebab dengan higways uyang trilunan tu dapat dikorupsi pejabat-pejabat bersama-sama. Penduduk perlu monorel. Mobil di Indonesia yang sudah terlalu banyak tu pastilah merusak paru-paru mereka. Jakarta dan kota-kota sekitarnya kotor sangat penuh CO dan CO2. Prabowo pastilah nak membangun ekonomi kerakyatan. Itu hanyalah berlaku pabila Tun Prabowo ingat janji-janjinya dan pandai mengawasi dan memberi hukuman ketat anak buahnya. Prabowo haruslah membangun pabrik-pabrik Negara sehingga tak ada lagi pedagang asongan naik-turun bus di Jakarta dan kota-kota sekitarnya macam pada kerajaan SBY/JK.

    TANTANGAN PRABOWO.
    Tun Prabowo baru nak berhasil pabila didukung seluruh mahasiswa seluruh rakyat dan dibantu seluruh tentera dan polisi Indonesia. Prabowo perlu berkonsolidasi mencari dukungan semua petinggi dan tentera maupun polisi Indonesia yang aktip dan pensiunan perwira dan rendahan mulai dari pusat sehingga tingkat kabupaten. Prabowo haruslah berpihak pada mahasiswa Indonesia dan rakyat. Pabila berhasil jadi presiden, maka Prabowo haruslah memilih menteri-menteri profesional yang berilmu dan berpengetahuan luas dan berani, sehingga nak pulihi ekonomi Indonesia dan tumbuh 15 persen waaupun di tenga-tengah krisis global. Tengoklah ke China, bukan tengoklah Tionghoa-Tionghoa licik Indon. Hanyalah dengan pemimpin berani, baik, jujur, hitam-putih, tidak berpura-pura, dan cinta rakyat, maka Indonesia nak merahi kemakmuran merata berkeadilan untuk seluruh rakyat Indonesia. Bukan sekadar mengaku-ngaku macam SBY/JK. Macam kami Malaysia dahulu bangkit bahkan dari keterbelakangan sangat menjadi sebuah negara makmur sangat yang disegani. Kami disegani oleh pemimpin-pemimpin dunia dan mereka tidak mengindari wajah pemimpin kami, macam mereka menghindar wajah SBY/JK, kerana pemimpin-pemimpin kami dari masa ke masa sungguh-sungguh membuktikan kemakmuran dalam Malaysia.

    SIAPA DALANG KERUSUHAN?
    Walaupun karirnya dihancurkan dan difitnah menggerakkan kerusuhan 1997/98, Prabowo berani maju. Kerusuhan dan penembakan tu bisa sahaja digerakkan orang tokoh-tokoh lain yang tidak suka ataupun punya kepentingan apalagi nak semakin teruk pabila sudah dimanfaatkan Amerika Syarikat. Tujuan pemerintah Amerika khas sangat: Menempatkan presiden yang boneka atau mudah diatur sehingga sumber-sumber alam Indonesia dapat dibagi bersama hanyalah antara penguasa dan investor asing sementara pemerintah tidak perlu menguasai tambang-tambang tu dan rakyat Indon tidak kebagian apa-apa. Memilih presiden macam Tun Prabowo menjadi penting. Pabila dia tidak membuktikan nasionalis dan memakmurkan rakyat, nanti dapat rakan-rakan jatuhkan pula bukan? Untuk saat ini Tun Prabowo yalah pilihan satu-satunya terbaik disamping Megawati/PDI-P, termasuk untuk menggagalkan Tun SBY/JK yang terbukti tidak membuktikan berpihak pada rakyat Indon dan tokoh/parti lain yang tidak jelas. Contoh pabila PKS berkoalisi dengan Golkar, pabila Hidayat Nur Wahid berpasangan dengan Jusuf Kalla/SBY, maka PKS menjadi tidak jelaslah. Berhentilah memilih yang tidak jelas. Dari kami budak-budak mahasiswa-mahasiswi Malaysia: Selamat berjuang Tun Prabowo, selamat berjuang Tun Permadi, selamat berjuang Bang Rustrilanang, selamat berjuang siapapun dalam parti Gerindra. Iklan televisyen Indon: Gerindra, gerindra, gerindra. Macam kami berasa itu menyentuh dan bagus. Kami tunggu bilamana Indonesia bangkit kejar Malaysia. (Sebarang opini melawan atatupun berpihak bolehlah dimajukan ke email kami: zakiyahsani@gmail.com).

  96. Marsilam | 13 March, 2009 22:35

    Betul, Indonesia semua bisa diatur kok. pemenangan SbY JK 2004 dan mungkin 2009 juga diatur dari aparat TNI/POLRI melalui jaringan Kodam, Koramil sampai Kodim, termasuk kepolisiannya. Kata Adam Malik dulu, semua bisa diatur. Mana bisa Gerundra atau capresnya Prabowo bisa menang, bodoh amat kalian.

  97. melao kamisama | 15 March, 2009 21:28

    gw punya buku yang ada teks lagu2 nasional terbitan tahun 90an..

    udah ada tuh indonesia raya 3 stanza.. gw waktu SD juga di ajari kok nyanyi indonesia raya 3 stanza..

    ckckckckc.. Roy roy.. yang bener ah..

  98. mbah maridjan | 27 June, 2009 05:45

    waduuuuh.Le roy suryo,ojo ngawur to.ntar mulut kamu mbah kasih lahar dari merapi gmn?wis mati aja sana..

  99. roy suryo | 27 June, 2009 05:46

    mbah aku masih takut tidur sendirian di kuburan….

  100. P.K.I | 27 June, 2009 05:48

    udah mbah biar aku masukin lubang buaya aja….

  101. Fisikawan | 28 June, 2009 20:36

    for: Sarinah Usep
    itu bukan roy suryo tapi Yohannes Suryo.

  102. TENK | 25 September, 2009 08:59

    rugi gw!!!slama ini gw nganggap lu jenius…tapinyatannya “OON”.Wkakakakkwkakaka SURYO SURYO…

  103. mas karyo | 11 October, 2009 00:59

    wah mas roy emang hebat….
    sapa dulu donk.. sodara gw…
    biarin mereka mw blg apa.. hidup roy suryo.. pilih roy suryo jadi president RI.

  104. art and entertainment | 7 December, 2009 21:43

    Oh gitu, ternyata masih banyak ya sejarah bangsa ini yang masih menjadi misteri.

  105. Berita Aceh Terkini | 7 December, 2009 21:46

    Wah salut ma Kang Suryo. Gitu dong, klo ada aset negara apalagi yang bernilai sejarah, serahkan aja ke negara, kan u kepentingan kita semua.

  106. Tips Menulis Online | 2 February, 2010 20:48

    Trus, kelanjutannya gimana neh :D

  107. healthy body | 8 July, 2011 03:37

    By far the most relevant and the latest information I located on this issue. Really happy that I came across your web site by coincidence. I’ll be browsing your blog so that I can get the up to the minute updates. Appreciate all the information here.

  108. rozwod Poznan | 26 October, 2011 15:32

    Najlepszy Adwokat w Poznaniu. Potrzebujesz pomocy ? To dobrze Trafisz do swojego Adwokata!!!

  109. nieruchomosci wroclaw | 26 October, 2011 15:34

    Najwiekszy Deweloper mieszkan w centrum Wroclawia serdecznie zaprasza do ogledzin mieszkan oraz wyboru odpowiedniego apartamentu dla panswa. Zapraszamy serdecznie !!!!

  110. klimatyzacja samochodowa wroclaw | 26 October, 2011 15:47

    Jezeli szukasz ddobrego mechanika, badz tez chcesz zalozyc sobie klimatyzacje w samochodzie to dobrze trafiles !!! Nasza firma to najlepsze auto usugi we Wroclawiu. Serdecznie Zapraszamy do skorzystania z naszej oferty !!!

  111. invest liberty reserve | 2 March, 2012 14:45

    I got what you mean, thanks for swing up. Woh I am glad to exploit this website through google. Thanks For Share Roy Suryo dan Indonesia Raya 3 Stanza : Blog Tempo Interaktif.

  112. Seputaran Bogor Banget | 22 January, 2014 12:41

    I’ve understand many good stuff listed here. Absolutely benefit social bookmarking regarding revisiting. I’m wondering the best way so much try you set to generate these types of fantastic beneficial internet site.

  113. ibu ati | 30 March, 2014 22:02

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

Silakan berkomentar, kawan!