<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Ranjau Masalah di Ranah Blog</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Wed, 16 May 2012 23:06:22 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Ketika Blog Dibukukan » Benny Chandra dot com</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-43079</link>
		<dc:creator>Ketika Blog Dibukukan » Benny Chandra dot com</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 05:59:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-43079</guid>
		<description>[...] sama seperti aslinya. Sebut saja untuk beberapa tulisan dari Blog Tempo Interaktif, seperti &#8220;Ranjau Masalah di Ranah Blog&#8221; jadi &#8220;Ranjau-ranjau Ranah Digital&#8221; dan &#8220;Perlukah Seorang Blogger [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] sama seperti aslinya. Sebut saja untuk beberapa tulisan dari Blog Tempo Interaktif, seperti &#8220;Ranjau Masalah di Ranah Blog&#8221; jadi &#8220;Ranjau-ranjau Ranah Digital&#8221; dan &#8220;Perlukah Seorang Blogger [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: assayoda</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18931</link>
		<dc:creator>assayoda</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 23:03:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18931</guid>
		<description>bingung nich apa yang mau dikomentarin dari sekian komentar ato judul masalah ranjau ato masalah orang yang ngaku pinter tapi palsu gitu lho! tapi untuk dian sastro maju terus sebagai manusia salah itu biasa tapi untuk kreatif itu harus dilakukan terus menerus karena kreatif itu lebih baik dari pada hanya nggrundel tak karuan, bingung khan jadinya!!! 
makasih.tetap indonesia..Bisa lha yauw</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bingung nich apa yang mau dikomentarin dari sekian komentar ato judul masalah ranjau ato masalah orang yang ngaku pinter tapi palsu gitu lho! tapi untuk dian sastro maju terus sebagai manusia salah itu biasa tapi untuk kreatif itu harus dilakukan terus menerus karena kreatif itu lebih baik dari pada hanya nggrundel tak karuan, bingung khan jadinya!!!<br />
makasih.tetap indonesia..Bisa lha yauw</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aang</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18708</link>
		<dc:creator>aang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 22:12:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18708</guid>
		<description>setahuku di blog dian ada juga saudara kita perwakilan umat hindu yang menjelaskan bahwa Kisah Mahabarata itu bukan kisah dari kitab suci jadi penafsiran berbeda dari kisah itu tidaklah masalah dan memang bima tidak menyembah dewa. namun, beliau menyebutkan ada juga aliran/perkumpulan (maaf kalau salah istilah) dari kaum hindu yang menganggap bahwa kisah mahabarata itu berasal dari kitab suci sehingga keberadaan dan jalan ceritanya tidak boleh diganggu gugat.

hmmm semoga kita tidak terpecah dengan masalah film Drupadi ini. tapi  jujur bangga sama Dian yang kreatif mengangkat tema legenda daerah sendiri. semoga ada film-film yang berani mengangkat cerita original dari indonesia dan kebudayaan kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setahuku di blog dian ada juga saudara kita perwakilan umat hindu yang menjelaskan bahwa Kisah Mahabarata itu bukan kisah dari kitab suci jadi penafsiran berbeda dari kisah itu tidaklah masalah dan memang bima tidak menyembah dewa. namun, beliau menyebutkan ada juga aliran/perkumpulan (maaf kalau salah istilah) dari kaum hindu yang menganggap bahwa kisah mahabarata itu berasal dari kitab suci sehingga keberadaan dan jalan ceritanya tidak boleh diganggu gugat.</p>
<p>hmmm semoga kita tidak terpecah dengan masalah film Drupadi ini. tapi  jujur bangga sama Dian yang kreatif mengangkat tema legenda daerah sendiri. semoga ada film-film yang berani mengangkat cerita original dari indonesia dan kebudayaan kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Retty</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18533</link>
		<dc:creator>Retty</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 07:07:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18533</guid>
		<description>Ada banyak ranjau rupanya...disini, dan disana...http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=10558&#38;post=1</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak ranjau rupanya&#8230;disini, dan disana&#8230;http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=10558&amp;post=1</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yon's</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18516</link>
		<dc:creator>yon's</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 19:03:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18516</guid>
		<description>wah komentarnya pada panjang-panjang yah ^_^

intinya kalo nulis ati-ati gitu kan he he</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah komentarnya pada panjang-panjang yah ^_^</p>
<p>intinya kalo nulis ati-ati gitu kan he he</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kartini</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18441</link>
		<dc:creator>Kartini</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 00:22:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18441</guid>
		<description>Ah,.... kita nggak tinggalin blog kok, Mas? Kita hanya agak berkurang seperti angin kadang datang kadang kendor gitu lo?

Begini kita itu bangsa yang gila korup, presiden lagi-lagi dapat yang agak-agak palsu juga, kurang memikirkan rakyat atau tidak memikirkan rakyat apalagi negara. Malaysia saja sudah beli pesawat-pesawat baru lagi, sebentar lagi Indonesia dihantam oleh Malaysia. Tak percaya? baca ini baik-baik la yauw.

Russia will deliver 12 Su-MKM fighters to Malaysia before the end of 2008, a spokesman for the Sukhoi aircraft manufacturer said on Wednesday. 
The Southeast Asian country will receive a total of 18 Su-30MKM fighters under a $900-million contract signed in 2003. The first six airplanes were delivered in 2007. 
The Su-30MKM is a multi-role Flanker version based on the Su-30MKI model and features a customized avionics package built to Malaysian specifications. 
The airplanes are being manufactured at Sukhoi's Irkutsk aircraft manufacturing plant in Siberia. 
Malaysia currently operates a mixed fighter fleet with the Russian MiG-29N Fulcrum and the U.S.-made F/A-18D Hornet and F-5 Tiger in service. 
According to some sources, the Malaysian Royal Air Force is considering a new Su-30MKM contract. 

Okay, mas Wicak yang bijak. Negara ini sulit maju karena orang-orangnya kurang bagus. Profesor dan doktor-doktor palsu. Kalau yang pimpi negara dan universitas misalnya ya seperti di Indonesia sekarang ini ya mau apa?
Ada prof. Gumilar Sumantri yang juga tak tahu apa-apa, hanya ganetngnya aje. Ada juga Prof Suryo itu yang juga asbun. Mau apa lagi dong?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ah,&#8230;. kita nggak tinggalin blog kok, Mas? Kita hanya agak berkurang seperti angin kadang datang kadang kendor gitu lo?</p>
<p>Begini kita itu bangsa yang gila korup, presiden lagi-lagi dapat yang agak-agak palsu juga, kurang memikirkan rakyat atau tidak memikirkan rakyat apalagi negara. Malaysia saja sudah beli pesawat-pesawat baru lagi, sebentar lagi Indonesia dihantam oleh Malaysia. Tak percaya? baca ini baik-baik la yauw.</p>
<p>Russia will deliver 12 Su-MKM fighters to Malaysia before the end of 2008, a spokesman for the Sukhoi aircraft manufacturer said on Wednesday.<br />
The Southeast Asian country will receive a total of 18 Su-30MKM fighters under a $900-million contract signed in 2003. The first six airplanes were delivered in 2007.<br />
The Su-30MKM is a multi-role Flanker version based on the Su-30MKI model and features a customized avionics package built to Malaysian specifications.<br />
The airplanes are being manufactured at Sukhoi&#8217;s Irkutsk aircraft manufacturing plant in Siberia.<br />
Malaysia currently operates a mixed fighter fleet with the Russian MiG-29N Fulcrum and the U.S.-made F/A-18D Hornet and F-5 Tiger in service.<br />
According to some sources, the Malaysian Royal Air Force is considering a new Su-30MKM contract. </p>
<p>Okay, mas Wicak yang bijak. Negara ini sulit maju karena orang-orangnya kurang bagus. Profesor dan doktor-doktor palsu. Kalau yang pimpi negara dan universitas misalnya ya seperti di Indonesia sekarang ini ya mau apa?<br />
Ada prof. Gumilar Sumantri yang juga tak tahu apa-apa, hanya ganetngnya aje. Ada juga Prof Suryo itu yang juga asbun. Mau apa lagi dong?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulfi</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18425</link>
		<dc:creator>Zulfi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 13:53:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18425</guid>
		<description>Untuk masalah kepercayaan memang tidak boleh main2.... Kebebasan memang penting, tapi tdk boleh sampai melanggar kebebasan orang lain..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk masalah kepercayaan memang tidak boleh main2&#8230;. Kebebasan memang penting, tapi tdk boleh sampai melanggar kebebasan orang lain..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MUSAFIR</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18404</link>
		<dc:creator>MUSAFIR</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 00:35:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18404</guid>
		<description>Assalamu'alaiku... biarkan aja mas jangan dihiraukan.... masih banyak masalah lain soal tetangg2 kita yang makin hari makin banyak... kali2 aja dian sastro b isa ngebantuin... heeeebooooh.... tabung gas 3kg tuh skrg susah banget dapetnya di yogya... mumet... minah ilang gas langka.... denger2 dr pertamina nawarin minah yg harganya real..8000rp... ha...ha...ha... ada yg bisa mbuat kompor bensin ndak? ato reaktor mini tenaga JANJI KAMPANYE... kali2 aja bisa buat energi alternatif</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaiku&#8230; biarkan aja mas jangan dihiraukan&#8230;. masih banyak masalah lain soal tetangg2 kita yang makin hari makin banyak&#8230; kali2 aja dian sastro b isa ngebantuin&#8230; heeeebooooh&#8230;. tabung gas 3kg tuh skrg susah banget dapetnya di yogya&#8230; mumet&#8230; minah ilang gas langka&#8230;. denger2 dr pertamina nawarin minah yg harganya real..8000rp&#8230; ha&#8230;ha&#8230;ha&#8230; ada yg bisa mbuat kompor bensin ndak? ato reaktor mini tenaga JANJI KAMPANYE&#8230; kali2 aja bisa buat energi alternatif</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: moeda</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18401</link>
		<dc:creator>moeda</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 23:20:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18401</guid>
		<description>hehehehe...mas Ariedi...
tambah mumet mas...seolah2 bumi tebelah 2 setelah mbaca dan ngaca ma tulisanmu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehehe&#8230;mas Ariedi&#8230;<br />
tambah mumet mas&#8230;seolah2 bumi tebelah 2 setelah mbaca dan ngaca ma tulisanmu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Penghinaan dan Ranjau-Ranjau Ngeblog &#171; Dunia Anggara</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/digital/ranjau-masalah-di-ranah-blog/comment-page-1/#comment-18395</link>
		<dc:creator>Penghinaan dan Ranjau-Ranjau Ngeblog &#171; Dunia Anggara</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 16:40:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=271#comment-18395</guid>
		<description>[...] Beberapa rekan saya sempat bertanya, ketika kami mengajukan upaya permohonan peninjauan konstitusional terhadap ketentuan-ketentuan penghinaan di KUHP. Pada umumnya bertanya, apakah upaya kami untuk menyatakan pasal-pasal penghinaan itu inkonstitusional akan menyebabkan semua orang bisa menghina semau-maunya? Hal itukan salah satu ranjau yang bila dikaitkan dengan kegiatan bloging maka itulah batasannya, begitulah kata rekan saya itu [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Beberapa rekan saya sempat bertanya, ketika kami mengajukan upaya permohonan peninjauan konstitusional terhadap ketentuan-ketentuan penghinaan di KUHP. Pada umumnya bertanya, apakah upaya kami untuk menyatakan pasal-pasal penghinaan itu inkonstitusional akan menyebabkan semua orang bisa menghina semau-maunya? Hal itukan salah satu ranjau yang bila dikaitkan dengan kegiatan bloging maka itulah batasannya, begitulah kata rekan saya itu [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

