<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Misteri Kamar Hotel Rani Juliani &#038; Antasari</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Wed, 16 May 2012 23:27:36 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: kebluk</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-73044</link>
		<dc:creator>kebluk</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 03:21:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-73044</guid>
		<description>Komentar terakhir 17/05/2009.
Akhirnya hari ini (pada saat gue tulis) kita tau bahwa AA dihukum 18 tahun. Akankah putusan ini mengakhiri kontoversi yang menyertai kasusnya...? Secara pribadi saya sangsi antasari terlibat pembunuhan, tapi saya meyakini antasari telah berbuat tak senonoh terhadap rani, keyakinan saya karena antasari sewaktu di persidangan lebih memilih untuk tidak berkomentar ketika hakim bertanya apa yang dilakukannya pada saat rani bilang "idih abang" itu. Jika saja antasari mengakui bahwa dia telah berlaku tak senonoh terhadap rani (kemudian mengaku khilaf lalu meminta maaf) dan membantah keras ikut konspirasi pembunuhan itu, sangat mungkin situasinya berubah. Ahh.. dunia ini memang panggung sandiwara.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komentar terakhir 17/05/2009.<br />
Akhirnya hari ini (pada saat gue tulis) kita tau bahwa AA dihukum 18 tahun. Akankah putusan ini mengakhiri kontoversi yang menyertai kasusnya&#8230;? Secara pribadi saya sangsi antasari terlibat pembunuhan, tapi saya meyakini antasari telah berbuat tak senonoh terhadap rani, keyakinan saya karena antasari sewaktu di persidangan lebih memilih untuk tidak berkomentar ketika hakim bertanya apa yang dilakukannya pada saat rani bilang &#8220;idih abang&#8221; itu. Jika saja antasari mengakui bahwa dia telah berlaku tak senonoh terhadap rani (kemudian mengaku khilaf lalu meminta maaf) dan membantah keras ikut konspirasi pembunuhan itu, sangat mungkin situasinya berubah. Ahh.. dunia ini memang panggung sandiwara.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: shant m dwie</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-27053</link>
		<dc:creator>shant m dwie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 10:17:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-27053</guid>
		<description>ga mau lg deh,ngapain ngurusin orang,diri sendiri aja belum tentu benar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ga mau lg deh,ngapain ngurusin orang,diri sendiri aja belum tentu benar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: shant m dwie</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-27051</link>
		<dc:creator>shant m dwie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 10:15:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-27051</guid>
		<description>ga da gunanya kita saling komentar,apalagi ga tau cerita sebenarnya.salam bt mamaku dimedan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ga da gunanya kita saling komentar,apalagi ga tau cerita sebenarnya.salam bt mamaku dimedan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: shanty</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-27050</link>
		<dc:creator>shanty</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 10:13:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-27050</guid>
		<description>ga da gunanya kita saling komentar,apalagi ga tau cerita sebenarnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ga da gunanya kita saling komentar,apalagi ga tau cerita sebenarnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ipeh</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-26858</link>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 06:08:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-26858</guid>
		<description>Jangan salah kan Rani..Menjadi istri ke 3 bukan merupakan Kejahatan.
Para istri silahkan cek Suami anda baik2..?
Para istri jangan bangga hanya karena menjadi istri tunggal, tp suami anda "bisa hadir dimana2". Sabar ya Mba Rani..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan salah kan Rani..Menjadi istri ke 3 bukan merupakan Kejahatan.<br />
Para istri silahkan cek Suami anda baik2..?<br />
Para istri jangan bangga hanya karena menjadi istri tunggal, tp suami anda &#8220;bisa hadir dimana2&#8243;. Sabar ya Mba Rani..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ipeh</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-26857</link>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 06:05:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-26857</guid>
		<description>mau kirim komentar susah banget ???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau kirim komentar susah banget ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: YUS s</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-26826</link>
		<dc:creator>YUS s</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 18:13:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-26826</guid>
		<description>Ah kenapa harus ribet. Bila kita tenang ja n jernih. Jika kita ingat manusia bakal mati, pasti semua akan baik atau berupaya baik. Tidak ada yang super di dunia ini. So, kita tidak perlu sedih kehilangan tokoh di instansi mana pun (KPK misalnya). Saya yakin, masih banyak orang Indonesia yang pintar, jujur, integritas, dll.  Yang penting, mari kita tunggu hasil penyidikan polisi, dan sidang di pengadilan. Semoga semua piahk, bertindak sesuai kebenaran. OK</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ah kenapa harus ribet. Bila kita tenang ja n jernih. Jika kita ingat manusia bakal mati, pasti semua akan baik atau berupaya baik. Tidak ada yang super di dunia ini. So, kita tidak perlu sedih kehilangan tokoh di instansi mana pun (KPK misalnya). Saya yakin, masih banyak orang Indonesia yang pintar, jujur, integritas, dll.  Yang penting, mari kita tunggu hasil penyidikan polisi, dan sidang di pengadilan. Semoga semua piahk, bertindak sesuai kebenaran. OK</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fairness</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-26822</link>
		<dc:creator>Fairness</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 16:22:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-26822</guid>
		<description>Pd Hotel besar, kategori jenis kamar biasanya disajikan dlm bbrp nomor, jadi tdk hanya 1 nomor, bandingkan aja 808 dgn yg sblhnya misalnya 809, 810 dstnya, kita bisa liat macam apa fasilitas kamar jenis tsb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pd Hotel besar, kategori jenis kamar biasanya disajikan dlm bbrp nomor, jadi tdk hanya 1 nomor, bandingkan aja 808 dgn yg sblhnya misalnya 809, 810 dstnya, kita bisa liat macam apa fasilitas kamar jenis tsb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rambut</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-26790</link>
		<dc:creator>rambut</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 07:52:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-26790</guid>
		<description>Sitiap hari sy baca koran/majalah/blog/liat tv isinya ya kira-kira seperti ini :
1.jaksanya diancuk
2.Pedjabatnya diancuk
3.DPR nya diancuk
Pak polisi di belakang anda ada surga&#38;neraka, silakan bekerja nyang baik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sitiap hari sy baca koran/majalah/blog/liat tv isinya ya kira-kira seperti ini :<br />
1.jaksanya diancuk<br />
2.Pedjabatnya diancuk<br />
3.DPR nya diancuk<br />
Pak polisi di belakang anda ada surga&amp;neraka, silakan bekerja nyang baik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irfan</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/hukum/misteri-kamar-hotel-rani-juliani-antasari/comment-page-1/#comment-26781</link>
		<dc:creator>Irfan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 06:11:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=546#comment-26781</guid>
		<description>Banyak pertanyaan dalam kasus ini. Kapolri BHD membenarkan bahwa jauh sblm kasus pembunuhan, Antasari pernah mengadukan teror dan pemerasan Nasruudin kepada Antasari. Jadi apa mungkin Antasari jadi dalang pembunuhan padahal ia sebelumnya telah melaporkan kasus pemerasan  Nasrudin ke Kapolri. The big picture: Antasari adalah titik lemah di KPK. Ia dipilih oleh PDIP dan Golkar. Oleh karena itu kasus2 yg melibatkan PDIP spt Agus Condro macet. Nah di tahun pemilu ini kelemahan Antasari (yg suka main golf, hubungannya dengan pengusaha, hilir mudik ke hotel) dimanfaatkan oleh dua pihak. Bisa oleh kalangan pejabat/pengusaha yg terancam oleh KPK. Atau dimanfaatkan penguasa utk mendepak Antasari dari KPK. Bukankah skrg mulai terlihat Megawati dilibatkan dlm kasus RNI? Bukankah kasus Agus Condro diintensifkan lagi yang akan menyeret org PDIP spt Tjahjo Kumolo, Panda Nababan, Emier Muis, Dudie Makmun Murod. Pada saatnya ini akan dimainkan utk "memaksa" PDIP masuk dalam koalisi Demokrat setelah putaran I atau II pilpres yg akan dimenangkan SBY.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak pertanyaan dalam kasus ini. Kapolri BHD membenarkan bahwa jauh sblm kasus pembunuhan, Antasari pernah mengadukan teror dan pemerasan Nasruudin kepada Antasari. Jadi apa mungkin Antasari jadi dalang pembunuhan padahal ia sebelumnya telah melaporkan kasus pemerasan  Nasrudin ke Kapolri. The big picture: Antasari adalah titik lemah di KPK. Ia dipilih oleh PDIP dan Golkar. Oleh karena itu kasus2 yg melibatkan PDIP spt Agus Condro macet. Nah di tahun pemilu ini kelemahan Antasari (yg suka main golf, hubungannya dengan pengusaha, hilir mudik ke hotel) dimanfaatkan oleh dua pihak. Bisa oleh kalangan pejabat/pengusaha yg terancam oleh KPK. Atau dimanfaatkan penguasa utk mendepak Antasari dari KPK. Bukankah skrg mulai terlihat Megawati dilibatkan dlm kasus RNI? Bukankah kasus Agus Condro diintensifkan lagi yang akan menyeret org PDIP spt Tjahjo Kumolo, Panda Nababan, Emier Muis, Dudie Makmun Murod. Pada saatnya ini akan dimainkan utk &#8220;memaksa&#8221; PDIP masuk dalam koalisi Demokrat setelah putaran I atau II pilpres yg akan dimenangkan SBY.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

