Enak di Blog dan Perlu

Googleplex. Nama yang aneh untuk sebuah kantor. Betul, ini bukan kantor biasa. Google menyebutnya sebagai tempat bermain. Ada empat bangunan yang berdiri di tanah seluas 4,7 hektare di Googleplex. Di sini Anda bisa melakukan apa saja. Mau berenang, merenung, atau berendam di bathtub dengan pemandangan akuarium air laut, main perosotan seperti anak TK, semua bisa.

Dua pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, tahu bisnis tak bisa dimenangi hanya dengan memeras otak sampai dahi berkerut dan wajah bersungut-sungut. Ide-ide brilian justru muncul saat Anda merenung di toilet atau mencoba khusyuk saat salat atau ke gereja.

Google juga tahu dunia ini terlalu banyak cerita sedih dan tak sempurna. Itulah sebabnya dia menciptakan ruangan-ruangan yang bisa membangkitkan selera kreatif.

Googleplex adalah komposisi sempurna, tempat bermain, tempat bersenang-senang, bekerja, sekaligus menghasilkan karya yang bisa menghantam rival-rivalnya. Bandingkan dengan kantor Microsoft yang superserius. Di Google, para petinggi kerap kali rapat bukan di ruang-ruang tertutup, melainkan di tenda-tenda kecil atau di igloo. Yang terakhir itu adalah rumah ala orang kutub. Anda bisa melihat betapa menakjubkannya ruang-ruang kantor di Google di sini (http://www.time.com/time/photoessays/2006/inside_google/)

Hasilnya, siapa sangka iklan baris Google mengalahkan iklan banner Yahoo! Mesin pencarinya juga menjadi jantung utama pencarian di Internet, melibas mesin pencari Yahoo!

Kini Google bahkan merambah bisnis yang tak pernah terbayangkan, dari jualan koneksi Internet seperti Telkom Speedy sampai terjun ke bisnis listrik seperti PLN.

Di industri peranti lunak, Google diam-diam juga menggerogoti pasar Microsoft. Mereka menyodorkan pengolah dokumen gratis penantang Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Otak-otak brilian Google sudah menyiapkan sistem operasi Chrome, penantang Windows 7. Jangan heran bila Juni tahun lalu laba Microsoft–untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir–turun.

Larry Page dan Sergey Brin memang tak pernah kehilangan sihirnya untuk menguasai dunia. Tahun ini, mereka punya kejutan lagi: terjun ke bisnis ponsel dan software ponsel. Mereka meluncurkan sistem operasi khusus ponsel, Android. Kejutan lainnya, ada 20 jenis ponsel berbasis Android–dari berbagai merek, seperti HTC, Samsung, LG, Motorola–yang akan meramaikan pasar.

Android adalah ancaman serius bagi industri ponsel. Selama bertahun-tahun bisnis ini dikuasai Nokia dan Microsoft. Nokia punya software Symbian, adapun Microsoft punya Windows Mobile (yang sekarang bernama Windows Phone 7).

Nokia, menurut data perusahaan riset Gartner, menguasai sekitar 46 persen, sedangkan Windows memegang “kue pasar” 8,7 persen. Adapun BlackBerry dan Apple masing-masing menguasai 19,9 persen dan 14,4 persen dari total pasar.

Google yakin, dengan Android, mereka bisa mencuri pasar ponsel ini. Resepnya sederhana: gusur software yang paling mahal. Google akan membagikan Android ini gratis. Vendor seperti Samsung, LG, atau Motorola boleh memakainya tanpa bayar untuk Android standar.

Siapa yang tergoda tawaran aduhai ini? Motorola. Jika ingin menggunakan software Windows Phone, mereka harus membayar lisensi US$ 15 sampai US$ 25 (sekitar Rp 140 ribu sampai Rp 230 ribu) per ponsel. Bayangkan, jika mereka memproduksi sejuta ponsel, berarti Rp 140 miliar lebih disetor ke kantong Microsoft.

Kini semua melirik ke Android. “Android akan menjadi lebih hebat pada lima tahun ke depan,” kata Sehat Sutardja, Chief Executive Officer Marvell Technology Group, sebuah produsen cip ponsel di Amerika. “Android kelak akan dipakai di alat-alat rumah tangga, seperti mesin cuci dan TV.”

Semua ide cemerlang itu lahir dari “kenakalan-kenakalan” di Googleplex.

Komentar [21]

Feed  •   Trackback  •   Kirim Komentar

21 Komentar untuk “Googleplex & Demam Android”

  1. yando | 4 March, 2010 12:16

    Google memang memiliki potensi untuk berjaya via internet. Usul pa k burhan, sesekali menulis tentang ide dan sepka terjang dari pak Sehat Sutardja.

  2. Murniawati Situmorang | 4 March, 2010 15:43

    JANGAN JADI WARTAWAN KALAU TAK JELAS, BANG

    Murniawati, IISIP.

    Kemana TVONE? Ketua paripurna pansus, Marxuki Alie, hanya membenarkan diri padahal kami mahasiswa dan rakyat tahu dia membuat kesalahan fatal.

    Tadi pagi Marzuki tampil di TV ONE tidak malu. Kami mahasiswa dan rakyat tahu bahwa jarum jam tak bisa diputar balik. People Power akan terjadi dan pemakzulan tidak bisa dibarter. Marzuki dan orang-orang arogan PD sudah masuk ke daftar orang-orang yang akan kami buru kalau pemakzulan SBY dan pemecatan Boediono dan Sri Mulyani yang jelas salah ambil keputusan tidak dilaksanakan. Sebab ke ranah hukum berarti gagal. Di ranah politik aka lebih fektif. Pengadilan kita tak efektif.

    Lihat arogansi Marzuki di TV ONE tadi pagi. Ini mugkin juga karena sikap pewawancara Bang Andi Jarot yang banci tidak memihak kebenaran dan bodoh, memalukan. Kami timpuk juga kau, Bang Andi Jarot! Atau ku cium dengam mobilku di jalanan bersama kakak itu pasangannya.

    Dengan wawancara tadi pagi itu Marzuki Alie justru merasa dapat angin dan apologi. Padahal dia tidak gentleman dan ngacau. Harusnya dia diskors dan dicabut jadi ketua atau dpecat dari ekanggotaan DPR. Kalau negara dibajak begitu kapan ada reformasi?

    Marzuki mencoba kembali menutupi kesalahan fatalnya mengetuk palu sehinga timbul deadlock saat banyak anggota DPR interupsi. Mata nasional ahu dia sengaja mengulur waktu dan main-main, dan itulah makanya banyak anggota DPR menjadi bersikap kanak-kanak, termasuk Marzuki Alie.

    Dia memang sengaja diplot PD untuk menganggu dengan peran yang lain, lembut dan pura-pura bodoh. Ini berbeda dengan lakon banyak bicara seperti Luhut Sitompul, dan burung cocakrowo Sutan Batughana.

    Kalau saja dia mengadopsi mendaftar semua interupsi tentu kejadian kacau tidak akan terjadi.

    Jangan-jangan beberapa kakak wartawan TV ONE yang meliput profil singkat Marzuki terkena amplop Marzuki. Bisa juga kaerna memang wawasan kakak sebgai wartawan sangat cethek. Kami mahasiswa tahu kok seharusnya wartawan tahu kemana berpihak yaitu pada kebenaran bukan sekadar coverboth sides tanpa makna tanpa signifikansi. Kami walaupun masih mahasiswi bisa menilai METRO jauh lebih unggul dan berani serta pandai melihat dan ebrpihak pada kebenaran, apapun kepentingan mungkin ada, kami tahu mereka lebih mementingkan rakyat dan berani menghajar pengkhianat-pengkhianat.

    Kalau kakak dan abang wartawan “tolol bodoh goblok” bertindak hanya sebatas cethek dan main-main, anda tak ikut mengubah keadaan dan justru menunjang korupsi yang merajalela dan menjadi-jadi saat ini.

    Kalau anda tidak bersikap maka kami timpuk juga nanti. Kalian tidak perlu pura-pura ramah, lemah lembut dan tanpa misi jelas. Sebagai senior-senior yang harusnya memberikan inspirasi kalian harusnya tegas dan pintar dan menegakkan kebenaran, agar manusia bangsa ini berubah. Tidakkah anda tahu reformasi sudah dibajak habis dan anda tidak sadar. Tolong hajar orang-orang buruk dengan menghujani pertanyaan yang jelas dan kritis dan pojokkan mereka, buat rakyat dan kami marah, itu baru wartawan. Tolol kakak dan abang pula rupanya.

    Banyak amplop rupanya masuk ke saku wartawan TVONE. Buktinya kakak mau saja menampilkan Marzuki Alie dalam solat, ntuk apa dan apa maksud? Dan apa maksud mewawanarai dia lemah lembut? Kakak Andi Jarot jadi peragawan lengak lenggok di catwalk atau jadi bencong saja.

    Jangan lagi tampilkan seolah dia suci, dengan menampilkan dia sholat, jangan lihat orang deri pangkat adri fakta yang terlihat.

    Ada apa dengan TV ONE. Kakak buta, itu justru memberi peluang Marzuki, seperti pula Sutan Batu dan Luhut Situmpul senang dan mencuci hati untuk pencitraan seperti persidennya.

    Kita muak saat ditayangkan Marzuki sholat di sela-sela sidang tersebut. Kita juag sholat, sholat bukan untuk dipamerkan, anjing.

    Kita juga muak dan mau muntah dengan pertanyaan-pertanyaan ndeso Jarot dan kawan perempuannya yang berpiha pada narasumber yang jelas-jelas jahat dan pura-pura bodoh.

    Marzuki Alie itu lipan dan kura-kura. Bayangkan kalau kakak warta- wan/ti lemah lembut dan tidak galak dan tegas seperti begitu, malu-malu, maka semakin banyak pejabat dan angota DPR kurang ajar.

    Itulah yang sebenarnya terjadi di bangsa kita ini, karena wartawan bukan diseganid an ditakuti tapi dipandang rendah dan dilecehkan, karena kakak dan abang menempatkan diri begitu.

    Terus terang meski masih mahasiswa yang masih belajar jurnalistik kami tahu di negeri ini semakin merendah semakin dinjak. Abang dan kakak wartawan, kalian tidak akan mengubah situasi kalau kalian taruh badan dibawah. Sekali lagi perlu tegas dan memberi pelajaran kepada orang-orang angkuh arogan yang banyak mendominasi di pemerintahan dan mereka menambah sengsara banyak rakyat.

    Apa kakak dan Bang Andi Jarot tidak prihatin dan sedih. Kalau saja Rp 6.76 triliun itu untuk biaya kuliah kami-kami yang pas-pasan ini, tentu orangtua-orangtua kami tidak perlu repot membantung tulang untuk kuliah kami. Berhentilah jadi wartawan kalau kalian tidak jelas.

  3. Anjaini Muhamad Ardi | 4 March, 2010 16:12

    Hati-ahti, bohong lagi, hati-hati bohong lagi…Lawan-lawan-lawan SBY, lawan SBY sekarang juga, lawan-lawan-lawan SBY, lawan SBY sekarang juga.

    Ayooo teman-teman kita seluruh mahasiswa harus meniru anarkisme teman-teman kita di makassar, tidak ada jalan lain. Jalan damai dan baik hanya dikentuti SBY dan Luhut dan Sutan Batughana serta Anas. Kita juga dikentuti kadiv kombes pol oy Rafli. Bohong lagi, bohong lagi, membohongi mahasiswa dan rakyat, monyet!

    Ayoo…kkita tidak boleh puas dengan kemenangan yang memilih opsi C di DPR, itu abru langkah awal dan bisa masuk angin etrmasuk di pengadilan.

    Perjalanan masih jauh dan kita harus tetap bersemngat anarkis. Yang jelas polisi akan gunakan kambing hitam dan orang-orang provokator, jangan takut. Itu urusan dia, kita boleg juga tiru mereka.

    Jangan teman makan teman, kita harus bersatu, jangan saling mencurigai, jangan mau dimakan diprovokasi bahwa yang melempar batu itu provokator, itu justru teman kita yang militan.

    Kita harus bawa ketapel, kita harus gerilya, bakar pos-pos politi kalau mereka tetap tidak membela kita dan rakyat, bakar semua kantor polisi kalau mereka membela SBY.

    Kita harus berjuang pantang mundur. Terjang dan menerjang. Gerilay dan bergerilya, seperti teman-teman kita di makassar, sebarkan dan sebarkan, ajak semua teman seluruh Indonesia bersatu untuk emluruskan reformasi yang dirusakkan.

    Kalau dibawa ke hukum/pengadilan maka justru gagal. Masa’ tidak tahu seperti apa penagdilan dan penegakan hukum di negeri ini. Nanti kalau dibawa ke hukum, karena kemalasan dan permainan polisi dan jaksa, maka tidak akan ditemukan bukti-bukti yang cukup. dengan demikian, Boediono, Sri Mulyani dan SBY tertawa ngakak dan aman, sebab kredibilitas jaksa dan polisi dieprtanyakan.

    Harusnya meskipun mereka diangkat dan diberhentikan oleh persiden, kajagung dan kapolri harus indepednen. SBY berkali-kali mengungkapkan bahwa dia tidak mencampuri pengadilan. Tapi meskipun begitu, kapolri dan kejagung biasanya lebih cari aman. Jadi kita harus terus maju bersama-sama PDIP, Golkar, Gerinrda dan Hanura, dan orang-orang DPR pehlawati seperti Nenek Lily Wahid yang hebat.

    Ayooo orang-orang DPR tunjukkan hatirunarimu. SBY sudah tamat dan tamatkan. Tetap jalankan pemakzulan, demi rakyat dan demi anda sendiri.

  4. Frida Hutagalung | 4 March, 2010 16:46

    Yalah. Kalau mereka cuma diperalat bos-bos TV nyang adalah orang Tionghoa nyang licik juga karena KKN dengan birokrat, dan tak perduli nasib kami warga pribumi, hajar saja kantor mereka.

    Timpuk saja mobil mereka !!! Maju terus, makzulkan SBY nyang membuat rakyat semakin susah. Oiya kalau 6 tirliun untuk kita, kita bisa sekolah ke luar negeri seperti anak-anak pejabat dan anggota DPR.

    Pantang mundur. Kalau bisa anarkis, kalau bisa gerilya, kenapa tidak. Pemerintah SBY buta mata buta telinga, sengaja. Lengserkan SBY.

  5. Bang Ali | 5 March, 2010 06:42

    Wew.. orang-orang yang kehabisan tempat untuk menyalurkan pendapat diri, kah?
    Bikin komentar di blog orang tidak nyambung dengan blognya.
    Seperti itukah pejuang?
    Atau gak mampu bikin blog sendiri? Atau blog sendiri tidak laku?

  6. Gurit | 5 March, 2010 12:31

    Ini orang-orang pada komentar kagak nyambung. Udah gila apa ya? Katanya pembela rakyat jelata, tapi kok kelakuan gila begitu?

  7. Bang Gakung | 5 March, 2010 16:57

    emang yang pada komentar itu orang gila. Dia juga kagak tau apa yang dikomentarin dan apa arti dari komentarnya sendiri. Dasar gila bin gebleg.

  8. Mampir | 5 March, 2010 20:09

    Iya, Bang Ali, Gurit, Bang Gakung. Itu orang2 stress cari penyaluran.

    Kembali ke masalah Google. Google memang inovatif, tapi ada pula yang merugikan bloggernya sendiri, yaitu layanan pencarian gambar Google.

    bila kita membuka images.google.co.id, hasil tampilannya beda dengan images.google.com.

    images.google.co.id hasil pencarian gambarnya bisa merugikan blogger: trafik situs/blog menurun, pencurian gambar marak terjadi.

    Semoga pihak Google menanggapi e-mail saya pada mereka.

  9. Rivan A | 6 March, 2010 12:25

    Dunia ini dikuasai orang gila dan super kreatif: Stave Jobs, Bill Gates, Larry Page dan Sergey Brin, juga yang lainnya.

    bangsa kita beleum cukup gila untuk membuat sesuatu yang kreatif. Ayo bangkit. Masak kalah jauh sama India dan China.

    Bikin dong Googlex versi Indonesia

  10. Penikmat Internet | 17 March, 2010 08:26

    Wka wka wka … Dasar gelok , lucu jga y ?

  11. Business Blog | 10 April, 2010 04:50

    Masak china bisa buat baidu ya :D

  12. canggih | 24 June, 2010 19:27

    saya mau tanya… jika saya ingin menginstall OS Android di hp saya bisa tidak? saat ini saya sedang menggunakan OS Mobile lain…

  13. qsew | 3 November, 2010 14:16

    google memang sangat inovatif. salut..

  14. android | 30 January, 2011 18:55

    to :Anjaini Muhamad Ardi, Murniawati Situmorang

    lu berdua ngemenk apa nih bukan forumnya , tuh forum tetangga jgn sok jago ngomong, coba anda buktikan jgn bisa mengkritik tapi tidak ada solusi, bantu pemerintah….

    kembali ke topik
    nih android koq kenapa yah akhir2 ini sering bermasalah ?

  15. pepesan kosong | 30 January, 2011 18:59

    benar tuh, nih bukan forumnya , bahasanya terlalu provokatif bahasa orang2 kiri…..!! ngeri cuma bisa ngomong doank, begitu berkuasa nih org bakalan nindas yg lemah

    parah toh

  16. vegas holidays | 23 April, 2011 20:36

    The next time I learn a weblog, I hope that it doesnt disappoint me as a lot as this one. I imply, I know it was my option to learn, however I really thought youd have one thing fascinating to say. All I hear is a bunch of whining about something that you would repair should you werent too busy searching for attention.

  17. rozwod Poznan | 26 October, 2011 15:32

    Najlepszy Adwokat w Poznaniu. Potrzebujesz pomocy ? To dobrze Trafisz do swojego Adwokata!!!

  18. nieruchomosci wroclaw | 26 October, 2011 15:34

    Najwiekszy Deweloper mieszkan w centrum Wroclawia serdecznie zaprasza do ogledzin mieszkan oraz wyboru odpowiedniego apartamentu dla panswa. Zapraszamy serdecznie !!!!

  19. Serwis opon wroclaw | 26 October, 2011 15:47

    Jezeli szukasz ddobrego mechanika, badz tez chcesz zalozyc sobie klimatyzacje w samochodzie to dobrze trafiles !!! Nasza firma to najlepsze auto usugi we Wroclawiu. Serdecznie Zapraszamy do skorzystania z naszej oferty !!!

  20. Dylan Chmelik | 12 November, 2011 16:03

    I am very happy to read this. This is the type of manual that needs to be given and not the random misinformation that is at the other blogs. Appreciate your sharing this greatest doc.

  21. andi tenrie | 13 November, 2011 13:26

    Dddduh, ada orang gila masuk blognya Pak Burhan.

Silakan berkomentar, kawan!