Jun
4
Razia peranti lunak ilegal? Kenapa tidak? Toh aturannya hukumnya memang sudah ada.
Yang jadi masalah di Indonesia tampaknya justru penegakan dan penegak hukumnya. Yang sering dirazia masih itu-itu saja, kalau bukan warnet ya pedagang di kaki lima. Kapan razia dilakukan di tempat lain?
Setidaknya hal itu tecermin dari berita di bawah ini.
Business Software Alliance (BSA) dan Kepolisian wilayah Malang kembali melakukan pengerebekan terhadap empat warung internet (warnet) pengguna peranti lunak bajakan.
Direktur Antipembajakan BSA untuk Asia, Tarun Sawney, mengatakan kerugian akibat penggunaan peranti lunak itu mencapai US$ 1 juta. — Tempo Interaktif
Mari kita berandai-andai. Kalau saja razia itu dilakukan di semua kantor polisi (dari tingkat resort hingga markas besar) dan kantor pemerintah (dari tingkat kecamatan hingga departemen), berapa nilai kerugian akibat penggunaan peranti lunak bajakan yang bisa dihitung?
Masalahnya, kapan BSA dan polisi berani [dan mau] menggerebek atau merazia kantor polisi dan pemerintah yang memakai peranti lunak ilegal ya?
Seandainya saja razia peranti lunak itu tak menganut asas tebang pilih, ada kemungkinan lebih banyak uang yang bisa diselamatkan. Indonesia mungkin juga jadi lebih bersih dari peranti lunak bajakan.
Apakah ini karena BSA menganut prinsip lebih baik memakai sapu kotor untuk bersih-bersih ketimbang tak melakukan apa pun?
Bagaimana menurut Anda?
ini lagi persis seperti tadi kalo rakayat yg melanggar pasti gabruk garuk sogrok kepruk diderita padahal pada dasarnya kan orientasinya cuma cari penguripan saja to. kpan to mas wicak bendoro negoro mau juga mau melihat tengkuknya sendiri bahwa yang paling banyak melanggar itu justru “penjenengannipun piyambak” ya to . saya ini klo baca blog anda jadi selalu ngudoroso kenapa toh saya masih diparing ijin oleh Allah untuk hidup di jaman ini dimana tidak ada lagi kejujuran keadilan
ketenangan (wala wala kuwato ) hehehehehe
Merdeka !!!!!!
Kok begitu ya, bangsa ini ?
Lucu juga kalau membayangkan berkas BAP, tuntutan jaksa, dan vonis hakim untuk para pembajak software yg digerebek itu ternyata juga diketik degan software bajakan.
yang di “gerebek” mungkin yang kira2 “tebusan”nya lumayan.
wkkkk ember tuh, kalo gak pake mesin ketik yang segede gaban, pasti pake kompi yang ber OS Mikocok Windols… kompinya aja jangkrik kok apalagi OS nya wkkkk
itu juga tukang vcd/dvd bajakan masih bisa bayar di tempat and nego biar besok masi bisa dagang vcd/dvd bajakan di tempat yang sama. jadi apa guna razia?
makanya pake LINUX oppen source…dijamin gak bakal kena razia…kalo memang instansi yang ada d negara kita tidak mampu beli yang orisinil ya pake dong yang open source….jadikan gak akan ada komentar lagi mengenai penggunaan software bajakan di instansi “penegak hukum” karena memang lucu klo untuk mengetik BAP tentang pelanggaran HC atas program komputer tapi menggunakan software bacakan…
coba kalo yg melakukan razia para pengusahan warnet dan pedagang kaki lima pasti yg dirazia kompi di kantor-kantor polisi dan pemerintahan…
Seharusnya sebelum razia itu diawali dengan percontohan terlebih dahulu, Depkominfo sendiri seharusnya sudah memberi contoh pada masyarakat atau memberi teladan.
Jangan sampai warnet-warnet dan pedagang software bajakan dirazia sedangkan target Depkominfo bebas software bajakan aja baru tahun 2008 (sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2008/01/13/brk,20080113
-115328,id.html).
Mungkin kalau dirazia depkominfo juga kena dong!!!
halah…sok2an pake’ linux…
gw yakin lo (@andi maulana) masih pake’ .MP3 bwt dengerin lagu!!!!
klo lo mang anti bajakan mestinya lo smua sadar klo MP3 ntu bajakan tau!!!!
mang lagian knapa klo pake’ bajakan???
rugi??? sok2an rugi lo smua!!!!
Sediakan software murah dan tingkatkan kemampuan anak bangsa, baru razia….
usul untuk tempo; buatkan tag khusus untuk ekonomi syariah dunk.
thanks.
http://www.fsiekonomi.multiply.com
gak usah pake razia segala… kalo itu mau diterapkan maka kemungkinan 90% org gak pake komputer donkz……. atau buat aja yang murah misalnya 1000 rupiah per kilo….. hehehehe,,,,,
bentul bro…padahal di kantor polisi boleh dibilang kebanyakan komputernya pake software bajakan. so “moto” bis BIMALING “sesama bis dilarang mendahului” tdk berlaku dong. hehehee
Tegakkan hukum di negara kita..
F.HUKUM