Enak di Blog dan Perlu

Saat sebagian besar masyarakat Indonesia berleha-leha dan baru kebakaran jenggot oleh klaim-klaim Malaysia, kota-kota di perbatasan dengan negara itu mesti bergelut dengan upaya pengambilan budaya secara terang-terangan

***

Heran betul Suryatati A. Manan mendengar perkataan tamunya. Walikota Tanjung Pinang, Bintan, Kepulauan Riau ini bersama masyarakatnya baru saja meresmikan slogan baru kota mereka: Kota Gurindam Negeri Pantun.

Kala itu di 2007 seorang tamu asal Malaysia protes penetapan slogan tersebut karena menurutnya pantun berasal dari Malaysia. “Berdirinya kota Malaka itu ada pantunnya,” kata Suryatati menirukan ucapan tamunya itu.

Itu bukan kejadian pertama dan terakhir kota ini berurusan dengan utusan-utusan negara tetangga itu. Seorang pejabat dinas pariwisata kota ini bercerita ia berkali-kali menerima permintaan dari negeri jiran itu agar mereka dikirimi guru yang bisa mengajar tarian khas melayu.

Sering pula datang orang yang berniat mendokumentasikan berbagai artefak kebudayaan melayu yang ada di Tanjung Pinang. Permintaan yang selalu ditolak. “Kalau mereka ingin menikmati budaya melayu ya datang saja ke sini, bukan dibawa ke sana,” ujarnya.

Menghadapi “serbuan” itu, masyarakat Tanjung Pinang tak reaktif dengan membuat aksi sweeping warga Malaysia. Karena banyak dari orang yang Malaysia yang berkunjung sebagai wisatawan dan itu justru mendatangkan devisa.

Sebaliknya mereka justru terinspirasi merawat kebudayaan lokal dengan mendokumentasikan pantun dengan target membukukan sejuta pantun klasik dan modern. Sejauh ini sudah ada 10 ribu pantun yang berhasil dikumpulkan. Kota ini juga menargetkan membangun istana pantun yang rencananya akan selesai pada 2012.

Dokumentasi produk budaya asli Indonesia juga dilakukan pengamat kuliner, Bondan Winarno. Kaget karena Malaysia memasukkan kuetiau (Malaysia menyebutnya char kuey teow atau kuetiau goreng) sebagai warisan nasionalnya padahal masakan itu sejatinya tradisi kuliner Tionghoa bukan melayu. Toh Malaysia beralasan kuetiau mereka itu khas Penang karena dimasak memakai kerang dan pakai kecap.

Ketimbang meributkan daftar Malaysia National Heritage yang kabarnya juga memasukkan rendang di dalamnya, Bondan justru terinspirasi memulai proyek pendataan kuliner khas Indonesia. Ia bertekad menerbitkan dokumentasi masakan yang layak menjadi pusaka kuliner.

Langkah Bondan ini barangkali bisa diikuti setiap orang di bidangnya masing-masing misalnya pendataan motif-motif batik atau juga flora dan fauna.

Nah akan sangat baik jika hasil dokumentasikan itu dibukukan karena buku memang diakui sebagai sumber informasi dan rujukan resmi ketimbang lembaran dokumen pribadi ataupun data yang dimuat dalam situs internet. Kalaupun ada yang nekat mengklaim warisan budaya Indonesia, bisa dibantah dengan menyodorkan buku dokumentasi yang disusun dengan riset yang sahih tadi. Klaim-klaim yang dibuat negara tetangga justru mesti ditanggapi dengan mengarahkan energi pada langkah-langkah yang positif.

Komentar [244]

Feed  •   Trackback  •   Kirim Komentar

244 Komentar untuk “Perang Budaya di Perbatasan”

  1. Hasprabu | 19 September, 2009 05:56

    Seperti kita baca, argumentasi Malaysia mengklaim warisan budaya Indonesia, karena memang sejak zaman Parameswara sudah banyak warga Nusantara yang datang ke Malaysia. Warga pendatang itu, yang sudah beranak-pinak turun temurun, dan kini menjadi warga Malaysia terus melestarikan budaya leluhurnya. Misalnya, yang berasal dari Ponorogo, melestarikan Reog. Yang dari Minang melestarikan Rendang. Yang berasal dari Solo membuat batik, dan lain-lain. Sehingga mereka merasa, budaya leluhur tetangganya yang kini masuk dalam status warga Malaysia itu adalah bagian dari budaya mereka.

    Hal seperti itu sebenarnya sah-sah saja. Tetapi yang menjadi masalah, mengapa harus diklaim milik asli Malaysia? Saya kira Malaysia bisa belajar dari Suriname. Warga Jawa yang datang ke Suriname (sejak 1890) tetap melestarikan Kuda Lumping, Nasi Pecel, Wayang Kulit, Uyon-uyon, dan produk budaya lainnya yang berasal dari Jawa. Tetapi mereka tidak pernah berniat mengatakan, bahwa produk budaya itu diklaim sebagai produk budaya Suriname. Mereka tetap mengatakan, bahwa kesenian, makanan, dan karya budaya itu adalah warisan budaya Jawa yang ada di Suriname.

    Di Indonesia juga begitu. Warga China telah datang sejak ratusan tahun yang lalu. Anak keturunannya melestarikan warisan budaya, diantaranya Barongsai. Tetapi Indonesia tidak pernah terpikir mengklaim barongsai adalah produk budaya Indonesia. Kita bangsa Indonesia tetap menghormati, bahwa Barongsai adalah produk budaya China. Dengan demikian, sesama warga negara tetangga tidak timbul masalah.

    Tidak hendak berprasangka, mungkin sikap klaim ini bisa jadi karena melihat kondisi internal Indonesia saat ini yang sedang “lemah”. Dimasa Soekarno dan Orde Baru, tidak pernah ada upaya Malaysia untuk melakukan klaim seperti. Mengapa? Kalau kita ingat kisah perang Teluk (Iran vs Irak) yang memperebutkan selat Shat’el Arab, kita bisa tahu. Pada saat Iran lemah (suasana Revolusi 1979), Irak mengklaim sepihak selat itu. Ternyata Iran melakukan perlawanan hingga 8 tahun. Jadi, belajar dari pengalaman itu; pada saat tubuh lemah, biasanya penyakit akan datang menyerang. Oleh karena itu kita berharap, sebagai tetangga yang baik Malaysia hendaknya dapat menjaga perasaan tetangganya, walaupun sang tetangga sedang “lemah”. Itulah hakikat persaudaraan, saling menjaga dimasa susah maupun senang..

    Hasprabu

  2. msarbini | 21 September, 2009 19:02

    Saudara Hasprabu,
    Tulisan anda d paragrap pertama hampir memberikan keyakinan kepada saya yang saudara sudah memahami fenomena orang-orang Melayu Malaysia.
    Di sebabkan saudara seorang nasionalis tahap wahid yang amat penting mencipta kencian kepada bangsa lain walaupun bangsa yang dibenci itu sebenarnya adalah asalnya darah daging anda sendiri.
    Tuduhan-tuduhan pihak media Indonesia termasuk tulisan anda telah mencipta satu dilemma kepada orang-orang Melayu Malaysia yang leluhurnya berasal dari Kepulauan Indonesia.
    Banyak sudah kasus pertindihan budaya tetapi apabila penjelasan dikeluarkan oleh pemerintahan Malaysia tetapi penapian tidak di terima, contohnya kasus tarian pendet dari Bali.
    Saya yakin jawaban yang di berikan sama yang diberikan oleh pemerintah Suriname. ” Saudara-saudara ini adalah iklan budaya Malaysia. Tarian barongan dan Kuda Kepang ini di tarikan orang-orang Melayu di negeri Johor dan Selangor yang berketurunan Jawa.
    Mungkin yang silapnya tidak disebut orang Jawa asalnya dari
    Indonesia khususnya dari Pulau Jawa.
    Persoalan pertindihan budaya mungkin akan memecahkan perpaduan Melayu di Malaysia. Selama orang-orang Non-Malay mempertikaikan penerimaan orang-orang Melayu lokal terhadap orang-orang Indonesia. Kenapa pemerintah yang dikuasai oleh orang-orang Melayu memberi “status asing” kepada non-malay tetapi kepada orang-orang asal Indonesia di beri status peribumi yang sama rata dengan Melayu lokal. Apa jawaban yang selalu diberikan oleh pemimpin Melayu kepada orang-orang non-malay ini?. Nusantara ini asal satu, ianya tidak ada perbatasan kecuali bila penjajah datang. Mereka tetap saudara sejati kami dan berhak menjadi warga kami.
    Mungkin ini adalah tulisan imformasi yang terakhir saya sanggup tuliskan kerana tidak akan berguna dan menyelesaikan problem dua negara kerana sikap taksub bangsa menyebabkan dalam mind saudara bahawa Malaysia adalah negara musuh yang perlu diganyang habisan dan setetes kebenaran dari pihak musuh negara anda. Jadi kumpulkan orang-orang sehaluan dengan kamu dan datanglah dan bunuh kami terutamanya orang-orang Melayu di Johor, Selangor dan Negeri Sembilan. Sebab kami dari ketiga-tiga negeri ini yang bikin sial pada bangsa Indonesia dan juga pada bangsa Melayu Malaysia. Hidup semangat Assabiah sehingga lupa pada persaudaraan dan asal usul rumpun leluhur nusantara ini

  3. kipanji | 22 September, 2009 04:44

    >Saudara hasprabu dan msarbini untuk menghangatkan suasana berdialog sila anda baca komen saya di artikel manohara/ganyang m’sia..bacalah dgn hati lapang jgn dibumbui rasa prejudis..saya tunggu balasan proaktif anda berdua..Wassalam

  4. kipanji | 29 September, 2009 04:24

    >Selamat Datang disini ,kalo mau debat cara nasionalis kek ,patriotik kek .mau agamawis kek silakan,,tapi maaf jaga2 SARA..dibalik itu ,kepada yg komen2 makihamun ,berbahasa kotor..”"ANDA TIDAK DILAYAN/DITERIMA disini”"Maaf.Gunakanlah debat/hujjah/polemik dgn argumen yg akurat bukan semberono alias huruhara..Wassalam.

  5. kipanji | 29 September, 2009 07:39

    >Saya setuju banget,pendapat Hasprabu.dikala jaman Pak Harto tiada yg bisa mengusik Indonesia,apalagi Timor Leste tdk akan wujud..Bahkan Mahathir setiap menang dalam pemilu,sudah pasti sungkem hormat datang menemui Alm,Pak Harto,bukan Mahathir takut atw lemah ,tapi sikap beliau memandang jauh kedepan..
    msarbini..anda seperti orang yg pesimis dlm menanggapi hasprabu tsb,anda menyatakan knp kerajaan M’sia memberi status Bumiputra kpd pendatang/perantau In’sia doeloe.sebenarnya jawaban itu TIDAK PERNAH ada yg seperti anda nyatakan,anda mencipta2 jawaban tersebut,ini fakta2nya
    Waktu zaman Dato’Harun Idris mengapa beliau mejadikan warga In’sia yg tinggal diSelangor dan sekitarnya menjadi warga negara dgn mudah dan segera,karana beliau melihat populasi warga cina/india sudah melebihi orang melayu..ini berbahaya kata beliau doeloe..
    Jadi tidak timbul soal negeri ini dulu Nusantara dsb.ini alibi anak2 kecil tidak sebodoh itu KDN meluluskannya ,padahal Kementerian Dalam Negri itu juga ada ahli panel kewarganegaraan terdiri warga cina/india.
    Jadi morality nya senang aja..begini;Ada seorang ayah anak sepuluh ,yg delapan anaknya bagus2 akhlaknya dan pintar tapi ada dua anaknya jahat/nakal/ego/bahlul dsb,padahal pendidikannya juga bagus,mungkin sbb enviroment atw apa saja,”SANGGUPKAH anda mengatakan seluruh keluarga tsb juga ayahnya Bahlul/jahat/bego dsb..Maaf adanya
    Saya teringat lelucon koran di M’sia dulu.kisah seorang India mabuk teler/tenggen ,waktu turun bus di KL ,menyumpah-nyumpah.”Katanya Samivelu tidak becus bikin jalan tdk rata”HaaHA.Khan anda maklum jgn kita jadi macam manusia mabuk itu,menyumpah segala,padahal anda lagi mabuk..Wassalam.

  6. kipanji | 29 September, 2009 08:02

    >Kepada msarbini..kini era Najib,mengapa beliau meluluskan permohonan tertunggak puluhribuan permohonan warganegara oleh warga In’sia/Kemboja(melayu/islam)Melayu Pattani.dll apakah beliau akan jawab,seperti jawaban anda diatas..??
    Kalau anda mengikuti komen2 saya di blog ini pada masa lepas.tentu anda paham..”"Siapakah tangan2 ghaib yg megadudomba hal ini”jadi tdk perlu anda menari disuatu majlis kalo dansa aja tdk bisa apalagi menari”"
    Memang secara logik dan fakta akurat ,bisakah anda menoleh kebelakang lagi “Melihat/Menilai/menimbang..Bahwa In’sia mempunyai andil/dominasi besar dalam perkembangan/kemajuan.di M’sia/S’pura baik Ekonomi/pembangunan/Pendidikan/Dakwah Islamiyah dsb.Jadi ini bukan soal nasionalis/patriotik dsb,tapi ini kenyataan sejarah..Saya mohon dgn ikhlas siapa saja,walau dimana anda berdomisili..Syukurilah nikmat kesenangan/kekayaan dsb ,jgn takbur,udah merasa hebat,sedikit Rahmat Allah SWT itu mari kita nikmati bersama,banyak lagi tantangan musuh yg perlu dibenahi,mari kita bangkit bersama kemajuan dihadapan..Wallahu”alam

  7. kipanji | 29 September, 2009 08:18

    >Sedikit Lelucon atw pameo dari saya ttg In’sia..Waktu BillGate datang ke In’sia dia begitu mengagumi budaya dsb ttg In’sia ,lalu beliau menamakan salah satu projeknya dgn “JAVA”..begitu juga Mahathir begitu kagum dgn Pak Harto dgn kejawaannya..lalu beliau mengambil seorang jawa jadi menantunya..Tapi Mahathir belum kongkrit kekagumannya lalu beliau menamakan mobil Proton keluaran M’sia Proton Jawa..Lalu ahli kabinet waktu bersidang berkata PM tidak adil,mana Proton Banjar/Minang/Bugis/Aceh/Bengkulu dsb..Lalu dgn kebijaksanaannya beliau menerima bantahan kabinetnya lalu menamakan mobil tsb “Proton Waja”"..Inilah contoh pemimpin bijaksana ..Wallahu”alam

  8. kipanji | 4 October, 2009 07:20

    KUALA LUMPUR - Selepas tragedi gempa bumi berskala 7.6 Richter di Padang, Sumatera Barat pada 30 September lalu, satu lagi kejadian yang sama dijangka melanda utara kawasan tersebut dalam masa terdekat dengan kesannya mungkin dirasai penduduk Semenanjung Malaysia.

    Serentak dengan itu, penduduk Pulau Pinang, Perak, Kedah, Perlis dan sebahagian Selangor diminta berwaspada menghadapi senario gegaran jika gempa susulan ini melebihi 7 skala Richter.

    Pengarah Bahagian Geologi dan Tsunami Jabatan Meteorologi Malaysia (JMM), Mohd. Rosaidi Cheabas berkata, pada masa ini proses pengumpulan tenaga tektonik dikesan sedang berlaku di kawasan Laut Andaman hingga Kepulauan Jawa.

  9. kipanji | 4 October, 2009 07:23

    Kaji hantar pelajar ke Indonesia

    KUALA TERENGGANU - Ancaman gempa bumi yang sering berlaku di Indonesia menyebabkan ada pihak mula berkira-kira untuk menghentikan penghantaran pelajar khususnya dalam bidang perubatan ke republik itu dan mencari negara lain yang lebih selamat.

    Terengganu mengambil langkah pertama untuk mengkaji semula keputusan mereka itu dengan mempertimbangkan negara lain seperti Poland dan Hungary.

    Pengerusi Jawatankuasa Pelajaran, Pengajian Tinggi, Sains, Teknologi dan Sumber Manusia Terengganu, Ahmad Razif Abd Rahman berkata, mereka akan menghantar pegawai ke Indonesia minggu depan untuk melihat aspek keselamatan pelajar.

    “Apa pun keputusan yang bakal diambil nanti, ia adalah yang terbaik untuk pelajar kita,” katanya kepada pemberita di sini semalam.

    >>Apa komen anda dgn artikel ini..tapi jangan provokasi.yg ideal donk..<<<

  10. kipanji | 4 October, 2009 07:34

    ‘Setiausaha’ Susilo disamun, kena terajang

    DI dalam bangunan Kedutaan Indonesia di Jalan Tun Razak, Kuala Lumpur inilah Kiki akhirnya dipertemukan semula dengan anaknya semalam.

    SHAH ALAM - Seorang ibu tunggal warga Indonesia yang menyamar sebagai Setiausaha kepada Presiden republik itu, Susilo Bambang Yudhoyono merasai pengalaman pahit ditipu oleh kenalan laman sembang Internet selepas disamun manakala anaknya diculik oleh tiga suspek warga Afrika semalam.

    Mangsa yang hanya dikenali sebagai Kiki dan berusia dalam lingkungan 30-an tiba di Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) kelmarin atas jemputan kenalannya itu dengan membawa anak lelaki berusia 10 tahun.

    Mereka disambut oleh tiga lelaki warga Afrika dan dibawa menaiki sebuah kereta sebelum berlaku pertengkaran yang berakhir dengan mangsa disamun, diterajang keluar dari kereta itu di tepi jalan di Kota Damansara manakala anak lelakinya dilarikan.

    Dalam kejadian pukul 9 malam itu, mangsa mendakwa ketiga-tiga suspek bukan sahaja melarikan wang miliknya berjumlah AS$$900 (RM3,150), beberapa ratus ribu Rupiah serta komputer riba tetapi juga anaknya.

    Ketua Polis Selangor, Datuk Khalid Abu Bakar memberitahu, polis bagaimanapun berjaya menemui semula anaknya yang dilihat berkeliaran di hadapan balai berlepas KLIA pukul 1.30 pagi semalam.

    “Budak itu tidak dicederakan dan telah dibawa ke rumah suspek untuk selama beberapa jam sebelum dihantar ke KLIA dengan teksi,” katanya kepada pemberita di sini semalam.

    Polis menyerahkan budak itu kepada ibunya dalam satu pertemuan di Kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur semalam.

    Bagaimanapun, pihak kedutaan mengesahkan bahawa wanita itu bukanlah Setiausaha kepada Susilo sebaliknya seorang kakitangan kerajaan di sebuah jabatan di Jakarta.

    Dia dan anaknya dihantar pulang ke Jakarta semalam.

    >>Tentang modus operandi penipuan via internet oleh Warga Afrika mmg udah banyak terjadi di Malaysia/S’pura /Thailand.mereka begitu pintar memerangkap mangsa .Kalau mangsa itu lelaki mereka akan menyamar sbg wanita begitulah sebaliknya.saya sendiri beberapa kali menerima email2 begini..dalam email tsb mereka ngaku tinggal di England padahal di Malaysia..dan di Indonesia mereka banyak gentayangan di Surabaya dan Bali.Artikel diatas moga2 dapat memberi peringatan kpd anda samada warga Indonesia/Malaysia/Singapura..berhati2 dgn email2 cinta dr sang bule ug sebenarnya Negro-Negrito kunta-kinte Afrikano..ALfatihah<<<

  11. Software UM | 7 October, 2009 14:44

    Saya mah tetap hidup Indonesia, jadi gatel tangan rasanya.

  12. raden | 9 October, 2009 09:25

    ganyang malingsiak….

  13. Shariff Fudin | 16 October, 2009 02:52

    Barengan yah, mbah kipanji dan mang okta. Bagus sekali masyarakat Tj Pinang berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin pantun melayu. Jangan di biarkan hilang begitu sahaja.Pantun melayu lama yang diperturunkan secara lisan sungguh indah. Ia menggambarkan keindahan kepulauan Riau itu sendiri (tidak termasuk Sumatra). Tamu dari Malaysia itu memang tidak tahu apa tentang sejarah.

    Bahasa melayu riau itulah menjadi teras Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu sekarang ini

    Janganlah dilarang orang melayu Malaysia mengamalkan budaya warisannya, yang di bawa bersama oleh nenek moyang mereka dari Jawa, Sumatera, Sulawesi dan dsb. Budaya yang mereka amalkan dan sayangkan puluhan tahun, menjaganya sebagai menatang secangkir minyak yang penuh, kini di larang oleh saudara-saudara mereka di Indonesia.

    Harap jangan ada paten-mempaten mengadu nasib ke UNICEF. Mungkin selepas ini mengeluarkan arahan undang-undang tidak membenarkan orang Jawa Johor memakan tempe dan masyarakat minang di negeri sembilan dari barandai.

    Aki panji melarang amat menggunakan alasan Nusantara, tetapi itulah sejarah. Lihat pada sejarah dan belajarlah dari sejarah.

    Batik Trengganu mempunyai corak yang berbeda dengan batik Jawa, kerana bukan di ciplak dari Jawa. Trengganu dipantai timur berdepan dengan laut cina selatan dan seribuan kilometer merentasi laut terletak Sulawesi. Keduanya masyarakat nelayan, lelaki mereka memakai sarung batik dan seputar kain diikat di kepala. Batik mereka bermural sekata. Makanan mereka manis-manis belaka. Diet ikan bermacam rupa tetapi sekata masakannya. Menyebut ikan atau setan juga sama iaitu “ikang” atau “setang”. Ketahuilah bugis adalah pembuat perahu atau sampan terulung di nusantara. Tidak hairanlah (heran?), Sultan Selangor dan Johor berketurunan Makasar.

    Vian, ball at your feet now!

  14. Shariff Fudin | 17 October, 2009 01:21

    Mbah Kipanji dan Mang Okta

    Hari ini saya sangat berasa sedih dan sakit hati. Teman saya seorang WNI bertaraf penduduk
    tetap Malaysia (Permanent Resident) baru saja tadi kembali ke Malaysia dari Jawa. Tujuannya pulang
    adalah untuk menikah dengan seorang gadis Jawa di RT/RW 003/002, Desa Bejaten, Kecamatan Pabelan Semarang.
    Berkahwin itu seumpama mendirikan mesjid dan orang yang menikahkan pasangan berkahwin mendapat laba pahala yang
    besar dan diberkati Allah. Teman saya itu selama lebih 15 tahun tinggal membujang di Malaysia, masih tidak
    beristeri.

    Sebagai yang diperlukan beliau membawa bersama surat akuan bujang dari pihak berwajib kampungnya di Bogor,
    pergi ke desa tunangannya di desa Bejaten, Pabelan Semarang. Pihak KUA Pabelan tidak mengakui dan tidak
    percaya teman saya itu masih bujang. Ya, umurnya sudah mencapai 45 tahun dan demi Allah dia seorang
    yang belum pernah bernikah. Apakah kelayakan KUA untuk menilai teman saya itu? Oh, katanya orang sunda
    suka kawen-kawenan. Pada 30 September lalu teman saya itu tidak menggunakan tiket pesawatnya untuk pulang ke Malaysia, sebaliknya
    meminta saya mengirimkan uang. Mau ke Semarang dan bernikah di sana katanya.

    Demi Allah, cerita ini benar, seterangnya tulisan ini di mata Kipanji dan Okta. Sengaja dipersulit adalah
    amalan kesukaan PNS Indonesia. Saya pernah menghadapi 11 tahun yang lalu semasa menikah di Sukabumui. Saya
    sengaja menamakan desa yang sebenar di Jawa, supaya Mang Okta boleh menyelidikinya mungkin dengan bantuan Tempo.
    Nama teman saya ialah Mantri dan nama wanita yang mau dinikahi ialah Atik Murniasih. Mana tau dengan bantuan anda
    berdua mereka akan dapat menikah. Hantar emel saya dan saya boleh berikan nomer hp saya dan Mantri.

    Untuk penambah cerita, saya perturunkan pengalaman saya, secara ironisnya sangat berlainan dengan cerita tadi.
    Saya meminta izin terlebih dahulu daripada Mahkamah Syariah tempat saya, dan selepas disiasat kemampuan saya
    dari segi keuangan dan fizikal mereka memberikan surat kebenaran berpoligami dan menikah di luar negara. Yang
    saya amat pelik dan heran, KUA ******* tidak menerima surat kebenaran berpoligami. Ini kantor agama Islamkah
    atau tidak? Islam membenarkan poligami, bahkan menggalakkannya dalam kasus-kasus tertentu.

    Jadi, untuk memudahkan kerja mereka, mereka menawarkan surat pengakuan bujang. Mereka tidak dapat
    menerima orang berpoligami. Hancurrr…. mau kawen atau nggak? Saya ikut sahaja. Mereka yang berbohong
    kepada Allah, bukan saya. Di Malaysia, sesiapa pun termasuk pegawai negeri boleh berpoligami. No Problem.
    Dan kedua isteri mempunyai hak yang sama terhadap pensiun terbitan (jika saya sudah meninggal).

    Kesimpulan saya ialah kantor-kantor pemerintah Indonesia adalah hak peribadi kepala-kepala kantor, tidak
    selaras dengan kantor di daerah lain. Sebagai contoh Kantor Imigrasi Dumai tidak sama cara kerjanya dengan
    kantor Imigrasi Batam. Sepertinya kantor-kantor itu hak mereka sendiri dan menghakimi rakyat sesuka
    hati mereka. KUA Pabelan Semarang tidak mau berjasa kepada rakyat juga tidak inginkan pahala dari Allah,
    dan mereka amat suka memberikan kesulitan untuk mendapat korupsi dan menggalakkan berlakunya zina.
    Na’udzubillah!

  15. Shariff Fudin | 23 October, 2009 11:53

    Sdra Okta,

    I have written an e-mail to you with high hope of getting a feedback and some help regarding the plight of my friend. I know you are a busy man, and you do not have the time to help.

    Anyway, many thanks for allowing me to write on this thread and also on Manohara and Ganyang Malaysia.

  16. Okta Wiguna | 23 October, 2009 17:48

    Mr. Shariff Fudin, if your friend is being mistreated by a government official your friend can write a letter to our newspaper or magazine explaining his problem with his valid ID Card and could be published as a letter from a reader.

  17. Shariff Fudin | 24 October, 2009 09:08

    Sdara Okta, thank you for the offer. I do not think by publishing a reader’s letter will solve the problem, as many grievances aired always fell on deaf ears in Indonesia. May I suggest Tempo’s Semarang branch could do some investigative reporting to expose the officials.

  18. AREK-AREK LUNGGA | 25 October, 2009 09:59

    Sudara Sharif,
    Sudara nampaknya melabelkan KUA Semarang dgn tindakannya yg saya rasa terlalu berhart-hati seolah-olah begitu lah Kantor2 Agama di Indonesia .Karna anda membandingkan dgn cara kerja Kantor2 Duane(imigrasi) Dumai/Batam dsb.
    Anda secara halus saya rasa punya niat jahat kepada Instansi2 Berwenang di Indonesia.memprovokasi pembaca artikel anda.begitu bejatnya Instansi2 Berwenang di Indonesia.
    Kalau tidak silap komen anda diatas telah anda muat di artikel Okta “Manohara dan G’M”.dan telah disanggah sdr Kipanji.dgn panjang lebar.

    Disini suka saya kasi dikit contoh kewaspadaan pihak2 Instansi2 Berwenang Indonesia.dimana beberapa kasus Warga Malaysia baik yg Malay-Cina-Indian.konon dgn suratizin dari Kantor2 Agama Malaysia.(bisa aja didapat dgn rasuah)mereka datang ke Indonesia khusus ke Desa2 terpencil dgn alasan NIKAH dan memboyong gadis2 tsb termasuk Janda2 Kembang Muda.ke Malaysia/Singapura.
    Tapi sesampai di Malaysia .Nauzubillah.gadis2 tsb dijadikan seolah-olah Babu menjadi Pembantu rumah kpd Istri pertama .TAHUKAH anda apa sebabnya.sebab Ongkos menguruskan kemasukan Pembantu rumah yg begitu MAHAL dan Sulit kini.jadi dgn alasan poligami mereka mudahkan kerja2 dan mengirit ongkos.
    Dan yg lebih menyedihkan ada kasus wanita2 tsb dijual dijadikan PELACUR oleh suami2 seperti anda tsb.mudah2an anda tidak termasuk kategori ini.

    Jadi sdr Sharif ,jangan disebabkan nyamuk se-ekor Anda bakar kelambu..Jika anda percaya pada Qada”dan Qadar Yang Maha Kuasa.tentu sdr tidak sanggup atw sampai hati,menulis komen begini.Berusahalah anda pada jalan Yang DiRedai AllahSWT.segala kesulitan yg ditemui walau berbentuk mungkar seperi kata anda pihak KUA berbohong dan rasuah”"itu semua kerikil2 tajam kehidupan yg perlu anda lalui.Bak kata pepatah doeloe”"Penjahat atau Pencuri itu hanya takut atw waspada kepada Penjahat@pencuri juga”" Atau yg lebih manis pepatah nya.”"Hanya Jauhari yang mengenal Manikam”".Salam maaf

  19. AREK-AREK LUNGGA | 25 October, 2009 10:37

    SOBAT OKTA.
    Melirik kepada issu budaya antara Indonesia/Malaysia.pada masa ini ada suatu konklusi atau juga bisa dibilang sejarah yg telah tersurat juga diakui.bahwa bila membahas sosio-budaya melayu di Malaysia pasti dgn kenyataan berakar dari Riau.berdasarkan epik sejarah Kerajaan Melayu Riau-Lingga-Johor..Bila disusur sanad nya memang ada bukti sejarahnya.
    Disini saya khusus bicara dulu ttg sosio-budaya dalam ruang Kesusasteraan dan Kesenian/Bahasa..Sebenarnya kita udah lupa atau sengaja melupakan,karna lahirnya Raja Ali Haji di Riau dan sumbangan besar Hamzah Fansuri pada budaya melayu.seolah-olah dari mana akar budaya itu datang sebenarnya tidak pernah dibincangkandi media apatah lagi dalam forum2 budaya serantau..Sesungguhnya akar budaya melayu baik Kesusasteran dan Kesenian/Bahasa Melayu adalh berasal dari Budaya Akar Kerajaan Minangkabau baik zaman Hindu hingga Kerajaan Islam Minangkabau..Saya bukan bicara kosong tanpa fakta ,dalam penyelidikan selintas saya menemukannya dalam buku sejarah lama Minangkabau yaitu “”Buku KABA Minangkabau”"yg ditulis dalam ejaan Melayu lama.disitu saya menemukan juga “Aksara Minangkabau”" yang seakan Aksara HIbrani”"
    Kalau sdr Okta mau singgah sebentar di Malaysia .anda akan menemukan logat2 melayu yg bukan dari etnik melau minang,berlogat bahasa seakan logat Minang doeloe…saya menemukan di Kelantan-Trengganu dan di pedalaman Pahang..Contoh;;”SUMPIK”mereka guna untuk “Kantong atw beg pembungkus”.kalimat “sumpik” digunakan org Minang untuk “Karung atw Goni”.juga “SUKUANG”untuk bantal.ini hanya contoh kecil dan banyak lagi..
    Menurut analisa saya belum ada Sasterawan2 Minangkabau”yg menyelidiki hal akar umbi Sosio Budaya Melayu ini berakar jati dari Minangkabau..Ayoh Budayawan2 dan Sasterawan2 Minangkabau mari angkat dan gali sanad sosio-budaya Melayu Nusantara tercinta ini..InsyaAllah.

  20. Shariff Fudin | 26 October, 2009 16:17

    Makasih Arek arek lungga, kerana maklum balasnya. Apa yang erat dan apa yang longgar. Saya berketurunan Minang. Masa bersunat (pantik) ayah saya mendendangkan ‘kaba tjindur mato’ jo ambo. Duo aciak ambo laia iduik, surang di Air Kijang dan surang laii di Jambi. Jawa itu seperti ngeri kedua bagi saya, kerana isteri saya urang sunda. Sudah paham benar saya gelagat PNS di Indonesia. Jauh saya berjalan, sehingga ke sebuah pulau kecil di luar makasar yang bernama Balang Cakdi. Saya mengeri kepada ada sebatang jalan bernama Jalan Pembengis di Jambi. Dan saya lahir 1950 dan pernah melihat dari dekat wajah HAMKA, Pak Harto dan Subandrio. Bapa mertua saya bekas dansek (Bekas Abri yang berjuang sehingga Irian BArat), yang dilupakan sebagai pejuang. Ibu mertua saya pernah masuk ke rumah sakit di Sukabumi, membayar jutaan rupiah. Lieur!!

  21. Shariff Fudin | 26 October, 2009 16:18

    Ralat
    Saya mengerti kenapa ada sebatang …

  22. Shariff Fudin | 26 October, 2009 16:25

    Erat Erat Longgar
    Jauh sekali saya berniat jahat. JAngan tuduh saya begitu. Saya orang bonjol. Entah2 saya cucu Alharhum Imam Bonjol. Hehehe. Ayah saya orang Simaung (bersebelahan dengan Sipisang (Imam di tangkap di kampung ini ).Sejahat melayu tidak ada yang menganiaya PRT. Semak, selidik kaum apa yang tidak berhati perut?
    Kami hanya memandang dapat memandang atau kamilah yang melaporkan kepada polisi jika TKW itu meminta bantuan.

  23. Shariff Fudin | 26 October, 2009 16:26

    Uda pernah ke jawa?

  24. AREK-AREK LUNGGA | 27 October, 2009 11:12

    Sdr Shariffuin,
    Terlebih dulu sya mohon maaf,kalo ada kata2 yg menyinggung kalbu anda.
    Sebenarnya bukan anda saja .siapa saja yg suka2 menonjolkan aib2 orang apalagi sebuah negara sendiri atw juga negara orang,hanya berdasarkan kasus kecil yg terjadi pada satu2 waktu tertentu.saya begitu empaty .Mana ada dalam dunia ini Negara2 yg sempurna alias perfect,baik dari sudut apa kita menilainya.Manusia2 yg merasa negaranya yg The best”dari negeri orang.Sebenarnya adalah manusia2 yg hipokrit,dikongkong oleh ke kerdil-an minda nya.bisa juga kita ibaratkan “Bak katak bawah tempurung”".
    Kita hanya bisa merasa aman dsb adalah di depan Kaabatullah.karna begitulah suasananya nanti di AlMizan Padang Mahsyar.InsyaAllah.

  25. AREK-AREK LUNGGA | 27 October, 2009 11:30

    Sdr Shariffudin,
    Tentang asal-usul ini saya kurang suka membincangkan.nanti dikira riak.membangga-kan pula,
    Tapi biarlah dikit aja.ada waktu saya akan terangkan.
    Silsilah asal leluhur saya adalah Melayu Deli Kuala Tanjung di Sumatra timur(kini SumUt).Opa dari Kakek saya ada titisan darah dari pengembara Islam terkenal Ibnu Bathuta,silsilah ini bermula sewaktu Beliau dikatakan singgah di Sumatra Timur doeloe..
    Bila anda bilang orang Bonjol..Ahh..malu dan sedih saya,karna doeloe teman2 saya ramai orang2 dari Bonjol.karna guru Tarekat saya adalah Buya Syekh Ibrahim Bonjol,kini tarekat Buya dilarang aktif di Malaysia..Ahh panjang ceritanya.!!
    Kalau anda sudi bersahabat lebih dekat kasi add email sdr pd saya.biar kita borak panjang lebar.InsyaAllah.!!

  26. AREK-AREK LUNGGA | 27 October, 2009 11:49

    Sdr Shariffudin
    Almarhum Imam Bonjol.disamping pejuang Kemerdekaan Indonesia,beliau juga pendakwah ulung Islam dalam mengembangkan Dakwah Islam di Minangkabau,dimana waktu itu Kaum (Ahli/puak/Ninik Mamak)Adat banyak melakukan Bid’ah/Kurafat mereka2 ini juga kuat menentang Imam Bonjol.serta disokong Belanda.
    Jadi bila anda cerita ayah anda menyanyikan “Tjindue Mato” berarti silsilah anda dari kaum Adat,bukan dari titisan ImamBonjol.
    Majority orang Bonjol cara hidup mereka banyak mendalami keSufian,walau saya belum sempat singgah di Bonjol,hanya melihat tanda Globe Khatulistiwa aja dari kenderaan sewaktu dlm perjalanan ke Palembang doeloe.Tapi cerita2 seperti kubur panjang milik seorang sufi yg diceritakan Buya pada kami doeloe,Wallahu’Alam.

  27. AREK-AREK LUNGGA | 27 October, 2009 11:54

    Tentang apa “Arek-arek Lungga” adalah saya petik ucapan buya Bonjol semasa hayatnya,bilakami disuruh mengikat sesuatu,maksudnya jangan diikat mati gito.
    Almarhum Buya ,bila bercakap walau dgn orang mana saja ,mesti guna bhs minang,jadi dgn sendirinya kami murid2 waktu itu terpaksa belajar kecek minang,.Alfatihah buat Almarhum Buya,!!

  28. kamarul | 27 October, 2009 13:53

    JAWAPAN DARI KEMELUT KETEGANGAN ANTARA MALAYSIA DAN INDONESIA (MENGAPA MALAYSIA MENDIAMKAN DIRI DARI KEKECOHAN INI)
    Salam buat semua warga komenter ini serta pembaca blog tempo ini,khas saya tujukan kpd.sdr kipanji,yg secara professional menghuraikan permasalahan antara kedua2 negara tanpa emosional dan begitu peka tentang permasalahan antara kedua2 negara yang serumpun tetapi berlainan pemikirannya atas sbb2 sejarah akan penubuhannya.Terlebih dahulu saya kenalkan diri saya ..yg.bernama Kamarul dan saya adalah rakyat Malaysia.
    Sebenarnya saya pun malas nak memberi sebarang komen tentang kedua2 buah negara ini kerana terlalu byk.sgt kutukan serta penghinaan yg.diterima oleh Negara saya begitu juga dgn Negara sdr yg.akhir2 ini amat ketara ketegangannya.Bedanya di Malaysia tiada sebarang demontrasi serta suara2keras yg.mungkin boleh mencetuskan isu kearah yg.lebih serius serta merbahaya.
    Masalah TKI khasnya yg.menjadi begitu emosi dihati bangsa Indonesia ini,yg.mengatakan rakyat Malaysia begitu menzalimi bangsa Indonesia serta menghina Indonesia yg.memandang Indonesia sbg.kelas bawahan.Baiklah kpd.para komentar diblog ini serta pembaca2 tempo ini saya akan mengupas secara halus akan semua yg.terjadi ini agar semua dpt.memahami kenapa Malaysia tidak ambil pusing akan perkara ini.Sptmana yg.kita ketahui dan tidak dpt. dinafikan bahawa org.Indonesia mempunyai semangat patriotiknya yg.amat tinggi serta kental dan kesetiaan terhadap negaranya tidak berbelah bagi.Apa yg.ingin saya terangkan disini adalah terlalu peribadi bagi Malaysia tetapi terpaksa diluahkan oleh kami…agar bangsa Indonesia dpt.menerima keputusan ini .Kerana semangat patriotik inilah ada sekelompok bangsa Indonesia itu mengambil secukupnya kesempatan ini utk.mengeruhkan hubungan antara melayu Indonesia dan melayu Malaysia.Sbgmana yg.diketahui para pembaca diblog ini,pembantu2 rumah Indonesia yg.didera oleh majikan Malaysia itu mereka semua itu adalah berketurunan Cina atau lebih dikenali di sana sbg org.tiongkok.Sebenarnya apa yg terjadi membuatkan org Melayu disini amat marah serta kecewa atas sikap org.cina Malaysia ini yg.kami disini mengecopkan sbg.kurang ajar..terhadap pembantu rumah Indonesia ini.Bak kata org melayu disini..kalau dah cina tu dimana2 pun akan dibawanya sikap komunisnya apatah lagi kaumnya walaupun namanya bukan cina lagi spt di Indonesia ini.Maaf kerana terpaksa buat isu perkauman kerana Malaysia sudah masak sgt dgn ragam mereka ini sejak komunis lagi dan tentang penyerahan singapura kpd.kaum cina ini kerana terpaksa.Kalau orag cina diIndonesia pula saya umpamakan mereka ini sbg. duri dalam daging bagi bangsa Indonesia serta maling kepada bangsa Indonesia itu sendiri…mereka hidup atas nama bangsa Indonesia tetapi sikap rakus tetap spt.kaum cina juga.walupun mereka ini adalah pendatang.dulunya disini..kenapa mereka maju…senang bangat jwpnya..kerana mereka bersatu.
    Sebut saja tentang akhbar Indonesia siapakah pemiliknya…seperti Kompas.Sudah semestinya milik kekal org tiongkok…yg. 80% adalah milik mereka yg.boleh menguasai bangsa indonesia serta pemikiran bangsa Indonesia itu sendiri..utk menutup akan kesilapan kaum mereka baik di Malaysia,singapura ,Hong Kong kerana perbuatan kaum merekalah yg.menzalimi TKI lalu di bangkitkan isu Malaysia menzalimi PEMBANTU RUMAH INDONESIA (98% org cina yg.mendera TKI)…kenapa tidak di singapura atau hong kong?Sbb kedua2 negara itu kepunyaan bangsa mereka…sendiri.lebih baik menaikkan semangat org.melayu atau islam Indonesia disini agar membenci bangsa melayu di Malaysia …maka terjadilah keji mengeji antara dua bangsa serumpun ini.Lalu tertutupla akan kesalahan kaum mereka tanpa disadari oleh bangsa melayu Indonesia ini.Bakar bendera Malaysia,ganyang Malaysia,malingsia,dan macam2 lagilah.tanpa disadari oleh bangsa Indonesia yg mereka telah diperbodohkan oleh bangsa Indonesia tiongkok ini.Mereka ini amat bijak menutup sifat keji mereka dan bagi mereka org.melayu shj yg.boleh menjatuhkan org.melayu itu sendiri.,kerana mereka sudah cukup masak dgn. org melayu bangsa Indonesia.Lain pula org.melayu Malaysia,kalau org.melayu Indonesia menghina mereka ,mereka menerimanya dgn sedih akan kutukan itu dan mendiamkan diri atas sbb.ikatan persaudaraan yg.telah wujud sekian lama dan tahu tahap pemikiran bangsa melayu disana(maaf bukan menghina),dan tidak mahu org kafir mengambil kesempatan keatas kelemahan org.melayu itu sendiri kerana org melayu disini telah belajar dari org.cina disini akan pentingnya menjaga kaum mereka walau dimanapun mereka berada,tetapi kalau org melayu dihina oleh bangsa lain spt.org.cina atau india,kami akan bersatu dan tidak akan teragak2 utk.melakukan sesuatu utk.mengajar mereka supaya menghormati ketuanan org.melayu disini, serta kedaulatan raja raja melayu yg.tidak boleh dipersoalkan akan ketuanan bangsa melayu ini dan sudah termaktub didlm perlembagaan Negara akan kuasa raja raja melayu, kerana itulah org.melayu disini dididik agar menjaga silatulrahim antara sesama islam kerana hanya org.islam shj yg dpt.membantu org.islam ketika didalam kesusahan.
    Kerana itulah org.Malaysia menganggap bangsa Indonesia ini terlalu emosional,bangsa lain yg.membuat onar,bangsa mereka sendiri yg.dikutuknya tanpa melihat sendiri atau siasat dahulu seolah2 apa yg.ditulis didada akhbar mereka semuanya benar belaka.Inilah kelemahan bangsa Indonesia.Bila buat demontrasi di Indonesia adakah kaum cina,kristian,hindu sbg warga Indonesia itu bersama2 membuat demontrasi..fikir2la..wahai sdr ku sekalian.Mereka hanya menunggu masa utk menjatuhkan melayu Indonesia ini.Melayu Indonesia hanya pandai berdemontrasi,orang spt.tiongkok,hindu,kristian menjadi semakin kaya disana tanpa demontrasi pun mereka dpt.hidup senang.Apa jadi dgn melayu Indonesia…biarin aja mereka yg.macam anjing2 itu.bilang mereka.kami disini senang 2aje….Pedih telinga mendengar perkataan itu yg.keluar dari mulut mereka ini yg.mengaku berbangsa Indonesia tapi hanya pandai mengutuk bangsa melayu Indonesia agar mereka terus hanyut dan menjadi hamba ditanah air sendiri…bersatulah wahai saudara islamku,jangan hanya perkara sebegini akan hancurnya melayu dinusantara ini.marilah bersatu atas nama serumpun kerana sengketa itu membawa padah serta sengsara dan mahukah kita diperbodohkan oleh bangsa lain yg.memang menunggu masa utk menjatuhkan Indonesia dan Malaysia.InsyaAllah akan saya kupas lagi dimasa akan datang..wasallam buat sdrku.disana.Moga kita baik2 saja……InsyaAllah…….

  29. Puracendana | 27 October, 2009 18:21

    Rasanya pokok perbicaraan tentang budaya,seperti perang budaya,mengambil @ mencuri budaya atau tuduhan2 yang seangkatan dengannya,yang telah ditimbulkan selama ini telah merumitkan lagi keadaan,sedangkan ‘tema’ yang diusulkan itu sendiri tidak jelas.Ada yang mengatakan dicuri,dimalig,dirompak,diklaim,didakwa dsb,
    sedangkan semua itu tidak diistiharkan secara sah olih samada mana2 pemerintah kedua negara.Cuma saja baru2 ini Unesco telak mengistiharkan ‘seni batik berkenaan’ (yang dibentangkan diUnesco itu) jelas datangnya dari Indo’sia (dalam senarai Warisan Kebudayaan Dunia agensi badan dunia itu) berikutan cara pembuatan batik yang diamalkan Indo’sia - membabitkan proses rumit mencelup dengan lilin dan warna. Bagaimanapun pakar batik Persatuan Warisan Indo’sia,Judi Achjadi berkata pengiktirafan Unesco terhadap batik Indo’sia itu tidak bermakna M’sia yang memiliki tradisi pembuatan pakaian sendiri tidak mempunyai hak terhadap hasil seni itu yang turut tersebar ke seluruh Asia,Asia Barat dan Afrika.Jadi jelaslah skop mengenai batik saja sudah amat luas,apa lagi kalau kita berbicara tentang budaya secara keseluruhannya.Isu ini seolah2 telah sengaja diada2kan olih sesuatu pihak agar menjadi sensasi,dan menjadi semakin panas bila orang ramai memberi respon berdasarkan pendapat masing2.Permasalahan ini tidak mungkin akan selesai,selagi ia tidak dijuruskan secara mutlak,tidak difahami secara mendalam tentang sesuatu budaya,apa lagi skop ‘budaya’ itu sendiri amatlah luas.Sebenarnya,salah satu sebab mengapa ’sudden rival’ ini berlaku,kerana perkembangnya teknologi internet.Ruang siber,terutama blog telah memungkinkan berbagai2 isu dibincangkan secara meluas olih orang ramai,termasuklah golongan yang bukan benar2 ahli tentang pokok perbicaraan.Sebagai contoh,kita masing2 sangat yakin bahawa sesuatu tarian,alat muzik atau bahasa itu milik kita,ia sangat unik dan ia hanya terdapat di tempat kita sahaja.Semasa kita sedang melayari dunia tanpa sempadan ini,tiba2 kita terjumpa seseorang dari negara lain bercerita tentang budayanya,memuat naik tarian mereka.,dan kita mendapati ia sama dengan apa yang ada di kampung kita.Sudah tentu kita terkejut dan merasa diri kita dirompak,walhal mereka di seberang sana juga merasa perasaan yang sama seperti kita yang terkejut sebegini.

    Jadi rasanya,jalan penyelesaian terbaik buat kedua2 negara ialah,kita memberi maklumat yang mencukupi kepada warga masing2,mengenai asal usul,kebudayaan dan bangsa kita,terutama terhadap generasi muda.Kalau saja kita2 seperti Shariff Fudin,AREK-AREK LUNGGA,termasuk saya yang udah hampir senja ini bisa tersilap mengenai silsilah kita,apa lagi mereka2 golongan muda mengenai budaya kita yang berbagai ini.Jangan biarkan warga bertengkar sesama sendiri kerana masing2 jahil mengenai asal usul terutama sejarah kita sebelum zaman penjajahan,kerana disinilah titik perpecahan antara kita mula terjadi.M’sia,negara berbilang kaum,terdiri dari kaum terbesar seperti Melayu,Cina,India disamping Sikh,Serani serta beberapa kaum etnik bumiputera diM’sia Timur seperti Iban,Bidayuh,orang asli dsb,mempunyai berbagai adat serta budaya yang biasanya dipengaruhi olih bahasa serta agama masing2.Kaum Cina yang beragama Buddha,Taoisme,Kristian majoritinya mengunakan bahasa Mandarin,Hokkien,Hakka,Kantonis dan Teochew terkenal dengan opera Cina,tarian naga,serta tarian singanya yang juga masih diamalkan diCina,Taiwan,Hong Kong sehingga sekarang.Kaum India pula yang kebanyakan beragama Hindu serta sedikit Kristian bertutur bahasa Tamil,Malayalam dan Hindi,terkenal dengan kawadinya,tarian kayu serta berbagai adat lagi.Muzik M’sia merangkumi muzik tradisional dan kontemporari yang juga dimainkan semua bangsa.Muzik tradisional banyak dipengaruhi olih budaya Islam,Cina,India serta Indo’sia (jawa).Rata2 alat muzik terdiri dari gendang,seruling,gong dsb termasuk alat2 yang dibuat dari kulit serta buluh.Dalam tarian pula ia merangkumi berbagai budaya yang dipengaruhi budaya mendatang,sesetengahnya berasal dari Thai,India,Cina,Portugis,Jawa dsb.Namun dari pelbagai budaya ini,pengaruh budaya Melayu dan India kebanyakkanya sudah bercampur-gaul terutama budaya yang dibawa dari Indo’sia olih pendatang generasi terdahulu,yang kini sudah pun menjadi warga M’sia geberasi ketiga.Jadi tidak hairanlah berbagai adat serta budaya seperti wayang kulit,silat,angklung sehinggalah kepada barang2 kraf seperti batik,sulaman,tekad dan juga penghasilan perak serta tembaga termasuk juga makanan serta masakannya diamalkan dikedua2 buah negara sejak dahulu sehinggalah sekarang.

    Malah promosi ‘M’sia Truly Asia’ adalah merujuk kepada berbagai variasi budaya Asia yang ada terdapat diM’sia,samada diamalkan olih warganya sendiri,olih persatuan,kelab atau organisasi lain,bagi mempromosikan M’sia sebagai destinasi pelancongan.Sepatutnya Indo’sia berterima-kasih kepada M’sia kerana beberapa pihak diM’sia seperti Muzium Negara,termasuk Discovery Channel turut secara tidak lansung telah mempromosi Indo’sia,bila menyebut Indo’sia sebagai negara asal budaya itu.Rasanya berebut mengistiharkan itu dan ini,sebagai milik sendiri terutama dalam budaya tidak membawa apa2 keuntungan,sekadar syok sendiri dan merugikan bangsa sahaja.Sebagai contoh,lihat sajalah ‘tarian singa’ yang diamalkan kaum Cina,ia diamalkan diM’sia,Cina,Taiwan,Hong Kong dan berbagai2 negara lagi,sehinggakan kini sudah diadakan pertandingan tarian naga setiap tahun bergilir2 diberbagai negara didunia.Hasilnya tarian ini sudah menjadi ikon,serta kekal popular merujuk pada bangsa Cina diseluruh dunia,sehinggakan filem2 besar barat pun selalu menggunakan tarian ini dalam aksi2 hebat filem mereka.Anehnya,tidak pula mereka ini berebutkan untuk mengaku yang tarian singa itu adalah milik atau berasal dari negara mereka,biar pun ia sudah begitu popular,berbeda dengan tarian pendet,yang inilah kali pertama kebanyakkan orang diM’sia mendengar namanya itu.Sama2lah kita fikirkan,jangan nanti setelah berjaya memperakui itu dan ini hak negara,tetapi akhirnya dilanda kepupusan kerana kita terlupa atau tidak berminat untuk mengamalkannya lagi.Orang lain pula sudah serik mau memainkannya, atau mengkaji budaya kita itu,kerana baru terjadi sedikit kekeliruan,kita sudah terjerit-pekik mahu mengajak orang perang,gara2 coba untuk sama2 menaikkanya.Semoga niat murni Presiden SBY,mau meningkatkan semangat jati-diri warganya,agar mampu menjadi warga yang kental,tidak mudah menyerah dalam perjuangan untuk memajukan diri,bangsa dan negara,dengan membawa slogan ‘Indonesia Bolih’ itu,akan berjaya mengubah mentaliti warganya.Usah bimbang,M’sia tidak akan mengklaim Indo’sia
    sebagai meniru slogan yang pernah dibawakan Dr.Mahathir itu,sebaliknya akan terus menyokong sebagai saudara serta jiran yang baik.Kita serumpun?

  30. Shariff Fudin | 27 October, 2009 19:04

    Oh iya, tiada sosialisasi dalam menegakkan undang-undang di Malaysia. Itu sebab kami tidak ambil pusing, bukan tidak empati. Kami tahu undang-undang akan tetap dijalankan. Tidak perlukan gerakan massa. Rakyat Malaysia tahu benar kedaulatan undang-undang.

    Sayang, perampok-parampok nekad biasa dari kalangan pendatang Indonesia yang melakukan pembunuhan dan rompakan sesenang hati tidak memahami ini, ingat ada remisi untuk divonis sepanjang hayat. Tidak.. 302 bererti mati. Ya, digantung sampai mati, 6 orang sekali.

  31. AREK-AREK LUNGGA | 28 October, 2009 00:28

    Sdr Kamarul-Puracendana.
    Begitu bersemangat anda berdua konon2 untuk membersihkan duri2dan kerikil tajam ditengah-tangah sirkut kemelut ini.memang ada beberapa paragraf komen yg bisa diterima untuk kita diMalaysia,yaitu untuk menegakkan Ketuanan Melayu kita perlu hunus keris kayak Hishamudin Onn dulu..Hahaa.sory.
    Tapi maaf ini tidak bisa ditegakkan di Indonesia,Sumpah Pemuda 1928..Dengan tegas menyatakan “Berbangsa satu Bangsa Indonesia..Berbahasa satu Bahasa Indonesia etc,,Walau mata sepet kayak Jet Lee.Walau hidung bengkok kayak Amitabachan,juga putih melepak kayak Marcos.Sudah pasti Bangsa Indonesia..di Indonesia tidakada lagi pemisahan kaum Umno(melayu)MCA(tionghwa)MIC(india)
    Jadi bila sesuatu hal yg melibatkan Bangsa Indonesia (penghinaan dsb)dilakukan oleh Malaysia kek.Singapura kek.atw Thailand dll.mereka2 Bangsa Indonesia tidak melihat(meneropong) lagi hal tsb samaada dilakukan etnik Cina/india/melayu/Dayak dsb.Tapi mereka melihat hal tsb dilakukan Bangsa Malaysia/Bangsa Singapura ,Begitu juga bila terjadi di Arab mereka bukan lagi melihat itu perbuatan Arab Badui,Arab Yemen dsb.Toh Arab Titik..!!Wallahu”Alambissawab.

  32. AREK-AREK LUNGGA | 28 October, 2009 00:39

    Sdr Shariffuddin.
    Anda nampaknya bukan mau menerima teguran yg ikhlas dari saya.malah masih menjurus komen anda kepada “ibarat menuang minyak kpd api yg tengah marak” bisa juga saya ibaratkan istilah minang “Tambuah ciek lai,nasi tambuah”"
    Dari sudut mana anda berdiri ttg fakta membuat saya samar2,Anda bilang tiada sosialisasi massa untuk menegakkan hukum,,saya nasehatkan agar minda sdr ada Check and Ballance..baca2lah Harakah-Suara Keadilan.Malaysia Kini..Kalau hanya percaya pada TV-3 dan TV-1..Ahh memang susah untuk ber ajang dalam wacana Intelektual Minda.InsyaAllah.

  33. AREK-AREK LUNGGA | 28 October, 2009 01:20

    Sdr Kamarul
    Tentang ada tangan2 gaib dibelakang sirkit kemelut ini,dari kalangan etnik Tionghwa ,ini hanya prasangka buruk,yg biasanya ditimbulkan bila ada issu2 melibatkan pribumi atw bumiputra di Nusantara ini.
    Sdr,biasanya gunung kalo mau meletus,bukan terus melatus hai ini,tapi mesti keluar asap2 dulu ,lalu batuk2 dikit dan muntahkan dahak2(kahak)Larva dan habuk dsb,barulah gunung tsb meletus muntahkan segala yg menyumbat kerongkong nya,
    Begitulah ibaratnya kemelut ini,sekam terbakar diam2 udah lama sekali.menurut penyelidikan saya bermula sekitar 25,thn doeloe,dimana bermulanya TV-3 menggunakan istilah Indon untuk orang Indonesia,karna membanjirnya pendatang Indonesia,dalam ramai2 tsb menyelitlah penjahat2 kawakan dari Madura/Flores/Sumbawa dsb.
    Tapi dibalik itu para peniaga2 Kaki-5 baik melayu/cina diCowkit dll tempat,mendapat anugerah durian runtuh,karna ramainya pendatang ini..Tapi ada suatu kejadian yg menyayat hati dimana seorang peniaga melayu asal Kedah(Kelantan saya lupa)telah mati ditikam dgn pisau belati yg dijualnya(senjata makan tuan),
    Peristiwa ini berlaku sebelum pemutihan pertama,cukup menggemparkan,menurut saksi (kawan sebelah berniaga) mangsa telah memarahi seseorang dgn perkataan “Indon”karna dia terlalu menawar saat mau beli barang dagangan mangsa..Jadi sdr2 disini,penghinaan yg diterima warga Indonesia pendatang begitu merenyahkan..padahal kedatangan mereka waktu itu begitu diperlukan Malaysia..Belum lagi yg lain2,tak dibayar gaji,kena pau oleh yg menyamar sbg polis dsb,Kalau saya ceritakan tidak cukup ruangan ini..
    Salahkah mereka datang.?? Ibarat burung punai akan terbang mencari dimana ada padi2 masak”Bukan salah ibu mengandung memang sudah nasib badan”..saya terbaca prosa minang doeloe”Karatau madang dihulu,berbuah berbunga belum,Merantau bujang dahulu,dikampung berguna belum”"

    Kalau kita hayati prosa Minang diatas tak sanggup rasanya menghina-memperlekehkan-merendah2-kan orang2 dagang merantau kekampung kita.Indonesia dipanggil Indon,Bangladesh dipanggil Bangla.dll .

  34. AREK-AREK LUNGGA | 28 October, 2009 01:59

    Saya percaya pada motto atw slogan “Kita menuai hari ini,apa yg kita tanam doeloe”..Jadi kita tak perlu lagi berkelit ttg gang bendera atw gang bambu runcing dll.”Keruh air di muara tentu ada hujan dihulu nya”.Senangkan,!!
    Ada nostalgia saya pada thn 80/90 an.waktu itu saya bersama teman2 coba mengedar beberapa produk Kerupuk Palembang dan Kicap Tamin dll di Selangor dan Wilayah persekutuan,dimana kedai2 runcit orang melayu banyak waktu itu..Tahukah anda gimana penerimaan mereka ,karna kami berkulit sawo matang.berbuih mulut kempen tak mau mereka terima barang2 kami,padahal tdk minta deposit.Tapi kapan simata sepet datang “Hayya Apek lama tak datang” apa saja barang2 dibawa siOriental’dibeli oleh Makcik n Pakcik,begitu susah untuk mengembangkan perniagaan waktu itu,karna tiada sokongan/sambutan dr bumiputra disini,begitu juga kedai2 runcit mamak,langsung tak mau layan kami.!!
    Tetapi Allah Maha Adil dan Bijaksana.kemanakah kedai2 melayu dan mamak2 doeloe.mereka2 terkubur tanpa nisan dikuburkan oleh2 peniaga2 Aceh dgn empayar dan taktik saling membantu/bersatu..Juga Apek2 yg pakai Van mengedar2 barang2 runcit,hanyut entah kemana..??
    Disinilah kelemahan kita Melayu Malaysia tidak mau tolong-menolong sesama Melayu,bukan orang Melayu tidak pandai berniaga,tapi sokong-menyokong kurang dalam budaya melayu Malaysia.Itulah sebabnya kedai2 makan Mamak India maju melimpah ruah sampai kejalan raya.Siapa yg menyokong kalau bukan Melayu..Kalau lah bukan karna melayu menyokong ,sudah lama Toke2 Globe- Maidin-Kamdar.berenang pakai sampan balik ke India.
    Jadi sebelum sdr Kamarul mau ajak Melayu Indonesia bersatu,ajaklah Melayu Malaysia bersatu saling membantu/menyokong dalam perniagaan,hanya perniagaan/kekayaan yg bisa mengokohkan pejuangan Melayu pada 2020 bukan parti politik..Wallahu”alam.

  35. AREK-AREK LUNGGA | 28 October, 2009 02:31

    Satu lagi nostalgia saya doeloe,maaf Mang Okta.ini sekedar pencerahan untuk pemulihan alias pemutihan
    Waktu Megat Juned Megat Ayub jadi Menteri dalam Negeri.dan wakil rakyat Parlimen Gombak.Datin Zalekha,masa itu ada suatu provokasi issu.bahwa peniaga2 disekitar Gombak/Selayang adalah pendatang haram,isue ini gencar di provokasi oleh wartawan2 upahan Utusan malaysia,dan surat2 pembaca mengalir deras bak banjir Tsunami penuh kata2 kebencian.dengki khianat.
    Dipendekkan cerita.jadi Mendagri dan Wakil rakyat Gombak udah tidak tahan lalu turun padang dgn iringan Polis/Ambulan/TV-3.mengecek kebenaran fakta,Tapi alangkah malunya Menteri/WkilRakyat tsb,karna Kedai2 makan Minang/Kedai Runcit tsb dimiliki status Warganegara,bukan pendatang haram seperti yg diberitakan..
    Moral story..mulanya kedai2 tsb adalah kedai2 buruk/papan yg disewa dari warga tempatan,karna sokongan sesama warga Indonesia baik Minang /Aceh dll,akhirnay majulah sikit demi sedikit,lama2 dari kedai rendah dah jadi dua tingkat,berkat sokongan si sawo-matang.kalo nak tunggu sesama melayu “”Ah jangan singgah itu kedai Indon tu”"Bukan tak ada melayu singgah,tapi bisa dikira dgn jari..Saya cukup marah bila dikata Melayu tak pandai berniaga ,yang sebenarnya tiada sokongan sesama bangsa”"
    Kadang terasa sedih bila liat bangsa sendiri(melayu) begitu berbondong-bondong masuk kekedai mamak india(bukan mamak minang)tanpa usul periksa,padahal saya sendiri pernah terserempak pekerja2 india i kedai mamak tak berpuasa dibulan Ramadan,bial saya tanya kenapa.?? Rupanya mereka hindu dari TamilNadu..Hingga Restoran Steven-Corner di Pandan Indah K.lumpur,sudahterang pemilik/pekerja nya Hindu.pergilah lihat ramai orang2 kita yg bertudung dan bersongkok putih membawa keluarga makan2/minum disitu..Na’uzubillahiminzalik.!!

  36. AREK-AREK LUNGGA | 28 October, 2009 02:38

    Jadi kepada teman2 seperjuangan disini bak kata Kipanji..”Janganlah meludah kelangit,nanti kena muka sendiri”"
    Tapi bagi saya lain dari menelan air liur basi baik diludahkan..Bak kata Ibrahim Pendek.”Mari kita lihat siapa yang kena..??”Salam maaf for your all.

  37. Hendra Gunawan | 28 October, 2009 11:16

    usan SMP Itu Punya 22 Pesawat
    PERSDA NETWORK
    Susi Pujiastuti

    PANGANDARAN, - Kerut di wajahnya menggambarkan betapa keras jalur hidup ditempuh wanita ini. Susi Pujiastuti (45) merangkak sebagai pedagang ikan segar. Ia sukses di industri perikanan modern dan penerbangan carter beraset ratusan miliar rupiah.

    Tak pelak PT Excelcomindo Pratama (Tbk), perusahaan telekomunikasi, menganugerahinya predikat The Best Indonesia Berprestasi 2009. Saat ini, wanita yang hanya lulusan SMP itu mengelola dua perusahaan.

    Masing-masing PT ASI Pujiastuti Marine Product, yang bergerak di bisnis perikanan dan Susi Air, maskapai sewa dengan 22 unit pesawat propeler. Dari dua perusahaan itu, Susi bisa menghidupi ribuan karyawan.

    Jalan hidup wanita ini memang penuh liku. Usai memutuskan keluar dari bangku SMA di Cilacap, Jawa Tengah pada 1983, Susi mulai menjalani pekerjaannya sebagai pengepul ikan dengan modal pas-pasan.

    Usahanya terus berkembang. Setahun kemudian dia berhasil menguasai pasar Cilacap. Tidak puas hanya berbisnis ikan laut di satu daerah, Susi mulai melirik daerah Pangandaran di pantai selatan Jawa Barat.

    Ternyata di sana keberuntungan Susi datang. Usaha perikanannya maju pesat. Jika semula dia hanya memperdagangkan ikan dan udang, Susi mulai memasarkan komoditas yang lebih berorientasi ekspor, yaitu lobster.

    Dia membawa dagangannya sendiri ke Jakarta untuk ditawarkan ke berbagai restoran seafood dan diekspor. Karena permintaan luar negeri sangat besar, untuk menyediakan stok lobster Susi harus berkeliling Indonesia mencari sumber suplai lobster.

    Masalah pun timbul, problem justru karena stok sangat banyak, tetapi transportasi, terutama udara, sangat terbatas. Untuk mengirim dengan kapal laut terlalu lama karena lobster bisa terancam busuk atau menurun kualitasnya.

    Pada saat itulah timbul ide Susi lainnya untuk membeli sebuah pesawat. Christian von Strombeck, suaminya yang kebetulan pria bule yang berprofesi pilot pesawat carteran asal Jerman mendukungnya.

    Sebuah pesawat jenis Cessna dia beli. Armada itu sangat membantunya meningkatkan produktivitas perdagangan ikannya. Nilai jual komoditi nelayan di daerah juga naik.

    “Nelayan bisa mendapatkan nilai tambah. Misalnya saja, lobster di Pulau Mentawai yang tadinya hanya dijual Rp 40 ribu per kilo, setelah itu bisa dinaikkan menjadi Rp 80 ribu per kilo saat itu,” kata Susi kepada Persda Network.

    Jadi Pesawat Penumpang Kebutuhan akan pesawat pun semakin meningkat seiring dengan ekspor yang terus bertambah. Belakangan, pesawat yang tadinya hanya untuk mengangkut barang dagangan laut dia coba sewakan kepada masyarakat yang ingin menumpang.

    “Ternyata permintaan transportasi sangat besar karenanya kita pun mengembangkan bisnis pesawat carter ini dan Susi Air,” ujarnya.

    Saat ini, Susi Air memiliki 22 armada pesawat kecil, antara lain jenis Cessna Grand, Avanti dan Porter yang dioperasikan oleh 80 pilot, sebanyak 26 di antaranya adalah pilot asing.

    Pesawat Cessna saat ini harganya Rp 20 miliar per unit. Sedang pesawat Avanti harganya bisa empat kali lebih mahal.

    Maskapai Susi Air saat ini beroperasi di hampir seluruh daerah peolosok di Indonesia. Untuk mengembangkan bisnisnya ini, Susi bertekad menambah armada lagi hingga mencapai 40 unit pada akhir tahun depan dengan investasi sekitar Rp 200 miliar.

    “Yang penting kita tingkatkan layanan agar pelanggan semakin suka pada kita,” ujarnya berfalsafah. (hendra gunawan)..Mas Okta numpang parkir yaa..!!

  38. kamarul | 28 October, 2009 14:43

    Salam buat pembaca blog tempo,
    Assallammualaikum w.b.t. buat sdr.pembaca blog tempo ini serta keluarga disana moga hari ini anda semua sihat sejahtera dalam menjalani kehidupan seharian dan semoga Allah merahmati anda serta diberi kesihatan yg.sihat dan selamat sejahtera.T.Kasih saya ucapkan kerana sudi memberi sedikit pemahaman kpd.saya tentang permasalahan yg.telah saudara lalui .Ikhlas saya katakan disini..bahawa saya simpati terhadap apa yg.sdr. telah alami akan peristiwa itu.serta rakan2 anda yg.lainnya..dan saya faham simpati saja tidak cukup utk.menyembuhkan rasa sakit hati anda terhadap bangsa saya disini.yg.mana dikatakan selalu menghina bangsa anda .
    Setelah saya teliti dan cuba fahami isi komentar sdr…sebenarnya saya bangga dgn.sikap anda ini dan cukup terang terangan org.nya,serta jujur,saya juga akan rasa terhina juga kalau saya diposisi sdr..Ingin saya memberitahu sdr. walaupun anda tidak suka pd.bangsa saya namun kita masih lagi saudara sesama islam.Beginilah sdr. walau apa sekali situasinya ,apa jua penjelasannya dipihak kami,saya sudah menduga akan jawapannya bagi pihak sdr..KENAPA.?.SBB.SUDAH TERTANAM DISANUBARI SDR. akan sifat2 itu tetap membenci…..dan sebenarnya itulah kelemahan sdr. sdg.menunjukkan api kemarahan seterang terangnya maka musuh akan mencari kelemahan sdr.bagaimana cara utk.tenggelamkan sdr…itu adalah perumpamaannya.Sebenarnya saya byk belajar dari sdr. tentang erti nilai2murni hubungan sesama manusia,semangat patriotiknya.org Indonesia amat kental.Tapi disebalik semangat tersebut,mengapa masih ada tuntutan menuntut kemerdekaan sendiri,spt TIMUR TIMOR,SERTA ACHEH yg.mahukan Negara sendiri.Berbalik kpd.sejarah mengapa kaum kaum ini menuntut kemerdekaan,dimanakah nilai kesetiaan mereka,semangat patriotik mereka yg.kental utk Indonesia,INDONESIA ketika itu sungguh tercabar serta malu dgn Negara tetangganya malah terpaksa melepaskan timur lestey dan soalannya inikah harga yg.patut Indonesia bayar atas semangat patriotiknya yg.sudah diketahui hebatnya,kebanyakan mereka adalah BERAGAMA KRISTIAN.Itu belum termasuk Bali –kemungkinan bila termasyhur akan negerinya itu serta kaya akan pelancungnya(wisata) tidak mustahil utk .mereka menuntut negeri sendiri suatu hari nanti—rata2 mereka itu adalah hindu.Bagi org.Melayu disini org india yg.beragama hindu selalunya adalah menjengkelkan dan bermasaalah.Kerana itu Malaysia menolak penggunaan bangsa Malaysia utk semua kaumnya disini,hanya org Melayu shj .adalah tuan pada tanah melayu ini… Utk pengetahuan sdr. sebenarnya Malaysia amat mengagumi akan org..Acheh ini…nak tau sbbnya…adalah kerana Acheh adalah satu2nya wilayah didalam Indonesia yg.menuntut kemerdekaan drp.Indonesia…kami sedia maklum akan GERAKAN ACHEH MERDEKA(GAM)…tentunya sdr. sedia maklum…bukan?Bagaimana org.Acheh itu ditindas oleh TNI.DAN BETAPA KETIKA ITU org2 Acheh dihina gara2 mahu memohon Negara sendiri,bagaimana rasanya ditindas dinegara sendiri oleh permainan pemerintahan Indonesia.sedangkan mereka itu bangsa Indonesia.dimanakah harga sebuah patriotik ketika itu sehingga Acheh bertindak sedemikian rupa.Apakah dgn semangat patriotik shj dpt.memulihkan ekonomi Indonesia,Indonesia harus bangun dari mimpi2nya yg.mereka adalah hebat(teringat masa kecil dahulu sebut shj Indonesia …kita mahu jadi spt.mereka dan sebahagian drp.mereka..betapa HEBATnya Indonesia ketika itu) tapi jgn hanya hebat berdemontrasi.korupsi,pembohongan saja, malah mesti hebat dari segala aspek malah bijak menyusun atur kaum2nya itu.TAPI NAK BUAT MACAMMANA walaupun Indonesia itu kaya kebanyakan ketua pemerintah dr bawah hingga keatas memilih utk mengkayakan diri sendiri dahulu drp.mengutamakan kesusahan rakyat,maka rakyat tanpa pilihan terpaksa menanggung penderitaan.Malaysia pun x dpt lari drp kemelut itu juga..Cuma kita belajar kesan /akibat itu dari Negara Indonesia kiranya perkara ini jika tidak dibendung kesannya amatlah parah dan akan menghancurkan ekonomi Negara itu sendiri walaupun sebanyak mana wang melimpah tetap dikuasai oleh para pemimpin rasuah dan Malaysia akan jadi spt.Indonesia. Memang mudah utk kita berkata spt.itu tapi x mudah utk.melaksanakannya…bertindaklah segera wahai IndonesiaJesteru itu..kenapa Indonesia xmahu melepaskan acheh utk punya Negara sendiri…..Jawapannya adalah kerana hasil buminya….namun yg.menjadi kemarahan org.Acheh itu adalah kerana hasil bumi mereka diambil sewenang wenangnya dan keuntungannya itu lalu disalurkan pd.kerajaan pemerintah.Begitu juga dgn Malaysia iaitu dinegeri trengganu.tapi tidakla smpai menuntut negeri sendiri Cuma kerajaan terpaksa memulangkan semula aset trengganu itu kpd.rakyat nya utk.memajukan negeri tersebut barulah rakyat berpuashati punya kerajaan yg.prihatin tentang rakyatnya.Maka kesimpulannya Acheh masih dalam kesusahan..yg.inilah masalahnya.SEBENARNYA org Acheh (militant)dulunya diberi perlindungan khas oleh pemerintah Malaysia disini,cuma tidak dihebahkan di media kami atas menjaga hubungan kedua2 negara.Cuba sdr. fikir mengapa Malaysia melindungi org.Acheh ketika acheh ditimpa kesusahan drp cengkaman.TNI.?Sbb.org.2Acheh ini adalah sebahagian yg.menjadi orang Malaysia dan org.Melayu disini.Persatuan org.Acheh pun ada disini.Kampung org.Acheh pun ada disini.Cuma Malaysia tidak boleh melebihkan suku kaum ini disini,nanti apa kata yg.lain spt Jawa,bugis,Mendailing,.dsbnya.Kami tidak pernah menganggap org.ACEH MEMBERI MASALAH kepada Malaysia kerana suku kaum mereka ini amat ramai disini serta telah lama bermastautin disini….mungkin yang menulis KOMENTAR ini pun salasilah keluarganya pun org.ACHEH.JAWA.BUGIS,MINANG dsbnya.yg tidak dpt.dipisahkan dalam himpunan kelompok rumpun melayu ini.Mengapa Malaysia tidak bantu TIMUR TIMOR?-fikirlah ..sendiri.INILAH padahnya bila semua kaum dijadikan satu bangsa tapi kaum dalam bangsa diperlekehkan atas sbb.agama.
    Buat sdr,sebenarnya anda sedang menikam sdrmu sendiri disini hanya kerana secubit kesilapan yg.anda rasai tidak patut dilakukan oleh bangsa kami disini atas bangsa kamu.Mengapa Malaysia pasukan utama sampai di Acheh ketika tsunami dulu dan pasukan terakhir meninggalkan Acheh.Baru2 ini di Padang ,Sumatra pula ditimpa bencana,walaupun diberitakan ketika itu bendera Malaysia dibakar,oleh golongan anti Malaysia,pasukan bantuan Malaysia di lontar batu(sekiranya cerita ini benar),mengapa masih Malaysia dgn.hati yg.terluka tetap membantu Indonesia,kerana org.Minang di Malaysia amat ramai disini yg.kebanyakkan menjadi ahli perniagaan yg agak berjaya juga disini,Malah dalam pasukan penyelamat Malaysia itu ada yg.berketurunan Minang ,Bugis,Acheh dsbnya.Walau apapun hakikatnya ,saya faham anda akan tetap dgn pendirian anda.sendiri tanpa perlu ditunjuk ajarkan siapa mereka
    Buat sdr apa yg.ingin saya terangkan disini agar kita patut sama2 belajar dari kesilapan kita,jgn hanya disebelah pihak sahaja…perkara paling senang adalah mencari salah orang lain dan perkara paling susah adalah utk mengaku kesilapan kita.Jesteru itu,gunakanlah setiap kepintaran sdr membimbing anak nusa anda kearah yg.lebih cemerlang,berdidikasi,agar bangsa anda dipandang tinggi,bukannya mengajar mereka membenci bangsa lain kerana amat rugi rasanya serta masa.Mengalah tidak bererti Kalah,Walau apapun disini bangsa saya harus belajar sesuatu dari bangsa anda ,semangat patriotiknya dan kesetiaan dan penghormatan sesama manusia.
    Berbalik kpd.urusan Negara Malaysia,setiap hari dan masa Malaysia terpaksa berhadapan dgn Pendatang tanpa izin (PATI)ini disini yg cuba menyeludop masuk kenegara ini.secara haram,segelintirnya ada yg.sempat serta nekad melakukan rompakan bersenjata disini,sudah dihantar pulang tapi dtg.semula dgn identitas yg.lain pula,mencuri kenderaan spt.motosikal dan dijual kenegara sendiri,menyeludup rokok kretek dll,utk.pasaran disini tanpa cukai,begitu juga di utara semenanjung Malaysia –Thailand,bangsa Thailand selalu mencuri kenderaan mewah disini,membeli dan menyeludup minyak diesel ke negaranya,membunuh orang islam pattani di selatan Thailand.Walaupun Malaysia tidak mengaku melindungi org.2 Pattani sebaliknya memang benar kerana ramai saudara mara mereka ada di utara semenanjung Malaysia dan menjadi rakyat Malaysia dan menjadi rumpun melayu disini…dan mereka adalah org.islam yg patut kita lindungi dari org.kafir laknatullah itu,mereka membunuh dgn kejam saudara seislam kita disana tanpa belas kasihan..Begitu juga masalah di Sabah.bagaimana org.Filippina serta islam filippina dtg.menyeludup dan tinggal di sana,sama spt.Mynmar utk mendapatkan status (pr)penduduk tetap.kerana keadaan peperangan dinegara mereka.Disini pula bangsa anda perlu belajar dari kami,bagaimana para pemimpin itu harus bijak menangani masalah walaupun kami ditimpa masalah dalaman dgn jiran tetangga kami tapi kami tetap menyembunyikan permasalahan tersebut kerana bersebab.Sebenarnya mereka ini semuanya ada ikatan perhubungan persaudaraan dimana mereka menetap…jadi Malaysia satu2nya Negara yg menjadi tempat rujukan dunia mencari penyelesaiannya antara Filipina dan melayu mindanoa,Thailand dan pemberontakkan islam,serta lain lainnya.
    Fikir semasaknya sdr,apakah masalah ini harus dibiarkan,itulah yg.menjadi salah satu sbb,mengapa ada sesetengah melayu disini lupa diri dan sombong kerana kesediaan Negara mereka menguruskan masalah keliling dgn,mereka semua ini,dan memandang hina mereka ini tetapi yang membuat onar adalah sedikit,tapi harus difikirkan mengapa mereka harus menjadi pencuri ,kalau difikirkan tentulah atas desakan hidup,mereka tidak pernah fikir kalau itu terjadi pada diri mereka sendiri.Tidak dinafikan ada majikan yg.terlalu baik sehingga tidak terbalas oleh kebaikan mereka ini dan dianggap spt.sdr.sendiri…Alhamdulillah…Saya sendiri punya pembantu rumah semuanya okey shj.tapi dalam pada itu,angka penyelidikan menunjukkan Indonesia adalah Negara yg.paling banyak sekali mendapat layanan baiknya disini atas faktor agama,bangsa,berbanding Negara filippina ,Bangladesh dllnya.
    Walau apapun kenyataannya saya pasti anda tetap tidak begitu yakin akan situasi begini,dan tetap membenci bangsa melayu disini.Kalau situasi begini terjadi dinegara anda ,bagaimanakah penerimaan penduduk berbilang bangsa anda menerima kehadiran mereka yang tidak putus2 saban hari dan apakah reaksi rakyat anda akan situasi begini….sama2 menginap di kawasan anda.Tentu ada segelintir rakyat anda akan protes dan mengeluarkan berbagai isu politik kerana /sebab utk.menjaga kepentingan mereka sbg.warganegara.Tidak perlu kita sebut perkara 2berkaitan kerana itu adalah kuasa rakyat itu sendiri.Malaysia sebagai Negara berdaulat cuba sedaya upaya menjaga keselamatan negaranya disamping cuba menjaga hubungan antara jiran tetangganya ketika mereka didalam kesusahan.Apakah sdr. tidak mahu tahu,ataupun memang tidak ambil pusing ketika anda pernah bekerja disini dahulu,samada dlm bidang professional mahupun bidang tenaga buruh dsb setiap kali negara2 islam dan bukan islam ,dilanda bencana maka media masa dinegara ini akan mengumumkan utk.kutipan derma utk.membantu Negara tersebut,seperti apa yang berlaku sekarang di Padang ,Indonesia,Bagi mereka berketurunan Minang yg tinggal disini,,setiap malam mereka berkumpul.dan mengutip dana antara mereka sendiri utk.membantu saudara mara mereka disana,selain.bantuan dari kerajaan ,badan swasta dan berkanun serta persendirian.Saya tidak nafikan Negara anda juga membuat kutipan derma utk mangsa2 tersebut utk membantu mangsa bencana itu.Saya tidak pasti samada benar atau tidak bantuan Malaysia ditolak ketika ini kerana media masa Malaysia menafikan yg.bantuan nya tidak diterima.Utk.pengetahuan sdr.win,itu belum lagi saya ceritakan tentang kaum mendailing yg.terdapat di daerah Kampar ,Perak yg.berasal dari Medan,Bugis,didaerah Kg.Gajah,serta Selangor dan Negeri Johor,Minang di Negeri Sembilan,dan terlalu banyakla…Kalau kamu hina bangsa melayu disini yg kumpulan ini semuanya adalah dalam rumpum melayu bermakna anda mengutuk bangsa anda sendiri disini.(ini belum termasuk lagi keturunan Raja2 Melayu disini yg.banyak salasilah keturunannya di Indonesia.)Walau pun hina kami dimata anda kalaupun kecewa dihati kerana nistamu dan kutukan, sekalipun kamu mengutuk bangsa Melayu disini,kami tetap tidak membalasnya kerana kami tahu yang memukulnya adalah saudara kami sendiri yang mahu mengajar kami berjalan…tapi hakikatnya lihatla ….kita mesti bersatu bukan sebaliknya.
    PERDANA MENTERI MALAYSIA Dato’ Sri Najib B.Tun Abd. Razak …..kalau sdr. mahu tahu beliau adalah merupakan keturunan Bugis.Kalau org Bugis diIndonesia itu pasti bangga…wah PM Malaysia itu keturunan org bugis ya…itulah keistimewaan dua Negara ini punya hubungan yg.unik serta klasik.Kerana itu SEJAK DULU LAGI,anak anak Malaysia dididik melalui pelajaran (sejarah)berkaitan segalanya asal mendapat ilmu,supaya rakyat disini tahu asal usul mereka ,bagaimana penubuhan Malaysia ,raja raja melayu,dsbnya.Tidak termasuk bab pelajaran yg. lain lagi.Kami tidak spt.singapura menipu akan penubuhannya dan menolak sejarah. Dunia pun tahu penipuan Singapura.Mereka2 ini bangga jadi rakyat Malaysia kerana suku kaum NUSANTARA BANYAK TERDAPAT DISINI.
    Inilah sbbnya mengapa RAKYAT MALAYSIA tidak mahu ambil peduli atas apa yang terjadi di Indonesia,kerana kami telah diajar menghormati budaya semua bangsa /kaum melayu disini agar menghormati antara satu sama lain dan digabungkan menjadi rumpun melayu.Maka generasi itu akan menjadi kuat dan dapat memerintah dan menguasai bangsa kafir disini.Kami inginkan org.islam berkuasa di Nusantara ini.Kalau Indonesia selalu buat LATAH..MACAMMANA…nak Berjaya ..pemerintah anda juga yg.pusing kepala…terlalu banyak protes atas dasar kaumnya la,politiknya dan lain2 yg.amat menyulitkan apatah lagi ketua pemerintah kalau keturunannya dipertikaikan…
    Kerana itu hubungan dua hala antara Malaysia dan Indonesia itu adalah berbeda kerana faktor sejarah,jadi kalau sdr. menghina bangsa saya berarti …….lu fikirla sendiri.Cuba kaum anda pergi ke Jakarta…..apa benarkah anda akan diberi keistemewaan oleh bangsa Indonesia itu sendiri…oleh kelas pertengahan dan atasan…fikir-fikirla…bagaimana permainan Jakarta pula …keatas sdr.…ini bukan urusan utk .saya campur.
    SEBENARNYA sdr.,Malaysia punya tanggungjawab yg.lebih besar lagi.berbanding Indonesia yg.punyai alasan yg.amat kukuh iaitu ekonomi dan bencana alamnya..Malaysia kena berahsia tentang apa yg.dilindunginya,demi menjaga semua tetangganya,terpaksa menahan amarahnya, perkara sensitif tidak boleh diperbesarkan ,dan seboleh mungkin mengelak drp mencampuri urusan tetangganya.Kerana itulah Malaysia dipandang tinggi oleh negara2 Barat dan Timur kerana sikapnya yg.melindungi hak2 asasi kemanusiaan.didalam peperangan.Pemerintah Malaysia selalu berunding dgn Indonesia atas sbb.apa(persaudaraan)..namun ada juga permintaan Malaysia terpaksa ditolak kerana isu2 spt.ini.Contoh katakan Malaysia cuba memberi ruang pada Indonesia supaya membuka perusahaan automobilnya di Indonesia spt.Proton disetiap kota besar Indonesia dan dapat memberi peluang ratusan ribu bangsa Indonesia mendapat pekerjaan namun kerjasama ini terpaksa ditolak atas sbb.marahnya rakyat Indonesia pd.Malaysia …yg.selalu dikatakan mencari pasal kerana akan merosakkan perusahaan automobile tempatan mereka sendiri.Keangkohan dan semangat patriotik inilah yg.memakan diri Indonesia .Pemerintah Indonesia terpaksa menelan pahit dan pusing kepala.Ini hanya contoh sahaja buat sdr .
    Kita putus hubungan dgn Malaysia,ganyang Malaysia,perang dgn.Malaysia,begitu gampang sekali rakyat Indonesia mengeluarkan kata2 kesat,tapi mengapa orang Malaysia spt.tidak peduli isu ini.Kalau isu ini diambil serius kerajaan Malaysia maka tibalah saat tetangga kita iaitu Singapura akan mengambil kesempatan keatas kedua2 negara ini menggunakan kelengkapannya utk diuji.Maka ketika itulah Malaysia akan dituduh memulakan peperangan ini.Malaysia sudah lama mengkaji akan sikap pura2 singapura…walaupun mereka dalam anggota kommemwealth..sbb.bagi Malaysia mereka tetap org.kafir yg.perlu diawasi.kecualilah jika tiada pilihan.Inilah sbbnya kenapa Malaysia terpaksa mendiamkan diri.tidak ambil pusing dgn.Indonesia.Malaysia tidak mahu Indonesia di buli oleh Singapura dalam lontar batu ,sorok tangan.Kerana itulah saya sendiri angkat tangan dgn.negara saya sendiri demi menjaga keamanan sejagat dirantau ini.Sdr .tak perlula..bertanya siapa saya..tapi bagi Malaysia /Indonesia akan tiba masanya akan anda ketahui betapa menyesalnya anda melakukan perkara ini bila kedua dua Negara ini hancur akibat perbuatan rakyat Indonesia demi hanya sebuah nama bernama bangsa Indonesia.Kerana itulah rakyat Malaysia ratanya org.Melayu menolak sekeras kerasnya penggunaan ayat menggunakan perkataan bangsa Malaysia kerana ramai kaum di Malaysia .Jadi mereka semua adalah tuan pada Tanah melayu ini.Jadi terang2 peluang utk menjadi ketua Negara sudah ada didepan mata.Kami ingin hanya orang Melayu sahaja menguasai Malaysia tanda sbg.tuan tanah Melayu yg.berdaulat..Jadi sebagai tuan tanah,org melayu harus bijak menangani masalah ini kerana kami tahu org.India dan cina sudah diagak tentang tahap kesetiaan mereka pada negara ini.Jika dari dulu lagi Indonesia menolak penggunaan bangsa Indonesia ini tentu mereka tidak spt.hari ini.Kerana kuasa tuan tanah tiada ,nama2 rakyatnya semuanya bunyi Indonesia,walaupun mereka itu BERAGAMA ISLAM,BUDHHA,KRISTIAN dsbnya.Statistik tidak dapat menunjukkan siapa sebenarnya TUAN BESAR PADA TANAH INDONESIA,SUKU KAUM TERBESAR HARUSLAH MENJADI KEPALA PEMERINTAH DAN MENJAGA KAUM KAUM YG.KECIL .Walaupun Negara anda Negara islam terbesar di DUNIA ,SUKU KAUM TERBESAR MESTI ADA UTK MENGKONTROL KAUM YG.KECIL DAN BARULAH DIBERI PENGAGIHAN MENGIKUT PERATUSAN KAUM TERSEBUT DALAM PEMBANGUNAN INDONESIA. kaum apakah yg.menguasai Indonesia.TIADA BUKAN…DISINILAH silapnya kerana semua kaum Indonesia adalah tuan pada Indonesia tiada suku kaum yg.KONTROL Indonesia.… ….maaf saudara..kalau saya terpaksa berkata demikian.Walau apapun anda tetap benci dgn bangsa saya disini SUDAH TERTANAM DISANUBARI sdr. akan sifat2 itu tetap membenci…
    Moga Allah MENCUCURI RAHMAT atas semua negara2 islam dan moga bukakanlah hati mereka agar berbaik sesama saudara seislam mereka…didunia ini…
    MAAFKAN SAYA SDR,KALAU DALAM KOMENTAR INI AMAT MENYINGGUNG PERASAAN SDR. DAN TIADA NIAT SAYA UTK MENYAKITI HATI SESIAPA HANYA SAYA BERPANDUKAN PADA FAKTA DAN LOGIKALNYA.moga anda dapat menerimanya.Maafkan kami kiranya saudara kalian tidak dapat menerima akan kenyataan ini…walaupun kita bersaudara namun apa yg.penting ,jgn hanya kita pandai mencari kelemahan sesama sdr sendiri,walaupun banyak kesalahan pada Malaysia spt.yg.dikatakan oleh Indonesia,apakah Indonesia begitu mulia sehingga sanggup menghukum antara manusia sdgkan Allah lebih mengetahui apa yg.telah terjadi.Kami hanya sebuah Negara yang kecil,hanya bisa membantu sekadar yg.mampu,janganlah dianggap kami sudah Kaya dan sombong,terlalu jauh utk katakan yg.kami sudah kaya kerana byk lagi yg.negara kami harus belajar dari anda(mana yg.bagus kami akan ikut),kami pun masih ada org.2yg.miskin,yg perlu dibantu,perlu laksanakan serta berusaha sebaik mungkin membina ekonomi yg.kukuh serta stabil,mengatur susun para penganggur utk diuruskan supaya dpt.kerjaan,cuba sedayanya menghapuskan tahap kemiskinan rakyat ketahap maksimum,menyimpan wang rakyat dalam caruman supaya dapat digunakan dihari tua nanti,amalkan sifat mulia spt.bersedekah,agar diampunkan dosa serta mohon dijauhkan mala petaka,Negara kami terlalu kecil jika dibandingkan dgn.negara anda….sumbangan kami sebenarnya terlalu kecil jika hendak dibandingkan dgn jumlah penduduk Negara anda…..maka bangkitla Indonesia…buktikan yang anda sebenarnya hebat.dalam segala hal….kerana kami ingin melihat sdr2kami disana selesa dalam penghidupan.Hakikatnya pernahkah Malaysia menolak setiap bantuan yg,Indonesia perlukan…kerana kami tahu anda semua adalah sdr kami….Cuma kami dpt membantu sekadar yg.mampu..kami doakan moga Indonesia akan bangkit dari tidurnya..

  39. Puracendana | 28 October, 2009 15:34

    Banyak udang banyak garam,banyak orang banyak ragamnya,dan sudah menjadi lumrah,manusia itu terlalu banyak maunya,jarang mau berpuas-hati,biar sampai hampir kelubang kubur sekali pun.Rasanya selagi nyawa dikandung badan,manusia tetap sama,tidak kira apa bangsa serta warna kulitnya.Sejak dulu,kehidupan manusia sentiasa berputar,dari bawah keatas,kebawah lagi dan begitulah saling berganti.M’sia dan Indo’sia tidak terkecuali,tidak banyak bezanya,sama2 masih tercari2 identiti serta jati diri.Dalam pada itu,sifat hasad dengki masih tetap belum terhakis,keikhlasan masih lagi bisa dipertikaikan.Riak2 ketenangan cuma dapat dilihat dipermukaannya saja,sedangkan nun jauh didasar,masih terdapat kocakan serta pusaran yang masih hebat.

    Namun ibarat kata Dr.M,”bangsa ku mudah lupa.”,jarang sesuatu pelajaran itu tertanan terus dilubuk2 hati kita.Ya sekalung tahniah harus dihulurkan pada Indo’sia,kerana berjaya menghidupkan satu bangsa Indo’sia,walau pun berhidung bengkok kayak Amitabachan atau bermata sepet kayak Jet Lee,tetap juga bersemangat bangsa Indo’sia,seperti kata Arek2 Lungga.Namun seperti yang saya katakana diawal tadi,ia sekadar tenang dipermukaan sahaja,dan ini bukanlah satu kejayaan yang mutlak,yang bisa dibanggakan.Signifikannya,bangsa Indo’sia sehingga kini pun masih sama seperti yang menghadiri rapat Sumpah Pemuda 1928 itu,pemuda seperti Jong Java,Jong Ambon,Jong Celebes,Jong Batak,Jong Sumatranen Bond,Jong Islamieten Bond,Pemuda Kaum Betawi,dicampur dengan berbagai jong terkini,seperti jong tionghua,jong banjar,jong acheh,jong boyan,jong bugis dan berbagai etnik lagi masih tetap belum bisa disatukan dalam satu kapal,dan masih saja sering bermusuhan, sehingga kini pun pantang tercuit sedikit.Malah slogan yang kedua sumpah itu “Kami putra dan putri Indo’sia, mengaku berbangsa yang satu,bangsa Indo’sia” bolihlah dikatakan cuma kosmetik saja dan sebagai satu retorik kerana keperluan ketika itu.

    Begitu juga diM’sia,ada juga kedengaran bisik2 mengatakan,Konsep 1M’sia yang dibawa Perdana Menteri Najib Tun Razak itu,untuk mengekalkan dan meningkatkan perpaduan didalam kepelbagaian negara,yang selama ini menjadi kekuatan supaya kekal sebagai bekalan masa hadapan,tempat untuk berkongsi impian itu,adalah diciplak dari sumpah bangsa Indo’sia,yang telah dibuat 85 tahun nan lalu itu.1M’sia yang mengandungi lapan nilai iaitu perseverance (tekad),acceptance (penerimaan), pendidikan,integriti,meritokrasi,ciri kemanusiaan,kesetiaan dan kecemerlangan itu,mungkin akan hilang bersama pemimpin suatu hari nanti,masa saja yang akan menentuklannya.Jelaslah hidup ibarat putaran roda.Yang bisa dibanggakan pada Indo’sia adalah sumpah ketiganya,“Kami putra dan putri Indo’sia, menjunjung tinggi bahasa persatuan,bahasa Indo’sia.” tidak syak lagi Indo’sia benar2 berjaya disini kerana tidak ada lagi kedengaran slang2 lidah bergulung,biar pun dari warga keturunan tionghuanya kecuali “lo dan gue”,yang sudah menjadi seperti trend generasi muda.Destinasi Indo’sia dan M’sia sebenarnya masih jauh,perjuangan yang hanya memberi kepentingan yang boleh membawa kepopularitian indidividu dan tidak melihatkan kesan kepada pembangunan insan,tidak akan kemana2.Indo’sia M’sia,adalah dari rumpun nan satu,kata dulang paku serepeh

  40. Shariff Fudin | 28 October, 2009 18:12

    Arek Arek Lungga
    Terima kasih kerana komentarnya dan anda tidak faham apa yang saya maksudkan dengan sosialisasi massa. Di Indonesia jika sesuatu undang-undang itu akan dilaksanakan contohnya pada Januari 2010, satu gerakan sosialisi atau pengenalan akan diadakan. Contoh mudah, razia terhadapan kenderaan dan pemandu diadakah jalanraya dari masa ke semasa dan polis menahan dan memeriksan SIM dan STNK setiap pemandu. Mereka tidak ditilang jika terdapat kesalahan tetapi di beri amaran sambil diingatkan bahawa jika di tahun depan mereka pasti ditilang dengan hukuman yang lebih berat. Itu sahaja. Saya sering alami silap paham saya ini bersama teman-teman Indonesia. Dan biasalah teman saya itu “menambuih ciek”, paham sangat sifat kalian. Seorang teman saya lagi kasian, dia terus dibantai, “hanya bertanyakan arah” kepada sekumpulan anak muda Madura. Lihat betapa mudahnya anda melenting marah. Tidak hairan saya bila bantuan tiba untuk korban gempa padang, mereka tidak sabar untuk “antrean”, terus sahaja merampas bantuan dari truk. Tiada disiplin langsung. Mungkin juga tidak percaya kepada pekerja yang akan mengagehkan bantuan.

  41. Shariff Fudin | 28 October, 2009 19:07

    Sdr kamarul/puracendana,
    Semoga nukilan yang panjang lebar saudara di baca seteliltinya oleh anak-anak muda Indonesia yang berdarah panas. Bahasa Melayu yang kita gunakan sering dianggap ganjil dan melucukan bagi pembaca berbahasa Indonesia. Seperti berpuisi kata mereka.
    Semoga thread keramat ciptaan Okta ini dibaca oleh ramai anak-anak indonesia, dan cuba memahami luahan hati seorang Melayu. Orang Melayu berbahasa tanpa mencincanglumatkan peristilahan, seperti yang berlaku di Indonesia. Kami tidak gemar atau tidak redha istilah-istilah seperti pemilu, pilkada, kapolda, pilpres, satpam, satgas dan ribuan lagi menghancurkan bahasa. “Peduli apa kepada orang Jawa, Sunda, Madura dll., kerana bukan bahasa Jawa, Sunda, Madura dll yang kami cincang-cincang. Kami hanya mencincang bahasa Melayu iaitu bahasa orang Riau. Sastera Jawa, Sunda, Madura kami tetap intak. Cuekin aja”.
    Oh, 1Malaysia indah sebagai satu retorik sahaja. Untuk mengharapkan bukan melayu menyamai sifat kemanusiaan melayu, jauh sekali. Penderaan TKI/TKW akan terus berlaku, dan orang melayu akan terus dibenci. Betul kata-kata sdr kamarul. Telah disemat mati sifat dan rasa benci terhadap orang melayu di kesumat dan sanubari orang-orang Indonesia. Sudah berjaya pemimpin-pemimpin mereka menanam perasaan benci ini dari dahulu lagi demi untuk menjadi pemimpin, melakukan korupsi dan menjarah negara, dan bila tiba pilihan raya mengupah sekumpulan rakyat (RP 30-40 ribu per orang) melakukan demonstrasi membenci Malaysi, supaya dianggap jagoan, dipilih semula dan menjarah lagi. Rakyat jelata Indonesia sudah termasuk ke dalam kitaran gila (viscious cycle) ini, dengan tiada harapan untuk melepaskan diri mereka. Mencari-mencari korban untuk melempiaskan amarah mereka.

  42. Puracendana | 28 October, 2009 20:23

    Banyak juga saya meniliti penulisan Shariff Fudin,saya suka pada idea anda yang agak kritis.Seperti yang pernah saya katakan”nobody is wrong,you’r right on your side,I’m right on my side.” Pokoknya adalah bagaimana kita melihat sesuatu itu,dan olih siapa sesuatu itu dilihat.Adalah lebih baik kalau kita dapat melihat sesuatu itu,dari sudut yang pelbagai kerana kita akan lebih mudah untuk memahaminya.Saya bukan orang politik,bicara saya mengenai Indo’sia/M’sia adalah dari sudut diplomatik,agama serta bangsa.Apa yang saya maksudkan,bahawa kebanyakan usaha serta dasar2 kerajaan yang dijalankan sekarang,samada olih M’sia @ Indo’sia hanyalah kosmetik dan retorik,kerana ia bersifat sementara dan cara perlaksanaannya tiada ‘umph’ @ semangat yang benar2 jitu,bak kata orang utara M’sia “pi mai2 tang tu.jugalah”Maka saya teringat kembali kata2 Dr.M dan benarlah,”Bahawa mengisi kemerdekaan itu,jauh lebih sukar dari menuntut kemerdekaan.”Selama 12 tahun berkhidmat dengan PDRM,saya sangkakan dasar2 kerajaan sudah cukup canggih,namun selepas saya menceburkan diri dibidang business dan bergaul dengan banyak pihak2 swasta,tau apa yang saya dapati?Orang2 swasta senyum sinis bila PM Najib Tun Razak bercerita pasal KPI,ini kerana swasta sudah 10 tahun yang lalu mengamalkanya dalam system appraisals mereka.Kita baru terjerit2 mau melaksanakannya dan itu pun ramai pula pihak yang membangkang.Inilah dia bangsa kita,dan akhirnya adakah ia tidak tinggal sebagai retorik dan alat kosmetik bagi pemerintah sahaja? Begitu jugalah yang saya katakan,kebanyakkan warga M’sia senyum sinis bila baru2 ini Presiden SBY melancarkan ‘Indo’sia bolih’,tau kenapa?Sama2lah kita fikir2kan

  43. AREK-AREK LUNGGA | 29 October, 2009 02:35

    Kepada sdr Kamarul,makasih dgn berjelanya pencerahan anda ,tapi disebabkan terlalu panjang ulasan anda ,baik disini saya ulas atas sebisanya ,,
    1-Anda coba merobek-robek fakta atas hal yg muncul dipermukaan saja ,padahal kalau anda amati komen saya tanpa prejudis,tidak ada satu ayatpun yg saya tulis provokasi kebencian tersirat juga tersurat,mungkin kita datang dari lingkungan/pendidikan yg berbeda.tapi tak salah jika mengkaji suatu pristiwa berlaku tentu ada penyebab awalnya.Kalau sdr menyatakan rakyat Indonesia membenci rakyat Malaysia seutuhnya,begitu kerdilnya minda anda.Terus terang saya katakan “Apa yg dirasakan warga pendatang era 80an,gimana Media-Polis-Pihak berkuasa Tempatan Malaysia .Menekan/Memeras/Mempau(pungli)terutama warga2 Jawa dan Boyan kususnya,karna dua suku ini agak ramai dibidang buruh murah,karna kebetulan dua suku ini ada berpelajaran minim disokong pula dgn budaya “Ya Nggee”nunduk2 ggak mau melawan apalagi membantah.diperas tak bergaji,kalau dibayar gajipun tidak sepenuhnya.Coba anda bayangkan penindasan yg mereka terima dulu ,mereka bawa balik ketika era pemutihan(antar pulang)dan diceritakan pada rakan dan keluarga dikampung.mereka yg pulang tsb jumlah ribuan..”jadi seperti saya kata “Kita menuai apa yg kita tanam kemaren”"
    2-Tentang Timor Leste.tentu anda ada baca sejarahnya dari awal,kalaulah Pak Harto masih memerintah ,sesekali tidak akan lepas wilayah tsb,tapi disayangkan sejarah bicara lain,saat itu Indonesia dipimpin presiden yg lemah Gusdur.semua mau dimerdekakannya atas nama HAM dan Demokrasi sehingga Ajaran Qadiani Ahmadiah,Ajaran Kejawen Kebatinan dihalalkannya,Bak kata Tunku AbdulRahman “Tak pa,biak pi lah dikala ditanya orang kenapa Tunku lepaskan Singapura.Wallahu”Alam.

  44. AREK-AREK LUNGGA | 29 October, 2009 02:58

    Malaysia membantu negara2 yg ditimpa musibah baik Indonesia atw Pilipina,Alhamdulillah adalah satu visi yg murni dan digalakkan agama,Soal ikhlas apa tidak itu bukan soal kita,atw seperti kata sdr.Malaysia yg paling dulu bantu dan yg terakhir balik pulang,Tapi maaf sdr Kamarul apakah anda ada turun di Aceh atw Padang melihat realitinya dibalik sinetron ini yg dibangga2kan TV-3 dan Akhbar2 lidah pemerintah,.
    Kalau anda seorang yg jeli memndang dibalik suatu drama,acting ini.Tahukah anda kini berduyun-duyun pengusaha perumahan dan Kontraktor2Malaysia datang ingin merebut peluang2 usaha selepas tragedi baik di Aceh atw Padang.Jadi disini memang cerdik pemimpin kita,karna rugi besar Malaysia jika bermusuh dgn Indonesia karna Kek Ekonomi di Indonesia itu besar dan masih bayak yg belum diteroka dan dimajukan.dulu Mantan PM Mahthir pernah bekoar di bilang “Tebang semua pokok getah dan Kelapa sawit tanam di Indonesia dan kita jadikan Malaysia negara Industri” Itulah sebabnya sewkatu Mahthir setiap menang pemilu dia akan turun sungkan keJakarta jumpa PakHarto.,Apalagi alasan beliau kalu bukan dari sudut ekonomi.Akhir2 ini disebabkan kemelut tsb banyak konglomerat Singapura turun ke Indonesia karna peluang2 telah ditinggalkan pengusaha2 Malaysia..Ini bukan soal Singapura membuli Indonesia,karna mereka tahu,kek ekonomi Indonesia Gurih dan Rangup”Jadi demi peluang Ekonomi serantauinilah PM Najib berkata supaya hubungan dua negara ini ditingkat lebih hebat,sebenarnya beliau guna bahasa Mantiq(kiasan).InsyaAllah

  45. AREK-AREK LUNGGA | 29 October, 2009 03:13

    Tentang sdr menyatakan Suatu kaum besar mengontrol kaum kecil.ini bukan sistem Demokrasi ini sistem Sekuler kalu diIndonesia dibilang sistem Rasis atw Assabiyah.,biasanya sistem pengasingan kaum/suku majoriti dan minoriti ini hanya bisa bertahan beberapa dekad lepas berdirinya sebuah negara.karna perbauran/Asimilasi kaum karna kawin campur dsb atw atas kesetiaan jati diri pada negara tempat mereka lahir.maka negara tsb tidak bisa lagi menolak kesatuan bangsa samaada ats kesatuan politik ,dasar agama,maka mungkin aja nanti akan muncul Bangsa Malaysia yg tidak atas keakuannya sebagai cina-melayu-india lagi..Are your malay ,No’ I am Malaysian..InsyaAllah.

  46. AREK-AREK LUNGGA | 29 October, 2009 03:31

    Sdr Sharifuddin
    Apa perlu saya marah pada anda,saya komen atas apa yg anda nukilkan,kayak yg say bilang dulu,mungkin kita datang dari lingkungan/pendidikan berbeda,stigma suatu suku itu jahat dsb ini adalah hukum alam dan juga Qada”dan Qadar dari Allah pada manusia agar jadi iktibar kita ,dimana negeri2 yg banyak ulama dan kyai nya disitu juga ramai preman dan penyamunnya,Contoh Kelantan banyak pondoknya,tapi maaf pelacur2 di KL pun ramai dari Kelantan.Aceh negeri SErambi Makkah tapi ramai warganya jadi tokan Narkoba.Madura terkenal dgn Centeng2nya(samseng) tapi disi juga ramai kyai2 sufi dilahirkan,bahkan Bintara2 Muda ABRI yg diserapkan jadi anggota ajudan Elit Tjakrabirawa pengawal Soekarno doeloe adalah ramai terdiri dari arek-arek Madura..AlQuran menyatakan”Janganlah kita merendah2kan/menghina suatu kaum/puak itu mungkin aja mereka2 itu lebih baik dari kamu”"Wallahu”Alambissawab.!!

  47. kamarul | 29 October, 2009 10:22

    AREK-AREK LUNGGA:
    buat sdr.beginila..setiap apa niatyg.baik dihati kami, tetap anda lencungkan kesatu isu yang bertentangan dgn niat baik tersebut…kalu beginilah ramainya pemikiran bangsa indonesia…Indonesia tak akan kemana2 pun…hanya pandai komen tapi xbisa disentuh /menerima kritikan,sentiasa bersangka buruk shj,hanya gah mengkritik,so…gimana SBY nak majukan negaranya walaupun dia berniat baik namun masih ada prasangka buruk….sebenarnya walau sebagus manapun kita memimpin tetap kita xdpt puaskan hati semua org.hanya mencuba menjadi yg.terbaik..fikir ..fikirla…sdr

  48. Puracendana | 29 October, 2009 18:59

    Indo’sia not a refugee ‘dumping ground’,begitulah ulasan Gabenor Wilayah Kepulauan Riau Ismeth Abdullah,dan sama-sekali tidak membenarkan seramai 78 pendatang Sri Langka yang diselamatkan Navy Australia dipersisiran pantai Sumatra beberapa hari lalu mendarat di Pelabuhan Kijang dan terpaksa diarahkan meneruskan perjalanan lebih 900km keselatan,berdekatan Singapura.Tindakan ini benar2 menguji perjanjian yang baru ditanda-tangani Indo’sia - Australia yang berjanji akan menyalurkan jutaan dolar terhadap kerjasama Indo’sia bagi mengekang pendaratan berterusan pelarian ke Australia,dengan alasan kepadatan penempatan pelarian.Signifikannya,M’sia telah lebih dua abad,menanggung berjuta2 PATI yang mendarat tidak putus2 setiap hari,biar pun berbagai tomahan dilemparkan terhadap M’sia.Bayangkan kos yang terpaksa ditanggung M’sia sendirian termasuk,penguat-kuasaan,penahanan,penghantaran pulang dsb,dan entah berapa kali sudah kem2 pelarian ini dibakar olih mereka,kononnya tidak diberikan layanan memuaskan,sedang muka2 itu jugalah,yang udah entah berapa kali ditangkap dan dihantar pulang,sehinggakan petugas dikem2 itu pun sudah teramat kenal dengan mereka.Ujung2 mereka inilah pula bakal mewarisi kerja tekong2,samada dilaut atau didarat.Itu pun,M’sia masih tidak baik dimata segelintir warga Indo’sia.Mungkin selepas ini,mereka mahu dilayan sebagai jiran kelas satu,kalik

  49. Puracendana | 29 October, 2009 19:45

    Biar pun saya tidak berapa setuju dengan beberapa ulasan kamarul,seperti caranya terang2an memburuk2kan warga bukan Melayu M’sia,saya tetap menyanjung tinggi usaha beliau,yang telah sedaya upaya untuk memberikan kefahaman situasi sebenar,terhadap warga Indo’sia.Namun suka saya peringatkan,untuk menjaga hati2 sesetengah pihak,anda mungkin telah menghancurkan pula hati sesetengah pihak yang lain,olih cara penulisan anda yang sebegitu.Dan semoga harapan Shariff Fudin,agar anak2 muda Indo’sia yang ‘berdarah panas’ itu,bisa memahami luahan hati seorang Melayu,benar2 berlaku.Apa darah panas yang anda maksudkan itu sama dengan istilah ’warm blooded’,dalam bidang geografi dan teologi?, maaf saya cuma bergurau

    Namun melihatkan kepada perkembangan semasa terhadap respon warga Indo’sia,saya jadi kurang yakin.Mereka nampaknya hanya berminat untuk berkoar,melaung2kan sesuatu isu apabila mereka merasakan M’sia dipihak yang salah atau kalah,dipendekkan cerita mereka cuma berminat mau menjadi ‘jaguh melaung’ tanpa mahu berfikir panjang tentang sesuatu itu.Apabila akhirnya ternyata segala tomahan yang mereka jerit2kan selama ini salah,mereka terus mendiamkan diri,memasukkan kepala ke dalam kayak labi2.Memeng benarlah kata pujangga “perkataan maaf itu adalah sesuatu yang amat sukar untuk diucapkan” apalagi bagi yang bernama munafik dan egois.Dalam apa saja,termasuklah seni atau sukan,Indo’sia nampaknya lebih rela kalah ditangan yang lain,dari kalah ditangan M’sia,kerana kalah ditangan M’sia akan merupakan seakan satu penghinaan bagi mereka mungkin,inilah yang tidak difahami kebanyakkan warga M’sia tentang warga Indo’sia.Hujan sudah balik kelangit

  50. AREK-AREK LUNGGA | 30 October, 2009 01:00

    Kamarul.
    Sdr,siapa yg berniat baik,Siapa yg melencongkan isu sebenarnya.!! Saya komen atasbaris2 kalimat yg anda nukilkan pada tgl-28/10.14;43.
    Bagi rakyat NKRI.siapa saja yg bicara dari Malaysiabaik Amat-Acong-Sami,itu adalah warga Malaysia,tidakada dalam kamus rakyat NKRI lagi ,penyisihan kaum atas RAS(ras-agama-suku)jika anda masih bertahan atas level Rasis,bagi warga NKRI anda dinilai Ekstrim-Rasisme,kalau masih juga bandel anda kami nilai masih taraf anak2 SD,Toh begitu apa gunanya berteriak-teriak One Nation Malaysia..
    Saya masih teringat kapan Tuan Guru Nik Aziz bilang kenapa (sebuah parti politik) tidak mau menerima Islam seutuhnya,bukan setengah-2.
    Sesiapa saja yg jadi pemimpin sebuah negara mesti dinilai kepimpinannya ,sebagai Check n Ballance,bukan berprasangka buruk maksudnya..
    Perjuangkanlah sebuah negara yg telah diasaskan fundamennya oleh Nabi Muhammad SAW,berbagai formula telah dicoba baik Indonesia juga Malaysia, hanya ibarat Demokrasi Panadol aja,sakit nya akan kambuh lagi..Siapa pun didunia ini,baik bangsa apapun berhak untuk hidup layak,walau dinegeri sendiri atw perlu berhijrah kenegri orang.seseorang yg pergi merantau itu bukan semestinya dari orang2 miskin atw negeri /pemimpinnya tidak bagus memimpin..Kalau lah tidak ada jiwa berhijrah dan bedagang para2 mubaligh2 dari Jazirah Arab dan lainnya tidaklah sampai Islam ke Nusantara ini.
    “”Karatau madang dihulu,berbuah berbunga belum..Merantau bujang dahulu,dikampung berguna belum”"
    Jazakumullahu khairan.

  51. AREK-AREK LUNGGA | 30 October, 2009 01:32

    Puracendana.
    Sdr,bukan saya memuji atw anda yg terbaik.tapi mungkin anda sudah begitu matang menilai sikon(situasi-kondisi)atas jauhnya perjalana anda dalam hidup ini..
    Begitulah hidup ini sdr,apabila hati telah dibaluti prasangka baik serta disirami zikrullah seadanya.tidak ada yg perlu dicemaskan dan dihiraukan keburukannya,semua makhluk yg kita jumpa dan hadapi hari2 telah diatur oleh Azza Wajalla..
    Bak bait2 prosa lama”Yang buta penghembus unggun api,yg pekak penuntun jalan,yg tinggi ganti galah,nan rendah..hahhaa udah lupa saya bait2nya..
    Tentang “Hujan balik kelangit”ada benarnya juga sdr..Tapi ini bukanlah bisa kita salahkan Indonesia aja.
    Saya teringat waktu Piala Alba di Klumpur(tahun lupa)finalis waktu itu antara MIsbun lwn Liem Swi king.Lim udah tertinggal jauh dibelakang point nya maksudnya Misbun telah mendahului..Waktu itu pengulasnya Hasbullah Awang.dgn kata2 merendah2kan Liem,berapi2.Tapi dgn penuh rilex Liem dapat mengatasi Misbun..Wah bertambah panas ulasan Hasbullah dgn kata2 Indonesia guna paranormal dsb,begitu juga bila ada pertandingan bola piala Merdeka doeloe antara Indonesia/Malaysia mesti panas..
    Jadi dalam hal dua2 negara ini sama aja watak2 nya yg satu mau menang selalu,dan yg satu pantang kalah.jadi keputusannya podo wae,samimawon”..Tambuah Ciek Pak..!!

  52. Shariff Fudin | 30 October, 2009 02:11

    Puracendana, tahniah Indonesia kini sudah mendapat mempraktikkan demokrasi tulennya selepas peristiwa berdarah Mei 1998. Demokrasi tulen yang sunggun murni idealisma nya. Rakyat Indonesia bebas untuk menyatakan pendapat dan berdemontrasi. Media massa anda bebas untuk menerima upah dari parti politik dan pemimpin tertentu untuk menyemarakkan semangat rakyat jelata dan untuk menaikkan kejagoan pihak berkenaan.
    Peristiwa serupa telah juga berlaku di Malaysia di bulan Mei yang sama, lebih tepat pada 13 Mei 1969. Akibat jurang ekonomi yang sangat jauh berbeza telah mengakibatkan meletusnya pertumpahan darah antar etnik melayu dengan cina. Etnik cina yang mengontrol 95% kekayaan telah mencabar kekuasaan politik majoriti Melayu. Sesuatu tindakan afirmatif (Affirmative Action) harus dilakukan. Pemerintahan sementara di bawah pimpinan Tun Razak telah dengan berani melakukan beberapa tindakan drastik dan melayu diberi layanan istimewa (prefential treatment) dengan sasaran untuk meningkatkan pegangan kekayaan kepada 30%. Penggunaan Akta Keselamatan Dalam Negeri (ISA) untuk memastikan tiada mana-mana pihak untuk cuba mengancam kestabilan semasa transformasi. Amerika juga baru memperkenalkan Patriot Act-nya dan Singapura pula tidak memansuhkan ISAnya.
    Saya berasa teruja bila berlaku peristiwa Mei 1998, juga berpunca dari perbezaan jurang ekonomi. Pada masa itu saya berharap Indonesia menggubal undang-undang yang mengutamakan pribumi. Tetapi perkara yang diimpikan tidak berlaku. Perjuangan 3 anak Trisakti adalah sia-sia. Reformasi yang dilaungkan adalah kosmetik. Amin Rais tergeser dari perjuangannya. Desentralisasi dikobar-kobarkan tetapi tidak berlaku. Jakarta masih dominan.
    Keluhan dan kesengsaraan ribuan peniaga di Pasar Senin dilupai begitu sahaja.
    Sebelum merdeka negara kami disebut Malaya (kehendak Inggeris), dan selepas 1957 dinamakan Persekutuan Tanah Melayu, satu nama yang menggambarkan ketuanan Melayu. Tiada tanah atau nama lain yang menyemarakkan nama Melayu. Itu sahajalah yang namanya Melayu. Negara tetangga kami memilih Indonesia (India?) sebagai nama negaranya, walhal mempunyai 99% rakyatnya dari puak melayu (The Malay Archipelago).
    Lihatlah disekelilingmu 95% kek ekonomi Indonesia dipegang oleh etnik cina. Sebut saja di dalam bidang apa, merekla yang kontrol. Bahkan bidang TOGEL sekalipun. TOGEL berkembang di seluruh NKRI. Pajaknya bagimana? Keterampilan etnis cina berniaga sudah terbilang diseluruh dunia. Kalaulah keterampilan itu diikuti pula oleh keterampilan agensi atau kantor bea dan pajak anda sudah tentu triliunan rupiah boleh dipungut.
    Perkara paling penting di sini menyedari kesilapan anda. Benahi pikiran baru. Jangan terpedaya mainan politik demokrasi tulen yang anda kecapi sekarang. Satu lagi, banyak cerita yang tidak betul yang anda dengar seperti peristiwa Ganyang Malaysia pada tahun 1965. Anda telah di bawa oleh banyak fakta yang tidak betul oleh pemimpin yang mempunyai agenda sendiri. Satu pembohongan yang sangat suka di sebut oleh anak-anak Indonesia yang “terpelajar” ialah Malaysia belajar dan menerima guru dari Indonesia dan kalau tidak kerana ini rakyat Malaysia sudahnya tidak berpendidikan dan bodoh. Fakta: Pada tahun 1970 selepas 13 Mei 1969 Malaysia berhasrat untuk memantapkan Bahasa Melayu, dan dengan kerjasama Indonesia bersetuju untuk menyelaraskan EJAAN dan Malaysia menerima PEMBAKUAN bahasa, untuk memudahkan kedua-kedua berinteraksi dan sebagainya. Dari segi pendidikan di Malaysia pada masa itu sememangnya sudah lama mantap dan berjalan tetapi di dalam bahasa Inggeris. Maka guru-guru di bawa masuk dari Indonesia dan digaji oleh Malaysia sebanyak RM3000. Ada di antara mereka yang tidak mahu pulang selepas tamat kontrak. Penyelarasan ejaan berjalan dengan baik tetapi pembakuan bahasa menerima pelbagai rintangan kerana struktur bahasa Inggeris itu sendiri adalah mustahil untuk dibakukan. Walaupun begitu Malaysia tetap menerima dan TV3 mula menggunakan bahasa baku pada tahun 1971.
    Jadi, kalau anda mengatakan kami berpendidikan kerana guru-guru Indonesia, ternyata anda salah fakta.
    Di dalam arkib, terdapat ratusan filem-filem klasik melayu, bermula sebaik tamatnya Perang Dunia ke 2. Setiap minggu filem-filem ini ditayangkan di TV. Salah seorang pelakonnya adalah Sukarno M. Noor.
    Tanyalah ayah, ibu, datuk dan nenek anda. Filem P.Ramlie lah yang menyatukan mereka dalam percintaan yang diputar setiap lebaran di kota-kota Jakarta (Betawi), Surabaya, Ujungpandang
    Padang, Palembang dan Medan. Dengarlah radio Klasik FM secara online, beritau ayah dan datukmu mendengar lagu-lagu lama nyanyian S. Effendi, Jasni, Momok, R. Azmi dan Aneke Gronloh. Titiek Puspa pun masih di anggap penyanyi baru.
    Agar terkenang di masa dahulu. Pasti mereka akan terharu dan mereka pun tahu satu masa dahulu kita adalah satu.

  53. AREK-AREK LUNGGA | 30 October, 2009 02:12

    Dalam mengatasi imigran2 gelap dsb.udah tiba masanya Malaysia merobah sistem pemantauannya,Alasan Malaysia dikelilingi sempadan berdekatan dgn negeri2 tetangga bukan alasan lagi.
    Dengan membludaknya perdagangan manusia kini,ditambah pula Malaysia udah jadi negeri transit perdagangan manusia juga narkoba,ada beberapa kaedah di Jepun yg bisa kita contohi;
    1-Tidak bisa lagi sistem visa di destinasi tapi perlu mohon visa dinegara asalnya,walau keperluan turis menambah devisa negara,apagunanya income seringgit tapi pegeluaran rm.10.
    2-Di Jepun setiap imigran ada punya Kad i/d kusus,contohnya imigran yg tinggal/bekerja di Johor tidak bisa berleluasa pindah tinggal/bekerja di Selangor.baik dalam menyewa rumah dsb,kad i/d tsb perlu dikemukakan pada pemilik rumah atw majikan baru.sebab kad i/d tsb akan dilaporkan oleh majikan baru ke Polis dan Pemerintah setempat(PBT).penyelarasanan kesinambungan antara yg berwenang perlu muktamad.
    Memang dalam cara secanggih apapun,soal ketirisan pelaksanaan undang2 mesti ada.tapi sekurangnya dapat mengurangi beban biaya yg ditanggung Malaysia soal imigran gelap/terang.
    Soal ketirisan di Jepun pun ada.tahun lepas Jepun dihebohkan ada imigran Pilipina suami-istri tinggal lebihkurang 14 tahun dgn visa luput,dan punya anak yg lahir di Jepun udah skolah rendah,sang ibu-bapa diantar balik ke Pilipina tapi sang anak tidak diantar karna sianak punya bapa angkat orang Jepun,kanapa sang anak bisa masuk sekolah,di Jepun mau masuk Tadika/SRendah tidak kisah sang anak walau anak imigran gelap,tidak perlu dokumen lengkap,karna Jepun punya sistem wajib setiap anak2 masuk sekolah.bila mau masuk sekolah menengah baru perlu dokumen ibu-bapa lengkap,
    Jika Indonesia bisa menerapkan sistem kayak di Jepun tsb..Wahh ggak ada yg PRT/TKW/TKI yg pada bego atw ngge aja bila bekerja di negeri orang..InsyaAllah.

  54. AREK-AREK LUNGGA | 30 October, 2009 02:57

    Sebenarnya ada sebahagian warga bumiputra percaya pada fakta2 sejarah yg didongengkan oleh pemimpin pro penjajah doeloe,kalau anda rajin bisa menyemak fakta2 dongeng yg ditulis oleh sdr Hishamuddin Rais bisa jadi sempadan kita.
    Tahukah anda perkataan Malaya itu sebenarnya bukan indentik Melayu,tapi adalah dari singkatan kalimat Malayalam yaitu suatu suku di India yg ramai datang bekerja /dibawa oleh British.fakta ini saya temukan buku karangan Munsyi Abdullah Hukum,tentang Indo itu bermakna campuran suku-bangsa kalau di Malaysia biasa disebut Pan-Asian,tidak ada indentik dgn India,mungkin anda terpengaruh dgn istilah Hindia Belanda,Hindia Belanda itu bermaksud Syarikat VOC di Asia-Tenggara..
    Kalau anda tidak mau ngaku,dgn adanya guru2 dan dosen2 diimpot bekerja diMalaysia menambah kemajuan doeloe,tidak napa2 lah.baik anda baca tulisan Hishamuddin Rais,yg memajukan bahasa baku dsb adalah minah2 PRT dari Indonesia,terutama warga2 cina.dan diHongkong terpaksa Ibubapa yg menggaji minah2 Pilipina ambik kursus bhs Tagalog karna anak2 mereka sudah berbahasa Tagalog aja..
    Jadi bukan PRamli dsb,karna bahasa kebanyakan dalam film PRamle itu adalh bahasa slang Boyan dan Jerman(Javanis).
    Memang DEB yg diasakan mulanya oleh Tun Razak adalah murni dan berwawasan,Tapi sangat disayangkan akhirnya hanya dinikmati para kroni2 politik.yg hanya bisa jadi kenangan manis bagi bumiputra adalah tanah rencangan Felda aja,walaupun pokok2 yg belum berbuah udah di pajak oleh si achong lintah darat..Itu doeloe ahh..Maaf.!!

  55. AREK-AREK LUNGGA | 30 October, 2009 03:11

    Ralat..ehh. TV-3 baru bangun dari tidur pada tahun 1984.mungkin TV_1 kok..1971 itu..
    Sayang sekali kita selalu didongengkan oleh dongeng2 sejarah kayak Bawangputih/Merah dsb ,kita melupakan perjuangan sejati Ahmad Boestamam,Burhanuddin Helmi dkk.karna kedunguan dan tidak peduli kita,para gerombolan itu(menurut istilah Hishamuddin rais)menukar rentak lagu Negara ku,konon2 dgn alasan patriotik berentak Mars,
    Eeehh hujan sudah balik kelangit Maaf sampean Ndoro Raden.Kulo wong cilik wae..!!

  56. AREK-AREK LUNGGA | 30 October, 2009 03:27

    Ohh Malaysia ku,janganlah kamu terlena dgn nostalgia doeloe.kenapa stesen TV-malaysia asyik2 memutar film2 lama PRamle dsb.,karna ada satu taktikal Brainwash oleh para politikus2 agar pemikiran2 kita seperti “”katak bawah tempurung”,terlena dibuai dongeng2 lama.hingga tapa disadari hidung dicucuk pun tak sedar..
    Dengan adanya IT dan dunia sekecil “Mouse klik”.pemikiran2 generasi millenium tidak mau lagi dimomok2 dgn dongeng2 doeloe..Apa perlu kita menyeru-nyeru nennek-moyang dgn cerita2 “katak bawah tempurung”.biarlah leluhur kita kirimi bacaan AlQuran agar ROH mereka tenang di alam barzah..
    Alfatihah..

  57. Puracendana | 30 October, 2009 18:47

    Saudara Shariff Fudin,saya tidak tahu mahu mengatakan tahniah atau takziah terhadap Indo’sia yang kononnya udah mengecapi demokrasi secara total sejak kejatuhan Presiden Suharto akibat demonstrasi jalanan yang dianjurkan pejuang reformasi itu.Namun nampaknya demokrasi liberal ternyata pada saat itu belum bisa memberikan perubahan yang berarti bagi Indo’sia.Demokrasi mempunyai beberapa tafsiran,manafaatnya tergantung kearah mana ia dipergunakan.Pemerintah serta rakyat harus tahu menentukan unsur2nya,bahkan meletakkannya ‘secara tepat’ dan mengikut keperluan semasa,kerana demokrasi hanyalah cara atau proses dan bukan satu tujuan.Matlamat utama demokrasi ialah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,olih itu demokrasi harus membawa manfaat,harus tidak terkeluar dari matlamat.Persoalan yang perlu difikirkan adalah untuk siapa demokrasi diIndo’sia jika lebih 30 juta rakyat masih miskin dan jutaan lagi masih menganggur?Realitinya,rakyat menjadi korban demokrasi di negara sendiri walaupun dibenarkan menyuarakan protes melalui tunjuk perasaan dijalan2 raya dan media diberi kebebasan untuk mengkritik dan menyindir pemimpin secara terbuka.Demokrasi yang tidak dikawal dengan penguatkuasaan undang2 akan melahirkan kumpulan2 radikal yang boleh mengancam ketenteraman sesebuah negara.Demokrasi yang berlebih2an pula boleh membawa padah kerana kebebasan yang tidak dikawal akan mengundang pergaduhan kaum dan etnik serta berkemungkinan akan melahirkan warga yang kurang ajar serta tidak sopan seperti kumpulan Bendera itu.Ketidaktenteraman dalam negara akibat kebebasan yang melampau,bolih menyebabkan pemerintah tidak dapat memberi tumpuan kepada pembangunan ekonomi untuk mensejahterakan rakyat.
    Dalam kontek ini,Indo’sia harus sedar dan berhati2,ditakuti kerana terlalu gairah memperjuangkan demokrasi,ada perkara2 tersembunyi yang mungkin terlepas pandang.Mungkin itulah yang dikehendaki oleh negara2 luar atau pertubuhan antarabangsa yang menggunakan demokrasi sebagai alat dan tujuan bagi memporak-perandakan sesebuah negara,apatah lagi negara yang mempunyai majoriti penduduk Islam seperti Indo’sia dan M’sia.Mereka mahu melihat negara sedang membangun atau negara mundur terus dilanda masalah dalaman supaya tidak menjadi negara yang berpengaruh,maju dan dihormati.Mereka menggunakan demokrasi sebagai alat untuk kepentingan politik walaupun di satu sisi lain,demokrasi dijadikan alasan untuk menceroboh kedaulatan negara lain dan menguasai kekayaan ekonomi di negara yang dijadikan sasaran seperti Afganistan dan Iraq.Negara Barat membuat peraturan yang membolehkan mereka memaksa sistem demokrasi diamalkan di negara lain termasuk memberikan tekanan ekonomi kepada negara yang enggan menurut kehendak mereka.Demokrasi juga dijadikan cara untuk melaga2kan negara2 yang berjiran supaya bersengketa sepanjang masa walaupun ia kadang2 melibatkan isu2 remeh seperti perebutan hak milik seni budaya seperti yang terjadi sekarang.Salah satu saluran yang berkesan ialah menggunakan media massa untuk membangkitkan api kemarahan di kalangan rakyat.
    Bagaimanapun tidak dinafikan,sejarah juga telah membuktikan negara yang tidak menerapkan amalan demokrasi juga menjadi huru hara dan sukar dibangunkan.Proses demokrasi yang betul ialah apabila sebuah negara itu mencapai kemajuan dan dapat memberikan kesejahteraan kepada rakyat.Olih itu,demokrasi harus dipergunakan sebaik mungkin bagi tujuan tersebut,bukan dipergunakan untuk kepentingan tertenttu atau untuk kepentingan peribadi.Oh ya,hampir terlupa saudara Shariff Fudin,bagaimana perkembangan teman anda yang mahu menikah itu?Berita star semalam melaporkan bahawa Wan Ubaidah Omar,seorang pemimpin tempatan Kelantan menganjurkan agar lelaki Islam membantu sekurang2nya 16,500 orang ibu tunggal yang bersedia diambil sebagai isteri disana.Cuba2lah,tuah ayam nampak dikaki,tuah manusia siapa tahu.Daripada ribut2 dengan birokerasi

  58. Puracendana | 30 October, 2009 19:16

    Arek2 Lungga,usah terlalu memuji,saya bisa penasaran jadinya nanti.Saya benar2 salut terhadap anda yang punyai pengetahuan yang amat luas tentang hal-ehwal serantau,ibarat kata orang udah banyak makan garam,berbanding generasi yang banyak makan Aji-no-moto.Saya amat bersetuju dengan pendapat anda bahawa M’sia perlu mengetatkan serta merobah sistem pemantauan agar permasalahan imigran dapat diatasi,namun nampaknya kasus penyeludupan termasuk manusia,rokok serta narkotik melalui sempadan ini agak mustahil untuk dihapuskan,barang-kali hanya memadai untuk dikawal atau dikurangkan saja,mungkin.Pokoknya selagi dinamai,manusia dan dolar.Terhadap saudara kamarul,anda juga punya pengetahuan yang luas serta terlalu ‘berani berterus-terang’.Nasihat saya,slow2 sikit yeop,negara kita masih banyak pihak pemantaunya,biar pun diruang siber ini.ISA dan OSA masih relevan

  59. Puracendana | 31 October, 2009 10:57

    Arek2Lungga,rasanya stesen2 tv diM’sia juga politikusnya,bukan terlena dibuai dongengan silam,cuma mereka kayaknya masih tercari2 jati-diri Melayu yang sudah semakin hilang,mungkin mereka tengelam punca untuk memartabatkan semula semangat bangsa,lantaran kerapuhan jati-diri generasi muda yang kelihatannya amat rapuh serta ‘lungga’.Globalisasi membawa tantangan sosial yang amat hebat termasuk aspek budaya,ekonomi serta politik serta segala yang menyangkut kehidupan manusia,sekali-gus membawa perubahan perilaku,terutama generasi muda harapan masa depan bangsa.Ibarat isi pantun Buya Masoed Abidin,”dahulu rabab nan batangkai,akini langgundi nan babungu,dahulu adat nan bapakai,kini pitih nan paguno.”Sebenarnya fenomena pergeseran budaya dalam tata pergaulan generasi muda kita amat mencemaskan,mereka kelihatanya sedang bergerak deras dan bergelut kearah menjelmakan ‘generasi buih’ atau ‘losses generation’ yang akan terhempas dipantai,sekiranya tidak dibimbing sebaik2nya olih generasi lama yang udah banyak ‘makan garam’ itu.Lihat sajalah perilaku kumpulan Bendera,yang mengaku sebagai ‘benteng demokrasi rakyat’itu,perjuangan mereka bagus,namun saja tidak kena pada tempatnya.Penyimpangan perilaku tersebut dapat kita jadikan ukuran atas kemunduran moral dan akhlah pewaris negara itu.”Rarak kalikih dek mandalu,tumbuah sarumpun ditapi tabek,kok hilang raso jo malu,bak umpamo kayu lungga pangabek.”Sebenarnya inilah yang perlu kita risaukan,kecelaruan pemikiran generasi muda yang ‘berdarah panas’ seperti kara ShariffFudin itu,bisa memusnahkan asas ‘persaudaraan bangsa’ yang telah dibina sejak sekian lama.

    Seharusnya kita semua berperanan membantu kepimpinan negara,dalam pembangunan semula anak bangsa ini tidak kira diIndo’sia atau M’sia.Api tidak bolih dipadamkan dengan api,dan generasi ‘lama’ tidak harus berdiam diri,hanya berpeluk tubuh melihat ‘langkah sumbang’ anak cucu didepan mata.”Pokok pinang batangnya condong,dipukul ribut berhari2,kucing berenang tikus berdayung,ikan dilaut berdiam diri.” Ilmu dunia usah dibawa kekuburan,ia harus diwariskan buat panduan generasi dimasa depan,dan tanggung-jawab ini tidak harus diletakkan pada pemimpin negara sahaja.Ibarat kiasan pantun lama,”buah salak dirumah Tok Imam,sirih sekapur pergi menjala,anjing menyalak harimau demam,kucing didapur pening kepala.”Di era globalisasi ini,interaksi dan ekspansi kebudayaan dari luar bergerak cepat,meluas dan berkembang pesat,dan mampu merubah perilaku warga negara termasuk genarasi muda,sekiranya tidak dikawal sebaik mungkin.Ditambah pula berbagai faktor penyebab seperti,pemisahan kehidupan duniawi dari agama,pengagungan material secara berlebih2an,pemujaan hidup bersenang-lenang dsb.Ini secara tidak lansung membuatkan perkembangan akhlak pada tata etika individu dan moral sosial telah berubah secara drastik,begitu juga terhadap pergeseran pandangan cara hidup dan ukuran nilai sudah menjadi kabur,lantas warga jadi terlalu pentingkan diri sendiri.Sudah tiba masanya dan seharusnyalah,kita mengerahkan segala potensi diri bagi mendidik generasi pewaris masa depan kita ini akan ilmu kemasyarakatan,kejiranan serta kesaudaraan.Untuk ‘menganyang’ juga harus kena pada tempatnya,agar sekiranya mati pun tidak sia2.”Adat hiduik tolong manolong,adat mati janguak man janguak,adat isi bari mambari,adat tidak salang manyalang.” Semoga Indo’sia dan M’sia basalang tenggang

  60. AREK-AREK LUNGGA | 31 October, 2009 11:19

    Sdr Puracendana,
    Inni bukan muji2 ya.tapi memang saya setuju 1000%.argumen anda ttg demokrasi yg kini lagi2 marak nya di Indonesia.kurang jelas mau kemana,walau mungkin ada sini n sono pembaikan,tapi kapan melihat kenyataan masih jauh lagi seperti yg anda nukilkan,dimana demokrasi harus digunakan sebagai medium kesejahteraan rakyat.tapi nyatanya.ulah para pemimpin politik alias menteri2 dsb,mereka hanya berlumba2 mengejar kursiempuk di Parlemen buat kepentingan pribadi dan kroni nya
    Beberapa hari lepas kita baca kenyataan balas ttg isu kenaikan gaji para mentri2.dimana beliau berkata “wahh gaji kami perlu dinaikkan,mana bisa disamakan dgn pekerja pabrik(kilang).waktu kerja kami ggak menentu,kadang2 orang lagi tidur kami masih bekerja”"
    Diantara sekian ramai mentri yg baru dilantik ke DPR.kalau ada lima orang aja yg bersikap begini,Tunggulah Indonesia akan jadi seperi Checoslovakia,hanya tinggal nama aja lagi.itu belum lagi kalo ada mentri yg pro IMF dsb..
    Dari catatan sejarah doeloe.atau juga dgn berobahnya dunia tanpa sempadan kini.Indonesia bisa diredam dikit hura-hura hiruk-pikuk yg kono2nya demokrasi,agar bisa pembangunan2 dsbnya agar terbela sekian juta rakyat dibawah garis kemiskinan,menurut kita ada dua pilihan yg kalo mau diterapkan buat Indonesia baru..
    l-Negeri2 NKRI atw Propinsi yg sebanyak 26 negeri(udah lupa nih berapa lagi propinsi I”sia)agar diberi Otority bebas membangun negeri2 masing2.dimana mereka bisa membawa masuk investasi asing/domestik.jangan hanya berdomisili di pulau jawa aja.
    II-Untuk sedikit menekan kebebasan melampau hura2 hiruk pikuk demokrasi.perlu dikutip sebagian cara autokrat militer ala Pak Harto,karna yg namanya Jong2 yg tersebar disekitar 3000 kepulauan NKRI.memang masih berjiwa Revolosioner.doeloe kita meramalkan kapan udah wafat2 semua Jong2 era ORLA udah tamat hura2 tsb.nyatanya malah kian marak
    Indonesia tidak akan bisa sejahtera sutuhnya walau mengutip demokrasi ala Amrik dan India,jika otonomi daerah di berlakukan sepenuhnya.barulah bisa di terapkan Hukum2 Syariah dalam semua bidang hukum/muamalah dsb..Hanya demokrasi yg berlandaskan hukum2 AlQuran dan Sunnatullah bisa membangun kembali Indonesia Baru..InsyaAllah..Wallahu”Alambissawab.

  61. AREK-AREK LUNGGA | 31 October, 2009 11:54

    Sdr,Puracendana.
    Wahh,betul2 salut dan angkat topi saya pada anda dgn pantun2 doeloe yg cukup manis maknanya,doeloe waktu masih sekolah rendah saya begitu nggak menyukai prosa2 lama seperti pantun.karna bait2nya yg tidak direk to the point’.Barulah bila di sekolah menengah bisa menjiwai prosa2 lama kita.yg sebenarnya begitu membangun akhlak dan nurani terpuji supaya “”Jangan terlanggar semasa naik” atw juga bait2 seperti “”Menyauk dihilir-hilir”
    Doeloe waktu saya tanyakan pada sorang kakek saudara sebelah bapak saya.Kenapa kakek memilih merantau ke Kolang ini(leluhur2 saya bukan panggil Malaya,panggil Kolang alias Kelang;karna kebanyakan mereka doeloe take off di port Kelang).Jawabnya;Siapa lagi yg akan menjaga negeri sekangkang kera kalau bukan kita”"
    Waktu itu saya betul2 ggak paham apa maksudnya,juga katanya kalau ada sodara2 yg datang lagi.kalau mereka datang dgn tongkang(sampan)kesini bocorkan perahu nya,yg ini saya paham,maksudnya jangan balik lagi ke seberang.
    Tentang negeri sekangkang kera tsb,dah dewasa ini baru saya paham.dimana negeri ini banyak negera2 yg berminat mengambil/menguasainya.juga puak2 dan golongan yg ingin berkuasa disini..Kenapa kakek saya tsb menyebut dirinya “Kita”kepahaman saya adalah bermaksud Melayu mesti menjadi Tuan tanah Kedawung disini baik Ekonomi.Politik dsb,WallahuAlam,

  62. AREK-AREK LUNGGA | 31 October, 2009 12:07

    Puracendana..siapa Buya Masoed Abidin itu..rasanya pernah dengar nama beliau tapi ggak tau dimana ya..?? Apa beliau aktif di malysia atw di Indonesia,mohon pencerahan dikit..Pak.!!

  63. Bung Karno Suara dari Kuburan | 31 October, 2009 14:50

    sialan..arekarek lungga sialan.. enaknyapujian itu beengsek puracendana sialan itu..Indom lagi sialan ibu tua dessy bajingan..manohara sundel bolong..sialan..

  64. Puracendana | 31 October, 2009 15:31

    Saudara ku Ar.Lungga,Buya Masoed Adidin adalah pendakwah berketurunan minang yang berasal dari Kotogadang,Bukittinggi,Sumatra,lahir pada 1935,beliau adalah anak murid kepada Hj Abdul Mu’in Lambah,Madrasah Rahmatun Nisawan,Kotagadang,sekarang menjawat posisi Ketua Dewan Dakwah Islamiah Indo’sia.Penulisan beliau banyak menjurus pada pembangunan ummah,saya mula berminat terhadap beliau lantaran pengulungan tasawuf uluhiah beliau yang mantap.

    Ar.Lungga,pada pandangan saya,orang2 yang terpengaruh dengan provokasi permusuhan Indo’sia M’sia adalah berfikiran senteng serta jumud.Ruang siber yang sepatutnya bisa merapatkan ukwah persaudaraan sesama umat,sebaliknya telah menjadi medium pemisah dan ini merupakan bencana terbesar melebihi musibah gempa bumi diPadang tempuhari.Biar pun saya orang M’sia tulin,saya telah mengenali Indo’sia sejak dibangku sekolah rendah lagi.Saya pernah dibelasah arwah ayah saya kerana asyik membaca novel Pak Hamka,‘Tengelamnya kapal van der wijck’ semasa hampir menghadapi peperiksaan darjag enam.Semasa tingkatan tiga saya sudah mula mentelaah ‘tasawuf moderen’ karya tersohor Pak Hamka itu.Saya juga pernah menghabiskan buku ‘sejarah melayu’ yang setebal itu cuma dalam masa tiga hari sahaja.Ini kerana saya ‘termakan’ kata2 kakak saya yang mengatakan bahawa ‘hujan ribut akan turun sebaik saja kita selesai membaca buku sejarah melayu itu kerana kehebatan roh Hang Tuah.Tau apa sebenarnya terjadi,saya sebenarnya cuma digula2kan olih kakak saya supaya timbul minat membaca.Alhamdulillah,kini hasil semua ini mampu menjadikan saya mengenali Indo’sia dengan lebih dekat lagi. Dima bumi dipijak disitu langik dijujung,dima aia disauak disitu ranting dipatah.Kok manyauak dihilia-hilia,kok bakato dibawa-bawah.Masuak kandang kambing mabebak,masuak kandang jawih malanguah

  65. eka pratiwi | 1 November, 2009 17:10

    Perebutan - perebutan lagi,kalau menurut saya andai saja bangsa ini mau melestarikan dan menjaga
    Indonesia Miliki mungkin keadaanya tidak seperti ini.

  66. AREK-AREK LUNGGA | 2 November, 2009 01:39

    Sdr Puracendana.
    Terimakasih banyak atas info Buya Masoed tsb.Ini bukan2 memuji ya,,
    memang saya juga seorang fanatik sastera dan pemikiran sufi Almarhum Buya Hamka..Cuma kekaguman itu berkat membaca Novel2 beliau seperti Dibawah Lindungan Kaabah.Juga Tenggelamnya kapal Vander Wijk..Ditambah pula waktu beliau masih belajar agama di Pesantren Thawalib Bukittinggi(Sumbar)pernah tinggal dirumah nenek jauh sebelah Ibu saya,Nama Arwah nenek tsb Hjh Kalsom,beliau tdk punya anak lelaki jadi sangat menyayangi Buya waktu itu.
    Jadi saya begitu terpengaruh dgn ketokohan beliau,sehingga pernah menulis surat pribadi kpd beliau,dan dibalas oleh anaknya Hj.Rusydi dan mengatakan bahwa Buya kini di penjara (zaman Soeharto).menurut Buya selepas keluar dr tahanan,buya bersyukur kepada Allah krna itakdirkan masuk penjara,dipenjara tsb Buya menyiapkan sebahagian awalnya Tafir AlAzhar(Tafsir AlQuran)
    Semasa hidupnya saya begitu merindui beliau agar bisa berjumpa.Alhamdulillah pada thn 1981 saat kunjungan terakhir beliau ke K.Lumpur sebelum wafat,saya dapat bersua muka dgn beliau dan berfoto2 yaitu di Masjid Datuk keramat K.Lumpur.
    Malam itu di Masjid Dtk-Keramat orang begitu ramai sehingga melimpah ke luar masjid,saya dgn keberanian yg didorong naluri sorang yg mesti berjabat tangan malam ini juga,saya perhatikan mana2 jamaah ug bersalam dgn beliau dan ingin mencium tangannya ditareknya begitulah seterusnya ,tiada jamaah yg dapat mencium tangan beliau.
    Sesampai saya didepan Buya,saya genggam tangan Buya,dia agak kaget,lalu saya berkata “Sehat Buya..??lalu beliau spontan bertanya “”Siapo waang”.saya jawab dgn bahasa gugup,”Saya cucu nenek Kalsom,beliau nampak keheranan .”Apa kabar Mak Som,katanya” Sehat2 buya.??.Melihat ramainya lagi orang akan bersalam dgn beliau,lalu Buya bilang.nanti naik keatas(maksudnya tingkat atas tempat tetamu)jumpa nanti Buya,,
    Apalagi bukan main gembiranya hati,setelah melihat buya naik keatas,saya terus mengikuti dibelakang,diatas sambil minum2 ringan ,kami bercerita panjang,hingga AJK Masjid agak kurang senang waktu itu,karna lamanya kami bersembang,ibarat bapak jumpa anak’selepas itu saya bergambar’gambar dgn buya,.
    Selepas wafatnya Buya ,saya agak terlambat tahu,ada beberapa bulan baru tahu ,lalu saya nukilkan sebuah puisi buat beliau dan saya kirim ke majalah Panji Masyarakat (majalah buya),tapi saya tidak yahu samada diterbitkan puisi tsb karna tahun 80an susah mau dapat majalah2 dari Indonesia,kalau adapun mesti berlangganan dgn Pustaka Antara di K.Lumpur,itupun susah mau dapat..Maaf rakan2 disini terutama sdr Okta Wiguna karna saya udah menyimpang jauh dari topik artikel ini.ini sekedar nostalgia.doeloe2.!!

  67. AREK-AREK LUNGGA | 2 November, 2009 02:05

    Tentang provokasi dan memanasnya hubungan Indonesia/Malaysia,saya ingin memetik kata2 Ulama Tafsir kelahiran Sulawesi Selatan .Kyai Quraish Shihab sewaktu membahas bukunya “Sunnah-Syiah bergandengan tangan “Mungkinkah”"Beliau berkata ,mungkin kata2 beliau bisa diguna pakai buat meredam sirkut kemelut ini
    Katanya”Saya ingin berkata,Saya ingin katakan, pertama bahwa kita memang berbeda. Tapi perbedaan itu terlalu sedikit dibanding dengan persamaan yang ada. Yang kedua, Allah sebenarnya menghendaki adanya perbedaan. Contohnya dalam Al Quran ada bacaan yang berbeda-beda. Bisa ada penafsiran yang berbeda-beda pula,” jelas Quraish. hal itu dapat disadari maka semoga dapat ‘dimengerti’ mengapa terjadi caci maki, kemudian pada gilirannya diharapkan lahir sikap menutup lembaran lama dan membuka yang baru guna menciptakan saling pengertian dan hubungan harmonis.

    “Musuh kita adalah musuh bersama. Kita perlu bergandengan tangan. Yang penting kita berjalan beriringan. . Jika orang mau bergandengan tangan, harus punya toleransi yang begitu kuat,” kata beliau..InsyaAllah.diperkenankan doa kita semua.Amin.!!

  68. AREK-AREK LUNGGA | 2 November, 2009 02:19

    Saya disini ingin buka wacana segar,dimana saya tertarik berita2 TV dsb,tentang Lontaran idea Sekolah satu bahasa maksudnya Bahasa Melayu(Malaysia) oleh Profesor Kho Kay Yin .yaitu Profesor Bahasa Melayu di University Kebangsaan Malysia(UKM).maksud beliau tidak ada lagi sekolah Tamil/China,Tapi yg mengherankan saya adalh mendapat bantahan awal2 lagi,secara lantang oleh PM.Najib,Razak.yg saya tonton di TV,N7.Sabtu Warta Berita Petang
    Jadi saya mohon kpd rakan2 disini agar memberi saya pencerahan positif bukan prejudis,provokatif.karna saya jadi bingung karna PM memperkasa One Nation.tapi knp beliau menentang Satu bahasa dalam sekolah2 Malaysia.Thanks..!!

  69. Shariff Fudin | 2 November, 2009 14:45

    Teringat saya kepada TS Samad Idris bila puracendana ber”petatah petitih”. Beruntung arek are lungga dapat berjumpa Haji Abdul Malik Karim … saya hanya dapat menatap wajah pada tahun 1050an semasa almarhum datang ke kampung saya di Lenggeng. Hishamuddin Rais memang radikal orangnys, begitu juga tulisannya. PM Najib membawa perjuangan partinya United MALAY Nationalist Organisation bersama M(Chinese)Assoc. dan M(Indian)Congrees. Beliau meneruskan perjuangan Melayu dan membela kaum-kaum yang lain. Semestinya tidak boleh sama dengan prinsip Malaysian Malaysia, perjuanga DAP dan PAP. PKR juga harus berteraskan melayu jika mau berjaya di Mlaysia. Satu kebaikannya ialah Bahasa dan Tulisan Tamil berkembang lebih baik dan bermutu daripada yang terdapat di Tamil Naidu (negeri asal Bahasa Tamil). Mereka lebih Tamil daripada orang Tamil asli sendiri. Bahasa kebangsaan India termasuk Tamil Naidu adalah Bahasa Inggeris. Jangan anda lupa bahasa ibunda (contohnya: bahasa sunda) diterapkan di SD di Indonesia.

  70. Shariff Fudin | 2 November, 2009 14:48

    Ralat: … tahun 1950an

  71. Puracendana | 2 November, 2009 17:21

    Sebenarnya PM M’sia Dato’Sri Najib Tun Razak tidak menentang cadangan sekolah satu aliran,secara berlapik beliau mensyaratkan bahawa ia cuma boleh dilaksanakan jika rakyat berbilang kaum negara ini bersedia menerimanya.Mungkin beliau terpaksa berhati2 dan tidak mahu tergesa2 biarpun terdapat segelintir ahli Parlimen BN dan pembangkang dilaporkan sepakat menyokong cadangan agar sistem persekolahan yang seragam diwujudkan untuk semua pelajar sebagai satu usaha mewujudkan perpaduan nasional.Hakikatnya,masih banyak sudut yang perlu dikaji,biarpun sistem yang ada sekarang kelihatanya tidak membantu merealisasikan perpaduan di kalangan pelbagai kaum selaras dengan gagasan 1M’sia,cadangan beliau sendiri.Rasanya,inilah masa terbaik kita menjadikan Indo’sia sebagai role model,sekaligus mengkaji kekuatan serta kelemahan sistem yang telah dilestarikan disana sejak sekian lama.
    Sekolah memang dilihat sebagai antara acuan yang penting untuk membina generasi muda yang memahami dan saling menghormati antara satu dengan yang lain tanpa mengira bangsa dan agama,namun matlamat penubuhan sekolah satu aliran perlu jelas iaitu untuk perpaduan nasional yang tulen,sejati dan harmoni.Pengalaman yang lalu menunjukkan,ramai yang hanya bersemangat apabila bercakap tentang semangat Nasional,tetapi membisu apabila terpaksa berkorban untuk sesuatu agenda yang jauh lebih besar.Satu perkara yang pasti untuk merealisasikan sekolah satu aliran memerlukan pengorbanan semua pihak.Syarat utama bagi membolehkan idea tersebut dibincang,diperhalusi dan dilaksanakan ialah kesediaan pemimpin2 setiap kaum mengetepikan soal ‘kebanggaan’ dan kepentingan kaum mereka dan melihat faedah sekolah satu aliran secara holistik.,jika tidak ada kesediaan tersebut,lebih baik kita melupakan terus sebarang idea berkenaan.Jika kalangan pejuang2 pendidikan serta pemimpin2 kaum masih mementingkan kaum masing2 dan menutup minda mereka untuk melihat dan memahami agenda yang jauh lebih besar iaitu perpaduan nasional, maka sebarang idea dan perbincangan berkaitan dengan sekolah satu aliran adalah sia2.Tugas yang paling rumit ialah untuk mewujudkan penerimaan golongan tertentu yang mewakili kaum yang selama ini dilihat begitu ekstrem,sangat sensitif dan mudah melatah dengan isu2 perkauman.Mereka ini sentiasa tidak bersetuju dengan sebarang bentuk reformasi terutama pendidikan,yang menyentuh kepentingan sempit bangsa mereka,maka mereka terlebih dahulu perlu diberi kefahaman bahawa kewujudan sekolah satu aliran bukan bertujuan untuk menghapuskan identiti sesuatu kaum,sebaliknya ia merupakan satu wahana untuk membentuk identiti dan jati diri rakyat M’sia tanpa mengira kaum.Agenda inilah yang sulit serta perlukan lebih banyak masa serta usaha berterusan.
    Namun jika melihatkan perkembangan politik semasa negara,rasanya niat murni ini masih sukar untuk dilaksanakan.Prinsip ‘di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung’ nampaknya masih tidak mampu dipraktikkan kerana setiap kaum diM’sia,telah diasingkan melalui sistem pendidikan yang berbeza sejak di usia kanak2,lantaran satu proses pemulihan dan pendidikan semula yang panjang amat diperlukan bagi tujuan ini.Ditambah pula dengan segelintir ‘puak’ yang pantang melihat peluang serta selalu suka ‘menangguk di air yang keruh’,mungkin membuatkan PM merasa ia amat berbahaya untuk dilaksanakan sekarang.Sebagai contoh terdapat segelintir exterimis puak yang sering melaung2kan hak sama rata,tetapi bila kita cadangkan persama-rataan hak dari persekolahan lagi,awal2 lagi mereka sudah membantah.Ini kerana mereka fikirkan bahawa ini nanti akan menghakiskan semangat keBANGSAan mereka.Mereka hanya mau menerima tetapi tidak untuk memberi.Agenda polarisasi kaum serta isu ‘Ketuanan Melayu’ yang hangat sedikit masa lalu juga sedikit sebanyak turut menjadi faktor penghalang,masih ada duri dan ranjau yang perlu dibersihkan sebelum ia benar2 bolih dilaksanakan termasuk perihal Perlembagaan dlm Pekara 153 yang sensitif tu.Selain itu pula,keperluan mengkaji semula Akta Pendidikan 1996 yang didakwa tidak sejajar dengan matlamat mewujudkan bangsa M’sia seperti yang termaktub dalam Perlembagaan amat perlu,dan ini memerlukan masa yang bukanya sedikit.Rasanya sebelum kita pergi kepada agenda yang lebih besar ini,ada baiknya kita menumpukan terlebih dahulu fokus kita kepada agenda sekolah Bestari yang sudah pun berjalan separuh jalan itu.Sekolah Bestari merupakan satu daripada tujuh aplikasi Perdana Koridor Raya Multimedia (MSC) M’sia.Pada tahun 1997,Kerajaan telah memutuskan supaya Sekolah Bestari di tubuhkan sebagai pemangkin ke arah matlamat melahirkan individu yang kritis dan kreatif supaya dapat bersaing didalam ekonomi global pada abad 21.Pembelajaran yang diharapkan di Sekolah Bestari ialah bercorak terarah kendiri mengikut kadar individu,kesinambungan dan reflektif.Ini akan berlaku dengan adanya pembekalan teknologi pelbagai media dan jaringan meliputi seluruh dunia.Pembelajaran juga berubah daripada berpusatkan guru kepada murid.Murid dididik dengan kemahiran berfikir secara kritis dan kreatif dan disemai dengan nilai-nilai murni.Murid membuat pengembaraan mengelilingi dunia untuk mencari maklumat dan mengumpul data.Manakala bagi pihak pentadbir pula,dengan pengkomputeran dalam talian pengurusan sekolah,pentadbir dapat merancang, mengurus dan menggunakan sumber manusia dan fizikal dengan berkesan.Dengan ini semoga kita mempunyai lebih ruang untuk menyiapkan diri,kerana ditakuti nanti kita menang sorak tapi kampung tergadai.
    Lah masak padi ‘rang singkarak, masaknyo batangkai-tangkai, satangkai jarang nan mudo, kabek sabalik buhua sintak, jaranglah urang nan ma-ungkai, tibo nan punyo rarak sajo

  72. !!.Tjakrabirawa,Ajudan.Bung Karno.!! | 3 November, 2009 01:20

    Memang One Nation atw Malaysian-Malaysia,juga Sekolah satu Aliran atau apa juga semboyan nya.untuk kontek Malaysia masih perlu dihalusi dan diteliti secara mendalam dan menyeluruh.dimana ujung2nya semua ini adalah untuk kepentingan semua kaum agar sama hak baik ekonomi dan taraf pribumi/bumiputra
    Tapi amat disayangkan,walau One Nation ini pernah diperjuangkan oleh Ahmad Boestamam dan Dr.Burhanuddin Helmi dan Sekolah satu aliran oleh mendiang Tan Cheng Lok pada 1949 lagi.ianya dicurigai.malah Ahmad Boestamam dan kawan2 sealiran ideologi dituduh pengkhianat karna termotivasi perjuangan Bung Karno..Dan idea Tan Cheng Lok terkubur begitu saja karna disinyalir idea itu ekstem karna China menuntut hak taraf bumiputra akhirnya,
    Tetapi sampai bila kita sebagai melayu bisa bertahan dgn asakan kaum2 lain dgn populasi mereka yg meningkat laju baik ekonomi dan jabatan2 penting di pemerintahan.dimana juga kekuatan survival politik mereka memegang andil yg besar dalam kemenangan2 pilihan raya lalu.
    Apakah dalam situasi politik kini,mungkinkah Sekolah satu aliran atw One nation jadi kenyataan,kita menilai ianya hanya retorik2 politik yg perlu digembar-gemborkan demi kelangsungan survival kelompok politik2 tertentu,kalaupun jadi kenyataan kelompok melayu perlu menguasai politik dan ekonomi dulu.hanya dua versi ini yg bisa membentengi survival melayu,disamping mengekalkan institusi Raja berdaulat”juga kalau bisa “Melayu bersendikan Syarak(Syariat).Syarak bersendikan Kitabullah”.InsyaAllah.!!

  73. AREK-AREK LUNGGA | 3 November, 2009 01:46

    Tentang sebagian orang mengtakan aktivis pro oposisi hishamuddin Rais radikal ,menurut saya kurang tepat.disamping aktif dgn seni dan budaya.beliau seorang yg mendalami kaedah filsafat baik dalam merungkai situasi politik semasa bahkan pemeran lakonan politik itupun tidak terlepas dari analisis nya yg kritis tidak dibayangi sebagai penjilat atau pengampu penguasa.
    Tidak keterlaluan rasanya saya meletakkan beliau setaraf dgn Almarhum WS,Rendra dibidangnya,atas keberaniannya mengkritik penjilat/pengampu dan penguasa yg kronis kapitalis dsb,
    Apabila kita meletakkan Hishamuddin Rais sebagai radikal ,dimana pula kita akan meletakkan sastrawan A,Samad Said yg kini berdiri dipanggung oposisi untuk berjuang menegakkan keadilan seutuhnya pada makam sewajarnya.Apakah beliau juga bisa kita gelar radikal..??
    Sebanarnya label radikal untuk kontek Malysia.kita bisa kasi contoh kalaulah mereka2 itu berteriak-teriak” I am chauvinist Chines” I am chauvinist Malay gito,!!
    Tapi menurut saya tulisan2 beliau banyak memberi manfaat generasi millenium kini,dgn tulisan yg berfilsafat,kadang ada berbau tohmahan,cercaan tapi masih dalam ruang lingkup pencerahan minda2 kita dari kebodohan dan kejumudan..WallahuA’lam bissawab.

  74. Puracendana | 3 November, 2009 10:53

    Klang - A trader was charged at a magistrate court here with the murder of Indonesian maid Muntik Bani, who died after being allegedly abused. A.Murugan 35 was alleged to have committed the offence between Oct 18 and 20 at No.11 Jalan Dato Yusof Shahbudin 6 Taman Sentosa here. He was charged under section 302 of the Panel Code, if convicted, he faces the mandatory death sentence.

    Johor Bahru Polis membongkar kegiatan geng pecah kenderaan didalangi pendatang asing yang menjadikan kereta jemaah yang sedang bersolat Jumaat sebagai sasaran, berikutan penangkapan dua rakyat Indo’sia di Masjid Jamek Tun Aminah.Kumpulan pendatang asing itu dipercayai aktif memecah kenderaan bagi mencuri pelbagai barangan berharga termasuk dompet,telefon bimbit,jam tangan dsb sejak beberapa bulan lalu,mengunakan kesempatan semasa jemaah sedang bersolat.Hasil pemeriksaan ditempat kejadian Polis merampas satu pisau kecil,palam pencucuh,sebatang besi serta sejambak kunci dipercayai digunakan untuk memecah cermin kenderaan.Kedua2 penjenayah yang tidak mempunyai sebarang dokumen sah itu disiasat mengikut Seksyen 379 Kanun Keseksaan kerana mencuri.
    Kuala Lumpur -A court has sentenced an Indonesian maid to six years in jail for trying to kill her employer in Malaysia by poisoning her coffee and soup, a lawyer said Tuesday.Maid Nurhayati Ahmad, 22, pleaded guilty in the court in eastern Pahang state Monday to attempted murder, said her lawyer, Mohamad Fadly Hashim.He said the maid, from the Indonesian island of Lombok, added herbicide to the drink and food of her female employer, Jaharah Daud, in July last year. She had told him she could no longer stand the scolding after a month of working there, he said.Mohamad Fadly said Jaharah, aged 77, was hospitalized after drinking the poisoned coffee but has recovered. Attempted murder carries a maximum 10 years in prison, or more if hurt is caused.
    Moral of the story – jelaslah perbuatan jahat serta jenayah tidak mengira bangsa dan negara.Perlu diingatkan bahawa negara M’sia tidak pernah samasekali berkompromi dengan perihal yang semacam itu dan siperilaku tidak akan terlepas dari undang2 negara,semoga ini difahami olih warga Indo’sia dan tidak terpedaya dengan berita2 yang jauh menyimpang dari kebenaran.Dimana bumi dipijak,disitu langit dijunjung

  75. Puracendana | 3 November, 2009 14:07

    Tjakrabirawa ABK,memang benar perjalanan serta perjuangan bangsa Melayu masih jauh dari zon selamat.Perihal sekolah satu aliran saja sudah dipenuhi berbagai ranjau dan onak,itu belum lagi kita bicara soal survival bangsa Melayu dimasa depan.Hakikatnya,M’sia benar2 perlukan seorang pemimpin yang berpandangan jauh,berwibawa serta mempunyai ketahanan mental yang jitu,bagi menghadapi cabaran,sebelum 1 M’sia dapat direalisasikan dalam erti-kata yang sebenar.Dunia politik M’sia sekarang sudah amat berlainan,dipenuhi olih berbagai2 golongan serta pemimpin yang mempunyai berbagai agenda.Kadang-kala nampak sangat sesuatu isu itu sengaja digembar-gemburkan dan dijadikan sensasi,yang akhirnya ia jelas sekadar satu retorik serta kosmetik bagi orang2 politik ini.Banyak isu yang telah kita lihat berlalu begitu saja,sejuk seperti ‘tahi ayam’,kerana ia bukanlah perjuangan yang ikhlas sepertimana perjuangan pemimpin dahulu.Satu persoalan yang amat menakutkan bagi bangsa kita adalah “ke manakah mereka mahu membawa bangsa Melayu?’dimasa hadapan.Pemimpin generasi baru yang ada sekarang ini kelihatanya tidak lagi mempunyai semangat kental,berani dan tahan lasak,sebaliknya mereka dilihat sebagai pak turut sahaja,lalu generasi muda yang resah dan radikal memilih untuk berpolitik dengan parti2 pembangkang yang sentiasa membuka pintu kepada sesiapa sahaja yang bersuara lantang dan garang.Perjuangan sekarang tidak lagi dilihat menarik oleh generasi muda yang bersifat semula jadi gelisah dan mahukan perubahan mengikut zaman.Kelihatannya pemimpin muda kini semakin dibarisi oleh individu2 yang lebih berminat untuk memperkukuh bisnes,mencari kekayaan atau mengejar kedudukan melalui jalan mudah dengan menjadi orang2 penting dalam kerajaan dan organisasi yang sudah mampan.Ini amat berbeza dengan golongan pemimpin muda dahulu seperti Dato’ Harun dan Syed Jaafar Albar,yang berani mengkritik sekalipun terhadap dasar yang dibuat oleh pucuk pimpinan.
    Hishamuddin Rais boleh dikatakan sebagai seorang intelektual dan aktivis rakyat yang pro reformasi dan pro demokrasi.Dia menjadi jambatan penghubung idea2 dan konsep2 yang kompleks melalui penulisan2nya.Dia banyak memberi penekanan terhadap penglibatan aktif anak2 muda dalam perjuangan menuntut perubahan,selalu berperanan melawan penindasan dan berjuang untuk kumpulan yang tertindas.Sebenarnya,mana2 negara pun amat perlu akan pemimpin yang kritis sepertinya,sebagai ‘check and balance’ terhadap dasar2 kerajaan yang mungkin tersilap percaturan atau tersasar dari landasan.Jadi negara Islam seperti Indo’sia dan M’sia amat perlu melakukan anjakan paradigma untuk mempertahan kedudukan sebagai parti pemerintah,sekali-gus mampu mewakili bangsa Melayu dalam memastikan survival bangsa dimasa depan dengan cara pimpinan serta masyarakat yang terbuka,dengan cara kerajaan bertindak balas,mendengar dengan baik dan mempunyai sistem politik yang tulus dan mudah.Negara tidak boleh menyimpan rahsia daripada dirinya sendiri,dalam konteks kerakyatan.negara yang bermasyarakat terbuka tidak mempunyai nilai autokratik dan semua pengetahuan diketahui oleh semua.Kebebasan berpolitik dan hak2 asasi manusia merupakan asas kepada konsep ini yang sering dipanggil liberal.
    Liberalisme menekankan hak2 peribadi serta kesamarataan peluang.Dalam fahaman liberalisme,pelbagai aliran mungkin mempunyai dasar dan pandangan yang berlainan,tetapi secara umumnya aliran2 ini bersetuju dengan prinsip2 berikut termasuk kebebasan berfikir dan kebebasan bersuara,batasan kepada kuasa kerajaan,kedaulatan undang2,hak individu ke atas harta persendirian,dan ketelusan sistem pemerintahan.Mereka yang liberal menyokong sistem kerajaan demokrasi liberal dengan pengundian yang adil dan terbuka,di mana semua rakyat mempunyai hak2 yang sama rata di bawah undang2.Liberalisme menolak kebanyakan tanggapan asas dalam hampir semua teori pembentukan kerajaan awal seperti hak2 raja,status yang berasaskan keturunan dan institusi2 agama.
    Namun perlu diketahui perbezaan di antara kebebasan untuk bertindak dan kebebasan dari paksaan.Perbezaan tersebut dari dua sudut yang berbeza,iaitu kebebasan positif dan negatif.Kebebasan negatif adalah satu keadaan di mana seseorang individu terpelihara daripada kezaliman dan penggunaan kuasa secara berlelusa tanpa batas. Kebebasan positif pula berkait rapat dengan hak2 sivil.Kefahaman tentang konsep ini adalah sangat penting apabila seseorang membicarakan tentang kebebasan kerana semua ini membina satu idea tentang kebebasan sebagai satu falsafah.Dari sudut falsafah, moral harus mengatasi kezaliman di dalam segala bentuk kerajaan.Jika tidak, rakyat akan membentuk satu masyarakat yang berasaskan satu sistem yang mundur, tidak terurus dan penuh dengan kegagalan,wal hasil balik asal

  76. bubblebozz. | 5 November, 2009 01:30

    Sewaktu aku bercuti dan dibawa wisata teman sekantor bercuti di Malaysia.dan saya memilih untuk tinggal wisata diPenang,mungkin aku terhipnotis iklan AirAsia .mungkin jugak dongeng2 tentang Penang yang udah ku dengar dari sobat2 yang pernah wisata kesono.
    Tetapi yg begitu memeranjatkan aku selama tiga minggu lebih kurang di Malaysia .memang begitu memeranjatkan ku,Malaysia yg di dongengkan teman2 dulu kok beda dari kenyataan yg ku alami.
    Berita2 TV dan korannya tidak ada sepi sehari tanpa kejahatan.baik ygdilakukan warga2 asing.malah dari warga Malaysia sendiri juga begitu menakutkan ku.Ditambah ber leluasanya kejahatan jambret dan todong.Kayaknya meningkatnya kejahatan jambret-todong lainnya bisa ku simpulkan kayak Indonesia jaman 70an.
    Nampaknya media2 koran dan TV .sengaja membesar2kan kejahatan warga Indonesia.padahal kejahatan yang dilakukan warga Vietnam-Nepal_Bangladesh amat membimbangkan juga.
    Moral story; Sudah waktunya Malaysia membentuk Petrus (Penembak misterius) ala Jaman Orla ,karna UU,kejahatan yang di laksanakan nampaknya tidak mengurangi volume kejahatan.malah penjahat2 melakukan dgn variasi2 baru nan canggih pula,Agar wak asal balik bawak hasil,

  77. bubblebozz. | 5 November, 2009 01:45

    PuraCendana.apa maksud nya nulis2 tentang kejahatan2 diatas,yang dilakukan warga2 Indonesia,aku rasa udah beberapa kali kamu menulis begini.Kenapa tidak kamu tulis jugak kejahatan bangsa kamu sekali.rasanya begitu aneh.kapan sebelum ini kamu nulis berantusias seorang yang berpendidikan tinggi.Mungkin sisa2 perjuangan kamu di Kepolisian dulu masih membara,kalau gitu masuk aja dinas lagi di PDRM tsb,Kapan ada penjahat warga Indonesia kamu PETRUS aja biar kapok,sekalian melumatkan sisa2 dendam kamu yang tidak terlampiaskan pada bangsa yg kamu begitu benci kali ya.

  78. bubblebozz. | 5 November, 2009 02:02

    mengaku tidak bersalah memperdagang manusia

    PETALING JAYA:Seorang suri rumah mengaku tidak bersalah di Mahkamah Sesyen di sini hari ini terhadap dua pertuduhan memperdagangkan manusia, September lalu.

    Anita Nordin, 43, dari Petaling Jaya didakwa memperdagangkan seorang lelaki

    warga Indonesia, Deden Firman, 27, bagi tujuan mengeksploitasinya di sebuah

    rumah bernombor 5 PJS/7/15D Bandar Sunway, 2 petang, 29 September lalu.

    Ibu kepada tiga anak itu juga didakwa melakukan kesalahan yang sama ke atas

    seorang wanita Indonesia, Patimah, 36, pada tempat, tarikh dan waktu yang sama.

    Bagi kedua-dua pertuduhan itu, Anita yang diwakili peguam bela T Mishant,

    didakwa mengikut Seksyen 12 Akta Anti Pemerdagangan Orang 2007, yang jika sabit kesalahan boleh dipenjara sehingga 15 tahun dan denda.

    Timbalan Pendakwa Raya Fatimah Zahari tidak menawarkan sebarang jaminan

    kerana kesalahan ini tidak boleh dijamin bagaimana pun beliau tidak membantah sekiranya mahkamah memberikan jaminan dengan menawarkan RM50,000 bagi setiap pertuduhan dengan seorang penjamin.

    “Selepas mendengar hujahan pihak pendakwaan dan rayuan dari peguam bela dan

    mengambil kira faktor kesihatan kamu (tertuduh) mahkamah membenarkan kamu diikat jamin RM12,000 bagi setiap pertuduhan dengan seorang penjamin,” kata Hakim Balqis Aini Mohd Ali.

    “Dari segi undang-undang kamu tidak bersalah selagi kesalahan itu belum

    dibuktikan tetapi ini tidak bermakna kamu boleh mengambil ringan perkara ini di samping kamu perlu menjaga kesihatan kamu,” kata Balqis Aini.

    Mahkamah menetapkan 12 Januari tahun depan untuk sebutan semula.-Bernama

    :

  79. Puracendana | 5 November, 2009 13:44

    Bubblebozz,makasih karena memperhatikan penulisan saya,dan maaf kiranya ia membuat anda tersinggung.Saya sungguh lega karena dao dan sasaran saya agar mesej yang saya tulis didengari serta difahami warga Indo’sia terkabul,namun malangnya tidak ramai yang mahu memberi respon seperti anda,ini karena ramai yang lebih berminat untuk mengutuk,memaki-hamun,melepaskan dendam serta mengadu domba dari berinteraksi secara ilmiah.Ilmuan ada berkata,”untuk mengetahui kebenaran,lihatlah apa yang diperkatakan,bukan siapa yang mengatakannya.”Kiranya anda melihat siapa yang mengatakannya,maka anda akan lihat saya dari sudut seorang warga M’sia.”Isteri saya orang Bandung dan puteri saya lahir diIndo’sia,namun saya selalu mengajarkan mereka untuk tidak terikat dengan sentimen kenegaraan,sebaliknya supaya selalu melihat dan bertindak dari sudut kemanusiaan.Indo’sia sudah menjadi seperti rumah kedua saya dan sewajarnyalah saya mengkaji perkembangan semasa kedua negara,sekurang2nya ia berguna sebagai ‘kajian pemasaran’ dalam sudut business

    Menulis diruang siber mempunyai risiko yang tinggi,lantaran kita tidak tahu siapa yang akan membaca penulisan kita itu nanti,mungkin saja orang biasa,atau berkemungkinan seorang pemimpin negara.Falsafah dahulu mengatakan,”mata pena itu lebih tajam dari belati”,dalam konteks penulisan siber,’penulisan tajam’ kita adalah umpama kita menembak mengunakan ‘short-gun’ yang mengunakan peluru penabur,maka mungkin ramai yang akan terkena peluru itu selagi berada didalam kawasan ‘sasaran tembakan.’ Disini akan saya huraikan mengenai pertanyaan anda,apa maksud saya sering menulis ‘menyebarkan kejahatan warga Indo’sia’ seperti dakwaan anda itu.Sebenarnya saya sudah lama menulis,dan bidang pengkhususan saya adalah ‘motivasi kemasyarakatan’.Methode yang saya gunakan selalunya berbentuk kritis,seperti yang pernah saya katakana,”sahabat yang baik itu menegur kadang-kala dengan nasihat,kadang-kala dengan sindiran dan ada-kalanya dengan cemuhan yang sinis.Dalam bidang psikologi terdapat istilah ‘reverse’ yang mengatakan teknik cemuhan sinis yang dilakukan ‘deep into the heart’ kadang-kala berjaya menyadarkan sesaorang,bila kena pada masa dan tempatnya.Saya rasa terpanggil untuk menulis diruang ‘diplomatik’ ini sejak memuncaknya krisis hubungan dua-hala Indo’sia M’sia,terutama selepas kes Manohara dan tarian pendet itu.Seperti yang anda katakan,anda mungkin telah terhipnotis dengan dongengan iklan2 Air Asia mengenai Penang,yang hakikatnya anda lihat berbeda dari kenyataanya setelah anda datang kesini.Itulah kesanya propaganda media termasuk kebanyakan media swasta Indo’sia,yang lebih menjurus kepada ‘strategi pemasaran’ sehingga sanggup menghidangkan berita2 yang sensasi tanpa mengambil kita hubungan baik kedua negara.Sebenarnya diM’sia,warganya sudah hilang kepercayaan terhadap media2 Indo’sia,sama seperti anda,olih karena selalu terhipnotis dengan berita2 yang berbentuk dongengan seperti itu

    Berbalek pada penulisan saya,sememangnya menjurus pada penyampaian mesej kepada warga Indo’sia,karena itulah saya memilih ruangan ‘Mas Okta’ ini.Dan sudah semestinyalah saya tidak banyak menyebarkan berita2 buruk mengenai M’sia karena itu tidak akan menepati matlamat saya,yaitu bagi menyadarkan warga Indo’sia tentang hakikat sebenarnya mengenai warga Indo’sia yang berlaku diM’sia,yang tidak disiarkan media2 diIndo’sia,sekali-gus akan membuarkan warga Indo’sia tidak mendapar gambaran yang sebenar.Jadi fokus saya ialah untuk menyampai berita2 semasa kepada warga Indo’sia sebagai alternatif kepada media2 tempatan yang selalunya bias,dan saya juga pernah menyeru teman2 dikedua negara agar berbuat yang sama,agar kita semua mendapat manafaatnya

    Mengenai mengapa saya tidak menuliskan berita2 keburukan M’sia,ianya tidak menepati sasaran sekiranya saya menulis mengenainya disini.Yang tepat,tempatnya adalah diruangan komentar2 sinis diM’sia sendiri,agar dapat menyadarkan warga M’sia,sesuai dengan tajuk dan isunya.Sahabatku Bubblebozz,saya harap anda jelas dengan jawaban saya ini,dan saya tidak ada lain alasan selain dari itu.Ketahuilah,tujuan saya menulis hanya satu,menyampaikan kebenaran,biar pun pahit disamping membuka minda pembaca dikedua negara,agar tidak terkeliru dengan isu2 yang sengaja digembar-gemburkan sesetengah pihak yang berkepentingan.Lagi pun,rasanya adalah kurang tepat kalau anda mengatakan saya hanya menulis mengenai keburukan warga Indo’sia sahaja,sedangkan saya selalu bersikap neutral dalam menyatakan kebenaran,tanpa mempunyai apa2 agenda buruk,apalagi terhadap negara Indo’sia,dan saya tidak akan membuang masa saya begitu saja untuk kerja2 yang tidak berfaedah begitu.Coba anda semak penulisan saya pada 3Nov jam 10.53,berita dari Klang mengisahkan perihal keburukan warga M’sia A.Murugan yang telah didakwa membunuh pembantu rumah TKI Muntik Bani dan akan menghadapi hukuman mati dibawah Sek 302 lantaran perbuatanya itu.Kisah kedua dari Johor Bahru mengenai pendatang haram warga Indo’sia yang melakukan kegiatan pecah kereta semasa jemaah sedang solat Jumaat dan berita ketiga tentang pembantu rumah warga Indo’sia yang didakwa meracun majikannya yang dimasukan melalui makanan yang disediakan.Bagi respon terhadap penulisan Tjakrabirawa ABK,juga pada 3Nov jam 14.07 saya telah menulis kritikan terhadap senario politik diM’sia serta keburukanya,adakah ini masih tidak cukup neutral?Maaf,sudah menjadi prinsip saya menulis akan kebenaran sekali-gus membukla ruang perbincangan pada teman2 yang sudi berkongsi pendapat secara ilmiah.Saya tidak akan menulis hanya sekadar untuk menyedapkan hati sesetengah pihak sahaja,dan pepatah inggeris ada mengatakan,”its very hard to pleased everybody in this world.”

    Mengenai saranan anda agar M’sia membentuk Petrus (Penembak Misterius) bagi mengatasi jenayah yang semakin membimbangkan itu,memang diIndo’sia dan juga Thailand,satu ketika dahulu kita pernah mendengar berita perihal penjenayah2 tegar yang ‘bertatoo’ mungkin telah ditembak olik Petrus negara berkenaan,namun ia agak mustahil untuk dilakukan diM’sia.Ini karena M’sia terikat dengan undang2 sivil yang lengkap seperti Kanun Keseksaan,Kanun Acara Jenayah,Akta Polis serta berbagai akta lagi yang mampu menangani permasalahan ini.Cuma ia memerlukan sedikit masa dan usaha yang berterusan.Kajian diseluruh dunia menunjukan bahawa jenayah meningkat seiring dengan kemajuan sesabuah negara itu,dan memang ini harga yang perlu dibayar untuk menjadi sabuah negara maju.Jadi kita sebagai warga yang baik, harus melakukan sesuatu dan turut berperanan dalam memajukan bangsa dan negara.Mathma Ghandi pernah berkata,jangan tanya apa yang negara berikan pada kamu,tetapi tanyakan pada diri mu sendiri,apa yang telah kamu berikan pada negara.Ianya buat masa depan generasi dan bangsa kita.Obat itu selalunya pahit,dan obat yang manis itu selalunya hanya untuk anak2 kita yang juga manis2

  80. kamarul | 5 November, 2009 13:49

    Salam buat para komentar…duduk2 begini teringat barisan kata kata dari PURACENDANA…..Indonesia berminat mau menjadi ‘jaguh melaung’ tanpa mahu berfikir panjang tentang sesuatu itu.Apabila akhirnya ternyata segala tomahan yang mereka jerit2kan selama ini salah,mereka terus mendiamkan diri,memasukkan kepala ke dalam kayak labi2.Memang benarlah kata pujangga “perkataan maaf itu adalah sesuatu yang amat sukar untuk diucapkan” apalagi bagi yang bernama munafik dan egois.Dalam apa saja,termasuklah seni atau sukan,Indo’sia nampaknya lebih rela kalah ditangan yang lain,dari kalah ditangan M’sia,kerana kalah ditangan M’sia akan merupakan seakan satu penghinaan bagi mereka mungkin,inilah yang tidak difahami kebanyakkan warga M’sia tentang warga Indo’sia.Dari satu sudut hanya inginkan keuntungan serta kesenangan dari Malaysia melalui apa cara sekalipun biarpun berbohong dsbnya kerna sikap sudah terlahir sudah biasa berbohong spt yg.terdapat disana skrg. Namun dlm masa yg.sama tetap mengutuk Malaysia.LU FIKIRLA..SIKIT..PENDUDUK Malaysia ni berapa juta aje yg.korang nak bandingkan dgn negara lu.27/230.Kami ni walaupun kecil..tapi kecil2 cili padi…kerana cebisannya pun serta semangatnya pun datangnya dari sabarang juo.Kalaupun wak Ang menghina tapi baradik xkan putuih TAPI berdondam totap ado antaro duo hati totap barjuang cumo wak den nak nengok jangan hanyo barjuang kato ajo..hampehnyo dilambuang tak pacah jatuh eeh badarai..wah ang ngasola…balik ngan kato hanyo pandai berkato tapi x pikir buruk..nyo..selagi ado sumo nak disumbekkan kek sini..mcm tompek dio lak nak jadi..bilo x bori..kek dio ,kito ajo yg.jahat dio ajo yg.botul..heran2….tengokla lopeh ni..ado yg.komen..salah eh kito yo laei.dia gak yg.botull..polik wak den kek sini…apa kabar indonesia ..ada lagi mahu dimarahi jgn marah2 nanti ada yg kena jual..gurau aje bro…release tensionla..Buek baik salah x buek baik pun salah…bagitau kat PBB atau A.S…yg.Malaysia ni ..hanya negara membangun dan yg.maju adalah Indonesia..tapi jgn anda sebut apa yg.anda maju…puas hati..asalkan menang…sebenarnya x kemanapun kita ni…cuma dingatkan kita harus bersyukor atas rahmatNya selama ini bukan menghina sesama sendiri….Kalau roboh kota Melaka,Papan di Jawa hamba turunkan,kalau sungguh bagai dikata,keduanya harus diarek lungga kan…betul ke arek2 lungga

  81. kamarul | 5 November, 2009 15:43

    Kpd sahabatku Puracendana..mereka fikir mereka adalah penulis yang seolah mereka adalah pejuang yg.mewakili semangat indonesia,hakikatnya komentar mereka selalu dipengaruhi unsur unsur yg.lebih kepada memburukkan negara kita sdgkan keburukkan mereka ditutup dgn ungkapan yg.perbagai kaedah logiknya padahal hanya dusta.Mengakui kesilapan adalah mustahil pd.bangsa mereka,seolah negara kita lebih dahsyat lagi perlakuannya konon mereka lebih tahu,hebat dan bermaruah dr kita.Sekali fikir letih rasanya kalu dah ckp.sekali,tapi x faham2 tetap dgn cara dia iaitu mereka adalah yg.patut memberi hukuman bukan menerima.hukuman ..tapi dah terbalik..itu yg mereka x puas hati tu sebenarnya mereka tak tahan dgn satu perkataan dari kita..iaitu…HAKIKAT.Apapun jua saya ucapkan syabas pd.sdr.Puracendana…xbanyak sedikitpun anda telah berusaha kearah kebenaran bukan menulis sekadar utk menutup kebenaran…..ambil kata PERBAHASA INI siapa makan cili ,dia terasa pedasnya.,mereka bagai anjing menyalak bukit,tangan yang memberi lebih baik dari tangan yang menerima…yg.penting adalah keikhlasan negara kita dan itulah yg.mereka tiada selama ini..kerana yg.banyak terdapat pd.mereka adalah buruk sangka..dan itulah perbedaan mereka ini dgn kita. Namun bukan semuanya mereka ni begini ada setengahnya menghargai dan menghormati kita kalau mereka baik kita tetap respect diorang.bak kata org N9 takkan nak layan diorang ajo ikut cara diorang, anak kitopun nak yo boei makan esok kalau negaro kito terlungkop bukan diorang yg leh tolong sobab eh torang2 diorang dah tunjukkan x suko kek kito jadi kito kono ingat tu sumo apo yg.diorang dah tunjukkan kek kito.sumo ni ….wasallam

  82. Puracendana | 5 November, 2009 18:51

    SBY akan datang keM’sia pada 11 Nov ini bagi membalas kunjungan NTR ke Indo’sia semasa upacara mengangkap sumpah Presiden Indo’sia tempuhari.Maka dengan itu dialu2kan,”Selamat Datang Pak Presiden”,semoga hubungan diplomatik dua hala akan bertambah erat.Menyorot perihal demokrasi diIndo’sia,media disana nampaknya lebih suka bersikap pregmatis dan selalu mahu menjuarai sesuatu isu,tanpa memikirkan hubungan deplomatik kedua negara.Ingat Peristiwa Ambalat tahun 2005? Saat itu,lagu patriotik ‘Maju Tak Gentar’ umpamanya,diperdengarkan diMetro TV berulang2,mengiringi tayangan gambar parade kekuatan angkatan darat,laut dan udara Indo’sia.Juga berkali2 ditunjukkan pembakaran bendera M’sia dibeberapa daerah olih penunjuk perasaan yang menggelar diri mereka sebagai Forum Studi Demokrasi (FOSAD),didepan kedutaan M’sia.Isu Ambalat ini menjadi sorotan media massa ketika itu,setelah Petronas menyerahkan konsesi pertambangan diperairan itu kepada perusahaan minyak gabungan Inggris-Belanda Shell.Dalam pertimbangan jurnalistik,sengketa Ambalat memenuhi syarat sebagai berita bernilai tinggi,namun kiranya tidak dikawal pasti bolih menjuruskan kedua negara kekancah peperangan.kerana isu itu mampu memanaskan kepala orang Indo’sia dan menimbulkan situasi ketidakpastian politis serta ketidakseimbangan psikologis.
    Dari segi faktanya,Indo’sia,dengan dakwaan bahawa lokasi yang dipertikaikan itu merupakan hak mereka, telahpun menganugerahkan blok Ambalat (yang dikenali juga sebagai ND6) kepada syarikat ENI (Itali) sejak tahun 1999,sementara blok Ambalat Timur (ND7) telah dikelolakan oleh Unocal Indonesia Ventures Ltd.sebuah syarikat minyak Amerika sejak bulan Disember 2004.Langkah yang sama telah diambil oleh M’sia kemudiannya,yang juga mendakwa bahawa blok2 ini berada didalam kawasan perairan M’sia,dengan menganugerahkan konsesi minyak dan gas kepada Shell.Tidak dapat dinafikan,kawasan yang mencetuskan persengketaan ini akan dapat menghasilkan pengeluaran minyak dan gas yang agak lumayan nilainya,kandungan minyak di kawasan ini dianggarkan mencecah 700 juta hingga satu bilion tong,sementara kandungan gasnya pula dianggarkan melebih 40 trilion kaki padu (TCF).Pada satu ketika diwar2kan ‘bahawa lima puluh persen kapal perang ALTNI siap dikerahkan ke perbatasan’.Harian ini juga meberikan geraf perbandingan kekuatan angkatan laut kedua negara,seolah2 perang benar2 sudah tercetus.Ironinya M’sia,dengan penuh berhati2 dan sama sekali tidak memperlihatkan kegusaran atau kemarahan sebaliknya mengambil pendekatan yang matang dengan mencari jalan supaya isu itu diselesaikan secara bilateral.Ini kerana M’sia berpandangan jauh dan sedar kiranya peperangan benar2 terjadi,kedua belah pihak akan rugi,yang beruntung adalah pihak ketiga.

    Realiti ini menunjukkan bahawa kaum Muslimin diseluruh dunia,walaupun berkongsi akidah yang sama,namun bercerai-berai dalam politik,ekonomi dan hala tuju.Biarpun agama telah menekankan bahawa kaum Muslimin itu adalah bersaudara,
    bukan setakat rasa persaudaraan saja,bahkan kaum Muslimin pada hakikatnya merupakan satu tubuh,bersatu dalam satu akidah,yang sepatutnya mampu berperanan
    lebih lagi dari ‘semangat bangsa’.Seorang Muslim yang ikhlas akan dapat melihat bahawa punca persengketaan antara Indo’sia dan M’sia,adalah akibat dari wujudnya nation states @ negara-bangsa,yang lahir setelah hilangnya sistem Khilafah Islam (1924).Setelah disirami dengan doktrin nasionalisma,negara-bangsa ini telah dimanfaatkan dengan jayanya oleh kaum penjajah untuk memecah-belahkan negeri kaum Muslimin sehingga menjadi negara2 kecil dan lemah.Amat sedih untuk mengakui realiti ini,namun hakikatnya diantara negara kaum Muslimin yang dilemahkan oleh kuasa Barat tersebut adalah M’sia dan Indo’sia,yang asalnya dari rumpun nan satu.Akibatnya,kesatuan serumpun yang pernah dikecapi oleh umat diNusantara suatu masa dahulu dikoyak2kan dan akhirnya akan menjadi lemah sehingga negara2 penjajah kuffar dengan mudah dapat menguasai kita

  83. Puracendana | 5 November, 2009 18:52

    Islam telah mengharamkan umatnya berpecah dan mewujudkan negara secara sendiri2,namun keutuhan umat ini telah terburai dengan berpecahnya negara2 umat Islam kepada lebih 50 buah negara seperti sekarang.Jatuhnya Khilafah Uthmaniyyah pada 1924, telah meleraikan perpaduan dan keutuhan umat Islam satu dunia.Tiada lagi sang pembela yang dapat melindungi dan menjaga kesatuan negara dan umat Islam,pemimpin yang ada pula sebaliknya hanya menjaga kepentingan negara masing2 diatas asas assabiyyah dan wathaniyyah.Oleh sebab itulah kita menyaksikan umat Islam yang berjumlah 1.4 bilion ternyata hanya mampu menjadi penonton kepada kekejaman dan kerakusan tentera Israel yang penduduknya hanya berjumlah 6.3 juta orang.Inilah natijah dari perpecahan kaum Muslimin yang benak pemikiran mereka telah dipenuhi dengan bisikan dan hasutan syaitan.Bagaimana mungkin rahmat Allah akan tercurah keseluruh alam jika kita sebagai umat Islam sendiri sanggup perpecah-belah dan bermusuhan.Yang tragisnya,pemerintah serta umat Islam sendiri,tanpa disedari telah dipergunakan untuk menghalalkan idea2 kufur yang diterapkan didalam negara seperti kebebasan beragama,bertingkah-laku, berekonomi dan bersuara,kerana dikatakan tidak bertentangan dengan Islam.Inilah sistem kufur Jahiliyyah yang diterapkan di negara2 umat Islam pada hari ini,termasuklah Indo’sia dan M’sia.

    Sekiranya isu persengketaan ini tidak ditangani dengan betul,kemungkinan konflik bersenjata antara M’sia dan Indo’sia tidak dapat dielakkan.Suatu perkara yang wajar ditangani segera,ialah tuntutan penggunaan kekerasan ini masih begitu nyaring disuarakan terutamanya oleh media massa dan segolongan rakyat di Indo’sia.Persoalannya,siapakah yang akan mengaut keuntungan sekiranya konflik bersenjata benar2 berlaku? Sudah tentu bukan M’sia atau Indo’sia.Pertama,secara ekonomi,oleh kerana konsesi minyak dan gas diperairan yang dipertikaikan telah diberikan oleh kerajaan masing2 kepada pihak ketiga iaitu Britain,Belanda,Itali dan Amerika,sekiranya perang benar2 berlaku,maka seandainya M’sia ‘menang’ didalam konflik bersenjata tersebut,M’sia tidak akan mendapat apa2,selain kompensasi bagi hasil minyak,gas dan cukai.Begitu juga sekiranya Indo’sia yang ‘menang’. Syarikat2 penjajah juga yang akan tetap mengaut keuntungan dari minyak dan gas tersebut.Wajarkah ‘kemenangan’ digadaikan dengan kepedihan dan penderitaan,samada akibat perang sesama saudara seIslam mahupun kesan kehancuran yang akan dirasai hingga generasi mendatang?Hakikatnya,jika tercetus peperangan,yang pasti kaum muslimin tetap dipihak yang rugi,manakala golongan penjajah yang akan dapat keuntungan.Kedua,secara politik,jika kedua2 pihak terus berkeras dengan dakwaan masing2 dan pada masa yang sama tribunal antarabangsa tidak dapat membuat keputusan yang memuaskan, maka kawasan tersebut mungkin akan dijadikan sebagai kawasan antarabangsa oleh badan dunia,sebagaimana yang pernah ingin dilakukan terhadap al-Quds.Jika ini yang berlaku, maka samada dipihak Indo’sia ataupun M’sia sendiri,masing2 akan mengalami kerugian. Seperkara lagi,yang pasti mendapat keuntungan dalam situasi ini adalah negara2 besar yang mempunyai pengaruh paling kuat keatas badan2 dunia berkenaan,seperti Mahkamah Antarabangsa,PBB,mahupun badan2 antarabangsa lainnya.Ketiga,dari aspek pertahanan dan keamanan,jika konflik bersenjata antara Indo’sia dan M’sia benar2 tercetus,pasti ia akan dijadikan justifikasi bagi pihak asing,khususnya Amerika untuk campurtangan di dalam hal-ehwal M’sia dan Indo’sia.Sekiranya diperhatikan dari segi strategi,Amerika telahpun menyenaraikan M’sia dan Indo’sia didalam agenda perang mereka (Oil Factor in Bush’s War on Tyranny,F William Engdahld) diAsia Times,3hb March 2005).Sekiranya perang meletus,Amerika tidak akan teragak2 mengambil kesempatan ini untuk meletakkan tentera mereka di perairan M’sia dan Indo’sia untuk mengawal jalan sempit transit minyak (oil transit checkpoints) diperairan kedua2 negara dengan pelbagai justifikasi.Dan hakikatnya,apabila mereka (Amerika) mula menjejakkan kakinya disini dalam kedudukan yang strategik,tidak mungkin mereka akan meninggalkan kawasan Nusantara dengan mudah.Jika ini terjadi,maka kemelut yang melanda akan menjadi semakin rumit dan permusuhan akan terus berlarutan.Keadaan seperti ini telah dialami oleh Syria dan Lebanon,Iran dan Iraq serta India dan Pakistan,dan seharusnya ini dapat kita jadikan iktibar

  84. AREK-AREK LUNGGA | 6 November, 2009 15:09

    Membaca tulisan sdr Istana Wangi..ehh maaf Puracendana 5.nov 18;52..betul2 sebuah analog seriu bagaikan “from the bottom aheart”beliau.
    Kebetulan waktu menulis ini saya buka lagu Melayu Deli nyanyian Sudirman Hj Arshad(almarhum) bertajuk Kuala Deli..Jadi bila baca artikel anda tsb,apakah keindahan,kelestarian Nusantara ini akan dapatkah lagi dinikmati zuriat anak cucu-cicit kita nanti.
    Sesuatu yang menakutkan kita di ranah Nusantara ini,seperti yg anda nukilkan tsb.kebetulan saya pernah baca dalam sebuah artikel.Tentang dunia barat khas nya Amrika dimana negara itu dibalik tabirnya ada satu kelompok “Man Power”yg menguasai ekonomi/pemerintahannya juga gimana harus sepak-terjang kekuatan “Dollar”nya,mereka ini bercokol dibalik perusahaan2 minyak/Bank2 dan Perusahan Assuransi.Kekuatan “Man Power” ini sentiasa menilai dan merongrong kuasa2 pemerintahan di Nusantara ini agar pro mereka.jadi dgn melimpahruahnya hasil bumi diNusantara baik didarat/lautan .Tidak ayal lagi The Man Power dgn konco2 nya akan berusaha apa jua untuk merebut/menguasainya khusus di Indonesia/Malaysia.kalau Singapura kita pikir memang udah memberi laluan bercokolnya TheMan power tsb.contohnya mereka melantik CEO Temasik Limited dari puak2 Man Power tsb,
    Jadi dimana peranan kita2 dalam hal yg merimaskan bahkan membimbangkan itu.Saya teringat kata2 guru saya doeloe Buya Syekh Ibrahim Bonjol(almarhum).hanya para Sufi-sufi yg taat dalam mujahadahnya kepada Allah SWT.akan menjadi benteng terakhir kedaulatan Islam dan Negara2 di Nusantara ini..InsyaAllah.

  85. AREK-AREK LUNGGA | 6 November, 2009 16:15

    Apabila membaca kasus Ambalat yg dinukilkan diatas oleh sdr Puracendana,membuat kita yg terlalu awam cerita2/fakta2 yg sebenarnya,aepatutnya kita2 di Nusantara ini khususnya Rakyat/Pemimpin2 Indonesia agar menilai cara mereka memerintah NKRI”Mau kemana NKRI ini mau dibawa Mas Presiden dan Mentri2nya”".Cukuplah Timor Timur dan Ambalat dari kedaulatan RI,janganlah ada lagi negeri2 NKRI terlepas dari pangkuan Pertiwi disebabkan ulah laku anda memerintah NKRI,
    Bacalah kembali sejarah doeloe,gimana bisa VOC bercokol di NUsantara ini karna perpecahan kerajaan2 yg ada wktu doeloe di Nusantara tercinta ini.
    Terlepasnya Ambalat dan Timor tidak terlepas dari tangan2 gaib pihak asing unruk memonopoli hasil “emas hitam” dari kepulauan Nusantara ini.kayak nukilan Puracendana diatas Petronas menyerahkan otonomi nya kpd Shell.begitu juga Indonesia,kini Irian Barat yg kaya dgn hasil bumi/laut akan hancur jika Pemerintah tidak bijak menangani nya..Wallahu”Alam bissawab.

  86. Puracendana | 6 November, 2009 17:41

    Arek2Lungga,nampaknya ‘taste’ kita agak serupa,bila menghayati lagu2 Melayu Deli,akan tergambar diminda kita,keindahan panorama Nusantara yang berlatarbelakangkan pohon2 kelapa menghijau ditepian pantai.Ini juga akan dapat digambarkan melalui lagu2 lama Erni Djohan dan Titik Puspa.Begitulah eratnya perhubungan Nusantara dahulu yang seolah2 tidak ada persempadanan.Namun segalanya sudah berubah,dan mungkin saja akan terus luput olih pembangunan pesat yang begitu pantas.Pepatah Inggeris berkata,”anyway lives have to go on.” Persoalannya,kemanakah masa depan Nusantara ini mahu dibawa,terutama olih pemimpin muda mendatang?Sedikit sebanyak,pembangunan negara itu ditentukan olih Taikun2 ekonomi yang kebanyakkanya ada hubung-kait dengan pemerintah.Untuk itu,marilah kita melihat statistik orang terkaya diM’sia yang dikeluarkan Forbes Asia tahun 2007. (1) Robert Kuok AS$ 9 billion, 85, berkahwin, 8 orang anak. (2) Ananda Krishnan AS$ 7 billion, 71, berkahwin, 3 orang anak (3) Lee Shin Cheng AS$ 3.2 billion, 70, berkahwin, 6 orang anak (4) Teh Hong Piow AS$ 2.4 billion, 79, berkahwin, 4 orang anak (5) Lee Kim Hua AS$ 2.5 billion, 80, janda, 6 orang anak. (6) Quek Leng Chan AS$ 2.3 billion, 68, berkahwin, 3 orang anak (7) Yeoh Tiong Lay AS$ 1.8 billion, 79, berkahwin, 7 orang anak (8) Syed Mokhtar AlBukhary AS$ 1.1 billion, 57, berkahwin, 5 orang anak (9) Vincent Tan AS$ 750 juta, 57, berkahwin, 11 orang anak (10) Tiong Hiew King AS$ 1 billion, 74, berkahwin, 4 orang anak.

    Mana dia orang Melayu yang seharusnya menjadi pewaris kekayaan Nusantara,tidak kiralah Melayu yang dimaksudkan itu Jawa,Bugis,Banjar,Boyan dll.dan yang seangkatan denganya? Kalau kita teliti dari tahun ketahun,perniagaan besar yang dimiliki olih kaum Cina bertambah besar dan teguh sedangkan perniagaan besar milik Melayu semakin menghadapi masalah.Malah,nama2 besar dalam perniagaan Melayu yang disanjung dan diharap dapat menebus maruah Melayu dari segi penguasaan ekonomi,lenyap satu demi satu.Daripada senarai tersebut,terdapat lima rakyat M’sia,empat keturunan Cina dan seorang keturunan India.Kita mungkin bangga kerana rakyat M’sia termasuk dalam senarai itu, tapi agak sedih kerana tiada seorang pun Melayu.Kemudian mari pula kita lihat senarai orang terkaya diSingapura. (1) Ng Teng Fong, AS $6.7 bilion (2) Khoo family, $5.7 bilion (3) Wee Cho Yaw & family, $3.3 bilion (4) Zhong Sheng Jian, $2.5 bilion (5) Kwek Leng Beng & family, $1.1 bilion (6) Kuok Khoon Hong, $960 juta (7) Peter Lim, $830 juta (8) Lee Seng Wee, $650 juta (9) Denis Jen, $600 juta (10) Chew Hua Seng, $595 juta. Forbes,yang mengumumkan senarai orang terkaya Singapura itu,berkata taikun hartanah, perkapalan dan industri minyak kelapa sawit adalah yang paling berjaya tahun itu.Yang amat menghairankan sekali,pendatang baru yaitu Kuok Khoon Hong,di tempat keenam dengan nilai $960 juta,beliau yang juga anak saudara lelaki kepada jutawan M’sia Robert Kuok itu memperoleh faedah daripada pertumbuhan pesat pengeluar minyak kelapa sawit Indo’sia Wilmar,yang diasaskan bersama oleh beliau.Persoalan yang membelenggu minda kita adalah,mengapa Singapura yang tidak bertanah itu mampu melahirkan jutawan kelapa sawit,sedangkan Indo’sia yang melastarikan perniagaan melalui usaha-sama dengan Singapura ini hanya dapat hampas?

    Kesimpulannya,peniaga2 besar Melayu perlu bangun dan dibangunkan semula.Yang sudah lenyap itu usah ditangisi.Tapi mereka hendaklah mencari di mana silap dan salah masing2.Janganlah mengambil sikap tidak peduli.Walaupun secara individu mereka kaya-raya,janganlah lupa akan harapan bangsa Melayu yang telah dikecewakan.Kita tidak mahu lagi Melayu yang sudah hampir sampai ke kemuncak menemui kegagalan lagi.Dalam hal ini,kita tidak bolih berputus asa,Senario bahawa masih belum ada Melayu termasuk dalam senarai orang paling kaya didunia hendaklah membakar semangat kita.Kita harus membina billionaire kita sendiri.Usah lagi kita bercakaran dengan benda2 remah-temeh seperti reog,tarian pendet dll.karena kita cuma digula2kan olih pihak2 tertentu tanpa kita sedari.Lee Kuan Yew perhan berkata,penduduk Cina diM’sia dan Indo’sia dipinggirkan secara sistematik kerana mereka rajin dan berjaya.Maksud Kuan Yew,cuma diSingapura rakyat keturunan Cina mendapat hak yang sewajarnya.Beliau turut membayangkan kaum2 lain dirantau ini kurang berjaya dan tidak rajin,sebab itulah masyarakat Cina ditekan.Kenyataan sebegini hanya menimbulkan kegusaran,prejudis,curiga dan sentimen perkauman
    diperingkat Nusantara.Apakah Indo’sia,M’sia ingin menguasai Singapura?Ini merupakan dakyah Singapura bagi menakut2kan rakyatnya sendiri.M’sia dan Indo’sia bertungkus lumus memajukan negara masing2,bagi muncul sebagai kuasa ekonomi saiz sederhana dan itu pun sudah dipandang bahaya dan sudah mula dilaga2kan.Sadarlah bangsa ku,Indo’sia dan M’sia usah lagi mahu dijadikan pementasan wayang kulit yang dalangnya udah kita kenali

  87. AREK-AREK LUNGGA | 7 November, 2009 00:35

    Benar seribu kali benar .pendapat anda Puracendana.apa yg kita alami tahun 60ke 70an dimana pokok kelapa masih berbunga tapi para tengkulak2 oriental telah memajak pokok tsb dari awal2 lagi dgn memberi hutang-piutang sandang-pangan kepada petani dan orang kampung khususnya orang Melayu,akhirnya mereka terjerat sampai ke anak cucu,dan fenomena ini masih saya jumpai di Selangor.
    Tetapi bila sdr membuat senarai diatas.sungguh memeranjatkan kita,Perladangan Kelapa Sawit terbentang luas di Sumatra khusus di Riau daratan,juga di Kalimantan yg luas bak sebuah benua,Kenapa..kenapa begini..??
    Rupanya minda dan wawasan melayu yg mengusahakan kebun kelapa sawit di Riau dan Kalimantan,masih berwawasan kayak melayu tahun 60/70an di Semenanjung doeloe.
    Sewaktu beberapa tahun sblum kejatuhan Pak Harto,beliau pernah memanggil semua taikun2 kelas kakap ke sebuah ladang nya (udah lupa tempatnya),seakan memberi warning kpd taikun2 tsb agar membantu pengusaha pribumi Indonesiajgn hanya memperkaya diri sendiri aja,Besoknya keluar kenyatan Liem Siong taikun Lippo Bank,”Kita2 ini hanya orang-orang perahu,nasib baik Indonesia menerima kita “”Saya pun tidak paham apa disebalik kata2nya tsb.
    Begitu bencinya Lee Kuan yew pada Mahathir hingga kini,hingga beliau katanya tidak akan menjejakkan kaki ke Malaysia selagi Mahathir jadi PM.apa tidak bencinya dia pada Mahathir,diawal2 lagi pada pemerintahannya Mahathir membuat Kuan Yew naik berang dgn membuka bebas cukai di Johor Baru dan di Langkawi,membuat orang2 malaysia tdk lagi shoping ke Singapura,
    Di era Mahthir banyak taikun2 mau diciptanya,tapi entah dimana kelemahan nya calon2 taikun melayu tsb jatuh tapai,tapi taikun2 bukan melayu ciptaan Mahthir semua berjaya,seperti Ananda Krisnan-YTL- dan Vincent Tan,terbaru Fernandez taikun AirAsia.
    Jadi bila melihat senario begini.wahai pengusaha2 Melayu Malaysia gunakankebijakan dsb untuk merebut peluang2 kek ekonomi yang begitu besar di Indonesia,kalau perlu gunakan taktik kotor taikun2 oriental untuk menanam modal diIndonesia,
    .Wallahu’alam bissawab,

  88. AREK-AREK LUNGGA | 7 November, 2009 00:55

    Puracendana,apa maudikata ttg gimana bisa melejitnya billioner oriental.pengalaman kita yg lepas.kita kutip yg kecil2 aja dulu sebagai contoh;mereka dgn cara apa sekalipun akan mesti menghancurkan bibit2 calon2 jutawan2 melayu,Sebanarnya dibalik kejatuhan perniagaan AlArqam adalah termasuk teori domino taikun2 oriental ini .sebab AlArqam bukan setakat buat mie dan kicap aja,tapi perniagaan mereka di Thailand/Indonesia juga England udah merentasi perniagaan Konglomerat seperi RealEstate dan Media2 cetak/elektronik dll.bahkan beberapa tahun lepas adalah seorang melayu menceburi industri kecil2 buat sos cili dan dinamakan Sos Fatimah Hassan,karna begitu populer dan menjejaskan sos-sos buatan si mata sepet,maka mereka berusaha menjatuhkan dgn berbagai cara,akhirnya entah gimana taktik si sepet tsb akhirnya wiraswasta melayu jual usahanya ke si mata sepet,mula2 beberapa tahun pengeluaran ok,kini hilang tak berkubur,begitulah satu contoh kecil cara mereka untuk mematikan perusahaan Bumiputra/Pribumi,,Akhirnya mereka akan bertepuk tangan kemenangan biar dibuang uang berjuta ringgit buat beli usaha melayu dan akhirnya dikubur tanpa nisan lagi..

  89. AREK-AREK LUNGGA | 7 November, 2009 01:01

    Puracendana melihat wawasan anda,baik sdr mampir2 di kompasiana ,karna disini..ahh kita2 aja yg komen,saya selalu main2 di blog kompasiana kompas,disana ramai intelektual2 yg akan kita gondoli kepala dan mida nya..Ayok..!!

  90. Puracendana | 7 November, 2009 14:46

    Arek2Lungga,thanks karena perlawaan ke kompasiana,esok2 pasti saya kesono.Anda benar2 cekap,bila dapat menangkap maksud saya “kita tidak mahu lagi Melayu yang sudah hampir sampai kepuncak,menemui kegagalan lagi.”Memang sayang seribu kali sayang kerana pendekatan menghukum yang diambil oleh kerajaan terhadap Al-Arqam dalam membanteras ajaran sesat,turut melibatkan pembunuhan ekonomi Melayu.Justru kerana pada ketika itu dan mungkin sehingga kesaat ini,hanya AlArqam sajalah satu2nya empire perniagaan Melayu yang benar2 berjaya melahirkan kepelbagaian bidang perniagaan diseluruh dunia,yang memungkinkan penglahiran taikun2 Melayu,samada dari segi asset dan juga pengalaman.Memang,kita mungkin tidak bersetuju dengan beberapa perkara mengenai AlArqam,namun kita tidak dapat menafikan bahawa pencapaian cemerlangnya mampu mengawal penguasaan ekonomi serta martabat bangsa Melayu,standing dengan kolongmerat2 asing.Semasa ia diharamkan pada tahun 1994,AlArqam mempunyai asset sebanyak RM300 million (S$139 million).Kemudian ia cuba dihidupkan melalui Rufaqa Corporation pada 1997 dan kemudianya pula melalui Global Ikhwan Sdn Bhd,namun kesemuanya menerima nasib malang yang sama.Apa yang menarik tentang usahawan2 AlArqam ini,kebanyakan mereka tidak suka cakap banyak,low profile tetapi kuat bekerja,cuma mereka ditakuti olih setengah2 orang Islam sendiri,kerana dikatakan mengamalkan doktrin Syiah.Inilah sebenarnya kesempatan terbaik Melayu dalam usaha untuk menguasai ekonomi serta peluang terbaik dalam melestarikan arus kebangkitan semula Islam,namun telah disia2kan kerajaan serta pemimpin2 Melayu dan Islam kita.Benarlah kata Dr.M,”Melayu mudah lupa”,itu pun dalam kita berjaga2.kesimpulanya,kapal pecah yu kenyang

  91. Puracendana | 7 November, 2009 20:06

    Bangau oh bangau,mengapa engkau kurus? Macamana aku tak kurus,ikan tidak timbul.Ikan oh ikan,mengapa kau tak timbul? Macamana aku nak timbul,rumput panjang sangat. Rumput oh rumput,kenapa engkau panjang sangat? Macamana aku tak panjang,kerbau tak makan aku. Kerbau oh kerbau,kenapa tak makan rumput? Macamana aku nak makan,perut aku sakit. Perut oh perut,kenapa engkau sakit? Macamana aku tak sakit,makan nasi mentah. Nasi oh nasi,mengapa engkau mentah? Macamana aku tak mentah,kayu itu basah. Kayu oh kayu,kenapa engkau basah? Macamana aku tak basah,hujan timpa aku. Hujan oh hujan kenapa timpa kayu? Macamana aku tak timpa kayu,katak panggil aku. Katak oh katak,kenapa panggil hujan? Macamana aku tak panggil,ular nak makan aku. Ular oh ular,mengapa nak makan katak? Macamana aku tak makan,memang makanan aku
    Ini merupakan cerita penglipur-lara yang telah disampaikan secara tradisi,sejak turun-temurun terutama diM’sia,dalam bentuk lagu kanak2.Mendengar bait2 lagu ini,terasa ada lucunya,namun rentak ‘monotonous’ itu memang menarik dan mudah menjadi hafalan kanak2.Selain lucu dan menghiburkan,bait2 lagu ini mengandungi unsur sindiran yang sangat tajam,khusus buat sekumpulan masyarakat yang suka salah-menyalahkan orang lain.Masing2 menuding jari kerana hendak berlepas diri daripada dipersalahkan,senarionya sama seperti warga Indo’sia dan M’sia sejak kebelakangan ini dalam menangani isu2 berbangkit yang telah sengaja digembar-gemburkan pihak tertentu.Mengapakah penulis lirik lagu ini mengambil binatang2 seperti bangau,ikan dan katak sebagai pesalah?Mungkin agaknya beliau hendak menjaga hati manusia,maklumlah justeru terdapat ramai manusia yang begitu sensitif bila ditegur dan tidak mahu mengaku pula kesalahan yang dibuat.Lagu ini mengisahkan bangau,rumput,kayu,hujan dan lain2nya,yang masing2 menyalahkan satu sama lain,apabila terdapat kelemahan pada diri sendiri.Sikap salah-menyalahkan itu bermula daripada bangau sehinggalah berhenti kepada ular.Namun ular sahaja yang mengaku kesalahannya.Jika tidak,ada kemungkinan lagu atau kisah ini akan meleret2 panjangnya.Pastinya,sikap salah-menyalahkan ini akan berterusan dan masalah tidak akan selesai
    Moral of the story,setiap individu dari sekecil2nya sehinggalah ke sebesar2nya,sama ada dari segi kedudukan atau pengaruh,sewajarnya melihat keupayaan,kelemahan, peranan,kemampuan serta upaya bertindak masing2.Setiap kita hendaklah melihat diri sendiri dahulu sebelum sewenang2nya menuding jari.Kita perlu mencari apa yang salah,bukannya siapa yang salah.Apakah yang salah dan apakah sumbangan kita untuk menyelesaikan masalah tersebut?Walaupun masalah itu kecil,kita perlu membuat penyelesaian yang terbaik mengikut kemampuan dan pada lingkungan pengaruh kita.Ubahlah dan betulkanlah diri dahulu maka barulah kita akan berjaya membetulkan orang lain.Secara sinisnya,‘bangau’ hendaklah belajar menangkap ikan dalam keadaan rumput yang panjang kerana itu memang kerjanya.Jangan salahkan rumput yang panjang.Sepatutnya kalau ditanya,“Oh bangau,kenapa kau kurus?Bangau tak sepatutnya menyalahkan ikan tak timbul.Bukannya ikan yang perlu datang sendiri kepadanya.Bangau sendiri yang patut berusaha mendapatkan ikan itu.Begitu juga bagi lembu yang sakit perut,jangan disalahkan nasi yang mentah,kerana itulah risiko yang terpaksa ditanggungnya apabila makan tanpa usul periksa.Dalam masyarakat apabila berhadapan dengan masalah,terdapat dua golongan iaitu golongan yang proaktif dan golongan yang reaktif.Golongan reaktif ialah golongan yang apabila berhadapan dengan masalah sering menyalahkan orang lain. Dan dia suka menumpukan masalah kepada lingkungan pengaruh orang lain.Jarang dia mahu memfokus pada lingkungan pengaruhnya

  92. Puracendana | 7 November, 2009 20:11

    Sebagai contoh,apabila seseorang anak itu ditangkap kerana sesuatu masalah yang dilakukannya maka dengan pantas ia menyalahkan ibu-bapanya.Jika ditanyakan kepada sianak,“Kenapa awak jadi begini?”Dia pun menjawab,”Ini bukan salah saya,ayah dan ibu saya yang salah!”Manakala apabila ditanya kepada ibu-bapanya pula,lantas mereka pula menjawab, “ Ini bukan salah kami tetapi ini salah guru.” Dan begitulah seterusnya. Masing2 melihat dan berlegar dalam lingkungan pengaruh orang lain yang tidak boleh dikawal.Kalau begini,sampai bila2pun masalah tidak akan selesai.Inilah bahana budaya menuding jari.Kenapa jadi bodoh,guru tidak pandai mengajar.Kenapa malas,sebab orang lain pun malas juga.Inilah sifat orang yang reaktif.Dan inilah yang sedang membudaya dalam masyarakat sekarang.Lihat sahaja isu2 yang melanda kedua negara sejak kebelakangan ini,pantas saja Indo’sia menuding jari pada M’sia sebagai pesalah,mencuri ‘budaya milik’ mereka,apabila melihat M’sia mengambil daya-usaha mengenengahkan budaya2 yang ada diNusantara sebagai promosi ‘M’sia Truly Asia’ yang bermatlamat menarik pelancong2 luar datang keM’sia,kerana semua yang ada di Asia itu bolih didapati diM’sia.Persoalanya,mengapa Indo’sia melihat dari sudut salah M’sia @ ‘maling’ apabila usaha ini dilakukan?Mengapa tidak menyalahkan diri sendiri karena tidak pernah mahu menilai budaya sendiri,tidak pernah mahu mencari idea untuk mempergunakan budaya2 yang ada ini sebagai sumber pendapatan serta perniagaan

    Lawan kepada sikap reaktif ialah proaktif.Proaktif maksudnya apabila ia berhadapan dengan sesuatu masalah,berdepan dengan suatu peluang,dia akan menumpukan kepada apa yang dia boleh buat.Yakni dalam lingkungan pengaruh yang mampu dikawalnya.Walaupun pengaruh itu kecil,lama kelamaan ia akan bertambah.Jika kita mengubah diri kita,maka perubahan itu akan mampu mengubah orang lain.Sikap lebih berkesan daripada cakap.Jangan harapkan perubahan orang lain untuk mengubah diri kita.Orang yang proaktif ialah orang yang punya keyakinan diri,disiplin diri dan self- esteem (harga diri) yang tinggi.Ia bukan sahaja mampu mengawal diri bahkan akan mampu mengawal orang lain.Manakala orang yang reaktif pula ialah orang yang dicorakkan oleh keadaan.Ke mana dia pergi,dia akan dicorakkan kerana tiada kekuatan dalaman untuk berhadapan dengan setiap masalah.Dalam kes Ambalat umpamanya,Indo’sia hendaklah bersikap proaktif.Budaya ‘bangau oh bangau’ hendaklah dihentikan.Sebagai negara yang mengaku dirinya sudah maju,warga serta pemimpinya patutlah berfikiran positif,berani berjuang dengan hujah2 serta bukti2 yang sahih,bila kes dibentangkan dimahkamah antarabangsa nanti,dan tidak seharusnya terus menyalahkan M’sia atas tuduhan mencuri,maling,tamak dsb.di atas kesilapan dan kelemahan sendiri.Firman Allah swt: “Apabila dikatakan kepada mereka: Ikutilah apa-apa yang diturunkan Allah! Maka jawab mereka: Tetapi kami mengikt apa-apa yang kami perolehi dari bapa-bapa kami. Meskipun bapa-bapa mereka itu tiada memikirkan suatu apapun dan tiada pula mendapat petunjuk.” (Surah Al-Baqarah: 170)

    Permasalahan tuntutan bertindih ini sudah berlanjutan sejak sekian lama,dan kini baru berpeluang diketengahkan setelah beberapa-kali pusingan perundingan sudah dijalankan diantara kedua negara.Sejak sekian lama,sudah sewajarnyalah Indo’sia telah siap dengan hujah2 tertentu bagi meyakinkan mahkamah antarabangsa bahawa Ambalat itu sememangnya wilayah Indo’sia.Dalam konteks ini,Indo’sia adalah ‘pemandu’ pada kereta ‘perjuangan’ mereka.Jika berlaku kemalamgan,jangan salahkan negara M’sia,tetapi salahkanlah diri sendiri.Dan tindakan selanjutnya ialah belajar dari kesalahan serta kelemahan itu,serta berusaha lebih gigih agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.Manakala dari sudut lain pula,janganlah terus menyalahkan M’sia atau negara lain sekiranya wilayah lain2nya juga akan terlepas.Sebagai pemimpin negara,adalah menjadi tanggung-jawab mereka membangunkan pulau2 yang tujuhbelas ribu itu bagi manafaat negara dan warganya,jangan sudah terlepas baru hendak disalahkan orang lain,namun sejak dulu pulau2 ini tidak dihiraukan lansung,malah ada yang masih tidak bernama.Pemimpin yang baik tidak akan hanya menyalahkan orang lain,diatas kelemahan diri mereka.Sebaliknya,mereka akan memperbaiki diri dan berusaha memajukan rakyat serta wilayah2nya demi masa depan negara

  93. Puracendana | 7 November, 2009 20:12

    Begitulah juga masyarakat dan para pemimpin negara masing2,hendaklah melihat dan bercermin pada hati nurani masing2.Apa akan jadi jika pemimpin menyalahkan rakyat dan rakyat pula menyalahkan pemimpin?Warga sana menyalahkan warga sini dan warga sini pula menyalahkan warga sana?Ingat2lah,kita bukan bangau,kerbau atau ikan yang tidak punya akal fikiran.Allah sendiri mengiktiraf hak dan pilihan individu,maka atas dasar itu masing2 akan ditanya mengikut peranan, kemampuan dan tanggung-jawab masing2.Kita tidak boleh menyalahkan sesiapa, hatta menyalahkan syaitan sekalipun! Jika kita terpedaya akan tipu-dayanya itu bukan salahnya,tetapi itu adalah salah kita,kenapa kita boleh ditipu?Rasulullah saw bersabda: “Setiap kamu adalah pengembala (pemimpin), dan setiap pengembala akan ditanya akan gembalaannya.”

    Terdapat juga segolongan masyarakat yang tidak mengambil kisah tentang apa yang berlaku di sekelilingnya.Golongan ini bersikap in-aktif yakni tidak ambil kisah atau tidak mahu ambil tahu langsung tentang apa yang berlaku dalam masyarakat. Katakanlah,jika dia melihat masalah remaja,dia mungkin kata,“Biarkanlah, asalkan jangan terkena pada anak aku”.Dia lebih rela bersikap ‘tidak apa’ dengan apa yang telah berlaku.Hatinya buta,tidak prihatin dan tidak sensitif.Dia hanya menjaga kepentingan dirinya sahaja.Dia akan tercabar hanya apabila ada orang yang mengganggu ‘tepi kainnya’.Katakanlah,jika berlaku sesuatu tragedi buruk,dia akan berkata, “Itu di negeri lain,bukan di negeri aku.Jika berlaku di negerinya,dia akan kata, “Itu dikampung ain,bukan kampungku.”Apabila terjadi dikampungnya,dia boleh kata, “itu dikampung sebelah utara,saya kampung sebelah selatan.”Bila dia sedar? Apabila terkena batang hidungnya,barulah dia tersentak dan meminta pertolongan orang lain.Individu yang in-aktif ini tidak sedar bahawa hakikatnya manusia umpama penumpang sebuah kapal yang besar,yang mana kebocoran di mana2 tempat akan menenggelamkan seluruh kapal jika kebocoran itu tidak ditampal bersama2.Sikap in-aktif sebahagian masyarakat ini mengingatkan kita pada ungkapan “Siluncai terjun dengan labu-labunya… biarkan, biarkan….”

    Olih itu,kita perlulah bersikap berani.Berani mengakui kesalahan dan kelemahan diri.Berani menanggung risiko akibat pilihan dan perlakuan kita sendiri. Dan kemudian berani pula untuk memperbaiki kelemahan itu dengan meningkatkan ilmu,kemahiran dan sikap kita terhadap sesuatu perkara.Kedua, kita perlu tahu akan kekuatan2 yang ada pada diri.Kita yakin pada kekuatan itu dan menambah serta mempertingkatkannya dari semasa ke semasa.Yakinlah setiap insan dilahirkan dengan keistimewaan masing2.Kita adalah unik dan terbaik dalam bidang2 tertentu.Kenali bidang itu dan terokailah dengan yakin.Bukankah bangau punya tengkuk yang panjang dan ikan mempunyai ketangkasan berenang dan menyelam?Dan dengan tengkuk yang panjang bangau boleh menyusup ke celah2 rumput yang panjang dan dengan ketangkasan berenang dan menyelam ikan boleh timbul ke permukaan.Lihat pada apa yang ada,barulah kita bersyukur.Jangan dikenang apa yang tiada,nanti kita kufur.Akhir sekali,kami diM’sia sangat tertunggu2 perkembangan selanjutnya mengenai kes Manohara dan TT Kelantan itu,mahu lihat Barisan Merah Putih buat demonstrasi menyokong Manohara sama seperti Manohara berdemonstrasi menyokong mereka mengenai Ambalat tempuhari.Hujan dah balek kelangit

  94. Shariff Fudin | 8 November, 2009 02:19

    Duh pusing..omzet, knalpot, klakson, onderdil, doktor atau dokter, elpiji (LPG -Liquified Petroleum Gas). Lieur bin edan ieu..abi, pilkada, pemilu, kopasus, satgas, kepala sekolah and lastly paneker (lighter). Ngga bisa baca koran dunk!

  95. Puracendana | 8 November, 2009 12:48

    Gratis,ShariffFudin,ngak usah pusing2 donk,POKOKnya,POKOK kelapa.Sejak KAPAN anda baca KORAN?Apa kain KAPAN yang dikirim pada anda sudah dibeli?Anda ingat kagak,semalam semasa anda selesai membaca al-QURAN saya ada berpesan pada anda mengenainya.Cuma saya ingin bertanya pada anda,apa anda pergi kesana nanti naik MOBIL,kalau benar tolong isikan petrol distesyen MOBIL ya.Saya juga berharap anda BISA membelikan saya minyak angin semasa anda LEWAT dikedai obat itu nanti,ini karena seluruh badah saya terasa BISA-BISA.Tapi anda jangan LEWAT tau,sekarang saya sudah LEWAT mahu pergi kekantor,dan jangan pula anda PUSING jauh2,kepala saya udah PUSING ni memikirkan masalah itu.

    Maaf saya cuma bercanda,apakah kita bisa memahami kisah diatas bila bahasa dikedua negara dicampur-adukkan dalam penulisan? Sama2 kita fikirkan.Mas Kipanji,dimana anda,apa A…….itu anda

  96. AREK-AREK LUNGGA | 9 November, 2009 04:02

    Sdr Sharifudin.
    Ada sedikit yang mengganjal dihati saya,ini bukan marah atau emosi ya,,!!Mungkin kita beda pendapat,tapi ggak salah rasanya saya ulas,
    Maksud saya tentang kalimat singkatan yg digunakan surat2 kabar/media elektronik bahkan telah digunakan meluas oleh pemimpin2 politik di Indonesia.sebenarnya budaya ini tidak disenangi oleh Pakar Bahasa /Budayawan Bahasa Indonesia,tapi disebabkan meluasnya media2 tadi dalam kuasa bicara ,ditambah direstui pula oleh pemimpin2 politik.
    Dalam singkatan ayat2/istilah nama2 jabatan dsb,ini masih bisa diterima karna terlalu panjang untuk disebut dan ditulis,ini alasan dari segi ekonomis dan mudah diucapkan,Tapi maaf sdr,walaupun disingkat2 seperti yg anda tulis diatas,singkatan tsb tidak merusak makna ayat,ini yg perlu anda perhatikan,
    Maaf sdr,saya bukan pro mana2 dan bukan anti apa2 ,sdr Puracendana sudah faham watak saya,!! Kalau anda Sharif tenung secara ilmiah dan perhatikan.Kalau suatu berita hangat atw berita apa2 aja yg sensasi terjadi hari ini,anda lihat semua surat kabar perdana sama aja beritanya,wartawan Malaysia (akhbar)akan menulis ikut skrip aja bukan melihat suatu peristiwa terjadi,Coba anda lihat akhbar@ Jakarta aja dulu,bila ada suatu kejadian sensasi,pasti koran2 tsb akan berlainan cara pengupasan beritanya,mereka bukan beku/kaku dalam memuat berita2.
    Sebenarnya bahasa Malaysia bisa dimajukan tanpa mengambil istilah2 Indonesia(canggih-mantan-mapan dll)atw istilah2 Inggeris,kalau mau usaha dikit,yaitu dari bahasa2 pribumi Semenanjung(orang2 asli) dan dari bahasa2 pribumi Sabah/Sarawak.Contoh keci;; Untuk Beg(bag)misalnya tidak ada pengkususan :beg tangan.wanita/pakaian.Tapi di Indonesia.;Tas(beg tangan).Dompet(beg dalam seluar/skirt)Kopor (beg pakaian).lagi Obeng(skrew-drebar)Tang (playar ???)Kunci Inggeris (playar buka paip dll)
    Walaupun ada pengaruh Belanda dan Inggeris dalam bahasa Indonesia tidak dinafikan,juga bahasa bangsa2 lain China/Arab dll.tapi Pakar/Ahli Bahasa Indonesia senantiasa bekerja terus untuk menukar istilah2 asing bila menemui bahasa2 daerah yg sesuai dijadikan bahasa ganti.Saya cukup sedih banyak nya rusak bahasa melayu,sengaja atau tidak oleh warga malaysia dari etnik Cina/India/Sikh.natilah saya cari contoh2 nya seperti Keriting jadi Kerinting..
    Contoh yg anda berikan diatas kita sama aja,ciplak bahasa ‘bule”"Knalpot (Ekzos)Klakson (horn)Onderdil (spare part) .Antara dokter dan doktor itu hanya beda sebutan dan bila ditulis aja..
    Ahh sdr Sharifuddin,seperti saya kaya dulu ,yidak ada lebih dan kurang nya kita2 ini ,dua kali lima aja,,Meludah kelangit kena hidung2 kita juga “” Maaf Sobat..!!

  97. AREK-AREK LUNGGA | 9 November, 2009 04:12

    Sdr Shariffuddin.

    Kalau anda ingin memperhalusi/memperbaiki bahasa ucapan/tulisan bahasa Melayu/Bhs Indonesia ,ada blog bernama “”Sunan gunungjati” di website Kompasiana Kompas,yang disiarkan hari Sabtu,mengupas kesalahan2 berbahasa dalam tulisan/sebutan bahasa Melayu/Indonesia..Mana tahu mungkin anda bisa jadi pakar bahasa Melayu,sebab saya lihat anda minat betul menelaah kerusakan2/keganjilan bahasa Indonesia..Wassalam,,

  98. Suri | 9 November, 2009 18:15

    puracendana,disini anda rupanya, tulisan anda masih saja power.terakhir jumpa anda disimposium USM.Bila mau datang ke Penang lagi?

  99. Shariff Fudin | 11 November, 2009 03:50

    Sdr Arek-Arek Lungga,
    Makasih komentar dan saranan anda. Bahasa Sunda: Halimun (kabut malam), gering (sakit), tutuh (memotong dahan pohon), jengkang, modar, lukut (lumut), bitis (betis) dan ratusan lagi. Jelas sekali ke’melayu’an bahasa Sunda, mungkin warisan dari kerajaan Melayu Sriwijaya. Saya menganggap perkara kejanggalan bukan kesalahan, kerana satu istilah yang salah pun, jika digunakan setiap hari akan akhirnya di anggap betul sepertinya Selandia Baru, dan akan diterima orang wamai. Jika ‘New Zealand’ yang terpapar di dada surat khabar anda, mungkin ada juga ‘orang luar’ yang memahaminya. Saya memerlukan usaha yang lebih untuk boleh memahami tulisan di dalam koran atau majalah Indonesia. Seperti juga anak-anak indonesia bila membaca tulisan Bahasa Melayu, seperti membaca puisi kayaknya, atau seperti membaca bait-bait dalam sebuah lagu. Yang pasti dan tidak boleh disangkal lagi, lagu-lagu Indonesia menggunakan bahasa Melayu yang bagus. Renungakanlah.

  100. Shariff Fudin | 11 November, 2009 03:54

    Ralat, beberapa kesalahan di dalam ejaan saya di atas. Maaf ya.

  101. NIRWANA | 11 November, 2009 17:36

    Shariff Fudin,berbicara tentang bahasa sangat mengujakan dan takkan ada penghujungnya.Bahasa Malaysia atau sekejap disebut bahasa Melayu atau bahasa Indonesia sentiasa menghadapi perubahan dan pertambahan dari masa kesemasa.Begitu juga bahasa daerah.Sebagai contoh, bahasa kaum saya dipedalaman Sarawak pun sering mengalami perubahan.Ada sebutan sebutan lama tidak dimengerti oleh generasi baru dan banyak sebutan baru yang tidak dimengerti oleh kaum tua,contohnya CC,hiphop,shuffle dan sebagainya tetapi kami masih menyebut tutuh untuk mencantas dahan pokok,lukut untuk lumut tetapi SELANDIA BARU mungkin agak menjenkelkan.Sekian.

  102. Puracendana | 13 November, 2009 16:54

    Hi Suri,terima kasih kerana masih mengingati saya.Apa anda masih seorang ‘iron lady’ seperti yang saya kenal dulu?Sudah berapa orang anak anda?Saya masih ingat ayat ‘killer’ anda, ”rubbish” , itulah sebenarnya kekuatan anda.Saya baru pulang dari Singapura malam tadi,senang2 saya pasti kePenang nanti.Saya pernah jumpa Lan diDubai tahun lalu

  103. AREK-AREK LUNGGA | 15 November, 2009 01:27

    Kepada anda yang ingin memahami bahasa suatu bangsa itu,Anda juga diwajibkan mempelajari bahasa dan budaya bangsa tsb,Jika tidak anda akan jadi bicara seperti itik dgn ayam ,sama-sama punya kaki dua dan bertelur cara evolosinya,tapi vokal nyanyian berbeda..begitu kata orang bijak bestari dahoeloe.
    .Tentang kenapa New Zealand dipanggil orang Indonesia Selandia baru.apakah nama ini untuk membedakan dgn Old Zealand.sempat saya diskusikan dgn seorang teman yg bisa dipertanggung-jawabkan analisanya,
    Katanya Indonesia waktu baru2 merdeka,sebelum pakar2 bahasa seramai kini.mereka ada mengambil istilah atau untuk nama2 kota dan barang2 tertentu dari bahasa asing (eropah)dan bahasa Latin (amerika selatan)dsb,Contoh; Bensin(petrol-m”sia)berasal bahasa Germany(Benzoin),Brasilia untuk Brazil(Brasil-Latin)dsb..Jadi soal bahasa itu pantas/patut/sesuai ditelinga dan di lidah anda diucapkan tidak akan jadi issu lagi,bila anda bisa memahami sosio-budaya bangsa itu.anda perlu juga mengerti apa yg anda baca dan dengar itu bahasa pertuturan,bahasa resmi/protokol atw juga bahasa pasar atau bahasa buku.
    Seorang kawan sama sekolah waktu mula2 sampai diMadinah ,cukup pening dgn bahsa Pak Arab,bila ditannya “mau kemana anda>Pak Arab bertanya “Ilen turid”dgn vokal pekat dan bicara laju.sedangkan semasa sekolah diajar bhs Arab,mau kemana itu” adalah “Ilaina turidu” disini terjadi antara bahasa pasar dgn bahasa baku(buku-sekolah).
    Tentang mengatakan bahasa Sunda itu kuat kemelayuannya,saya kurang setuju,karna bahasa sunda asal(asli)itu tidak ada persamaan dgn bhs melayu,bahkan bahasa jawa,Kalau bhs Sunda itu ada dipengaruhi bahasa Melayu,kita bisa terima.Tentang pengaruh Ker;Sriwijaya dalam bahasa Sunda itu juga suatu kejanggalan coba anda baca lagi sejarah Ker;Pajajaran,dan beberapa kerajaan2 yg ada berdiri didaerah Sunda doeloe.ada bahsa2 sunda yg saya ingat2-lupa kalau salah maafkan saya;contoh.
    Pepijat(melayu)-kepinding(minang)orang sunda bilang “Tinggi”..Tapi yg paling tak bisa dilupakan tentang orang Sunda pada saya adalah tentang taat kpd suami ditambah “goyang-krawang nya”"udah diumur senja pun mereka masih kencang dgn goyang krawang nya..Maaf Nya”i dan Mojang Parahiyangan.Matur nuwun.!!

  104. AREK-AREK LUNGGA | 15 November, 2009 02:16

    Sdr Sharifuddin bilang “tutuh dan lukut adalah bahasa Sunda.Tapi Nirwana ngomong “tutuh dan lukut tsb bahasa Sarawak”
    Mungkin dua ini dua usename ini adalah orang yang sama,karna sama2 bicara soal Selandia baru”
    Jadi jika benar orang yg sama ,jadi perbincangan soal bahasa saya tutup,karna konsekwensi nya jadi buyar-konyol-poyo-.membuat solusi jadi ”matah rabuak”..biarlah bak kata orang2 doeloe.’Bondong aie bondong dadak,urang tasorong ambo tagak”"Wassalam.

  105. Shariff Fudin | 15 November, 2009 03:34

    Punten mamak arek-arek lungga, sundanya hatur nuhun, matur nuwun tu bahasa jawa. Nirwana dan saya berlainan ibu dan bapa. New Zealand is a pronoun (nama khas) and it should be used as it is, left untouched. Bondong aie bondong dadak, awak tasorong ambo tagalak.

    Bandung tanggal 19.11.09, here I come!! Jumpa di Jelita Parahiyangan.

  106. Puracendana | 15 November, 2009 12:56

    Lanjutkan,bicara tentang bahasa amat menarik.Saya angkat tangan pada kalian semua.

  107. Puracendana | 15 November, 2009 13:13

    Kumpulan Bendera yang bersenjatakan buluh runcing,serta mengaku sudah ‘diisi’ dengan ilmu kebal itu,pernah mengistiharkan mahu menyusup masuk keM’sia,persoalannya apakah semudah itu?Pernah ada di garis depan negara? Kalau pernah,pasti akan selalu ingat rasanya,keperitan,
    kesengsaraan serta berbagai ranjau yang terpaksa ditempuhi.Jadi kalau belum,saya sarankan,jangan dicoba,tidak semudah itu dan kelak mati konyol.Mengimbas kembali tahun 70an,saya teringat akan peristiwa semasa kami menjalankan gerakkan bersama disempadan M’sia Thailand,seperti operasi ‘Selamat Sawadee’,’Cahaya Bina’,’Hentam Galas’ dll. Ketika itu,berbagai pasukan terlibat sama,seperti Tentera M’sia,Tentera Thailand,Polis M’sia,Polis Thailand,juga pasukan meriam serta
    komando kedua negara.Biar pun ia dinamakan latihan bersama,tujuan operasi itu adalah memburu saki-baki komunis yang masih bergerak dipersempadanan negara.Sebenarnya,pasukan kedua negara ini sudah bergabung sejak awal tahun 70an lagi,sentiasa konsisten menjejakki serta menyelongkar segenap inci bumi sempadan yang direntangi gaung serta gunung-ganang banjaran Titiwangsa itu.Ironinya,biar pun kebanyakkan perajurit2 Thailand itu berlainan bangsa serta agama dengan perajurit2 M’sia yang rata2 beragama Islam,kesemua kami yang terlibat bertugas diperbatasan,amat bersatu dan muafakat menjalankan tugas dan tidak terpengaruh dengan isu2 semasa kedua negara yang agak bercanggah ketika itu.Apa tidaknya,sasaran sebenar operasi itu adalah menghapuskan penganas komunis M’sia dan juga penganas komunis Thailand,tetapi dalam masa yang sama Thailand tidak mengiktiraf gerila Islam Patanni,yang beragama Islam,yang berjuang disekitar sempadan untuk mendapatkan pemerintahan autonomi.Kami pernah beberapa kali terserempak dengan mereka semasa sedang meronda,mereka kami jumpa sedang mengambil wuduk ditepi anak2 sungai untuk bersolat,namun kami sama2 tidak melepaskan tembakan antara satu sama lain,ini kerana mereka benar2 kenal akan perajurit2 M’sia yang sama2 beragama Islam,malah kami sama2 memberi ‘salam’ sebelum berpisah dengan haluan masing2

    Oleh karena ia gerakan bersama,dibeberapa pos2 perbatasan,tak kurang prajurit2 M’sia diserapkan kedalam pasukan perajurit Thailand dan begitu juga sebaliknya yang dinamakan attachment.Kebanyakkan perajurit Thailand itu selalunya agak kasar,
    kurang berdisiplin namun amat kreatif bila didalam hutan,mungkin sudah biasa kerana ia berdekatan kampong mereka agaknya.Biasanya ada jerat atau perangkap binatang di sekitar pos kami,yang umumnya di tengah hutan.Hal itu,selain sebagai antisipasi dari serangan binatang buas,binatang yang tertangkap seperti musang,landak,
    ular,kancil dan bahkan beruang bisa dimanfaatkan untuk menambah protein bagi penambahan tenaga dan kami memang sudah terbiasa dengan keadaan seperti itu.Perajurit2 siam ini pula selalunya,sesuka hati menembak lotong serta monyet andai diketemukan,untuk disalai,lalu mereka ratah sambil dihirup bersama sejenis arak @
    ‘mekong’ yang mereka bawa.Saya katakan mereka kurang berdisiplin kerana bunyi tembakan itu saja,bisa menarik perhatian musuh,lebih teruk lagi ada kalanya mereka menjerit sambil bernyanyi sesuka hati mereka biar pun semasa berkeadaan sedang meronda.Bayangkanlah betapa tidak serasinya kami dengan budaya yang agak berlainan,lalu terpaksa bercampur-gaul berbulan2 lamanya,sekurang2nya enam bulan bagi satu2 pasukan sebelum menyerahkan tugas kepada pasukan lain.Pada awalnya, sudah pasti kami berkomunakasi seperti itik dengan ayam lantaran bahasa yang amat jauh berbeza,namun peluang berbulan2 bersama,kami manafaatkan belajar bahasa diantara kedua dan selalunya menjelang peringkat akhir operasi itu,kami sudah bisa
    berkomunikasi dengan baik,bercerita hal2 kampung halaman masing2 dan memahami bahasa antara sesama kami.Namun pengalaman yang amat berharga yang kami pelajari sepanjang operasi ini adalah,manusia itu sama saja fitrahnya,tidak kira bangsa dan agama apa lagi warna kulit.Setelah bergaul sekian lama,bersama melalui pahit getir serta susah senang bersama,kami meresakan anggota perajurit dari Thauiland itu sudah tidak ubah seperti saudara kami sendiri.Bahasa,agama,bangsa,makanan dan warna kulit tidak lagi menghalang perajurit dari kedua2 negara bersatu,sekali-gus mendekatkan lagi hubungan antara kedua2 negara

    Kami juga pernah melalui pengalaman berhari raya didalam hutan bersama2 anggota perajurit dari Thailand ini dan ia merupakan pengalaman paling manis.Pada pagi syawal,kami perajurit M’sia berkesempatan menunaikan solat sunat Aidilfitri ditengah lapangan mendarat helikopter dipuncak gunung itu,manakala perajurit Thailang mengambil alih kawalan keselamatan pos semasa kami menunaikan solat aidilfitri itu.Sebelumnya pula,kami bersama2 berkesempatan menyediakan makanan untuk semua yang ada di Pos itu,seperti membakar lemang dan sebagainya.Biar pun kami hanya dapat menikmati kuih2 raya sumbangan pertubuhan kebajikan dari luar yang selalunya sudah hancur serta bercampur gaul,lantaran ianya dihantar @ diterjunkan melalui balloon yang dilepaskan dari helikopter,namun kami benar2 gembira dapat berjuang untuk negara,disamping mengekalkan semangat persaudaraan dua rumpun bangsa yang berlainan.(helikopter amat dielakkan untuk selalu mendarat kerana faktor keselamatan)Kami juga pernah keputusan bekalan makanan selama lebih sepuluh hari kerana helikopter tidak dapat masuk kekawasan operasi diatas faktor cuaca yang berkabus tebal,kerana heli itu terpaksa melalui celah2 gunung yang berliku2 yang memudahkan musuh menembak jatuh mereka.Didalam keadaan runcing ini,kami telah memanfaatkan latihan survival yang telah kami pelajari dengan hanya memakan buah2an hutan dan minum air dari akar2 pohon yang menjalar,kerana untuk mendapatkan air saja,kami terpaksa turun lehih jauh kebawah bagi mencari anak2 sungai dicelah2 lereng curam itu.Untuk makan,kami menggosok buah atau daun ke tangan dan jika kulit tidak merah atau gatal,berarti ia selamat untuk dimakan,begitu juga jika buah dimakan ulat atau haiwan2 lain seperti burung dan monyet,berarti buah itu bisa dimakan dan tidak beracun

    Saat yang amat menyedihkan adalah ketika penyerahan tugas kepada pasukan lain,bermula dari pengeluaran pasukan dari kawasan operasi dengan menaikki heli dan proses ini akan memakan masa sehingga sehari suntuk atau mungkin dua hari.
    Kemudian kami akan berkumpul dimarkas tektikal yang berada dipinggir hutan.
    bagi menunggu kenderaan untuk pulang kenegara masing2.
    Disini akan kelihatan berbaris kenderaan dari kedua2 negara telah bersedia untuk mengangkut pulang perajurit negara masing2.Anehnya dari jauh kelihatanya separuh dari konvoi kenderaan M’sia dipenuhi perajurit Thailand,dan begitu juga sebaliknya,
    separuh dari konvoi kenderaan Thailand kelihatanya dipenuhi perajurit M’sia.
    Namun hakikat sebenarnya mereka2 ini telah bertukar2 uniform dengan kawan2 mereka dari negara lain itu,sebagai cenderahati untuk dibuat kenang2an tanda mereka pernah berjuang bersama2 untuk kedua negara.Ironinya perlakuan ini tidak pula dihalang olih pemerintah perajurit kedua2 negara lantaran mereka jauh memahami keadaan sebenarnya diperbatasan ini.Pengalaman ini benar2 tidak dapat saya lupakan kerana ia banyak mengajar saya nilai2 perjuangan,persahabatan serta kemanusiaan.

    Sebenarnya manusia itu bisa saja bersatu,namun ia cuma memerlukan sedikit masa,untuk kita memahami diantara satu sama lain,karena ternyata musuh serta sahabat itu kita yang menciptakannya

  108. Puracendana | 15 November, 2009 13:14

    Suasana hening pada majlis makan malam yang begitu santai,dikediaman Perdana Menteri M’sia Datuk Sri NTR diSri Satria,Putrajaya bertukar hangat.Tetamu kehormat yang hadir pada malam itu benar2 terpegun apabila Presiden Indo’sia SBY bangun mengalunkan lagu Widuri dan juga sabuah lagu klasik John Lennon ‘Imagine’ dengan begitu penuh perasaan.NTR juga tidak menghampakan barisan menteri kabinet kedua negara,dengan tampil menyampaikan lagu The Young Ones (Cliff Richard),seolah2 ingin menyampaikan sesuatu message kepada generasi muda Indo’sia terhadap apa yang telah berlaku sedikit masa lalu.Kemudian pemimpin utama kedua negara turut bersama2 menyampaikan lagu ‘Stand By Me’ dan ‘Bright Sunny Day’,kedua mereka seolah2 ingin menyampaikan message kepada warga kedua negara agar bersatu berdiri teguh bersama mereka untuk berjuang demi masa depan yang cerah.Suasana mesra pada malam itu lebih mirip kepada perjumpaan kekeluargaan,yang mana jelas terbayang diwajah menteri2 kabinet serta perwakilan kedua negara yang hadir,bahawa kekeruhan yang pernah terjadi harus diketepikan demi kemakmuran negara dimasa depan

    Kelihatanya lawatan Presiden SBY keM’sia kali ini benar2 membawa satu harapan masa depan yang penuh cabaran bagi kedua negara.Namun keadaan sedikit terkilan, apabila pemimpin kedua negara itu masih tetap membisu apabila disarankan olih beberapa menteri kabinet M’sia,agar didedahkan siapakan dalang @ pihak ketiga yang didakwa telah sengaja mahu mengeruhkan hubungan baik dua negara ini.Namun jika difikirkan dalam2,mungkin mereka berdua ada sebab tersendiri,mengapa ianya tidak perlu didedahkan.Mengimbas rentetan peristiwa,bermula dengan dakwaan Indo’sia bahawa lagu kebangsaan M’sia ditiru dari lagu Terang Boelan,diikuti dengan tuduhan bahawa M’sia mencuri budaya Indo’sia seperti batik,lagu rasa sayang,reog,
    barongan,wayang kulit sehinggalah kepada tuduhan penganyaiaan TKI olih warga M’sia.Keadaan bertambah sulit apabila isu Ambalat diperhangatkan sehingga terjadinya pembakaran bendera M’sia,peristiwa membaling telur busuk diKedutaan M’sia serta perihal mengrazia pelajar serta warga M’sia dengan buluh runcing diJakarta.Kebetulan permasalahan rumah-tangga artis Indo’sia Manohara dengan kerabat diRaja Kelantan itu dikaitkan sama,dan dikemuncaknya timbul isu Kumpulan Bendera Indo’sia mahu menyerang M’sia lantaran isu tarian pendet yang dicetuskan Discovery Channel itu.Begitulah hebatnya cemuhan2 serta tindakan2 ganas warga Indo’sia terhadap M’sia sepanjang waktu itu,yang mana M’sia yang kononya sebagai ‘adik’, tetap sentiasa bersabar melayan karenah mereka,malah masih juga membantu Indo’sia dimasa ditimpa bencana.Begitulah kebiasaanya kebanyakan warga M’sia,sentiasa bertolak-ansur dan selalu sudi memaafkan.Hadirin turut terkesima apabila bapak Presiden SBY mengatakan bahawa beliau menganggap M’sia sebagai sahabat,jiran terdekat serta rakan kongsi bersama.Beliau juga turut menyarankan bahawa biar pun kedua negara masih mempunyai beberapa hal tertunggan,namun perkara2 kecil ini tidak harus merusakkan pencapaian serta perkara2 baik yang telah dilakukan bersama sepanjang ini.Dengan itu pemimpin kedua negara harus menangani setiap isu dengan bijak demi masa depan kedua negara,ujarnya lagi

    Dalam masa yang sama Presiden SBY mempelawa M’sia melabur diIndo’sia dalam berbagai sektor yang terbuka luas.Beliau juga berkata bahawa Indo’sia memerlukan sekurang2nya US$150bil (Rm507bil) setahun,untuk memacu pertumbuhan ekonomi serta keperluan infrastruktur Indo’sia.Bagi pihak M’sia pula NTR berkata,M’sia bolih bekerjasama dengan Indo’sia dalam sektor halal hub permakanan kerana Indo’sia mempunyai tanah yang luas serta tenaga pekerja yang cukup.Begitu juga M’sia dan Indo’sia perlu bekerjasama dalam kapasiti pengeluar utama serta kedua kelapa sawit dalam memerangi agenda pemulauan minyak sawit olih negara2 barat.M’sia juga akan cuba membantu Indo’sia dalam teknologi tenaga dengan cara memindahkan beberapa teknologi keIndo’sia.Mengenai hal TKI,Presiden SBY amat berterima kasih kerana M’sia selama ini telah mengambil berat kebajikan seramai 1.2juta TKI diM’sia dan NTR pula berjanji segala kes penganyayaan TKI akan diambil tindakan mengikut undang2 M’sia,cuma dalam senyum sinis NTR berkata,mereka haruslah masuk melalui saluran yang sah

    Begitulah usaha yang telah dijalankan olih kedua pemimpin dan kini terpulanglah kepada warga kedua negara untuk merebut segala peluang yang ada selain bekerja-sama dalam membantu satu sama lain.Perlu diingat,Indo’sia sebenarnya mempunyai banyak tempat2 pelancungan menarik,mampu menarik lebih ramai warga M’sia untuk melancung kesana sekali-gus mampu merancakkan lagi ekonomi negara itu.Namun perlu dijadikan iktibar,bahawa perbuatan mengrazia warga M’sia seperti yang dilakukan kumpulan Bendera itu,bukan saja membawas kesan negative pada pelancong2 M’sia,malah juga mampu menakutkan dunia untuk berkunjung keIndo’sia.Untuk rekod,dihari pertama persidangan APEC diSingapura saja,M’sia telah mampu menarik sekurang2nya lima pelabur besar diantara 21 negara dunia yang menghadiri persidangan itu termasuk Jet Star,Exon Mobil,Coca-cola serta Harvey Normans,juga beberapa sektor perhotelan antarabangsa.Diharap Indo’sia juga mendapat perhatian yang sama dari dunia luar nagi merancakkan lagi ekonomi negara.Sebenarnya banyak lagi usaha mampu kita lakukan bersama demi semangat Nusantara,cuma yang diperlukan adalah sikap terbuka.Lupakanlah sengketa lalu dan sekarang adalah masa untuk bekerja.Pulau Pandan Jauh Ketengah,Gunung Daik Bercabang Tiga,Hancur Badan Dikandung Tanah,Budi Yang Baik Dikenang Juga

  109. NIRWANA | 15 November, 2009 18:09

    Semalam,saya menghadiri majlis graduasi salah seorang anak saya lalu ada beberapa kaum ibu tertanya tanya apa maknanya graduasi tetapi yang agak cerdik menjawab tamat sekolah dan sebagainya.Yang peliknya majlis diiringi muzik Gamelan dan pembukaan dimulakan dengan tarian Jawa.Peralantan muzik dan motif pakaian 100% Jawa.Saya bertambah hairan bila pengunguman mengatakan majlis dimulakan dengan tarian Jawa, bukannya Indonesia.Saya dimaklumkan bahawa salah seorang tenaga pengajar diSekolah itu berketurunan Jawa.Fikiran saya melayang mengenangkan luahan atau kemarahan WNI.Agaknya pihak sekolah ini tak faham faham.Dahlah kumpulan Bendera nak menganyang Malaysia.Sudah masanya rakyat Malaysia mencipta satu budaya yang langsung takada kena mengena dengan Jawa,Sunda,Mendailing dan lain lain yang berbau INdonesia.Apakata kita popularkan tarian Shuffle,hiphop dan sebagainya yang lebih kebaratan?Saya rasa kalau kita anjurkan tarian shuffle sedunia saya pasti muda mudi seluruh dunia akan berlumba lumba menghantar borang pendaftaran.Bukankah kita pernah menganjur pertandingan Skateboard,BMX,Mountain Bike,Tennis Remaja dan sebagainya.Dan setakat ini tak adalah pula negara asal sukan tersebut nak mengrazia rakyat Malaysia.WALLAHUALLAM.

  110. NIRWANA | 15 November, 2009 18:35

    Arek Arek lunga,antara saya dan Shariff Fudin adalah dua orang yang berbeza.Saya tak tahu berbahasa Sunda tetapi semasa saya ke Semenanjung Malaysia saya faham beberapa patah perkataan Banjar yang seakan akan sama dengan pertuturan suku kaum saya ,contohnya; kamih, supan,punggur dan lain lainya.Dlm Blog ini sekurang kurangnya saya terbaca sedikit bahasa Sunda,Minang dan Jawa.Bahasa yang langsung tak saya fahami adalah bahasa Bugis,walaupun terdapat ramai saudara kaum Bugis yang menetap dan menjadi warga ditempat saya. Harap maklum.

  111. Shariff Fudin | 16 November, 2009 01:29

    Itulah sebabnya UMNO (United Malay Nationalist Organisation) haruslah unggul, utuh dan mendapat sokongan semua orang Melayu Islam di Malaysia, kerana semula Melayu Islam seluruh nusantara harus mendapat pembelaan.

    Sifat orang melayu yang berbudi bahasa, berhemah tinggi dan berperikemanusiaan ini perlu di sebarkan dan digarap oleh kaum-kaum yang lain di Malaysia. Ini akan dapat mengelakkan berulangnya kejadian seperti penderaan/penganiayaan yang memperihatinkan terjadi kepada TKW.

    Ketulusan dan ketelusan dalam governance akan menjadi contoh yang baik supaya politikus jagoan murahan tidak wujud untuk mengeruhkan suasana, atau membiarkan mantan model mencari publisiti murahan untuk kembali ke sinetron.

    Pak SBY dengan PM Najib baru sahaja bersetuju bahawa ada pihak ketiga yang mendalangi di sebalik semua isu-isu panas yang timbul di antara Indonesia dan Malaysia.

    Jadi, kenalilah saudaramu.

  112. AREK-AREK LUNGGA | 16 November, 2009 10:42

    Sdr Nirwana dan Shariffudin,thanks atas pencerahannya,Juga sdr Puracendana,begitu panjang lebar ulasannya dalam merentasi persahabatan Indonesia dan Malaysia,Dengan pengetahuan serta pengalaman anda dalam era komunis,ada yg ingin saya tanyakan kenapa Ker;Malaysia/Thailand memberikan satu kawasan khusus buat lasykar2 komunis yg menyerah di perbatasan dua negara tsb,Apakah dalam jangka panjang sakibaki mereka dapat menyusup ke Malaysia dgn berbagai topeng dan menyusun kekuatan dibalik tabir,dibandingkan Indonesia sisa2 antek2 kominis disapu barsih hingga ke akar2nya ,walau begitu kunta-kinte nya dapat juga menyusup dalam NGO dan badan2 amal,tapi dapat dikesan awal nya.
    Tentang menteri kabinet Malysia bertanya kpd dua pemimpin SBY-NTR ttg sipa dalang dibalik kemelut lepas,ini bisa diibaratkan seperti bila kita pergi ke dukun/bomoh untuk berobat.lalu sang dukun akan mengatakan si anu yg bikin kamu sakit,ini adalah ulah dukun yg tidak bermoral,jika pergi ke dukun yg punya etika moral tentu dia bilang ,udahlah kita usaha obat dan berdoa pada Allah agar sehat lagi,tidak perlu ditanya siapa yg bikin santet ini.
    Jadi bila dua pemimpin ini tidak buka mulut siapa dalang nya ,udah dikira mereka ini cukup bijaksana,karna kalau pun ada diketahui dalangnya,tentu akan bertambah ruwet persoalannya,
    Seperti yg saya tulis sebelum ini,rugi besar Malaysia tidak berbaik dgn Indonesia,Indonesia sebuah negara besar yg punya hasil bumi dan galian yg tidak terkira banyaknya.Kek ekonomi yg begitu menggairahkan ,tidak payah pergi jauh2 ke Indonesia bhg timur ,cukup di Riau saja dgn hasil hutan/lautan,timah.emas.boxit,alluminium yg belum diterokai semuanya,apalagi emas hitam yg melimpah ruah,Saya pikir Malaysia perlu cari strategi untuk menanam saham di Indonesia,karna Singapura punya strategi ampuh lagi licik untuk mendahului Malaysia,
    Saya pernah pergi pulau Dabo Singkep pulau2 kecil ini.kaya dgn timah,boxit,pada zaman Sukarno pernah dijayakan ,tapi sejak era Suharto apabila beliau dgn doktrin memilik negarakan usaha2 yg joint venture dgn perusahaan asing,akhirnya carigali hasil bumi itu terbantut,begitu juga terjadi di Tebingtinggi(sumut) Perusahaan Aluminium (Innalum)yg jointventure dgn Jepang yg gilang gemilang hanya beberapa tahun,selepas dimiliknegarakan Pak Harto,kini ibarat jadi gajah-putih aja.
    Mudah2an Malaysia dapat melebarkan sayap usaha ke Indonesia ini,terutama pengusaha Melayu)Islam)..InsyaAllah.

  113. AREK-AREK LUNGGA | 16 November, 2009 11:35

    Sdr Shariffudin
    Bila anda bicara soal UMNO.agar melayu itu menyokong sepenuhnya,bukan melayu tidak mau menyokong,karna UMNO itu sendiri yg tidak mau disokong,beberapa pelaksanaan dasarnya tidak konsekwen/konsisten.bila era Pak Lah dibuat dasar seperti membedak orang tua dgn slogan Islam celupan (hadari).kini dgn One Nation yg juga kurang jelas matlamat dan arah tujunya,bila didongengkan sekolah satu aliran yg kita kira sejajar dgn One Nation,malah pemimpin Umno awal2 lagi tidak setuju.Walaupun kita penuh harapan tinggi pada NTR agar semboyan2nya jadi kenyataan bukan dongeng2 yg mendodoikan anak-cucu kita lagi,
    Tapi saya bisa cop jari,daerah Johor/Melaka dan Nogori nyo mamak Shariffudin sampai dunia kiamat,atau gampo gadang dari Padang,tidak akan berubah angin ke parti2 lain,Dengan semboyan dan slogan2 konyol nan dah lapuk ,arek-arek ketiga negeri ini akan bekoar..UMNO banyak bajaso pado kito,kalau bukan UMNO entah macam-mano hidup kito..(menurut Kipanji itikad kayak gini bisa membawa ke syirikan yg tidak disedari)
    Jadi kpd sdr Shariffudin,coba lihat kisah perjuangan para leluhur anda di Minaangkabau,mereka tidak pernah berjuang menyokong partai2 yg beridiologi Assabiyah(kebangsaan),umumnya mereka berjuang dgn panji2Islam.bukan panji2 Islam yg dirobah-robah serta dirungkai-rungkai,kayak Islam hadari..Islam itu hanya satu bukan Islam liberal/sosialis/Qadianis/Jamaaah dsb.
    Politik Assabiyah boleh diguna hanya sebagai alat perjuangan pemula(sementara)bukan matlamat murnin,hanya Islam yg bisa membentuk kegemilangan kembali Melayu Nusantara..Wallahua’lam.InsyaAllah.

  114. Shariff Fudin | 16 November, 2009 19:47

    Jadi, di manakah terdapatnya Islam yang universal? Arab Saudi dengan wahabinya atau Iran dengan Syiahnya? Memang diketahui ramai para ulama dan kyai tidak mau dilibatkan dengan politik/partai politik?

    Apakah anggota-anggota MUI cukup universal pendiriannya dan tidak assabiyah dalam pendirian mereka? Anda tentu tahu bahawa DEPAG pada satu masa adalah badan yang paling korup? Kemanakah perginya hemah (integritas) mereka, budi bahasa yang luhur dan yang penting ketaqwaan mereka?

    Kita melayu nusantara yang berbudi luhur berkewajipan untuk meuniversalkan Islam, setelah kita lihat saudara-saudara Islam di Timur Tengah kita tidak mampu melakukannya.

    Tidak kiralah kalau di anggap sebagai pemula.

  115. Puracendana | 16 November, 2009 20:20

    Manusia itu dilahirkan pelbagai,ada yang toleran dan sanggup berkongsi,malah ada yang akan berasa bangga apabila orang lain sanggup berkongsi memperkembangkan budaya mereka,tetapi ada yang tidak begitu.Ada yang hanya pandai menerima sahaja,tetapi tidak sanggup memberi.Ada pula yang terlalu berkira,’orang punya mau dianggap dia punya,tetapi dia punya tetap saja dia punya’ dan tidak bolih tercuit lansung olih orang lain.Jadi sebagai bangsa yang maju dan bertemadun,yang berfikiran rasional serta berjiwa besar,bangsa yang terkenal pemurah disamping selalu pemaaf,kita tidak bolih lagi berasa kita bisa berkongsi apa yang pernah kita ada bersama,karena orang sudah mula berkira dan ramai yang begitu kauntetif
    Sepatutnya atas dasar untuk mewujudkan hubungan erat serta mengukuhkan persahabatan serantau dalam semua bidang termasuk seni dan budaya (seperti yang dilakukan M’sia dengan Singapura melalui program Titian Budaya),Indo’sia tidak seharusnya terlalu berkira,namun sebaleknya berlaku.Seharusnya dalam perihal seni dan budaya,ianya harus dilakukan dengan tidak membezakan faktor geopolitik,keturunan mahupun latar belakang kedua2 negara,dengan diwujudkan atas nama persahabatan dan nilai2 estetika seni dan budaya itu sendiri.Dengan pendekatan itu,ia dapat mempromosi sektor pelancongan kedua negara kepada masyarakat setempat serta antarabangsa secara meluas,bukan merebutkan apa yang sudah ada dengan mengungkit2 asal usul budaya itu sambil dengan bermatian mengaku ia milik sendiri,sehinggakan skop budaya itu menjadi sempit
    Pada zaman dahulu,muzik tradisional serta tarian2 hanya dimainkan untuk golongan2 bangsawan sahaja,namun dengan peredaran masa,rakyat biasa juga tidak ketinggalan menikmatinya dan kini sudah menjadi seakan trade mark pula terhadap sesuatu kamu.Seperti dimaklumi,tarian biasanya merangkumi muzik tradisional dan kontemporari yang dimainkan oleh rakyat sesuatu kaum sesuai dengan adat serta budaya kaum itu.Ia biasanya diwaris turun-temurun dan selalu dipertahankan kaum itu agar ia tidak luput ditelan zaman,sekali-gus mampu mempromosikan bangsa itu serta juga mampu menarik minat kaum2 serta bangsa lain untuk menghayatinya,terutama melalui sektor budaya dan pelancongan.Di M’sia,muzik tradisional serta tarian2nya banyak dipengaruhi oleh budaya Islam,Cina,India dan Indo’sia,manakala diIndo’sia pula disamping pengaruh2 yang disebutkan tadi,ia juga banyak dipengaruhi unsur2 Jawa dan Hindu.Kebanyakan alat muzik diM’sia pula terdiri daripada gendang,seruling,gong dsb dan ini banyak memberi pengaruh terhadap tariannya yang juga sedikit-sebanyak ada unsur2 Thailand dan Portugis
    Belajar dari peristiwa lalu seperti yang ditimbulkan olih setengah2 pihak diiIndo’sia itu,sudah tiba masanya Kementrian Perpaduan,Kebudayaan,Kesenian dan Warisan merangka satu kaedah baru,bagi menyelaraskan budaya kita termasuk muzik serta tarian yang tulin dan berunsurkan tempatan,kerana M’sia juga tidak kurang dengan berbagai budaya.Sebagai contoh,Sarawak yang mempunyai berbagai etnik seperti Iban,Bidayuh dll yang juga mempunyai banyak tarian tradisional mereka seperti tarian Bidayuh,Igal-Igal dll yang tidak harus dilupakan begitu saja.Begitu juga dengan alat2 muzik tradisional seperti gamelan serta berbagai lagi harus dimanafaatkan dengan cara menyatukan rentak2 muzik ini,disamping melahirkan tarian2 yang bercirikan M’sia melalui penerapan tarian2 Melayu seperti zapin,inang,joget dll.Tarian Cina,India,Sikh dll juga harus dikekalkan,mungkin bolih diolah agar ia benar2 menampakkan ciri2 bangsa M’sia yang bersatu-padu seperti yang selalu kita lihat dipersembahkan olih penari2 Istana Budaya itu.Asas ini sebenarnya sudah lama ada,cuma ia tidak benar2 diambil berat,yang mana kita lebih suka mengagung2kan serta meminjam budaya luar,sehinggakan kita dihina sebegitu rupa
    Kesimpulannya,bagi program2 untuk mengeratkan hubungan dua hala dan kerjasama antara M’sia dan Indo’sia melalui pertukaran kebudayaan,kesenian dan warisan kedua2 negara,harus dilakukan melalui kementerian,dan ini akan memberi peluang kepada rakyat kedua2 negara untuk saling mengenali dan menghayati kebudayaan,kesenian dan warisan masing2 dengan lebih dekat,tanpa rasa ragu2 atau serba-salah disebabkan kesahihan yang mungkin akan terjadi atau bila dipertikaikan.Selain itu,program tersebut juga dapat menyediakan ruang dan peluang kepada penggiat seni kedua2 negara memperluaskan kegiatan kebudayaan,kesenian dan warisan masing2 tanpa sebarang kemuskilan kerana ia dibuat melalui sumber2 yang sah kedua negara (bukan pihak swasta seperti Discovery Channel yang mungkin bisa mengundang kontroversi)
    Bagi tarian2 baru seperti shuffle,rap,break dance dan yang seangkatan denganya seperti yang diajukan Nirwana itu tidak pula salah untuk dipromosikan diperingkat antarabangsa,kerana ia juga mampu menarik golongan muda diseluruh dunia yang meminatinya untuk mendekati M’sia,serta mampu memenuhi cita-rasa orang muda zaman sekarang.Ia juga baik dari segi jasmani sama seperti tarian2 lain sekiranya tidak diselangi dengan aktiviti2 sampingan yang negatif.Cuma untuk dijadikan tarian nasional negara,rasanya tidak berapa sesuai kerana ia agak bercirikan kebaratan dan berala2 tarian anak2 muda kulit hitam masa kini,sedangkan nilai sesuatu tarian itu selalunya dikaitkan dengan budaya turun-temurun @ tradisional yang melambangkan kekayaan seni sesuatu bangsa itu sendiri.Hakikatnya,kedudukan budaya dan bangsa itu samalah juga seperti irama dan lagu,yang tidak dapat dipisahkan,dan kalau dipisahkan maka pincanglah ia,begitulah seperti kata seniman agung allahyarham Tan Sri P.Ramlee

  116. AREK-AREK LUNGGA | 18 November, 2009 02:02

    Saudara Shariffudin
    Tertarik atas komen sdr ttg dimanakah Islam yg universal.Untuk sedikit pencerahan .mungkin juga anda pun lebih maklum,Toh Islam yg diturunkan via Nabi Muhammad SAW berlandaskan AlQuran serta Hadis2 (Sunnatullah) itu .memangnya bersifat universal hingga ke hari Qiamat,Selain Hukum Tauhid dan Hukum2 wajib yg tidak bisa tawar-menawar seperti Rukun Islam/Iman yg lainnya isi AlQuran masih bisa diperbincangkan secara ijtihad ilmu dgn asas ilmu bahasa Arab-Balaghah- Mantiq dsb

    Apabila sdr membuat hujah Islam tidak Universal apabila ada Syiah dan Wahabi menurut anda,Maaf sdr.ramai saya jumpa di Malaysia ini.mereka2 yg termakan dgn dakyah Zionisme,dgn melabelkan amalan di Arab Saudi itu “Wahabi”..Apa itu Wahabi.??Mazhab-Tarikat atau Islam baru kayak Islam Hadari.??
    Tidak mungkin ruangan ini cukup untuk menerangkan nya ,sekilas saya bisa bagi klu untuk anda ,amalan di Arab Saudi itu sebenarnya tidak nota-bene fanatik kpd mazhab Syafie saja ,mereka lebih menerima semua mazhab2 Fiqh yg terkenal .tapi dalam praktikal amalan lebih kuat kepada mazhab Hanafi dan Hambali tapi tidak juga meninggalkan mazahab Syafie dalam satu2 keadaan.
    Apa yg terjadi kepada baru2 ini kepada Dr Mhd Asri mantan mufti Perlis adalah contoh tipikal.tentang tidak memahami hukum2 Fiqh-Muamalah secara mendalam ,bahwa selain pengamal mazahb Syafie adalah sesat tidak bisa diterima.
    Saya kadang2 heran memikirkan sosok2 ulama yg kadang2 begitu fanatik-taksub dalam kepahaman mereka .mereka merendah-2kan dan mendiskreditkan Arab Saudi itu Wahabi,tapi dalam pelaksanaan rukun2/riadah haji tsb,kita mengikut hukum2 Wahabi.YG lucunya lagi dalam bayar zakat fitrah,Syafie dalam hukum fiqh nya mesti dibayar dgn makanan ruji (beras-gandum-dsb),Tapi knp Jab Agama,negeri2 suruh kita bayar dgn wang,hukum fiqh yg membolehkan dibayar dgn wang bukan hukum fiqh Syafie tapi Imam Hanafi dan Imam Hambali-kayak di Saudi yg dibilang Wahabi tsb..WallahuA’lam bissawab.

  117. AREK-AREK LUNGGA | 18 November, 2009 02:38

    Disini bukan maksud saya menggurui tuan2 semua.tentu ilmu anda juga apa kurangnya,cuma sekedar tukar2 pikiran karna udah jenuh dan muak dgn isu bendera-bahasa-dll,baik juga rasanya kita tukar2 pendapat isu yg sebenarnya udah lapuk,kalau jaman 70 an di malaysia disebut Kaum Muda vs Kaum Tua,tapi saki baki pemahaman yg tidak mau menerima visi ulama muda masih mengakar sampai kini.
    Kalau di Indoneia yg mirip2 wahabi kata org Malaysia adalah NGO Persatuan Muhammadiah yg pernah memiliki Ulama2/Pejuang2 mapan dan ulung seperti Hamka-Muhammad Natsir-dan ramai lagi,Antara Syiah dan Sunni hanya ada sedikit perbedaan pemahaman hukum fiqh,tapi mereka sama2 bertauhudkan Allah YME dan Nabi MUhammad SAW pesuruh Allah SWT,jadi perbedaan yg kecil itu sengaja dibesar2kan oleh musuh2 Islam agar umat Islam berpecah-belah terus.Kalau anda rajin baca bisa dibaca buku “Antara Syiah dan Sunni”oleh Kiyai Quraish Shihab.disitu beliau mengupas segala perbedaan yg tidak perlu dipermusuhkan lagi.

    Tentang MUI udah hilang taring nya kini,memang diakui udah terlalu liberal,mungkin tekanan yg kuat oleh DEPAG,untuk makluman anda DEPAG Indonesia itu sebuah Kementerian yg membawahi semua agama2 yg ada diakui di Indonesia,jadi anggotannya bukan muslim semua.Saya masih ingat begitu jaya dan megah pamornya MUI sewaktu dipagang oleh Almarhum Buya Hamka,beliau sanggup meletakkan jawatannya ,karna menentang fatwa ulama liberal .bahwa membolehkan orang Islam merayakan hari Krismas Kristen demi solidaritas,beliau menentang keras kawin campur orang Islam dgn penganut agama lain sementara mereka tidak memeluk Islam,tapi kuatnya pengaruh Kristen di DEPAG UUD itu masih berlaku hingga kini.Nauzubillahi min zalik.

  118. AREK-AREK LUNGGA | 18 November, 2009 03:14

    Sewaktu Dr Asri masih Mufti Perlis.beliau ada menulis artikel di Mingguan malaysia,tentang picik nya fikrah melayu begitu mudah dibohongi karna mempercayai sesuatu tanpa ilmu agama .Contoh nya orang melayu begitu percaya bahwa tasbih yg dibuat dari kayu koka itu mempunyai kelebihan power dan berkat,ini semua syirik,bertasbih itu tidak salah,tapi mempercayai kayu koka ada kelebihan itu adalah salah ,pemahaman ini yg dibetulkan oleh beliau,

    Suatu kali saya diajak sahabat saya jalan2 ke masjid Tabligh di Salak South K.L.kebetulan saya lihat ada pak Arab jual tasbih koka tsb,harganya mahal2 belaka”"saya pikir sebab datangnya jauh”.Lalu saya liat ada anak muda melayu sedang tawar-menawar dgn pak Arab,yg tidak mau kurang harganya,lalu saya lihat anak muda itu beli dan membayar RM.150,Wahh saya begitu kaget ,lalu bertanya kenapa dia mau bayar semahal itu untuk sebuah tasbih,dia jawab tasbih koka ini ada berkat,MasyaAllah.apa mau dikata itu hak nya dan duit dia punya,Kalau dia bayar sebegitu karna nilai seni estetika atau antik dsb,saya tidaklah heran.tapi nilai2 syirik yg tidak disedarinya ,karna kurangnya pemahaman ilmu agama.

    Pernah terjadi disuatu daerah di Jawa-udah lupa tempatnya.Masyarakat derah tsb setiap hari jumaat/solat jumaat akan memakai serban dan juga memakai cincin batu Akiq.Siasat punya siasat rupanya ada Kiyai terkenal yg disegani didaerah tsb berfatwa Sunnah pakai serban dan batu akiq pada hari jumaat,ternyata beliau adalah juga pedagang Sorban dan Cincin batu Akiq..WallahuA’lam bissawab

  119. Puracendana | 18 November, 2009 19:34

    Sebenarnya pertanyaan A2Lungga mengenai mengapa kerajaan M’sia/Thai membenarkan bekas anggota komunis berkampung disempadan M’sia/Thai amat sukar untuk saya jawab,kerana ia melibatkan sensitiviti negara.Kebanyakan maklumat2 itu diklasifikasikan dibawah Ordinan Darurat dan Akta Rahsia Rasmi OSA dan sabit kesalahan bisa juga dikategorikan dibawah ISA,namun biarlah saya jelaskan sedikit secara kasarnya sahaja agar membawa sedikit kefahaman.Bagi insan2 yang pernah bergelar perajurit,sudah semestinya cerita2 sebegini akan membawa memori silam dan mengimbas kembali semua itu bisa ‘meremangkan kembali bulu roma’ lantaran semangat perajurit itu masih tetap ada pada setiap insan2 ini termasuklah saya sendiri,biar pun ia sudah lama berlalu.Namun saya tetap bersyukur dan bangga kerana sekurang2nya saya pernah menitikkan peluh demi negara tercinta.Dalam sebuah negara demokrasi,semua orang berhak untuk mengenang dan menyanjung pengorbanan dan perjuangan masa silam mereka yang membanggakan,atau bertafakur dan mengambil iktibar daripada pengalaman2 dan kejadian2 yang perit.Tidak kira dia seorang konservatif,beragama,liberal, radikal atau berlatarbelakangkan sebarang fahaman politik @ ideologi,semua mempunyai hak2 kemanusiaan terhadap kebebasan2 bersuara,pemikiran,kepercayaan serta keyakinan

    Sebenarnya punca kegagalan rundingan Baling antara Tunku Abd Rahman dengan Chin Peng pada 28 dan 29 Dec 1955 dulu adalah disebabkan keadaan semasa,yang mana ketika itu pengaruh komunis sedunia masih lagi kuat.Namun setelah dunia mengalami revolusi pembangunan,kepesatan perlumbaan hidup telah membuatkan semua ideologi dan nilai mengalami perubahan yang pesat dan pantas.Akhirnya,setelah empat kali perundingan diantara kerajaan M’sia/Thai dengan pihak komunis,rundingan kelima telah berjaya membawa kepada perletakan senjata serta melaksanakan perjanjian damai pada 1989.Faktor lain yang turut menyumbang pada perletakan senjata ini termasuklah situasi dunia yang tidak menyebelahi komunisme lagi.Sebagai contoh,Rusia selaku juara komunis telah tewas diAfghanistan dan kemudianya mengamalkan dasar ekonomi terbuka yang menuju ke arah ekonomi kapitalis dan sistem demokrasi pada tahun 1989.Kemudian tembok Berlin diruntuhkan kerana Jerman Timur yang mengamalkan komunisme amat mundur.Lalu Jerman Barat dan Jerman Timur digabungkan dengan harapan dapat menyaingi AS.Negara China pula mula membuka pintunya kepada pelabur asing khususnya Amerika,Korea Selatan dan Jepun sejak Presiden Li Peng memerintah dan Kerajaan Britain menyerahkan kembali Kepulauan Hong Kong kepada pemiliknya China pada tahun 1997.Hong Kong lebih maju daripada tanah besar China dan ini sebagai membuktikan bahawa sistem kapitalis dan demokrasi lebih berwibawa.Kemudianya pula,faktor yang besar yang mempengaruhi perletakan senjata ini ialah apabila Chin Peng,Rashid Maidin,Abdullah C.D dan Chan Tien merasakan pemberontakan bersenjata tidak lagi berfaedah kerana M’sia telah benar2 merdeka dan pemimpinnya bukan boneka kerajaan Britain lagi.Ini dibuktikan apabila Tun Dr.Mahathir sendiri melaksanakan dasar Buy British Last

    Setelah lebih 41 tahun M’sia dibelenggu dengan ancaman komunis,akhirnya Perjanjian damai bersejarah pada 2 Dec 1989 ini telah diadakan diHotel Le Garden,Haadyai selatan Thai dan seramai 400 perwakilan dan pemerhati dari kedua negara telah hadir pada majlis itu.Kerajaan M’sia diwakili olih KSU Kem Dalam Negeri Wan Sidek Wan Abdul Rahman,KPN Tan Sri Mohd. Hanif Omar,Ketua Turus ATM Jeneral Hashim Mohd Ali,manakala Thai diwakili Jeneral Yodhana Yamphundi,Jeneral Chavalit Yongchaiyudh dan Jeneral Sawaeng Therasawat.PKM pula diwakili olih Setiausaha Agung PKM Chin Peng,Pengerusi PKM Abdullah C.D dan Komander Reg ke-10 PKM Rashid Maidin.Turut hadir ialah Tim Menteri Dalam Negeri M’sia ketika itu Dato Megat Junid Megat Ayub,isteri Chin Peng Ai Ying @ Zainon dan Komander Regimen ke-12 PKM Chan Tien

    Antara kandungan utama Perjanjian Damai Haadyai itu ialah PKM dibubarkan,PKM berjanji untuk menamatkan perjuangan bersenjata mereka dan keluar dari hutan,senjata api hendaklah diserahkan kepada pihak berkuasa M’sia atau Thai atau dimusnahkan dihadapan pihak keselamatan,Ahli PKM akan mematuhi undang2 negara M’sia dan Chin Peng selaku wakil ahi PKM berikrar taat setia kepada Yang diPertuan Agung M’sia.Kemudian diArtikel 3 perjanjian menetapkan bahawa Kerajaan M’sia akan membenarkan bekas anggota PKM yang dilucutkan senjata untuk menetap di M’sia sekiranya mereka mahu,Artikel 3.1 menetapkan bekas anggota PKM yang memang berasal dari M’sia akan dibenarkan menetap di M’sia mengikut undang2 M’sia dan Artikel 4 perjanjian menetapkan bahawa kerajaan M’sia akan membantu bekas bekas anggota PKM itu untuk memulakan hidup baru di M’sia.Untuk rekod,ketika perjanjian ini dimeterai,di hutan2 diM’sia /Thai masih terdapat anggota2 PKM yang masih lagi bergerak yaitu terdiri dari seramai 694 rakyat M’sia,Indo’sia dan Singapura serta 2 orang bekas anggota tentera Jepun

    Selepas perjanjian tersebut dimeterai seramai 1,188 anggota pasukan keselamatan bersenjata PKM yang berada di hutan sempadan M’sia /Thai telah keluar dari hutan dan memulakan hidup baru disabuah perkampungan yang diwujudkan disempadan M’sia/Thai.Kemudian 431 ahli PKM memohon pulang ke M’sia,tetapi 338 diluluskan dan 93 ditolak kerana tidak memenuhi syarat perjanjian dan masalah daripada segi status kewarganegaraan.Jadi jelaslah bahawa mereka2 yang ditempatkan disitu adalah berkedudukan yang sedemikian dan inilah sebabnya mengapa kerajaan terpaksa mengwujudkan perkampungan disitu.Nama2 mereka yang dibenarkan pulang tidak akan didedahkan demi keselamatan.
    Kerajaan M’sia telah membantu mereka dengan memberikan subsidi kehidupan sebanyak RM 8,000 sekembali ke M’sia dan wang saranan hidup sebanyak RM300 untuk membantu mereka menyesuaikan diri dengan kehidupan di tanahair

    Telah menjadi fakta sejarah yang sahih bahawa perjuangan yang dibawa oleh gerakan pembebasan pimpinan Chin Peng, Rashid Mydin,Abdullah CD,Shamsiah Fakeh dan lain2 ini,telah menyumbang ke arah kemerdekaan Malaya.Namun biar pun sumbangan gerakan ini diiktiraf sendiri oleh mantan perdana menteri Tunku Abdul Rahman,Tun Dr Ismail dan Tun Abdul Ghafar Baba,usaha2 terancang oleh pihak2 tertentu untuk membawa Setiausaha Agung PKM itu kembali ke tanahair,dirasakan mempunyai matlamat yang lebih jauh daripada itu.Dapat dihidu bahawa cadangan itu adalah sebagai langkah untuk menghidupkan kembali semangat PKM terutamanya dikalangan generasi muda selepas merdeka yang tidak tahu dan tidak pernah merasakan azab hidup di bawah penguasaan komunis.Mungkin juga ramai yang bertanya,kenapa PKM masih berperang selepas British meninggalkan M’sia? Jawaban Chin Peng ialah: “Jika kamu menuntut kami serah diri,kami rela melawan hingga orang terakhir, PKM tidak meminta lebih daripada apa yang pernah Tunku Abdul Rahman tawarkan,maka kami terpaksa meneruskan perang kerana inisiatif mereka untuk mencapai perjanjian damai di Rundingan Baling pada 1955 telah digagalkan oleh penjajah British dengan meletakkan prasyarat PKM mesti menyerah diri.Kemudian pada 21 Mei,pengerusi Citizens International,SM Mohamed Idris merayu kepada kerajaan supaya membenarkan Chin Peng pulang atas alasan beliau sudah tua dan tidak akan mengamcam keselamatan negara dan kemudianya Pengerusi Gerakan P.Pinang Dr Teng Hock Nan menyokong saranan Citizens International ini dan turut menggesa agar kerajaan mengkaji semula keputusan menolak permohonan Chin Peng berasaskan semangat kemanusiaan dan demi mengenang jasanya dalam proses memperjuangkan kemerdekaan Malaya.Namun rasanya permintaan ini mustahil untuk Chin Peng,kerana dokumen2 peribadi beliau sudah hilang dalam huru-hara peperangan biar pun hakikanya Chin Peng dilahirkan di Setiawan,Perak diketahui umum didalam dan luar negeri,dan sanak-saudaranya dengan senang saja dapat menjadi saksi.Namun seperti kata Dato’Zahid Hamidi,ini akan menambah luka bagi perajurit2 negara serta keluarga2 perajurit yang sudah kehilangan mereka.

    Di petik daripada memoir Chin Peng yang telah diterbitka “Memandang lurus merentangi dua meja, saya katakan,dulu Tunku pernah sebut jika perjuangan bersenjata kami dihentikan,parti kami akan diberi kedudukan setaraf agar kami dapat memperjuangkan kemerdekaan melalui cara perlembagaan. Namun syarat2 pengampunan sekarang tidak mengandungi perkara tersebut.” (alias Chin Peng, My Side of History, halaman 379).Jadi, siapa yang harus disalahkan,Chin Peng atau Tunku? Mungkin sudah masanya Chin Peng berhenti untuk mengharapkan hal yang sedemikian terjadi.Dan seperti kata perpatah almarhum Buya Hamka, apa diharap sisik kepada limbat

  120. Bung Karno Suara dari Kuburan | 18 November, 2009 21:43

    Pandai ko bercerita puracendana yg asalnya INDON sialan

  121. Shariff Fudin | 18 November, 2009 23:53

    Arek2 Lungga, terima kasih di atas pencerahannya.
    Esok saya ke Jabar untuk selama 10 hari …

  122. AREK-AREK LUNGGA | 19 November, 2009 22:45

    Puracendana,
    Terima kasih atas pencerahannya,saya tertarik dgn nama seorang PKM Komander Chan tien yg mungkin saya kurang perasan nama tsb sebelum ini,juga tentang adanya arek2 Indonesia dalam PKM,mungkin aja mereka anak buah MUSO dan Kolonel Untung..hehhee..!!
    Benar kata anda ,dgn ada nya masalah perkauman yg rapuh di M’sia .mungkin aja Chinpeng bisa meniupkan suatu issu yg akan menambah beban persoalan negara.Kita berdoa agar manusia2 Very Not Importan Person tidak dibenarkan berada dalam negeri yg hanya sekangkang kera ini..
    Tentang siapa yg harus dipersalahkan antara Tunku- Chinpeng biarlah sejarah yg berbicara,sebab bila hal ini dikaji dan diperbesar2kan akan muncul hal2 yg membawa fitnah perkauman.
    Kita ambil contoh di Indonesia era Gestapo,kini ada orang yg mencari-cari fakta-data siapa sebenarnya yg meng-arahkan pembunuhan 9-Jendral TNI waktu itu.sebab ada fakta baru menyatakan arahan tsb bukan bunuh hanya tangkap-tahan untuk diamankan,karna ada isu tersebar akan ada revolosi oleh seorang jendral muda TNI.Bila hal ini dikorek-digali ujung2nya tentu ada melibatkan para personel ABRI eksekutif,yg tidak akan berkesudahan,jadi biarlah sejarah-kebenaran bicara dgn sendirinya..Salam

  123. Tjakrabirawa.Ajudan Bung Karno. | 19 November, 2009 22:56

    Kepada pengunjung blog ini.yg namanya hantu kuburan diatas adalah hantunya Orang Singapore dulu.yg suka mencaci dan menghina pengunjung2 blog ini.
    Hantu ini sebenarnya orang In’sia i/c merah-penduduk tetap.dan tinggal di Malaysia,bangsa nya kalau bukan boyan adalah Riau atau Aceh.
    Jadi untuk keamanan blog ini,jangan dilayan suranya biarkan malaon ini menyalak kayak anjing kehausan.

  124. BONGKOES | 19 November, 2009 23:37

    YANG TERHORMAT BUNG ADMIN MOHON DI BLOK AJA IP ADRESSNYA DARI BUNG KARNO SUARA DARI KUBURAN,DIKARENAKAN OKNUM TERSEBUT SUKA BIKIN RIBUT DIFORUM YANG TERHORMAT INI !!!

  125. Shariff Fudin | 20 November, 2009 21:24

    Tanggal 19 November 2009, pukul 6 petang. Saya, isteri (pamajikan abdi) dan anak angkat saya yang baru melapasi ultah ke-5 check-in untuk penerbangan Air Asia QZ 7592 LCCT - Bandung. Petugas tidak menerima Surat Akuan Perjalanan anak saya, kerana tiada Visa dari KEDUBES RI. Penerbangan dibatalkan.

    Pada tanggal 31.1.2004, waktu dini hari anak perempuan itu yang ketika itu berumur 4 bulan diserahkan kepada saya oleh kedua orang tuanya yang mau pulang ke Indonesia, kerana hari itu adalah hari terakhir Pengampunan bagi TKI illegal (pulang gratis, tanpa didenda).
    Ayah anak itu mempunyai dokumen sebagai permanent resident, tetapi ibunya sudah di anggap ellegal kerana sudah lama permitnya tidak dibaharui. Mereka pulang bersama tiga orang lagi kakak kepada anak angkat saya itu.

    Anak yang tua, lelaki, yang mempunyai sijil lahir, tidak mau ikut pulang. Sudi atau tidak, saya terpaksa menerima mereka berdua sebagai anak angkat. Tidak sampai hati saya melihat anak ini bakal menjadi anak yang tidak ada tempat berlindung, dan akan hidup merempat (gelangdangan) di sini.

    Demi Tuhan ini adalah benar, dan terdapat ratusan lagi dengan cerita yang serupa. Ibu bapa lari pulang ke Indo, anak ditinggalkan begitu sahaja. Dan saya pula sudah pun mempunyai 7 orang anak.

    Kemarin, tanggal 20 saya dan isteri pergi ke KBRI Kuala Lumpur untuk mendapatkan Visa, dan terima kasih kepada KBRI Kuala Lumpur yang memberikan Visa untuk selama 14 hari sahaja (RM170 - uang Rupiah KEDUBES tidak mau terima - heran?). Kerana itulah jumlah hari yang saya minta.

    Hari ini, saya booking lagi tiket untuk ke Bandung, tanggal 22 November.

    So, Bandung! Here we come …

  126. NIRWANA | 21 November, 2009 09:14

    Shariff Fudin,anda, seperti juga Puracendana mempunyai bakat penulisan yang baik sekali dan kadangkala menyentuh perasaan.Adakah anda berdua wartawan sambilan?Sekembalinya anda dari Bandung nanti saya berharap anda akan menceritakan sedikit sebanyak pengalaman yang anda lalui selama 14 hari anda disana.Bandung merupakan salah satu tempat di NKRI yang ingin sangat saya lawati bila masa dan keewangan mengizinkan insyaALLAH.Nama Bandung lekat dihati saya semenjak menonton filem berjudul Toha Pahlawan Bandung lebih 30 tahun yang lalu.Di tempat saya juga terdapat beberapa benda yang berkaitan dengan Bandung iaitu Kampung Bandung, kapal Bandung, Air sirap Bandung,Mi Bandung dan Ubi Bandung.Sekian ,ketemu kembali.

  127. Puracendana | 21 November, 2009 13:20

    Saudara kuNirwana,saya bukan wartawan seperti sangka anda,saya cuma warga biasa seperti anda dan kebetulan mempunyai aksess kedua2 negara lantaran latar-belakang saya dan isteri.Semoga kita dapat mendengar cerita2 yang menarik dari ShariffFudin sekembalinya dari Bandung nanti.Sore itu,bersama isteri dan puteri saya,kami duduk2 santai disabuah restoran sambil menunggu pesanan mi Ahkung yang sememangnya terkenal diKota Bandung ini.Saya sengaja memilih sabuah meja yang paling hadapan karena mahu meluaskan pemandangan terhadap hiruk pikuk kota tertua diIndo’sia ini.Sambil isteri saya melayani karenah puteri saya yang seorang itu,fikiran saya jauh melayang terkenangkan sajak Pak W.S Rendra ‘Sajak Seorang Tua Tentang Bandung Lautan Api’,yang mengisahkan Kota Bandung yang terpaksa dibakar kerana melawan Inggeris pada tahun 1946.Sejak itu Bandung telah mengalami banyak transformasi,namun pada 2006 Bandung sempat mendapatkan predikat kota terkotor dari pemerintah karena status darurat sampah yang tidak terkawal.Land Mark kota Bandung adalah Jembatan Pasupati yang melewati lembah Cikapundung yang menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung ini.Kini perjalanan antara Jakarta dan Bandung telah dipersingkatkan dengan adanya jalan tol yang menghubungkan Padalarang dan Purwakarta,yang memakan masa cuma kira2 kurang dari 2 jam,berbanding empat jam melewati jalan lama
    Selain kemasyhuranya sebagai kota berbelanja barang berkualiti dan murah,Bandung turut menarik karena bangunan2 lama Belandanya,yang kelihatan amat unik seni-binanya,serta kelihatan kukuh,biar pun ada yang udah melebihi seratus tahun.Pantas saja Bandung digelar ‘Parijs van Java’ dalam bahasa Belanda atau pun Paris dari Jawa.Sebenarnya Bandung memiliki sebuah bandara internasional,yaitu Bandara Husein Sastranegara,yang menghubungkan Bandung dengan kota2 lainnya di Indo’sia seperti Surabaya,Denpasar,Menado,Batam dan Medan.Kita juga bisa masuk dan keluar keKuala Lumpur dan Singapura dari sini.Bandung sebenarnya dikelilingi olih pegunungan,membuatkan ia menjadi semacam cekungan didataran tinggi dan secara semulajadi udaranya amat segar dan dingin
    Sore itu juga,pandangan saya terpana pada susuk tubuh seorang lelaki,yang ditanganya penuh pelbagai akhbar,manakala badannya mendukung kotak yang padat dengan barang dagangan seperti minuman botol dan makanan ringan buatan tempatan.
    Apabila kenderaan berhenti dilampu isyarat,berkejarlah lelaki itu bersama beberapa orang lagi peniaga jalanan,menawarkan barang dagangan mereka.Lalu ada seorang dua yang sempat membeli akhbar,namun kesempatan ini sebentar cuma,ketika lampu berwarna merah.Namun kelihatanya mereka tabah melakukan ini berulangkali setiap masa lampu bertukar warna,biar pun keberhasilanya belum tentu terjamin.Disatu sudut lain,kelihatan pula sekumpulan penghibur jalanan sedang memetik gitar dan menyanyi ditepi kenderaan yang berderetan berhenti itu,sambil temanya menghulurkan kotak untuk diisikan wang upahnya.Disudut sebelah sana pula kelihatanya seorang pemuda yang tubuhnya berlumuran warna perak,dan seorang gadis yang memakai pakaian ala badut,turut menyusuri deretan kereta2 itu,sambil mengutip wang persembahan.Diseberang sini jalan pula,terlihat seorang wanita tua peminta sedekah,yang mendukung anak kecil yang berpakaian compang-camping,sambil menadahkan tangan pada deretan pemandu2 yang berhenti itu.Aduh,sungguh pilu sekali pemandangan ini,lalu saya terkenang kembali bait2 sajak Pak Rendra itu yang diantaranya,”Bagaimana mungkin kita bernegara,Bila tidak mampu mempertahankan wilayahnya,Bagaimana mungkin kita berbangsa,Bila tidak mampu mempertahankan kepastian hidup bersama” Biar pun begitu,fenomena ini semua mengambarkan kreativiti dan inovasi mencari kehidupan yang bukan sekadar untuk diri sendiri,dalam keadaan tidak banyak pilihan yang mereka milikki

    Dalam saya melolo melihat senario yang sebegitu mengasyikkan itu,tanpa saya sedari Mi Ahkung dan air teh botol yang kami pesan pun tiba,dihidangkan olih dua orang gadis ayu pelayan restoran itu.Sebenarnya Ahkung adalah nama seorang lelaki tempatan berketurunan Sunda.Berbelas tahun lalu,dia peniaga mi yang mengunakan kereta sorong,sama seperti berpuluh2 penjual mi lain.Ahkung mengambil langkah berani dengan menjalankan perniagaan sama disabuah kedai.Sejak itu perniagaannya terus berkembang sehingga mampu mempunyai beberapa rangkaian restoran besar, yang kini menjadi tumpuan warga kota Bandung.Dikhabarkan setiap menjelang waktu makan tengahari,restorannya sesak dengan pelanggan yang sanggup beratur panjang semata2 mahu menikmati kelazatan mi Ahkung ini.Beliau bolihlah dicontohi,bukan saja sebagai memilikki semangat juang yang tinggi,tetapi juga memilikki kreativiti serta inovasi dan keberanian mencuba sesuatu yang baru bagi meningkatkan taraf hidup.Satu lagi makanan yang saya gemari disini adalah Cireng Isi yang dibuat dari sagu dengan bermacam isi didalamnya seperti keju,oncom,sambal,daging dll

    Selesai makan,kami terus menyusuri kota Bandung,yang berada didataran tinggi serta memilikki aura tersendiri itu.Dikatakan purata tidak kurang seribu orang pelancung M’sia membanjiri kota ini,terutama dihujung2 minggu,membuatkan saya tidak berasa asing setiapkali berada disini.Satu lagi perkara yang ketara bagi saya adalah,keramahan dan kesantunan warga Bandung kepada tetamunya.Ia nyata dikalangan pelayan digedung2 perniagaan,diwarung2 pinggir jalan sehinggalah kepada penjual kerepek diPasar Pekan Baru dan Pasar Gede Bage.Antara tempat2 menarik lain yang bolih dilawati disini seperti Museum Asia-Afrika,tempat berlangsungnya persidangan Asia-Afrika pada tahun 1955,Gedung Pakuan,Monumen Bandung Lautan Api,tempat peringatan Bandung Lautan Api,Museum Geologi Bandung,Museum Wangsit Mandala Siliwangi dan beberapa bangunan lama disekitar jalan Braga.Disini juga ada taman binatang berala safari,serta tempat peranginan dikawah gunung Tangkuban Perahu

    Begitulah secebis kisah mengenai Bandung yang saya kenal,namun hakikatnya ia jauh lebih istimewa dari yang mampu saya gambarkan.Secara ikhlas saya nyatakan,selain tarikan cewek2nya yang cantik dan ayu,yang salah-seorang darinya sudah menjadi isteri saya sekarang,saya benar2 jatuh cinta pada Bandung serta saisinya.Lalu saya terkenang lagi bait2 sajak Pak Rendra yang antaranya,“Pada mulanya adalah cinta.Cinta yang indah bersemi dalam hati,membuat jagat semesta jadi indah pula.Cinta membuat orang jadi penyayang,murah hati,tersenyum2,tertawa riang,rindu menggebu dan terkadang cemburu sayang.Ah,adakah yang lebih indah daripada cinta yang sempurna?” Sebenarnya sore itu,semasa mengharungi hujan rintik2,sambil memimpin tangan isteri dan mendokong sang puteri,saya juga sempat melamun,lalu terkenang pada bait2 lain sajak Pak Rendra tentang kebahagiaan,katanya, ”kebahagiaan tidak ada hubungannya dengan kekayaan dan kemiskinan.Kebahagiaan adalah sejenis sikap,suatu cara berfikir dan cara mengada.Kebahagiaan tidak ditentukan oleh hal2 di luar diri manusia.Kebahagiaan itu ada dalam diri tiap manusia itu sendiri,tinggal memilih mahu akan hidup bahagia atau tidak” lalu saya pasrah menadah tangan,karena insaf akan karuniaNya

  128. Puracendana | 21 November, 2009 18:43

    A2Lungga,memang benar kita tidak harus membiarkan manusia2 Very Not Important Person,seperti kata anda itu berada dibumi kita,yang bisa menjadi duri dalam daging.Yang kesalnya ada segelintir manusia yang mengaku pejuang bangsa,yang juga bercita2 tinggi mahu menjadi PM,namun sanggup mahu mengadaikan keselamatan negara dengan turut berkoar mahukan Chin Peng kembali ketanahair,semata2 mahu menarik perhatian orang Cina.Hakikatnya orang2 Tionghua sendiri,yang waras dan cerdas sebenarnya sudah faham bahawa Chin Peng adalah juga musuh nenek moyang mereka.Kalau tidak ada ‘Rancangan Briggs’ dan pengwujudan ‘Kampung2 Baharu’ sebagai usaha mengekang kemaraan komunis,mahu agaknya lebih ramai orang Cina sendiri yang mati di tangan komunis.Sebenarnya gerakan pemikiran ‘post modernism’ yang cuba meletakan Chin Peng sebagai ‘ikon bangsa’ kepada orang Cina adalah amat bahaya,sekaligus mampu menumbuhkan bibit2 perkauman.Seharusnya kita perlu sedar dan insaf akan nasib perajurit/veteran polis/auxillary police/orang kampung yang pernah disembelih dan dibakar hidup2 oleh komunis.Apa kita udah lupa peristiwa ‘menggoreng’ mangsa di dalam kuali besar yang berlaku diBukit Pasir,Muar,Johor,yang tak jauh daripada Bukit Kepong itu?Memang kebanyakan generasi baru kita tidak tahu apa yang pernah terjadi,tentang kekejaman komunis,namun apakah keperitan itu mahu dibuang begitu sahaja atas nama kemanusiaan?Kalau benar2 pentingkan isu kemanusiaan,seharusnya pihak yang pernah teraniyaya dibela dahulu,bukan mempertahan Chin Peng untuk keuntungan politik
    Berbalik kepada Chan Tien,beliau adalah Komander Regimen ke 12 PKM,yang bergerak disekitar Pahang dan Selangor.Sebenarnya Regimen dan Brigade adalah dalam kumpulan yang dinamakan Division yang mengandungi lebih-kurang lima ribu anggota.Satu platun mengandungi 36 anggota,4 Platun menjadikan satu Company manakala empat Company menjadikan satu Batalion.Namun dalam PKM itu semua hanyalah propaganda,untuk menampakan yang anggota mereka ramai,sedangkan satu Regimen mereka cuma mempunyai beberapa belas atau puluh orang sahaja.Saya masih ingat platun saya pernah melakukan serang hendap terhadap orang kanan Chan Tien yang bernama Ah Soo Chai bersama tiga lagi anggotanya pada 1978 diBukit Temin Pahang.Kami menunggu mereka disabuah permatang dari senja sehingga kesubuh dalam keadaan hujan lebat tanpa henti2,sehinggakan kami semua semalaman mengiggil kesejukan,ditambah pula dengan jutaan nyamuk sebaik hujan berhenti kerana lokasi itu dipinggir kampung.Kami juga pernah terserempak dengan harimau yang sebesar kerbau Afrika,dengan warna kekuningan serta kemerahan hitam pekat karena terlalu tuanya agaknya diBukit Frazer,kami juga pernah dilanda banjir lumpur yang datang secara tiba2,semasa kami berhenti makan dipinggir sebuah anak sungai diRaub Pahang.Didalam hutan semasa setiap operasi,dua buah helikopter alloute akan melakukan tembakan clearence dahulu,sebelum helikopter Nuri datang menurunkan makanan melalui balon untuk perajurut2 yang berada didalam kawasan operasi.Pasukan kami juga pernah ditembak olih helikopter alloute TUDM secara tidak sengaja karena kami tersasar berada dikawasan tembak.Nasib menyebelahi kami kerana hanya peralatan sahaja yang banyak musnah sedangkan kami berjaya berlindung dari peluru yang gugur seperti hujan itu.Adakah ini semua patut dilupakan begitu sahaja?Itu cuma sekelumit kesengsaraan yang pernah kami hadapi diakhir2 sebelum perjanjian damai dengan pihak komunis,bagaimana pula dengan perajurit2 yang gugur sepanjang 41 tahun pergerakan aktif pihak komunis itu?Apakah berbaloi mereka meninggalkan janda2 serta menjadikan anak2 mereka yatim
    Begitu juga ceritanya diIndo’sia lewat peristiwa Madiun 18 Sept 1948.Indo’sia bernasib baik karena pemerintah sempat mengerahkan pasukan Divisi Siliwangi untuk
    menindas pemberontakan PKI.Pada Nov 1948,TNI tanpa bantuan dari luar berjaya menghancurkan pemberontakan komunis.Muso tewas dalam suatu pertempuran.Amir Syarifuddin dan Suripno ditangkap dan kemudian dieksekusi.Soemarsono pula melarikan diri dan menyamar sebagai guru yang bertahun2 lamanya,sempat bekerja di Sumatera Utara.Begitu juga dengan Tan Malaka,beliau menghabiskan sebagian besar kehidupnya dalam pembuangan diluar Indo’sia.Walaupun begitu,Tan Malaka memainkan peranan intelektual penting dalam membangun jaringan gerakan komunis internasional untuk gerakan anti penjajahan di Asia Tenggara
    Indo’sia bernasib baik karena pernah mempunyai General dan Presiden secekap Suharto.Beliau bukan sahaja berjasa mengakhiri konfrontasi dengan M’sia,malah pernah mendirikan Orde Baru serta berjaya membersihkan parlimen Indo’sia daripada komunis.Langkah beliau memutuskan hubungan diplomatik dengan Cina serta menjalin hubungan dengan PBB ketika itu dianggap paling tepat.Kolonel Untung atau Kusman merupakan salah seorang anak buah kepercayaan Pak Harto,selain General Benny Moerdani yang juga banyak berjasa.Jadi apa faedahnya mereka2 petualang negara ini mahu dibawa pulang,termasuk diM’sia dan Indo’sia?Bukankah mereka2 itu hanya layak untuk dijadikan tauladan,sebagai sejarah kelukaan nagara.Sepatutnya mereka2 itu harus bersyukur,karena tidak diextradisikan,sekaligus bisa membuat riwayat mereka berakhir ditali gantung.Biarlah M’sia dan Indo’sia melupakan luka2 lama ini,sambil melangkah bergaya penuh yakin,untuk memajukan negara demi masa depan bangsa,disamping berterima-kasih terhadap pejuang2 terdahulu yang telah syahid dan disyahidkan

  129. AREK-AREK LUNGGA | 22 November, 2009 10:54

    Sdr Sharifudin
    Begitu murni jiwa anda dgn meng adopsi anak orang yg sebangsa dgn anda,ini suatu permulaan sangat baik .walau belum terlambat dalam sisa2 usia anda.Ada seorang sahabat saya yg suka menjemput teman2 atw siapa saja kerumahnya.dan mesti makan dirumahnya,dia merasa ada suatu yg ggak enak jika tidak bisa menjamu teman2 nya dalam beberapa kali sebulan.Bila saya tanya apakah dia merasa satu kepuasan,katanya belum lagi,Dia ada berniat akan mengambil anak2 buahnya(keluarga dia-istri)jika mau tinggal dirumahnya .ditanggung makan/belanja sekolah.
    Tidak berapa lama .memang bicaranya dibuktikannya.lalu saya tanya apa faedah yg diperolehinya ,katanya kini dia jadi seorang sabar,bukan hanya sabar dgn cobaan/ujian Allah juga sabar pada hal2 disekitar dan yg dijumpai dalam perjalanan hidup.Contoh; apabila dia melihat orang tidak mau solat,dia akan berpikir .mungkin dia tak tau cara solat,atw Allah belum membuka hidayahNya.Juga bila ada urusan di kaunter kerajaan,ada yg kurang menyenangkan layanan pekerja tsb,dia akan tetap tersenyum ,dalam hatinya dia berkata ..Ahh mungkin beban kerjanya terlalu berat.atw ada suatu masalah pribadi yg terbawa-bawa dalam kerja begitulah…!!
    Sedikit wejangan saya pada anda,bukan maksud menggurui sdr,tatapi sebagai sahabat dalam alam maya ini.tidak rugi saya dikit berceloteh.ya..
    Bila anda mengalami suatu yg kurang menyenangkan dalam urusan2 harian/pengembaraan,belajar muhasabah sedikit dgn arti kata bersabar dan amalkan berprasangka baik pada orang lain,karna bila dalam diri kita ada bersarang aura negatif waktu suatu urusan.sudah pasti yg duterima juga aura negatif,amalkan secar rutin berjamaah dimasjid/surau InsyaAllah aura-aura positif akan berputik dan mekar dijiwa kita,,WallahuA’lam bissawab.

  130. AREK-AREK LUNGGA | 22 November, 2009 11:18

    Apa yg dialami Shrifudin.di KBRI saya juga pernah alami yg sepertinya di Medan.Thn 1990 saya ke Medan dgn feri dari Penang.dan baliknya saya naik pesawat.saya ke kaunter pesawat MAS untuk beli tiket balik,yg mmemeranjatkan saya nilai harga tiket di kira dalam dolar(sales girl orang malaysia)amerika,Saya sindir dalam senyum ..”"Apakah saya salah kaunter.?? saya mau ke K.Lumpur kata ku.saya tak punya dolar kata saya.!!
    Lalu sang sales girl kira2 dalam ringgit>Maaf saya bilang .saya hanya punya rupiah.maka diapun sekali lagi kira2 ke rupiah..Bila saya keluar dari pejabat Mas tsb-waktu itu air Asia belum lahir.saya menggeleng heran .kok ada cara sebegitu rumit..
    Jadi konklusi secara rambang apa yg dialami Shrifudin.di KBRI.tentu aja gunakan ringgit,sebab mereka kan di M’sia,segala urusan harian di sini kan guna ringgit,mudah kan..!!
    Waktu anak saya ke Guangzou China urusan kerja,dan bila ada urusan di Kedutaan Malaysia dan Kementrian2 bersangkutan.mereka juga terima dalam Yuan China bukan Rnggit M’sia.mudahkan..!!
    Oh..ya tanya dikit pada Shrifudin dan Puracendana,apakah kita warga/paspot Malaysia bila ke Indonesia kini mesti pakai visa.? Terakir saya ke Indonesia thn 2005.tidak pula guna visa.InsyaAllah jika tak ada aral akan ke Bali beberapa hari bawa anak2 yg tengah cuti belajar,,InsyaAllah.

  131. Puracendana | 23 November, 2009 18:13

    A2Lungga,usah bimbang,warga M’sia,Brunei,Filipina,Singapura,Thailand,Maghribi,Peru, Vietnam,Chile serta pemegang pasport Hong Kong dan Macau tidak memerlukan visa untuk memasuki Indo’sia sebagai pelancong dan atas urusan perniagaan,bolih menetap selama sebulan.Untuk Britain pula,warga M’sia bisa terus menikmati kemudahan memasuki Britain tanpa visa bagi tempoh enam bulan.Baru2 ini ada cadangan visa terbuka bagi memudahkan pergerakan pelancong di negara2 ASEAN dan mendapat maklum balas positif dari negara-negara anggota pertubuhan tersebut,semoga ia akan cepat dilaksanakan
    Sukarno memformulasi perjuangan assabiyah sebagai yang dikatakanya,”Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang membuat kita merasa menjadi abdi atau hamba kepada tanah tumpah darah kita,dan kita juga merasa menjadi abdi dan hamba Asia,abdi dan hamba semua kaum yang sengsara,abdi dan hamba dunia.” Nasionalisme dalam diri Sukarno berkembang karena situasi Indo’sia dimasa penjajahan.Perjuangan Sukarno memandang bahwa untuk mengusir imperialisme-kapitalisme hanya dapat dilaksanakan dengan perjuangan assabiyah dan bukan perjuangan kelas.Sukarno berpandangan untuk itu,Nasionalisme,Islamisme dan Marxisme harus bersatu.Idea Sukarno tersebut didasarkan atas pandangan beliau berdasarkan ajaran Renan,Kautsky,Otto Bauer tentang nasionalisme.Juga dengan berdasarkan ajaran2 Moh.Abduh,Seyid Djamaludin El Afgani,Arabi Pasha,Mustafa Kamil dll.Dengan itu beliau juga tak segan2 mengecam kaum nasionalis yang dianggapnya terlalu mengagung2 kemajuan barat.Menurutnya nasionalisme Indo’sia bukanlah nasionalisme keBaratan,melainkan
    merupakan nasionalisme keTimuran,dan karena itu Sukarno tidak sealiran dengan M’sia ketika itu.Beliau beranggapan M’sia boneka Inggeris,lalu beliau benar2 marah serta menganjurkan ganyang M’sia
    Ketika Sukarno meneriakkan anti kapitalis,Malaya menjemput kapitalis.Ketika Sukarno mempersiapkan rakyatnya untuk berperang menentang ‘new imperialis’ seperti katanya,PM Malaya,Tunku Abd.Rahman dengan bangga mengisytiharkan dasarnya yang mementingkan makanan dan bukannya peluru,mengutamakan pakaian dan bukannya uniform,menyediakan perumahan rakyat dan bukannya berek tentera.Setelah merdeka M’sia telah memilih dasar yang realistik dan pragmatik,globalistik dan pro Barat iaitu pasaran bebas.Jadi sewajarnyalah warga kedua2 negara terutama Indo’sia dapat menerima hakikat bahawa setelah merdeka, kedua2 negara telah memilih jalan masing2 untuk kesyurga,dan ini juga menyebabkan perbezaan ekonomi kedua2 negara.Dalam kata yang mudah lebih 30 tahun dahulu adalah realiti M’sia hari ini,telah meletakan rakyatnya dalam keadaan makan 24 jam,mewah, makmur dan melimpah-ruah,yang sukar untuk dicapai oleh negara2 lain di Asia Tenggara.Dasar yang serupa jugalah sebenarnya yang telah menyelamatkan Singapura daripada terjerumus ketangan komunis.Ketakutan Tunku kepada konsep Nusantara jelas terdedah kebenarannya,apabila terbukti bahawa Parti Komunis China berada dibelakang percubaan rampas kuasa Gestapo pada 30 Sept 1965 yang digagalkan oleh Suharto
    Sebenarnya dizaman Sukarno juga hubungan kedua negara Indo’sia M’sia pernah menjadi begitu erat kerana keyakinan kepada persahabatan berasaskan sentimen sedarah sedaging,serumpun sebangsa yang idealistik sifatnya,tetapi Suharto mengalih kepada perhubungan yang realistik berasaskan kepada persefahaman politik dan ekonomi.Kejayaan Presiden Suharto dan Tun Abdul Razak membawa keluar kedua2 negara daripada kotak perkauman Nusantara dan meletakan Indo’sia dalam konsep kerjasama serantau di atas dasar ekonomi bebas yang terbukti telah membawa kemajuan,pemodenan dan kemakmuran kepada warga dikedua negara

  132. Puracendana | 23 November, 2009 18:14

    Silih bergantinya Presiden Indo’sia selepas Suharto menyebabkan hubungan M’sia-Indo’sia juga tidak stabil dan tidak menentu.Jika ekonomi dilihat sebagai mengaktifkan hubungan kedua2 negara,perbezaan taraf ekonomi antara M’sia-Indo’sia juga telah menyebabkan timbulnya banyak masalah yang sering menyinggung perasaan rakyat sehingga kepada masalah remeh-temeh termasuk soal seni budaya yang sepatutnya menjadi pengerat hubungan telah menyebabkan persengketaan.Realiti yang mesti dihadapi ialah hubungan kedua2 negara telah keluar dari zaman romantisme sedarah sedaging,serumpun sebangsa.Institusi penting pemerintah dan rakyat kedua2 negara kini didukung oleh generasi baru yang tidak lagi mempunyai perasaan sentimental dan nostalgik zaman lalu.Menghadapi situasi baru ini maka wajarlah diwujudkan mekanisme yang boleh mengurus dan menggerakkan tindakan efektif untuk membangunkan persefahaman mendalam menerusi lebih banyak hubungan tidak rasmi dan rasmi yang didukung oleh pelbagai lapisan dan sektor yang kerakyatan sifatnya,terutama di zaman SBY ini,yang dikuasai oleh media yang “sekali bebas,bebas sekali
    Di sebalik beberapa perkembangan negatif sekarang,dalam realiti seharian hubungan Indo’sia M’sia adalah jauh lebih aktif dari dahulu.Orang Indo’sia berada hampir disetiap rumah orang M’sia.Muzik & filem sinetron Indo’sia hampir setiap hari bergema dan ditonton oleh rakyat M’sia,lagu2 generasi baru Indo’sia disenangi oleh anak muda M’sia malah pakaian hari raya anak2 pun dibeli oleh warga M’sia di Bandung.Dizaman SBY ini,hubungan Indo’sia dengan M’sia menampakkan dinamika dalam kegiatan ekonomi dan meyakinkan M’sia kerana sikapnya yang rasional dan realistik.Beliau menampakkan kesabaran,keikhlasan dan kesungguhan untuk memelihara hubungan dengan M’sia agar tidak menjadi lebih buruk sekalipun tekanan hebat dari dalam ke atasnya.Kemenangan mutlak beliau dalam pilihan raya Presiden dan kembali sebagai Presiden menandakan permulaan zaman gemilang bagi Indo’sia.Pelabur2 M’sia diIndo’sia mempunyai keyakinan yang tinggi kepada SBY dan melihat wujudnya harapan ke arah pemantapan hubungan M’sia-Indo’sia menerusi kepimpinan beliau.Keyakinan dunia kepada kepimpinannya juga jelas kerana dalam keadaan apa pun pasaran saham Indo’sia tetap teguh,rupiah stabil dan penanam modal kembali dalam eranya.Pada tahun 2006 M’sia muncul sebagai pelabur terbesar diIndo’sia dengan nilai pelaburan mencapai AS$2.6 bilion.Kunjungan SBY ke M’sia baru2 ini,dan dalam keadaan PM M’sia,NTR menampakkan kewibawaan dan keberkesanan kepimpinannya,akan membangunkan keyakinan baru rakyat kedua2 negara ke era hubungan yang lebih dinamik dan pragmatik,yang tidak terlalu bersandarkan kepada sentimen sedarah sedaging.Sempena lawatan yang bersejarah itu,kita sewajarnya menilai hubungan kedua2 negara dengan melihat cermin sejarah.Sekurang2nya anekdotnya untuk menjadi panduan kepada usaha memelihara,memupuk dan menangani masalah dan isu yang akan terus mengganggu-gugat dari semasa kemasa
    Jika dahulu M’sia bimbang Singapura menjadi pangkalan komunis,maka sekarang tidak dapat dinafikan bahawa Singapura pula bimbang jika kegiatan dan peningkatan kerjasama ekonomi Indo’sia-M’sia pula akan membawa unsur nasionalisme dan keagamaan yang sempit.Kerjasama ini sewajarnya diuruskan dengan bijak tanpa menimbulkan prasangka buruk daripada mana2 pihak.Tidak dapat dinafikan,warga Indo’sia banyak memainkan peranan dalam kemajuan M’sia.Tanpa TKI,tidak ada Putrajaya,tidak ada pencakar langit, tidak ada KLCC,tidak ada KLIA,tidak ada F1 Sepang.Ladang getah dan kelapa sawit terbiar tidak tertoreh dan tidak terpetik dan wanita M’sia tidak mungkin berkarier tanpa adanya pembantu rumah Indo’sia.Bagaimanapun di sebalik perkembangan positif,M’sia tidak sahaja didatangi oleh orang Indo’sia yang benar2 mahu mencari rezeki halal dinegara ini,tetapi penyamun dan perompak dari Indo’sia memasuki rumah orang M’sia tanpa mengambil kira rumah siapa,menteri,ketua hakim negara,ketua polis,pegawai tinggi dsb.Mereka bukan sahaja merompak tetapi merogol dan membunuh.Rakyat M’sia tidak menimbulkan banyak masalah kepada rakyat Indo’sia berbanding dengan yang dihadapi oleh rakyat M’sia

  133. Puracendana | 23 November, 2009 18:15

    Dalam pada itu,M’sia pula tidak menunjukkan sikap yang sensitif terhadap perasaan terluka warga diIndo’sia,untuk menyelesaikan segera masalah dan isu yang mudah untuk diberikan keutamaan daripada membiarkannya menjadi masalah besar sehingga boleh menimbulkan pelbagai prasangka buruk dikalangan rakyat Indo’sia.Sebagai contoh,kes dera pembantu rumah Normala Bonat saja telah mengambil masa lebih lima tahun baru dapat diselesaikan,dan ini akan menimbulkan berbagai prasangka buruk terhadap negara.Bagaimanapun harus diingatkan media M’sia tidak pernah menyembunyikan berita pembantu rumah Indo’sia dianiaya,perihal polis M’sia memeras pekerja Indo’sia atau majikan tidak membayar gaji dsb.Media M’sia kelihatanya berjaya bersikap professional,sebaliknya media Indo’sia pula yang mendedahkannya secara besar2an dan dengan cara mengapi2kan warga Indo’sia
    Namun semua permasalahan yang timbul tidak mungkin dapat dikawal atau diuruskan dengan menyekat kebebasan media.Mustahil ini dapat dilakukan diIndo’sia yang medianya bebas sekali,kecuali dengan adanya kesedaran dipihak media kedua2 negara terhadap persekitaran masing2 yang sudah berubah dan menerima hakikat terhadap keperluan menangani masalah sesuai dengan kehendak semasa.Selain itu,pihak2 yang boleh memainkan peranan ini secara aktif dan berkesan ialah wartawan,polis dan tentera,pelajar dan mahasiswa dan kalangan ahli perniagaan.Badan2 ini tidak seharusnya bersifat rasmi,sebaliknya harus menjalankan pelbagai kegiatan bagi mengeratkan hubungan dan persefahaman antara rakyat.Selain dari kedutaan,M’sia juga sewajarnya menubuhkan pusat penerangan M’sia di Jakarta yang membolehkan pihak rakyat dan media Indo’sia mendapatkan lebih banyak maklumat dengan cepat dari M’sia.Pusat ini boleh dikendalikan oleh rakyat Indo’sia sendiri seperti mana yang pernah dilakukan oleh Kedutaan Amerika di M’sia semasa perang dingin dahulu
    M’sia harus sedar suasana kebebasan baru media Indo’sia menyebabkan penyebaran pantas informasi yang benar dan tidak benar,yang rasmi dan yang tidak rasmi atau yang bersifat separuh benar,sensasi dan provokasi.M’sia juga tidak seharusnya sensitif terhadap setiap penyiaran negatif media Indo’sia sebaliknya mesti berkeupayaan untuk memilih,mengenali antara media yang berpengaruh,serius dan berkesan atau hanya media nyamuk yang hidup dengan sensasi dan provokasi untuk rating dan pasaran.Sebarang tindak balas harus berasaskan kepada penilaian ini.Begitu juga dengan bloggers dan penulis2 kerdil seperti kita ini,semuanya harus memainkan peranaan positif dan mengelakan dari melaga2kan pihak yang sedang berkeadaan panas.Kegagalan membuat penilaian ini dipihak M’sia dan kelesuan dalam penyampaian maklumat dengan cepat dan hanya menggunakan saluran rasmi telah menyebabkan M’sia tidak difahami oleh rakyat dan kurangnya simpati kepada M’sia walaupun banyak derma bakti yang diberikan kepada Indo’sia
    Kecederaan yang berlaku dalam hubungan kedua2 negara akibat manipulasi media,kerana tidak adanya persefahaman dalam masalah yang menyentuh perasaan dan keegoan masing2, boleh di kategorikan sebagai parah,yang memerlukan rawatan yang berinovatif,kreatif dan inisiatif dalam bidang komunikasi dan informasi

  134. Puracendana | 23 November, 2009 18:39

    A2Lungga,saya menganggap anda tergolong ulama karena pengalaman luas anda dibidang agama.Saya amat keliru mengenai nikah sirri,mohon pencerahan dari anda.Lagi satu,apa pendapat anda tentang pengobatan tradisional yang beriktikadkan kepada ‘pengaja diri’ seperti wali songo?Sebagai contoh,mula sekarang anda dijaga olih Kanjeng Sunan Giri atau Sunan Kalijaga,mohon pencerahan

  135. AREK-AREK LUNGGA | 26 November, 2009 00:38

    Saudara Puracendana,
    Susah nih,belum2 apa2 udah dibilang taraf ulama,Maaf saya belumlah sebegitu alim-ulamak,cuma bekal sedikit pernh belajar pondok,dan tambahan ilmu dilapangan dakwah seperti ber-usrah dalam NGo tertentu-dan saya pantang mendengar ada orang tua-alim-sufi,pasti sedaya upaya akan saya jumpai untuk diskusi dan belajar apa adanya,
    Jadi tentang pertanyaan sdr diatas akan saya coba jawab dalam jawaban yg berasal dari pengalaman dulu.dan kalau perlu dalil2 AlQuran dan Hadis akan saya kemukakan kemudian.InsyaAllah.
    1-Nikah sirri ini.di Indonesia kalau tak silap ada beberapa kaedah.pertama Nikah yg tidak didaftarkan di pejabat agama,atau tanpa pengetahuan istri pertama/keluarga lelaki/perempuan.Kedua nikah tanpa Tok Kadi,hanya silelaki tsb yg mengucapkan akad nikah,kalau di M’sia disebut Nikah batin.dalam pengalaman saya dalam kelompok tarekat,banyak guru dan murid2nya mengamalkan nikah batin ini.Dulu pernah saya rujuk pada Guru pondok saya,dia melarang keras kami anak2 murid mengamalkan amalan nikah batin ini.Karna kini zaman udah serba terbuka soal nak jumpa tok kadi-atw nikah disempadan negarapun juga bisa,Mereka2 yg mengamalkan nikah sirri ini atw yg anda maksud sama nikah sirri-batin tsb,beralasan mengelak perzinaan atau suatu kecemasan yg tidak mungkin dapat dielak agar terpelihara agama mereka,Tapi menurut analisa saya .bagi kita yg terlalu awam dalam agama dan penghayatan nya biarlah elakkan nikah sirri-batin ini.Kecuali kalau taraf warak kita udah hampir sama dgn Tok Kenali atau yg setaraf dgn beliau bolehlah sekali2 mengamalkan nikah sirri ini.Dalam sebuah buku saya ada terbaca bahwa orang2 Syiah biasa mengamalkan nikah sirri ini.Wallahu A’lambissawab

  136. AREK-AREK LUNGGA | 26 November, 2009 01:23

    Saudara Puracendana,
    Tentang pertanyaan “Ilmu penjaga diri’dgn sosok para wali.ini soalan menarik minat saya untu diskusi lebih lanjut dgn sdr,Saya lebih kurang 10.thn lepas ada mendalami bidang para normal dgn seorang guru sufi-tarekat.tapi sekedar untu tahu aja.bila saya mau dilantik oleh arwah guru tsb sebagai dukun-orang kanan nya saya menolak keras,waktu itu ntah gimana tidak ada minat langsung.Tapi yg memeranjatkan saya selepas guru itu wafat,banyak kejadian2 pelik terjadi disekitar kampung saya tinggal.seperti rasuk-pennyakit2 ganjil berkaitan dgn jin.Maka orang berdatangan kerumah mencari saya,karna mereka tahu saya sangat rapat dgn guru saya tsb,beberapa kali saya tak tolak ,karna tidak yakin akan kebolehan diri,
    Akhirnya berita penolakan saya menolong orang lain sampai kepengetahuan twman2 seperguruan dan juga istiri guru dan anak2nya.mereka datang memujuk saya agar diteruskan citra ilmu guru kami,kini walau tidak serius ada saja yg datang minta tolong,kadang2 bisa mengelak ,tapi lebih banyak ditolong.begitulah sedikit latar-belakang saya dalam para normal
    Ok. jadi tentang ilmu tsb.walau belum saya pernah pelajari,tapi berdasarkan Amalan Tarekat dan Ilmu Hikmah yg saya pelajari,banyak sekali penyelewengan kebatilan dalam amalan “penjaga diri” ini .bahkan mereka guna nama malaikat dan khadam-sejenis jin.

    Dalam bab ilmu kebatinan di Indonesia ini maaf ya “Pak Dukun-Para normal ,dalam seratus mereka ini hanya bisa dipercaya ilmu nya mungkin hanya dua orang,begitu banyak unsur2 syirik dalam amalan yg disedari atw tidak,Kita hanya dibolehkan guna amalan yg benar2 dari AlQuran,jadi soal dilindungi oleh Wali Songo ini saya larang keras annda mengamalkannya,karna orang kayak WaliSongo ini hanya boleh untu wasilah2 dalam beramal ,dalam tarekat2 tertentu ada berwasilah dgn WaliSongo,tapi bukan untuk Wali tsb melindungi kita ,ini jelas2 syirik,dalam kita mohon perlindungan dari Allah SWT,dahului dgn Salawat kpd Rasulullah dan Khulafaurrasyidin,Malaikat2 baru kpd Syekh Abd Kadir Jailani.QS,juga boleh kpd para wali2 Songo dan Guru@ kita dan Ibu-Bapa kita,
    Rasulullah aja kita minta syafaatnya bukan beliau melindungi kita,inikan pula para wali yg tidak maksum dosa,Sebanarnya para WaliSongo.dalam makalah yg saya baca seperti makalah Syekh Siti-Jenar(M;sia haramkan).tidak pernah mengajar amalan agar mereka bisa menjaga kita ,kecuali kepada Allah SWT,para wali ini hanya ibarat tangga2 -berdoa,berwasilah atas berkat ilmu-amalan nya yg diberkati,bukan bersifat melindungi kita,yg hanya layak tempat kita berlindung hanya Allah SWT,
    Ditakuti karna terlalu percaya karna kurang faham dan pengalaman,yg kata mereka Wali-Songo ini hanya jin2 yg kita kuatiri akan menyesatkan anda,jangan mudah terpedaya,di Indonesia.apalagi di daerah2 Jawa ,Wahh soal ilmu beginian bisa dipelajari dan dibuktikan hanya dalam beberapa jam dipelajari/diamalkan.yg penting fulus tebal.anda bisa jadi dukun gadang segera..Kabarnya di Jogja ada seorang paranormal yg bisa masukkan jin segera untuk kegunaan apa saja.untuk kaya-pangkat-kekuatan fisik dsb..Nau’zubillahiminzalik.

  137. AREK-AREK LUNGGA | 26 November, 2009 01:52

    ..Pengalaman saya menuntut ilmu kebatinan puluhan tahun dulu dgn seorang guru silat-juga pengamal tarekat di Medan,beliau mempunyai tidak kurang 30.000 murid2 yg handal2,bahkan guru ini pernah pada era komunis,difitnah oleh orang2 yg dengki akan kemsyhurannya,dan mau ditangkap karan tuduhan pro komunis,karna beliau tidak bisa ditangkap serta dilidungi ketat murid2 nya,Suatu ketika musuhnya guna elah dgn guna seorang kenalan guru ini untuk keluar dari rumah dan ditangkap,waktu sampai dijalanan tak berapa jauh dari rumahnya.beliau lihat ada musuhnya menunggu,terjadi pergelutan dan beliau menumbuk tubuh musuh nya hanya dgn tangan digenggam tanpa senjata,akhirnya tubuh musuh tsb berlobang seperti kena tembak meriam,Karna terjadi kematian tsb beliau ditangkap polisi,dan waktu dipengadilan Hakim heran gimana lobang sebesar itu bisa terjadi padahal guru saya tsb orangnya kecil macam Bung Hatta atau Adam Malik(eks,Menlu I’sia)dan waktu kejadian saksi2 berkata beliau tiada senjata apalagi mortir atw meriam,

    Dipendekkan cerita ,karna kekeguman saya ,akhirnya pada thn 1986,melalui guru tarekat saya,perjumpaan kami terkabul di Klumpur,begitu ramainya teman seperguruan hanya saya dan seorang anak guru dapat berjumpa dan belajar ,karna guru tsb tidak lama tinggal diM’sia.ilmunya tsb seperti yg sdr bilang guna Wali tapi ini guna nama2 malaikat,memang telah terbukti kesannya,tapi untuk terdesak aja bukan untuk pamer2 kuat,Saya telah tinggalkan amalan tsb,karna dalam suatu kali saya bergaduh dgn seorang Negro yg badannya boleh tahan,di Cowkit karna kurang ajarnya,Baru dia mau pukul dan saya baru buka langkah,dia terus cabut lari,waktu dia saya pandang udah kayak anak kecik aje.Teman saya di dekat saya waktu itu sungguh terperanjat lihat saya berubah besar-tinggi mengatasi negro tsb serta penuh amarah.

    Sesampai dirumah saya muhasabah diri,apakah amalan ini sesat dan batil.melalui seorang guru saya dinasehati untuk meninggalkan amalan ini,karna dikuatiri ada berunsur jin,mana mungkin kita bisa jadi INcredibel Hulk kalau bukan ada yg mendampingi kita..WallahuA’lambissawab.

  138. AREK-AREK LUNGGA | 26 November, 2009 02:25

    > Puracendana,makasih juga tentang pencerahan soal visa tsb.Karna pasport udah lama padam.jadi kena buat baru.beberapa hari lepas pergi ke Putrajaya tidak kebagian nombor habis,karna ramai orang mau melancong.InsyaAllah paling lambat Isnin depan akan dibuat pasport nya,saya tunggu cerita sdr gimana bisa jumpa soal nikah sirri,asal kata sirri ini dari kata arab “sirr”bermaksud tidak dideraskan/dijelaskan/disembunyikan.lalu di Indonesiakan jadi sirri nasb baik bukan siri(bersiri-M;sia)

    Juga pertemuan anda dgn guru “penjaga-diri” tsb .dimana jumpa atau memeng sengaja di-cari2..Sebagai kita udah bersahabat hati2 nuntut ilmu kebatinan saya ingatkan,karna barometer kebatinan-tarekat itu mendekati syirik kalau tidak ada ilmu asas dahulu,diM’sia contohnya saya ada teman2 yg berguru Tarekat.mereka tidak solat,padahal gurunya “tunggang-tunggik “solat hingga ada tanda hitam dimata kakinya,tapi anak muridnya hitam didahi-keningnya,Anehkan.!!

    Ada juga yg saya jumpa dan kenal rapat tidak pernah solat jumaat di masjid,apalagi solat fardu biasa berjamaah di masjid.mula2 saya berprasangka baik ,Ahh mungkin dia solat di tempat lain.Tapi bila saya dapati memang ternyata dia tdk solat jumaat.karna rumah mereka2 berhampiran rumah saya.lalu saya tanya kenapa tidak pergi solat jummat.Jawaban mereka sungguh mengecewakan,katanya solat jumaat tidak ada dalam AlQuran,bila saya tunjukkan surah Jummah,tentang solat jumaat dalam AlQuran.mereka tercengang2 karna guru mereka kata tidak ada perintah solat jumaat dalam AlQuran,Tengoklah pengaruh “Ayah Pin” dgn amalan sesat lagi menyesatkan ,dicampur-adukkan amalan Islam-Hindu-Budha,begitu ramai muridnya bahkan ada orang yg lulusan university..Bukan bermaksud menggurui anda hanya sekedar nasehat dan pencerahan yg anda pinta.InsyaAllah.

  139. AREK-AREK LUNGGA | 26 November, 2009 02:46

    Kalau anda berobat dgn dukun yg beritikad dgn WaliSongo juga termasuk dilarang dalam agama kita.itu sebabnya kita periksa dulu dgn bertanya latarbelakang paranormal yg akan kita jumpai.jangan terus jumpa .ditakuti ada unsur2 yg terlarang dalam cara pengobatannya.Untuk langkah pertama mengesan paranormal ini apa guna cara batil.pertama kalau dia guna kemenyan dalam dupa bara ,dan banyak pula barang2 aneh disekitarnya,atau dia berubah suara seseorang wali katanya.kalau di M’sia dibilang “menurun”.ini memamg sah batil amalannya,selalunya dukun2 begini bila mengobat pasti dalam suatu ruang tertutup sepert bilik tidak terbuka seperti diruang tamu contohnya.

    Dan para paranormal atau bomoh yg bergelar Ustaz ataw Kyai,biasanya hanya guna air atw limau,kadang2 garam dalam satu2 kes berat,tidak guna kemenyan atau senjata2 aneh seperti keris-pedang-batu dsb.serta dalam prakteknya akan baca ayat2 yg jelas kata2nya dari AlQuran dan mereka tidak akan terlalu berahsia apa yg dibacanya,bukan kayak bomoh tertentu yg bila jampi hanya terdengar bisik2 dan dengusan napasnya tapi bila habis penutup jampi akan dibacanya “berkat Lailaha…dsb untuk sekedar topeng.konon2 jampinya dari AlQuran..Wallahu”Alambissawab.

  140. Puracendana | 26 November, 2009 20:19

    A2Lungga,terima kasih karena pencerahan yang jelas,menarik cerita anda perihal negro itu,mereka tu memang patut diajar.Nantilah,akan saya ceritakan,mungkin lepas raya.Saya sebenarnya keliru karena kaedah pengubatan yang menjadikan wali2 ini sebagai khodam seperti Sunan Gresik,Sunan Ampel,Sunan Bonang,Sunan Drajat,Sunan Kudus,Sunan Giri,Sunan Kalijaga,Sunan Muria,Sunan Gunung Jati dsb,dan adakalanya pula Panglima Hitam dan entah apa2 lagi.Mereka beramal dengan zdikir yang beribu2 sebelum khodam ini akan mendampingi mereka.Saya tidak terlibat,cuma saya kesian karena ia melibatkan saudara terdekat saya.Anyway,Selamat Hari Raya Aidil Adha dan semoga berbahagia bersama keluarga tercinta.Jumpa lepas raya

  141. Puracendana | 28 November, 2009 12:42

    A2Lungga,sebenarnya sy cuba mencari fakta tentang pengobatan tradisional dan dunia perbomohan.Sy harap anda sudi memberi sedikit pencerahan terhadap perkara yg akan sy bentangkan ini.Seorang lelaki berusia lima puluhan,berpendidikan Inggeris dan berjawatan agak tinggi disyarikat yg terkenal.Sy mengenalinya kerana membesar bersama dan dia tergolong orang yang pintar.Kami agak renggang sejak bertugas didaerah yg berlainan sehinggalah masing2 berkeluarga dan kami bertemu semula hampir 30tahun kemudian.Yg menghairankan sy dia sudah agak terkenal dalam dunia perbomohan dan sudah banyak melakukan pengobatan berbagai2 penyakit.Dipendekan cerita,ulasan dari orang ramai mengenai pengobatanya bercampur2,ada yg positif dan ramai juga yg negatif.Dia mengamalkan pengobatan bercirikan jawa sedangkan dia sepatah pun tidak tahu berbahasa jawa,cuma isterinya dari keturunan jawa M`sia.Kira2 sepuluh tahun lalu pengobatan ini dilakukan olih gurunya,yg mengaku berasal dari Indo`sia (sudah meninggal dunia)Dikatakan dia dan isteri telah diwariskan ilmu pengobatan ini dari gurunya

    Kaedah yang digunakan adalah pengobatan cara persandaran terhadap wali songo dan adakalanya persandaran terhadap panglima hitam dan Nabi Khidir.Pada penglihatan saya dia kini agak mahir dengan cerita2 wali songo seperti Maulana Malik Ibrahim,Sunan Ampel,Sunan Giri,Sunan Bonang,Sunan Dradjad,Sunan Kalijaga,Sunan Kudus,Sunan Muria dan Sunan Gunung Jati.Dikatakan juga gurunya selalu menjelma,selalu berada dimana2 termasuk diMekah dan selalunya ditempat perguruan diMasjid Demak,Indo`sia.Kaedah pengobatan mengunakan limau dan beberapa peralatan lain.Selalunya mereka akan membakar kemenyan walau pun sekadar dititiskan pada rokok,kononya untuk memanggil pengantara2 itu.Dalam beberapa ketika mereka pun tahu siapa yang datang mendampingi pengobatan ketika itu,sebagai contoh malam ini Sunan Kalijaga yang datang,ini diketahui melalui tiupan angin yang dirasakan ketika itu,atau pun mereka mengakui nampak kelibat wali yang datang.Kemudia mereka seakan bertafakur beberapa ketika,dan kemudianya akan mengatakan perlu beramal dahulu,seperti mereka perlu berzikir seratus ribu dsb dan beberapa kali sembahyang hajat.Selang beberapa hari barulah mereka akan didampingi pendamping ini lagi,lalu menerangkan kaedah pengobatanya,dan selalunya pengobatan ini memerlukan pesakit berulang beberapa kali menemui mereka,dan sudah tentulah pengerasnya agak mahal,termasuk RM yang lumayan,ada kalanya mencecah ribuan ringgit

    Yg menghairankan sy ada juga yang pulih dari penyakit mereka dan ada yang taksub percayakan pengobatan ini.Terus terang sy katakan,sy lansung tidak percaya akan perkara ini,apalagi selalu saja dia mengatakan benda yg pelik2,seperti bila datang kerumah kita dia akan mengatakan rumah ini keras dan perlu dipulihkan,atau orang itu kena buatan orang,atau dia telah terkena guna2 dsb,sedangkan rumah baru sy beli beratus ribu harganya,berada dikawasan elit dan dilingkungi jiran2 yang baik,profesional,terpelajar,termasuk bangsa asing,mana mungkin sy percaya semua ini.Namun untuk menjaga hati sahabat dan saudara mara,sy cuma diamkan dan tidak menunjukkan penolakan secara terang2an.Sy bertambah tidak percaya setelah sy melakukan penyelidikan diinternet dan mengetahui bahawa cerita wali2 itu agak berlainan dari yg pernah mereka ceritakan.Sy dapati hakikatnya wali2 itu adalah ulama2 besar dan ada yang tergolong penentang Belanda dan mereka hidup diabad yang berlainan.Bagi sy,setelah melakukan penyelidikan ini,sy lebih mampu menceritakan kehebatan wali2 yang mulia ini,lebih dari mereka dan inilah diantara kelebihan kemajuan dunia maya ini.Sebenarnya sy khuatir kalau2 perbuatan ini bisa melibatkan kerosakan akidah,apa lagi sehingga menjadikan kita2 yang mengatahui ini terjerumus dalam syirik.Tujuan sy merujuk perkara ini pada anda,kerana anda sy lihat berpengetahuan mendalam dalam bidang agama,semoga pencerahan anda dapat memberikan panduan buat sy.Sebenarnya sy juga berpendidikan tinggi jurusan Inggeris dan sy seorang yang berfikiran terbuka serta rasional,namun sy berpegang pada agama dan tidak toleran terhadap kejahatan atau pun bidaah.Sy lebih suka mengambil pendekatan ‘tarik rambut dalam tepung’ agar tidak melukakan sesiapa.Mungkin saja pengalaman anda bisa membantu.Wasallam

  142. AREK-AREK LUNGGA | 30 November, 2009 00:59

    Puracendana,Sebenarnya apa yg anda temui dan alami di dunia mistik ini melalui teman terdekat,banyak juga saya temui karna berpuluh tahun lepas ,saya begitu mencari sesuatu yg rasanya kurang dan belum sempurna dalam diri ini,ditambah pula arwah bapa begitu melarang keras saya menghampiri bomoh-dukun serta guru2 agama yg beraliran mistik-paranormal.
    Entah mengapa,sejak berjauhan dari bapa,maka selalu aja bertemu dgn manusia2 yg bersifat demikian,kalau tak sengaja melalui kawan2 kadang dicari sendiri,Akhirnya ramailah saya bertemu dgn orang2 seperti kawan2 anda tsb,Cuma disebabkan saya ada asas didikan sedikit pondok dan juga lingkungan keluarga yg agak keras aturannya,Alhamdulillah agak susah terpedaya dan taksub buta-tuli,jadi dapatlah sedikit buat kesimpulan.Kenapa orang2 yg berpendidikan barat atau hanya didikan dasar agama minim .mudah terpengaruh.samada belajar atau menjadikan aliran2 ini sebagai profesi.Umumnya kita lelaki yg ada pendidikan formal samada barat/pondok menjelang 40.an akan terasa perubahan diri ini kepada suatu pencarian yg kadang2 kabur,baik ke jalan agama atau ikut hawa nafsu,dipersimpangan inilah akan berlaku jebakan2 samada ilmu yg dipelajari ini baik atau batil.

    Jadi apa yg terjadi pada teman anda ini,berpandukan pengalaman saya berguru dulu ditambah pula dgn banyaknya website yg bisa kita rujuk langsung,nyatalah kawan anda ini tertipu dgn ilmu yg ada unsur2 jin,kaedah teman anda tsb ,sama juga seperti menurun,memanggil makhluk2 ghaib yg kononnya wali2,Sebelum dunia Internet munculdan meluas.dunia paranormal ini sangat tertutup dan para guru2 dan kyai2 akan menerangkan suatu yg gaib tsb seakan-akan begitu ghaib yg tidak boleh dipertanyakan/dipersoalkan oleh murid2 .yg penting harus percaya 100% kalau mau belajar.Kalau guru itu ada ilmunya sepuluh beliau akan curahkan lapan saja,yg dua itu untuk benteng powernya sebagai guru,begitulah seterusnya diturunkan kemurid2 akirnya beberapa generasi hanya tinggal bunga2 ilmu saja yg power2 telah dibawa kekubur oleh guru2 terdahulu.

  143. AREK-AREK LUNGGA | 30 November, 2009 01:25

    Dalam budaya jawa beragama ada dipanggil “Kejawen”.mereka ini walau Islam tapi cara beramal.kususnya dalam perubatan2 dan doa2 masih guna amalan2 bacaan yg jika dihalusi membawa kesyirikan,Seperti di M’sia mereka2 seru penjaga gunung2 dan gua2(Gunung Ledang dsb)Asal muasal amalan ini,adalah karna begitu berdiplomasi dan berhikmahnya sebagian Wali2 Songo berdakwah kpd masyarakat Jawa yg waktu itu beragama Hindu/Budha/Primitif dgn tidak menghapuskan semua kebiasaan mereka dalam beribadat,maksudnya secara bijaksana para wali membenarkan jampi2 yg berunsur bahasa jawa kuno,tapi diakhir jampi akan dimasukkan berkat Lailah”’dan Salawat kpd Nabi,Tapi setelah mereka paham sepenuhnya amalan2 yg ada unsur Jawa kuno/Hindu dsb dilarang keras diamalkan.Tapi dalam hal ini terjadi juga yg masih degil mengamalkannya dan cara inilah yg masih subur berkembang ditanah jawa,Sehingga Syekh Siti Jenar seorang wali yg keras dakwahnya dalam menegakkan Tauhid.hingga sanggup duduk belajar dgn seorang sami Hindu,untuk mengorek rahasia2 ilmu Hindu,Akhirnya beliau berjuang keras menentang “Kejawen”.dan tidak disenangi oleh sebagian para Wali2 Songo,karna terlalu keras diawal-dakwah Islam.

    Tentang teman anda diatas,bukan mudah untuk menyedarkannya kecuali kita bisa mengatasi sedikit ilmunya ,dan mohon Hidayah Allah SWT agar bisa menundukkannya,Tapi kalau anda mau menolong,biar beliau tidak tersinggung,coba tunjukkan bukti2 di wbsite2 yg bisa dirujukkan kepadanya agar dia bisa berpikir,ini langkah pertama kalau anda mau menolongnya,seterusnya nanti kita cari langkah2 baru..InsyAllah,

  144. AREK-AREK LUNGGA | 30 November, 2009 02:12

    Sekitar thn 90an.ada pristiwa menarik dalam perguruan saya,cerita bermula bila ada seorang murid tertua-terkanan dalam perguruan kami yg begitu terpengaruh dgn mistik duit tarek”.walau guru sudah nasehatkan dan pernah bersama guru ikut membuktikan kebohongan duit2 tarek tsb,

    Entah dimana /bagaimana teman kami itu dapat mempengaruhi guru kami untu ikut ke Gua Musang Kelantan,pada thn 90an tsb berangkatlah kami semua lapan orang termasuk guru,disana akan bertemu seorang guru bernama Pak Cu yg hidup di dalam Gua dan bisa memberi kekayaan kpd siapa saja,

    Sesampai di gua tsb kamipun masuk,dgn membawa beberapa ekor ayam selasih belang2 untuk upacara,tapi menurut sang guru(pak Cu) ayam tsb tidak cocok dgn syaratnya,lalu ayam kami diambil dan diganti dgn ayam biasa yg telah disediakan,dgn membelinya.disini beberapa teman udah merasa ada yg tidak beres,

    Pada tengah malamnya diadakan upacara zikir dgn hanya pakai lampu pelita dan kami disuru mengikuti bacaannya yg saya rasa ada kejanggalan dgn menyeru penjaga2 gunung-gua dan beberapa ayat2 seperti bhs siam yg kami langsung susah ikuti.setelah selesai lalu buka lampu agak besar(pelita)lalu berkata pada guru kami,dia mau menyoal salah seorang murid untuk menjawab soalannya ,siapa yg bisa jawab akan diberi batu berlian sebesar jug air-dan berlian tsb telah ditunjukkan kpd kami)
    Entah apa nasib saya .yg terpilih untuk menjawab adalah saya padahal ramai lagi senior2 saya.Soalannya apakah nama penunggu gunung yg dibacanya tadi,soalannya nampak mudah tapi karna dalam bhs Siam dan saya tidak sangka ini taktiknya maka gagallah saya menjawab.Lalu karna kegagalan tsb saya diharuskan besok pagi2 untuk menemui penjaga gua ini,dan mintak apa yg dihajatkan.Semalaman mata saya tak mau tidur,bercampur curiga-takut pun ada karna beliau cerita jin ini besar-tinggi-ganas.Esoknya lepas sarapan bersama kami pun menunggu arahan untuk saya.tungu-punya tungu udah jam sepuluh belum ada arahan bila ditanya guru kami,katanya jin belum datang,Suatu rasa keanehan telah meyelinap pada kami semua .kok jin mau muncul siang hari..apa betul ini,

    Akhirnya hampir jam 12.siang datang arahan,agar saya bersiap menuju sebuah lorong di gua itu,yg dibawahnya mengalir air setinggi separo betis,dan ditunjukkan diujung lorong gua nun jauh2 sejauh mata memandang,nampak suatu bayangan putih tengah tidur seperti orang,seorang teman saya berbisik itu adalah fatamorgana hasil tembusan cahaya dilubang gua diatas,tapi atas arahan guru dan pak cu saya mesti juga pergi.
    Dengan berat hati saya pergi,sesampai ditempat tsb memang betul hanya bayangan cahaya matahari dari lubang2 gua yg memantul dibatu2 yg seperti disusun seperti orang tidur,Oh ya lupa saya diarahkan sebelumnya untuk meletakkan sesuatu(songkok atw baju) didada jin tsb,Karna bentuk orang tidur tsb tidak nampak lagi dari dekat saya jadi bingung mau letak disebelah mana.akirnya saya letak sembarangan,ternyata setelah kembali ketempat berkumpul saya meletakkan songkok salah,yaitu dikepala,Akhirnya hadiah batu berlian dan emas kononnya gagal kami terima,walau upacara ini bermula dgn meletakkan deposit ribuan ringgit(saya tidak bayar,karna saya yg melaksanakan upacara ini).Walau ada yg menyalahkan kegagalan pada saya,akhirnya dalam perjalanan balik ,waktu berhenti minum .semua penipuan tsb saya ceritakan dgn sokongan kawan yg membisikkan fatamorgana tadi,Tak terkata marah guru kenapa tadi tidak diceritakan,saya bilang kalau tadi diceritakan nanti takut terjadi pergaduhan karna orang2 Pak Cu tsb ramai jugak.

    Begitulah sebuah episod penipuan oleh seorang yg ngaku2 ada power,dgn lesen polis untuk tinggal beramal digua kononnya,tapi melakukan penipuan terancang rapi,kalau beliau sudah tiada mudah2an Allah SWT ampuni dosa2nya,kalau beliau masih hidup moga2 Allah turunkan Hidayah-Taufik padanya untuk kembali kpd amalan yg diredahai Allah SWT..Amin.

  145. Puracendana | 30 November, 2009 20:23

    A2Lungga,berbanyak2 terima kasih diatas pencerahan serta kupasan yang benar2 telah membantu saya.Cerita Mistik Duit Tarek anda sungguh menarik dan memang saya pun ada mendengar berbagai2 cerita perihal sebegitu.Ada yang sampai sanggup menyelongkar setor dan gubuk lama semata2 mahu mencari dulang tembaga lama atau sterika berkepala ayam dan entah apa2 lagi.Memang kelakar perihal orang mahu cepat kaya dengan jalan pintas sebegitu,yang akhirnya mereka jadi kayap.Saya akan keSingapura malam ini untuk retail convention,dan cuma akan kembali pada 3/12/2009 malam.Semoga bertemu lagi,wasallam

  146. Shariff Fudn | 1 December, 2009 11:15

    Nirwana, Arek-arek Lungg dan puracendana.

    Sekarang saya di satu Warnet di Sukabumi, Jabar, hanya untuk menjenguk sebentar dan tidak sempat membaca tulisan2 saudara bermula dari 20 November.

    Bermalam di Jelita Parahiyangan, Pasir Kaliki, malam minggu tarif mahal, yang 200ribuan menjadi 400ribuan. Sempat juga ke Lembang dan menaiki gunung ke Tangkuban Perahu. Di Sukabumi sekarang sedang menguruskan paspor pembantu rumah. Tembak, kerana mau siap cepat, 700ribuan. Tanggal 5.12 akan kembali ke LCCT(KLIA).

    Mau bercerita panjang dan banyak sekali fan manohara di bandung yang saya kira kurang mendapat gambaran yang jelas tentang urutan peristiwa sensasi manohara pinot.

    Biasalah, anak mura berdarah panas, saya mendengar aja dulu, biar mereka melepaskan geram. Hujungnya, dan selalunya saya berjaya meredam dendam mereka yang tersalah tempat.

    Sekian dulu. Salam AidilAdha

  147. Puracendana | 4 December, 2009 18:18

    DiIndo’sia ramai yang beranggapan bahawa Nusantara hanya merujuk kepada negara Indo’sia itu sahaja.Sebenarnya sejak dizaman kegemilangan Majapahit (Jawa Timur),semua pulau diluar Jawa yang ketika itu mempunyai hubungan rapat dengan pemerintahanya,termasuk keseluruhan kepulauan Melayu dipanggil Nusantara.Tidak lama kemudian pengaruh Majapahit tercabar dengan kemunculan kerajaan baru diSumatera berpusat diPalembang bernama Sri Wijaya.Kedaulatan kerajaan Sri Wijaya ini kemudianya cepat berkembang kekepulauan Melayu lain,termasuk Johor dan Melaka.Seorang putera Palembang bernama Sang Nila Utama kemudianya merantau lalu sampai kesebuah kampung yang bernama Temasik (yang terletak disabuah pulau yang ketika itu masih lagi hutan belentara).Pada suatu hari semasa beliau sedang berburu,beliau ternampak saekor haiwan yang dikatakan olih pegawainya sebagai singa,maka beliau pun menamakan pulau itu sebagai Singapura bermaksud kota singa.Persoalanya mana ada singa diAsia ini?Singa hanya ada diAfrika,jadi adakah cerita ini hanya mitos atau legenda.Atau mungkinkah yang dilihat Sang Nila Utama itu sebenarnya harimau,haiwan keluarga kucing besar yang sememangnya banyak ditanah Melayu. Untuk kepastian akan bentuk harimau ini,sila lihat gambar dua ekor harimau yang mengapit logo persekutuan Tanah Melayu yang bertemakan ‘Bersekutu Bertambah Mutu’ yang kemudianya dijadikan logo Kerajaan M’sia sehinggalah sekarang.Harimau memang pernah ada diSingapura,yang terakhir ditembak British sekitar 1930an.Harimau2 ini datangnya dari Johor dengan cara berenang atau berjalan kaki semasa Selat Johor masih lagi cetek.Jadi mungkin juga kerana kebegoan pegawai2 beliau atau kerana terlalu ketakutan terserempak dengan haiwan itu,maka ia telah diterjemahkan sebagai singa

    Sebenarnya orang suka mengambil singa sebagai simbol kerana ia melambangkan raja dan kekuasaan.Mesir purba telah mengambil singa sebagai idola lalu diabadikan dipatung Sphinx sebagai singa yang berwajah manusia dan diletakan bersebelahan piramid.Lambang Sri Langka juga singa dan diJawa juga pernah ada kerajaan yang bernama Singhasari,yang juga meletakan singa sebagai simbol.DiBali ada dewa singa dan tarian Barongan juga mengunakan singa sebagai haiwan simbolik.Kemudian ada haiwan mitos manusia berkepala singa dipanggil Narasinga.Ratu Victoria pula menjadikan singa sebagai simbol empayarnya,jadi apabila Stamford Raffles memperolihi pulau Singapura daripada Kerajaan Johor-Riau yang menjadi waris Kesultanan Melaka dan Sri Wijaya,ia membawa simbol singa empayar British keSingapura.Kemudian apabila Singapura merdeka,simbol ikan duyung singa dijadikan lambang agensi dagangnya dan sabuah patung ikan duyung singa dibina dijeti utama Singapura yang mengadap laut.Ikan duyung berkepala singa ini dinamakan Merlion.Ia berbentuk seperti kuda laut,cuma kepalanya adalah singa.Ia bolih dilihat di Marina Bay sekarang.Singa ini dibina mengadap 3 menara yang sedang pesat dibina,yang akan menjadi tarikan baru Singapura.Uniknya diatas menara2 ini akan dibina kasino.Ini menunjukkan betapa kreatifnya pemimpin2 Singapura untuk memajukan negara mereka.Semasa melawat M’sia satu ketika dulu,Lee Kuan Yew pernah berkata bahawa negaranya perlu menjana pendapatan baru,antaranya F1 dan kasino2 judi seperti ini.Bagi generasi dahulu,termasuk pejuang kemerdekaan,judi apalagi perniagaan kasino dianggap sesuatu yang buruk,namun dunia sudah berubah

    Marina Bay adalah teluk buatan yang dibuat dengan tambakan tanah,termasuk pasir yang dibeli dari Indo’sia,yang direklamasikan lalu membentuk kawasan Marina Centre dan Marina South.Suntec City pula ialah bangunan menarik diMarina Bay,
    yang dirancang agar terlihat seperti tangan manusia,dengan jari dan ibu jari yang terlihat dari atas tanah.Ia merupakan 4 menara panjang (jari) dan 1 yang pendek (ibu jari) dengan jalan berputar dan air mancur besar ditengah (telapak tangan)

    Rasanya saya amat beruntung karena kedatangan saya keSingapura kali ini kebetulan hampirnya sambutan krismas.Lokasi hotel Mandrain Oriental tempat saya menginap diMarina Bay ini,membolihkan pemandangan terus ke Orchard Road,syurga pusat beli-belah yang hebat itu,disamping pemandangan sisi Sungai Singapura yang indah bergermalapan terutama diwaktu malam.Lepas Isyak,saya bersama seorang teman perniagaan sempat mundar-mandir dikawasan Marina Bay yang sudah siap dilimpahi
    berbagai lampu2 hiasan dengan karakter seperti kambing gunung,patung salji dan Santa Claus yang dipakaikan dengan kostum modern,menampakan kemeriahan disepanjang 3.7 km sehingga lah keEsplanade Drive.Penggunaan lampu pencahayaan dengan elemen lautan seperti ombak dan hidupan marin mengimbau mitos popular Midas’ Touch.Bagi kebanyakan warga Singapura dan juga pelancung2 yang datang kesini,Krismas adalah masa untuk bergembira.Dengan petanda pemulihan ekonomi Singapura yang semakin baik,ia adalah sesuatu yang perlu diraikan,ujar teman saya itu. “Sejak dianjurkan lebih 25 tahun lalu,pelancong tidak putus2 datang dari seluruh dunia,hanya untuk menikmati kemeriahan sambutan Christmas in the Tropics,” katanya lagi

    Menurut beliau juga,hampir setiap tahun,Sungai Singapura turut memeriahkan acara tahunan,yang menawarkan pengalaman menikmati makan malam dan hiburan malam dipusat hiburan bertaraf antarabangsa itu.Yang menariknya,tahun ini adalah tawaran penerbangan keSingapura melalui Kempen 2+2 olih Singapore Flyer,yang menawarkan dua tiket percuma untuk setiap dua pembelian tiket dewasa,sebagai tarikan utama bercuti keSingapura.Begitu juga dengan The Mint Museum of Toys,Jurong Bird Park,Night Safari dan Zoo Singapura,semuanya menawarkan pakej 2+2 bagi tahun ini.Kita hanya perlu membeli dua tiket dewasa dan tunjukkan e-kupon yang boleh dimuat turun daripada laman web pelancungan Singapura.Sesetengah hotel juga menawarkan penginapan percuma untuk malam ketiga dan keempat,bagi tempahan dua malam pertama.Penerbangan Malaysia (Mas),Firefly dan AirAsia juga turut menawarkan diskaun hebat sepanjang kempen ini

    Malam itu sebelum melelapkan mata,saya sempat sekali lagi melemparkan pandangan keSungai Singapura,melalui jendela hotel yang terbuka,lalu nampak bermanik2 ombak2 kecil dipermukaan sungai melalui pemandangan dari atas,Didalam hati saya turut berkata,itulah hebatnya Singapura.Biar pun kalangan jiran2 beranggapan mereka sebagai ‘api dalam sekam’ atau ‘duri dalam daging’,mereka tidak pernah patah semangat,malah terus menapak maju kehadapan.Kalau pun mereka benci atau marah terhadap jiran2 disekeliling,mereka tidak pernah sampai mahu mengrazia tetamu2 yang datang kenegara mereka.Dan yang pasti,patung ikan duyung Merlion itu,akan menjadi saksi,akan kehadiran pelancung berduyun2 untuk berjudi diMarina Bay ini apabila siap kelak,sekaligus akan merancakkan lagi ekonomi mereka

  148. Puracendana | 7 December, 2009 13:22

    Terlebih dahulu,saya rasa saya perlu memohon maaf,sekiranya ada pembaca yang merasakan artikel ini tidak menepati platform kolum kerana ia menceritakan perihal PKM,namun saya beranggapan bahawa ada baiknya saya berkongsi pengalaman serta maklumat ini terutamanya terhadap generasi muda,dengan harapan ianya sedikit sebanyak dapat dijadikan ikhtibar serta pertimbangan dan panduan buat warga dikedua negara yang benar2 cintakan negara.

    Sejak kebelakangan ini,kita semua tahu bahawa komunisme sudah semakin ditolak diseluruh dunia,bermula sejak runtuhnya negara2 komunis diEropah Timur,manakala sistem komunis diCina juga telah jauh berubah,malah Cina kini telah menjuarai perniagaan serta teknologi dunia sejak membuka negaranya kepada dunia luar.DiM`sia sejarah komunis bermula pada dekad 1920an,dibawa olih pendatang2 Cina yang menjadi ahli parti Kuomintang (KMT).Pada masa yang sama,pemimpin2 komunis Indo`sia seperti Tan Malaka,Alimin,Winata,Boedisoejitro dll,turut menyebarkan ideologi komunis ini diM`sia setelah penduduk2 diPulau Jawa menolak komunis.Sejak itu,M`sia telah mengalami sosiopolitik yang kacau-bilau,hubungan kaum menjadi prejudis dan rakyat menjadi sengsara,bertentangan dengan slogan `perjuangan untuk keadilan kesaksamaan` yang mereka laung2kan itu.Sebenarnya komunis adalah lebih kejam dari penjajah yang silih berganti menjajah M`sia itu.Cita2 mereka untuk memerintah negara telah menjadikan nyawa rakyat begitu murah dan pembunuhan terhadap mereka yang tidak berdosa berlaku dimana2

    Antara 1948 hingga 1952 sahaja,komunis telah membunuh tidak kurang 2,599 orang awam,yang sebahagian besarnya orang Cina sendiri,yang tidak mahu menyokong perjuangan mereka.Sepanjang darurat pula (berakhir 1960) seramai 1,865 perajurit negara telah terbunuh,sementara 2,560 orang perajurit telah tercedera,termasuk kecederaan kekal seperti putus kaki/tangan dan terpaksa menderita sepanjang hayat.Warga M`sia juga tidak seharusnya melupakan trajedi berdarah diBalai Polis Bukit Kepong,yang telah mengorbankan 23 anggota polis serta keluarga mereka,termasuk isteri yang baru melahirkan serta anak2 mereka yang masih bereda didalam buaian.Begitu juga dengan tragedi pengeboman Dewan Cina Hale Street diIpoh pada April 1949 semasa berlansungnya mesyuarat MCA,yang mana Presiden MCA ketika itu Tun Tan Cheng Lock cedera parah (komunis menganggap Tun Tan Cheng Lock penghalang pergerakan komunis).Kita juga tidak harus lupa akan pembunuhan Tim.Penguasa Polis Wong Lim Hoon pada 1973 diK.Lumpur dan juga Ketua Polis Negara M`sia Tan Sri Abdul Rahman Hashim,yang ditembak didalam kereta beliau pada 1974.Itu belum lagi mengambil-kira penderitaan2 yang dialami olih generasi lama terutama ketika darurat,termasuk saudara-mara yang hilang begitu sahaja (dipercayai dibunuh komunis) kerana enggan berkerjasama memberikan bahan makanan atau enggan berjuang bersama mereka,dan yang pasti kekejaman itu tidak memilih bangsa samada Melayu,Cina atau India sekiranya tidak mahu menyokong komunis.Sepanjang tahun 70an sahaja,semasa gerakan bersama M`sia-Thai,hampir setiap hari markas taktikal disempadan menerima perajurit2 yang cedera dan terbunuhi,kebanyakanya disebabkan jerangkap samar yang dipasang komunis seperti cendawan tumbuh.Bagi saya pula,peristiwa yang paling menyayat hati saya adalah tragedi komunis meletupkan Tugu Negara pada 1975,yang mana kejadian ini telah mendorong saya menyertai pasukan keselamatan kemudianya.Saya masih ingat kejadian pada hari itu,sekembalinya dari sekolah saya terus keperkarangan Tugu Negara untuk meninjau kejadian,kerana cerita itu telah dihebahkan memalui berita pagi.Tanpa dapat ditahan2,air mata saya turut mengalir apabila melihat sebahagian patung tugu yang berselerakan,termasuk didalam air kerana tugu ini terletak dikelilingi air.Yang mengagumkan saya dalam peristiwa itu adalah,patung yang memegang bendera M`sia itu tetap utuh biar pun ia terletak bersebelahan patung yang telah tumbang,dan dalam hati saya berkata,negara ini tetap akan utuh selamanya selagi masih ada warga yang masih mahu berjuang.Persoalanya,apakah peristiwa2 sebegini tidak terkesan lansung pada kita yang mengaku cintakan negara?

  149. Puracendana | 7 December, 2009 13:23

    Kini selepas hampir setengah abad darurat berakhir dan dua dekad PKM telah meletak senjata,timbul kembali ura2 Pengerusi PKM Chin Peng berhasrat untuk kembali kenegara dengan alasan mahu mati dinegara kelahiranya.Namun hasratnya ini telah mengundang kontroversi,kerana terdapat ada pihak yang menyokong,dan tidak kurang pula ditentang olih pelbagai lapisan masyarakat M`sia,terutama mereka2 yang masih trauma akan kekejaman komunis itu.Kini hari demi hari kita dapat mendengar berbagai2 pihak menyuarakan pendapat mereka,dan tentunya pendapat2 itu disuarakan mengikut kapasiti mereka masing2,termasuk generasi lama dan tidak kurang generasi baru pewaris kemerdekaan.Kesemua pendapat2 ini kelihatan ada benarnya,termasuklah logik “Chin Peng sudah tidak berbahaya lagi,kerana apalah yang dapat dilakukan olih seorang tua yang sudah uzur dan menunggu masa untuk mati.” Namun disamping pendapat2 yang bersandarkan dari sudut kemanusiaan ini,ada baiknya kita melihat perkara ini dari sudut lain,termasuk sudut keselamatan negara dan juga keikhlasan individu2 yang terlibat termasuk Chin Peng,dan bukan sekadar rasa kasihan sebab dia sudah tua

    Memang benar kerajaan pernah berjanji akan membenarkan semua bekas anggota komunis yang meletak senjata ini pulang kenegara masing2,tetapi ia dibuat secara perinsip dan tertakluk atas kelulusan kerajaan.Namun dalam hal ini,kerajaan juga perlu memilih samada untuk mementingkan individu tertentu (anggota komunis) atau rakyat negara ini secara keseluruhanya.Dari sudut keselamatan,Kerajaan perlu juga mendengar rintihan dan kemarahan,serta trauma yang diluahkan rakyat yang terlibat termasuk perajurit yang cacat anggota,serta perasaan anak serta isteri bekas perajurit yang terbunuh,yang masih hidup dan masih merasakan penderitaan kerana kezaliman komunis itu sehingga kini.Kerana itulah kerajaan terpaksa melakukan pertimbangan yang sewajarnya demi kepentingan negara,dan berhak untuk mempertimbangankan kesannya apabila Chin Peng dibenarkan pulang,bagi mengelakan negara menjadi huru-hara.Biarpun segala pertimbangan dibuat atas dasar keselamatan semata dan tidak samasekali atas dasar bangsa,namun sentimen perkauman dan faktor politik tetap juga perlu diambilkira dan kerana itulah diantara syarat2 dalam perjanjian perdamaian ini,melarang mereka terlibat dalam politik.Kalau kita lihat,sejak isu Chin Peng ini diperkatakan,sudah timbul berbagai reaksi perpecahan rakyat,seperti ada yang cuba mengaggung2kanya dan ada pula yang menganggap Chin Peng ini juga pejuang kemerdekaan dsb.Maka jelaslah risikonya amat tinggi untuk membenarkan dia pulang,kerana ditakuti secara tidak lansung dia akan menjadi ikon pula bagi kelompok2 yang anti keamanan atau bagi parti2 politik tertentu

    Manakala meninjau dari sudut keikhlasan dan peranan pula,akan terdapat banyak perkara2 yang meragukan,termasuklah keikhlasan serta peranan yang dimainkan olih Chin Peng bagi menamatkan perjuangan PKM,sekaligus merealisasikan perjanjian perdamaian tersebut.Mengimbas sejarah perletakan senjata olih PKM itu,sebenarnya orang2 yang memainkan peranan besar memulakan idea, dan termasuklah merintis proses perundingan awal tersebut adalah anggota2 PKM dari Rejimen ke-10 yang diketuai olih Rashid Maidin,yang bergerak disempadan Kelantan-Thai,yang hampir keseluruhanya dianggotai olih orang Melayu,sedangkan Chin Peng ketika itu sedang berada dalam keadaan selesa diBeijing.Olih kerana sokongan terhadap komunis semakin merosot ketika itu,pada sekitar 1965 kebanyakan anggota PKM telah diundurkan ke Selatan Thai dan cuma sedikit sahaja yang masih bergerak disekitar negeri Perak,Kedah,Kelantan dan Pahang.Sebenarnya idea perdamaian ini mula dicetuskan olih Siti Norkiah,seorang anggota tertinggi wanita Regimen ke-10 yang ketika itu berpengkalan diTanjung Mas,Sungai Padi diWeng,dalam wilayah Sukirin,Thailand.Kisah bermula apabila,Siti Norkiah telah menghantar wakilnya Pak Dee untuk menemui adiknya Mokhtar Mahmod Baginda (agen kerajaan) yang ketika itu bertugas sebagai Setiausaha Akhbar Menteri Besar Pahang Dato` Sri Najib Tun Razak (PM M`sia sekarang).Siti Norkiah dan Mokhtar adalah daripada keluarga pejuang kiri,berasal dari Benta,Pahang,bapanya Mahmod Baginda adalah seorang anggota Parti Kebangsaan Melayu Malaya (PKMM) yang pernah menjadi tawanan pemerintah British diMalaya dahulu.Tiga orang lagi anaknya Osman Abadi adalah anggota Angkatan Pemuda Insaf (API),manakala Zainab dan Siti Norkiah adalah anggota Angkatan Wanita Sedar (AWAS) yang sempat melarikan diri kedalam hutan diPahang semasa diburu British.Bagaimana pun Osman Abadi ditangkap diJerantut ketika mencari Abdullaj CD yang lolos lari dari tangkapan Polis pada 1948 diBenta,Pahang

  150. Puracendana | 7 December, 2009 13:26

    Apabila Pihak Keselamatan mengetahui bahawa Siti Norkiah berusaha mencari Mokhtar,maka Mokhtar pun dijadikan agen kerajaan bagi perundingan tersebut.Ketika itu Siti Norkiah dan Mokhtar sudah 40 tahun tidak bertemu sejak Mokhtar (yang juga dijadikan anak angkatnya) ditinggalkan ketika berusia 10 tahun.Sejak pertemuan pertama kali diWeng itu berlaku,maka dalam dua tahun itu,sebanyak lapan kali pertemuan pula telah dilakukan,sebelum persetujuan perdamaian dapat dicapai.Dalam pertemuan2 ini,ramai pemimpin2 Melayu PKM yang terlibat termasuk Pengerusi Rejimen ke-10 Rashid Maidin,Ketua Operasi Rejimen ke-10 Abu Samah (suami Norkiah),Komisar Rejimen ke-10 Pak Leh dan beberapa orang pemimpin PKM lain.Chin Peng hanya datang pada saat akhir rundingan peringkat tertinggi,itu pun bagi menyelesaikan perkara2 teknikal perjanjian damai itu.Sebagai seorang agen kerajaan,Mokhtar telah menjalankan tugasnya dengan cemerlang termasuk diminta berucap (didalam hutan diWeng) olih Pengerusi PKM,Abdullah CD dan juga isterinya Suraini, kepada kira2 400 orang anggota Rejimen ke-10,bagi menjelaskan mengapa mereka perlu meletak senjata dan kembali kepangkal jalan.Pada satu ketika seorang Komisar PKM bernama Pak Leh telah memprovokasikan kepada Mokhtar bahawa kerajaan BN sebagai boneka British,yang menindas petani,pekerja dan nelayan.Namun dengan pengalaman yang luas sebagai bekas pemberita,Mokhtar mampu meyakinkan anggota komunis itu semua dengan fakta sebenar,sekaligus telah mampu menghapuskan tanggapan dan prasangka mereka yang salah itu

    Berbalek kepada Chin Peng,dikatakan bahawa Chin Peng sebenarnya terpaksa menyetujui desakan pemimpin2 Melayu PKM Rejimen ke-10 itu kerana beliau merasakan dirinya sudah kehilangan sokongan,terutama dari anggota2 sayap,sejak sudah sekian lama beliau berada diBeijing.Tambahan pula ketika itu banyak negara2 komunis diEropah Timur sedang jatuh satu persatu.Apa pun,segalanya telah menjadi sejarah,ibarat kata pepatah,`nasi sudah menjadi bubur`.Sekiranya Chin Peng benar2 merasakan dirinya juga termasuk pejuang atau nasionalis tanahair,ada baiknya beliau bermuhasabah diri,merenungkan kekejaman2 yang pernah dilakukannya dahulu,disamping menghabiskan usia tuanya diPerkampungan Perdamaian itu,sama seperti Norkiah (kini berusia lebih 90 tahun) yang terus pasrah tinggal dikampung tersebut,kerana beranggapan itulah ketentuan Ilahi baginya.Sungguh pun suaminya Abu Samah sudah lama meninggal dunia,tetapi Siti Norkiah lebih senang tinggal disitu bersama rakan2nya,untuk mengenang satu perjuangan yang menjadi keyakinan dan kebangaannya.Dan yang pasti,rakyat akan lebih menghormatinya,berbanding insan2 yang masih saja terjerit2 mahu pulang, sedang rakyar dan negara tidak mahu menerima.Untuk itu,satu saja pesan saya pada generasi muda diM`sia dan Indo`sia,hargailah kemerdekaan yang kita kecapi sekarang,dan pertahankanlah ia sebaik mungkin,kerana ia tidak pernah didapati dengan jalan mudah,melainkan dengan air mata,keringat dan darah.Satu perkara lagi yang tidak dapat saya bayangkan,seandainya suatu hari nanti ditakdirkan Chin Peng dibenarkan pulang,bagaimanakah perasaannya,bila ada sanak saudara yang membawanya bersiar2 diperkarangan Tugu Negara.Apakah beliau akan menangis terisak2,atau senyum kegembiraan?Hanya Chin Peng saja yang tahu

  151. art and entertainment | 7 December, 2009 21:31

    Klo sy sih sederhana saja, klo kita bisa bersatu sebagai sesama rumpun melayu, kenapa kita harus berantem? Bersatulah!

  152. Berita Aceh Terkini | 7 December, 2009 21:34

    Perebutan klaim kepemilikan budaya tidak bisa dihindarkan,krn memang mereka adalah satu tubuh di masa lampau, sekarang tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan bijak.

  153. Lee Ban Chen | 11 December, 2009 01:12

    Apa erti perjanjian jika larang Chin Peng?
    Lee Ban Chen
    Dis 8, 09
    6:46pm
    Selepas 20 tahun menuntut tanpa henti-henti, fajar harapan Chin Peng untuk kembali ke tanah tumpah darahnya mulai menyingsing apabila bekas ketua polis negara Abdul Rahim Noor secara terbuka mengakui beliau berhak pulang seperti Perjanjian Damai Hatyai yang ditandatangani antara PKM dengan kerajaan Malaysia pada 2 Disember 1989.

    Sebagai perunding utama yang mewakili kerajaan Malaysia dalam rundingan tersebut, Abdul Rahim dalam wawancara eksklusif Malaysiakini tampil mempertahankan legitimasi setiausaha agung Parti Komunis Malaya (PKM) untuk kembali, sekurang-kurang menggunakan pas lawatan sosial.

    Beliau menegaskan bahawa perjanjian terbabit meliputi seluruh ahli PKM dari lapisan terbawah sehingga lapisan tertinggi. Chin Peng yang dianggap sebagai pemimpin dalam hierarki tertinggi parti itu pastilah tidak boleh diketepikan.

    Dijelaskan, ahli PKM yang lahir di Malaya dibenarkan kembali ke Malaysia jika mereka ingin berbuat demikian, dengan syarat pilihan mereka itu perlu dimaklumkan kepada pihak berkuasa terbabit dalam tempoh masa 12 bulan selepas tarikh perjanjian dimeterai.

    Kebanyakan bekas ahli PKM (lebih 300 orang) telah dibenarkan kembali ke tanahair dan menetap di negara ini. Mereka diterima sebagai warganegara bertanggungjawab oleh masyarakat tempatan, bertungkus-lumus mencari nafkah dan berkhidmat kepada komuniti dengan cara masing-masing.

    Mereka yang mengambil keputusan untuk menetap di Thailand, pangkalan asal perjuangan mereka, juga dibenarkan kembali melalui pas lawatan sosial meski tidak diizinkan tinggal buat selama-lamanya.

    Abdul Rahim memberi contoh Abdullah CD, bekas pengerusi PKM dan isterinya Suriani Abdullah yang dibenarkan kembali ke tanahair melalui pas lawatan sosial, mereka malah berpeluang menghadap Sultan Perak.

    Pada hakikatnya, ramai lagi pemimpin Melayu PKM, termasuk Musa Ahmad, Shamsiah Fakeh dan Rashid Maidin telah kembali dan menetap di negara ini atau berkunjung sebagai pelancong.

    Sudah barang tentu mereka kembali tanpa dikenakan syarat mengemukakan dokumen peranakan seperti yang dikenakan terhadap Chin Peng, dan mereka juga tidak didesak oleh mana-mana pihak untuk meminta maaf dalam apa-apa bentuk sekalipun.

    Sukar dipercayai kesudian Chin Peng untuk meminta maaf secara terbuka – jika terbukti ada rakyat tidak berdosa telah dibunuh oleh PKM dalam perbalahan bersenjata tersebut – telah ditolak secara kasar dan angkuh oleh pemimpin Umno.

    Jika Chin Peng tidak boleh dimaafkan, kenapa kerajaan merasa sesuai untuk mengikat perjanjian damai dengan pihak beliau untuk menamatkan permusuhan dan perbalahan bersenjata 20 tahun dahulu?

    Kerajaan Malaysia sepatutnya mengambil iktibar daripada Chin Peng, bersedia untuk meminta maaf kepada saudara mara ribuan rakyat tidak berdosa negara ini yang telah dibuang negeri, dipenjarakan, malah dibunuh oleh pihak kerajaan yang bersubahat dengan penjajah British.

    Sekiranya kerajaan Malaysia telah menjalankan tanggungjawab perjanjiannya – seperti pihak PKM dan kerajaan Thailand, dan Chin Peng tidak dijadikan sasaran sentimen perkauman dan anti-komunis yang diapi-apikan oleh media arus perdana – maka impian nya untuk kembali ke kampung halaman, terutamanya untuk menziarahi kuburan ibu bapa dan ahli-ahli keluarganya, pasti sudah terkabul lama dahulu seperti ratusan rakan-rakan seperjuangannya yang lain.

    Memang benar hujah Abdul Rahim bahawa dalam apa-apa perang atau sengketa bersenjata sekalipun, pasti ada kematian dan kecederaan. Jika pihak kerajaan mendakwa angkatan bersenjatanyalah yang mengalami kerugian paling besar, maka pihak PKM juga akan membuat dakwaan yang sama.

    Dalam ucapan Chin Peng pada perayaan ulang tahun ke-20 perjanjian damai di Hatyai, mungkin juga ucapan umum terakhirnya, Chin Peng secara ikhlas merayu kepada semua pihak terbabit agar melenyapkan segala permusuhan dengan semangat persefahaman dan pengampunan.

    Beliau malah berkabung selama satu minit bagi mereka yang terkorban dalam perang tersebut daripada ketiga-tiga pihak, iaitu angkatan bersenjata PKM, Malaysia dan Thailand.

    Beliau memberi nasihat kepada kerajaan agar tidak mencemarkan perjanjian damai Hatyai yang telah diakui dan disokong secara luasnya di dalam dan luar negeri, kerana menolak permintaannya untuk kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

    Kepada pemimpin kerajaan dan bekas anggota angkatan bersenjata yang menentang hasrat Chin Peng untuk kembali ke Malaysia, Abdul Rahim menasihati mereka agar jangan terlalu emosi, dan perlu memahami tanggungjawab mereka terhadap perjanjian damai yang bertujuan untuk menamatkan segala permusuhan.

    Namun amat dikesali, bekas perdana menteri Dr Mahathir Mohamad, tokoh di belakang perjanjian damai Hatyai, mengambil sikap lepas tangan dalam isu tuntutan Chin Peng tersebut yang munasabah di sisi perjanjian.

    Katanya, beliau akan bersetuju Chin Peng pulang jika keputusan itulah yang dibuat oleh rakyat. Tidak dapat dinafikan bahawa 20 tahun dahulu, kerajaan membuat keputusan bagi pihak rakyat untuk mengikat perjanjian damai dengan PKM untuk menamatkan permusuhan dan menjalin persahabatan baru.

    Setelah 20 tahun selepas termeterainya perjanjian itu, Dr Mahathir masih bercakap tentang keperluan menjelaskan kepada rakyat tentang wujudnya perjanjian terbabit, seolah-olah rakyat masih tidak mengetahui kewujudannya.

    Siapakah yang patut dipersalahkan atas perkembangan yang begitu mengecewakan ini?

    Yang jadi masalah sekarang, bukan saja menunaikan impian atau hak seorang tua, tetapi berkaitan isi kandungan dan semangat perjanjian damai Hatyai, dan prinsip kedaulatan undang-undang (rule of law) negara kita.

    Apakah maknanya sebuah janji yang tidak dikotakan?

  154. Hishamuddin Rais | 11 December, 2009 01:15

    Projek pembodohan orang Melayu
    Hishamuddin Rais

    United Malays National Organisation berkhayal bahawa gerombolan mereka sahaja yang mewakili orang Melayu. Dakwaan ini sebenarnya satu dongeng yang sengaja disebarkan untuk membodohkan fikrah orang Melayu.

    Projek pembodohan Melayu ini sebahagian daripada strategi politik United Malays National Organisation. Selama lebih 50 tahun, proses pembodohan ini telah dilakukan. United Malays National Organisation amat amat sedar tanpa projek pembodohan ini, mereka akan hilang kuasa untuk memerintah.

    Pada zaman feudal dahulu, orang-orang Melayu dibodohkan dengan pelbagai dongeng tentang daulat raja, tentang hikmat raja, tentang kehebatan raja, tentang ilmu raja atau tentang raja yang mewakili tuhan di bumi ini.

    Dakwaan ini semuanya dongeng. Semua ini sebahagian daripada projek membodohkan Melayu.

    United Malays National Organisation tidak mahu orang Melayu memiliki fikrah dan berkeupayaan untuk berfikir secara bebas. Susuk yang memiliki fikrah dan berkeupayaan berfikir secara bebas pasti akan menjauhkan diri daripada gerombolan ini.

    Manusia yang berfikir akan berupaya untuk melihat tipu belit yang sedang dijalankan oleh gerombolan ini.

    Projek pembodohan ini ada yang dijalankan dengan licik sehingga tidak dapat dilihat; ada pula yang amat jelas dan dapat dilihat dengan mudah. Projek pembodohan yang licik dan yang terang berjalan serentak untuk membonsaikan akal fikrah manusia Melayu.

    Cara pertama:

    Menakut-nakutkan Melayu tentang bahaya orang asing. Orang asing yang dimaksudkan oleh gerombolan ini tidak lain dan tidak bukan - orang Cina. Kaum ini dijadikan “momok” untuk terus menakut-nakutkan orang Melayu.

    Akan ditimbulkan pelbagai cerita untuk membuktikan bahawa ekonomi negara ini dimiliki oleh orang Cina. Racun membenci Cina telah memandulkan fikrah Melayu untuk melihat dengan jelas bahawa wujud persekongkolan intim antara kroni gerombolan United Malays National Organisation dengan para cukong Cina.

    Para cukong yang mengaut harta kekayaan sebenarnya bekerjasama dengan gerombolan United Malays National Organisation - kerjasama mereka ini seperti hubungan abang dengan adik.

    Cuba kita kembali kepada kes bank Bumiputera Malaysia Finance (BMF) yang lingkup pada tahun 1980-an dahulu. Nama seperti Hashim Shamsuddin dan Lorraine Osman akan muncul; kemudian diikuti nama George Tan. Siapakah Lorraine Osman? Dia ini tidak lain dan tidak bukan bendahari gerombolan sendiri!

    Skandal bilion ringgit ini hanyalah satu contoh daripada berjuta-juta contoh lain – belum lagi diambil kira kes PKFZ, Bakun, Perwaja, Formula 1, Piala Monsoon, KLCC – wujud kerjasama antara gerombolan dengan “orang asing” ini untuk menjarah hasil negara.

    Cara kedua:

    Menyebar berita dongeng bahawa sesiapa yang menentang United Malays National Organisation bererti menentang raja dan monarki. Dakwaan ini bukan sahaja dongeng tetapi cerita lawak.

    Orang Melayu sengaja dibodohkan dan tidak diarifkan untuk memahami bahawa melawan, menentang atau mengkrtitik sistem monarki ini bukan sesuatu yang pelik atau menghairankan.

    Dalam sejarah negara Arab, banyak raja telah dicampakkan dalam tong sampah sejarah. Raja Feisal dari Iraq, Raja Farouk (Mesir), Raja Idris (Libya), Raja Bagi Segala Raja Ahmad Reza Pahlevi (Iran) – semuanya dihumbankan.

    Justeru, menentang monarki bukan sesuatu yang asing dalam sejarah tamadun manusia. Malah menentang monarki adalah tindakan progresif dan maju.

    Tetapi orang Melayu sengaja dibodohkan agar terus terperangkap untuk tunduk melutut tanpa berfikir. Orang Melayu tidak diberi kefahaman yang jelas bahawa “menjunjung ke bawah duli” itu ertinya “menjunjung tapak kaki”. Orang Melayu tidak diberitahu bahawa “pacal” itu ertinya “anak anjing”.

    “Patik pacal yang hina menyembah duli tuanku” bermakna “saya ini anak anjing yang hina menjunjung tapak kaki kamu”. Bukankah kenyataan ini kerja bodoh dan memperbodohkan diri sendiri?

    Kenapa orang Melayu boleh dibodohkan sebegini? Kenapa orang Mealyu mahu menjadi bodoh dan terus dibodohkan?

    Cara ketiga:

    Sesiapa yang menentang United Malays National Organistion dikatakan menentang Islam. Dakwaan ini juga projek membodohkan orang Melayu. Bagaimana menentang gerombolan ini disangkutpautkan dengan agama tidak pula dilakar dengan jelas.

    Islam ialah agama kepercayaan. Manakala United Malays National Organistion adalah satu gerombolan politik. Islam wujud 1,500 tahun dahulu. Gerombolan yang beroperasi hari ini hanya wujud semenjak tahun 1988. Manusia Melayu menganut Islam 500 tahun dahulu dan tidak ada sangkut paut dengan United Malays National Organisation.

    Manusia Melayu menganut Islam bukan kerana United Malays National Organisation. Mereka menganut Islam kerana satu kepercayaan agama.

    Tetapi orang Melayu di Malaysia ini terus ditakut-takutkan seolah-olah gerombolan ini wakil tuhan di atas bumi ini. Dakwaan ini karut. Tidak ada sesiapa yang mewakili tuhan di atas bumi ini. Menentang United Malays National Organisation bukan menentang agama, bukan menentang Islam dan bukan menentang tuhan.

    Yang Maha Esa tidak pernah melantik United Malays National Organisation untuk menjadi wakilnya. Malah Yang Maha Esa tidak juga melantik pope, sami, dalai, ayatollah, paderi, rabbai untuk menjadi wakilnya.

    Apa yang terjadi, para agamawan ini orang-orang yang beramal dan beribadat. Mereka mengikut selurus dan setepat mungkin ajaran-ajaran daripada kitab-kitab suci. Semua mereka hanyalah manusia yang sama seperti makcik dan pakcik di Felda Sungai Rokan – bezanya mereka boleh berfikir dan berilmu.

    Ahkirnya:

    Projek pembodohan Melayu ini telah dibudayakan. Ertinya, ia menjadi sebahagian daripada proses pembudayaan fikiran Melayu. Lembaga-lembaga daulah yang wujud diarahkan untuk terus menjalankan projek pembodohan ini.

    Kaedah pembelajaran dan media menjadi dua lembaga yang digunakan untuk projek membodohkan Melayu. Media Melayu – jika dibandingkan dengan media yang bukan Melayu – amat ketara perbezaan kandungannya.

    Tahap laporan berita, tahap tulisan rencana, tahap soal jawab agama dalam media Melayu – semuanya memiliki nilai bodoh yang amat tinggi.

    Begitu juga kaedah pembelajaran dan keilmuan. Anak-anak muda Melayu terus diperbodohkan dalam sistem pembelajaran yang sedia wujud. Justeru, ibu bapa dalam masyarakat Cina tidak mahu anak anak mereka masuk ke sekolah aliran Melayu.

    Mereka tidak mahu anak-anak mereka jadi bodoh. Dalam masa yang sama, makin ramai ibu bapa Melayu telah mula menghantar anak-anak mereka ke sekolah aliran Cina.

    Di sekolah aliran bukan Melayu, masih ada peluang untuk anak-anak sekolah ini diajar berfikir, bukan diajar untuk menjadi bodoh.

    Kemelut politik hari ini adalah hasil daripada projek pembodohan orang Melayu. Masih ramai lagi orang Melayu yang bodoh sehingga mereka gagal untuk membezakan apa yang betul dan apa yang salah; apa yang hak dan apa yang batil.

    Projek bodoh ini telah juga memesongkan nilai budaya orang Melayu. Orang Melayu yang telah dibodohkan gagal melihat bahaya rasuah, malah mereka dengan bangga akan mengangkat pemimpin pengamal rasuah.

    Orang Melayu yang telah berjaya dibodohkan gagal melihat bagaimana sistem kehakiman dan keadilan dalam negara ini boleh dijual beli. Mereka ini terus ingin menjadi bodoh.

    Orang Melayu yang ingin terus menjadi bodoh gagal melihat pembunuh, penculik, pengambil rasuah – ini semua bukan pekerjaan salah.

    Budaya songsang lagi bodoh ini melihat kejahatan itu sebagai baik dan suci kerana ia dilakukan oleh manusia Melayu beragama Islam yang memiliki kad gerombolan United Malays National Organisation.

  155. Puracendana | 12 December, 2009 19:46

    Isu Chin Peng mahu kembali keM’sia mula kembali hangat diperkatakan disana sini.Nampaknya aura Chin Peng masih hebat,sehebat kekejaman yang pernah dilakukanya suatu masa dahulu.Belum pun pulang keM’sia tetapi hantunya telah bergentayangan,merayau2 dan merayap2 kedalam urat saraf darah warga M’sia,sehingga ada kalanya menaikan emosi yang tidak tentu pasal,dan ramai pula yang sudah mula meracau2 dek kerana kesan jembalangnya itu.Sebenarnya,perkataan komunis masih lagi menjadi sekan trauma,terlekat disudut minda generasi pejuang terdahulu,sebagai satu ideologi ganas yang memaksa penyerapan dan penerimaan fahaman itu ke atas rakyat negara ini.Ganas dan rakus merupakan label ke atas mereka yang menganut fahaman tersebut,apalagi terhadap ketua pergerakan itu.Chin Peng adalah nama besar yang lahir dicelah2 penderitaan,konflik bersenjata dan kematian dalam usaha mereka menyebar dan memperkembangkan idealisme komunisme.Label keganasan terhadap Chin Peng dan Parti Komunis telah menjadi stigma kepada rakyat negara ini,khususnya orang Melayu namun hari ini nama Chin Peng muncul semula,sebagai satu nama yang akan terus menimbulkan kontradiksi dikalangan kita

    Kehadirannya semula dikalangan kita,hanya akan membuka luka yang berdarah.Chin Peng sendiri harus menerima takdir yang tertulis ke atasnya kerana itulah jalan yang dia pilih.Dan betapa keengganannya menerima Perjanjian Damai diBaling pada tahun 1955 telah menjurus kearah pertumpahan darah yang bukannya sedikit dikalangan perajurit kita dan juga masyarakat awam,tidak kira Melayu,Cina,India,Sikh dan juga bemiputera Sabah dan Sarawak.Kini generasi baru yang tidak melalui kesengsaraan kehilangan ahli keluarga kerana terkorban ditembak atau diserang hendap komunis,cuba menulis semula sejarah tanah air dengan mengagungkan anggota PKM dan Chin Peng sebagai pejuang kemerdekaan negara melalui blog,laman web dan juga penerbitan buku.Sebenarnya,mereka perlu berasa malu dan menghentikan tindak-tanduk mereka itu.Tidak dapat dinafikan bahawa permintaan atas dasar kemanusiaan,dalam apa2 perkara mampu meraih simpati ramai,apalagi dalam sebuah negara demokrasi seperti M’sia,namun persoalannya wajarkah Chin Peng dibenar pulang untuk menetap dinegara ini?Apakah kayu pengukur kepada pertimbangan itu,dan apakah motif sebenar pihak terbabit yang berusaha agar bekas pemimpin parti komunis itu dapat pulang,walaupun mahkamah pernah menolak permintaannya itu.Pelik sekiranya ada yang beranggapan atas dasar kemanusiaan,dan Chin Peng sudah tua maka dia perlu dibenarkan pulang.Persoalanya,apakah ini perlu,dan apakah motif mereka2 yang menyokong kepulanganya ini benar2 ikhlas menjurus kepada landasan nilai kemanusiaan atau lebih kepada mahu menunjukkan sikap untuk kepentingan politik tertentu?Apa kerana penjenayah2 didalam penjara yang sudah tua,seusia dan seuzur Chin Peng ini perlu dibebaskan atas nama kemanusiaan

    Tidak lama dahulu,hantu Chin Peng pernah meresap kedalam sebuah parti politik tempatan,lalu meracau2lah parti politik itu cuba memutarbelitkan sejarah dengan mengatakan kononnya tentangan daripada PKMlah,antara faktor kenapa British memberikan kemerdekaan kepada M’sia.Cubaan ini secara tersirat cuba menggambarkan kononnya Chin Peng sebagai pejuang kemerdekaan,sedangkan beliau adalah pemimpin parti komunis yang bertanggungjawab terhadap kematian beribu2 rakyat negara ini semasa era darurat.Pada hakikatnya,perjuangan PKM juga pada asalnya tiada kena mengena langsung dengan usaha untuk memerdekakan Tanah Melayu daripada jajahan British.Seperti yang dijelaskan Prof Emeritus Tan Sri Dr Khoo Kay Kim,PKM yang ditubuhkan pada 1930 adalah sebahagian daripada gerakan komunis antarabangsa terutama Komunis Rusia dengan matlamat melebarkan ideologi itu.Matlamat mereka bukannya mahu bebaskan negara ini daripada British atau untuk mencapai kemerdekaan,tapi mahu jadikan Tanah Melayu sebahagian orde komunis dunia.Fahaman komunis ketika itu juga menolak konsep negara bangsa dan tidak mengiktiraf sempadan politik selain menolak ideologi kapitalismeJelaslah perjuangan parti komunis yang diketuai Chin Peng itu bertujuan menjadikan negara ini sebuah republik komunis dan bukannya negara demokrasi sepertimana sekarang.Mengikut fakta sejarah,PKM telah menubuhkan Tentera Anti-Jepun Penduduk Tanah Melayu (MPAJA) dan bekerjasama dengan British untuk menentang Jepun yang menakluk Tanah Melayu dari 13 Febuari 1942 hingga 15 Ogos 1945

  156. Puracendana | 12 December, 2009 19:47

    Ketika itu,Perang Dunia Kedua antara Kuasa Bersekutu (Negara-Negara Komanwel, Perancis,AS,Kesatuan Soviet dan China) dan Kuasa Paksi (Jepun,Jerman dan Itali) sedang mengambil tempat (1939-1945).MPAJA atau Bintang Tiga yang memperoleh bantuan senjata,latihan, kewangan,bekalan logistik dan perubatan daripada British menentang Jepun menggunakan taktik perang gerila.Ramai orang Cina menyertai Bintang Tiga ekoran kebencian mereka kepada Jepun yang ketika itu menakluki China.Bintang Tiga telah memerintah Tanah Melayu selama empat belas hari selepas kekalahan dan pengunduran Tentera Jepun kepada Tentera Bersekutu pada 16 Ogos 1945 sehingga kepulangan tentera British ke Tanah Melayu pada awal September.
    Dalam tempoh itulah ramai orang awam diseksa,dirogol dan dibunuh secara kejam oleh komunis,terutama orang Melayu kerana dituduh bersubahat dengan Jepun dan Inggeris.Ini kerana ketika pendudukan Jepun,majoriti anggota Pasukan Polis Jepun atau Jookidam adalah orang Melayu.Selepas British balik,orang Melayu telah bangkit dan menentang komunis cuma mereka tidak faham bahawa yang sepatutnya ditentang adalah komunis,bukannya orang Cina.Kesan daripada ketidakfahaman itu,berlakulah rusuhan kaum dibeberapa tempat antaranya di Batu Pahat,Johor dan Sungai Manik,Perak dari September 1945 hingga April 1946.Pada 17 Oktober 1945,Parti Kebangsaan Melayu Malaya (PKMM) ditubuhkan oleh Moktaruddin Lasso di
    Ipoh,Perak,bagi meraih simpati dan sokongan orang Melayu,selain mengindoktrinasi fahaman komunis dikalangan kaum itu.Ketika itu,PKM dilihat menguasai PKMM melalui tokoh2 jawatankuasanya seperti Rashid Maidin,Abdullah C.D,Arshad Ashaari dan Mokhtaruddin.Golongan kiri ini cenderung supaya Tanah Melayu mengikut Indo’sia mendapatkan kemerdekaan pada 1949

    Pembentukan Persekutuan Tanah Melayu pada 1 Feb 1948 dilihat mengenepikan komunis sekaligus memberikan tamparan hebat kepada parti komunis yang ingin menjadikan Tanah Melayu sebuah republik komunis.Sebelum itu,British telah membentuk Malayan Union (1946-1948) dan menjadikan Tanah Melayu dan Negeri-Negeri Selat termasuk Singapura dibawah pemerintahan gabenor Sir Edward Gent.
    Selepas penubuhan Persekutuan Tanah Melayu yang mengembalikan semula kuasa raja2 Melayu ekoran perjuangan UMNO menentang Malayan Union,parti komunis telah mengangkat senjata.PKM kecewa sebab British kembalikan kuasa raja2 Melayu. Sebab itu mereka tentang British kerana tidak dapat jadikan Tanah Melayu sebuah republik komunis.Berikutan itu,beberapa siri serangan dan pembunuhan telah dilakukan oleh PKM telah memaksa Sir Edward Gent mengisytiharkan darurat di negara ini pada 12 Julai 1948 dan pada 23 Julai tahun sama PKM telah diharamkan.

    Sebelum itu,Chin Peng mengambilalih pimpinan parti komunis daripada Loi Tek (Setiausaha PKM sebelum Chin Peng) yang menghilangkan diri bersama wang simpanan parti pada Mac 1947.Dalam tempoh inilah,pengganas komunis yang diketuai Chin Peng menggunakan taktik gerila beroperasi dari hutan melancarkan serangan terhadap balai2 polis dan kampung2 dan membunuh banyak anggota pasukan keselamatan dan orang awam.Ia termasuklah peristiwa tragik serangan komunis ke atas Balai Polis Bukit Kepong,Johor pada 23 Febuari 1950 di mana anggota pasukan keselamatan berjuang habis2an sehingga ke titisan darah terakhir
    Dalam insiden itu segerombolan 180 pengganas komunis telah mengepong dan menyerang rumah pasung yang terletak di tebing Sungai Muar yang ketika itu diketuai Sarjan Jamil Mohd Shah dengan 21 anggota campuran polis tugas am,polis khas dan polis bantuan.Serangan tragik itu mengorbankan 17 anggota keselamatan

  157. Puracendana | 12 December, 2009 19:47

    Pada 28-29 Dis 1955, Rundingan Baling telah diadakan di Sekolah Kebangsaan Tunku Putera,Baling,Kedah di antara pihak Kerajaan diketuai Tunku Abdul Rahman Putra Alhaj selaku Ketua Menteri Persekutuan Tanah Melayu ketika itu dan PKM diketuai Chin Peng.PKM telah meminta kerajaan membenarkannya bergerak sebagai parti politik tetapi permintaan itu ditolak berdasarkan kekejaman yang telah dilakukan oleh pengganas komunis sebelum itu.Pada masa yang sama kerajaan menawarkan pengampunan dengan syarat parti komunis itu dibubarkan.Pemberontakan pengganas komunis berterusan sehinggalah Tanah Melayu mencapai kemerdekaan pada 31 Ogos 1957,ketika darurat masih berkuatkuasa namun ia dihentikan pada 31 Julai 1960 dengan pengunduran tentera komunis ke sempadan Tanah Melayu-Thailand

    Kebangkitan semula PKM dan Parti Komunis Kalimantan Utara (1968-1989) untuk menggulingkan Kerajaan Malaysia secara kekerasan bagi menubuhkan sebuah republik komunis telah menghidupkan kembali serangan komunis,tetapi kali ini ia juga di lakukan di kawasan bandar.Antaranya ialah pengganas komunis mengebom Markas Briged Tengah Pasukan Polis Hutan (PPH) di Jalan Pekeliling (kini Jalan Tun Razak) pada 3 Sept 1975 yang mengorbankan dua anggota polis dan mencederakan 10 anggota lain.Dalam tempoh itu,komunis melancarkan serangan ke atas unit2 tentera darat disempadan Thailand dan Kalimantan,selain serangan skuad2 khas yang menjalankan operasi pembunuhan ketua2 pasukan keselamatan dan pemimpin berpengaruh dikawasan bandar.Dua pembunuhan nekad yang dilakukan anasir komunis ialah pembunuhan Ketua Polis Negara Tan Sri Abdul Rahman Hashim yang ditembak mati di Kuala Lumpur pada 7 Jun 1974 dan pembunuhan Ketua Polis Negeri Perak Tan Sri Khoo Chong Kong di Ipoh pada 13 November 1975

    Setelah 41 tahun pemberontakan komunis dan setelah beribu2 nyawa terkorban, akhirnya PKM yang diketuai Chin Peng meletakkan senjata dan dibubarkan menerusi Perjanjian Haadyai yang ditandatangani pada 2 Disember 1989 antara Kerajaan M’sia,PKM dan Kerajaan Thai.Seperti kata bekas Yang Dipertua Dewan Rakyat Tan Sri Michael Chen,Chin Peng telah terlepas peluang untuk kembali ke negara ini selepas Kerajaan membenarkan mereka berbuat demikian dalam tempoh setahun selepas perletakan senjata komunis pada 1989 itu.Atas beberapa sebab,dia tidak pulang.Cubaannya (untuk pulang) melalui proses perundangan telah gagal melalui keputusan Mahkamah Persekutuan,yang tidak membenarkan Chin Peng pulang ke negara ini kerana beliau gagal membuktikan kerakyatannya.Michael Chen,yang juga bekas Timbalan Presiden MCA berkata kerajaan mungkin boleh menimbangkan untuk membenarkan bekas pemimpin parti komunis itu sekadar untuk melawat kubur ayahnya diM’sia atas dasar kemanusiaan

    Apa yang pasti isu Chin Peng tidak harus dilihat dari sudut perkauman atau kepentingan politik yang sempit kerana ketika komunis bermaharajalela,yang menjadi mangsa adalah semua rakyat tanpa mengira warna kulit.Yang berhak menentukan sama ada Chin Peng boleh balik atau tidak ialah sanak saudara mereka yang dibunuh komunis ini.Namun persoalannya,apakah faedahnya kepada negara jika Chin Peng dibenarkan pulang?

  158. Shariff Fudin | 13 December, 2009 23:27

    Hi bro Hisham,
    Belum sempat saya menjawab tuduhan bro bila saya menyebut ‘ese’ sebagai menunjukkan berketurunan orang asli, thread Manohara dan Ganyang Malaysia telah diputuskan oleh Bp Okta. Sebagai penjelasan, kampung ayah saya di Palupuah bernama Simaung, Air Kijang Nan Tujuh. Dipisahkan oleh sebuah sungai untuk menyeberang ke Pasaman.
    Kalau tuan orang Jelebu, tentu kenal dengan arwah Basir Ampang (Kg. Sg. Legom). Beliau adalah mamak ambo, sama-sama ke Malaya dengan bapa saya pada tahun 1930. Beliau bersama ibunya dan ayah saya juga bersama ibunya pula.
    Kepedasan bro menulis sudah diketahui ramai, dan saya tidak ambil pusing tentang pandangan yang walaupun nampak benar tetapi belum tentu boleh dipraktikkan. Kebencian bro terhadap UMNO diketahui umum.
    Tiga Bangsa Melayu yang tidak pernah dikalahkan oleh penjajah kulit putih ialah Bangsa Melayu Moro, Bangsa Melayu Patani dan Bangsa Melayu Aceh.
    Selama 300 ratus tahun Bangsa Moro berjaya menentang penjajahan Sepanyol dan diikuti pula 14 peperangan dengan negara kapitalis besar Amerika Syarikat yang tidak dapat dimenangi walau satu pun oleh si Paman SAM. Terlalu besar kesengsaraan bangsa Moro sehinggakan satu kaum yang bernama Iranun (lanun?) hampir dipupuskan semasa menentang armada Sepanyol dengan bantuan 3 buah kapal perang berkuasa wap (steamship) Amerika. Sebelum itu armada Sepanyol tidak dapat menandingi kecepatan kapal-kapal Iranun.
    Nah, sudah muak berperang US menyerahkan Mindanao dan pulau-pulau berdekatan seperti Basilan, Tawi-tawi, Sulu, Palawan dan Lana Del Sur kepada Kerajaan Manila. US Menyerahkan negara Moro yang TIDAK pun dapat mereka tawan kepada Manila.
    Dalam kes bunuh, hampir kesemuanya (99.9%) mangsa mengenali pembunuhannya. Jadi adalah mudah sekali bagi bangsa filipina untuk menghapusetniskan bangsa Moro.
    Bangsa Melayu Patani pada satu masa dulu satu bangsa besar, para ulama dari seluruh nusantara berguru di Patani dan berasa bangga dengan gelaran Al-Fatani mereka. Mereka kembali untuk membina pesantren
    dan sekolah-sekolah pondok di seluruh nusantara. Apa terjadi dengan Melayu Patani sekarang?
    Penghapusan etnik melayu sedang berlaku dengan rancak.
    Melayu Aceh adalah benteng pertama Indonesia menentang Belanda dan Melayu Aceh tidak pernah tunduk kepada mana-mana penjah barat. Malangnya, seperti saya maklumkan. Hanya bangsa sendiri yang akan membunuh saudara-saudaranya.
    Nusantara atau The Malay Archipelago inilah satu-satunya tempat melayu. Di dunia ini, ini tempat kita Bangsa Melayu. Wajiblah kita mempertahankannya. Jangan terbawa-bawa dengan isu Ganyang Malaysia atau Malaysian Malaysia.
    Di Indonesia etnis cina tidak sampai pun 5% jumlahnya tetapi mereka mengawal 95% perekonomian. Bagaimanakah caranya untuk menyebarkan kekayaan ini? Bilakah dapat kaum pribumi untuk menyaingi ketrampilan etnis cina dengan ribuan tahunan tamadun di belakang mereka?

  159. bubblebozz | 14 December, 2009 02:44

    Kito kalo nak komen tulisan bro Hishamuddin.Otak kito keno duduk diluar otak kito nan bakojo sarupo biaso.Sebab kalo kito kontra ngan dio ato kito masih dudok berpikir dikotak feudal ato sarupo urang2 politik borjuis kapitalis.Mako kito xbuliah memahami tulisan bro hisham itu.

    Menurut kito nan haprak ko.bro hisham bukan anti melayu.yang beliau kupas adolah agar minda2 melayu tu tidak mudah dibodoh2kan oleh politikuih nan bertopengkan “Ketuanan Melayu” yang sabona nyo adalah Ingin berkuasa lama.dan harta kekayaan negara ko dikikis dan dikumpuakan untuk 7.keturunan.

    Contoh terbaru ko.kenyatan Ku Li(Tngku Razali)dalam sebuah forum.yang mano pihak nan bakuaso kini.tidak gunakan idea baru atau cara untuk menaikkan putaran roda ekonomi.tapi menghabiskan luluh-lantak hasil minyak tuk menunjang ekonomi dengan menyelamatkan syarikat2 kroni mereka.

    Soal Cina pegang ekonomi Indonesia-Malaysia.ini adalah propaganda graduan-graduan Universiti BTN yg ditolak Selangor baru2 ini.Juga tentang kehebatan2 Melayu dulu.yg sabona nyo ini dongeng2 untuk melenakan supayo sodap tidur nya.

    Kalo ese bangga dengan sejarah kerajaan Pattani-Aceh-Moro tu.apokah ese xsalah baco.Sobab kerajaan melayu tu mengamalkan Islam sepenuhnya.Dan parti yang ese sokong-dulu=kini salamoko ambik Islam suku-suku jer.
    Jadi pado ese nan diateh tu.bro hisham bukan tandingan ese dalam berpikir-berbicara-politik.Jauh umpama bumi jo langit.hehhee jumpo lagi yo.

  160. Ache | 14 December, 2009 18:48

    Great post. I found fabulous knowledge over here. I like to read informative blog’s and I found it here.

  161. bubblebozz | 15 December, 2009 00:10

    Apo bezo Malaysian Malaysia ngan 1,M’sia.kalau benor2 ikhlas tujuannya.Sebenarnya kito sebagai urang melayu di Malaysia ko .raso terhina bonar dikato manusia subsidi,dimanjokan,disusukan bak beruk orang utan dipenampungan di Sarawak.

    Sabonanyo ma’nusia ko kalo dimanjo selalu hilang kreaviti nya.Contoh sonang .mano yg sodap daging ayam kampuang lepas(liar) ngan ayam segera-disuntik vitamin biar bosar.

    Sebonanyo istilah ketuanan melayu telah disalah ertikan sebagian politikuih2 borjuis feodal.yang ingin berkuasa sampai kiamat.Ketuanan melayu itu xbuliah disamokan ngan istilah tuan tanah Kedawung.Kalau kurang jelas sila layari blog bro hishamudin rais.

  162. Zukri Asah | 15 December, 2009 23:54

    Chin Peng dan patriotisme yang kabur

    Kenapa tajuk tulisan saya kali ini begini? Ya, sebab saya pernah menulis tentang Chin Peng dengan tajuk yang serupa bila dahulu terbitnya memoir tentang beliau. Nama Chin Peng dan komunis telah sedari kecil diajar kepada kita sebagai sesuatu yang bangsat, padahal pada waktu yang sama negara kita sedang mengukuhkan hubungan diplomatik dengan kuasa-kuasa besar komunis dunia seperti China dan Cuba.

    Saya boleh memahami geloranya perasaan keluarga askar-askar negara kita yang pernah tercedera atau gugur di medan perang ketika menentang apa yang dipanggil sebagai pemberontakan komunis. Tetapi, ketika kita asyik mengira askar-askar kita ini, terlupakah kita untuk turut mengira berapa ramai pula gerombolan askar British dan Jepun yang menjadi mangsa hujung senapang komunis yang kita sumpah-seranah ini? Tidakkah British dan Jepun pra 1957 ini adalah penjajah yang sememangnya patut dilawan dan ditentang?

    Andainya selepas ini (walaupun saya minta dijauhkan) ada bangsa lain pula yang datang memerangi dan menjajah negara kita, saya ingin juga bertanya, siapakah di antara kita yang punya keberanian untuk masuk dan hidup di dalam hutan sebagai gerila semata-mata kerana kepercayaan kepada sebuah perjuangan yang tidak tentu masa hadapannya?

    Chin Peng dan kawan-kawannya, ada yang Cina, ada yang Melayu dan ada yang India pernah melakukannya. Berhakkah kita yang penakut dan pengecut ini mempersoalkannya? Kita yang hanya berani menjulang keris ke langit, kita yang hanya berani membakar poster, kita yang hanya berani mengheret kepala lembu?

    Soal Chin Peng dan Parti Komunis Malaya (PKM) meneruskan pemberontakan selepas Malaya merdeka 1957 bagi saya tidak lebih sekadar isu pertembungan ideologi dan kepercayaan. Munkin salah bagi Chin Peng untuk meneruskan aktiviti gerilanya setelah British dan Jepun sudah berundur ke negara masing-masing. Tetapi ia sudah menjadi sejarah, saya katakan Chin Peng pernah bersalah dengan pendekatannya itu kerana hari ini PKM sudah tiada, PKM sudah meletak senjata, PKM tidak lagi bergerila di rimba-raya negara kita.

    Tidak bolehkah kita cuba sedikit berlapang dada dan bersikap memaafkan? Hari ini isu Chin Peng kembali menghiasi dada-dada akhbar kerana beliau mahu pulang ke Malaysia, mahu mati sebagai rakyat Malaysia dan telah memohon maaf akan tindakan-tindakan lalu oleh PKM. Siapakah kita yang mahu mempertikaikan keihklasan niat permohonan maaf beliau itu? Lebih dari itu, apakah kita yang mempertikaikan itu pula ikhlas?

    Nepal pernah mempunyai gerila-gerila komunis yang bergelandangan di dalam hutan. Mereka kemudiannya keluar dari hutan, bergerak sebagai sebuah parti politik yang sah dan bertanding dalam pilihanraya, mereka menang! Ketika mana bekas-bekas gerila ini memerintah Nepal, bukankah askar negara Nepal itu adalah askar yang sama yang memerangi mereka ketika mereka masih berstatus sebagai gerila dahulu? Tidak adakah askar Nepal yang pernah tewas di tangan mereka ini?

    Mereka bersikap terbuka, mereka ambil sejarah lalu sebagai iktibar di hari muka, bahawa peperangan hanya kerana pertembungan ideologi adalah sesuatu yang tidak memanfaatkan rakyat dan negara, maka mereka pun berubah tanpa menyisihkan sesiapa pun. Tidak bolehkah kita juga pun begitu? Tutup buku lalu dan membuka lembaran baru?

    Adalah satu hujah yang dangkal untuk mengatakan bahawa dengan pulangnya Chin Peng ke Malaysia memungkinkan untuk tersebarnya semula fahaman Marxisme-Leninisme di negara ini. Tanpa ada kelibat Chin Peng pun, hari ini kita sudah mempunyai Parti Sosialis Malaysia yang sah berdaftar dengan Pendaftar Pertubuhan. Asasnya mudah, gerakan sebegini akan muncul dan menjadi kuat bila pekerja-pekerja kelas bawahan merasa mereka ditindas dan tidak dipedulikan, noktah! Bukan kerana Chin Peng.

    Selagimana kita yakin kita adalah rakyat negara ini dan berbangga dengan kewarganegaraannya, selagimana kita percaya kita walaupun sedikit telah menyumbang dan berbakti untuk kesejahteraan negara ini, selagimana kita bersedia untuk berkorban demi negara ini (walaupun seringkali berhujah “berkorban dengan cara aku sendirilah”), selagi itulah kita masih seorang patriot.

    Bagi seorang patriot, patriotisme adalah jalannya. Dalam masa lalu yang menjadi sejarah itu, jalan yang dipilih sesetengah patriot mungkin tidak lurus dan bengkok, maka perjalanan menjadi proses bagi membetul dan meluruskannya. Setelah ia lurus, tidak bolehkah kita bersatu dan bersama kembali?

    Tiada satu dosa pun yang tidak terampun.(Tulisan ini saya tulis untuk jawaban tantangan kpd penulis bernama Puracendana)

  163. Mhd Rashidi Hassan | 15 December, 2009 23:58

    Mahathir ‘The Malay Ultraman’
    Mohd Rashidi Hasan

    USIANYA sudah mencecah 84 tahun, tapi lagak politiknya persis orang muda. Orang-orang tua-tua zaman dahulu sering berkata, jika usia sudah berada di tahap extra emas, sepatutnya, banyak masa diluangkan dengan beribadah kepada Allah, sementara menunggu saat dipanggil pulang.

    Tetapi berlainan dengan Tun Dr Mahathir Mohamad, mantan Perdana Menteri Malaysia. Beliau sudah enam tahun meninggalkan tampuk kuasa dalam parti dan kerajaan, selepas lebih 22 tahun memerintah.

    Pada usia sebegini ramai yang sebaya dengannya sudah dimamah tanah. Namun beliau masih giat berpolitik. Mengkritik, memberikan pendapat dan menghentam sesiapa sahaja yang dianggap tidak betul pada pandangannya.

    Mahathir menunjukkan bahawa beliau masih mahu ‘campur tangan’ dalam urusan kerajaan Umno-Barisan Nasional. Sekali gus membukti bahawa Umno-BN masih tidak bebas dari dominasi beliau.

    Walaupun sudah dimamah usia dan ditelan zaman. Mahathir tetap tidak mahu berhenti. Beliau masih aktif berpolitik, menulis blog dan sebagainya.

    Akhir-akhir ini beliau menjadi semakin ‘ganas’ berhujah, membangkitkan soal kaum dan ketuanan Melayu.

    Kelihatan seolah-olahnya Mahathir mahu memprojekkan beliau sebagai The Ultra Malay (Melayu Ultra) atau Ultra Man (Lelaki Ultra) yang kononnya hebat memperjuangkan semangat kemelayuan. Mudah cakapnya Mahathir adalah seorang ‘Ultraman Melayu’ atau ‘The Malay Ultraman’.

    Ultraman Mahathir tidak sama dengan siri fiksyen Ultraman yang diminati ramai kanak-kanak. Beliau di alam realiti, manakala fiksyen tersebut di alam fantasi.

    Perbalahan dengan Nazri

    Terkini, Melayu Ultra ini rancak berkancah, dalam adengan tuduh menuduh dengan Menteri Di

    Jabatan Perdana Menteri, Dato’ Seri Mohamad Nazri Aziz. Ia merancakkan suasana politik Malaysia yang sentiasa dalam kehangatan.

    Perang mulut antara keduanya, antaranya, berpunca daripada pelbagai kritikan Mahathir terhadap dasar kerajaan yang disifatkannya sering tidak konsisten. Mahathir mempertahankan Biro Tata Negara (BTN).

    Umum mengetahui BTN dipergunakan sepenuhnya bagi menjayakankan agenda politik Umno-BN sewaktu beliau menjadi PM.

    Nazri dan ramai pihak bersetuju BTN dirombak kurikulumnya, yang terlalu cenderung meniupkan semangat perkauman Melayu, yang disifatkan bercanggah dengan konsep One Malaysia, bagaimanapun Mahathir tidak setuju.

    Maka berlakulah tuduh menuduh. Nazri cenderung mahukan BTN dirombak, manakala Mahathir mempertahankan BTN, dengan mendakwa tiada salahnya kurikulum BTN.

    Mahathir memperli Nazri dengan mengatakan beliau tidak wajar bersetuju merombak BTN (yang disifatkan perkauman) kerana Nazri mewakili parti perkauman Melayu iaitu Umno.

    Kemuncak perbalahan dengan gesaan Mahathir supaya Nazri meletakkan jawatan dalam Umno, kerana tidak sehaluan dengan dasar parti yang diwakilinya.

    Nazri enggan berganjak, lalu membalas kritikan Mahathir dengan mengelar beliau sebagai father of all rasicm (bapak segala perkauman) kerana menerajui parti perkauman Umno selama lebih 22 tahun.

    Bagi orang-orang politik, khususnya dalam Umno, mengetahui bahawa ‘konflik peribadi’ Mahathir-Nazri bukan perkara baru. Ianya sudah lama, sebelum Mahathir meletakkan jawatan. Konflik antara keduanya berlarutan sehingga kini.

    Sewaktu penulis diajak menyertai sembang-sembang petang bersama Nazri dengan Ketua Pembangkang, Dato’ Seri Anwar Ibrahim di lounge Ahli Parlimen, kedua-duanya mengakui ’sejarah’ lama krisis Nazri-Mahathir yang sukar diselesaikan.

    Dalam sembang-sembang itu sambil tersenyum Anwar mengimbau kisah lama, “I (saya) pun hairan masa (ketika jadi Ketua Pemuda Umno) bagi list (senarai) pelantikan kepada Dr Mahathir (Presiden Umno), semua dia lulus, tinggal nama Nazri seorang sahaja yang sangkut.”

    “Ha..ha..ha..,” hilai tawa Nazri begitu besar menggamatkan suasana.

    “Ada satu event (majlis), orang ramai, I (saya) terserempak dengan dia (Mahathir), I terpaksalah bersalam, You (anda) nak tahu, dia bagi takat hujung jari sahaja, pandang pun tak nak,” kata Nazri, disambut gelak tawa Anwar dan semua yang berada di situ.

    Itulah gambaran hubungan orang-orang politik, ada kala serius mempertahankan ideologi masing-masing, ada masa boleh duduk bersembang, bercerita kisah-kisah lucu orang politik.

    Ternyata sembang-sembang kosong di lounge tersebut, membayangkan betapa dinginnya hubungan Nazri dengan Mahathir berlaku sejak sekian lama. Apa sebab musababnya, hanya kedua-duanya sahaja yang tahu.

    Apa pun berbeza dengan Anwar, walaupun kedua-dua Anwar dan Nazri berseteru dalam politik, tetapi masih boleh duduk minum kopi bersama.

    Tetapi hingga kini, Nazri atau Mahathir, sama-sama tidak boleh bersemuka, apatah lagi minum kopi bersama.

    Penulis tidak mahu mengupas lanjut soal ‘hubungan dingin’ antara keduanya, ataupun menyorot segala kritikan mantan PM itu, terhadap Umno dan kerajaan.

    Masih relevankah semangat rasis?

    Namun persoalan yang penting untuk diperkatakan di sini ialah soal semangat ultra, semangat perkauman, rasis, nasionalis atau dalam bahasa Arab diistilahkan sebagai asabiyah, yang begitu jelas diperlihatkan oleh Mahathir.

    Apakah sifat yang dilabel Nazri terhadap Mahathir iaitu beliau adalah father of all rasicm, atau apakah semangat Melayu Ultra atau perkauman, rasis, nasionalis atau asabiyah ini memberikan faedah kepada orang Melayu dan negara?

    Juga, harus dipersoalkan apakah Umno, sebuah parti yang benar-benar memperjuangan untung nasib bangsa Melayu?

    Tidak ada sesiapa pun yang mudah membebaskan diri dari semangat bangsa. Sama ada Melayu, Cina atau India, seseorang itu tidak boleh lari dari mengutamakan bangsanya.

    Tindakan seseorang individu pemimpin, untuk memberi keutamaan kepada kaumnya memang wajar, tetapi jangan sesekali sehingga kita menindas dan tidak memberikan keadilan kepada kaum-kaum lain.

    Bagi orang Islam kita sudah mempunyai panduan dalam memperjuangan soal bangsa, kerana Nabi Muhammad s.a.w dalam hadis baginda menyebutkan antara lainnya bermaksud, “Bukan dari golongan aku, seseorang yang memperjuangkan asabiyah atau mati dalam perjuangan asabiyah.”

    Justeru kita tanyakan kepada Mahathir, Nazri atau PM Dato’ Seri Mohd Najib Tun Razak atau mana-mana cendekiawan yang cenderung kepada Umno, adakah Umno benar-benar sebuah parti nasionalis yang memperjuangkan kepentingan bangsa Melayu?

    Apakah Umno layak diiktiraf sebagai parti yang mempertahankan maruah bangsa? Layakkah mereka dipercayai sebagai benteng pertahan agama Islam yang dianuti majoriti Melayu? Adakah mereka layak diterima sebagai pendaulat Raja-Raja Melayu?

    Terlalu banyak event boleh dan telah disenaraikan sebelum ini, betapa menunjukkan pengkhianatan Umno terhadap bangsanya sendiri dalam segenap aspek.

    Sebenarnya beberapa siri kenyataan Mahathir yang dikatakan bersifat perkauman, adalah ditujukan kepada pemimpin Umno. Mahathir mahu menunjukkan kegusaran beliau, bahawa Umno kini, tidak boleh lagi diharap untuk menjadi parti yang memperjuangkan nasib orang-orang Melayu.

    Semangat nasionalisme atau kebangsaan pada Umno sudah semakin terhakis dan mengalami kepupusan. Yang tinggal hanya pada nama partinya sahaja.

    Fahaman dan ideologi nasionalisme atau asabiyah, sudah amat tidak relevan dalam konteks politik sekarang.

    Lihatlah apa sudah jadi pada Umno? Layakkah mereka digelar pejuang bangsa Melayu. Lihatlah kepada MCA, layakkah mereka digelar pejuang kaum Cina. Lihatlah juga kepada MIC, layakkah ia menjadi hero bagi kaum India?

    Ketiga-kita parti komponen BN yang ditubuhkan, berasaskan semangat nasionalisme ini, sudah tidak diterima dan ditolak masyarakat.

    Persoalan yang harus ditanyakan kepada Mahathir dan semua pemimpin BN ialah, mengapa fahaman nasionalisme mereka sudah tidak diterima?

    Sebabnya salah mereka juga. Sebabnya ialah, dasar korupsi, kronisme dan nepotisme yang menjalar dan berakar umbi dalam Umno, MCA dan MIC.

    Siapa yang kaya dalam masyarakat? Siapa yang berjaya dan mendapat projek, saham, permit dan pelbagai anugerah?

    Pasal apa mereka dapat? Sebabnya mereka adalah pemimpin dan penyokong BN. Kalau Melayu, dia Melayu Umno. Jika Cina, dia Cina MCA, kalau India, dia India MIC. Manakala rakyat yang tidak menyokong BN kebanyakannya disisih dan dianaktirikan.

    Mereka yang mendakwa diri mereka sebagai ultra Melayu hanyalah palsu dan pihak yang dituduh mahu merosakkan ketuanan Melayu tidak wujud, hanyalah tuduhan palsu belaka.

    Ianya bak fiksyen fantasi kanak-kanak, Ultraman dianggap hero untuk menghapuskan raksasa yang menghancurkan bumi. Sedangkan hakikatnya, ultraman tidak wujud, raksasa juga tidak ada.

    Fahaman rasis dijaja Umno, MCA dan MIC buat untuk mengelabui mata rakyat. Fahaman rasis yang dibawa Mahathir juga hanyalah alat propaganda untuk memesongkan fikiran rakyat untuk menyokong Umno-BN sekian lama.

    Mereka membohongi rakyat atas nama perjuangan membela kaum.

  164. Shariff Fudin | 16 December, 2009 02:04

    Ese nan di ateh bukan pengamal bongai atau tumbuk kalang warisan senoi. Itu imingan bro hisham terhadap ambo. Ambo barandai, basaluang dan bakaba maso dipantik. Tjindur Mato kaba didendang.
    Thread ini menelusuri budaya antara dua kelompok yang serumpun, bukan thread politikus sosialis untuk sudah kabur kembali semula. Teringat ambo Partai Sosialis Front di tahun 50an. Ramai pengamalnya dari keturunan minang generasi ke-2, dari Port Dickson mengakar ke berbatasan NS/Selangor, menebar di daerah Lenggeng, Jelebu dan dan Ulu langat. Lambang kepala banteng yang diwarisi kini oleh Ibu Mega. Anak Bung Karno yang melaungkan ‘Ganyang Malaysia’ ketika diampu bodek oleh Partai Komunis Indonesia.
    Ambo kenal sebutan ‘godang’ dan ‘deyen’ adalah sebutan kaum melayu Ocu di Sumatra Timur, mirip sebutan orang NS di Kuala Pilah, membayang asal usul mereka. Sungai Melaka adalah pantulan Sungai Siak. Sebutan ‘ulau’ dan ‘pagau’ terdapat di kedua-duanya.
    Apakah peranan politikus yang bukan tandingan ese dan juak-juaknya untuk meredam api yang membara antara dua kelompok yang bersengketa? Hanya untuk menjadi juara bila di wawancara di TV mereka dengan memburukkan negara?
    Ambo kenal batik Ganu dengan muralnya mirip batik makasar. Menyebut ‘makang’ dan ‘pinggang’ seirama walau di Sulawesi Selatan atau di Trengganu. Sedarkah tuan kuih-muih di hari raya manis-belaka baik di Makasar atau di Kuala Trengganu?
    Perahu Bugis dipantunkan kerana baik buatannya dan jauh perantauan awak-awaknya sehingga menjadi DYMM Sultan.
    Ambo menyintai budaya dan gemar bicara budaya. Politik ambo tidak peduli. Para politikus are all slime balls to me.
    Jangan salah tanggap, ese ini bukan penggemar UMNO yang korup.

  165. Puracendana | 16 December, 2009 13:08

    Segala yang berlaku telah menjadi sejarah,dan peristiwa masa lampau tidak bolih diubah.Ianya hanya mampu dijadikan tauladan serta panduan bagi generasi akan datang.Dalam pembuka kata dirundingan Baling pada 1955,T.A.Rahman berkata,”Saya tidak datang kemari sebagai jurucakap British,dan saya juga bukan boneka penjajah”.Chin Peng kemudian membalas,”Kami sedar bahawa anda bukan jurucakap British,dan bukan boneka Kerajaan British,kerana itu kami datang untuk menemui anda walaupun menyabung nyawa”.Chin Peng juga bertanya,”apakah Kerajaan British menjamin kemerdekaan penuh bagi Malaya?”.Tunku menjawab,”jika saya tidak mencapai kemerdekaan penuh,parti saya akan menendang saya keluar,perhimpunan Agung UMNO telah meluluskan resolusi untuk kemerdekaan pada 31 Ogos 1957”.Dalam perbincangan selanjutnya Tunku dan David Marshall menegaskan antara lainya mengenai peratusan 7juta rakyat Malaya dan Singapura yang menyokong kemerdekaan melalui British,sedangkan yang menentang cuma pihak komunis yang hanya 3 ribu orang sahaja,olih itu kepentingan 7 juta rakyat mestilah diutamakan.

    Pada satu peringkat lain pula,Tunku menyebut mengenai peranan penting Raja2 Melayu,yang mana majoriti penduduk negara ini adalah Melayu,dan mereka mengiktiraf Raja2 sebagai ketua agama dan adat negeri2 mereka.Bersabit tuntutan Chin Peng supaya PKM diakui dan dibenarkan bergerak secara rasmi sebagai sabuah parti,Tunku menjawab,”Tidak,dinegara2 yang berlakunya perjuangan diantara komunis dan nasionalis,mereka terpaksa membela bagi negara (nasionalis).Korea umpamanya dibahagi dua,demikian juga Vietnam.Kita tidak bolih membelah-bagi Malaya menjadi kawasan komunis dan sebelah lagi Malaya yang bukan komunis.Akan berlakulah perang yang berlanjutan.Diakhir sessi rundingan Tunku mengingatkan dan menyatakan harapan kepada Chin Peng,supaya segala yang telah dibincangkan,akan dipertimbangkan sebaik2nya olih Chin Peng.Tambah Tunku,yang penting sekali adalah keamanan,kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.”Saya harap anda dalam keadaan selesa dan beritahu saya jika anda perlu apa jua sebelum saya beredar”,jelas Tunku lagi.David Marshall mencelah,”Saya fikir mereka hendak kipas” dan Chin Peng segera menjawab,”kami tidak mahu apa2,kami tidak mahu kipas,soalnya bagaimana kami hendak balik?” Tunku menjawab,”Sepertimana anda datang,anda akan diiringi.”Kemudian Chin Peng menjawab,”That is all,”Perundingan tamat pada 12.48 tengahari,demikian catatan rasmi agenda perundingan.

    Jadi jelaslah,bahawa Chin Peng berhasrat mahu menjadikan Malaya negara komunis,dan bukan seperti anggapan sesetengah pihak bahawa Chin Peng adalah pejuang kemerdekaan.Secara dasarnya jelas menunjukan bahawa isi perundingan Baling adalah bagi menuntut komunis menamatkan peperangan, sekaligus menerima tawaran kemerdekaan yang telah dipersetujui olih pihak British sebagai penjajah bumi Malaya ketika itu.Sejarah kemudianya telah membuktikan bahawa Chin Peng terus konsisten memperjuangkan hasratnya untuk memerintah Malaysia sebagai negara komunis,biar pun setelah Malaya diberi kemerdekakan.Sejak itu juga,perjuangan komunis beralih arah kepada menyerang pasukan keselamatan,dengan cara terus melakukan perang gerila melalui serangan2 dihutan dan juga dibandar2,termasuk terhadap orang awan yang enggan memberi sokongan terhadap mereka.Pada 1998,Chin Peng sebagai tetamu BBC London,menerangkan bahawa tentera komunis telah membunuh 1,860 pasukan keselamat,dan seramai 6,700 pihaknya telah terbunuh sepanjang perjuangan tersebut.Dia juga menerangkan bahawa seramai 2,500 orang awam telah turut menjadi korban.Jadi dimana rasionalnya Chin Peng itu pejuang kemerdekaan?

    Satu lagi bukti yang menunjukan bahawa komunis benar2 berhasrat memerintah Malaysia ialah melalui pengakuan Pengerusi PKM Abdullah CD sendiri,yang melalui tulisan memoirnya menyatakan,bahawa beliau adalah orang yang paling gigih menentang dan membunuh tentera kerajaan,samada sebelum dan selepas merdeka.Beliau juga mengaku telah melakukan penyusunan semula Rejimen ke-10 selepas merdeka dan memindahkanya keSukhirin disempadan M`sia/Thai pada tahun 1977 bagi menambah anggota serta mengatur strategi baru menentang kerajaan.Jadi amat jelaslah,bahawa perjuangan komunis tidak ada kena-mengena dengan kemerdekaan,malah menjangkau jauh sehingga tahun2 akhir sebelum perjanjian perdamaian tersebut.berlaku.Alasan ini cuma sengaja diputar-belitkan olih mereka2 yang buta sejarah,yang secara tidak lansung merelakan diri mereka dijadikan pecacai olih mereka2 yang berkepentingan,tanpa menyedari sebenarnya rakyat dapat menghidu akan kebodohan mereka itu.

    Sejarah merupakan fakta dari kejadian2 benar,yang telah dilengkapkan olih generasi terdahulu.Hargailah ianya kerana perjalanan menuju kemerdekaan itu bukanlah didapati dengan mudah,melainkan dengan keringat,air mata dan darah.Peliharalah nikmat kemerdekaan ini sebaik mungkin,kerana ia merupakan harta pusaka peninggalan generasi terdahulu kita,dan kehilanganya tidak mungkin dapat dicari ganti.Bagi generasi muda pewaris bangsa,usahlah mudah tertipu dengan dongengan dari musuh2 negara,atau mereka2 yang berkepentingan.Cubalah belajar memahami sejarah,dunia siber tanpa sempadan sekarang,memungkinkan kita mendapatkan apa jua bentuk maklumat dengan mudah,asal saja kita mahu berusaha dan tidak hanya menerima bulat2 dongengan dari badut2 sejarah tersebut.Kepada petualang2 negara yang pintar `memainkan sentiment2 palsu` atas sebab2 tertentu,hentikanlah `propaganda curang` kalian itu,dan sadarlah bahawa tindakan kalian bermain api bisa mengundang merbahaya terhadap negara dan hampir 28juta rakyat ini.Mengapa perlu kita mengambil risiko,sedangkan kita mempunyai agenda yang lebih penting lagi,yaitu memakmurkan negara.Jangan sampai nanti kubur kalian dikencingkan olih generasi akan datang,diatas tindakan kalian coba merobah sejarah,yang telah ditulis sempurna,dan disimpan digaleri2 sejarah seluruh dunia.Harimau mati meninggalkan belang,manusia mati meninggalkan nama

  166. Puracendana | 16 December, 2009 13:41

    Biar pun pada asasnya,ideologi PKM adalah berpaksikan Marxist-Leninist,namun PKM pada hakikatnya terdiri dari tiga golongan.Golongan pertama adalah mereka2 yang benar2 jitu dalam fahaman komunisnya,dan bermatlamat mahu mendirikan kerajaan komunis seperti Chin Peng.Golongan kedua adalah mereka2 yang pada asalnya adalah pejuang bangsa yang mempejuangkan kemerdekaan negara sejak penjajahan Jepun.Mereka2 ini kebanyakanya adalah guru2 agama dan pendidik Melayu,yang akhirnya terus terikat dengan perjuangan bersama komunis kerana beberapa faktor `keterikatan` dan `posisi sebagai ketua`,seperti Abdullah CD,Rashid Maidin dan Shamsiah Fakeh.Manakala golongan ketiga adalah golongan kebanyakan dalam PKM,yang merupakan golongan pengikut biasa,yang direkrut kemudianya,atau pun yang bersangkutan dengan PKM atas dasar persaudaraan,suami/isteri dsb

    Sebagai golongan pengasas dan pentadbir dalam PKM,yang berkedudukan Setiausaha Agong,Chin Peng tidak banyak bergerak didalam hutan.Chin Peng telah pulang ke China sejak Jun 1961,untuk menjalankan arahan dan memberikan bantuan kepada anggota PKM,sejajar dengan strategi politik dan ketenteraan (Tiongkok) Beijing ketika itu.Dalam buku `The Communist Party of Malaya The Inside Story,tulisan Tim.Pengarah Cawangan Khas,SACP Aloysius Chin,jelas menunjukan PKM bersifat perkauman China.Ini berasaskan kenyataan Chin Peng diMesyuarat Jawatankuasa Pusat PKM diBeijing pada akhir 1963,bahawa sokongan PKM kepada Konfrontasi Indo`sia hanya sebagai `janji mulut` (lip service) sahaja kepada PKI,dan juga kerana menghormati permintaan bekas Menteri Luar Indo`sia Subandrio,yang juga anggota PKI.Sebenarnya PKM tidak setuju dengan kempen `Ganyang M`sia` yang dianjurkan Indo`sia,kerana kejayaanya akan membawa kepada kemungkinan meningkat pengaruh PKI diMalaya,sekaligus ditakuti berkemungkinan besar PKM (yang dikuasai kaum China) akan dibayangi olih PKI pula.Mengikut teori Chin Peng juga,PKM akan dapat sokongan masyarakat China dengan bertambahnya populasi orang China (kerana kadar kelahiran orang China adalah tinggi berbanding Melayu diM`sia pada ketika itu).Malah dengan bersatunya Malaya dan Singapura,dalam masa singkat orang China akan mengambil tempat orang Melayu sebagai bangsa yang dominan.
    Sebenarnya selepas keluar dari M`sia,Singapura juga takut dengan pelampau China (yang menjadi tulang-belakang PKM) diSingapura ketika itu.Fakta ini telah mendorong PM Singapura Lee Kuan Yew melumpuhkan pusat pengembangan kebudayaan China (yang berasaskan Bahasa China) diSingapura termasuk menghapuskan semua Sekolah China dan menukarkanya kepada sekolah pengantar Bahasa Inggeris.Beliau juga memaksa konsep `many tongue,one language` dan bertegas tidak membenarkan sesiapa juga mengeksploitasikan isu Bahasa China untuk dipolitikkan.

    Sementara M`sia heboh dengan kontroversi kepulangan Chin Peng,ramai yang tidak tahu bahawa Singapura sehingga kini tidak pernah memberi muka @ membenarkan seorang pun bekas anggota PKM untuk memasukki negara mereka,termasuk anak emas Lee Kuan Yew sendiri Chan Sun Wing (bekas wartawan Sin Pao yang telah lari dari buruan polis ke Indo`sia pada 1963).Sun Wing kini menetap di Ban Lang,salah-sabuah diantara tiga perkampungan bekas anggota komunis disempadan M`sia/Thai.Dia yang kini sudah berusia lebih 70 tahun,masih mempunyai seorang adik lelaki dan tiga perempuan diSingapura,cuma dibenarkan menemui mereka diJohor Baharu sahaja.Peliknya tidak ada siapa pun yang berasa kasihan denganya termasuk kaum China sendiri,atau cuba untuk menimbulkan faktor kemanusiaan kerana dia telah tua.Ini kerana kaum China memberi fokus pada agenda yang lebih besar lagi,yaitu memajukan negara demi masa depan generasi akan datang,sekali gus terpaksa mengenepikan sentiment emosional.Persoalanya,apakah mereka2 ini juga tidak berperikemanusiaan,apakah mereka juga sukar untuk memaafkan.Dalam menjamin keselamatan negara,setiap sudut terpaksa diambil kira,dan tidak perlu timbul soal perlu berlapang dada atau tidak mahu memaafkan,kerana silap percaturan akan memudaratkan negara

    Seperti yang dinyatakan terdahulu,perjanjian damai PKM dengan kerajaan M`sia/Thai tersebut mula diilhamkan olih anggota2 Melayu PKM dari Rejimen ke-10,yaitu Siti Norkiah melalui adiknya Mokhtar yang juga agen kerajaan M`sia.Sebenarnya kesedaran pemimpin2 Melayu PKM untuk berpatah balek,sememangnya sudah wujud sejak sekian lama,cuma beberapa `faktor keterpaksaan` telah melengahkan usaha mereka2 ini.Sebagai contoh,kira2 sembilan tahun sebelum perjanjian damai tersebut,Pengerusi PKM Musa Ahmad telah pun secara sulit menyerah diri kepada kerajaan M`sia,kerana beliau berpendapat tidak perlu lagi perjuangan diteruskan disebabkan kerajaan M`sia yang merdeka telah membawa banyak perubahan kepada kehidupan rakyat.Kepulanganya secara rahsia dari China melalui Hong Kong,yang diusahakan olih wakil kerajaan M`sia disana.Shamsiah Fakeh yang juga berada diChina,ada berniat untuk berbuat demikian,tetapi berpendapat tidak ada sebab untuk beliau `menyerah diri` kerana beliau berasa tidak bermusuh dengan kerajaan Barisan Nasional.
    Bagaimana pun semasa revolusi besar kebudayaan China,Shamsiah telah dipecat daripada PKM,
    ditahan dan dihukum kerja keras.Sebelum itu Shamsiah pernah ditugaskan diIndo`sia bagi menyertai PKI dalam projek `Ganyang M`sia` anjuran Bung Karno.Bagaimana pun setelah Suharto berjaya mematahkan percubaan komunis untuk berkuasa diIndo`sia,Shamsiah ditahan dua tahun sebelum diizinkan kembali keChina pada 1967.Sekembalinya dia ke China,dan ditahan pada tahun 1968,Chin Peng berada disana sebagai Ketua Delegasi Jawatankuasa Pusat parti.Shamsiah menjelaskan,semasa beliau dihadapkan keDewan Mahkamah PKM dengan tangan diikat,ditempeleng dan dipaksa membongkok serta mengaku salah.Tukang pukulnya adalah Liga Pemuda PKM,dan ini berlaku dihadapan Chin Peng,sementara Abdullah CD (yang mengantikan Musa sebagai Pengerusi PKM) bersama Komander Rejimen Ke-10 Rashid Maidin tidak pernah menghalang penyeksaan itu,sebaliknya menunjukan `commandership` mereka dengan menghina dan mencela Musa dan Shamsiah Fakeh.
    Rashid Maidin juga pernah melemparkan tuduhan bahawa Musa dan isterinya Zainab dan juga Shamsiah dan suaminya adalah pengkhianat kepada revolusi perjuangan PKM.

    Abdullah CD,yang menyertai PKM bersama Musa dan Wahi Anuar sejak 1948 (untuk menentang British) sejak awal lagi sudah merasakan `prasangka buruk` terhadap Musa dan Wahi,kerana mereka berdua selalu saja mengelakan diri dari bertempur dengan pihak (tentera dan polis) musuh.Abdullah CD dalam buku memoirnya ada menyebut bahawa,Musa dan Wahi berkomplot dalam beberapa pertempuran dengan mengarahkan kawan2 tidak melakukan penentangan terhadap kerajaan semasa bertempur (termasuk pertempuran diPadang Piul Pahang),yang menyaksikan mereka bergopoh-gapah berundur setelah pihak tentera melaungkan `jangan tembak orang sendiri`.Begitulah diantara kemelut didalam PKM yang semakin banyak sudah mula dihebahkan kepada dunia luar.Yang jelas,Chin Peng hanya setuju untuk perjanjian perletakan senjata PKM itu setelah didesak olih pemimpin2 Melayu Regimen ke-10 PKM,dan juga diatas keruntuhan komunisme diseluruh dunia termasuk keruntuhan secara besar2an diAsia Timur.Bagi mengulas kenyataan Chin Peng yang banyak mengunakan alasan “Usia saya telah lanjut,daya ingatan saya lemah,saya gagal mengingati kembali peristiwa yang silam itu,saya perlu menyemak rekod dan anda bantulah saya mengingatinya” dalam soal-jawab Chin Peng dengan pihak media (bhg. ke-2) di J.B Hotel,Hadyai,Thailand,amat meragukan kerana ia dipercayai dibuat sekadar untuk memancing simpati.Ini kerana diliputan Majlis Perjanjian Damai antara Kerajaan M`sia dengan PKM pada 1 Disember 1989 di Hatyai juga,nadanya berbunyi agak lain yang diantaranya,”Kami hanya meletakkan senjata bukan membubarkan PKM ataupun fahaman komunisme.” Atas alasan itu jugalah mengapa Chin Peng dan anggota PKM yang lain tidak dapat memenuhi salah satu daripada empat kerangka Perjanjian Damai tersebut kerana keengganan mereka untuk kembali dan melalui proses ‘pemutihan’ di bawah Akta Keselamatan Dalam Negeri (ISA) terlebih dahulu.Biar pun Chin Peng sanggup melepaskan perjuangan bersenjata ke atas Yang di-Pertuan Agong,tetapi dia tetap tidak bersedia untuk menggugurkan fahaman yang dianutinya sejak sekian lama itu.

    Jadi seperti pendapat yang `terselindung penuh bermakna` Tan Sri Rahim Noor (Ketua Cawangan Khas ketika itu),”biarlah ahli sejarah memberikan penilaianya masing2”,pihak kerajaan tidak akan menghalang.Disamping itu,kita sendiri dapat membuat kesimpulan sendiri,bersandarkan pada memoir2 yang sudah diterbitkan olih ramai bekas pemimpin2 PKM seperti Chin Peng,Rashid Maidin,Abdullah CD,Abu Samah,Shamsiah Fakeh dan juga Ibrahim Chik,yang sekaligus akan menjadi bahan bagi hukuman sejarah.Hanya mutu yang mengenal manikam

  167. AREK-AREK LUNGGA | 18 December, 2009 00:45

    >Hampir dua minggu sy tidak menulis komen disini.ramai muka2 baru muncul.disayangkan muka2 itu muncul sekali-kali aja.Puracendana masih dgn isu Chinpeng dan Ambo Sharifudin dgn silsilah juak2 nya.

    Tidak ada isu2 hangat dlm berapa hari ini,selain Konvensi Copenhagen.ada dikit kehangatan di Laos.dimana Malaysia dpt melepasi target emas,Kita berharap sukan bisa menanam nilai2 patriotik kpd rakyat M’sia,dgn penyertaan dalam semua jenis sukan,kita tidak mau melihat dalam sukan ada kelompok2 suku-etnik contoh;Renang hanya didomonasi etnik Cina.Takraw;melayu Karate/Taekwando;India.
    Biarkan politikus2 konyol berteriak One-Nation,tapi dlm tindakan hanya kamuflase-fatamorgana-kabur dalam tujuan.Moga dalam kesukanan kita bisa memupuk rasa persaudaraan-kemanusiaan-sama2 berganding bahu membina-menjana kehidupan bernegara tanpa prejudis etnik-ketuanan suatu puak sahaja.Ayo kita mulai dgn kemenangan emas di Laos ini.akan terwujudlah One-Nation-Malaysia untuk kita bersama..InsyaAllah.

  168. AREK-AREK LUNGGA | 18 December, 2009 01:23

    Sdr Sharifudin.
    Tentang tulisan anda diatas dikit saya ralat.kalau tidak silap saya istilah Ocu atw Acu itu adalah istilah dari Riau khususnya dari daerah Bangkinang-derah dekat Pekanbaru,ttg Sumatra-timur-kini digabung dgn Sumatra utara adalah sebuah daerah yg menggunakan bahasa melayu pesisir ada pengaruh bhs Minangkabau dikit2.tapi lenggok irama percakapannya ada pengaruh rentak lenggok melayu Mandahiling..ditulah asal silsilah leluhur saya.
    Kalau anda berjalan di Kuala tanjung atau di TanjungBalai Asahan mungkin anda menyangka berada di pesisir Perak atau di Tanjungpinang Riau..Ahh itu hanya delusi saya .kebetulan beberapa minggu lepas saya baru balik dari tanah leluhur sekedar ziarah pusara nenek-moyang.

    Betul sdr,kadang2 kita dah muak dgn rentak dansa para politikus2-kemunafikan mereka kini udah nggak bisa ditutup-tutup lagi.Dengan alasan peningkatan pendapatan negara kini rakyat kecil-bawahan akan dikenakan cukai barangan dan perkhitmatan (GST),sementara syarikat2 gergasi seperti Celcom dl,konon untuk meningkatkan celik IT rakyat Malaysia dikecualikan dari cukai2 tertentu.

  169. AREK-AREK LUNGGA | 18 December, 2009 01:27

    Pasukan Khas Pakatan Rakyat Anti-GST (Anti-GST Task Force) hari ini sekali lagi menyanggah kenyataan Menteri Kewangan kedua, Datuk Ahmad Husni Hanadzlah bahawa pelaksanaan Cukai Barangan dan Perkhidmatan (GST) tidak akan membebankan rakyat.

    Menyifatkan kenyataan itu sebagai tidak masuk akal, Ahli Jawatankuasa Anti-GST Tony Pua berkata, pengenalan GST akan menyebabkan rakyat terpaksa menanggung lebih RM 6.4 bilion cukai yang sepatutnya diperolehi daripada pihak industri.

    “Jika perolehan cukai daripada para peniaga akan dikurangkan sehingga RM 5.4 bilion dan dalam masa yang sama pendapatan negara bertambah kepada RM 13 bilion, bermaksud jumlah cukai RM 6.4 bilion akan diperolehi daripada rakyat.

    “Persoalannya bagaimana menteri boleh keluarkan kenyataan rakyat berpendapatan rendah mampu menyimpan seperti mereka yang berpendapatan tinggi?. Pengecualian cukai RM 6.4 bilion yang dinikmati oleh para peniaga akan dibayar oleh pengguna yang terdiri daripada pekerja berpendapatan rendah, pesara, pelajar ataupun golongan pertengahan,” katanya yang juga Ahli Parlimen Pelating Jaya Utara pada sidang media di lobi Parlimen pagi tadi.

    Seorang lagi Ahlijawatankuasanya, Dr. Dzulkifli Ahmad pula berkata, perlaksanaan GST merupakan satu beban kerana ia mengakibatkan semua rakyat tidak mengira sempadan pendapatan terpaksa membayar cukai dengan kadar yang sama sekaligus membuatkan golongan berpendapatan rendah lebih menderita.

    “kalaulah golongan berpendapatan rendah buat simpanan, golongan pendapatan tinggi pun buat simpanan, kelompok pengeksport pun buat simpanan akhirnya macammana datangnya pendapatan lebihan daripada cukai ini. Rakyat yang manjadi mangsa kerana terpaksa membayar cukai,” katanya.

    Beliau yang juga Ahli Parlimen Kuala Selangor juga berkata, rancangan Kerajaan melaksanakanGST disebabkan mereka sudah kehabisan sumber kewangan dan terpaksa mencari sumber ain untuk menampung hutang Kerajaan.

    “Menteri cuba yakinkan rakyat cukai ini baik untuk rakyat tapi sebearnya Kerajaan sudah banyak berhutang sehingga terpaksa mencari sumber lain,”tegasnya.

    Sementara itu, Ahli Parlimen Machang, Saifuddin Nasution berkata, pasukan Anti-GST akan meningkatkan usaha memberikan penerangan kepada rakyat mengenai kesan buruk yang akan ditangggung rakyat jika GST dilaksanakan.

    Ini termasuk perbincangan meja bulat parlimen melibatkan ahli parlimen dan pakar industri bagi mendapatkan pandangan dan maklumbalas daripada golongan ini.

    “Untuk tempoh Januari hingga MAC, Pasukan Anti GST akan meningkatkan tindakan membantah pelaksanaan cukai ini.

    Kami akan mengadakan perbincangan meja bulat parlimen dengan ‘industry ekspert’ untuk dapatkan pandangan dan maklumbalas daripada kelompok ini.

    “Kami juga akan adakan kaukus parlimen melibatkan Ahli Parlimen tentang GST,” katanya lagi.

    Selain itu, pasukan ini akan mengadakan siri jelajah ke seluruh negara melibatkan program berbentuk forum, pengedaran risalah penerangan mengenai GST.

    Rakyat juga boleh memberi maklum balas mengenai GST melalui emai NOtoGST@gmail .com
    sekitar empat peratus berbanding kadar cukai jualan dan perkhidmatan (SST) di antara lima hingga 10 peratus selama ini.

    Menurutnya, GST juga dikecualikan ke atas barangan keperluan seperti produk pertanian dan makanan asas bagi memastikan ia tidak membebankan rakyat khususnya golongan miskin serta berpendapatan rendah.

    Beliau berkata, pelaksanaan GST berupaya mengurangkan kos operasi para peniaga di negara ini dengan penjimatan tahunan sebanyak RM4 bilion bagi semua sektor perniagaan dan RM1.4 bilion untuk sektor eksport.

    Ahmad Husni berkata, ini kerana syarikat yang mencatatkan perolehan tahunan kurang daripada RM500,000 dikecualikan daripada membayar GST.

  170. Puracendana | 19 December, 2009 13:03

    Saudara Shariff Fudin,apa cerita yang anda bawa dari Bandung?Mungkin banyak ole2nya,terutama cerita2 terbaru Manohara yang mungkin bisa dikongsi bersama.Sama seperti anda,saya juga sebenarnya tidak berminat untuk berhujah dari sudut politik,karena saya bukan orang politik,jauh sekali berstatus aktivis.Rasanya lebih bermanafaat bagi kita semua,kiranya kita dapat berkongsi pendapat dari sudut ilmiah, yang bersandarkan kepada fakta dan logik,apa lagi sekiranya dapat kita laksanakan perkongsian merentasi persempadanan negara terutama M`sia/Indo`sia,sudah tentu banyak manafaat yang akan kita perolihi bersama

    Rasanya,benar seperti sesetengah pendapat yang mengatakan,tidak akan ada sudahnya,jika kita berhujah dengan ahli2 politik,kerana mereka2 ini sentiasa ada sahaja modalnya.Seperti yang kita ketahui,politik itu terlalu luas dan subjektif,merangkumi sudut2 yang pelbagai seperti percaturan,permainan,taktik,kaedah,strategi dan pelbagai lagi yang menjurus pada fahaman dan pembawakan parti2 tertentu.Itu belum lagi yang berstatus pembangkang,yang memang sudah menjadi kerja mereka untuk membangkang sahaja,pendek kata diminda mereka sudah semacam tertanam hasrat,untuk sentiasa mencari dan menyelongkar isu2 yang bisa disensasikan dengan cara menimbulkan keraguan2 dan kelemahan2 atau kecacatan satu2 isu itu

    Inilah perbezaan politik kita dengan politik Barat.Kalau kita lihat politik Amerika umpamanya,mereka nampaknya benar2 matang dan faham apa sebenarnya kehendak politik serta kehendak demokrasi itu sendiri.Mereka bersungguh2 memperjuangkan fahaman mereka menjelang sesuatu pilihanraya,dengan cara melobi,membentangkan perancangan parti masing2 dan menerangkankan hala-tuju agenda pemerintahan yang mahu mereka bawa apabila terpilih.Namun setelah selesai sesuatu pilihanraya,mereka kembali bersatu,melaksanakan peranan masing2 dan berkerja,tidak kira pihak yang menang atau yang kalah.Berbeza nampaknya dengan politik kita,yang kelihatanya berkempen sepanjang tahun,biar pun pilihanraya sudah lama berlalu.Parti pembangkang bukannya berperanan sebagai check and balance kepada kerajaan yang memimpin negara,tetapi lebih kepada mahu melempiaskan dendam kesumat mereka,perilaku serta tindak-tanduk mereka lebih kepada agenda untuk menjatuhkan kerajaan yang sudah dipilih rakyat.Maka agenda bercakaran ini akan berlanjutan terus,sehinggalah pilihanraya yang berikutnya.Jadi bila masanya mereka berkerja,tidakkah tindakan2 mereka ini sebenarnya menganggu dan memperlahankan agenda pembangunan,yang sepatutnya mendapat sokongan serta kerjasama semua pihak dari segi perlaksanaan.Agenda pembangunan negara bolih diumpamakan seperti memandu kereta,orang lain sudah hampir kedestinasi yang dituju,sedangkan kita masih jauh tertinggal dibelakang dek berbagai halangan2 yang terpaksa ditempuh,bukankah ini merugikan rakyat

    Seperti juga Shariff Fudin,saya bukannya penyokong UMNO,dan bukan semua yang dibuat UMNO berkenan dihati saya,buktinya saya pernah mengkritik 1 M`sia sebagai satu retorik,seperti kata orang utara,”pi mai pi mai tang tu juga.Begitu juga dengan parti pembangkang.”Rasanya bukan rakyat tidak pernah memberi peluang pada parti pembangkang,buktinya mereka berpeluang menang 5 negeri melalui pilihanraya yang lalu.Nah,buktikan lah apa yang dikata,tunaikanlah apa yang dijanji,rakyat sedang memantau,menilai dan menliti.Tapi nampaknya entahlah,ibarat kata pepatah,keluar mulut harimau,masuk pula mulut buaya.Malah dalam satu2 segi,keadaan lebih teruk dari kerajaan terdahulu.Rakyat sekarang sudah cerdik,bukan semua bolih digula2kan,kalau pun bolih mungkin sementara cuma,ibarat kata pepatah,bangkai gajah bukan bolih ditutup dengan nyiru,kalau pun nyiru yang disediakan itu sebesar bangkai gajah yang mahu ditutup,namun baunya busuknya akan terhidu juga lambat laun.Jadi secara ringkasnya,kita semua mempunyai peranan masing2 untuk memajukan negara sebagai warga yang bertanggungjawab.Jika kita pegawai kerajaan,laksanakanlah tugas kita sebaik mungkin mengikut etika kerja,jika kita ahli perniagaan,jalankanlah perniagaan dengan bersih,bantulah anak bangsa demi mencapai hasrat kesamarataan ekonomi,jika kita anggota polis,jalankanlah tugas dengan amanah,sebagai pelajar,persiapkanlah diri dengan ilmu sebanyak mungkin agar dapat memikul tanggung-jawab yang bakal ditinggalkan generasi tua kita,sebagai kerajaan,laksanakanlah agenda memajukan rakyat dan negara,sebagai pembangkang,jadilah pembangkang yang baik,sebagai ahli politik,jujurlah dengan perjuangan bangsa dan jangan hanya menaburkan janji2 manis sahaja,tapi suatu pun tak mampu dilaksanakan,ditakuti kelak nanti kubur kita dikencingkan anak cucu kita

  171. Shariff Fudin | 20 December, 2009 01:12

    Sdr Puracendana dan Arek-Arek Lungga

    Banyak cerita sebenarnya, tetapi masih belum terungkai di dalam benak ini. Saya masih belum menguasai kelancaran menulis seperti sdr. Puracendara, yang bisa menarikan penanya berterusan. Sering saya berulang alik antara Jawa dan Semenanjung dan semakin jelas perbedaan dalam budaya menjalankan pekerjaan khasnya bagi pegawai kerajaan atau pegawai negeri.

    Nantilah, kalau ada masa yang lebih tenang dan sesuai.

  172. Puracendana | 21 December, 2009 17:51

    2009 sudah hampir kepenghujung,tibalah masanya untuk kita menyemak azam yang pernah kita buat dahulu,samada sudah terlaksana,disamping merangka azam untuk tahun depan.Jika kita sudah bertekad dan jelas dengan apa yang dimahukan,bolehlah menggunakan Tahun Baru Hijrah yang baru bermula beberapa hari yang lalu sebagai ‘starting block’,atau jika kita masih saja kelabu2 asap,jangan bimbang,kita masih bisa mengunakan kalander masihi 2010 sebagai penanda aras.Bagi saya 2009 adalah antara tahun yg penuh bermakna dalam hidup saya,dimana saya banyak belajar dan berkembang untuk berusaha menjadi seorang manusia yg lebih baik.Sepanjang tahun ini banyak cabaran dan masalah berjaya dihadapi,biar pun kekadang dengan tenang dan ada juga dengan gelabah.Sungguhpun begitu saya amat bersyukur,mungkin tak 100% sukses,tetapi yang penting pada saya adalah usaha dan tekad dalam perjalanan untuk mencapai apa yg diimpikan (It’s not the destination; it’s the journey that matters)

    Azam bermula dengan cita2,dan untuk mencapai cita2 yang kita idam2kan itu perlukan perancangan.Selalunya ada banyak perkara yang berlegar dalam minda kita sepanjang kehidupan ini,mahu business sendiri,mahu ada blog fames,mahu jadi ahli politik,ahli koperat,bagi anak2 dan adik2 nak masuk U,nak masuk akademi fantasia dll.Dalam merealisasikan azam itu,ada yang mengambil masa yang sekejap dan ada pula mengambil masa agak lama,tetapi tetap tercapai akhirnya.Saya pasti di luar sana,ramai yang takut dan tak yakin dengan konsep azam ini (Jangan bimbang,ada bukan keseorangan,saya pun dulu begitu).Sebenarnya,jika anda termasuk dalam golongan ini anda bukan tak yakin dengan konsep azam,tapi anda tidak yakin dengan kemampuan anda sendiri untuk mencapainya.Dalam menuju cita2 pujangga pernah berkata,” if it doesn’t work with you,there is something wrong with you.” Dan dari pengalaman saya bergaul dengan ramai orang2 yang berjaya dan yang tidak berjaya,saya dapat bezakan bahawa cara berfikir dan berkomunikasi orang berjaya dan orang yang gagal ni amat jauh sekali berbeza.Orang yang gagal selalunya ragu2,tidak percaya pada diri sendiri dan selalu meletakkan berbagai2 alasan yang menjurus pada kelemahan diri sendiri.Sementara orang yang berjaya selalu berfikir positif,biar dalam keadaan apa sekalipun

    Sebelum membuat azam baru,adalah lebih baik kita membuat review tentang azam lama kita.Apakah perkara2 yang telah berjaya kita capai dan apakah pula yang belum mampu dicapai.Analisa faktanya mengapa kita berjaya capai dan mengapa kita tak mampu capai,dan semua persoalan itu harus kita jadikan rumusan,sekaligus dijadikan guide line merancang azam baru kita diatas kesinambungan azam lama tadi.Ketahuilah bahawa setiap azam baru pastinya tidak akan berjaya sekiranya ia tidak dirancang dan disusuli dengan tindakan.Cara yang betul dan efektif untuk berazam ialah dengan meletakan azam yang realistik karena “Failing to plan is planning to fail”,(jangan berazam mahu menang first prize nombor ekor @ togel).Buat perancangan secara rapi dan tersusun untuk mencapai objektif tersebut. Paling penting tuliskan setiap pelan dan rangka tindakan yang perlu diambil.Pamerkan pelan yang telah ditulis ditempat yang kita selalu boleh lihat dan bacanya selalu, dengan membacanya selalu kita akan lebih fokus.Ya,kita harus bertindak dalam melaksanakan apa yang telah dirancang.Kejayaan tidak akan datang bergolek begitu sahaja.Nasi yang terhidang didepan mata takkan dapat mengenyangkan perut sekiranya kita tidak bertindak menyuapnya ke dalam mulut.Bertangguh dan berlengah dalam mengambil tindakan hanya akan melambatkan usaha kita dalam memperolehi kejayaan (An ounce of action is worth a ton of theory) – Ralph Waldo Emerson

    Semoga tip2 yang dikongsi ini dapat membantu kita untuk berazam baru dan lebih berjaya ditahun hadapan.Kepada sahabat2 diIndo’sia dan M’sia,sesungguhnya apa yang berlaku dan sudah berlalu adalah rencah2 sejarah yang seharusnya mematang dan mendewasakan kita,buang yang keruh,ambil yang jernih

  173. AREK-AREK LUNGGA | 22 December, 2009 00:49

    Kepada dua sahabat saya yang setia menulis disini.Puracendana-Sharifuddin..dan Nirwana yg lainnya muncul kejap2.saya mengucapkan Selamat Tahun baru Hijrah 1431-Moga2 anda semua sukses dibidang masing2.
    Mengulas sedikit tulisan Puracendana diatas ttg “bicara politik”.sebenarnya anda seorang cendekiawan.dimana pengalaman lampau serta ilmu-pengetahuan yg dimiliki udah melebihi seorang politikus apalagi aktivis,cuma anda berjuang kini dipentas yg berbeda…
    Benar kata Sharifuddin jari2 anda bijak menyusun ayat2-mengalir deras bak derasnya air sungai Sarawak..Salam.

  174. AREK-AREK LUNGGA | 22 December, 2009 01:34

    Sekedar carik-carik basah atau ibarat kopi darat ingin saya mengulas dikit ttg perbedaan nuansa politik Barat-Amerika-UK.mungkin teman2 disini lebih mafhum adanya..Maaf sebelumnya.
    Sebenarnya nuansa politik diAmrik-UK contoh sdr-Puracendana.bukanlah merekalebih matang dari kita terutama di Malysia.Cuma sistem Demokrasi yang berbeda serta bentuk pemerintahannya.DiAmrika-UK sebenarnya negara ini ditunjangi para Kapitalisme-yang secara tidak langsung menentukan Parti mana yg akan memerintah,mungkin nampak seakan mulus perjalanan Demokrasi nya,Amerika misalnya kalau tahun ini Demokrat-tahun depan Republikan begitu juga di UK seperti ada kesepakatan kalau thn ini Parti Buruh tahun depan Konservatif.Dan secara praktikalnya apabila Pilihanraya Parti2 yg bertanding dibiayai-dimodali oleh para2 kapitalis2.Di Indonesia pada Pemilu Presiden lepas sudah ada unsur2 begini.
    Kita di Malaysia memang disibukkan dgn demam PilRaya sepanjang tahun,walau Pilra tsb lima-tahun sekali.Kita dikongkong oleh sistem yang agak paling unik di Benua Asia,sepertikita disibukkan dgn Pilraya kecil;sbb kematian dsb.Bagi saya pesta Demokrasi di Malaysia cukup mengsyikkan.walau penuh Hura-hura.Roda pembangunan masi bergulir lancar.
    Juga soal parti pembangkang yg menang tidak mengotakan katanya .saya rasa itu bukan masalahnya .kita diikta dgn undang2 Negeri2Persekutuan.dimana dana pembangunan negeri2 disalurkan dari Pusat.sementra hasil2 negeri2 seperti cukai dsb dipungut pusat..Contoh Sabah-Sarawak hasil buminya melimpah ruah diambil Persekutuan(Pusat)tapi yang mereka nikmati secuit bak cekodok pisang minum2 petang.

    Jadi bukan parti Pakatan tidak bisa membangun dsb.kita diikat oleh sistem.Kecuali Parti Bukit barisan tumbang diseluruh negeri.Maka ketika itu kita bisa menilai apa mereka bisa berkata-kata aja.InsyaAllah.

  175. AREK-AREK LUNGGA | 22 December, 2009 02:26

    >Tertarik saya tentang azam dan pelan Puracendana yg mengesyorkan supaya diletakkan ditempat yg bisa dilihat-baca.kalau tak silap saya pernah terjumpa disebuah artikel teknik ini digelar “Graviti-mindset”.di Indonesia telah terbukti kaedah ini yaitu seorang wanita bernama Anne Ahira seorang Pebisnis Internet Marketing-dimana dia menampalkan gambar2-foto2 kota2 dunia dgn meletakkan fotonya disana-dgn berkata pada dirinya “Aku akan melancong kekota-kota dunia ini..Dengan izin Allah sampai dia kenegara2 yg diimpikannya dari kecil tsb,Tentu aja dgn kerja keras tanpa mengenal lelah.
    Tetapi kini di Malaysia tidak menjadi suatu yg ganjil atau aib-memalukan berazam dapat first-prize nomor ekor..lihatlah dinegeri-kecuali Kelantan kedai2 number-ekor bersepah hingga sampai kekota-kota kecil-Malah kini Cabutan Spesial Draw yg begitu digilai orang2 Melayu(Islam pada I/C)bisa dinikmati berkali-kali dalam sebulan.Nauzubillah.!!

    Yang beratur membeli judi nomer tsb adalah 99,9%-bangsa melayu-Apa kata seorang kawan.kok mau keneraka itu mesti bayar..ya,!!Inilah pemerintahan yg disukai bangsa Melayu -disadari atau tidak menyedut-membajak-merompak hasil-keringat Petani-Nelayan-Buruh-peniaga kecil-bahkan pegawai2 sektor Awam-Kerajaan..melalui cukai berjudi nomer ekor.Dengan dilesenkan judi itu jadi halal perniagaannya.

    Judi dan Arak itu yang paling disukai Syaitan-jadi kalau kita menghalalkannya ..dgn alasan negara berbilang kaum=agama..Siapakah kita sebenarnya..kalau dulu keputusan cabutan nomer ekor di akhbar2 berbahasa melayu..nuuun kecil tersorok.kini dgn iklan sehalaman penuh muka surat..Secara tersirat iklan judi tsb menggalakkan orang2 Melayu agar ramai2 berjudi istilah modennya “”Membeli Impian”..

  176. AREK-AREK LUNGGA | 22 December, 2009 02:53

    >Dulu saya agak tersinggung bila Mahathir kata .bahwa orang melayu benci babi bukan karna hukumnya .tapi karna telah dimomokkan dari kecil dgn kejijikan pada babi..

    Sindiran ini memang ada benarnya.bila ada lori bawa babi melintas didekat mereka.sebolehnya mereka akan menutup mulut dan hidung kalau memungkinkan mereka akan tutup sekujur tubuhnya begitu jijiknya dgn babi..Tapi bila mereka lalu-berjalan-berkendaraan di depat kedai Arak dan kedai nomor ekor .tidak pula mereka menunjukkan reaksi jijik-benci pasa tempat2 tersebut (Maaf bukansemua melayubegini)
    Disebabkan kita terlalu mengejar ilmu keduniaan.hingga tidak menganggap penting ilmu agama..Pelajarilah fizik dan KImia tapijgn lupa pelajari Ilmu Tauhid..Belajarlah Ilmu Sain-Sastera tapi jangan lupa belajar Fiqh.
    Belajar ilmu2 agama bukansemestinya masuk Pondok-Pesantren.di masjid-surau diMalaysia ini penuh dgn sarahan2-tazkirah agama.Masalahnya bila ada ceramah-tazkirah mereka menganggap bicara politik pembangkang-lalu mereka menjauh darimasjid-surau2.Akhirnya lama2 terus hidup dgn kecetekan ilmu-agama..Dekatilah dan masukilah Masjid2/Surau2 sesungguhnya didalamnya penuh segala Rahmat dan Keberkatannya..InsyaAllah

  177. Puracendana | 22 December, 2009 14:22

    Terhadap sahabat ku A2Lungga dan Shariff Fudin,terima kasih diatas pujian anda yang mungkin terlalu besar buat saya.Sebenarnya kapasiti berhujah saya hanya sebagai seorang insan yang cintakan tanahair M”sia tempat saya dilahirkan,dan juga Indo’sia rumah kedua saya lantaran hubungan dengan isteri.Menyentuh tentang politik,saya rasa allahyarhamah ibu saya adalah orang yang paling kecewa dengan semua anak2nya termasuk saya,karena tidak seorang pun dari kami yang terlibat dengan dunia politik,sedangkan ibu saya adalah seorang ketua wanita Umno bahagian.Rasanya mungkin kerana kami semua dibesarkan dengan pendidikan aliran Inggeris,dan sejak kecil hanya terfokus kepada mencari ilmu dibidang pelajaran sehinggakan kami terlepas pandang hasrat ibu kami ini.Sehingga kini pun saya masih kesal dengan tindakan saya pernah mempertikaikan ‘Sign Board Umno’ yang diletakan dihalaman rumah kami kepada arwah ibu saya semasa kami pulang berhari raya.Saya mengatakan bahawa kita tidak seharusnya membawa politik pulang kerumah,dan saya kira arwah ibu saya tersinggung dengan kata2 saya ini

    Sebenarnya semasa remaja,saya juga seperti kebanyakan orang,tidak ambil pusing sangat perihal negara,namun perasaan cintakan negara benar2 meresap kejiwa saya sejak saya sering keluar negara atas urusan syarikat.Semasa berada diluar negara,kita sentiasa merasa tidak benar2 selamat,biar pun kita punya cukup wang perbelanjaan atau tempat menginap yang mewah,namun kita akan tetap juga berasa terasing,dan benarlah kata pujangga ‘hujan emas dinegari orang,hujan batu nenegari sendiri’,maka menghadapi hujan batu itu jauh lebih baik dari segala2nya.Namun berbeza pula diIndo’sia seperti yang pernah saya katakan,ia sudah seperti rumah kedua saya,mungkin kerana faktor keserumpunan agaknya.Biar pun berbagai krisis melanda kedua negara,saya tidak pernah lagi diperlakukan secara tidak baik disana,cuma dibelakang saya entahlah,hanya Tuhan saja yang tahu,namun saya sentiasa berfikir positif dan itulah kunci yang sentiasa saya pegang,ibarat kata orang api usah dilawan dengan api,kelak sama2 musnah

    Sejak itu pemikiran saya mula terbuka,bahawa kita benar2 perlukan sabuah negara dan wajib memelihara serta mempertahankannya demi generasi mendatang.Aset dan peralatan sahaja tidak cukup dalam menjadi elemen pertahanan negara,semangat kerohanian dan disiplin yang tinggi untuk berjuang merupakan perkara paling penting yang perlu ada dalam diri semua warga masyarakat,dan tanpanya semua tidak bererti.Contoh telah banyak kita lihat,tanpa semangat cintakan negara,enjin jet pejuang pun sanggup dijual kepada negara asing,dan orang2 sebegini adalah petualang negara yang tidak harus dibiarkan begitu saja.Sebenarnya,semangat itu bukan sahaja perlu ada dalam kalangan perajurit sahaja,namun keseluruhan masyarakat juga harus serius dalam hal ini,dengan menerapkan pendekatan yang seimbang,antara unsur intelektual,kerohanian dan kualiti dalam diri setiap anggota masyarakat.Persoalanya pula,bagaimana untuk mencetuskan perasaan sebegini kepada generasi muda pewaris bangsa,inilah yang perlu kita fikirkan bersama,terutama olih ahli2 politik yang menjadi tulang belakang Negara.Tak ada asap,kalau tak ada api

  178. Puracendana | 22 December, 2009 17:28

    Terima kasih kepada A2Lungga diatas pencerahan politik Barat dengan politik kita,anda mempunyai pandangan dan pengetahuan yang luas yang bolih dijadikan panduan.Saya setuju sekali bahawa sistem kita berbeza yang memungkinkan semua ini terjadi.Sebenarnya dalam hal ini,saya hanya menjurus pada sikap kebanyakan ahli politik itu sendiri,dan hanya mengutarakan pendapat sebagai pihak berkecuali,yang bebas dari pengaruh sebarang parti politik.Saya berpendapat,apabila kita telah menjadi taksub terhadap sesuatu parti atau mana2 golongan,ia tentu tidak lagi dapat mendokong aspirasi sesuatu bangsa secara telus kerana pemihakan terhadap sebarang kelompok kepartian hanya membela dan membenarkan sesetengah kebenaran sahaja,sedangkan sepatutnya kesemua kebenaran seharusnya didukung.Ahli2 politik,sekiranya benar2 ikhlas cintakan negara,mestilah memperjuangkan kebenaran dan memihak kepada kebenaran hakiki,sebagaimana sepatutnya juga terhadap wartawan dan juga ulama,begitulah juga sewajarnya sikap kita sebagai penulis,tidak memihak kepada mana2 parti politik dan juga tidak membenarkan diri kita menjadi alat propaganda kepada mana2 parti politik yang ada.Begitu juga dengan kebanyakan wartawan,sebilangan besarnya kelihatan masih memihak.Apabila bersara daripada menjadi wartawan di mana2 akhbar kerajaan atau pembangkang,maka barulah kita dapat mendengar suara yang sebenar wartawan itu.Kerana ketika masih makan gaji serta terikat dengan tugas,mereka hanya banyak menjadi tukang puji dan banyak mengamalkan ampu sana ampu sini sahaja.Kalau tidak berbuat demikian tentu saja mereka sangat bimbang takut dapur tidak berasap atau dibuang kerja.Jadi,agar tidak menerima risiko dibuang kerja,mereka jadilah wartawan mengampu yang asyik memuji saja tidak bertempat.Menyuarakan kebenaran yang sepatutnya menjadi tugas penulis dan wartawan tidak lagi dipraktikkan kerana bimbang takut terganggu periuk nasi,maka,yang tinggal hanyalah wartawan cari makan bukan lagi wartawan yang menyuarakan kebenaran

    Saya mempunyai pandangan yang sama dengan Sasterawan Negara A..Samad Said,Pak Samad sangat lantang mengkritik kerajaan dalam isu PPSMI,namun kita seharusnya melihat apa yang dilakukan Pak Samad itu wajar dibaca dalam pengertian yang menyentap nuraninya sebagai penulis,yang kemudiannya beliau tuangkan kritikan sinisnya terhadap kebobrokan politik negara ke dalam karya2nya,mengenai orang2 politik yang cakap tak serupa bikin,sama seperti perjuangan WS Rendra diIndo’sia.Secara berterus-terang beliau menegur ahli politik yang sombong dan angkuh.tegurannya itu bukan hanya kepada ahli politik kerajaan sahaja,tetapi semua ahli politik termasuk dari kalangan pembangkang.PAS tentu saja sangat gembira dengan keterlibatan Samad Said dalam pelbagai aktiviti dan program mereka,tetapi perlu diingat,Pak Samad bukan masuk PAS.Beliau hanya bersama2 dengan PAS kerana kebetulan apa yang diperjuangkan Pak Samad turut diperjuangkan PAS.Sebab itulah Pak Samad menyertai PAS,tetapi perlu difahami dengan jelas bahawa beliau bukan masuk PAS.Begitulah juga dengan Shahnon Ahmad,Shahnon nampaknya sudah menjauhkan diri dari PAS,kerana ketika bersama PAS,terlalu banyak pengalaman yang beliau peroleh untuk mengenal hati budi manusia.dan terlalu banyak yang beliau belajar tentang apa itu sebenarnya yang dinamakan politik.Dan beliau juga akhirnya dapat mengenal siapakah yang benar2 jujur dalam perjuangan dan siapa pulakah yang hanya bermuka2.Dan Pak Samad pula hari ini menggantikan tempat Shahnon dan kita dapat melihat Pak Samad kini tersangat berani dan tegas sekali mengkritik kerajaan tentang isu PPSMI dicampur juga dengan hal2 lain yang tidak kurang pedasnya.Beliau kebelakangan ini kerap muncul di pentas pembangkang untuk sama2 berceramah dengan tokoh2 terkemuka pembangkang,hinggakan sampai pada satu tahap,beliau lebih selesa dipanggil Sasterawan Rakyat daripada sasterawan negara,kerana gelaran sasterawan negara yang selalu disebut dipangkal namanya itu diberikan oleh kerajaan M’sia,iaitu kerajaan yang begitu lantang dikritik Pak Samad akhir2 ini

    Seperti juga para ulama yang benar dan pendakwah yang ikhlas,para pencinta negara seharusnya terus berusaha untuk memilih sikap ini,iaitu berkecuali daripada dipengaruhi fahaman politik mana2 parti atau kumpulan tetapi tetap terus memperjuangkan kebenaran walaupun adakalanya ia bertentangan dengan pihak pemerintah dan pada ketika yang lain ia bercanggah dengan pihak pembangkang.Ini amat perlu kerana sejak kebelakangan ini,ahli2 politik sepertinya sudah tidak bolih diharapkan lagi.Yang benar2 membimbangkan kita sekarang ini adalah,sikap biadab dan kasar sebilangan kecil pemimpin2 politik yang akan memberi contoh tidak baik kepada generasi muda yang bakal mewarisi kepimpinan negara pada masa depan dan jika sikap sedemikian dibiarkan berterusan boleh menjejaskan keharmonian negara,dan sekarang pun sudah nampak banyak perkara dahsyat sudah berlaku seperti kadar jenayah semakin tinggi kerana tiada lagi nilai murni antara kita.Paling mengecewakan Ahli Parlimen sekarang menjadikan Dewan Rakyat seperti sarkas,dan tempat untuk menunjukan belang masing2,itu belum lagi mendapat sokongan menyeluruh rakyat.Aksi2 seperti memijak poster,cabar- mencabar,menuntut permohonan maaf,benar2 kebudak2an dan adakah rasional seorang dewasa dan seorang pemimpin bertindak sedemikian.Hari ini mohon maaf,esok lusa berulang kembali,dan semua itu sudah seperi retorik yang hanya untuk mencari popularity murahan sahaja,dan bila keadaan agak reda,masing2 pakat ponteng sessi Dewan dengan pelbagai alasan untuk memperbodohkan rakyat

    Pakar2 motivasi mengatakan bahawa seseorang individu yang ingin berjaya perlu mempunyai impian yang biasa disebut sebagai matlamat atau cita2.Orang yang sering mempunyai cita2 biasanya disebut sebagai ambitious.Dalam semua keadaan iaitu sekiranya kita ingin mencapai kejayaan,maka perlunya cita2 dalam diri agar ia akan menjadi titik hala tuju atau penentu kepada landasan tindakan bagi mencapainya.Bagaimanapun dalam politik,ahli politik agak berbeza dari segi cita2nya.Kebiasaannya apabila seseorang individu terjun dalam bidang politik,maka matlamat atau cita2nya adalah ingin menjadi ketua politik yang kelak akan mendapat nama,pangkat dan kuasa,namun sebaleknya acapkali dakwaan yang kedengaran dari mulut kebanyakan mereka ialah berkhidmat untuk rakyat.Rupanya sikap ambitious dalam politik begitu berbahaya kerana aura daripada sikap tersebut boleh menimbulkan tekanan yang secara tidak sedar turut mampu meretakkan landasan perjalanan yang kononnya berkhidmat untuk rakyat.Apabila kita kaitkan sikap ambitious ini dengan gelora politik semasa,nampaknya parti2 politik di negara kita sedang menghidapi sindrom ini.Boleh dikatakan hampir kesemua ahli politik ada sikap ambitious yang menghala kepada pencapaian satu tahap dimana pada peringkat tersebut seseorang ada kuasa dan pengaruh.Hanya pengaruh dan kuasa sahaja yang boleh ‘menjual’ segala apa yang diinginkan untuk membangunkan rakyat dan negara

    Jika kita melihat kepada perkembangan politik negara sekarang,Pas seakan terperangkap atau tersepit dengan cita2nya ingin mengurangkan sokongan orang Melayu kepada UMNO.Pas kini sudah mula merasakan dirinya ‘diperbodohkan’ oleh parti2 dalam PR.Kelihatanya PKR pula yang terlalu ghairah dengan cita2 menubuhkan kerajaan kini tertekan dengan pelbagai dakwaan perundangan selain berdepan dengan kehilangan sokongan rakyat akibat janji manifesto yang belum tertunai serta bakal menghadapi keretakan sekiranya Pas benar2 merajuk.Sama ada Pas,PKR atau DAP,mungkin tidak terlalu kisah dengan keadaan yang berlaku kerana sepanjang lima tahun ini,mereka sudah bergelar pemerintah.Ramai ahli2 mereka sudah bergelar YB.Menjelang pilihan raya akan datang mereka akan bergabung semula,itu perkara biasa.Begitu juga Umno,sikap ambitious ahli2 mereka yang ingin bertanding akan sentiasa membara.Politik wang,ampu-mengampu dan melobi merupakan kesan daripada sikap ‘ambitious’ yang tidak mampu dikawal lagi.Apa yang dibimbangkan apabila sikap ambitious dikalangan ahli2 politik itu akan merosakkan bangsa dan negara itu sendiri.Disebabkan sikap gelojoh terhadap kedudukan dalam parti jugalah Tun Dr.Mahathir semasa menjadi Presiden Umno sentiasa mengingatkan ahli bahawa Umno tidak akan lemah disebabkan kekuatan parti lain,tetapi Umon akan hancur hanya disebabkan oleh sikap ahlinya sendiri.Seharusnya ahli politik ini sedar,rakyat sedang menonton dan menganalisa wayang kulit yang mereka persembahkan ini,dan bersedialah untuk diadili.Ketahuilah bahawa meruntuhklan sebuah negara itu lebih mudah dari membangunnya,kerana ia merupakan proses yang panjang – William Shakespeare

  179. AREK-AREK LUNGGA | 23 December, 2009 02:15

    Kepada Puracendana dan rakan lainnya.rasanya kita2 aja yg majang di blog ini,khusus dari Malaysia.suasananya begitu sepi.Kalau kita2 main di blog tanahair-Malaysia dimana ya yang agak berbobot artikel2nya.Kalau ada tolong bagitau biar kita2 borak2 disana.Kok diblog ini rasanya agak janggal bicara hal negara kita baik politik atw apa aja,

    Sdr,Puracendana,apa bisnis retail anda hingga selalu keluarnegeri..bagi2 donk infonya .kebetulan saya sedang cari2 peluang bisnis baru..Salam

  180. Puracendana | 23 December, 2009 12:43

    Kegiatan perjudian haram diM”sia merekodkan pertaruhan RM1 juta sehari dengan anggaran RM125.8 juta setahun,kata PJSJ Bukit Aman Datuk Seri Mohd Bakri Mohd Zinin.Ini berdasarkan penyiasatan PDRM dan polis kini memburu dalang yang menganjurkan sindiket judi haram ini termasuk menerusi internet.Menyentuh usaha polis membanteras perjudian haram di negara ini,Mohd Bakri berkata sejak Julai hingga Sept tahun ini,polis Bukit Aman telah menyerbu 10 premis perjudian haram dilima negeri dan menangkap 51 orang termasuk 22 wanita.Polis juga merampas RM61,112 wang tunai dan cek bernilai RM130,822 dalam operasi yang diadakan di Pulau Pinang,Kelantan,Kuala Lumpur,Johor dan Perak.Turut dirampas 50 mesin faks,13 komputer peribadi,33 mesin pengira,46 telefon bimbit,12 buku nota dengan nombor ekor 4 angka dan 3,184 kertas pertaruhan,tiga telefon,lima komputer riba dan enam pencetak.Mohd Bakri juga berkata majoriti pusat perjudian beroperasi di dalam rumah dan unit kedai terpencil di mana sukar untuk mengecam kaki judi.Sehingga kini,polis menyerbu 3,218 premis perjudian haram dengan 4,924 tangkapan dan merampas 34,658 peralatan sementara 23 ditahan di bawah Ordinan Darurat dan 38 ditahan di bawah Akta Kediaman Terhad.Soalnya,bagaimana pula dengan ‘Judi Halal’dinegara kita ini?Tepuk dada,tanya selera.Semua ini merupakan sikap diatas cita2 orang yang mahu cepat kaya dengan jalan pintas termasuk berjudi.Sebenarnya kaya itu perkara subjektif,ada orang dengan mempunyai wang tunai 10 ribu sudah dianggap kaya,ada orang mempunyai wang satu juta baru dianggap kaya,ada orang mempunyai sebuah Mercedes,Nissan Murano atau Toyota Alphard berasa kaya,ada orang mempunyai sederet rumah sewa baru dianggap kaya.Namun percayalah,semua itu memerlukan ilmu untuk mendapatkanya,dan ia juga memerlukan masa menguasai ilmu itu.Ilmu yang saya maksudkan disini ialah ilmu yang betul,yaitu ilmu pelajaran,seperti ilmu perniagaan,ilmu pengurusan kewangan,ilmu pelaburan yang sah dll,yang pasti bukan ilmu main judi atau pun ilmu untuk mendapatkan nombor ekor,kerana tidak ada jalan yang mudah untuk senang dan kaya didunia ini

    Ingin saya sampaikan disini,mempunyai pemikiran ingin cepat kaya itu tidak salah,yang salahnya mempunyai pemikiran cepat kaya,tetapi dengan jalan mudah seperti berjudi nombor ekor dsb.Ilmu dan pemikiran sebegini bukan saja sesat,tetapi menyesatkan.Hari ini ramai orang sudah bosan dengan susah dan payah dalam hidup,lebih2 lagi jika tidak ada wang.Tanpa wang hidup tidak bahagia.Namun ketahuilah,ada juga orang yang punya banyak wang masih juga tidak bahagia.Masih merungut tidak cukup itu dan ini malah terpaksa bersengkang mata bagi menjaga wangnya yang banyak.Jadi,bolehlah dikatakan hari ini ramai orang yang gila,kerana ada duit pun gila,tidak ada duit pun gila.Kita pernah dengar beberapa pengikut ajaran sesat Ayah Pin dikatakan pernah mencari rezeki dengan melakukan pelbagai kerja pelik termasuk menjual katak kepada restoran bukan Islam dan menjadi bomoh judi nombor ekor.Perkara ini didedahkan oleh beberapa penduduk Kampung Batu 13 yang mengakui pengikut kumpulan itu sanggup melakukan pekerjaan yang menjelekkan dan menyalahi agama ini,bagi mendapatkan wang untuk menyara kehidupan mereka.Seorang penduduk yang enggan dikenali berkata,markas kumpulan itu juga pernah menjadi tempat tumpuan kepada kaki2 judi dari beberapa kawasan berdekatan untuk mendapat nombor ekor.Ujarnya,beberapa pengikut Ayah Pin mendakwa mereka boleh mendapat keputusan nombor ekor lebih awal dengan upacara `menurun’ pada setiap malam Jumaat.Katanya, setiap kaki judi yang hendak mendapatkan nombor yang hendak dibeli perlu membayar diantara RM20 hingga RM50 kepada pengikut Ayah Pin yang kononnya boleh membantu dengan kuasa dari Kerajaan Langit.”Saya sendiri pernah cuba untuk mendapatkan nombor daripada mereka,tetapi tak berhasil kerana nombor yang saya beli tak `naik’.Sebab itu saya sedar ini semua tipu”,katanya ketika ditemui di Kampung Batu 13.Jadi secara logiknya,jelaslah,perbuatan ini bukan saja sesat dan menyesatkan,tetapi juga rugi lagi merugikan,sudahlah nombor yang dibeli itu tidak kena,namun terpaksa pula mengeluarkan wang untuk mendapatkan nombor ramalan itu.Orang yang kesempitan wang akan memikirkan banyak cara untuk mencari wang,namun memilih membeli nombor ekor adalah cara paling keji dan bodoh.Yang kaya-raya pastinya adalah syarikat2 judi tersebut dan pembeli nombor ekor hanya akan merana seumur hidup

    Satu ketika dahulu,negara pernah digemparkan dengan kegiatan menghantar ‘brosur warna putih’ yang menarik yang dikirimkan olih orang2 yang tidak dikemali.Di atasnya tertulis ‘Wat Chang Deng’ beralamat diKedah.Keterangannya jelas iaitu menceritakan kejayaan seorang kaki judi yang berjumpa seorang tok sami digelar ‘master’ telah mengubah nasib hidupnya.Kaki ekor ini berasa bertuah kerana telah kena nombor ekor selepas mendapat nasihat dan panduan ‘master’ itu.Beliau dikatakan mendapat hadiah utama dan pada brosur itu dimuatkan sekali resit pembelian dan keputusan nombor judi berkenaan untuk meyakinkan pembaca.Kononnya sebagai balasan,beliau menaja 5,000 keping brosur untuk diedarkan.Diatasnya pula disertakan dua nombor telefon bimbit untuk dihubungi,bukankah ini kerja bodoh lagi membodohkan orang2 yang sedia bodoh dan sedia untuk diperbodohkan?Kemudian apabila Islam Hadhari diperkenalkan,ianya membawa pelbagai harapan dan azam kepada semua rakyat M”sia yang beragama Islam,terutamanya bangsa Melayu.Ketika membelek2 akhbar perdana berbahasa Melayu,maka terlintas dihati apakah masih ada lagi keputusan judi dalam akhbar tersebut (seperti kata A2Lungga) yang biasanya diletakkan pada penjuru bawah mukasurat belakang ruangan sukan.Tidak memeranjatkan keputusan judi empat nombor ekor masih terpampang di ruangan tersebut.Tidak hairanlah selama ini jika kita pergi ke kedai2 kopi,ada orang Melayu yang berebut2 membaca akhbar pada hari2 tertentu,bukannya untuk melihatkan keputusan bolasepak tetapi melihat keputusan judi empat nombor ekor.Sepertimana yang kita ketahui,akhbar berbahasa Melayu majoritinya dibaca oleh pembaca Melayu yang beragama Islam.Wajarkah lagi keputusan judi ini diletakkan dalam akhbar berkenaan,seolah2 menggalakkan umat Islam melanggani judi empat nombor ekor,yang diharamkan agama.Apa yang pasti,ruangan keputusan judi dalam akhbar berbahasa Melayu itu,tidak membawa kepada pembangunan ummah seperti apa yang dinyatakan dalam tema Maal Hijrah satu ketika dahulu ‘Islam Hadhari Menjana Kemajuan Ummah.’

    Saya tak pasti samada topik ini sudah pernah didiskusi atau belum diperingkat nasional,kerana ahli2 politik kita pun bukan calang2 orang,malah ramai yang mengaku ulamak,intelek dan cendiakawan pembela rakyat,namun inilah masalahnya dengan pemimpin Islam kita dewasa ini.Sejarah negara telah membuktikan,Tan Sri Md.Khir Johari adalah bekas Menteri Pelajaran Malaysia yang telah berjasa besar kepada musuh2 Islam kerana menghapuskan Tulisan Jawi dan Pendidikan Islam diM’sia.Beliau juga pernah menjadi Pengerusi Magnum 4-nombor ekor,salah sebuah syarikat judi terbesar diM’sia.Walaupun sudah jadi jutawan dengan hasil judi,beliau masih mahu berebut harta pusaka peninggalan bekas isteri.Ini adalah sebahagian contoh2 balasan Allah kepada orang2 yang degil menentang hukum-hakam Allah.Di dunia lagi sudah dapat pembalasan Allah dan maka tunggulah siksaan di Akhirat yang lebih dahsyat.Yang lebih malang lagi,judi dinegara kita bukan setakat itu saja,malah telah semakin menular tanpa kita sedari,dengan berselindung dan bertopengkan aktiviti2 sosial yang lain seperti karnival sekolah,jualan dipasaraya dll.Sebagai contoh,banyak aktiviti2 kemasyarakatan diadakan seperti hari keluarga dsb,yang mana dalam acara pada mulanya berjalan elok namun dicemari dengan program berunsur judi.Contohnya pihak penganjur telah membuat pertandingan meneka berat buku dan jumlah muka surat atau meneka jumlah kacang didalam botol dsb.Program meneka itu tidak salah,yang jadi salah apabila bayaran dikenakan untuk setiap tekaan.Apakah itu bukan judi,hanya kerana hadiahnya berbentuk hamper,dan adakah ini berbentuk ‘judi halal’ dalam negara?Perbuatan berjudi ini bukan saja melibatkan warga tempatan namun ia turut melibatkan ramai TKI terutama warga Indo’sia yang mencari nafkah disini.Jika dikira,dari jumlah orang Islam yang memenuhi premis2 judi ekor ini,60% darinya adalah warga Indo’sia dan selebihnya adalah warga tempatan yang kebanyakanya warga kelas bawahan,yang mengharapkan kekayaan’turun dari langit’ secara tiba2.Tidakkah ini menghancurkan harapan keluarga yang setiap bulan menunggu kiriman wang dari perantau2 ini,sedangkan wang itu sudah dihamburkan ditempat2 judi tersebut,atau pun kalau wang judi itu dihantar,adakah wajar mengirimkan ‘wang haram’ yang dimenangi itu kekampung,yang berkemungkinan digunakan keluarga untuk membeli makanan atau bersedekah dimasjid2?Sama2lah kita fikir2kan.Yang lebih bahalul lagi menyesatkan pula,apabila ada orang Islam yang hendak membeli nombor ekor atau bermain judi,mereka membaca Bismillah dulu untuk mendapat berkat atau supaya nasib yang baik menyebelahi mereka kononnya,yang secara tidak langsung mereka sendiri telah menghina Islam.Perbuatan menghina Islam dengan judi ini tidak berakhir begitu sahaja.Pernah sindiket judi diJohor dengan biadapnya telah menggunakan kertas bertulisan selawat nabi untuk menyiarkan keputusan nombor ekor seolah2 sengaja mahu mempersendakan kesucian Islam.Sindiket terbabit bukan saja memperlekehkan selawat nabi,tetapi juga seperti menghalalkan kegiatan perjudian apabila meletakkan kedua2 keputusan nombor ekor dan selawat nabi di muka surat yang sama.Aduhai malangnya Islam dibumi yang mengaku Islam sebagai agama rasmi.Telunjuk lurus,kelingking berkait

  181. Puracendana | 23 December, 2009 16:01

    Saudara A2Lungga,sebenarnya saya kurang arif tentang blog2 yang menarik seperti yang anda maksudkan.Kelazimanya saya hanya akan mengunjungi blog2 yang berkaitan tugas atau keperluan maklumat,dan kebetulan mengunjungi tempo lantaran isu2 yang memanas tempuhari,itu pun kerana saya berasa perlu mengunjunginya lantaran saya agak kerap melakukan perjalanan ke Indo’sia sehinggalah sekarang.Rasanya kalau mahu panas dan pening tanpa sudahnya,anda perlu berkunjung keblog2 politik yang macam cendawan tumbuh itu.Namun pada pandangan saya,adalah lebih bermanafaat kiranya kita bergelumang dengan blog2 ilmiah dari blog2 politik yang bermusim dan hanya berpolakan kepentingan pihak2 tertentu.Usah khuatir,saya rasa dari komen2 yang sesekali dapat kita lihat,thread ini masih saja ramai peminat ‘silent fans’,biar pun tidak ramai yang ikut serta memberikan buah fikiran.Manafaat yang jelasnya disini,kita dapat berinteraksi (kepada yang sudi) dan menyampaikan mesej kepada berjuta2 manusia dari kedua negara yang berkemungkinan mengunjunginya,berbanding kita berlegar2 diblog2 tempatan.Namun yang penting niatnya mesti jelas dan inshallah bisa menjadi ibadah kalau kena caranya,kerana tiga ganjaran pahala yang tidak putus2 sehingga hari kiamat diantaranya adalah doa anak yang soleh,sedakah jariah dan ilmu yang bermanafaat yang diajarkan kepada orang lain.A2Lungga,memandangkan anda berpengetahuan luas dibidang keagamaan dan sosiologi,saya cadangkan anda banyak menulis dibidang ini dan dikongsikan dengan masyarakat,karena tulisan anda selalunya tajam dan berbentuk ilmiah

    Mengenai business,saya terlibat dalam perniagaan retail yang berkhususkan kepada lingerie’s @ ‘pakaian dalam wanita berjenama’ yang sudah terkenal diseluruh dunia seperti jenama Blush,Princess Tam Tam,Dim,French Kiss,Maidenform,Sonia Rykiel,Vanity Fair,Wonderbra dll.Kami juga menjadi agen membekalkan pakaian berjenama seperti Arrow,Bum Equiptment,Alan Paine,Smalto,Hardy Amies,Pony,Rodo dll.Kami mempunyai rangkaian diseluruh dunia termasuk diUAE,Dubai,Hong Kong,Macau,Afrika Selatan,Thailand,Filipina,Indonesia,Brunei dan Singapura sebagai HQ kami.Sekiranya berminat anda bisa menjadi agen kami,pengedar kami,atau berniaga mengunakan licensing kami atau secara franchising dll.Namun syarat utama,anda mestilah mempunyai premis perniagaan terutama dibandar2 besar,disamping bersedia mengunakan konsep perniagaan kami yang mementingkan keselesaan pelanggan melalui konsep boutique,distro dan gedung pakaian berjenama.Disamping itu,syarat yang lebih penting adalah kesediaan anda menceburkan diri 100% dibidang fesyen kerana business ini terlalu mementingkan peredaran zaman,yang mana kita tidak bolih ketinggalan lansung,yang akan mengakibatkan pesaing mendahului kita.Namun yang pasti apabila dibidang ini,anda akan sentiasa rasa muda dan perlu sentiasa berasa muda,agar bisa mengikuti perkembangan zaman.DiIndo’sia kami ada diBandung dan Mall Kelapa Gading diJakarta,dan kiranya anda benar2 berminat,itu bisa diatur.Kepada fans yang lain,maaf kiranya cerita saya ini dilihat berbentuk iklan pula

    Sebagai menyuntik semangat agar segala azam teman2 mampu dicapai,saya ingin berkongsi sedikit kisah seorang penulis kelahiran AS yang terkenal,Ernest Hemingway.Dia memulakan kariernya sebagai wartawan sejak 1917 dan pernah ikut serta dalam Perang Dunia Pertama dan berkhidmat sebagai pemandu ambulans sukarela.Bagaimanapun dia kemudiannya terpaksa dihantar pulang dari medan tempur diItali kerana cedera teruk.Sejak itu,dia menumpukan sepenuh tenaganya dalam bidang penulisan secara serius dan mula melahirkan novel2 terkenal seperti ‘The Sun Also Rises dan A Farewell to Arms.’ Kemudian,pada tahun 1952,Hemingway dikurniakan dengan kedudukan paling tinggi sastera dunia,selepas diumumkan sebagai penerima anugerah Hadiah Nobel untuk sastera melalui novel nipisnya ‘The Old Man and The Sea’.Dalam hidupnya,Hemingway kerap bercerita tentang semangat yang kental melalui watak protagonisnya,tidak ada perkara yang bolih membuatkannya berputus asa dan lemah semangat.Dia sentiasa bercerita hal2 berkait semangat positif,terutama ketika set penceritaannya berlatar-belakang kepayahan, kesempitan ruang dan ketidakberdayaan terlebih dahulu.Dalam kehidupan,belenggu perkara2 yang tidak kita fahami,tanpa sedar,sering ada pada bila2 masa.Kerap juga manusia mengeluh sendiri kepada entah siapa,bercerita tentang hal2 berkenaan.Momen itu kadangkala memerlukan kita untuk bersendiri dan bercakap dengan diri sendiri yakni sebagai sebuah renungan barangkali.Tanpa kita sedari,detik itulah yang paling diperlukan oleh diri sendiri,mengambil masa dan ruang untuk diri agar kemudiannya mampu kembali kepada kenyataan dan mendepani apa saja yang perlu.Itu merupakan sedikit sebanyak perkara yang kuat tergambar didalam buku itu.Individu yang terdedah dengan persekitaran yang ekstrem seperti memerlukan diri untuk lekas memahami dan menampung keperluan yang bukan kepalang,dan itulah yang diperlihatkan oleh beliau

    Melalui ‘The Old Man and The Sea’, beliau mempotretkan watak seorang tua yang bekerja sebagai nelayan yang tidak pernah mahu mengaku kalah.Dia tidak mahu terlebih dulu akur kepada takdir tanpa mahu mencuba dalam istilah yang betul2 ‘mencuba’.Selama 84 hari situa itu turun naik kelaut dengan hajat untuk menangkap ikan,yang terus2an berakhir dengan tangan kosong.Pada 40 hari pertama dia turun ke laut,ada seorang anak muda yang mengikutnya.Orang tua itulah yang banyak mengajar anak muda itu tentang perihal menangkap ikan,biarpun dia sendiri tidak mampu membawa pulang walau seekor ikan pun.Tetapi,itu bukanlah kali pertama si tua berdepan dengan pengalaman yang buruk dan mengecewakan.Dulu,menurut anak muda itu berdasarkan satu dialog dengan si tua: “Kita pernah ke laut selama 87 hari tanpa hasil dan selepas itu,setiap hari selama tiga minggu berturut2 kita memperoleh hasil yang cukup lumayan iaitu ikan2 yang besar.” Ia seperti menjelaskan,tidak ada perkara yang akan kekal begitu seperti yang kita kehendaki.Situa dalam hayatnya ketika menjadi penangkap ikan bukan saja kerap kecewa dengan kegagalan dan tangan kosong,tetapi turut pernah melalui momen penting merasa diri mengecapi kejayaan yang juga bukan sembarangan

    Kemudian,dia jatuh lagi,kecewa lagi.Cuma ada satu bekal yang diyakini dan ditunjukkan si tua,dia tidak pernah lelah dan kecewa terus,sebaliknya mahu turun ke laut walau pun seorang.Jika si tua itu mahu,dia boleh saja untuk tidak lagi turun ke laut.Tanpa simuda yang sudah mengikut kapal lain yang lebih bernasib baik dengan tangkapan dan peralatan lebih lengkap,si tua tetap turun seorang diri mencari ikan. Dia pulang pada hari2 murungnya dengan tangan kosong,tetapi aneh semangatnya tidak pernah luntur.Membayangkan kemungkinan berseorangan dilaut,bercakap dengan diri sendiri dan dengan umpan ikan kecilnya,situa dari sehari ke sehari semakin membangun semangat yang luar biasa.Itu kontra dengan kata2 teman si tua yang kerap memperli beliau dipelabuhan,menasihatkannya agar mengalah.Selebihnya, ketika keseorangan dilaut itu,akhirnya umpan yang dihumban kelaut itu dikunjungi pula oleh jerung,kemudian todak.Situa yang sudah tidak berapa berkudrat itu tetap melawan untuk menumpaskan gergasi2 marin berkenaan.Sampai akhirnya,dia mampu berpuas hati dengan apa yang telah dilakukannya itu seorang diri,ditengah laut dan tanpa sebarang kelengkapan canggih.Inilah sebuah kisah tentang semangat kental dan tidak mudah mengalah.Dalam waktu2 tersepit,dia tetap dapat melepasi setiap halangan walau memiliki segala macam kekurangan.Sebenarnya,kita juga mampu untuk melakukan hal itu dalam perkara yang dikerjakan.Percayalah,dengan semangat,gunung pun bisa dialehkan

  182. Puracendana | 23 December, 2009 16:38

    Kontroversi terbaru diM’sia.Makanan kegemaran masyarakat Cina,bak kut teh,yang pertama kalinya disediakan dengan menggunakan resepi halal boleh dinikmati di karnival ‘Fabulous Food 1Malaysia’ di Pusat Dagangan Dunia Putra (PWTC) pada 18 hingga 20 Dis ini.Ia akan disediakan oleh chef eksekutif Hotel J W Marriot di Kuala Lumpur,Zaffar Abdul Samad untuk 300 pelanggan setiap hari,kata Eileen Chew,pengarah projek dan perhubungan awam Expomal International yang menganjurkan karnival itu bersama2 Pelancongan Malaysia.

    “Seperti makanan tradisi masyarakat Melayu iaitu nasi lemak yang boleh dinikmati oleh seluruh rakyat M’sia,kami juga mahukan makanan tradisi popular masyarakat Cina ini mampu dirasai oleh kaum lain,” katanya kepada pemberita di Kuala Lumpur hari ini.Hidangan halal itu akan menggunakan ayam,makanan laut dan sayur2an yang akan dimasak dengan 10 jenis herba seperti anjalika,bunga cengkih dan kulit oren’

    Berikut maklumat saya petik daripada Wikipedia.
    Bak kut teh (Hokkien) is a Chinese soup popularly served in Malaysia. The name literally translates as ‘meat bone tea’, and, at its simplest, consists of meaty pork ribs simmered in a complex broth of herbs and spices’

    Terhadap A2Lungga,teman2 lain dan pembaca tempo,apa reaksi anda

  183. AREK-AREK LUNGGA | 24 December, 2009 16:06

    Sdr Puracendana,
    Wahh.cukup mantab uraian sdr.ttg hal judi makasih,
    Sekitar 90an.saya ada baca koran Jawa-Post.walau bukan berlangganan.tapi mamak penjual akhbar didekatBangkok Bank akan sentiasa menyisihkan satu untuk saya.Waktu itu akhbar Indonesia yg dapat dibaca Kompas-Tempo-Majalah PanjiMasyarakat.
    Entah saya ini kuat membaca atau bagaimana ya..Bila baca akhbar dari Indonesia.begitu asyik hingga artikel yang sekecil-kecil nya habis saya baca.Ada sedikit perbedaan cara wartawan Indonesia menulis-meng-analisa suatu berita apalagi berita semasa-muttakhir,kalau di Malaysia bila ada suatu peristiwa besar terjadi-peristiwa penting.semua akhbar perdana akan sama saja persembahannya.Tapi di Indonesia kita beli akhbar harian yg terbit di jakarta contohnya .kita beli lima akhbar tak ada yg sama isinya.
    Saya pernah ditertawakan famili di Medan bila membeli semua akhbar perdana yg terbit hari itu..mereka heran..bila udah diterangkan baru mereka paham.
    Tetapi kini sejak ada Internet,kemudahan begitu terasa.hingga saya semalaman asyik membaca akhbar2 internet

    Kenapa saya mulakan dgn cerita2 ttg akhbar diatas.ceritanya adalah disekitar 90an waktu baca akhbar2 Indonesia dari jakarta/medan.begitu maraknya perjudian seperti Porkas-BT dll.yg menyedihkan akibat kecanduan judi ini ada terjadi pembunuhan disebabkan hal2 yg sangat sepele.Ditambah akhbar2 Indonesia pula ada ruangan khusus untuk meramal nomer yg akan datang.
    Waktu saya melawat Medan 2005.saudara disana bilang Porkas dan jenis judi lainnya udah ditutup(diharamkan).tapi waktu kunjungan yg terlalu singkat saya tidak sempat memastikan kebenarannya.
    Sdr Puracendana yg selalu ulang-alik keIndonesia bisa dikit cerita ttg suasana perjudian diIndonesia..saya tunggu analisa anda..!!
    tetapi aura judi di Malaysia yg saya dengar tidaklah sampai tragedi pembunuhan.Wassalam

  184. AREK-AREK LUNGGA | 24 December, 2009 16:10

    Sdr Puracendana.
    Saya berminat dgn perniagaan tsb.jadi saya mohon anda terangkan.coba anda bagi email-website yg menerangkan ttg bisnis tersebut..thanks

  185. Puracendana | 26 December, 2009 14:34

    Franchising has had an earlier head start, licensing is a relatively new addition in an entrepreneur’s toolkit of expansion strategies. At its budding stage, the potential of Asia’s licensing sector looks promising and has much room for growth.As licensing gains wider currency in Asia as an effective strategy for expanding into the international market, it opens up a vast array of business opportunities within Asia and enhances its attraction as a market,” says Mr Charles Riotto, president of LIMA

    According to the Franchising & Licensing Association (FLA) (Singapore), more and more of its members are beginning to license some components of their business formats, as well as building and licensing their brands. FLA’s strategic shift of extending its membership to companies engaged in branding and licensing in addition to franchising reflects the growth of licensing activities in Singapore. As a good start, licensing properties to be represented at GFL2003 will include lifestyle and fashion brands, corporate trademarks, as well as a variety of entertainment and characters. Asia is an appealing market for world-renowned brand names, as the region is already the production base for the merchandise and products of many of the world’s leading brands. With structured distribution channels already in place, licensing is a natural extension for developing licensing properties here,” he adds

    Apart from designer fashion and consumer brands, character licensing will also be covered as part of the licensing exhibit profile. Famous brand such as Blush,Princess Tam-Tam,Wonderbra,Vanity,French Kiss,Dim,Pony,Rodo,Alain Paine,Bum Equiptment,Arrow ect., will be represented by licensing consultancy, Franchise and license consultants from A.S Louken, a consortium of consultancy firms, will also be participating in the event. Its core areas of specialization include corporate branding and identity, e-branding, as well as design execution. About the event Apart from licensing, branding, patents, trademark and other transactions of intellectual property rights (IPR), GFL2003 will host more than 200 companies from over 20 countries. Business concepts range from food & beverage, health and fitness, to household services. To help homegrown companies successfully launch into new markets, government agencies and industry associations from America, Indonesia, Singapore and Thailand will lead a group of exhibitors to participate at their respective group pavilions. The Korea Venture Forum and Korea Venture Women Association will also bring together a group of exhibitors to the very first Korea Pavilion at GFL2003

    Terhadap A2Lungga, kenyataan diatas adalah platform terbaik sekiranya anda benar2 berminat dibidang perniagaan ‘Retail Branding’. Sila layari website EUT Fashion dan Point B!.Saya bisa dihubungi di kamarul.zaman@ymail.com. Diharap anda melakukan analisis sepenuhnya sebelum menceburkan diri dibidang ini.kerana kapitalnya agak tinggi,namun pendapatannya juga lumayan

  186. Puracendana | 26 December, 2009 14:38

    Indo`sia adalah negara Islam terbesar didunia,manakala M`sia adalah sabuah negara Islam yang pesat membangun,dan secara logiknya kedua negara ini merupakan ancaman terbesar bagi zionis.Kedua negara Islam berjiran ini tidak bolih samasekali dibiarkan bersatu dan harus dipecah2kan sama seperti negara2 Islam di Asia Barat dan Timur Tengah.Segala muslihat harus digunakan dan jarum permulaan telah berjaya disisipkan semasa zaman pemerintahan Soekarno dan T.A.Rahman dengan terlaksananya `Ganyang M`sia`,yang kesanya seakan masih mendarah-daging hingga kegenerasi hari ini.Diatas
    kebijaksanaan dua pemimpin yang sentiasa mempunyai wawasan yang jauh kehadapan,yang sekali-gus
    nampak agenda yang tersembunyi,Soeharto dan Mahathir telah berjaya meneutralkan hubungan dua negara serumpun ini.Namun sejak kebelakangan ini,keadaan kembali bergolak,sehinggakan pada satu peringkat terdengar laungan untuk menganjurkan peperangan,yang puncanya cuma disebabkan perebutan budaya,bukankah ini sesuatu yang pelik dan amat membinggungkan?Sudah hilangkah kewarasan kita,atau berbaloikah peperangan yang tidak jelas sebab musababnya itu,sedangkan jelas warga kedua negara saja mempunyai pertalian bangsa,budaya dan agama,yang berpaksi dari leluhur nan serumpun.Sebenarnya perkara sedemikian tidak pelik,tidak mustahil dan tidak perlu dihairankan,karena ia telah dirancang begitu rapi sejak turun-temurun,dan agenda ini akan berterusan sehinggalah lahirnya kembali Nabi Isa,seterusnya membawa kepada hari kiamat

    Freemasonry,pertubuhan Yahudi yang telah didirikan sejak lebih kurang tahun 900 SM,mempunyai sepuluh (10) program antarabangsa yang dinamakan ‘HARAR’ atau ‘SATANIM’.Panji2 atau bendera pertubuhan ini,berlambangkan kurita (octopus) berkaki sepuluh,ular berbisa (serpent) berkepala sepuluh,dan hantu penerkam berkuku besi.Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan ‘TAKKIM’.Pada zaman Nabi Isa a.s,orang2Yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa. Diantaranya fitnah keji - ‘Nabi Isa ingin menjadi Raja Yahudi’ yang disampaikan pada kerajaan Rome.Tetapi Allah s.w.t.menyelamatkan Nabi Isa dan sebagai gantinya Judas tersalib diGolgota.Maka setelah wafatnya Nabi Isa a.s,Yahudi berusaha menghancurkan ajaran Nabi Isa yang sudah disebarkan dengan ‘TAKKIM’,iaitu dengan cara mengelirukan pengikut2nya:-seperti menghalalkan yang haram dan sebaliknya,merosakkan akidah mereka dengan Doktrin Trinitas,merosakkan Injil (Bible) yang ada dengan Injil palsu,dan Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s

    Semasa dizaman Rasulullah s.a.w dan Sahabat,orang2Yahudi memupuk persahabatan serta menghasut kaum Munafiqin dan Muhadin supaya sentiasa membuat onar.Mereka diantaranya berusaha menfitnah isteri Nabi,menganggu ajaran Islam,memecah-belahkan kaum Ansar dan Muhajirin,melaga2kan Ali r.a. dan Muawiyah sehingga Aisyah r.a.masuk campur,membuat ratusan hadis2 palsu,memasukkan dongeng Israeliyat,mengubah penafsiran Al-Quran dsb.,mendangkalkan aqidah umat Islam dengan falsafah Yunani sehingga timbul aliran kerahiban,tarikat sufi,mu’tazilah dsb.,yang kemudianya
    melahirkan cendikiawan2 Islam yang menghuraikan akidah islam dengan cara falsafah Yunani, menuruti pemikiran Aflatun (Plato),Aristun (Aristotles) dll.Golongan ini juga mengwujudkan lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Al-Quran dan hadis sesuai dengan alam pemikiran Freemasonry,menghidupkan sunnah2 jahilliah dengan alasan memelihara adat istiadat nenek moyang,dan menjadikan Islam supaya Tasyabbuh,selari dengan Nasrani dan agama lain.Diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian gereja ke masjid,ulangtahun dsb

    Program kedua dinamakan ‘SHADA’ ,bermaksud membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia :- Salah satunya ialah diIndia ketika Islam bangkit untuk kembali kepada Al-Quran dan Hadis dan menyerukan ‘Jihad Fisabilillah’,pihak penjajah Inggeris bekerjasama dengan Freemasonry menubuhkan gerakan anti-Jihad.Antara lain ialah dengan menggalakkan ahli sufi dengan ulama menganggotai Freemasonry.Ditunjukkannya seorang Freemason iaitu ‘Mirza Ghulam Ahmad’,yang mendakwa dirinya sebagai Nabi akhir zaman,Bhuda Awatara,Krishna dsb.,dengan membawa ajaran Ahmadiah. (Rabithah Alam Islami yang bersidang diMakkah 14-18 Rabiul Awal,tahun 1394 memutuskan bahawa ajaran Ahmadiah itu bukan Islam dan ia berkait rapat dengan Zionisme),Program ini juga melibatkan ajaran sesat Islam’ yang beredar diIndo`sia seperti solat dua bahasa dan juga ajaran Ayah Pin (kerajaan langit) yang tersebar diM`sia dsb (berkemungkinan besar ianya berkaitan dengan program Freemasonry)

    Program ketiga dinamakan ‘PAROKIM’ :- melibatkan gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan yaitu mengembangkan Freemasonry domestik dalam satu negara dengan nama tempatan,akan tetapi tetap tidak lari dari asas dan tujuan Freemasonry,mendukung teori2 bertentangan,membangkitkan
    bida’ah dan khufarat,menyebarkan teori Sigmond Freud dan Charles Darwin sehingga antara ilmu pengetahuan dan agama itu bersaing dan cuba untuk kalah-mengalahkan

  187. Puracendana | 26 December, 2009 14:39

    Program keempat dinamakan ‘LIBARIM’ :- bagi melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi,termasuk melalui penyebaran seks bebas,menghapuskan hukum yang melarang kahwin antara agama untuk mencipta generasi bebas agama (Atheism dan Freethinker),pengembangan pendidikan seks disekolah2,persamaan hak antara lelaki dan perempuan dalam hal ‘kedudukan waris’ dan ‘pakaian’,mengembalakan pemuda-pemudi kedunia khayalan,dunia muzik,dan narkotik,mendirikan Bait-Satan (rumah syaitan) untuk menampung pemuda-pemudi kealamnya (diM`sia pernah dilakukan penangkapan sekumpulan anak2 muda lelaki/perempuan semuanya berpakaian hitam,semasa berpesta merayakan Tahun Baru sehingga pagi disabuah bangunan diJlnKlang Lama),mengorganisasi kaum gay, lesbian,Lutherian serta menggalakkan perakuan menuntut hak mereka dalam hukum

    Program kelima dinamakan ‘BABILL’ :- Iaitu memupuk asas kebangsaan (assabiah) dalam setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi (pergolakan diPalestin sekarang)

    Program keenam dinamakan ‘ONAN’ :- Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi)
    dan menggalakkan perempuan2 Yahudi agar menjadi subur (fertile)

    Program ketujuh dinamakan ‘PROTOKOL’ :- Dalam istilah Freemasonry,Protokol khusus untuk program bangsa Yahudi dalam Suhyuniah (Zionisme) yang dimulai dengan penyebaran protokol.
    Isi protokol adalah tentang rancangan Yahudi untuk menguasai dunia.Diantaranya ialah penghancuran ekonomi suatu negara (seperti yang dilakukan George Soros) dan IMF, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi.Dengan program protokol ini,bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia,pengaturcara politik (spin-master, dsb) dan penerangan (medium,media) dunia

    Program kelapan ini disebut ‘GORGAH’ :- Untuk merosakkan para pemimpin negara,ulama dan parti, mereka harus dijerumuskan dalam pasaran seks dengan seribu satu jalan.Pepatah Yahudi mengatakan ”Jadikanlah perempuan cantik itu untuk alat suatu permainan soal-siasat.”,membuat perangkap seks bagi seseorang yang terhormat (Jika namanya disiarkan sehingga kehormatannya terjejas,itu adalah satu kejayaan),menyebarkan ejen Kasisah,iaitu Intel Freemasonry untuk menghancurkan martabat musuh ditempat2 maksiat,mendirikan pusat perjudian terbesar dan moden bagi melemahkan musuh dengan perempuan dan ubat khusus

    Program kesembilan dinamakan ‘PLOTISME’ :- Mendidik alim-ulama dalam Plotis yang fahamannya terumbang-ambing (alim-ulama Plotis itu disebarkan sebagai tenaga pengajar disekolah2 dan pertubuhan2 Islam) dan alim-ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormat Freemasonry

    Program kesepuluh ini dinamakan QORNUN :- Orang2 yang terpilih yang disyaki berbahaya kepada Freemasonry diangkat agar menjadi kaya sehingga bergelumang harta benda,tetapi akhirnya di peras secara halus oleh suruhan Freemasonry,memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama,memberi dana dalam hal perniagaan,pertanian dsb.sehingga mereka sibuk dalam keduniaan (materialisme),
    Musuh2 Freemasonry akan diperdaya agar terjerat riba (interest) oleh bank Freemasonry,menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar bank selain dari bank Yahudi melakukan rasuah sehingga bank tersebut hancur (kemudian bank itu diberi bantuan bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan beroperasi kembali dengan 75% modal Yahudi).Kemudian pemimpin2 bank tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya

    Dari data2 tersebut dapat kita lihat bahawa begitu berkembangnya program2 Freemasonry dan Allah s.w.t.telah memberi peringatan kepada kita dalam Al-Quran,bahawa mereka (Freemasonry) itu saling bantu membantu dan menjadi pelindung satu dengan yang lainnya.Justru itu,umat Islam kedua negara harus sedar,dan tidak mudah terpengaruh dengan dakyah serta propaganda yang ditaburkan,lewat suara2 iblis ini yang tujuanya hanya untuk menghancurkan kita.Olih itu juga,bukalah minda kita luas2,pandang dan telitilah segala unsur2 yang membahayakan kita serta generasi akan datang itu,yang sudah semakin berleluasa disekeliling kita dewasa ini,dan akan berterusan selamanya sehinggalah agenda mereka tercapai.Sadarlah bahawa kita pernah dijajah,dan usah mau membiarkan penjajahan cara `terselindung` ini membelenggu kita kembali.Wallahualam

    Biasanya ada kilat dalam kilau

  188. AREK-AREK LUNGGA | 29 December, 2009 08:21

    Puracendana.
    Wahh.hebat sungguh kupasan sdr ttg Freemason lengkap dgn doktrin2 sekali.Beberapa tahun lepas saya pernah menulis ttg freemason di sebuah web.blog Indonesia.itupun tidaklah sedetail anda,tapi lebih kepada bukti2 maya ttg gerak kerja disyaki agen2 freemason khusus di Malaysia dan juga Indonesia.
    Saya menulis di website-blog tsb sewaktu tengah panas2nya pemilihan Presiden Indonesia,mulanya saya mendapat bantahan keras dari fans website tsb terutama dai yg bukan muslim bahkan saya dituduh ekstrim Islam oleh fans dariBelanda dan Italy(orang2 indonesia perantau)
    Begitu respon fans yg mengejutkan saya berusaha mendapat add email mereka2 via teman rapat diblog tsb.saya tidakmau berdebat dulu sebelum mengetahui sedikit-banyak latar=belakang mereka yg begitu keras menghentam saya.
    Akhirnya dgn teknik dakwah diplomasi akhirnya saya berhasil mendekati mereka. rupanya mereka kebanyakan warga2 Tionghwa yg kawin bule (org barat)yg diBelanda penganut Atheis dan diAmerika penganut Katholik Orthodok.

    Yang menyedihkan sekali perasaan saya,website-blog komunity tsb terpaksa hengkang ditendang keluar dari akhbar-induk akibat tulisan2 saya ttg freemason.juga sebelumnya saya banyak bincang hal2 Islam.hingga saya dilabel ekstrim.yg paling hot sebelum itu adalah penggunaan nama ALLAH dalam jurnal-buku agamaKristen.Memang bukan saya saja penyebab hengkangnya blog-komunity itu ,malah adajuga sebab2 artikelfans lain yg menulis artikel berkenaan sex terlalu berbau porno-lucah.Hingga pihak media kePrisidenan waktu itu warning agar website kami diberanguskan.Tapi atas dialog moderator-staf penerbit dgnpihak berwajib blog itu haruskeluar hengkang dari akhbarinduk dan berdikari-lepas dari embel2 akhbar-induk perdana.
    Selepas blog-komunity tsb berdikari sayasudahtidak pernah antar artikel-komen2 lagi,walau email2 teman2 masih ngajak aktif lagi.kinisaya hanya sebagai ’silent-reading’ aja..taktaulah kalau terbuka hati ini nantinya.
    Ahh.saya kok cerita hal pribadi,maaf bukan apa !! Rasanya sdr Puracendana udah punya andilmewakili saya bicara ttg kemajuan ummah,teruskan lah itu sebabnya saya bertanya pada anda dulu.tulisan sebegini hebat kalau diblog2 hebat kan banyak pembacanya.ini cuma2 kita2 berapa orang aja pembacanya..Wallahu’alambissawab,

  189. AREK-AREK LUNGGA | 29 December, 2009 08:36

    Saya telah tinjau2 websiteLingeris itu.wah rasanya juga dgn kapital ygtidak mengizinkan .seperti kata anda berniaga barang2 ini akantetap ‘awet muda’.maka saya rasa belum dapat memulakannya,kebetulan saya mau menambah blog=adsense-affiliate dan ingin memasukkan linggeris sebuah keyword online marketing saya.baru aja buka website tsb udah diketawakan anak2.saya jadi malu sendiri..kebetulan saya memang buat undang2 dirumah,Laptop dan PC.komputer tidak boleh diletak dibilik.hanya diruang membaca saja .agar bisa dipantau,maklum ajalah gimana dunia internet harini.Thanks karna beritau add emailnya..nantiakan saya add anda ,InsyaAllah.

  190. Puracendana | 30 December, 2009 12:20

    Setelah kita mengetahui 10 agenda dalam projek besar Zionisme tersebut,marilah pula kita perhatikan sejauh mana perlaksanaanya telah berjalan,terutama yang melibatkan persekitaran terdekat kita.(Terlebih dahulu diingatkan,untuk memahami artikel ini,ia seharusnya dilihat dari sudut kenegaraan sejagat,dan tidak dilihat dari sudut politik).Untuk itu,biarlah kita fokuskan dahulu terhadap Program ke-tiga Yahudi ini,’PAROKIM’ ,yang khusus bagi membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan - mengembangkan Freemasonry tempatan (domestik) dalam satu negara bagi tujuan Freemasonry.Semasa ucapan Yahudi Amerika dalam kongres Yahudi diAmerika menjelaskan,tiga kaedah akan digunakan oleh Amerika untuk menyebarkan `demokrasi` kenegara2 luar iaitu pertama menggunakan kaedah ‘penyusupan masuk’,`kedua menaja parti dan individu tertentu dalam pilihanraya` dan ketiga ‘peperangan’.Perhatikan Saddam Hussien yang menerima bantuan paling besar dari Amerika telah mati ditaligantung ditangan Amerika sendiri,Rodovan Karadjic yang dijanjikan keselamatan oleh Amerika bahawa dia tidak akan dihukum akhirnya tertipu (dia kini sedang menjalani perbicaraan tanpa disokong pun oleh Amerika).Yahudi Amerika turut telah berjaya merosakkan negara Islam terbesar didunia,Indo`sia,terutama setelah Amerika menghantar Paul Wolfowitz sebagai Duta keIndo`sia,dan diketahui juga bekas Presiden Indo`sia ketika itu Gus Dur juga adalah penyokong kuat Yahudi Amerika.Mantan Presiden Indo`sia itu pernah berucap memberi sokongan kepada Program Penuaian Jiwa ( Pemurtadan ) besar2an diIndo`sia,dengan menghina Agama Islam dihadapan Perhimpunan Kristian itu.Gus Dur yang seperti mempersendakan umat Islam lalu berkata,orang2 Islam perlu dididik kembali dengan ajaran agama,sedangkan rakyat masih ingat bagaimana Gus Dur yang berseluar pendek,ketika memangku seorang wanita yang bukan muhrimnya.Kemudianya pula,semasa krisis ekonomi 1997,Freemasonry ini masih saja berterusan,Amerika melalui Camdesus (Bank Dunia) memaksa Indo`sia berhutang dengan IMF,yang akhirnya telah menjatuhkan Presiden Suharto dan turut menghancurkan Pertamina,syarikat gergasi minyak dinegara itu

    Protokol Yahudi juga menyebut,hendaklah hancurkan Islam dengan apa cara sekalipun sebelum mereka menjadi lebih kuat.Untuk itu,Freemasonry juga pernah menular keThailand,seperti yang kita semua tahu,Islam adalah agama `Keamanan`,namun kenapa Selatan Thailand bergolak,siapa yang menggerakkannya? Jika kita perhatikan senario ini,pergolakan diThailand semakin nyata apabila Tun Mahathir (2004) mengisytiharkan M`sia sebuah negara Islam.Kemudian dituduh `pejuang2 pemisah` Patani itu berlindung diM`sia,dan kemudian ada tuduhan kononnya M`sia menyembunyikan pejuang2 ini.Seperti yang diketahui,di Selatan Thai majoritinya adalah umat Islam/bangsa Melayu.Kenapa orang Melayu/Islam yang ditindas,kenapa tiada penindasan dilakukan diUtara dan Tengah Thailand?Jadi disini cukup jelas agenda Freemasonry ini untuk kita fahami.Hanya saja Thailand bernasib baik,kerana rakyatnya yang bijak,apabila Amerika melalui Singapura ( Temasek Holdings) mahu membeli saham dan kepentingan Syarikat Telekom Thaksin,rakyat Thai dengan segera menjatuhkan Taksin dan akhirnya cita2 Amerika mahu menguasai satelit dan aspek keselamatan Thailand gagal dan kecundang

    Perlu diketahui,bahawa sasaran utama Freemasonry sekarang adakah benua Asia,dan M`sia adalah sasaran terbaik.Mengapa M`sia,satu persoalan yang perlu difikirkan.Kita harus ingat China kini negara paling kaya didunia,sedangkan Amerika negara paling banyak hutang didunia.Amerika tidak mampu membina senjata pemusnah `Bumi ke Angkasa Lepas` sedangkan China sudah melakukannya 2 tahun lalu.China sudah mendapat semula Hong Kong,Macau dan kini Taiwan.dengan jatuhnya Taiwan ke pangkuan China,maka pegangan Amerika diAsia semakin lemah,dan ini bermakna Amerika perlukan sabuah negara lain sebagai sandaran,dan M`sia adalah dikedudukan yang amat strategik.Untuk itu,kita harus kembali kepada Paul Wofwofitz,dan meneliti apa yang telah dilakukannya kepada Indo`sia semasa menjadi Duta Amerika disana,dan sekarang tugasnya disambung oleh bekas isterinya,Dr. Claire Selgin,yang sedang giat berdakwah disana atas identiti sebagai seorang pengkritik filem.,namun sebaliknya dia dibayar secara Payroll oleh NED ( NGOs Yahudi ).Paul Wolfowitz adalah Yahudi sejati yang berhati serigala sesuai dengan namanya,yang memegang dua kerakyatan,Amerika & Israel,dan beliau pernah berjaya meyakinkan pentadbiran Reagan,H.W. Bush & G.W.Bush bahawa Iraq memiliki senjata nuklear.Walaupun PBB tidak membenarkan Amerika menyerang Iraq,tetapi Yahudi Amerika menyerang juga Iraq secara haram.Maka berjuta2lah rakyat Iraq mati terbunuh.Orang suruhan Amerika Chalabi pula dilantiklah menjadi Perdana Menteri Iraq,dengan syarat semua telaga2 minya diIraq mesti diserahkan kepada Exxon-Mobil yg dimiliki sahamnya oleh keluarga Bush

    Di M`sia,Paul Wolfowitz yang merupakan pakar Freemasonry,telah menggunakan (biarlah kita namakan A saja) seorang bekas menteri kanan sebagai kuda tungganganya.Wolfowitz pernah melawat A,semasa A di German untuk rawatan kesihatan biasa disana,dan Paul Wolfowitz mengunakan kesempatan ini mempelawa A menjadi pensyarah jemputan diJohn Hopkin University dan Georgetown University,dimana terkumpulnya tokoh2 Yahudi disana termasuklah Cohen,Al Gore,Madeline Al-Bright dll.Kemudian Paul Wolfowizt Yahudi inilah yang menulis Biodata A untuk diberikan anugerah kononnya A antara 100 pemimpin dunia.Dalam biodata itu Paul Wolfowitz memasukkan prakata menghapuskan Ketuanan Melayu,yang menyaksikan sehingga kini A,didalam setiap kempennya bercerita tentang menghapuskan Ketuanan Melayu dan gantikan dengan Ketuanan Rakyat,dan langkah ini pernah cuba direalisasikan olih MB Selangor,dengan mencadangkan UITM dibuka kepada bukan Melayu.Setelah Iraq dihancurkan,Paul Wolfowitz,Bush dan kunco2nya terus melabelkan negara2 Islam yang `kaya minyak` seperti Iran,Syria,Sudan,Libya sebagai negara pengganas,negara syaitan kata mereka,yang memungkinkan negara2 itu diserang pula dimasa akan datang (sekiranya ekonomi mereka agak pulih nanti)

    Yang menjadi kekesalan kita sebagai umat Islam,kenapa A yang dulunya terkenal sebagai pemimpin pertubuhan Belia Islam memilih University John Hopkins,lubuk tokoh2 Yahudi berdiskusi seperti Wolfowitz,Cohen,Francis Fukuyama,Meyrav Wurser,William Kristol,Max Boot,Danile Pipes,William Bennet,Richard Perle,Richard Pipes dan banyak lagi pakar2 politik yang bertanggungjawab mempertahankan kepentingan Israel dalam pentadbiran Presiden Amerika,kenapa bukan di University Al-Azhar atau di Universitas Padjajaran Bandung?Bukankah sudah jelas ada agenda Freemasonry bertapak disini,dan sasaranya adalah M`sia,bumi tercinta kita ini.Apabila Tun Mahathir (2003) menuduh Yahudi memerintah dunia secara proksi dan membiarkan orang lain berjuang dan mati untuk mereka,intelektual Israel seperti Charles Krauthammer membidas Tun Mahathir dan menyifatkan Tun sebagai seorang yang kasar.Pada tahun 2005,Tun Mahathir juga membidas Paul Wolfowitz kerana enggan mempercayai Iraq tidak mempunyai WMD,namun yang peliknya A tidak pula berdemonstrasi menentang penajajahan Amerika ke atas Iraq itu,sebaliknya pernah berdemostrasi menentang Penjajahan Soviet ke atas Afghanistan

    Gerakan anti-Islam Freemasonry pula digerakkan oleh orang2 seperti Falwel dan Roberstson.Falwel,yang menyatakan dalam dokumentari The World According To Bush 2004,bahawa; “Saya fikir Nabi Muhammad adalah pengganas.Saya telah baca cukup bahan sejarah yang dihasilkan oleh orang Muslim dan bukan Muslim dan dia ( Muhammad ) merupakan seorang yang ganas dan suka berperang”.Begitu juga dengan Pencaci baginda Rasul seperti Salman Rushdie yang mencaci Nabi melalui bukunya `Satanic Verses`,yang untuk sesetengah orang misalnya disanjung sebagai `profound writer`.(antara isi kandungan `The Satanic Verses`,Wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah adalah dihantar oleh Syaitan dan seterusnya,Rasulullah tertipu dengan wahyu tersebut.Kemudian, Rasulullah menyampaikan wahyu tersebut sebagai ayat atau surah dalam Al-Quran2.Pusat Pelacuran di Kota Mekah diuruskan oleh kesemua isteri Rasulullah dan Salahuddin Al-Ayubi,Panglima Perang Islam dalam Perang Salib dikatakan sebagai syaitan).Kerana itu,Imam Khomeini segera menfatwakan penindas keji seperti Rushdie harus dihukum bunuh seperti fatwanya,”Dengan nama-Nya Yang Maha Tinggi,Inna Lillahi Wa Inna Ilahi Rajiuun.Saya beritahukan kepada kaum muslimin pemberani diseluruh dunia.Telah diterbitkan buku Ayat2 Syaitan yang menghina Islam,Nabi dan al-Quran.Penulis serta penerbit buku itu hukumannya adalah MATI”.Namun bagi sesetengah orang kerana sudah mabuk untuk berkuasa seperti A,apa dia peduli,malah A dengan beraninya pula membela Salman seperti dalam kenyataannya,” I have read The Satanic Verses.I also read Midnight’s Children much earlier.I think he’s a profound writer.I disagree with him in The Satanic Verses,but you have to deal with this situation.First,it’s a literary piece,and second,I think any ruling on any ill-doing of any person must be determined by a court of law.I don’t believe it’s legitimate for someone to make a pronouncement to condemn any person.If countries dispute the writings of Salman,it should be brought to trial.In M`sia we chose just to ban the book,because if it weren’t,there would be riots.Do you want to defend one man and have so many people killed? But these decisions are difficult because if there’s no freedom of expression,then people feel intimidated every time they touch on what’s considered to be a sensitive issue”.Begitulah hujah2 A,dan menurutnya `The Satanic Verses` yang menghina Rasulullah itu karya sastera,maknanya boleh diterima,dan kedua A katakan nanti tidak ada kebebasan berfikir,dan pandangan beliau ini selari dengan pandangan Yahudi Amerika John Esperito kawankarib beliau.Bukankah ini ciri2 agenda Freemasonry,dan apakah selepas ini kita akan terus memejamkan mata dan memekakkan telinga,apabila semakin ramai syaitan2 yang terusan menghina Nabi junjungan kita,dengan melahirkan cerita2 karut-marut dengan alasan sebagai `karya sastera` atau `hasil seni` seperti perbuatan melakar katun Nabi Muhammad itu

    Kita juga tidak harus lupa,dalam Protokol Yahudi Ke-7,`Hancurkan Islam`,sebelum mereka menjadi kuat.Untuk itu,Yahudi Amerika juga mahu menghancurkan Petronas,sebagaimana mereka berjaya membankrapkan Pertamina diIndo`sia.Ini kerana Petronas yang beroperasi di 34 negara di seluruh dunia (antara 10 syarikat paling untung didunia),berpotensi untuk mendahului Exxon Mobil (yang mana Bush berkepentingan di situ),sekali-gus akan melemahkan kuasa Yahudi Amerika itu.Disamping itu,sasaran untuk mengunakan M`sia bagi Asia Tenggara,adalah bagi gandingan Singapura yang sudah sekian lama menjadi sahabat baik Mossad (Israel).Seperti yang diketahui,jet2 pejuang Singapura kini disimpan diAmerika dan Israel kerana tanah Singapura terlalu kecil,dan kemenangan Singapura keatas Pulau Batu Puteh baru2 ini adalah langkah permulaan bagi cita2 mereka untuk mengausai seluruh Tanah Melayu melalui kaedah Malaysian M`sia yang amat diketahui begitu senada dengan Singapura.
    Bibit2 kearah usaha ini telah banyak yang kita nampak,seperti usaha bekas Setiausaha Negara Amerika, Condoliza Rice yang berani mengkritik undang2 negara,juga usaha Camdesus mantan Presiden Bank Dunia,William Cohen,Paul Wolfowitz,J.Biden,yang berusaha mengkritik M`sia dalam Israeli Post,dan ini semua merupakan petanda yang buruk kepada negara,kerana mana2 pihak yang bekerjasama dengan Yahudi Amerika keselamatannya tidak terjamin.Jika perkara sebegini tidak dilihat sebagai satu ancaman,maka dikhuatiri sebuah lagi negara yang majoritinya Islam akan hancur dan orang Melayu akan jadi pelarian dinegara sendiri,seperti orang Melayu diSingapura,macam orang Palestin, orang Bosnia dan juga orang Rohingya.Kemudianya pula,talibarut2 Yahudi seperti A ini pula,akhirnya akan mengalami nasib yang sama seperti Presiden Saddam Hussien yang pada mulanya dibantu berbillion2 Dolar dalam Perang Iran-Iraq,akhirnya menentang Amerika,atau akan mengalami nasib serupa Benazir Buttho,Presiden Shah Iran yang lari ke Amerika,Presiden Musharaf,Presiden Hamid Karzai (bekas pekerja Exxon-Mobile di Amerika) atau lebih dekat seperti Gus Dur diIndo`sia,yang semuanya seperti Pak Kaduk,menang sorak tetapi kampung tergadai

  191. Puracendana | 30 December, 2009 14:48

    A2Lungga,hebat sekali perjuangan anda dalam perihal kemajuan ummah,dan saya memang tahu bahawa disitulah kekuatan anda,yang tidak harus anda persia2kan.Memang itulah risikonya apabila kita berbicara tentang agama diranah terbuka ini,kita akan dicop sebagai ekstrimis dsb. Dan itulah fitrah dunia sekiranya kita mengambil agama sebagai medium perjuangan,seperti sabda Rasulullah yang lebih-kurang,”Jika anda mengambil agama dalam hidup anda,bersedialah,anda akan dicoba dengan berbagai penderitaan umpama air mengalir disungai2 tanpa hentinya.” Contoh2 seperti ini bisa kita lihat pada diri penulis2 terdahulu seperti Mohd.Abduh,Jamaluddin Al-Afghani dan juga penulis terkini seperti Dr.Maza (Minda Tajdid),Dr.Ridhuan Tee Abdullah dan Sdr Ravi Abdullah dll. Seperti yang saya katakana terdahulu,saya memilih thread ini dengan harapan dapat berkongsi pandangan dengan penulis2 hebat diIndo’sia atau M’sia,namun saya cuba mengelak untuk berdebat dengan atau memasukki gelanggang politik.Syabas dengan usaha oneline marketing dan adsense affiliate anda itu,semoga usaha anda akan membawa kemajuan diri dan keluarga.Saya jadi senyum sendirian bila membaca cerita anda dengan peraturan mengenai computer atau laptop dirumah,kerana saya juga pernah mengalaminya dan cuba membuat peraturan keluarga seperti anda itu.Namun akhirnya saya sedar,teknologi terkini yang pelbagai,bisa saja dimanafaatkan,biar pun untuk tujuan baik atau pun tujuan buruk sekalipun,dan kuncinya ada difikiran kita,bukan dikomputer itu.Contohnya,kini ponsel Black Berry dsb sudah membolehkan segalanya menerjah pemikiran anak2 kita,biar pun mereka berada ditempat tiduran,dan semua ini tidak memungkinkan lagi kita melakukan pengawasan dan pemantauan secara konvensional,yang sebenarnya bagi anak2 muda kini sudah primitif.Jalan terbaik adalah mengunci minda anak2 kita dengan membekalkan panduan2 yang bermanafaat buat diri mereka melalui penerangan2 berupa muzakarah dan nasihat2 berguna,dan selebihnya terserahlah pada mereka untuk memilih jalan seterusnya.Seperti juga nakoba,adalah mustahil untuk menjauhkan diri anak2 kita dari persekitaran yang sebegitu dizaman yang mencabar ini,kerana ia mungkin berada dimana2 termasuk dipersekitaran rumah kita,namun apa yang mampu kita lakukan adalah membuang kebesaran2 atau pengaruh nakoba tersebut dari minda anak2 kita,dan itu merupakan cabaran2 bagi kita sebagai ibu-bapa masa kini

  192. AREK-AREK LUNGGA | 1 January, 2010 00:24

    Saudara Puracendana,
    Analisis serta pembacaan yg mendalam anda lakukan tentang Freemasonary adalah sangat bernilai.Kalau andapunya waktu dan minat bisa anda bukukan sebagai buku kecildan diterbitkan.Bisa aja andaterbitkan di Indonesia urusannya agak mudah-murah.Contoh penulis “Gurita dari Cikeas”bahan2 tulisannya tsb berasal dari pembacaan-berita2-artikel2 diblog ygdikumpulkan jadilah sebuah karya.Kalau di Malaysia susah diterbitkan kelulusan KDN amat perlu dalampenerbitan.
    Sebab kemampuan anda menulis cukup baik ditambah pula anda sangat menguasai bhs Inggeris.

  193. Puracendana | 1 January, 2010 16:42

    Freemason adalah sebuah organisasi yang sangat bersifat rahsia.Ia dicetuskan olih para Ksatria Templar (Pejuang Salib) yang pulang keEropah dari Jurusalem setelah kalah dari perang salib,dan diikuti dengan pembinaan Haikal Sulaiman (King Solomon’s Temple) diJerusalem pada 967 S.M.Freemasonry secara umum diterjemahkan sebagai pertubuhan persaudaraan yang memberi erti semangat persaudaraan sesama ahli pertubuhan.Jika dilihat pada zahir pengertian itu,tiada apa yang tidak kena padanya,namun ia sebenarnya suatu pertubuhan yang sangat bahaya kepada umat Islam kerana agendanya untuk melenyapkan ketaatan beragama,sekali gus menimbulkan kecelaruan dikalangan masyarakat dunia.PergerakanYahudi antarabangsa itu yang bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia serta merosakkan kehidupan politik,ekonomi dan sosial sejagat.Pada asasnya,gerakan itu dipelopori orang Yahudi yang ingin mengambil tanah Palestin dan membina Haikal Sulaiman di bawah runtuhan Masjidil Aqsa,seterusnya melebarkan kuasa ke Syria, Iraq,Jordan,Mesir dan Madinah.Ia ditubuh serta dirancang oleh Yahudi untuk memusuhi semua agama secara umum dan Katolik khususnya,namun kemudian mereka mengalih perhatian kepada agama Islam sebagai musuh utama

    Antara misi Freemasonry ialah menyebarkan ideologi ilhadiyah iaitu suatu fahaman tidak mempercayai kewujudan tuhan dan tidak menganuti sebarang agama.Buktinya sebagaimana kata seorang Freemasonry,Proudon,”Freemasonry adalah suatu penyangkalan terhadap kepentingan agama.Apabila ada anggota Freemasonry yang berkata2 mengenai kewujudan tuhan,maka yang dimaksudkan adalah alam dan kekuatan material atau mereka menganggap tuhan dan manusia sebagai suatu benda.” Pergerakan terbabit juga berselindung disebalek pelbagai pertubuhan bersifat kemanusiaan dan kebajikan seperti pertubuhan Bahaiyah,Kesaksian Yehova dan pertubuhan yoga.Pertubuhan Bahaiyah misalnya,timbul diIran pada 1844,diasaskan seorang Yahudi yang menyamar sebagai orang Islam menggunakan nama Mirza Muhammad Ali Syirazi yang meninggal dunia pada 1853.Ia dikatakan timbul di kalangan Syiah Imamiyah disebuah kawasan bernama Syirazi diwilayah Iran.Mirza Ali dikatakan mendakwa dirinya ‘albab’ yang bermaksud pintu.Beliau mendakwa dirinya menjadi pintu bagi kaum Syiah atau seluruh umat Islam yang akan mentadbir mereka bersama imam Mahadi,yang ditunggu2 kedatangannya pada akhir zaman.Perkataan albab diambil daripada sabda Nabi yang bermaksud: “Aku kota ilmu dan Ali adalah pintunya.” Menurut fahaman Syiah,Saidina Ali adalah pintu yang dimaksudkan itu,tetapi Mirza Ali mendakwa dirinya seperti dimaksudkan hadis terbabit dan menamakan ajarannya sebagai Babiyah atau Bahaiyah

    Fasa awal penubuhannya,pergerakan ini mendapat sambutan menggalakkan kerana pada zahirnya cenderung kepada amalan Islam tulen,tetapi kemudian ia jelas menyeleweng daripada kehendak Islam.Mirza Ali merumuskan agama Islam,Yahudi dan Kristian adalah agama yang datang dari Tuhan dengan mengajak semua penganut agama terbabit membubarkan agama mereka dan membentuk agama yang satu dipanggil dinullah atau agama antarabangsa.Sekiranya dikaji fahaman itu lebih mendalam,kesannya boleh mengakibatkan manusia meninggalkan semua agama mereka seterusnya membawa mereka kepada ilhadiyah sebagaimana matlamat dikehendaki Freemasonry.Mereka yang mengikuti ideologi Bahaiyah menganut fahaman wahdatul wujud iaitu penyatuan antara makhluk dan tuhan.Fahaman ini sudah tentu ternyata sesat dan syirik kepada Allah yang Maha Esa

    Pergerakan Illumanity (cahaya),ditubuhkan Adam Weishaupt pada 1776.Beliau seorang anggota Freemasonry yang murtad daripada Kristian serta meninggal dunia pada 1830.Illumanity dinisbahkan kepada satu daripada kumpulan Yahudi.Mereka menamakan Illumanity sempena nama iblis,selaku pemerintah tunggal alam ini dengan pusat pentadbirannya di Segitiga Bermuda,yang dikatakan tempat tinggal Dajjal.Lambang pertubuhan terbabit dikatakan terdapat pada mata wang Amerika Syarikat,menunjukkan negara itu dikuasai bangsa Yahudi.Pereka mata wang itu seorang anggota Freemasonry daripada pergerakan Illumanity,Pat Robertson.Antara matlamatnya ialah menghapuskan sistem warisan harta pusaka,semangat cintakan tanah air dan semua agama sedia ada di dunia supaya manusia dapat dipaksa menganuti ideologi bersifat antarabangsa.Selain itu,mereka juga ada yang mengamalkan ajaran sihir Kabbalah,yang memiliki arti sebagai ‘yang diteruskan atau diwariskan secara lisan’.Ajaran Kabbalah dipercaya merupakan ajaran paganisme yang memadukan kepercayaan terhadap kosmos dengan jiwa manusia,sumber dari ajaran Talmud yang kini banyak dianut oleh kaum Zionis-Yahudi seluruh dunia

    Kabbalah juga lekat dengan ritus2 ajaran kegelapan dan satanisme.Banyak ritus yang dilakukan para Kabalis guna ‘memelihara’ jiwa Kabbalahnya,antara lain ritus pengorbanan nyawa manusia,ritus meminum darah,ritus seks bebas,dan lain sebagainya.Sejak berabad silam Gereja menentang ajaran ini.Namun para Kabalis kemudian melakukan perlawanan terhadap Gereja dan bahkan mendirikan gerejanya sendiri dengan nama Satanic Churc atau Gereja Setan.DiIndo’sia,kasus Gereja Setan pernah diberitakan ada diBandung,walau kemudian menghilang begitu saja

    Satu lagi antara pecahanya adalah,pertubuhan Democracy or Freemasonry atau Dajjal mata satu.DiM’sia ini memang wujud Freemasonry,malah ada terdapat pertubuhan `Royal Pahang Freemasonry’.Begitu juga dengan kelab2 kebajikan seperti Lions Club, Rotary Club,atau juga dikenali Rotaract,tapi sebenarnya kelab2 ini semuanya adalah anak2 kepada Freemasonry,pertubuhan Dajjal sedunia yang dianggotai oleh semua bangsa dan agama.Malah,United Nations (UN) sendiri dikuasai oleh Freemasons.Jika Zionisme diangotai oleh Yahudi (Jews) sahaja,Freemasonry dianggotai oleh pelbagai bangsa dan agama,Bahai pula ajaran baru yang juga ada kaitan dengan Dajjalisme.Walaupun Freemasonry dikatakan bertentangan dengan Kristianiti, semuanya adalah ancaman kepada Islam.Cuba lihat ‘Mata satu diatas pyramid pada matawang Dolar Amerika,ia melambangkan Dajjal Mata Satu yang diberitakan dalam Hadis Sahih.Lambang utama Freemasons adalah jangka dan sesiku (Compass and Square) dan slogan mereka adalah: “NOVUS ORDO SECLORUM” - New Secret Order = New world Order = Tatanan Dunia Rahsia Baru,yang pernah disebut oleh Bush pada satu perhimpunan UN.Selain itu,mereka mempunyai pelbagai ikon dan lambang yang pelik,dan mereka juga mengamalkan Sihir Kabbalah dan Penyembahan Syaitan.Mereka mengatakan mereka percaya kepada Tuhan - tetapi konsep Tuhan bagi mereka adalah sesat - `The Great Architect of the Universe’, `JahBuLon’ dan `Lucifer’ adalah pujaan mereka. Lucifer adalah nama bagi Iblis yang mereka anggap sebagai suci sebagai `bercahaya’.Jadi kesimpulanya adakah kita masih tetap menganggap Freemasons hanyalah Pertubuhan Kebajikan atau Kelab Elit yang tidak berunsur subversive?Sama2lah kita fikirkan

  194. AREK-AREK LUNGGA | 2 January, 2010 03:07

    Puracendana..
    Tulisan anda yg begitu bernas membuatsaya teruja,tulisan anda tgl 1/1/10 diatas pernahsaya baca dimedia lain tapi udah lama tak ingat dimediaapa..Serta fakta yg begitu detail manambah ilmu kami semua.Sya mohon keizinan untuk memetik/mengkopy tulisan anda ttg freemason diatas,mungkin suatu masa amat berguna dihebahkan dipublik,thanks.
    Mungkin karna saya kedepan ini agak sibuk dgn marketing online dan juga aktif di blog2 komunity,yg memerlukan perhatian tersendiri.Maaf kalau saya jarang2 menulis komen disini buat sementara,bila smua udah stabil rodanya berpusing .saya akan aktif kembali.InsyaAllah.

  195. Puracendana | 2 January, 2010 13:00

    Terhadap A2Lungga,ingin juga rasanya saya mengetahui perihal business online mktng.yang anda jalankan sekarang secara detail tentang bidang pengkhususanya,itu pun sekiranya anda tidak keberatan berkongsi maklumat,dan saya doakan semoga anda suksess dalam perjuangan anda itu.Sejak kebelakangan ini saya banyak menghabiskan masa membaca karya2 berat penulis2 terkenal seperti Robert Openhimer,Adolf Heuken (Belanda),Grace Pamungkas,Pak Rendra
    (Indo’sia),Dr.Mahathir,Syed Hussin Al-atas(M’sia) dll.Selalunya saya akan melakukan sedikit research dan mencatitkan segala fakta penting untuk dijadikan bahan penulisan.Mengenai penulisan saya,sudah semestinya saya mengizinkan sekiranya anda ingin melakukan pemetikan diatasnya,kerana ia merupakan satu penghormatan bagi saya,kerana ada juga orang yang sudi memerhatikanya.Wang yang selalu dibelanjakan akan habis akhirnya,namun ilmu yang dikongsi bersama orang lain akan tetap bertambah,semoga bermanafaat buat kita semua.Wallahualam

  196. AREK-AREK LUNGGA | 5 January, 2010 09:55

    Puracendana,
    Beberapa hari ini adalah hari2 yg sibuk bagi yg masih punya anak bersekolah rendah=menengah,termasuk saya ygpunya anak dua sekolah menengah dan dua pula di sekolah rendah,Tapi suasana itucukup membahagiakan .walau dgn pengeluaran uang yg tidak sedikit,karna kalau peralatan sekolah udah usang-rosak .Maka mesti diganti serba baru,pakaian sekolah,beg.kasutdsb.Tentang anak2 yg di university,mereka udah bisa berdikari,Begitulah rutinhidup kita sebagai ibu-bapa.moga2 aja segala jerih-payah mereka belajar dapat membuahkan hasil kebaikan-kejayaan buat diri-keluarga-Agama-Negara.InsyaAllah.
    Mungkin sdrPuracendana udah terlepas dari kesibukan separti saya itu..Tentang online mkting tsb..ahh baru mula-dan kecil2an belum begitu meriah.seperi Google-Adsense-Affiliate dan sedikit jual barang2 obat..dankini coba2 masuk Ebay-dll.Cuma meletihkan karna perlu duduk depan komputer ber-jam2.Begitulah sekedar mengisi masa2 yg udah senja,daripada duduk2 dikedai2 kopi buang2 masa,baik ada juga kesibukan yg amat2 saya minati..InsyaAllah

  197. Puracendana | 5 January, 2010 12:26

    Protokol Yahudi yang menyebut,hendaklah hancurkan Islam dengan apa cara sekalipun sebelum mereka menjadi lebih kuat dalam satu2 negara,dengan membuat gerakan yang bertentangan,bagi tujuan Freemasonry,sebenarnya sentiasa berjalan tanpa henti,cuma samada kita sedari atau tidak.Terbaru,umat Islam diM`sia dikejutkan dengan keputusan hakim Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur Datuk Lau Bee Lan yang membenarkan makalah Herald-The Catholic Weekly mengunakan perkataan Allah didalam penerbitanya.Bila ini terjadi,barulah umat Islam seperti terkena kejutan halilantar,dan barulah masing2 heboh terjerit2 seperti kerasukan,sedangkan selama ini orang Islam sendiri kebanyakanya lebih banyak berpolitik berhabisan,sehinggakan tanpa mengira sempadan yang mana kritikal,sehinggakan ada-kalanya agama pun seperti diperguna dan dipermain2kan,yang akhirnya bisa merugikan umat Islam itu sendiri.Kecenderungan berpolitik yang melampau telah menyebabkan Melayu dan Islam itu berpecah2 kepada beberapa kelompok,sekali-gus menjadikan mereka buta dan tenggelam dalam buaian politik semasa

    Dari segi pemikiran,majoriti umat Islam M`sia amat berbeza dengan umat Islam diIndo`sia yang lebih liberal.Perbezaan pemikiran menjadi lebih ketara jika ia dibentengi olih dokma politik kepartian.Pemikiran Islam Umno tidak sama dengan Islam Pas,begitu juga dengan Islam Keadilan,Islam Dap dan Islam yang tidak berparti,walau pun isu yang dihadapi adalah isu yang menyentuh agama yang sama,yaitu Islam.Dalam banyak hal,masing2 berhujah dan berpandangan seolah2 matlamat akhir kepada penyelesaian sesuatu isu itu bukanlah Islam,tetapi Umon,Pas,
    Keadilan,Dap dsb,ianya benar2 amat memalukan dan mendukacitakan.Lantaran itu tidak hairanlah nilai agama Islam yang suatu masa dahulu berada ditempat yang tertinggi dinegara ini,sudah dengan begitu senang dipermainkan olih golongan cauvanis agama lain.Begitu juga institusi raja2 yang bertindak sebagai penaung agama Islam,dewasa ini sewenang2nya diasak,sehinggakan tiada lagi sempadan adat antara raja dan rakyat.Ini jelas menunjukan bahawa ketaat-setiaan sudah berbelah-bagi lantaran daripada fahaman sempit berpolitik kepartian ini.Masing2 membawa budaya kepartian sehingga menjangkau jauh kedalam setiap perkara dan situasi,termasuk yang menyentuh agama Islam.Entah dimana silapnya sehinggakan amat susah sekali untuk melihat parti2 yang berteraskan Islam dan Melayu ini bersatu dalam hal-ehwal keagamaan seperti isu pengunaan nama Allah itu.Dalam hal ini,yang nyata ruginya adalah umat Islam itu sendiri,terutama dalam jangka masa panjang

    Sebenarnya asas bantahan ini ialah nama Allah,berdasarkan kepercayaan (Tauhid) sesuatu agama,dan yang jelas nama Allah orang Islam tidak bolih digunakan olih agama lain utuk merujuk kepada tuhan, ini kerana Allah yang dimaksudkan olih agama lain itu,nyata tuhan yang berlainan dengan Allah yang dimaksudkan didalam Islam.Kalimah Allah itu dengan sendirinya menjadi eksklusif kepada umat Islam sahaja,kerana ia merupakan sebahagian ayat Al-Quran,dan lansung tidak terdapat dalam agama lain.
    Dan dari segi jangka masa panjang,penggunakan perkataan Allah bagi agama lain,dikhuatiri akan mengelirukan umat Islam,yang padahnya tidak bolih diambil mudah

    Berbalek kepada Islam diM`sia,dan jika kita perhalusi,kita dapati majoriti umat Islam,baik penyokong Umno,Pas,Keadilan,mau pun yang diatas pagar,seolah2 seperti sudah kehilangan arah dan fokus dalam penentuan untung nasib mereka sendiri.Keadaan seperti ini adalah antara hakikat pahit yang sedang dialami umat Islam dinegara ini diera pasca kemerdekaan,dan ia seharusnya disedari olih pemimpin Islam yang terlibat dalam politik kepartian itu.Masyarakat Islam keseluruhanya perlu sedar,dan ikhlas mengakui akan realiti adanya kelemahan bangsa kita sendiri,yang secara tidak lansung akan melemahkan agama Islam.Kita juga perlu sedar bahawa agama kita sekarang ini sebenarnya tidak sekuat dan semantap dulu lagi,bagitu juga dengan bangsa Melayu amnya,samada dari segi idealisme,
    warisan,budaya mau pun ekonomi.Diera kebangkitan teknologi maklumat dan era politik yang kononnya berpaksikan `pembelaan rakyat` ini,terlampau banyak sebenarnya halangan2 untuk mempertahankan dasar2 keagamaan biar pun yang asas,seperti isu penjualan arak,isu hukum sebat,isu murtad dsb. sehinggakan menampakan Islam lebih lemah daripada yang umatnya sendiri sangkakan

    Persoalanya sekarang,parameter apakah yang diguna-pakai olih ahli2 politik Islam dinegara kita ini,untuk memastikan hak2 umat Islam M`sia,sebagaimana yang terkandung dalam perlembagaan negara,dipertahankan dan dijaga dengan baik?Justeru itu pemimpin dan ahli politik Islam,perlu memperhalusi perkara2 seumpama ini dengan seikhlas2nya demi agama tercinta.Samada suka atau tidak,samada pahit atau maung,ia perlu diberi perhatian dan keutamaan dalam mengurus tadbir negara.Mereka harus tahu membezakan yang manakah fokus strategik,dan ia tidak harus digadaikan semata2 demi pemahaman politik sempit yang akan merugikan keseluruhan umat Islam.Perbezaan politik adalah lumrah,tetapi perbezaan yang melampau sehingga ketahap bolih membahayakan agama,sudah pasti tidak akan menguntungkan,umpama Pak Kaduk yang hanya menang dan menjadi juara sorak,namunnya akhirnya hanya mampu menangis kerana kampung telah tergadai

    Olih itu,umat Islam tidak kira apa juga pegangan parti perlu sedar dan mula memahami,bahwa Freemasonry pernah merencanakan kebobrokkan dalam agama dengan berbagai2 cara,termasuk dengan mengatasnamakan `pembebasan masyarakat`, namun tujuan sebenarnya adalah menghapuskan agama dengan cara melaga2kan agama2 itu sesama sendiri,dan rencana sedemikian masih saja sedang dijalankan.Secara jelasnya,disini strategi yang dijalankan oleh Freemasonry sebenarnya adalah sesuatu yang lebih berupa pencucian otak besar2an,yang dimulai dengan menindas para penganutnya,dan melaga2kan mereka dengan sesuatu isu yang provokatif dsb

    Namun begitu,jalan keluar bagi umat Islam masih ada,bersatu kembali kepada Allah dengan ajaran yang sebenar,Tuhan,Pencipta segala sesuatu,bagi mencapai kebahagiaan dan kedamaian hakiki dengan berpegang pada agama yang Tuhan ridhai untuk kita itu secara ikhlas,tanpa mencemarkannya dengan sebarang agenda politik.Tuhan telah mengingatkan kita bahwa keselamatan didunia ini adalah dengan kembali kepada agama dan telah memberi kabar gembira bahwa hamba2-Nya yang ikhlas tidak akan merasa takut,selama mereka patuh pada-Nya.Kerana itu,dengan semua alasan yang sudah dipaparkan diatas,masyarakat Islam diM`sia harus mencari jalan keluar bukan dengan hanya melaung2kan agama,tetapi dengan penerapan ajaran agama dan juga perpaduan umat Islam itu sendiri,dengan bertindak mengikuti hati nurani yang bersih dengan memperlihatkan rasa sayang,belas kasih dan sikap menghargai,tidak ada keraguan bahwa hal itu akan dengan mudah memberantas kekejaman dan kebobrokan dalam masyarakat seperti sekarang,terutama dalam beragama

    Allah telah menjanjikan kepada orang2 diantara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dibumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang2 sebelum mereka berkuasa,dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhai.Dan Dia benar2 mengubah (keadaan) mereka,setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa.Mereka tetap menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang2 yang fasik. (QS. An Nuur, 24:55)

  198. Puracendana | 6 January, 2010 13:50

    Freemasonry berasal dari gerakan rahsia yang dipelupori oleh sembilan orang Yahudi diPalestin pada tahun 37M,yang dimulakan sebagai usaha untuk melawan pemeluk Masehi,dengan cara pem¬bunuhan terhadap orang2 persaorangan tertentu ketika itu.Salah seorang yang disebut sebagai pendiri projek ini adalah Herodes Agrida I (meninggal 44M).Dia dibantu oleh dua orang Yahudi,Heram Abioud dan Moab Leomi. Kemudianya Freemasonry diperluaskan matlamatnya,dan menempatkan dirinya sebagai musuh terhadap agama Masehi maupun Islam

    Pada tahun 1717M gerakan rahsia ini mula menjelmakan diri mereka secara terbuka,dengan mengadakan seminar diLondon dibawah pimpinan Anderson.Dia kemudianya secara formal dilantik sebagai ketua gereja Protestan,namun pada hakikatnya dia adalah seorang Yahudi.Dalam seminar inilah gerakan rahsia tersebut memakai nama Freemasonry sebagai nama barunya.Sebagai pendirinya adalah Adam Wishaupt,seorang tokoh Yahudi dari London,yang kemudian mendapatkan sokongan dari Albert Pike,seorang jenderal Amerika (1809-1891).Biar pun begitu,objektif dan projek2 organisasi ini terus dirancang dan diatur secara sulit,struktur¬nya sangat rahasia,teratur dan rapi,namun tujuan gerakan Freemasonry secara umum adalah bagi menghapus semua agama,menghapus sistem keluarga dan mengkucarkacirkan sistem politik dunia.Ketika itu,mereka mensasarkan untuk menghancurkan kesejahteraan manusia dan merusak kehidupan politik,ekonomi dan sosial negara2 non-Yahudi atau Goyim (sebutan dari bangsa lain di luar Yahudi).Namun tujuan akhir dari gerakan Freemasonry adalah mengembalikan bangunan Haikal Sulaiman yang terletak diMasjid Al-Aqsha,dikota Al-Quds (Jerussalem),mengibarkan bendera Israel,serta mendirikan pemerintahan Zionis antarabangsa,seperti yang diterapkan dalam Protokol para cendekiawan Zionis

    Buku Protokol ini berisikan langkah2 yang telah ditetapkan oleh para hakkom,catatan pembicaraan yang dilakukan didalam setiap mesyuarat mereka,serta berisikan 24 bagian (ayat) yang merangkumi rencana politik,ekonomi,dan keuangan,dengan tujuan menghancurkan setiap bangsa dan pemerintahan non-Yahudi,serta menyiapkan jalan penguasaan bagi orang2 Yahudi terhadap dunia antarabangsa. Dalam gerakannya,Freemasonry menggunakan tangan2 cendekiawan dan hartawan Goyim,tetapi di bawah kawalan orang Yahudi pilihan.Hasil dari gerakan ini diantaranya adalah mencetuskan tiga perang dunia,tiga revolusi (Revolusi Perancis,Revolusi Amerika,dan Revolusi Industri diInggris), melahirkan tiga gerakan utama (Zionisme, Komunisme dan Nazisme).Perlembagan Freemansory terbagi kepada tiga tingkatan yaitu,Majlis Rendah atau Freemansory Simbolis,Fremansory Majlis Menengah dan Fremansory Majelis Tinggi

    Dalam penerimaan keanggotaan,Freemasonry tidak mempersoal¬kan agama setiap calon anggota, bahkan calon anggota disumpah sesuai dengan agama yang dianutnya.Dalam Freemasonry diadakan model kenaikan pangkat hingga tahap ke-33 bagi orang2 Goyim.Orang2 yang berhasil dipengaruhi,direkrut dan kemudian diberikan tugas untuk menyebarkan paham Freemasonry dan bekerja untuk mereali¬sasikan tujuan mereka.Selalunya,orang2 tertarik kepada Freemasonry karena mereka menganggap bahwa organi¬sasi ini bergerak di bidang kemanusiaan,namun disebalik itu mereka menanamkan doktrin “Pengembangan Agama” atau “Polotisme”,yang mengatakan semua agama itu sama,baik,dan benar.Lebih jauh Freemasonry dengan secara halus membawa anggotanya memahami Atheisme

  199. Puracendana | 6 January, 2010 13:52

    Kemudian pula mari kita lihat peranan yang dimainkan Freemasonry dalam meruntuhkan Khalifah Othmani Turki.Dalam usaha menguasai Palestin,selain strategi langsung menemui Sultan Abdul Hamid II (penguasa terakhir Daulah Turki Othmani) kaum Zionis ini juga melancarkan strategi tidak langsung melalui gerakan Freemansory.Gerakan ini memiliki hubungan yang sangat kuat dengan organisasi “Ittihat ve Terrakki” (Al-Ittihad wa At-Tarraqqi, Persatuan dan Kemajuan) yang berkembang sangat pesat di Salonika,Yunani ketika itu.Anggota2 Komite Persatuan dan Kemajuan,yang dikenal sebagai kelompok Turki Muda (Young Turks),diketahui sangat dekat dengan pihak tentera dan banyak anggota2nya yang merupakan orang Yahudi (Jews) an Cryto Jews Salonika.Untuk menjalankan roda organisasi,mereka mendapatkan sokongan kewangan dari orang2 Dunama,yaitu sekelompok Yahudi yang masuk Islam,namun secara diam2 tetap mempertahankan keyahudiannya

    Komite Persatuan dan Kemajuan sesuai dengan program utamanya yang dihebahkan,berusaha kuat menekan Sultan Abdul Hamid II untuk memberlakukan kembali Konstitusi 1879 yang dirancang oleh Midhat Pasha seorang Dunama anggota Freemasonry.Usaha ini berhasil sehingga Sultan Abdul Hamid II memberlakukan kembali perlembagaan 1879 dan membentuk kembali parlimen yang sudah dibubarkan.Pemberlakuan kembali perlembagaan 1879 telah menyulut kerusuhan yang terjadi pada tanggal 13 April 1909 yang menunjukkan penolakan masyarakat yang majoritinya Muslim,terhadap kekuasaan Komite Persatuan dan Kemajuan sekaligus wujud kebencian terhadap Freemasonry, terutama dari kalangan ulama.Para ulama menilai bahwa perlembagaan 1879 dapat membawa Khilafah Othmaniyah ke arah sekularisme dan pemberangusan terhadap syariat Islam

    Untuk “memulihkan ketertiban”, para pejabat tentera Macedonia mengirimkan pasukan Harekat Ordusu dari Salonika.Akan tetapi pasukan yang dipimpin oleh Dunama-Freemason bernama Ramzy Bey ini malah berbalik menyerang kedudukan Sultan dan menghancurkan brigade2 pertahanan para penentang konstitusi.Akibat peristiwa ini kemudian Sultan Abdul Hamid II dipecat dari kedudukannya sebagai Sultan-Khalifah oleh parlimen.Terhadap peristiwa pemecatan ini,Sultan Abdul Hamid II menuding kelompok Yahudi sebagai pihak yang bertanggung jawab.Hal ini terungkap dalam surat Sultan Abdul Hamid II kepada salah seorang gurunya, Syekh Mahmud Abu Syamad.Penurunan Sultan Abdul Hamid II dari kedudukannya sebagai Sultan-Khalifah menandai berkuasanya Komite Persatuan dan Kemajuan secara langsung dalam pemerintahan Othmaniah.Untuk melempangkan kekuasaan¬nya,maka kemudian Komite Persatuan dan Kemajuan mengambil garis tegas untuk menjalankan ide Turanisme (Nasionalisme Turki) di berbagai bidang

    Sementara itu,pada 21 November terjadi perjanjian antara Inggris dan Turki untuk membahas penyelesaian masalah Turki.Dalam kesempatan tersebut Inggris mengaju¬kan syarat-syarat agar pasukannya dapat ditarik dari wilayah Turki, yang dikenal dengan “Perjanjian Luzon”, yaitu,Turki harus menghapuskan Khilafah Islamiyah serta mengusir khalifahnya dan menyita semua harta kekayaannya > Turki harus berjanji untuk menghalangi setiap gerakan yang membela kekhalifahan > Turki harus memutuskan hubungannya dengan dunia Islam > Turki harus menerapkan hukum sivil sebagai pengganti hukum Daulah Othmaniyah yang bersumberkan Islam

    Persyaratan tersebut diterima oleh Musthafa Kamal dan perjanjian ditandatangani pada tanggal 24 July 1923. dan akhirnya,setelah melalui perdebatan dan berbagai2 tekanan,pada 3 March 1924,Majlis Raya Nasional menghapus jabatan Khalifah,dan khalifah waktu itu,Sultan Abdul Majid II diusir ke luar negeri.Penghapusan pemerintahan khilafah ini kemudian diikuti dengan penghabusan segala unsur Islam dalam masyarakat.Dari mulai penutupan dan pengalihfungsian masjid2,pelarangan penggunaan bahasa Arab,tulisan Arab dan pakaian Muslim,hingga penghapusan Mah¬kamah Syariah dan perubahan pengiraan tarikh kekalender Masehi.Dengan demikian berakhirlah Khilafah Turki Othmani yang telah dipertahankan selama sekitar 640 tahun.Prestasi Musthafa Kamal Attaturk,agen Freemasonry dalam menghapuskan Khilfah Turki Utmani tersebut sangat dibanggakan oleh Freemasonry

    Wallahu a’lam

  200. arief pratama | 7 January, 2010 10:29

    Saya sebetulnya meihat akar permaslahan ini adalah bagaimana kita menanggapi bahwa kita adalah satu rumpun yaitu melanesia yang berarti kita adalah rumpun melayu. Jadi kesamaan diantara kita sama sekali jangan di perdebatkan, lihat saja masalah angklung di negara Thailand sendiri angklung sudah lama ada perbedaannya kita memakai bambu mereka memakai kayu yang hampir mirip disamakan dengan bambu. Sementara warga negara Indonesia sendiri sering merantau keberbagai negara. Seperti juga masalah lagu Indonesia Raya, lagu in di adaptasi dari lagu kebangsaan portugis, …………. !

  201. Puracendana | 7 January, 2010 12:42

    Hampir sepanjang tahun 2009 dicemari konflik diantara dua negara,Indo`sia dan M`sia,termasuk olih perkara2 remeh-temeh dan tidak masuk akal.Natijah dari konflik tersebut,hubungan menjadi renggang dan banyak urusan diplomatik agak terganggu,serta tertangguh seperti urusan TKI dibidang pembantu rumah dsb.Disebabkan provokasi yang melampau,sengaja dipanas2kan,telah menampakkan seolah2 kejadian majikan M`sia menyeksa pembantu rumah berlaku secara berleluasa,sehinggakan memaksa kerajaan Indo`sia mengkaji semula prosedur pengiriman pembantu rumah tersebut.Biar pun telah berulang kali difahamkan bahawa isu2 tersebut adalah kes2 terpencil yang hanya melibatkan sikap individu itu sendiri,dan tidak ada kena mengena dengan dasar negara,namun ramai yang seolah2 sengaja memekakkan telinga dalam hal ini,maka tercemarlah nama baik keseluruhan rakyat M`sia disebabkan nila setitik tersebut.Walau bagaimana pun,seharusnya kita rasa bersyukur kepada pemimpin tertinggi kedua negara,kerana dengan lawatan timbal balas antara mereka,telah berjaya meredakan keadaan gawat tersebut

    Seperti diterangkan diatas,perbuatan2 tersebut adalah merupakan tanggungan peribadi individu2 yang terlibat itu sendiri,kerana manusia sememangnya telah dijadikan begitu,ada yang baik ada yang jahat,ada yang zalim ada yang penyayang,sama juga lawannya seperti positif dan negatif,hitam dan putih.Perlu diingat,perihal majikan menyeksa pembantu rumah itu memang terjadi dimana2,diM`sia,
    diSingapura,diDubai,diArab Saudi,diHong Kong,malah diseluruh pelusuk dunia,yang pasti ia terjadi disebabkan manusia2 yang sememangnya dilahirkan begitu,sadis,kejam,tiada berperi-kemanusiaan dan bolih dikategorikan sebagai sakit jiwa.Namun sama2lah kita fikirkan pula,bagaimanakah pula status orang2 yang menuduh melulu begitu,sengaja mengadu domba dan sengaja berniat melaga2kan warga kedua negara,dan rasanya status mereka itu tiada bezanya dan malah mungkin lebih lagi teruknya.
    Logiknya,majikan yang menyeksa pembantu rumah itu menyeksa seorang dua sahaja,sedangkan yang mengadu-domba pula menyeksa dan merosakkan berjuta2 warga kedua negara.Namun biarlah,perkara sudah berlalu dan hanya dapat kita jadikan ikhtibar,mana yang baik dan mana yang buruk.Buat membuka minda kita semua agar lebih cerah lagi,disini disertakan beberapa kes yang terjadi diM`sia didalam minggu,yang saya kira sedikit sebanyak telah membuatkan hati2 menjadi mendidih,buat renungan kita bersama

    Pada 4/1/2010 Seorang ibu beranak dua yang mengaji pembantu rumah dari Indo`sia berasa curiga kerana setiap kali dia pulang dari kerja,dia mendapati anak2nya mengadu kelaparan dan seperti trauma ketakutan.Ibu tersebut bersama suami kemudianya mengambil langkah bijak dengan memasang cctv secara rahsia didalam rumahnya untuk mengintip keadaan dirumah semasa mereka pergi berkerja,dan alangkah terkejutnya mereka mendapati bahawa pembantu rumah dari Lombok itu sepanjang hari santai2an berbaring dikusyen sambil menonton tv,menghayun buaian dengan kaki dan memukul anak2 majikan apabila mereka meminta makanan,sedangkan dia saenaknya menjamu selera,namun berkelakuan amat tertib dan sopan apabila majikannya itu pulang dari bekerja.Pada 6/1/2010 pula,seorang pembantu rumah Indo`sia membakar rumah majikanya diTrengganu,serta melarikan dua buah komputer laptop serta wang tunai dari rumah majikanya itu.Sebelumnya,pembantu rumah yang baru berkerja empat bulan itu pernah mencuri wang tunai rm 4 ribu milik bapa saudara mangsa,namun dimaafkan setelah dia mengaku kesalahannya,serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya itu. DiSingapura pula,seorang pembantu rumah Indo`sia Sri Aryanti 26,dipenjara empat minggu kerana mencampurkan air kencing kedalam minuman majikanya diflet Blok 222 Ang Mo Kio Avenue pada 15 Dec 2009.Tertuduh didakwa mengumpul air kencingnya didalam cawan lalu mencampurkanya didalam cerek yang digunakan saisi rumah

    Bertolak daripada berita2 tersebut,diharap kita2 ini dapat membuka minda seluas2nya,bahawa sememangnya ada manusia2 sebegini dilahirkan Tuhan didunia ini,guna untuk menguji keimanan dan kesabaran kita.Mereka2 yang berhati binatang dan tidak mengunakan akal fikiran yang diberikan Tuhan itu sememangnya sudah begitu,namun persoalanya kita2 yang bersimpati membabi-buta,apa lagi sanggup membela bermati2an,sehinggakan mahu menganjur kan perang,sedangkan kita tidak tahu akan hakikat keadaan sebenarnya.Disini,saya tidak mengatakan semua TKI yang didera itu juga berperangai demikian,sedangkan ramai lagi pembantu2 rumah yang baik,serta ada yang telah bertugas dengan satu2 majikan berpuluh2 tahun,kerana disayangi majikan diatas kebaikan dan kejujuran mereka,sehinggakan ada diantaranya mampu membeli berekar2 sawah ladang dan lembu kerbau diIndo`sia hasil bekerja diM`sia.Cuma yang mahu saya sampaikan disini adalah,itu semua sememangnya sudah menjadi karakter peribadi mereka sendiri,baik majikan mahu pun pembantu rumah itu sendiri.Saya juga mempunyai beberapa pekerja Indo`sia,baik dirumah atau dipejabat,ada seorang diantara mereka itu,saya ketahui hampir saban tahun mengirim wang kekampung untuk membantu membina masjid,dan saya benar2 insaf serta kagum dengan keikhlasanya,dan saya selalu sedar bahawa manusia itu dilahirkan pelbagai,tidak kira Indo`sia atau M`sia,atau dari negeri atas langit sekali pun.Pesanan saya pada saudara seagama diIndo`sia,jika mahu datang keM`sia mencari razeki,datanglah dengan niat dan nawaitu yang betul,Inshaallah kita akan aman dan disayangi tidak kira olih bangsa apa sekali pun,dan akan selamat dunia dan akhirat,biar kemana saja kita merantau walau sehingga kehujung2 dunia,kerana bumi Tuhan ini amatlah luas untuk diterokai olih hamba2Nya.Percayalah juga pada kata perpatah dan pesan orang2 tua kita,benih yang baik itu,andai dicampak kelaut akan jadi pulau

  202. pisang emas | 8 January, 2010 22:20

    salam,

    sebenarnya kita datang dari susur galur yang sama.

    jika anda berhati besar berjiwa mulia,

    mau kenal apa itu indonesia? apa itu malaysia?

    pecahkan TEMBOK SEMPADAN negara,

    terlihatlah itu TANAH NUSANTARA!

    orangnya apa? bangsanya apa?

    …………??
    panji hitam diufuk timur

  203. babak belur | 11 January, 2010 08:46

    mengapa orang indonesia bebgitu angkuh dan anker??

    bagi saya semua permasalahan dan klaim-klaim indonesia timbul setelah indo kalah di ICJ atas kasus sipadan dan ligitan..

    sebelum itu malaysia-indon aman aman aja..

  204. luhur | 11 January, 2010 14:42

    rasanya kamu kena perbaiki prasangka kamu terhadap orang malaysia.walau beza negara kita tetap satu luhur.perhatikan juga media yang sering mensensasikan berita hangat terutamanya kisah pembantu rumah(PR) indo yg didera. sebenarnya ramai PR indo yg mendapat layanan yg baik dari majikannya lagipun 1-2 kes dera tu melibatkan majikan cina/india. padahal jika majikannya melayu mereka dilayan persis anak sendiri.. diberi bilik tidur yg luas malah kalau makan KFC dibawa sekali makan.

    apakah PR di indonesia mendapat layanan seperti itu jika kerja tanah airnya sendiri. kalau lihat sinetron dari indo lihat PR itu makan terkemudian dari majikanya.

  205. Puracendana | 11 January, 2010 16:40

    Rasanya sistem pemerintahan negara juga memainkan peranan bagi membentuk jati diri serta perilaku warga.Sistem yang terlalu bebas juga kadang-kala bisa melahirkan warga yang tidak berdisiplin,kurang-ajar serta beridentiti pemberontak.Liberalisme yang terkawal bisa melahirkan warga yang professional,progresif dan bertimbang-rasa.Indo’sia sejak selepas mereka sentiasa bergelut dengan pelbagai permasalahan termasuk soal keselamatan dan ekonomi,namun kelihatanya sekarang sudah semakin baik.Rasanya pemerintah terkini ada cara terbaik untuk menanganinya ehwal keselamatan negara dan pengstabilan ekonomi agar rakyat mereka tidak perlu lagi keluar mencari razeki dinegara orang.Yang penting warganegara perlu bersemangat dan bersedia bagi pengisian kemerdekaan itu.M’sia juga seharusnya berterima-kasih pada semua warga asing termasuk TKI,kerana tanpa mereka M”sia tidak mungkin semaju sekarang kerana warganya cuma sekitar 28juta.Kita sebenarnya sama2 dalam perjuangan,namun yang memberi harus tulus dan tidak sombong,dan yang menerima harus bersyukur dan tau diri

  206. Puracendana | 12 January, 2010 10:16

    Biarpun pada hakikatnya Nusantara adalah berasal dari gugusan `Dunia Melayu` nan satu,namun penyatuan semula kesemua negeri2 tersebut tidak mungkin akan berlaku,walau sehingga hari kiamat sekali pun.Ini kerana `perjalanan` sudah semakin jauh dan kita sudah membesar,masing2 dengan identiti dan jalan yang juga jauh berbeza.Sejak perpisahan yang terjadi angkara Barat pada 1824,dimana Belanda dan Inggeris menandatangani perjanjian Anglo-Dutch Treaty yang memisahkan semenanjung dari kepulauan Nusantara kedalam sfera pengaruh masing2,dan natijah dari treati ini kita sudah dipisahkan olih sempadan negara-bangsa.Kesan dari treati tersebut bukan saja melewati arena politik dan ekonomi,malah telah turut mempengaruhi pemikiran dan cara hidup warga kesemua warga yang terlibat dalam Nusantara.Realiti perbatasan politik M`sia-Indo`sia dan Singapura serta Brunei telah menjarakkan lagi kemajuan bangsa masing2 sekali-gus mampu membataskan penelitian sejarah sehingga menyebabkan pemisahan artifisial antara rakyat dinegara2 tersebut.Akibatnya pula,kefahaman kita mengenai sejarah dahulu dan sekarang menjadi kabur dan keliru terutama bagi generasi2 baru.Dalam kerangka pemisahan ini,sarjana dan pentadbir Eropah di “British Malaya” dahulu,telah mencipta dan mentakrif batas2 atau ciri2 keMelayuan,dan kemudian batas2 keMelayuan ini disambut,dipertahankan dan dilaung2kan pula oleh ahli2 sejarah nasionalis-revisionis dan para akademik sesudah Merdeka terutama melalui ketaksuban Ras,lalu semakin jauhlah rasa rumpun bangsa kita yang hakikatnya sememangnya dari rumpun nan satu.

    Nampaknya tidak banyak yang dapat dilakukan bagi menahan
    gelombang ini,terutama selepas konsep globalisasi diperluaskan diseluruh dunia sekarang,dimana semua negara berlumba2 mengejar kemajuan tanpa menoleh lagi,sehinggakan kita semakin sendiri2 membina identiti masing2.Namun satu perkara yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita semua,baik dari negara mana sekali pun adalah Budaya kita.Budaya kita dibentuk olih susur galur nenek moyang kita terdahulu,yang secara tradisinya diwariskan pada generasi2 seterusnya.Menyingkap sejarah Nusantara sejak ketika awal tarikh Masihi,Nusantara diperintah oleh beberapa kerajaan Buddha dan Hindu.Agama2 dharma ini disebarkan oleh pedagang2 India yang belayar keNusantara. Kerajaan Hindu pertama di Nusantara,mengikut catatan pedagang India ialah kerajaan Jawa Dwipa di pulau Jawa yang wujud sekitar 200 SM,manakala mengikut Prasasti Yupa,kerajaan tertua di Nusantara ialah Kerajaan Kutai yang bertarikh 400 SM.Pada kurun ke 7 hingga kurun ke 14,terdapat dua kerajaan besar iaitu kerajaan Srivijaya dan kerajaan Majapahit.Kerajaan Srivijaya merupakan kerajaan pertama yang berjaya menyatukan Nusantara dan membentuk acuan budayanya.Ini diikuti dengan kerajaan Majapahit dari Jawa.Pengaruh Hindu ini bertahan sehingga abad ke 14 apabila Islam mula memasuki Nusantara menerusi Sumatra.

    Sejarah Nusantara ini adalah peristiwa2 dan kerajaan2 yang berdiri di Nusantara atau Dunia Melayu sebelum penubuhan M`sia, Singapura,Brunei,Filipina dan Republik Indo`sia.Umumnya, sejarah rantau ini dibahagikan kepada zaman purba atau prasejarah,zaman kerajaan Hindu Buddha,zaman kerajaan Islam dan akhirnya zaman kolonial.Selepas zaman kolonial,Nusantara berpecah kepada beberapa negara iaitu Brunei,Filipina,Indo`sia, M`sia dan Timor Timur.Jadi bangsa nenek moyang kita ini telah memiliki peradaban yang cukup baik termasuk cara hidup,cara bertani yang lebih baik,ilmu pelayaran bahkan astronomi.Mereka juga sudah memiliki sistem tata pemerintahan sederhana serta memiliki pemimpin beraja.Ketibaan pendatang2 dari India pada abad2 akhir sebelum masihi pula telah memperkenalkan sistem tata pemerintahan yang lebih maju (kerajaan),yang dikembangkan oleh Dewawarman,yang kemudiannya juga telah melanjutkan dan memajukan wilayah kekuasaan dibawah Aki Tirem.

    Jadi jelaslah kesemua negara2 yang berasal dari Nusantara ini adalah unik dan kita sebenarnya bagitu kaya dengan Budaya yang pelbagai,yang telah diwariskan olih nenek moyang kita dahulu.Ia tidak perlu diperebutkan,namun seharusnya diperkayakan bersama,agar mampu menjadi salah satu asset negara masing2 dari sudut pelancongan,kerana sebenarnya itulah kekuatan kita dibandingkan dunia Barat.Kita harus mula berfikir positif dan proaktif dengan tidak terus meratapi atau kesal dengan tindakan Barat memecah2kan kita dahulu,sebaleknya kita patut mengunakan aspek Budaya (salah satu dari hasil perpecahan itu) sebagai kekuatan kita bersama.Sesungguhnya wang jika dikongsi akan berkurangan nilainya,tetapi Budaya sekiranya dikongsi akan bertambah nilainya.Sama2lah kita fikir2kan.Yang lorek itu kendi,yang merah itu saga,yang molek itu budi,yang indah itu bahasa dan budaya,dan kita tak perlu jadi sitanggang

  207. Tips Menulis Online | 2 February, 2010 20:38

    Kenapa ya, kok malay-indon sering ribut? padahal mereka dipersatukan oleh sejarah kegemilangan masa lalu yang sama. kenapa kita tidak berpikir untuk bersatu? semua ini karena ulah penjajah kolonial waktu itu yang memecah malay-indon. bukankan sekarang kita sudah merdeka dari penjajahan? kenapa kita tidak bersatu aja? kenapa? kenapa?

  208. mohd.sultan | 7 February, 2010 15:48

    sebagai seorang yang sanggat mengagumi kegemilangan nusantara pun saya sempat berfikir seperti itu, namun bukan dengan sikap yang pesimis, saya rasa penyatuan dua negara menjadi kesatuan nasional adalah sesuatu yang tidak mustahil namun sangat sukar tuk dicapai. disamping oleh perbedaan kepentingan2 berkelompok-kelompok orang yang sudah terbentuk sejak zaman penjajahan dulu hingga kemerdekaan dua negara tercinta ini. sehingga untuk budaya menurut saya singkirkanlah dulu ego nasional masing-masing kita, namun bawalah nama nusantara! inilah nusantara, inilah budaya nusantara dan kegemilangan selalu untuk nusantara. nusantara memiliki aset yang budaya yang sangat besar yang sayang sekali kalau harus dikerat-kerat oleh nama negara yang hakekatnya tak bisa dipisah-pisahkan, karena kita adalah satu kesatuan yang sampai kapanpun tidak dapat dipisahkan! satukan kenegaraan di nusantara atas nama nusantara.

  209. Puracendana | 12 February, 2010 13:16

    Seperti yang diketahui,’Pecah dan Perintah’ sudah menjadi agenda Barat sejak dahulu lagi.Perkara melaga2kan antara negara sudah sebahagian dari cara mereka.Masalahnya,warga kita tidak pernah mahu belajar dari sejarah,seperti kata Dr.M,bangsa kita mudah lupa.Benar pendapat mohd.sultan,untuk penyatuan nusantara memerlukan warga kedua negara menyingkirkan ego masing2 dahulu.Semangat nasionalis yang jumud dan membuta-tuli bisa menghancurkan negara dan keharmonian serantau.Sebenarnya rantau ini memerlukan kelahiran seorang pemimpin yang berfikiran nusantara,bagi membawa cita2 memajukan bangsa agar standing dengan dunia Barat.Warga pula harus berfikiran positif,jangan sikit2 mahu menganyang,sikit2 mahu perang sesama sendiri,sedang dunia luar mentertawakan kita

  210. MantraSakti | 23 March, 2010 08:06

    Cinta itu buta? (Memperkatakan Perang Budaya diPerbatasan)
    MantraSakti@Puracendana 09

    Artikel ini saya hasilkan khas,buat dikongsi bersama Taty Herawaty,yg kini berada diJakarta.
    Cinta itu buta,itu adalah ungkapan hebat,yg udah biasa kita dengar sedari dulu lagi,yg melibatkan insan2 yg sedang asyik bercinta.Namun rasanya pengertian yg paling cocok untuk merumuskan perkara ini adalah, `Cinta itu bisa membutakan orang yg sedang dilamun cinta`. Ini karena begitulah yg terjadi terhadap sekitar 500 orang gadis M`sia yg lari mengikut kekasih mereka keLombok,Indo`nesia,lantaran perihal cinta buta ini.Perihal ini terjadi berlarutan dari masa kesemasa,yg akhirnya telah memaksa kerajaan M`sia untuk mengharamkan kemasukan TKI dari Lombok ke M`sia (lantaran didesak olih pertubuhan2 wanita diM`sia) demi untuk menghalang perlakuan sedemikian dari terus berulang.Ini karena hampir keseluruhan kasus2 melarikan gadis2 M`sia (yg rata2nya remaja bawah umur yg masih mentah) ini dilakukan olih TKI yg berhijrah mencari kerja disini,dan bukannya olih warga Indo`sia yg datang sebagai pelancung atau warga tempatan yg sedang menetap diIndo`sia sendiri,dan lebih malang lagi kebanyakan kasus2 pula melibatkan PATI yg masuk secara haram untuk mencari razeki
    diM`sia.Sebenarnya perkahwinan antara kedua negara ini bukanlah satu perkara baru,malah pemuda2 M`sia juga ramai yg beristerikan wanita Indo`sia,terutama wanita2 dari Bandung,yg sememangnya lembut dan ayu,namun itu tidaklah membawa kepada kesengsaraan karena bolih dikatakan kesemua mereka2 ini berkemampuan,walau sehingga beristerikan yg kedua,ketiga malah keempat

    Pokoknya,siapa yg harus dipersalahkan,adakah gadis2 hingusan ini karena begitu mudah jatuh cinta,atau jejaka Lombok yg sememangnya suka bermulut manis menawarkan cinta?Lantaran cinta tidak bertepuk sebelah tangan,maka niat mahu mencari razeki berakhir dengan ikatan jodoh,yg peluang keemasan ini tidak bisa dilepaskan begitu sahaja.Dan yg lebih ironinya lagi,dikatakan memang udah menjadi `budaya` diLombok,bahawa seorang pemuda yg berjaya melarikan gadis untuk dijadikan isteri,akan terpandang tinggi darjatnya.Persoalannya disini,bukankah `budaya` sedemikian bisa diliat sebagai `kurang ajar`,terkeluar dari norma2 sosial kemanusiaan,dan bisa menjadikan perpecahan institusi kekeluargaan,yg sepatutnya dipupuk dengan baik.Perkahwinan adalah untuk jangka-masa yg panjang,dan perkahwinan yg baik adalah umpama mengahwini keseluruhan keluarga pasangan kita itu,karena manusia sememangnya tidak dapat hidup tanpa berkeluarga dan bermasyarakat.Mungkin adat sedemikaian hanyan sesuai dizaman keris dan tombak dahulu kala,dimana seorang pemuda hebat bermuslihat serta bermain senjata,akan dijadikan idola dan pilihan gadis2 pingitan,hatta seorang puteri istana sekali pun.Namun zaman udah berubah,disamping ketampanan serta elok agama serta budi-bahasanya,dunia sekarang mendambakan harta serta kedudukan,agar dapat membantu cinta suci itu mampu bertahan hingga keakhir hayat

    “Nasi lemak buah bidara,Sayang selasih hamba lurutkan,Buang emak buang saudara,Karena kasih hamba turutkan.” Begitulah puitisnya bait2 lirik sabuah lagu Melayu lama,yg cukup untuk mengambarkan keasyikan serta nekadnya pasangan yg sedang dilamun cinta,untuk mengharungi apa saja halangan asalkan dapat hidup bersama.Dan tanpa memikirkan kesan tindakan mereka untuk jangka masa panjang,500 gadis2 M`sia ini telah membuktikan bahawa cinta adalah segala2nya.Cinta juga telah membawa mereka ke Lombok,sabuah daerah nun jauh dipendalaman Indo`sia itu,yg sememangnya terkenal dengan kemiskinan serta sepi dari arus pembangunan.Namun yg mengejutkan,nama2 seperti Salsabila Yunan,Rozita Mat Ali,Rosnah Abu Bakar itu,adalah sebenarnya gadis2 bawah umur seusia dibawah 16tahun,yg disifatkan masih lagi rebung,dan mentah dalam kancah kehidupan.Lebih trajis lagi,panggilan Pulau Lombok turut memukau hati Zarina Abu Bakar,seorang ibu muda,sehingga sanggup meninggalkan tiga orang anaknya diM`sia semata2 mengejar cinta pemuda Lombok,dan jejaka Lombok itu juga dikatakan telah menjadi punca wanita berusia 28tahun itu bercerai dengan suaminya.Begitulah hebatnya cinta Lombok,dan dikatakan ada ramai lagi wanita M`sia kini telah menjadi warga Lombok,atas jalinan kahwin lari tanpa restu keluarga ditanahair

    Apakah akan terjadi kepada gadis2 ini akhirnya,hanya Tuhan dan masa sahaja yg akan menentukannya.Namun pendedahan baru2 ini telah menunjukan bahawa ramai diantara mereka hidup terseksa,terpaksa mengerjakan sawah ladang untuk mendapat sesuap nasi,malah ada diantaranya pula dijadikan pelacur olih suami mereka sendiri,yg tidak mempunyai sebarang pekerjaan serta harta disana.Baru2 ini juga seorang warga M`sia beserta anaknya dijumpai meminta2 dipinggir jalan,setelah kehilangan suami yg dikatakan hilang semasa bencana gempa bumi tempuhari.Sehingga setakat ini,tidak kurang sepuluh orang wanita M`sia udah berjaya diselamatkan dari sana olih pertubuhan2 kebajikan dari M`sia,itu pun disebabkan mereka sendiri berjaya memohon bantuan dari pihak keluarga diM`sia,samada melalui talian atau bantuan warga tempatan yg simpati melihatkan nasib mereka diperantauan

    Mending apabila diamat2i tentang pendedahan kisah2 cinta Lombok ini,rasanya ia bukanlah cinta sejati.Ia hanyalah sabuah keterujaan buta tentang cinta,sehingga akhirnya bukan saja terpaksa mengorbankan ikatan cinta yg dikatakan tulus itu,malah turut meninggalkan benih2 cinta yg berupa anak2 yg tidak berdosa,karena tidak betah menahan segala kepayahan serta kesengsaraan hidup diLombok.Hakikat sebenarnya juga,cinta Lombok hanyalah disebabkan gadis2 yg mentah ini,terpesona dengan budi bahasa dan kagum dengan semangat dan kerja-keras pemuda2 ini sewaktu dirantauan,dan faktor ini cukup untuk gadis2 M`sia ini berkhayal serta melabuhkan cinta mereka,dengan harapan sipemuda akan sanggup menyediakan segala2nya demi cinta.Kemudian tanpa berfikir panjang,atau menjadikan takdir dan jodoh sebagai sandaran,maka gadis2 rebung ini tega dan nekad melarikan diri dari keluarga atas nama cinta,seolah2 hidup yg bakal dibina cukup sekadar dengan cinta.Ditambah dengan layanan keluarga mertua yg dikatakan cukup istimewa juga,mampu membuatkan cinta lelaki Lombok masih sarat dihati gadis2 M`sia ini

    Biarpun tidak pernah didengar sebarang penderaan fizikal terhadap gadis2 ini,namun daya tahan gadis2 M`sia ini untuk hidup serba kekurangan,tidaklah sekuat cinta yg dipupuk seperti pada peringkat awal.Juga kerana kebanyakkan gadis2 M`sia ini sememangnya pernah hidup senang,maka karena itulah akhirnya,mereka lebih rela kehilangan cinta,lalu merayu untuk diselamatkan dari kesengsaraan itu,dan ternyata cinta sahaja tidak mampu membeli bahagia.Sepatutnya gadis2 ini tahu sedari awal lagi akibatnya bercinta dan lari berkahwin kenegara asing.Ibarat kata pepatah,”mereka sepatutnya berani dilambung ombak karena berani berumah ditepi pantai”.Sepatutnya apa jua penderitaan dan cabaran,mesti diharungi lantaran cinta seperti Laila dan Majnun,mereka tidak sepatutnya memilih jalan singkat untuk bahagia,dan jalan singkat juga untuk menamatkan kebahagiaan

    Sebenarnya,trend cinta kahwin lari dan cinta sehidup semati ini telah menjadi tradisi sejak zaman dahulu kala lagi.Kisah Tun Teja yg dilarikan Hang Tuah dari Pahang keMelaka itu misalnya,telah memperlihatkan betapa kuatnya tarikan cinta,sehinggakan Tun Teja sanggup meninggalkan kehidupan berprestij sebagai anak Bendahara Pahang demi cintanya kepada Hang Tuah.Namun hikayat cinta Tun Teja ini tidaklah berakhir dengan penderitaan.Meski pun kisah Teja yg terkandung dalam Hikayat Hang Tuah itu sarat dengan sireh jampi dan pengorbanan hati,namun hidup Tun Teja dilimpahi kasih sayang,serta cinta dari Sultan Mahmud Shah dan kemewahan hidup dalam istana Melaka.Namun mungkin saja semangat Tun Teja ini telah meresap kesegenap tubuh gadis2 M`sia,sehingga tega meninggalkan keluarga tercinta,dan memilih Lombok sebagai destinasi akhir cinta mereka.Begitulah hebatnya Cinta Lombok,dan begitulah juga hebatnya pemuda2 Lombok,namun kehebatan mereka mungkin hanya pada kata2 dan janji2 manis menanam tebu dipinggir bibir.Kebahagiaan yg mereka janjikan kepada gadis2 yg sedang mekar dan mendambakan cinta itu,tidak sampai kepuncaknya,dan apalah daya cuma hanya sekadar dipinggiran.Mereka sebenarnya naif dan tewas,karena mereka tidak sadar,bahawa cinta itu seharusnya banyak memberi dan berkorban,bukan hanya menerima apalagi untuk melarikan.Mereka juga harus akur,bahawa sekiranya hati telah tertawan pada jambangan bunga ditaman sesaorang,ia harus disunting dengan baik dan bersopan,karena perbuatan itu lebih indah dan cantik sesuai dengan keindahan bunga itu sendiri serta adat budaya ketimuran kita,bukan memetiknya tanpa pengetahuan pemilik,karena apalah nilainya bunga yg didapati dengan jalan yg tidak baik.Dalam mendefinasikan cinta pula,ia umpama kita memelihara burung,ia harus dibiarkan bebas lepas agar hidupnya penuh dengan keceria serta kebahagiaan,biarpun burung itu terbang tinggi dan jauh menongkah awan,ia tetap akan kembali jua kepada tuannya,karena hati dan jiwanya udan dipenuhi kerinduan terhadap belaian serta kecintaan tuannya,bukannya memenjarakannya,apalagi didalam sangkar yg bernama penderitaan

    Lanjutan dari hal ini,dan mungkin juga untuk mengelakkan `cinta buta` ini,pemerintah Indo`sia nampaknya udah bersedia dan mengorak langkah kehadapan lebih jauh,dengan bercadang untuk mengenakan `bayaran pendahuluan` sebanyak RM165,325,keatas warga asing yg ingin berkahwin dengan wanita2 tempatan (Indo`sia).Namun rencana ini nampaknya turut ditentang olih ramai wanita2 Indo`sia sendiri,termasuk penyanyi dangdut terkenal Indo`sia Julia Perez,yg kini sedang asyik bercinta dengan pemuda Argentina Gaston Castano,selain bekas suaminya yang juga warga dari Sepanyol.”Tolonglah,jangan diteruskan rencana ini,jika tidak sy akan terusan menangis,dan jangan diseksa wanita yg sedang bercinta” ujarnya lagi penuh syahdu.Wow…begitulah hebatnya cinta,dan kita seharusnya menghormati pandangan insan2 yg sedang asyik bercinta ini,karena kelihatannya mereka ini benar2 tulus dalam memperjuangkan cinta mereka,dan mereka2 itu adalah insan2 unik yg dinamakan `wanita`.Namun dalam konteks Cinta Lombok ini,apalah hebatnya melarikan gadis2 mentah yg seharusnya masih berada dibangku sekolah,yg kalau diIndo`sia masih belum tamat SMA itu,lagi pula ramai gadis2 ini dilarikan dari ibu/bapa,yg mana pernah mereka jadikan majikan semasa diM`sia.Cuma suatu perkara yg pasti,dalam soal memperkatakan cinta ini,ialah kehebatan cinta insan2 lembut namun berhati waja yg dinamakan wanita itu,tidak kira dari mana asal mereka,biar dari M`sia,Indo`sia,atau dari negeri atas angin sekali pun,yg pasti cinta mereka benar2 hebat,dan karena itu,tidak mengapalah kalau pun sy mau dilarikan olih Taty,he…he…,namun siapa sebenarnya sih…yg buta itu

  211. Edy S | 7 April, 2010 09:50

    Yang di luar jangkauaan kita adalah rahasia Alloh,hanya Alloh tempat kembali,mari bersahabat wasalam

  212. Edy S | 7 April, 2010 09:56

    Yang di luar jangkauan kita adalah rahasia Alloh,hanya Alloh tempat kembali,aku tunggu salam persahabatan kalian di dunia maya ini agar kita selamat dunia akhirat amiin.Sobat mari bersahabat wasalam

  213. Batik Fashion | 25 May, 2010 20:51

    Kebaya Batik, Create Unforgettable Memories…

    Marriage, is something so sacred. Besides sacred, is expected to only happen once in my life. The reason of course is obvious, namely certainty of couples to live forever. The couple live in joy and sorrow, and be able to receive all the advantages and…

  214. linuxer | 8 June, 2010 14:57

    nyesel malah diakhir

  215. Poernomo | 3 July, 2010 17:43

    bismillahirrohmanorrohim…
    janganlah bertengkar antar sesama, orang indonesia banyak yang baik hati, orang malaysia juga begitu, orang cina pun juga ada yang baik, marilah kita kembali ke ‘jalan’ Allah untuk semua masalah kita bisa selesai dengan bahagia

  216. MantraSakti | 4 July, 2010 11:24

    @ Batik Fashion - A good marriage is that in which each appoints the other guardian of his solitude. Once the realization is accepted that even between the closest human beings infinite distances continue to exist, a wonderful living side by side can grow up, if they succeed in loving the distance between them which makes it possible for each to see the other whole and against a wide sky

  217. vip Moscow escorts | 22 February, 2011 21:14

    It literally a decent and therefore effective part of knowledge. My group is delighted you ought to embraced this particular effective resources around. Gratify lodge usa told love this particular. Appreciate your showing.

  218. adult toys Tampa | 18 May, 2011 21:49

    This is going to be so much more awesome than Alice in Wonderland ever even hoped to be.

  219. Anak Borneo | 14 September, 2011 08:37

    ganyang sejaa bha , p jan ganyang borneo ( sabah/sarawak) .. sedgkan kkmi d mlaysia sndri pn xska dengan diarong melyu nie .. ! dh laa bngsa kurng ajar .. pndai2 ubah sejarah tk kenang budi lagi .. lau korng nk tau pa sebb melaya bwa masuk sabah dn sarwak , sbb .. diorng mlyu nie tkut an orng cina .. sebb penduduk cina lebh bnyak dri diaorng ..
    cara pertama : jadikan bngsa lain sebagai bngsa melayu ( sebenrnya mna da mlyu , hhu )..

    cara kedua : tipu penduduk borneo ( sabah/sarawak) .. sebb klau sngpura serang melaya .. psti angkatan pengayau iban dan jga orng2 dayak lain dr borneo mmbntu mrka .. klau nk harp orng mlyu , mna kuat broo .. pngcut dn tkut ada laa .. hhu !!!

  220. fahrur rosi | 30 September, 2011 10:52

    saya

  221. Darlene Sacher | 26 October, 2011 15:07

    I like the stuff you put in here. Very relevant information. Consider yourself saved.

  222. Ivette Taurino | 26 October, 2011 15:07

    Great blog you’ve got here. You will find me reading through your stuff often. Bookmarked!

  223. Adwokat Poznan | 26 October, 2011 15:32

    Najlepszy Adwokat w Poznaniu. Potrzebujesz pomocy ? To dobrze Trafisz do swojego Adwokata!!!

  224. Adwokat Poznan | 26 October, 2011 15:32

    Najlepszy Adwokat w Poznaniu. Potrzebujesz pomocy ? To dobrze Trafisz do swojego Adwokata!!!

  225. klimatyzacja samochodowa wroclaw | 26 October, 2011 15:47

    Jezeli szukasz ddobrego mechanika, badz tez chcesz zalozyc sobie klimatyzacje w samochodzie to dobrze trafiles !!! Nasza firma to najlepsze auto usugi we Wroclawiu. Serdecznie Zapraszamy do skorzystania z naszej oferty !!!

  226. Auto serwis wroclaw | 26 October, 2011 15:47

    Jezeli szukasz ddobrego mechanika, badz tez chcesz zalozyc sobie klimatyzacje w samochodzie to dobrze trafiles !!! Nasza firma to najlepsze auto usugi we Wroclawiu. Serdecznie Zapraszamy do skorzystania z naszej oferty !!!

  227. Nizar Nasution | 13 December, 2011 09:00

    org2 indonesia agak kurang peduli dengan budaya dan kesian asal indo.saya berikan contoh diri saya sendiri.Saya ialah warga malaysia yang lahir di KL,tetapi mempunya darah keturunan Mendailing.saya masih mempunya pertalian famili (sebelah mama saya) yang masih bermukim di Medan.Kami kerap ke Medan dan famili di Medan juga lebih kerap ke KL untuk berlibur sambil melawat famili di Malaysia.Pertama kali saya ke Medan ialah sekitar tahun 1998.waktu itu saya agak terkejut kerana sepupu (cousin) saya yg di Medan itu,walaupun mereka di tanah asal kaum Mendailing,tetapi mereka rata2 tidak bisa berbahasa mendailing/batak..loh? sayah sendiri org asal malaysia keturunan Mendailing masih boleh berbahasa batak mendailing,masakan mereka dari tanah asal mendailing hanya tahu berbahsa indonesia..?? saya akui,org2 malaysia SANGAT intusias dalam menggali dan mengkaji adat nenek moyang mereka yg rata2 asalnya di indonesia.Saya boleh katakan kami sebagai rakyat malaysia yg terdirti dari berbilang suku dan etnis lebih peduli tentang adat nenek moyang kami berbanding saudara2 kami di indonesia..mengapa begitu? jadi saya rasa agak keterlaluan bagi media dan segelintir rakyat indo yg marah kami setelah kami dikatakan ”mengklaim” budaya anda…sebetulnya ayat yang terbaik bukanlah ”mengklaim”..tetapi hanya ”menggunapakai adat nenek moyang kami”…tidak salah bukan?

  228. zack | 1 January, 2012 09:31

    x payah nk bising2… nk beria2… lantak diorang la nk ckp apa pn kat malaysia ni..cerita panjang2 pun x guna.. kalo dah sifat mazmumah tu x dibuang dlm hati… jgn kata berlainan bangsa… mak ayah sendiri pn kena sembelih…aku dah muak dengar semua ni… yg penting kita jaga agama, jaga amal, yg paling mulia disisi Allah tu org yg bertaqwa.. jadilah umat nabi muhammad yg sejati… bersatu kita semua bkn atas negara smata2 tp atas agama… yg kena bodoh kt sini sume islam… yg kapir… tepuk tangan… tnggu masa je nk tikam belakang… kalo korang komen nk hujah kebenaran ttg budaya bngsa pn.. nk cari ape… silap2 setan hasut… pastu maki2… hina2.marah2… tp dlm x sedar yg d hina dn mnghina tu saudara islam kita sendiri… kalo ko keturunan nabi sekalipun… kalo dah jahat mcm abu jahal… x nk beriman… tetap masuk neraka jugak… kalo ko baik dan beriman… walaupn ko india busuk kasta paria sekalipun… ko masuk syurga jgk… cari keredhaan tuhan bkn cari keduniaan….. ukur parameter keimanan bkn ukur asal mulia keturunan… keturunan, kebangsaan,kebudayaan,kawan2,keduniaan, x akan membantu kita di akhirat kelak….. ma robbuka… x dapat jawab tetap kena sebat..

  229. rahman | 3 January, 2012 02:04

    assalamualaikum…

    sejauh mana boleh dibawa ini bangsa.. apa dalam kubur nanti ada ditanyakan soalan kamu bangsa apa?

  230. riskiana | 13 February, 2012 19:57

    entah lah

  231. invest liberty reserve | 27 February, 2012 08:56

    Perang Budaya di Perbatasan : Blog Tempo Interaktif I was recommended this web site by my cousin. I’m not sure whether this post is written by him as no one else know such detailed about my difficulty. You are wonderful! Thanks! your article about Perang Budaya di Perbatasan : Blog Tempo InteraktifBest Regards Lawrence

  232. invest liberty reserve | 2 March, 2012 13:59

    This is the straight Perang Budaya di Perbatasan : Blog Tempo Interaktif journal for anyone who wants to essay out out about this issue. You request so such its nearly effortful to present with you (not that I rattling would want…HaHa). You definitely put a new whirl on a subject thats been scrivened nigh for eld. Squeamish sundry, only major!

  233. Noah Sender | 2 March, 2012 14:19

    As I website possessor I believe the content here is rattling excellent , regards for your efforts.

  234. Putramelayu | 16 September, 2012 17:49

    Info nggak benar dan penuh sentimen kebencian…. stop berita adu domba sesama bangsa melayu…!!!

  235. Free Hosting Indonesia | 7 November, 2012 07:08

    Bolehkah pengunjung blog mengirim artikel ke blog ini, dan apa saja ketentuannya? Apakah ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh pengirim artikel?

    Atas kesempatannya kami ucapkan terimakasih.

  236. gestionar redes sociales | 18 July, 2013 03:47

    Excellent challenges completely, you just earned a whole new readers. What will you recommend in regards to your set up which you designed some days before? Almost any sure?

  237. Anak Sumatera | 16 August, 2013 09:04

    Ini artikel paling guooblok yang pernah saya baca… Nasionalisme kok bikini guoblok…

  238. pencarian harga tiket | 11 September, 2013 01:58

    You really ensure it is seem very easy with your business presentation even so to discover this disorder to become seriously the one thing we consider I’d personally in no way recognize. The item almost seems too complex and very large in my situation. I am awaiting your future set up, I am going to aim to get the hang of the item!

  239. louis vuitton toulouse | 17 January, 2014 15:45

    louis vuitton toulouse…

    Gardez que lieu pour tout deux juste avant progressivement faire baisser vos jambes apr猫s quoi puis vos genoux comme vous return 脿 votre uniques lieu . Comme pelvienne 茅tirement , le bassin bascule aides all茅ger retour douleur par climatisation…

  240. contoh surat pengunduran diri | 3 February, 2014 11:22

    wah yang begini ini nih yang ga bener mah,,

    aman rukun sesama negara serumpun dong

  241. ratu di manado | 9 February, 2014 02:07

    Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib MBAH SURAH telah saya buktikan juga kemarin saya dapat,awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama MBAH SURAH 4D SGP akhirnya tembus juga usaha 350 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih MBAH SURAH jasa2mu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan bergbung dengan MBAH SURAH DI (085398273557)

    Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib MBAH SURAH telah saya buktikan juga kemarin saya dapat,awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama MBAH SURAH 4D SGP akhirnya tembus juga usaha 350 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih MBAH SURAH jasa2mu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan bergbung dengan MBAH SURAH DI (085398273557)

    Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib MBAH SURAH telah saya buktikan juga kemarin saya dapat,awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama MBAH SURAH 4D SGP akhirnya tembus juga usaha 350 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih MBAH SURAH jasa2mu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan bergbung dengan MBAH SURAH DI (085398273557)

    Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib MBAH SURAH telah saya buktikan juga kemarin saya dapat,awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama MBAH SURAH 4D SGP akhirnya tembus juga usaha 350 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih MBAH SURAH jasa2mu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan bergbung dengan MBAH SURAH DI (085398273557)

    Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib MBAH SURAH telah saya buktikan juga kemarin saya dapat,awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama MBAH SURAH 4D SGP akhirnya tembus juga usaha 350 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih MBAH SURAH jasa2mu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan bergbung dengan MBAH SURAH DI (085398273557)

    Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib MBAH SURAH telah saya buktikan juga kemarin saya dapat,awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama MBAH SURAH 4D SGP akhirnya tembus juga usaha 350 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih MBAH SURAH jasa2mu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan bergbung dengan MBAH SURAH DI (085398273557)

    Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib MBAH SURAH telah saya buktikan juga kemarin saya dapat,awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama MBAH SURAH 4D SGP akhirnya tembus juga usaha 350 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih MBAH SURAH jasa2mu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan bergbung dengan MBAH SURAH DI (085398273557)

  242. Herbalmedika | 20 February, 2014 03:33

    terimakasih atas informasinya ya kawan,sangat berguna sekali,jadi tambah ilmu setelah membacanya
    salam sukses
    Obat Herbal

  243. khimar jersey | 17 March, 2014 18:51

    menyedihkan sekali ya kebudayaan kita banyak dirampok oleh tetangga kita sendiri

  244. PAK.DEDHY DI KALTIM | 11 April, 2014 10:01

    DULUNYA AKU TIDAK PERCAYA SAMA BANTUAN DARI PERAMAL TOGEL,TAPI SEKARANG AKU SUDAH PERCAYA KARENA SAYA SUDAH MEMBUKTIKAN SENDIRI.KARNA ANGKA YG DI BERIKAN 4D BENAR2 TEMBUS 100% ALHAMDUHLILLAH DPT 450 JUTA.DAN SAYA SELAKU PEMAIN TOGEL,DAN KEPERCAYAAN ITU ADALAH SUATU KEMENANGAN DAN SAAT SKRAG SY TEMUKAN ORANG YG BISA MENGELUARKAN ANGKA2 GAIB YAITU MBAH GUNTUR JIKA ANDA YAKIN DAN PERCAYA NAMANYA ANGKA GOIB ANDA BISA HUBUNGI LANSUNG MBAH GUNTUR DI NO_ big grin _0853_2827_2384 _ SAYA SUDAH BUKTIKAN SENDIRI ANGKA GOIBNYA DEMIH ALLAH DEMI TUHAN.INI KISAH NYATA SAYA=====================================

Silakan berkomentar, kawan!