<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Blog vs TV Swasta</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 16:16:05 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Info Bank Mandiri &#187; Bank Mandiri Grow Up please</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-6466</link>
		<dc:creator>Info Bank Mandiri &#187; Bank Mandiri Grow Up please</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2008 06:41:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-6466</guid>
		<description>[...] Ada nggak sih hubungannya JetBlue dengan Bank Mandiri? Hayo?Hari ini saya dapat beberapa kali telepon dan SMS dari Bank Mandiri, yang isinya dan intinya adalah… sorry ye, takutnye gue dituntut lagie karena melanggar rambu-rambu alias NDA. (???) Penonton dipersilakan kecewa [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Ada nggak sih hubungannya JetBlue dengan Bank Mandiri? Hayo?Hari ini saya dapat beberapa kali telepon dan SMS dari Bank Mandiri, yang isinya dan intinya adalah… sorry ye, takutnye gue dituntut lagie karena melanggar rambu-rambu alias NDA. (???) Penonton dipersilakan kecewa [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: m.dicky.aldiansa</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-3827</link>
		<dc:creator>m.dicky.aldiansa</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 23:44:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-3827</guid>
		<description>saya akan memberi protes kepada malaysia yang hanya bisa mengambil hasil budaya indonesia,emangnya malaysia tidak punya kreatifitas budayanya sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya akan memberi protes kepada malaysia yang hanya bisa mengambil hasil budaya indonesia,emangnya malaysia tidak punya kreatifitas budayanya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bank Mandiri, Grow Up Please! - Hendy Irawan</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-2014</link>
		<dc:creator>Bank Mandiri, Grow Up Please! - Hendy Irawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2007 07:30:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-2014</guid>
		<description>[...] Hari ini saya dapat beberapa kali telepon dan SMS dari Bank Mandiri, yang isinya dan intinya adalah&#8230; sorry ye, takutnye gue dituntut lagie karena melanggar rambu-rambu alias NDA. (???) Penonton dipersilakan kecewa [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Hari ini saya dapat beberapa kali telepon dan SMS dari Bank Mandiri, yang isinya dan intinya adalah&#8230; sorry ye, takutnye gue dituntut lagie karena melanggar rambu-rambu alias NDA. (???) Penonton dipersilakan kecewa [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bank Mandiri Kamu Koq Lemot?? - Hendy Irawan</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-2013</link>
		<dc:creator>Bank Mandiri Kamu Koq Lemot?? - Hendy Irawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2007 07:04:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-2013</guid>
		<description>[...] Saran: Bagi siapapun yang ingin menuliskan pengalamannya di sebuah &#8220;media publik&#8221; (pun intended) seperti blog pribadi, mohon pastikan bahwa Anda tidak menyalahi tuntutan peraturan etika Non-Disclosure Agreement tidak jelas tidak tertulis implisit dari pihak terkait.  Salah-salah nanti bisa jadi kayak Nila vs. SCTV, ato kayak&#8230;. yah, tau sendiri lah  Masih untung (banget!) lhoh kalo nggak dituntut ke pengadilan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Saran: Bagi siapapun yang ingin menuliskan pengalamannya di sebuah &#8220;media publik&#8221; (pun intended) seperti blog pribadi, mohon pastikan bahwa Anda tidak menyalahi tuntutan peraturan etika Non-Disclosure Agreement tidak jelas tidak tertulis implisit dari pihak terkait.  Salah-salah nanti bisa jadi kayak Nila vs. SCTV, ato kayak&#8230;. yah, tau sendiri lah  Masih untung (banget!) lhoh kalo nggak dituntut ke pengadilan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: RIO RAMABASKARA</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-1036</link>
		<dc:creator>RIO RAMABASKARA</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2007 15:39:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-1036</guid>
		<description>FSLDK TEGAS
Tolak Israel ke Indonesia 
Kami atas nama Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDK) menolak tegas kehadiran delegasi Israel di bumi Indonesia. Israel tidak pantas dan tidak layak menginjakkan kaki di tanah air Indonesia. Setiap hitungan waktu bahkan helaan nafas Israel senantiasa menimbulkan keresahan, kerusakan dan kerugian. Merampas tanah Palestina, mengusir rakyat Palestina dari negerinya, membantai bocah-bocah tak berdosa, menjarah masa depan mereka. Israel telah terang-terangan mendeklarasikan dirinya sebagai ancaman bagi perdamaian dunia. Bahkan sejatinya, Israel ‘begitu teguh’ dengan ideologi sebagai bangsa penjajah yang kejam, rasis, politis dan teroris. 

Supaya menjadi perhatian siapa saja. Ketahuilah, dan ingatlah! Bagi Negara Kesatuan Rapublik Indonesia, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Sehingganya, setiap jengkal tanah yang terjadi penjajahan, berarti penjajahan terhadap tanah air Indonesia. Setiap darah yang menetes lantaran penindasan oleh suatu bangsa, berarti penindasan, sekaligus juga menyalakan api peperangan terhadap bangsa Indonesia. Cukuplah sudah. Israel terlalu punya banyak bukti sebagai bangsa penjajah. BIADAB Tidak ada alasan untuk menerima sang penjajah Tidak ada pula alasan untuk tidak menolaknya. Membiarkan delegasi Israel ke indonesia, sama saja artinya membiarkan penjajah. Tolak delegasi Israel di bumi Indonesia.

Kepada para pemimpin Republik ini, semoga senantiasa berhati-hati, waspada, bersikap dan bertindaklah arif lagi bijaksana. Ceroboh dan gegabah adalah pengkhianatan terhadap amanah bangsa dan negara. Tetaplah, berselingkuh dengan Israel adalah dosa besar, dan ummat akan kian kecewa berat. Renungkanlah!

Pusat Komunikasi Nasional 
Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus
(PUSKOMNAS FSLDK-FKI RABBANI UNAND)

Hasdi Putra 
Koordinator

(SALAM UI, JS UGM, GAMAIS ITB, LDK UNJ, UKDM UPI, JAM UNY, JF UMM, JMMI ITS, JN UKMI UNS, FOSMA UNSYIAH, BIROHMAH UNILA, PUSDIMA UNMUL, UKKI UNHALU, BABUSSALAM UNKHAIR, BABBUL HIKMAH UNRAM dan seluruh Pusat Komunikasi Daerah Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>FSLDK TEGAS<br />
Tolak Israel ke Indonesia<br />
Kami atas nama Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDK) menolak tegas kehadiran delegasi Israel di bumi Indonesia. Israel tidak pantas dan tidak layak menginjakkan kaki di tanah air Indonesia. Setiap hitungan waktu bahkan helaan nafas Israel senantiasa menimbulkan keresahan, kerusakan dan kerugian. Merampas tanah Palestina, mengusir rakyat Palestina dari negerinya, membantai bocah-bocah tak berdosa, menjarah masa depan mereka. Israel telah terang-terangan mendeklarasikan dirinya sebagai ancaman bagi perdamaian dunia. Bahkan sejatinya, Israel ‘begitu teguh’ dengan ideologi sebagai bangsa penjajah yang kejam, rasis, politis dan teroris. </p>
<p>Supaya menjadi perhatian siapa saja. Ketahuilah, dan ingatlah! Bagi Negara Kesatuan Rapublik Indonesia, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Sehingganya, setiap jengkal tanah yang terjadi penjajahan, berarti penjajahan terhadap tanah air Indonesia. Setiap darah yang menetes lantaran penindasan oleh suatu bangsa, berarti penindasan, sekaligus juga menyalakan api peperangan terhadap bangsa Indonesia. Cukuplah sudah. Israel terlalu punya banyak bukti sebagai bangsa penjajah. BIADAB Tidak ada alasan untuk menerima sang penjajah Tidak ada pula alasan untuk tidak menolaknya. Membiarkan delegasi Israel ke indonesia, sama saja artinya membiarkan penjajah. Tolak delegasi Israel di bumi Indonesia.</p>
<p>Kepada para pemimpin Republik ini, semoga senantiasa berhati-hati, waspada, bersikap dan bertindaklah arif lagi bijaksana. Ceroboh dan gegabah adalah pengkhianatan terhadap amanah bangsa dan negara. Tetaplah, berselingkuh dengan Israel adalah dosa besar, dan ummat akan kian kecewa berat. Renungkanlah!</p>
<p>Pusat Komunikasi Nasional<br />
Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus<br />
(PUSKOMNAS FSLDK-FKI RABBANI UNAND)</p>
<p>Hasdi Putra<br />
Koordinator</p>
<p>(SALAM UI, JS UGM, GAMAIS ITB, LDK UNJ, UKDM UPI, JAM UNY, JF UMM, JMMI ITS, JN UKMI UNS, FOSMA UNSYIAH, BIROHMAH UNILA, PUSDIMA UNMUL, UKKI UNHALU, BABUSSALAM UNKHAIR, BABBUL HIKMAH UNRAM dan seluruh Pusat Komunikasi Daerah Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Blog, Potensi Media Alternatif - Kesimpulan dari Acara e-Life Style Metro TV at Thariqul Huda</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-732</link>
		<dc:creator>Blog, Potensi Media Alternatif - Kesimpulan dari Acara e-Life Style Metro TV at Thariqul Huda</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 17:16:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-732</guid>
		<description>[...] Menjelang siang hari ini, setelah menonton MTV Pimp My Ride, tidak sengaja aku lihat iklan e-lifestyle untuk hari ini juga. Sekilas yang membuat aku menarik, yang akan dibahas dalam acara e-lifestyle hari itu ialah tema berjudul &#8220;Malaysia Diguncang Para Blogger&#8221;. Melihat cuplikannya, serta screenshot blog yang ditampilkan, langsung aku tahu kalau ini masalah tulisan blog Nila Tanzil, reporter SCTV yang membuat Menteri Pariwisata Malaysia marah. Kebetulan saya pernah membaca tentang ini dari Blog Tempointeraktif. Secara aku blogger juga, jadi tertarik untuk melihatnya. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Menjelang siang hari ini, setelah menonton MTV Pimp My Ride, tidak sengaja aku lihat iklan e-lifestyle untuk hari ini juga. Sekilas yang membuat aku menarik, yang akan dibahas dalam acara e-lifestyle hari itu ialah tema berjudul &#8220;Malaysia Diguncang Para Blogger&#8221;. Melihat cuplikannya, serta screenshot blog yang ditampilkan, langsung aku tahu kalau ini masalah tulisan blog Nila Tanzil, reporter SCTV yang membuat Menteri Pariwisata Malaysia marah. Kebetulan saya pernah membaca tentang ini dari Blog Tempointeraktif. Secara aku blogger juga, jadi tertarik untuk melihatnya. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ayu koeman</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-731</link>
		<dc:creator>ayu koeman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 17:12:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-731</guid>
		<description>saya memang ayu koeman..boleh di cek di friendster dengan ID yg sama penulisan ayukoeman</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya memang ayu koeman..boleh di cek di friendster dengan ID yg sama penulisan ayukoeman</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wicaksono</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-726</link>
		<dc:creator>Wicaksono</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 05:00:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-726</guid>
		<description># ayu koeman = saya tak bisa melakukan verifikasi apakah komentar anda ini benar-benar ditulis oleh ayu koeman yang mantan presenter acara "melancong yuk" itu atau hanya orang yang mengaku-aku. tapi, siapa pun anda, saya tetap menghargai pendapat anda meskipun berbeda. salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p># ayu koeman = saya tak bisa melakukan verifikasi apakah komentar anda ini benar-benar ditulis oleh ayu koeman yang mantan presenter acara &#8220;melancong yuk&#8221; itu atau hanya orang yang mengaku-aku. tapi, siapa pun anda, saya tetap menghargai pendapat anda meskipun berbeda. salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ayu koeman</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-723</link>
		<dc:creator>ayu koeman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 21:21:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-723</guid>
		<description>saya ayu koeman, presenter melancong yuk sebelum digantikan oleh nila tanzil.sewaktu menjadi presenter melancong yuk, saya mengalami kendala yg sama atau bahkan lebih parah dari yang di alami nila, tapi alhamdulillah dengan adanya kerja sama yg baik antar kru dan penyampaian keinginan yg baik juga ke pihak bersangkutan, shooting bisa berjalan dengan lancar. 
sangat disayangkan sekali dengan adanya masalah ini, 2 instansi bersangkutan mengalami pencemaran nama baik, baik itu malaysia tourism board maupun SCTV. semestinya nila tanzil mengerti benar dampak yg ditimbulkan dengan penulisan blog tersebut yaitu menyeret 2 instansi ke dalam wadah publik. apalagi ia mengaku sebagai seorang jurnalis dan PR, dimana kedua profesi tersebut sangat familiar dengan "pencemaran nama baik". 
Saya mendengar dari beberapa sumber nila tanzil berkelit bahwa "blog adalah sesuatu yg personal dan terserah seseorang mau menulis apa di blog nya", mohon maaf saya harus mengatakan ini, tapi menurut saya itu pikiran yang agak dangkal, ketika sesuatu bisa dirasakan, dilihat, dibaca oleh orang banyak, maka hal itu bukan lagi menjadi hal yang personal. Semestinya nila tanzil sadar, ketika ia menulis blog tersebut ia dalam posisi mewakili 1 instansti tempat ia bekerja, dimana seharusnya ia menjaga nama baik ataupun menjaga hubungan baik antara instansi tersebut dengan isntansi lain yang berkaitan.  terlebih lagi instansi yg diwakili oleh nila tanzil waktu itu adalah SCTV, stasiun TV swasta nasional yg sudah sangat mapan. 
Boleh ditanyakan kepada wartawan manapun betapa susahnya mendapatkan berita, berbagai kendala akan menunggu kita, tapi itulah profesi wartawan, dan kendala adalah hal yang biasa bagi mereka. kita berhak complain atas masalah yg kita hadapi, tapi kita tidak pada tempatnya untuk melakukan pencemaran nama baik terhadap instansi yg berkaitan.
Bila kita lihat lagi masalah yg dialami nila tanzil, akan sedikit terasa janggal. Dari sekian banyak wartawan indonesia dari berbagai jenis media, kenapa hanya nila yang mengalami masalah???sedangkan media tv lain dari indonesia yang juga meungkin sedang membuat program wisata serupa tidak bermasalah.. Jadi siapa dan dimana letak kesalahannya???
Selain itu sangat disayangkan juga respon yang diberikan malaysia tourism board sangat tidak elegan..Mungkin mereka harus menyewa jasa konsultan PR agar respon yang diberikan ke pihak luar bisa dipersiapkan lebih dahulu dampak dan jangka panjangnya...jadi gak asal nyeletuk..

NB: saya tidak pro ke SCTV atau ke siapapun..saya hanya mengungkapkan pendapat pribadi saya selaku mantan presenter melancong yuk..
terima kasih..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya ayu koeman, presenter melancong yuk sebelum digantikan oleh nila tanzil.sewaktu menjadi presenter melancong yuk, saya mengalami kendala yg sama atau bahkan lebih parah dari yang di alami nila, tapi alhamdulillah dengan adanya kerja sama yg baik antar kru dan penyampaian keinginan yg baik juga ke pihak bersangkutan, shooting bisa berjalan dengan lancar.<br />
sangat disayangkan sekali dengan adanya masalah ini, 2 instansi bersangkutan mengalami pencemaran nama baik, baik itu malaysia tourism board maupun SCTV. semestinya nila tanzil mengerti benar dampak yg ditimbulkan dengan penulisan blog tersebut yaitu menyeret 2 instansi ke dalam wadah publik. apalagi ia mengaku sebagai seorang jurnalis dan PR, dimana kedua profesi tersebut sangat familiar dengan &#8220;pencemaran nama baik&#8221;.<br />
Saya mendengar dari beberapa sumber nila tanzil berkelit bahwa &#8220;blog adalah sesuatu yg personal dan terserah seseorang mau menulis apa di blog nya&#8221;, mohon maaf saya harus mengatakan ini, tapi menurut saya itu pikiran yang agak dangkal, ketika sesuatu bisa dirasakan, dilihat, dibaca oleh orang banyak, maka hal itu bukan lagi menjadi hal yang personal. Semestinya nila tanzil sadar, ketika ia menulis blog tersebut ia dalam posisi mewakili 1 instansti tempat ia bekerja, dimana seharusnya ia menjaga nama baik ataupun menjaga hubungan baik antara instansi tersebut dengan isntansi lain yang berkaitan.  terlebih lagi instansi yg diwakili oleh nila tanzil waktu itu adalah SCTV, stasiun TV swasta nasional yg sudah sangat mapan.<br />
Boleh ditanyakan kepada wartawan manapun betapa susahnya mendapatkan berita, berbagai kendala akan menunggu kita, tapi itulah profesi wartawan, dan kendala adalah hal yang biasa bagi mereka. kita berhak complain atas masalah yg kita hadapi, tapi kita tidak pada tempatnya untuk melakukan pencemaran nama baik terhadap instansi yg berkaitan.<br />
Bila kita lihat lagi masalah yg dialami nila tanzil, akan sedikit terasa janggal. Dari sekian banyak wartawan indonesia dari berbagai jenis media, kenapa hanya nila yang mengalami masalah???sedangkan media tv lain dari indonesia yang juga meungkin sedang membuat program wisata serupa tidak bermasalah.. Jadi siapa dan dimana letak kesalahannya???<br />
Selain itu sangat disayangkan juga respon yang diberikan malaysia tourism board sangat tidak elegan..Mungkin mereka harus menyewa jasa konsultan PR agar respon yang diberikan ke pihak luar bisa dipersiapkan lebih dahulu dampak dan jangka panjangnya&#8230;jadi gak asal nyeletuk..</p>
<p>NB: saya tidak pro ke SCTV atau ke siapapun..saya hanya mengungkapkan pendapat pribadi saya selaku mantan presenter melancong yuk..<br />
terima kasih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pi ar, proyek, dan wartawan &#171; gumun + tergumun-gumun = gumunan</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/media/blog-vs-tv-swasta/comment-page-1/#comment-646</link>
		<dc:creator>pi ar, proyek, dan wartawan &#171; gumun + tergumun-gumun = gumunan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2007 06:14:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=31#comment-646</guid>
		<description>[...] Dan jika ini benar, pun gayung bersambut. Menurut, ndoro kakung, ndoronya (baca: juragan) blogger terkemuka di Indonesia, wartawati sebuah televisi swasta yang bikin heboh dengan personal report dalam blog-nya pun ternyata juga bekerja pada konsultan pi ar. (Karena keterbatasan saya dalam berburu informasi, yang ini saya agak ragu, apa iya kerja pada media dan konsultan pi ar, atau ??? halah) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dan jika ini benar, pun gayung bersambut. Menurut, ndoro kakung, ndoronya (baca: juragan) blogger terkemuka di Indonesia, wartawati sebuah televisi swasta yang bikin heboh dengan personal report dalam blog-nya pun ternyata juga bekerja pada konsultan pi ar. (Karena keterbatasan saya dalam berburu informasi, yang ini saya agak ragu, apa iya kerja pada media dan konsultan pi ar, atau ??? halah) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

