Enak di Blog dan Perlu

Malaysia tak hanya memprovokasi Indonesia di perairan sekitar Ambalat. Di ranah blog, provokasi dari negeri jiran itu juga bertebaran. Salah satunya diungkapkan oleh seorang yang mengaku sebagai pendukung Malaysia yang katanya pernah berkunjung ke Indonesia. Blog tersebut, menurut sang pemilik yang mengaku masih 18 tahun, dibuat sebagai tandingan blog-blog Indonesia yang menghujat Malaysia. Blog anti-Indonesia itu mendapat pasokan “bahan bakar” dari isu tentang Ambalat dan berita seputar Manohara Pinot.

“Alamat blognya di mana, Mas? Saya mau ganyang dia,” kata Mat Bloger berapi-api.

“Halah, kemlinthi. Memangnya sampean itu siapa, Mat? Polisi? Preman? Anggota laskar atau front pembela ini dan itu? Saya justru sengaja tak mau memberi tahu alamat blog itu supaya sampean tak ikut-ikutan menyerang blog itu. Bukannya berhenti, nanti blog itu malah populer, dan tujuannya menarik perhatian tercapai kalau kita bereaksi.”

“Lo, nggak bisa begitu dong, Mas. Ini soal nasionalisme dan patriotisme. Harga diri. Kalau ada orang asing yang menjelek-jelekkan Indonesia, kita harus membela. Bila perlu, kita balas menyerang mereka.”

“Ho-ho-ho… keren. Tapi menurut saya nggak usah sampai segitunya, Mat. Narablog (blogger) itu mestinya bukan orang yang bersumbu pendek. Tak perlulah kita terpancing dan menanggapi provokasi semacam itu. Lagi pula kemunculan sejumlah narablog pendukung Malaysia itu hanyalah semacam gelombang aksi balasan setelah banyak narablog Indonesia yang membuat blog kecaman terhadap negeri jiran tersebut.

Sampean tentunya masih ingat Mat, ketika dua tahun lalu meletus perang antarblog Indonesia dan Malaysia. Api peperangan dipicu oleh klaim Malaysia atas lagu Rasa Sayange, batik, dan sebagainya. Narablog Indonesia lalu membuat posting di blog, lengkap dengan banner, yang meledek negeri jiran itu sebagai maling. Aksi ini dibalas oleh blog yang membuat tulisan parodi dengan judul Pancagila Negara Indon.”

“Oh iya, Mas. Waktu itu saya sempat ikut-ikutan menyebarkan banner bertulisan ‘Malingsia’ ke mana-mana, ha-ha-ha…,” kata Mat Bloger.

“Oalah, dasar sampean anak nakal. Ya sudah, nggak usah diulangi. Perang kata di blog sih boleh-boleh saja, Mat. Selain lebih sehat, baku serang lewat tulisan itu tak menelan korban jiwa. Tapi apakah sampean tak jadi lelah sendiri? Adakah faedahnya?

Menurut saya sih, tak ada. Buat saya, blog-blog semacam itu tak lebih dari selingan di antara pekerjaan sehari-hari yang menguras tenaga dan pikiran. Sebuah lelucon belaka. Saya tak menganggapnya sebagai sesuatu yang serius, misalnya kampanye hitam bagi Indonesia, melainkan hanya sekadar buah karya orang iseng.

Di ranah Internet semua orang bisa melakukan apa saja, termasuk berbuat usil. Selalu ada saja narablog yang memancing di air keruh untuk mempopulerkan blognya. Bahkan dalam setiap kejadian yang kontroversial, selalu ada orang yang mengambil posisi berlawanan arus demi mengejar statistik, menaikkan jumlah kunjungan dan komentar yang berderetan.

Terlalu berlebihan kalau kita buang-buang waktu, tenaga, juga pikiran untuk menanggapi atau bereaksi keras terhadap blog itu. Anggap saja pemilik blog itu seperti petasan kecil yang meletup di malam Lebaran. Masih banyak urusan yang lebih penting dan mendesak ketimbang memperhatikan blog kontroversial itu. Seperti halnya blog-blog sejenis yang pernah muncul, blog yang menjengkelkan itu pasti bakal segera dilupakan orang. Oke?”

“Siap, Mas!”

“Lanjutkan!”

“Wooo … malah sampean malah ikut-ikutan kampanye. Semprul!”

“Ha-ha-ha ….”

Komentar [115]

Feed  •   Trackback  •   Kirim Komentar

115 Komentar untuk “Perlukah Kita Ganyang Blog Malaysia?”

  1. Jagoan | 21 June, 2009 20:32

    ehmm.. seharusnya begitu..
    Begitu gimana ?? ya seharusnya gak perlu beradu mulut dan senjata.. lha wong yang profokator juga orang indomaly ( orang indonesi yang pindah ke malaysia )

    Mending ikutan kampanye.

    Komentarnya silahkan di LanJutkAn….!!!

  2. tukang ngomel | 21 June, 2009 20:38

    iya, capek ngurusin yg begituan, ndak bakal habis :D

  3. Rian | 21 June, 2009 20:54

    Malaysia emang begitu, suka memprovokasi. Contohnya para nelayan2 di daerah saya (Tarakan) suka ditakut-takuti, malah ada yang hasil tangkapannya disekitar laut kawasan Ambalat di ambil begitu saja oleh polisi air Malingsia eh Malaysia…

  4. SatriaK | 22 June, 2009 02:08

    Menurut UUD, yang berhak menyatakan perang atau ‘ganyang-mengganyang’ adalah Presiden atas persetujuan DPR.
    Pertanyaan pada blog ini seharusnya ditujukan pada pak SBY.

  5. Konyol | 22 June, 2009 16:23

    “yg pro rakyat, Lanjutkan! agar lebih cepat lebih baik.. ” kyknya lebih rame yg ini daripada kasusnya manohara + ambalat heuheheh..

  6. Joni Santun | 22 June, 2009 16:41

    Pak SBY tentara yg tidak doyan perang, ketimbang memerangi militer negara tetangga apa lagi masih ada jalan musyawarah, lebih prioritas memerangi korupsi di dalam negeri dan untuk yang satu ini walaupun ada jalan musyawarah, SBY tidak akan bersedia.

    Lanjutkan…..!!!

  7. Handoko | 22 June, 2009 19:36

    Mengganyang Blogg Malaysia mau dapat apa?. Yang penting adalah menyerang Pasukan-2 Malysia yang menduduki Ambalat untuk merebut AMbalat kembali. Yang paling bertanggung jawab adalah SBY sebab dia adalah Presiden RI yang sah. Tetapi dia penakut. Juga semua Capres penakut semua. Oleh karena itu percumah dibicarakan, Ambalat sudah hilang.

  8. aisyah muna | 23 June, 2009 10:22

    ikut nimbrung bapak-bapak…
    sepertinya tujuan malaysia untuk memans-manasi rakyat indonesia biar perang sepertinya sudah mulai tercapai..
    @pak handoko : maaf..saya bukannya mau sok tau…tapi kalo kita perang..seberapa besar sih kekuatan militer kita …dan bukannya takut..kita punya sejarah yang dulu hebat..negara lain juga mikir2 kalo mau perang..dan kita juga ga gegabah buat perang…bisa2 mati konyol pak…
    saya kira lebih baik kita perang pemikiran daripada fisik…

    saya yakin…indonesia lebih cerdas dari negara manapun (heheh..(^_^)..teutep..)

  9. Amoi | 23 June, 2009 13:39

    Sesama Islam mau berPERANG..
    Di mana-mana, Orang ISLAM memang suka PERANG. Justeru, musuh ISLAM menanti dengan penuh minat akan keHANCURAN ISLAM di NUSANTARA.
    AYO… TUNGGU APA LAGI,,, PERANG!!!!
    Yang Menang Jadi Arang dan Yang Kalah Jadi Abu.. he…he

    Kedua-dua negara akan rugi…rugi..
    Hancur…hancur…

    BODOH kalian…

  10. zulham | 23 June, 2009 14:38

    Lebih baik perang kata daripada perang senjata, he he (peace)

  11. sudirman | 23 June, 2009 15:00

    umpama orang se Indonesia ini kencing bareng di Malaysia, banjir…

  12. Handoko | 23 June, 2009 20:32

    Sebaliknya , pulau-2 berharga RI yang diganyangi Malysia. Sampai saat ini sudah 3 pulau. SBY + JK makanan empuk Malaysia.

  13. Handoko | 23 June, 2009 20:41

    Antara Malaysia dan Indonesia bukan soal perang agama, melainkan peperangan untuk menuntut hak kembali. Misalnya Indonesia mencuri wilayah Malaysia, maka Indonesia tidak akan diperingati oleh Malaysia melainkan akan langsung digempur tanpa ditanya. Dan ini dibenarkan dlm Konvensi-Internasional-Perbatasan di PBB.

  14. Handoko | 23 June, 2009 20:44

    Bukan hanya orang Islam yang saling berperang. Perang Dunia pertama dan kedua adalah juga peperangan antar kaum Kristen.

  15. Handoko | 23 June, 2009 20:54

    <<>>
    Entah kita kalah atau menang setiap bangsa diwajibkan untuk mempertahankan wilayahnya. Dalam memperebutkan wilayah kita tentu akan ada korban dikedua belah pihak. Tetapi dengan demikian i maka dimasa depan negara lain tidak akan seenaknya lagi merampasi wilayah kita. kalau kita berfikir semua seperti Adinda Aisyah maka Indonesia sampai sekarang belum merdeka, masih di jajah dan diinjak-injak Belanda. Salam sayang.

  16. KiPanji. | 24 June, 2009 02:54

    Dalam soal penaklukan pulau2 yg strategik dan punya hasil bumi M”sia begitu cerdik dan jeli.cara penaklukannya.1-Membangun dan membantu penduduk pulau tsb dgn bantuan infrastuktur mewah lagi moden.
    2.Akibatnya kapan kasus diajukan ke mahkamah internasional dan pihak2 yg terlibat dipengadilan seperti hakim dll datang menyelidiki bukti M’sia berhak atas pulau tsb.3-Waktu ditanya penduduk setempat pulau tsb mau pilih RI atau M’sia .Spontan jawaban mereka “Malaysia Sir” 4- Malaysia punya Arsip mana2 pulau yg kaya hasil bumi serta dilupakan dan tidak dipedulikan rakyatnya “Mau hidup kek ,Mau mati kek,Terserah kamu”.

  17. KiPanji. | 24 June, 2009 03:05

    Selepas kejayaan M’sia menawan Sipadan ,memang Ambalat sudah ada dalam strategi penaklukan mereka.sekiranya Ambalat berjaya ditawan secara pengadilan Mahkamah Internasional..InsyaAllah beberapa pulau diSelat Melaka berhampiran Riau dan Acheh jga dalam pemerhatian mereka.Tetapi sebelumnya mungkin beberapa pulau disekitar Timur Kalimantan dan Utara/Barat Sulawesi.Kita tunggu dan lihat apa reaksi NKRI yg taringnya udah ompong dan badannya kurus kering karna kurang gizi..Heehee..!!

  18. KiPanji. | 24 June, 2009 03:16

    Malaysia rasionalnya tidak takut dgn NKRI,mereka ada strategi rapi dan sudah lama dirancang.Kalaupun terjadi perang2 disempadan Kalimantan dan Sumatera.Berkemungkinan ada wilayah2 tersebut yg memihak M’sia.karna wilayah2 propinsi tsb memang tidak dipedulikan NKRI..Dgn S’pore memang M’sia agak kecut perut dikit,bagi M’sia kehilangan Pulau Batuputih tidak merugikan .padahal dari ukuran perbatasan jatuhnya Pulau Batu putih keS’pura cukup berbahaya bagi M’sia.

  19. KiPanji. | 24 June, 2009 03:24

    Kalau para pemimpin NKRI masa depan tidak berpikir jauh untuk memajukan Ekonomi rakyat di perbatasan Indonesia-Malaysia dan Indonesia-Singapore.juga wilayah2 Indonesia sebelah Timur.Tunggulah saat berkecai kesatuan Wilayah2 NKRI..Kta takut NKRI masa depan seperti Ex.Soviet Union.

  20. aisyah muna | 24 June, 2009 10:52

    aku anak Indonesia
    anak yang merdeka
    seribu pulaunya, ragam sukunya
    satu jiwa raganya

    Indonesia, Indonesia
    aku bangga menjadi
    anak Indonesia

    pending di katulistiwa
    tanahku Indonesia
    seribu pulaunya, ragam sukunya
    satu jiwa raganya

    (AT mahmud)..(^_^)

  21. Amoi | 24 June, 2009 14:33

    Tunggu apa lagi ,,, GANYANG,,, GANYANG ,,,, pertahankan hak-hak politik Mu,,,,, Kalau itu kalian fikir lebih PENTING ,,,,

    HAK sebagai Persaudaran Dalam ISLAM ,,,, Sesama Saudara Dalam ISlam ngak PENTING.

    HAK WILAYAH KITA YANG PENTING,,,
    HALALKAN DARAH sesama ISLAM
    Ya… LASKAR Merah/Putih kita ramei yang Mengucap Kalimah Syahadat
    Begitu juga laskar tetangga kita. PERANG,,, PERANG SESAMA LASKAR ISLAM,,, ORANG AKAN MEMANDANG HINA KEPADA BANGSA YANG NEGARA ISLAM ,,, BODOH

    MARUAH POLITIK/WILAYAH LEBIH PENTING DARI MARUAH KITA SEAGAMA YANG SUKA BERPERANG…

    AYO TUNGGU APA LAGI,,,,

  22. NIRWANA | 24 June, 2009 19:02

    Handoko,yang kepingin perang lu tau ngak dimana itu AMBALAT?

  23. NIRWANA | 25 June, 2009 20:50

    Mengikut nasihat salah seorang tokoh NU musibah yang beruntun menimpa NKRI mungkin peringatan dari ALLAH TAALA terhadap ulah kita selama ini.

  24. kipanji | 26 June, 2009 01:52

    SBY-Boed bilang YK_WRNTO bikin taktir kotor di Medan ..dimana BUDIONO disyaki beristrikan Kristen Katholik,,Apa ini kenyataan atau sekedar modal menikam KO calon lawan..Tapi dibalik semua itu Kami Umat Islam Indonesia yg mau menjaga Aqidahnya jgn rosak berpolitik untuk memilih pemimpin kafir..HARAM hukumnya yg seberat2nya jika umat Islam memilih pemimpin Prisiden dan Wakil Presiden dari umat non muslim alias KAFIRUN..Jangan demi menjaga konon2nya BHINNEKA yg terang2 UUD manusia ,maka diketepikan soal AQIDAH ISLAM..Dari rausan juta pemimpin INdonesia kok malah yg dipilih yg KAFIR..MasyaAllah Na’uzubillahiminzalik..!!

  25. tukang nulis | 2 July, 2009 13:28

    buat apa menanggapi sesuatu hal yang tidak penting untuk ditanggapi..blog yang dibuat anti indonesia itu hanya sampah saja alias tidak penting..inget,jangan mudah di adu domba!!

  26. Harri Safiari | 6 July, 2009 00:39

    Sudahlah jangan macam-macam mengerjakan yang tidak penting. Cari duit, cari duit …

  27. mukmin | 6 July, 2009 13:57

    buat apa menanggapi suatu hal yang tidak penting untuk di tangani..blog di buat anti indonesia itu hanya sampah aliyas tidak penting.. ingat sodarah ku setanah air andonesia ..kita jangan sampai mudah di adu domba.marih kita bersatu menjaga dan membangun negara kita lebih maju…

  28. mukmin | 6 July, 2009 13:58

    buat apa menanggapi suatu hal yang tidak penting untuk di tangani..blog di buat anti indonesia itu hanya sampah aliyas tidak penting.. ingat sodarah ku setanah air indonesia ..kita jangan sampai mudah di adu domba.marih kita bersatu menjaga dan membangun negara kita lebih maju…

  29. kipanji | 7 July, 2009 09:18

    >Almukmin..Alarab kah anda atw Aljawa atw Albawean n Almadura,kok anda lucu ya saudara dieja sodarah..kayaknya anda mengeja ejaan Indonesia juga Andonesia.ada kawan Tionghwa saya tinggal di Holland cara mengejanya sama ama anda ,mungkin udah kadaluwarsa di luar negri..hehhee Maaf-100x.
    Satu pertanyaan saya pada anda mukmin??,Apa mau negara nya Maju/Makmur atau Rakyatnya Maju/Makmur.ini dua perbedaan nyata .

    2-Apa kita perlu bersatu menghadapi adu domba .atau Negara kita bersatu untuk menghadapi Vivere-vere ET Colosa,
    Thanks,salam perkenalan.

  30. Parker | 28 August, 2009 14:20

    Malaysia
    i2 emanG negara,
    penjiplak,
    gak kreatif,
    dasar..
    MAling SYIAlan..
    Kapan ya..
    NdGARA elu ancUR.

  31. proudtobeindonesian | 28 August, 2009 14:43

    buat yang lagi sutris mikirin kerajinan kita dicolong Malaysia, coba deh iseng iseng klik deh kesini:

    malonte.co.cc

    ngga ada virusnya, sudah saya cek..
    itu isi website pakai bahasa Malaysia yang ngetawain negaranya sendiri..

    cheers…

  32. Raka | 28 August, 2009 20:21

    Aq benci banget am malingsi,malaysuck,malayfuck
    GANYANG MALAYSIA

  33. amat | 31 August, 2009 07:44

    Indonesia ini udah lama gak perang, sekali-kali boleh lah di tes, nyalinya masih ada kagak,
    Merdeka, Merdeka, Merdeka.

  34. Eyang Widhi | 4 September, 2009 22:14

    TIDAK PERLU GANYANG MALAYSIA,,
    Cukup jadikan malaysia sebagai PROPINSI BARU INDONESIA,,dan sebagai propinsi Baru pengganti Timor Timur..maka perlulah adanya DOM (Daerah Operasi Militer) Agar PROPINSI BARU tersebut bisa menjadi manusia yang beradab,,,Hee..he..he

  35. urang sunda | 6 September, 2009 14:59

    LAGU KEBANGSAAN MALINGSIA (MALAYSIA) aja SADURAN dari lagu TERANG BULAN milik INDONESIA. Jangan heran klo kebudayaannya juga hasil rampokan dari negara lain. HAYU SERBU AH …. GEDE KAWANI TONG NGAHUNTU WAE ….

  36. Abdul | 7 September, 2009 11:21

    “Hallo SBY..mau sampe kapan nech…harga diri dan martabat Bangsa dan Negara kita diinjak-injak… masa iklannya di Discovery Chanel..eh minta maaf cuma via email… Gak sebanding!!! harusnya Pemerintah Malaysia minta maaf
    secara terbuka di DC lagi donk…. Biar dunia tau bahwa yang Malaysia tuch memang MALING sejati… (sejak thn 58..)

  37. Abdul | 7 September, 2009 11:29

    Indonesia perang pasti menang…(udah teruji koq…). Tentara Malaysia mana pernah perang…wong merdeka aja dia dapat..alias hadiah dari Inggris. Air susu dibalas air tuba.. dulu udah dibantu..dieksport guru, sukarelawan di sgala bidang, udah jadi malah nyuriin hasil karya negara orang. (Dasar Gak tau malu…)

  38. hamba allah | 9 September, 2009 08:57

    ya..peranggg!!! mari berbunuhan sesama sudara islam..perlu perang kerana mereka mencuri tarian..dan lagu!!! yaaa..perlu perang!!! belum cukup darah umat islam di palestin tumpah..iraq…bosnia…thailand.. mari tumpahkan pula darah islam di malaysia dan indonesia…yaa…halal darah islam kerana tarian dan lagu.. mari..kumpulkan tentera untuk tumpah dan minum darah orang islam..tunjukkan kepada yahudi dan kristian betapa bijaknya islam indonesia.. AYOH!! TUNGGU APA LAGI!!!

  39. berdamai | 9 September, 2009 22:09

    Semuanya adalah kesalahpahaman
    1. Tentang Pendet : COME ON! Jangan terlalu di bodoh2i media, Iklan itu dibuat discovery channel di singapura. Malaysia sama sekali tidak ikut campur dalam pembuatannya. TAPI MEDIA INDONESIA TERKESAN MENUTUP MATA atau mungkin memang udah tuli, masih saja terus2an bilang kalo itu iklan tourism malaysia. HELLO? yang seharusnya kita marah2i itu ya discovery channel. Jero wacik juga sama gobloknya pake nuntut permintaan maaf dari malaysia. SO IGNORANT! jangan lupa kalau tujuan media adalah mencari uang sebanyaknya! selagi beritanya hot mereka akan terus siarkan walaupun tidak benar!

    2. Tentang Polisi Malaysia dan TKI : Baru2 ini keluar video penyiksaaan TKI, padahal video tsb telah dinyatakan tidak benar, orang yang disiksa adalah orang malaysia sendiri. Masyarakat malaysia memang tidak menyukai TKI apalagi yang illegal, namun mereka tetap menghormati masyarakat indonesia pada umumnya. Asal anda tau saja ada 3 JUTA TKI ILLEGAL DI MALAYSIA. Meraka berpakaian norak plus alay, dengan kebiasaan hidup yang ugal2ugalan. Tidak jarang mereka nyambi sbg PSK, penjual narkoba, MALING, RAMPOK, dan buat geng yang meresahkan. Sebagian besar penjara di malaysia di penuhi TKI! maka jangan salahkan kalo mereka bertindak tegas thd TKI ( ingat walaupun tindakan mereka sudah keras dan tegas masih tetap saja ada 3 JUTA TKI ILLEGAL di malaysia, apalagi kalo petugas malaysia bersikap lembek????

    3. Tentang kekerasan Majikan thd TKI :tidak perlu dibesar2kan, karena ini seharusnya tidak menggangu hubungan kedua negara. COME ON HAL INI JUGA TERJADI DI INDONESIA SETIAP HARI atau mungkin tiap jam (tapi gak ke ekspose) kalo yg gak percaya silahkan nonton sinetron indonesia! ada banyak sinetron yang bertema ini menggambarkan hal tsb benar2 nyata di kehidupan kita

    4. tentang reog dan kuda lumping : ADA 1 JUTA KETURUNAN JAWA DI MALAYSIA di luar TKI. Sebagian besar tinggal di johor. apa salah mereka mempraktekan kebudayaan mereka? ADA BUKTI KALO MALAYSIA MENGATAKAN BAHWA KEBUDAYAAN TSB BERASAL DARI NEGARA MEREKA? TIDAK ADA! lagi2 anda dibodohi MEDIA

    5. ARTI KLAIM SEBENARNYA : klaim bukan berarti bahwa budaya tsb BERASAL dari negara si pengklaim. Tapi menunjukan bahwa budaya yg di klaim telah menjadi budaya negara. soal asal muasal budaya tsb tidak jadi soal!! UNESCO SENDIRI TELAH MENGATAKAN BAHWA 1 BUDAYA YANG SAMA DAPAT DI KLAIM OLEH LEBIH DARI 1 NEGARA. KARENA BUDAYA BUKAN MILIK NEGARA TAPI MILIK BANGSA. jadi tidak perlu marah kalo malaysia mengklaim rendang, sate atau kebudayaa melayu dan indonesia lainnya lainnya karena sebenranya kita juga bisa melakukannya!

    6. tentang klaim budaya : ADALAH SALAH SATU HAL TERBODOH YANG PERNAH ADA. hal ini benar2 menunjukan bahwa orang indonesia sangat dangkal pikirannya dan gampang di pengaruhi media! orang di luar negeri sedang menertawakan keserakahan dan kebodohan kita!

    7. Tentang batik dan wayang : Batik malaysia berasal dari terengganu dan motifnya sangat berbeda dari batik jawa. Wayang malaysia bukan berasal dari jawa tapi dari thailand. BTW thailand tidak pernah mempermasalahkan ini! mereka lebih matang dalam berpikir!

    8. TTG rasa sayange : Lagu rasa sayang telah ada di malaysia sejak awal 1940an!! dan lagu ini telah menjadi lagu rakyat! lagipula rasa sayange adalah lagu anonim! tidak ada salahnya mereka memakai lagu itu! toh malaysia tidak mengklaim lagu tersebut! ADA BUKTI KALAU MALAYSAI MENGKLAIM? TIDAK ADA! lagi2 media membodohi anda!

    9. Tentang sipadan dan ligitan : tanyakan saja kepada world court yang memenangkan malaysia! mereka mungkin sudah mengetahui kedangkalan kita!

    10. Tentang ambalat : Saya yakin orang yang duduk di kantor pemerintahan sana sudah cukup berpengalaman dan pintar ttg masalah sengketa! biarlah masalah ini diselesaikan kedua pimpinan negara.

    saya juga mau memberi tau sesuatu :
    1. Tau tempura? ya makanan jepang. Tapi taukah anda tempura dibawa dan diperkenalkan oleh orang portugis? nama aslinya adalah tempora! tempura telah menjadi makanan jepang namun portugis tidak pernah mempersalahkannya! karena mereka tidak dangkal seperti kita! mereka tidak ada waktu untuk beteriak di jalan, berdemo spt orang gila, dan membakar bendera.

    2. Tau sepak takraw? sepak takraw berasal dari thailand! nama aslinya adalah tuck-rouw! tapi thailand tidak pernah mempermasalahkan malaysia yang memasukkan sepak takraw kedalam iklan promosi wisata!

    SO PLEASE INDONESIANS! PLEASE BE SMART, MATURE, dan SOPAN! tunjukan bahwa kita masyarakt beradap! jangan gampang di ombang ambing media!

    FYI ada ratusan ribu masyarakat keturunan bugis, banjar, minang dan palembang dan 1 juta keturunan jawa! semua diluar TKI lo! jadi sangat lumrah adanya share budaya!

    FYI presiden malaysia saat ini adalah keturunan bugis!

    FYI, istilah ‘melayu’ atau ‘malay’ di malaysia mencakup semua suku yang austronesia (termasuk orang filipino,sumatera,dan jawa) yang beciri kulit sawo matang spt kita! jadi jangan aneh kalo reog di katakan menjadi salah satu kebudayaan melayu! jangan aneh juga kalo misalnya anda datang ke malaysia anda akan dianggap seorang malay (walaupun sebenarnya anda mungkin orang batak atw madura!)

    pesan utk para nationalist yang idiot dan brutal : pelajari lagi kebudayaan ASEAN! carilah bukti-bukti bukan media! kalo jalan2 ke luar negeri jangan cuma nyari shopping atau disneyland aja dong, dateng juga ke cultural centre dan museum!

    perkaya wawasan anda!

  40. Puracendana | 10 September, 2009 14:33

    @ berdamai,anda benar2 pintar dan cerdas.Saya salut diatas daya-usaha anda bersusah-payah cuba memberi kefahaman akan kekeliruan yang terjadi.Saya percaya anda banyak membuat research sebelum membentangkan fakta sedemikian,kerana itu kenyataan anda berupa neutral.Namun saya khuatir,usaha orang2 seperti kita ini yang cintakan kedamaian serta dambakan kemajuan akan menjadi semakin sukar lantaran saya percaya agenda melaga2kan kedua negara ini memang telah dibuat secara terancang olih pihak2 tertentu.Agenda ini akan semakin semarak apabila disambut pula olih2 orang2 yang berpikiran dangkal yang mudah diadu-domba.Saya percaya esok2 mungkin pula akan kedengaran isu2 baru seperti M’sia mengklaim ‘tempe’ sebagai makanan aslinya.Indo’sia akan memprotes pengakuan ini kerana ‘tempe’ itu makanan asal dari Indo’sia tanpa mengambil kira kedudukan yang suka makan tempe itu adalah orang2 M’sia keturunan Jawa yang berasal dari Indo’sia sendiri yang udah menjadi warganegara M’sia.Kalau pun tempe itu dimakan dan diakui disukai olih bangsa asing,apa salahnya,apa perlu ia diperbesar2kan?Saya mohon ma’af terutama dibulan yang mulia ini kiranya kenyataan saya ini agak pedas,namun niat saya cuma mau menyadarkan sesama kita dan selayaknya mereka dilayan secara begitu.

    Saya bersetuju dengan anda bahawa bangsa kita ini mudah saja diperbodoh2kan media,yang kerjanya memang menghidangkan isu2 sensasi agar bisa menarik ramai pears,sekali-gus bisa merancakan lagi business mereka.Strategi terancang ini bukan saja hanya dilakukan melalui media cetak tetapi turut dilakukan melalui media eletronik seperti tv yang mempropogandakan lagi isu itu agar tambah besar.Mereka juga turut menyiluman dimedia syber lewat blog2 yang panas,apa lagi bila diberi respon olih golongan yang senteng pemikiran,maka ia digembar-gemburkan sebagai ‘permasalahan nasional’.Mereka sengaja menuduh pemerintah (SBY) sengaja berdiam diri serta penakut untuk bertindak terhadap M’sia bagi memprovokasikan keadaan,mereka juga mengugut akan menurunkan pemerintah kiranya tidak bertindak?Persoalanya apa yang harus dipertindakan oilh SBY?Mahu ganyang M’sia,mahu perang denga M’sia?Patutlah kalau mereka tidak bolih jadi pemerintah dan tidak akan jadi pemerintah sampai bila2,kerana pemikiran saja udah bego kayak orang tiada pelajaran.Alangkah ruginya negara karena rakyat menyalahgunakan ruang syber ini buat menfitnah,mengadu-domba serta melaga-lagakan sesame sendiri demi kepentingan peribadi mereka.Alangkah baiknya hubungan seberang laut antara jiran2 terdekat ini kita manafaatkan buat mencari peluang2 business buat memajukan negara serta meningkatkan potesi diri,kita bincangkan apa perkara2 terbaru dinegeri jiran yang bisa dibawa masuk bagi diperluaskan dinegara sendiri,kita tanyakan apa solusinya negara jiran mampu menaikkan ekonomi mereka yang mampu kita contohi dsb.
    Nah..itu yang sepatutnya dan selayaknya,bukan rebutin budaya,mempertikaikan reog,wayang kulit,pendet dan entah2 apa lagi.Kalian tau enggak,biar pun kita serumpun dan berjiran,cara hidup masyarakat kita agak berbeda mengikut standard kehidupan serta kelompok kemasyarakatan.Mana mungkin dituduh M’sia mengklaim tarian pendet itu budaya mereka sedangkan orang seperti saya dan saya kira ramai lagi yang inilah baru pertama kali kami mendengar nama pendet dan reog itu.Itu baru saya yang beragama Islam dan berbangsa Melayu,apa kalian kira orang India,Cina,Sikh dan lain2 bangsa M’sia mau mengaku itu budaya mereka?Malu deh diliat dan diperhatikan masyarakat luar terutama dunia barat.Dua Negara Islam dirantau Asia berebutkan budaya kuno mereka,bercakaran sesama sendiri lantaran kebodohan mereka,belum siasat ujung-pangkalnya sesuatu perkara udah melolo kayak anjing gila.
    Bangun deh sebagai negara berjiran kalau pun enggak mau mengaku serumpun.Manafaatkan apa yang kita punyai bersama,bangun seiring saling bantu mambantu demi meningkatkan ekonomi dan kemajuan negara,agama dan bangsa.Urusan remeh-temeh begitu biar diurusin pihak2 yang berwajib,kita punya EGM yang bolih dipercayai menyelesaikanya.Usah dibawa budaya kampungan ,budaya barbarian,budaya kanibal dan budaya arogan itu kerana kita udah terkenal sebagai bangsa yang lembut serta bersopan santun

  41. lili | 12 September, 2009 14:55

    Alhamdulillah… rakyat malaysia kita berfikirn nasional… sbb malaysia negara yg profesional. hidup aman damai dalam berbilang kaum dan agama. kita banyak sumbangkn kepada negara dia. tapi dia macam tak berterima kasih. tak ape Allh memberi balasan kepada mereka yang tidak mengenang budi.
    saya percaya bukan semua rakyat indonesia bersikap macam itu.
    Ya Allah berikanlah hidayat dan petunjuk kepada setiap hambaMU

  42. rafizieeeee | 13 September, 2009 23:40

    idea anda diperlukan utk cerita2 lucu indonesia

  43. jamel n kuple | 15 September, 2009 12:26

    ganyang malaysia
    lebih baik perang dari pada da hina

  44. kuro friend's tino | 15 September, 2009 12:30

    kami siap bertempur dmi negara gw
    gw gk takut malaysia
    salam perang coy

    fuck you malaisia
    by: nak2 cipete

  45. indon babi | 8 March, 2010 11:27

    indon babi..memang babi..miskin, hina , bangsat, mkn taik, supir , goblok, mintak duit org, tidur di jalanan, kotor, tidak punya wang, miskin , babi, yang paling adalah MISKIN…MISKIN MISKIN MISKIN MISKIN

  46. MantraSakti | 8 March, 2010 13:25

    Gila kali…

  47. Saudiah binti Ali Zahir | 8 March, 2010 13:52

    SBY MAKIN MENANTANG DPR DAN AWAK SEKALIAN MAHASISWA INDONESIA, HARUSNYA SBY DAH PECAT BOEDIONO DAN SRI MULYANI ATAU SBY LENGSER SAHAJA

    Hai rakan-rakan di Indonesia, sila baca tuntas.

    By Saudiah binti Ali Zahir, MSC, KL.

    Lawan lawan lawan SBY, lawan SBY sekarang juga. Revolusi revolusi revolusi sampai mati. People power, people power, people power, sebentar lagi.

    Kami tak nak adu domba awak sekalian, tapi bilamana kalian tak bergerak terus-terusan, sekarang juga, dan tidak rapi, canggih, dan awak tak bersatu padu nasional, bilamana awak dapat menyusul kami yang benar-benar disejahterakan oleh kerajaan kami Kerajaan Diraja Malaysia kami.

    Ingat, lagu awak bagus. Hati hati, hati hati, SBY membohong lagi. Lawan lawan lawan SBY, lawan SBY sekarang juga. Revolusi revolusi revolusi sampai mati. People power, people power, people power, sebentar lagi.
    Itu benar. Realiti macam tu akan terus sehingga 2014 dan bahkan nak diteruskan PD nanti bila awak tak nak lengserkan SBY.

    Yel-yel awak sila terus teriakkan khususnya saat memberi semangat teman-teman awak dan tetaplah bersatu padu dalam agenda besar, kerana SBY diktator baru berbulu domba, dia macam kami lihat lebih buruk dibandingkan Soeharto. Soeharto pandai memabngun fisikal publik dan sejahterai rakyat, bukan dengan jalan pintas macam BLT dan yang lain, walaupun dengan hutang. Soeharto berhutang demi rakyat. SBY senyengsarai rakyat, disana musti awak sadar.

    SBY tahu kemenangannya kerana wang dari ilegal bailout Bank Century, maka dia cuba berkilah terus-terusan dan lebih suka jalan hukum/penagdilan kerana jalan itu tidak akan efektif di Indon. SBY bagaimanapun selalu pandai berkilah itu sesungguhnya untuk mengulur masa. Dia dah tamat sesungguhnya. Bagai telur diujung tanduk, tinggal sedikit lagi jatuh, bila Parlimen tetap satu dalam hati nurani dan fokus bahawa kengambilan kebijakan itu keliru. Pesaing-pesaing harus tetap menyokong mengongkosi gerakan mahasiswa secara canggih dan rahasia bagi menjatuhkan SBY, tak ada jalan lain. Makin cepat makin baik.

    Dengan piadto itu, SBY sesungguhnya menantang Parlimen dan awak, selepas Parlimen memastikan opsi C bahawa bailout Bank Century ilegal, istilah dosen Ghazali yalah guilty, skandal besar di masa ini, di negeri jiran tu di abad ni.

    T a k a d a i t u o p s i AZ d i m a n a p u n.

    Lagipun mana ada opsi AC, kami tertawa menyaksikan opsi ganjil tu. Dimanapun di dunia ini yang ada hanya opsi A atau B, opsi satu atau satu lain, dan sisanya yalah abstein, tak ada kedua-duanya, AC, itu jelas permainan PD.

    Kami tertawa tengok ketua parlimen Marzuki Alie mengajukan dengan jahat dan gila opsi AC. Syukurlah parti PPP pilih opsi C juga dan ada pula perempuan hero dari PKB.

    Mula kini awak tak boleh biarkan SBY, Boediono dan Sri Mulyani bertengger nyaman di singga sana kekuasaan, menikmati lakseri dan kemewahan jabatan empuk di atas penderitaan luarbiasa majoriti rakyat awak.

    SBY 5 tahun dah lepas pun tidak membuktikan apa-apa, macam tu dah harsu diganti, kerana itu merupakan karakter SBY, tidak mungkin dia membangun dan mensejahterai rakyat atau memurahkan pendidikan apalagi mencuma-cumakan pembelajaran, pendidikan, kuliah awak. Awak sekalian mimpi rupanya.

    Makin dibiarkan, makin menyengsarakan rakyat. Tengok, harga-harga pokok semakin meninggi, sementara rakyat menyisir sampah, atau menjual makanan korot-kotor tanpa kualiti tanpa pengawasan. SBY justeru tahu banyak pejabat korup dan dia membiari. Apa yang diamalkan SBY, dia tak beramal pun membiarkan kemerintah-pemerintah otonom, guebrnur dan bupati tu, tidak sejahterai rakyat mereka, tengok macam tu.

    SBY membuat sengsara rakyat tu. Macam dalam rezim Indon SBY masa inipun, kemungkinan krisis-krisis juga masih akan terjadi, krisis banking khususnya, sebentar lagi, maka Anas Urbaningrum berkata perlu ada UU anti krisis macam tu, itu gila. Anas walaupun dari HMI rupanya oportunistis sangat. Mengapa awak biarkan, siramlah mobilnya dengan asam keras atau jungkirkan dan bakar mobilnya atau dia. Tak kah awak juga perhatikan Sutan Batughana juga? Awak biarkan pula.

    SBY tak ada wawasan membangun fisikal ekonomi dan kewangan kerajaan dan negara jangankan bagi amalan rakyat yang benar. SBY tak ada inisiatif memberantas korupsi efektif. SBY pun enggan mengajukan UU pembuktian terbalik macam kami Malaysia, yang efektif sangat memberantas korupsi di kami jawatan dan pejabat. Dia orang SBY tidak mahu pula meniru China yang menghukum mati sejumlah koruptor. Rezim Indon SBY tak jelaslah.

    Nyata-nyata yalah pengambilan keputusan bailout itu yang tak tepat dan tak berdasar, bukan sampai pada kemana larinya wang itu sahaja dah salah.

    Tapi macam mana, SBY setelah voting kemenangan opsi C oleh Parlimen, justru berpidato mencuba bertahan dan ulur masa bahawa bailout itu tidak keliru dengan alasan direka-reka bahawa bila tak, maka dapat akibati krismon seperti macam 1998, ini jelas bohong besar. Krisis 1998 masif dan multi dimensi. Sementara Bank Century yalah bank ekcil sangat dan tetapi justru emngandung abnyak wang pejabat dan BUMN dan yayasan BI. Bagaimanapun ini tak bisa disamakan kasus 1998 yang multi krisis akibat Soeharto pinjam wang dari IMF. Bank yang dibailout yalah sebuah bank gurem. Pihak Bank Century sendiri tidak meenrima wang bailout tersebut sepenuhnya dan sebagian besar wang itu menghilang sehingga diduga memang untuk dana kampanye pemenangan SBY. Bukti sudah jelas, Boediono diplot sebagai wapresnya kerana dianggap berjasa mencairkan dana sangat besar tersebut.

    Berbagai cara ditempuh rezim Indon SBY agar skandal bailout bank tersebut tidak menyebabkan pemakzulan dirinya, tidak hanya dengan pidato tersebut, tetapi juga berbagai kejdian, yang intinya untuk membelokkan agenda-agenda politik, kerakyatan dan hati nurani Parlimen dan awak rakan-rakan mahasiswa Indonesia yang selalu dan harus pro rakyat awak sekalian. Bayangkan senangnya rakan-rakan mahasiswa Indonesia kalau semuanya bisa mendapat beasiswa gartis 5 tahun hingga kami selesai kuliah, maka orangtua kami tidak perlu membanting tulang untuk membiayai kami-kami.

    Di masa kami berdemo di depan Parlimen, teman-eman kami dari HMI di Makssar di provokasi, dilempar batu dari beberapa orang tak dikenal kearah teman-teman kami, banyak penduduk saksi mata sudah berkata mereka dari arah penduduk tetapi mereka bukan penduduk di daerah itu, mereka tak dikenal. Beberapa orang tak dikenal juga merusak kantor HMI disana. Teman-teman HMI disana tidak pernah membuat aksi, mereka hanya bereaksi, membalas. Dari sini kami dapat tengok bahawa adudomba dicoba dilakukan atas rakan-rakan mahasiswa Indonesia dan penduduk agar konflik dapat dibatasi dan dimainkan menjadi penduduk versus rakan-rakan mahasiswa Indonesia, polisi sangat keji. Dari sana awak sekalian bisa menyimpulkan inilah bagian dari rekayasa untuk membelokkan dari isu pemberhentian wajib atas Boediono dan Sri Mulyani, atau SBY memilih diamkzulkan.

    Rakan-rakan mahasiswa Indonesia pun tengok sejarawan tua Pak Anwar Gongong hanya bisa mengonggong dan tidak tahu masalahnya. Teman kami Zaenal, ketua HMI, dipojokkan habis oleh Anwar Gonggong dan Pak Tjipta Lesmana. Tjipta beragama Kristen dan beretnis Batak. Kami memaklumi kebanyakan Kristiani dan orang dari etnis ini sering tidak obyektif dan agak anti kami Muslim. Atau kedua pengamat itu sudah ketinggalan zaman. Anwar berkata dia dulu masa jadi mahasiswa di Yogya pun suka berdemoa tapi tidak merusak. Respon awak sekalian sebagai rakan-rakan mahasiswa Indonesia, kini zaman telah berubah, Pak. Aparat dan rezim Indon tu sekarang berbeda, mereka kini buta hati, kami tida mungkin lagi tidak anarkis. Kami sudah sering berdemo damai, tetapi mereka tidak mahu tahu. Kalau sudah begini, kami tidak hanya ber plan A tetapi juga B. Kalau pemberhentian Boediono & Sri Mulyani tidak dilakukan SBY, maka SBY harus diamkzulkan. Plan B, kalau pemakzulan Sby juga gagal, kami semua sepakat menempuh jalan People Power. Palagi dalam tahun-tahun ke depan di bawah rezim Indon SBY, seluruh rakyat akan tambah melarat dan sengsara. Kini sudah banyak anak minggat kerana orangtua meeka melarat, sementara mereka menyaksikan teman-teman mereka dengan orangtua kaya. Sudah abnyak pula orangtua bunuh diri kerana juga kesulitan ekonomi. Tdiak ada jalan lain kecuali SBY harus dimakzuljan atau melengserkan diri, awak sekalian setuju dengan Egy Sujana. Pada 5 tahun pertama, SBY membuat pencitraan, kenapa 5 tahun mendatang ini dia juga tidak membangun apa-apa dan hanya lagi-lagi membuat pencitraan. 10 tahun pasti dia tidak akan melaksanakan amanat menciptakan kemakmuran yang benar seperti yang diamanatkan UUD 1945. SBY sering berkata, dia akan membuat upaya mensejahterakan rakyat. Mana bukti? SBY hanya menyebar dan menghaburkan wang negara dan tidak tepat sasaran, hanya jatuh ke tangan koruptor-koruptot etri dan kakap yang baru. SBY omdo terus, masanya dimakzulkan. Sesungguhnya SBY hanya mengulur masa, dengan opsi C, nanti dengan prosesd hukum yang tentu saja dapat gagal, tetapi, Parlimen dan awak sekalian harus berjuang tetapi di jalan politik memakzulkan SBY. Ketua MK Mahfudz MD harus bersama hati nurani rakyat membantu emmakzulkan SBY, kalau dia konsisten dengan ucapan-ucapannya sebelumnya. Kalau tidal, diapun awak sekalian sikat.

    Orang-orang Parlimen dari parti demokrat [PD] seperti Sutan Batughana, Ruhut Sotompul dan khususnya Anas Urbaningrum, yang karaketrnya sama seperti SBY, awak sekalian sikat juga. Setidaknya awak sekalian akan hancurkan mobil-mobil mereka.

    Awak sekalian sangat kritis dan sangat pintar tengok berbagai kejadian. Urutkan saja dengan sekuens masa. Begitu opsi muncul, SBY langsung berpidato, terusmuncul konon teroris di Aceh, itu macam pembelokan pula, itu ulah Kapolri Bambang Hendarso danuri atas perintah SBY. Bahkan teman-teman awak sekalian dari kepolisian pun tega dikorbankan atas nama adanya tembak-menembak dengan teroris Aceh, awak sekalian mudah menilai bahawa semua itu rekayasa. Ini hanya cara agar isyu etrbelokkan, cara-cara lama yang sudah usang dan tidak akan efektif dalam membelokkan agenda DPR serta rakan-rakan mahasiswa Indonesia dan rakyat pula. Mengambil perkataan Hatta Radjasa, kebenaran dan kejujuran yalah hal yang tiada boleh ditawar lagi. Macam ini bila rezim Indon SBY mahu dihargai dan dipertahan rakan-rakan mahasiswa Indonesia dan seluruh rakyat yang diwakilkan kepada banyak anggota DPR yang berhati nurani, masanya SBY mewujudkan kebenaran dan kejujuran, bahawa skandal itu benar dan dia harus lengser! Lawan lawan lawan SBY, lawan SBY sekarang juga. Revolusi revolusi revolusi sampai mati. People power, people power, people powr, sebentar lagi. Hati hati, hati hati, hati hati, bohong lagi. Hati-hati rezim atau kerajaan baru SBY. [Bila ada opini lain sila majukan ke email kami: saudiahbintializahir@msckl.my].

  48. Bang Gakung | 8 March, 2010 20:41

    Bangsa Malingsia itu emang bukan bukan bangsa beradab. Nama negaranya aja Malingsia, sukanya maling tetangganya: maling kayu hutan, maling budaya, maling seni. Gak tau malu, dia. Mulut monyong lagi, suka ngurusin urusan orang lain. Dapet kemerdekaan aja - dikasih oleh Tuannya, orang Inggris. Makanya lagu kemerdekaannya nadanya letoy !

  49. rambut | 9 March, 2010 09:46

    silakan kirim komentar lagi, rambut !

    ah gak ah ruwet, ada saudiah yg pakai bahasa malay yg suka ngurusi perkara kita, apa dikira dia lebih pinter apa…bangsat

  50. Wong Jowo Malaysia | 10 March, 2010 14:06

    @ rambut,dunia internet memang luas dan tujuan penulis2nya juga pelbagai,mereka bisa menulis apa saja termasuk menggunakan nama dan bahasa apa sekali pun.Kita sebagai pengguna harus lebih pintar dan usah mudah mau ‘dijual’ orang2 yang tidak bertanggung-jawab ini.Seperti anda,mudah saja anda udah menaruh prasangka bahawa yang mengklaim namanya Saudiah itu orang M’sia yang suka ngurusin negara kalian.Pada hemat saya,orang sepert Saudiah binti Ali Zahir MSC KL, Yazidah binti Harum MSC KL adalah warga Indon sendiri,mungkin mahasiswa yang telah dipergunakan pihak2 tertentu untuk menjatuhkan pemimpin negara kalian itu.Untuk maju,kalian harus pintar dan jangan mudah saja mau diprovokatif,seperti olih kumpulan Bendera kalian itu…ha..ha…mengapa ya..wong Indon begitu,bagaimana mau maju

  51. Bertha | 11 March, 2010 08:06

    Apapun komentar anda tentang tulisan Saudiah binti Ali Zahid, tetapi kalau kita runut kebelakang, orang Malingsia itu orang yag suka menohok kawan seiring. Dengan Indonesia, ngakunya Malingsia itu saudara serumpun, tetapi dalam prakteknya dia sering menggunting dalam lipatan, jadilah dia musuh dalam selimut bagi bangsa Indonesia.
    Perbuatan mencuri kayu di hutan Indonesia dengan menggunakan kaki tangan orang Indonesia di perbatasan, telah menjadikan Malingsia sebagai exportir kayu terbesar ke dua di Asia. Lho, darimana kayu dan hutannya ?. Soal maling budaya dan maling seni, jelas itu bukan hanya kesalahan media. Bagaimana ada asap, kalau tidak ada api ?. Jadi kalau Indonesia tidak protes (protes resmi dari Kemlu RI), pasti produk budaya dan seni Indonesia itu sudah disikat habis oleh Malingsia.

  52. MantraSakti | 11 March, 2010 19:49

    Waduh…capek deh bicara sama warga Indon.Taunya hanya bicara melulu dan rata2 berfikiran negatif.Kebanyakan warga Indon juga emang udah terkenal cepat melatah,mudah diprovok dan juga memprovokasikan keadaan.Ini terbukti melalui pelbagai isu nan lalu seperti kasus Manohara,Ambalat,tuduhan mencuri kayu dll.Mereka2 kayak diatas,seperti Rambut,Bertha dan ramai lagi,kelihatannya amat mudah dihasut dan juga menghasut.Mereka2 ini bercakap hanya menggunakan emosi,suka ikut2an melolo,bicara mereka bukan berdasarkan fakta namun lebih kepada tuduhan semata,maka lahirlah istilah2 seperti maling dll,hakikatnya tuduhan2 mereka ini hanya berupa laungan semata,bagi melepaskan kemarahan dan kekecewaan,mungkin diatas sesuatu dendam kesumat atau sakit hati disebabkan perkara2 lain,yang terbawa2 sehingga timbulnya pelbagai tuduhan2 seperti itu.

    Bila merujuk kepada M’sia,bermakna merujuk kepada sabuah negara atau pemerintahannya.Pokoknya,apakah sabuah negara berdaulat seperti M’sia benar2 melakukan pencurian kayu seperti yang didakwa,atau kalau ada pun ia mungkin cuma melibatkan individu2 persaorangan,termasuk dari kedua buah negara?Pertanyaan seperti yang diluahkan Bertha,”dari mana kayu dan hutannya” sehingga menjadikan M’sia pengeksport kedua terbesar diAsia,merupakan satu percubaan untuk menunjukan bahawa M’sia benar2 telah melakukan pencurian kayu dari Indo’sia seperti yang didakwa.Tetapi hakikatnya,seperti biasa,mereka2 ini hanya pandai ikut2an melolo,sedang mereka sendiri sebenarnya tidak faham akan duduk perkara sebenar yang mereka pertikaikan itu,karena ‘tanpa ilmu memang perkara sedemikian tidak akan tercapai olih akal mereka’.Lebih malang lagi,lolongan mereka2 ini akan disambut pula olih segelintir warga Indon yang lain,yang juga kurang ilmunya,sedang warga M’sia terusan berdiam diri karena ‘mereka faham akan kekurangan ilmu dipihak warga Indon inilah sebenarnya yang telah menjadikan mereka bersikap sedemikian’.Lalu terjadilah perkara ini seperti perihalnya ‘anjing menyalak bukit’,yang bukit tidak akan runtuh,sebaleknya anjing itu yang akan lelah kepenatan akhirnya.

    Sebenarnya yang dimaksudkan M’sia adalah pengeksport kayu kedua terbesar didunia
    terutama keJepun,China,UAE,Vietnam dan Pakistan,adalah merujuk kepada industri
    kayu yang berasaskan papan MDF,yaitu Papan Gentian Berketumpatan Sederhana
    (MDF),yang merupakan produk kayu tereka bentuk bukan aplikasi struktur yang
    dihasilkan dari kayu getah.Industri MDF diM’sia ketika ini terdiri daripada 13
    syarikat yang beroperasi,dengan (9) terletak diSemanjung Malaysia,(3) di Sarawak
    dan satu di Sabah.Eksport pada 2006 berjumlah RM1 bilion,mewakili 5 peratus
    daripada keseluruhan pendapatan eksport perkayuan M’sia.Produk papan lapis ini
    adalah berasaskan daripada kayu getah,iaitu sejenis kayu keras sederhana berwarna
    muda yang juga dikenali sebagai ‘Oak Malaysia’.Kini terdapat lebih 1.6 hektar
    ladang2 kayu getah (Oak Malaysia) dinegara ini,yang dianggarkan mengeluarkan 2
    juta meter padu kayu setahun untuk kegunaan terutama dari Semenanjung
    Malaysia.Selain kayu getah, pengeluar2 perabot M’sia juga menggunakan kayu balak
    tempatan (Balau, Kembang Semangkuk dan Nyatoh) dan diimport
    (Oak,Maple,Walnut,Mahogany,Rosewood dan Jati) bagi menawarkan pilihan yang
    lebih meluas.Selain mengeluarkan Papan Gentian Ketumpatan Sederhana
    (MDF),M’sia juga mengeluarkan papan gentian ketumpatan tinggi yang dibuat
    keseluruhannya dari tandan buah kelapa sawit yang mesra alam, malah juga menukar
    sisa buangan menjadi sesuatu yang menguntungkan di samping bertindak bagi
    memastikan sumber hutan negara ini digunakan secara mampan.

    Berdasarkan anggaran itu,M’sia boleh meraih pendapatan hingga RM5 bilion setahun
    daripada eksport papan gentian tersebut.Dengan pengeluaran 17.73 juta tan metrik
    minyak sawit mentah dalam 2008 sahaja,hasil tandan buah kosong juga sama dengan
    jumlah itu.Ini bererti jutaan tan metrik tandan buah kosong boleh dihasilkan sebagai
    papan gentian ketumpatan sederhana,malah papan gentian ketumpatan tinggi,yang
    selama ini dieksport olih M’sia.Jadi dengan pencapaian berprofil tinggi FRIM (sabuah
    badan penyelidikan hutan diM’sia) dalam penyelidikan dan pembangunan dan
    pengunaan teknologi baru serta kepakarannya yang diiktiraf dalam pelbagai
    bidang.M’sia mampu bersaing dengan menghasilkan kayu bergergaji bermutu
    tinggi.Industri kayu bergergaji telah lama tertubuh diM’sia ini dengan 1,132 kilang
    papan beroperasi,iaitu 664 di Semenanjung M’sia,Sabah (178) dan Sarawak
    (290).

    Eksport kayu bergergaji M’sia pula,pada 2005 berjumlah RM3.47 bilion terutama
    keThailand,China,Belanda,Jepun dan Taiwan.Dalam sub-sektor produk panel,papan
    lapis kekal menjadi penyumbang signifikan (30.3peratus) kepada jumlah pendapatan
    eksport produk perkayuan.Rangkaian papan lapis yang dikeluarkan termasuk papan
    lapis permukaan venir biasa,papan lapis bersalut seperti papan lapis bersalut kertas
    bercetak dan poliester,papan lapis untuk kegunaan kerjabentuk konkrit dan papan
    lapis aplikasi marin.Papan lapis M’sia menepati standard antarabangsa seperti
    Standard Pertanian Jepun (JAS),Standard British (BS) dan Standard Persatuan Produk
    Kayu Keras (IHPA) untuk pasaran Amerika Syarikat dan Standard Berharmoni
    Eropah (EN) untuk pasaran Eropah.Ketika ini,M’sia juga adalah pengeksport terbesar
    papan lapis kayu tropika di dunia.

    Jadi kepada warga Indon yang masih meragui serta pernah menuduh kami mencuri kayu kalian,bukalah minda kalian semua,karena kami udah bergerak jauh kehadapan,biar pun tanpa hutan yang lusa terbiar seperti negara anda.Telah kami katakana,segalanya mungkin masih tidak tercapai olih akal kalian,karena kalian masih saja tinggal didalam kepompong kalian,lalu berasa hanya itulah dunia kalian

  53. MantraSakti | 13 March, 2010 13:20

    Jiran sepakat membawa berkat,begitulah cogankata satu kempen kemasyarakatan yg pernah dianjurkan diM’sia satu ketika dulu.Jiran adalah pihak terdekat dengan kita,dan selagi berjiran sudah tentu kita akan menghadapi berbagai pengalaman pahit manis bersama.Begitu jugalah dgn Indo’sia dan M’sia,sepanjang berjiran,banyak perkara berbangkit pernah berlaku.Alhamdulillah selama ini kita masih mampu menyelesaikan beberapa masalah serta memahami antara satu sama lain,berkat persefahaman yang matang dan sikap toleransi.Namun selalunya yg menjadi masalah adalah pihak2 ketiga,yg biarpun tidak memahami sepenuhnya duduk perkara,tetapi masih ikut2an melolo dan cuba untuk menjadi juara atas nama assobiah dan semangat patriotik

    Dalam konteks kejiranan ini,M’sia nampaknya selalu saja menjadi mangsa pelbagai tuduhan dari Indo’sia.Namun yg anehnya M’sia jarang pula dituduh olih jiran2 lain seperti Singapura,Brunei,Thailand hatta Filipina serta negara2 jiran serantau.Biarpun M’sia sejak dulu telah memberikan pelbagai bantuan dari masa kesemasa kepada Indo’sia,termasuk menampung jutaan warga Indon (TKI),yang bekerja samada secara sah atau illegal,yang sentiasa berbondong2 kemari biar pun pernah beberapa kali ditangkap dan dihantar pulang,biar pun hampir 30 penjara yg keseluruhan diM’sia dipenuhi penjenayah2 tegar Indo’sia,namun M’sia masih juga dianggap jiran yg tidak baik,arogan,sombong,zalim,dll,malah sehinggakan dilabel sebagai maling.Begitulah pahit,pedih,sukar dan sulitnya berjiran dgn Indo’sia,yg sentiasa saja menuntut diberi lebih biarpun sumbangannya tidak seberapa,yang mudah pula melempar pelbagai tuduhan dan tomahan biarpun kebenarannya entah dimana

    Maling,ertinya mencuri,dan mencuri adalah satu perbuatan,dan perbuatan tentulah ada siperilakunya.M’sia adalah sabuah negara,dan M’sia pernah dituduh mencuri kayu balak dari Indo’sia.Dalam konteks ini,adakah ia benar2 berlaku,atau sekadar retorik dan cerita2 dari mulut ke mulut,yg telah diprovokasikan olih pihak2 tertentu,yg belum tentu ada benarnya,samalah seperti kasus Manohara,yg pernah membuatkan warga Indon mahu menganyang dan menganjurkan perang dgn M’sia.Aduhai…begitulah hebatnya warga Indon,sentiasa bersemangat bila disuntik dengan sesuatu perkara,apalagi bila ia berkaitan dgn M’sia,cepat saja mereka melatah biar pun kebenarannya entah dimana.Kelihatanya seperti udah tertanam disetiap sanubari warga Indon,bahawa M’sia adalah musuh ketat mereka,apa jua yg bersangkutan M’sia harus diperjuangkan,M’sia harus diganyang,M’sia harus diperangi,biar pun jauh disudut hati mereka amat mengkagumi dan merindui M’sia.Aduhai…peritnya untuk menjadi jiran Indo’sia,dan seperti biasa mereka adalah juara melolo,kokokan mereka saja berderai2,namun ekor bergelumang taik

    Contohnya seperti tuduhan M’sia mencuri kayu balak itu,sehingga kini ramai warga Indon percaya ia benar2 berlaku,namun sebenarnya banyak perkara yg tidak masuk akal telah dituduhkan kepada M’sia,namun masih saja dgn mudah dipercayai olih warga Indo’sia.Malah angkatan tentera M’sia pernah dituduh kononnya melindungi aktiviti pencurian kayu balak itu.Mana mungkin tentera yg berperanan menjaga keamanan perbatasan negara melakukan perbuatan seperti itu,sedang siapa pun bisa melemparkan tuduhan tanpa dasar,dan siapa pun yang berseragam bisa dituduh sebagai anggota tentara.Yang agak mengelikan hatinya,olih kerana kegilaan sesetengah pihak diIndon’sia menuduh M’sia melakukan pencurian kayu ini,maka satu acara debat pernah diadakan antara pihak berkuasa Indo’sia dan M’sia yg dianjurkan olih Konvensi Keanekaragaman Hayati (COP VII-CBD) diKuala Lumpur suatu masa dahulu.Anehnya dalam perdebatan ini tidak pula pihak Indon menuduh M’sia mencuri kayu tersebut,tetapi cuma mempertikaikan kononnya M’sia telah menjadi penadah atau penampung kayu2 seludupan keM’sia dari Indo’sia,sementara pihak M’sia telah bertegas dan menyangkal tuduhan itu,dan berbalik mengatakan bahwa Indo’sialah yang memiliki masalahnya sendiri terutama dengan penegakan hukum yang memungkinkan penjarahan kayu tersebut terjadi,sambil merujuk kepada aktiviti korupsi yg berleluasa dikalangan pihak penguat-kuasa Indo’sia.Bukankah ‘hujan sudah balek kelangit’ dan perbuatan meludah kelangit itu akhirnya telah terpercik ke muka sendiri.Dalam sessi debat itu juga Menteri Pertanian dan Asastani M’sia Dato Affendi Norwawi mengatakan bahwa pihaknya telah memperketat aturan dan penegakan hukum untuk mencegah masuknya semua kayu2 ilegal dari Indo’sia ini,namun menurutnya masalah kerusakan,kawalan hutan dan illegal logging diIndo’sia tetap tidak akan dapat diatasi selama Indo’sia sendiri tidak bisa menegakkan aturan hukum menyangkut penebangan liar,serta mengawal pergerakan serta aktiviti warganya sendiri disempadan negara

    Jadi jelaslah disini,bahawa tuduhan pencurian kayu balak tersebut bukanlah seperti apa yg dilaung2kan olih sesetengah warga Indon selama ini,tetapi sebenarnya ia lebih kepada aktiviti2 haram sindiket2 tertentu kedua negara.Kalau pun ianya berlaku,aktiviti2 songsang ini,termasuk bagaimana kayu2 itu `dipulihkan` atau “dilegalkan” dengan mengadakan dokumen2 tertentu,melalui proses2 tertentu,olih individu2 tertentu,dan sudah semestinyalah ia melibatkan sindiket kedua2 pihak dan ini adalah menjurus kepada perbuatan jenayah kumpulan.Hal ini sama seperti penjenayah2 Indo`sia yang merompak diM`sia selama ini.Ia adalah perbuatan individu atau kumpulan2,dan adalah tidak tepat mengatakan M`sia mencuri kayu Indo`sia,kerana ia bukanlah transaksi sah kedua negara,atau pun arahan negara,atau pun arahan Perdana Menteri atau Kerajaan yang memerintah

    Sementara itu,disisi lain,ikhtibar yg bolih dikenalpasti melalui sessi dialog itu,Indo`sia seolah2 mengatakan bahwa masalah utama mereka adalah penyelundupan kayu2 tersebut keM`sia,sedang disisi lain warga dihidangkan dengan cerita2 pencurian kayu olih M`sia.Bukankah hal itu juga seolah2 menutup mata terhadap masalah yang justru lebih besar terjadi disana.Apakah masalah korupsi bukan punca utama Indo`sia,lalu jalan mudahnya M`sia dijadikan `kambing hitam.`Pattern kisah ini sama sahaja dengan kasus Manohara,yang mana satu cerita ditimbulkan untuk menutup cerita lain yang lebih buruk.Aduhai seperti biasa hebatnya warga Indon,namun kehebatan mereka cuma untuk perkara2 seperti ini sahaja

    Terhadap warga Indo`sia amnya,cobalah kita buka lagi minda kita seluas2nya,diharap dengan ini dapat kita belajar membuang sikap prajudis serta negatif terhadap orang lain,serta dapat menerima hakikat kelemahan diri sendiri,biar pun ianya mungkin amat pahit untuk ditelan.Fikirkanlah..,apakah kayu2 balak itu benda yang kecil,yang mudah untuk dicuri tanpa dapat dikesan olih mata kasar orang ramai,biar pun pada dasarnya kayu2 itu sememangnya berada didalam hutan.Apakah persempadanan negara Indo`sia/M”sia itu amat longgar,sehingga begitu mudah dicerobohi,mudah untuk ditebang berjuta2 tan kayu itu,dan semudah itu pula melarikannya kedalam wilayah M`sia?Apakah tidak ada pos2 TNI disetiap perbatasan negara itu,apakah komando2 Indo`sia yang dikatakan hebat2 itu tidur,tidak adakah jabatan perhutanan diIndo`sia yg memantau aktiviti perhutanan dari masa kesemasa?Umpamanaya diKalimantan Timur,apa yang dilakukan olih pasukan Kostrad-red yang ditugaskan disana,apa terjadi pada jalur komando yang panjang sehingga keMabes itu,apakah ia tidak efektif atau turut sama tidur?Dengan sistem Kepala Staf Gabungan,Kepala Staf Angkatan yang turut bisa bertindak sebagai Panglima Angkatan,begitu juga Panglima TNI AD,Panglima TNI AU,apa sudah jadi dengan divisi2 pasukan mereka?Apakah mereka2 ini juga tidur?Memang cerita2 pencurian kayu ini benar2 lawak

    Sebetulnya dalam hal ini adalah bagaimana kita membuat tanggapan terhadap sesuatu dengan pemikiran yang jernih,yang tidak diwarnai oleh kepentingan2 tertentu.Jawapannya sudah pasti instalasi militer yang dibangun dipos2 strategis garis depan perbatasan itu mampu menangani permasalahan tersebut.Dengan konsep pertahanan yang menitikberatkan pada operasi patroli dan dengan menggunakan peralatan2 canggih,masalah pencurian kayu itu tidak mungkin dapat berlaku seperti yang didakwa olig sesetengah warga Indo`sia yang berfikiran separuh masak.

    Untuk lebih jelas coba kita lihat angka2 berikut ini.Beberapa laporan tidak resmi menyatakan sekitar 10 juta meter kubik per tahun kayu2 Indo`sia diperdagangkan secara ilegal keM`sia.Sebagian lagi menyatakan angka ini sebenarnya mencapai 20 juta meter kubik per tahun.DiIndo`sia sendiri,sekurang2nya 100 juta meter kubik kayu ditebang setiap tahun, dengan perincian,70 juta meter kubik untuk keperluan industri perkayuan,20 juta meter kubik untuk keperluan domestic,dan dianggarkan 10 juta meter kubik diselundupkan dan diperdagangkan secara ilegal keluar negara seperti M`sia, Singapura,Cina dan beberapa negara lain.Sementara itu,jumlah tebang resmi hanya 10 juta meter kubik setahun (5.7 juta meter kubik hutan alam dan sekitar 4 juta meter kubik dari hutan rakyat dan hutan tanaman).Dengan kata lain,90 juta meter kubik setiap tahunnya ditebang secara ilegal dan sumber2 serta rekodnya tidak tercatat atau tidak dapat dikesan.Jadi secara logiknya,penebangan destruktif 100 juta meter kubik setahun adalah sebuah angka yang teramat fantastik.Angka penyeludupan 10 juta meter kubik ke M`sia atau negara2 lain,sebenarnya adalah jauh lebih kecil dari masalah yang sedang terjadi diIndo`sia.Artinya,pihak pemerintah Indo`sia mengatakan bahwa sedang terjadi penyeludupan 10 juta kayu keM`sia secara ilegal namun tidak mempermasalahkan pencurian kayu 90 juta meter kubik yang justru terjadi dinegara itu sendiri setiap tahun.

    Saya tidak cuma sedang membela M`sia,namun cuba membuka minda kita bersama dan bercakap mengenai fakta,terutama kepada warga Indo`sia karena saya juga sebahagian dari Indo`sia,disebabkan isteri saya berasal dari Bandung,dan saya sayangkan Indo`sia sama seperti saya sayangkan M`sia.Namun,saya khuatir apabila publik digiring kearah isu ini,maka kepedulian warga akan tersedot pada masalah “kecil” ini dan melupakan masalah yang lebih besar dan mendasar disektor kehutanan dan industri kehutanan Indo`sia sendiri.Kaedah melemparkan masalah kepihak luar dan tidak melihat masalah yang terjadi didalam negara sendiri ini sebenarnya umpama cerita `Pak Kadok`,menang sorak tetapi kampung tergadai..

    Sebenarnya penjenayah atau lebih tepatnya pengusaha aji mumpung ini,tidak kira dipihak mana sekalipun,samada Indo`sia atau M`sia,hanya memikirkan untuk mendapatkan keuntungan mereka sendiri,dan mereka akan sentiasa mengambil peluang dari perkara2 yang kita terlepas pandang dan juga dari kekosongan hukum dikedua negara.Dalam konteks ini,mereka2 ini akan memanfaatkan aturan2 hukum M`sia yang tidak membatasi pembelian kayu dengan standar2 apapun.Kebijakan umum tidak tertulis juga menyatakan bahwa “setiap batang kayu yang masuk ke perbatasan M`sia adalah sah”.Kenyataannya,kayu2 yang memasuki perbatasan M`sia dengan mudah mendapatkan cukai,dan selanjutnya kayu2 tersebut akan menjadi “sah” menurut hukum M`sia.

    Sebenarnya amat sulit untuk mengandaikan bahwa kedua2 pihak otoritas Indo`sia dan M`sia tidak mengetahui praktek sejumlah pengusaha yang memanfaatkan kondisi ini. Melihatkan pada modus operandi kumpulan2 penjenayah sempadan ini,khususnya yang terjadi diperbatasan Indo`sia-M`sia,rasanya jaringan operasi ini sememangnya kuat,telah masuk kedalam wilayah2 Indo`sia sendiri,bahkan rasanya sehingga nun jauh diJakarta.Jika tidak masakan komitmen2 serta kaedah2 penguat-kuasaan undang2 yang pernah dibuat secara nasional maupun internasional tidak berkesan di sini.Pada hakikatnya,diIndo`sia,penegakan hukum yang lumpuh,korupsi yang eksesif,dan tidak jelasnya hak2 penguasaan lahan hutan,telah mengakibatkan aktiviti penebangan destruktif (legal maupun ilegal) tidak terkawal.

    Sementara itu diM`sia,perlumbaan mengejar kemajuan dan kemewahan hidup telah memungkinkan mereka2 ini melakukan apa saja,dan aktiviti korup juga tidak dapat dielakkan.Dengan kata lain,M`sia dan Indo`sia menghadapi masalah korupsi yang sama,namun lucunya keduanya saling tuding dan menyalahkan,tetapi tidak melakukan introspeksi politik terhadap masalah ini dan melihatnya sebagai masalah bersama. Ditingkat global dan regional,sebenarnya telah dibangun berbagai kebijakan payung untuk memungkinkan dua negara melakukan perjanjian bilateral.Perjanjian yang bersifat sukarela ini biasanya dilakukan oleh antara negara penghasil dan pembeli kayu,namun sayang sekali disini kita tampaknya lebih suka melolo bersahut2an,tapi tak melakukan apa2.Sepatutnya,M`sia dan Indo`sia harus bekerja sama dan membangun komitmen menjaga kelestarian hutan tropisnya yang tersisa dengan melakukan tindakan2 bijak dengan landasan hukum perjanjian internasional yang telah ada.Kelemahan komitmen kedua negara sebenarnya hanya akan menghasilkan keuntungan kepada pengusaha2 banjingan tersebut,namun sebaleknya kita2 warga yang tak berapa cerdik ini harus bertegang leher menegakkan benang basah.Indo`sia harus bermula dengan mengatasi masalah utama mereka yaitu menghentikan masalah penebangan merusak dinegara itu,dan niscaya masalah2 ikutan seperti penyelundupan kayu seperti yang didakwa itu pada akhirnya akan dapat terselesaikan sekaligus.Ini adalah lebih produktif daripada membangun perdebatan konyol antara warga,yang kelihatannya seperti tiada sudahnya.Seperti kata warga2 Utara M`sia, pi mai,pi mai,tang tu jugalah

  54. Pangeran Diraja Amir Muhammad Al Mansyoura | 13 April, 2010 10:12

    Assalamualaikum

    Yth bapak serta ibu di Malaysia dan Indonesia

    Sadarlah kalian bahawa peperangan tidak akan menjamin masa depan. Berperang dan berjihadlah kalian untuk pembangunan modal insan, pembangunan diri, kesejahteraan dan kemakmuran. Tidak akan ada orang lain yang bisa mengubah nasib diri kalian melainkan kalian sendiri .Oleh itu, marilah membangunkan bumi tercinta kedua negara dari sudut yang positif. Hilangkan perasaan amarah dan juga saling mencurigai.

    Bina satu organisasi yang bisa membantu anak bangsa yang miskin tapi pintar. jatuhkan mana2 pemimpin yang korup, menyusahkan rakyat dan mementingkan diri. Cintailah diri, keluarga, agama, bangsa dan negara. Gak ada gunanya memikirkan hal2 yang remeh. Rakyat yg bertelagah tetapi pemerintah yang bersorak. ISu kemelesetan ekonomi, korupsi, kenaikan harga bahan mentah, bbm semuanya dikaburi dengan isu terrorisme, manohara, ambalat dan sebagainya. sadarlah kalian, bahawa kalian dimainkan ahli politikus bagi memperkayakan diri mereka. sadarlah kalian, kelemahan pemikiran kalian menyebabkan kalian dipermainkan dan diperbudakkan. oleh itu, bangkitlah bangsa pemuda indonesia seperti yang tercatat dalam sumpah pemuda bagi membangunkan bangsa segajat yg harmonis , makmur , aman dan sentosa.

    amin ya rabbalalamin..

  55. kawan | 7 May, 2010 19:17

    iyaaa,,..kawan gak setuju,
    negra indon kan kaya..
    malaysia kan cari kerje ramai kat indon,

  56. Anak melayu | 22 May, 2010 16:07

    bodoh kali indun

  57. Anak melayu | 22 May, 2010 16:08

    indon makan babi

  58. dil | 22 May, 2010 16:12

    indunesia bangsa pencuri,,ternyata bahasa indon telah mencuri bahasa english.ini buktinya,english=donoured,indon=donorin,english=patient,indon=pasien,english=claimed,indon=klaim,ternyata juga ya indon pake basa moyet,muka kayak monyet juga.

  59. comevreth | 22 May, 2010 19:17

    Dalam menganggapi masalah klaim dan mengklaim, sebenarnya tidak bisa diselesaikan dengan hanya saling salah dan menyalahkan. Hal termudah yang bisa kita lakukan adalah hanya saling interospeksi dari masing-masing negara terhadap kesalahannya masing2 yang tanpa disadari telah memunculkan polemik yg cukup serius.
    Baik malaysia maupun indonesia sya rasa keduanya mempunyai kesalahan yg cukup fatal. Kesalahan Malaysia terletak pada keserakahnnya thdp kultur dan wilayah negara lain, sedangkan Kesalahan Indonesia trletak pada lemahnya sistem legalisasi trhdp budaya sendiri..(motor aja hrs ada BPKBnya, apalagi kultur maupun wilayah…peaceee…).

    Malaysia…
    Entah ada apa dengan Negara ini? Ketertarikan yang sangat kuat terhadap keindahan budaya Indonesia telah membuat Negara ini melakukan klaim legalisasi budaya asli Indonesia secara berulang-ulang. Diantaranya : Nyanyian lagu Rasa sayange , Batik, Kesenian tradisonal Reog Ponorogo, Alat musik Angklung, dan yang baru2 ini adalah Tari Pendet yang dengan jelas murni berasal dari Bali.
    Sebagai komunitas yang besar dan dengan system birokrasi yang beradab, tidak sepantasnyalah Malaysia melakukan hal-hal yang cenderung bersifat chauvinistis seperti itu. Setelah mereka tidak puas dengan kejahatan teritorial terhadap pengakuan beberapa pulau milik Indonesia, kini mereka mengembangkan impresinya kearah yang lebih terselubung. Sebagaimana misal kehajatan kultur yang telah dijelaskan di atas.
    Rasanya sangat tidak logis dan terkesan mengada-ada kalau hal sepicik ini sampe bisa terjadi. Apakah memang karena ada tendensi politik dari dalam negeri Malaysia sendiri?, atau memang karena terlalu rendahnya kesadaran nasionalisme bangsa Indonesia?.
    Yang jelas nampak keduanya menjadi hal yang mendasar untuk ditempatkan sebagai sebab utama terjadinya tindakan memalukan seperti di atas. Ini adalah tamparan keras buat bangsa Indonesia untuk sesegera mungkin memberikan legalitas secara formal, sebagai wujud pengakuan originalitas kultur lokal. Ini menjadi sebuah keharusan ketika sistemik dalam negeri mengalami apa yang disebut sebagai indisiplineir. Lepas dari apakah kejadian ini sebagai sebuah pembelajaran atau sebagai sebuah pelecehan cultural, namun yang jelas tindakan kejahatan territorial dan kejahatan kultural yang dilakukan Malaysia terhadap Indonesia adalah sebuah tindakan yang sangat memalukan. Begitu juga dengan tindakan menggampangkan legalisasi kultur dalam negeri yang dilakukan oleh Indonesia - apalagi kultur tadi sebagai salah satu bentuk kekhasan masifikasi sebuah Negara – adalah merupakan salah satu sebab keroposnya nilai nasionalisme sebuah bangsa.

  60. muslimah | 23 May, 2010 02:07

    malaysia kapan kamu orang insyaf dan tau diri ?

  61. Puracendana | 23 May, 2010 14:33

    Masalah Indo’sia ini , warganya terlalu prajudis dan mudah diprovokasi. Kalau dilayan, sampai bila pun tak habis. Biarkan siluncai terjun dengan labu2nya

  62. MantraSakti | 28 May, 2010 12:46

    Pencurian & Penyeludupan Kayu Balak DiIndonesia

    Isu penyeludupan kayu dari Indo`sia kenegara2 luar sudah lama berlaku, dan sejak kebelakangan ini kembali bergema, seakan2 tidak ada noktahnya. Indo`sia, negara yang terdiri dari 17 ribu pulau itu memang sabuah negara yang kaya dengan hasil bumi, namun disamping berstatus sebagai negara Islam terbesar didunia, Indo`sia juga kaya dengan berbagai2 permasalahan dalaman seperti korupsi yang berleluasa dan penyalah-gunaan kuasa yang melata dipelbagai peringkat. Saya tidak sedang membela M`sia, namun ada yang tidak kena dan turut mengelikan hati bila Menteri Perhutanan Indo`sia M.S. Kaban berkata, bahawa M`sia `otak` disebalik penyeludupan kayu-kayan dari Indo`sia.Tuduhan ini disangkal Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi M`sia, Datuk Peter Chin Fah Kui, yang menjelaskan bahawa, M`sia tidak pernah menyokong sebarang penyeludupan kayu-kayan dari Indo`sia, seperti yang didakwa itu, dan sebaleknya konsisten menyokong perdagangan lintas sempadan diantara M`sia dan Indo`sia yang dikawal selia melalui perjanjian dua hala, Perjanjian Menyeberangi Sempadan dan Perjanjian Perdagangan Sempadan tahun 1967. Secara praktiknya, keluaran kayu-kayan dari Indo`sia, hanya dibenarkan dibawa masuk keM`sia selepas segala dokumen ditetapkan dapat ditunjukkan bagi penguat-kuasaan, katanya lagi.

    Persoalannya disini, adakah benar negara berdaulat seperti M`sia, terlibat dalam sebarang aktiviti penyeludupan itu. Namun secara logiknya, tidak ada satu negara didunia pun yang akan membenarkan sebarang aktiviti penyeludupan sebegini berlaku, kerana ia melibatkan integriti negara, dan tambahan pula ini melibatkan percukaian yang sememangnya menjadi hasil sesabuah negara. Jadi dimana logiknya tuduhan2 ini, apa sebenarnya agenda disebalek tuduhan2 yang tidak berasas itu, dan apakah permasalahan sebenar Indo`sia?
    Kalau dilihat dari sudut realitinya, pihak2 tertentu ini seolah2 sengaja mahu melepaskan diri dengan menjadikan M`sia sebagai `kambing hitam`, sedang permasalahan sebenar sengaja disembunyikan demi agenda tertentu.
    Namun apa yang perlu difikirkan juga, apabila fokus publik digiring kearah tuduhan2 ini, maka kepedulian dan perhatian akan tersedot pada masalah `patriotik` , dan melupakan masalah yang lebih besar dan mendasar disektor kehutanan dan industri kehutanan Indo`sia sendiri. Dan cara provokasi sebegini sebenarnya, hanyalah penyelesaian sementara, yang dapat mencetuskan semangat melemparkan masalah kepihak luar, namun tidak melihat masalah sebenar, yang terjadi didalam negara Indo`sia sendiri, dan sekali-gus permasalahan tidak akan pernah selesai sampai bila2.

    Pihak Indo`sia selama ini banyak menyalahkan M`sia, diatas berleluasanya aktiviti penyeludupan kayu dari Indo`sia dengan menyatakan bahawa puncanya adalah disebabkan M`sia telah menjadi penadah atau penampung kayu2 seludupan dari Indo`sia itu. Sementara pihak M`sia berkeras dan menyangkal tuduhan itu dan berbalik mengatakan bahwa Indo`sia lah yang memiliki masalah dengan penegakan hukum yang memungkinkan penjarahan kayu tersebut terjadi, dan masalah kerosakan hutan diIndo`sia tetap tidak akan dapat diatasi selama Indo`sia sendiri tidak mampu menegakkan peraturan dan undang2 bersangkut penebangan liar. Sementara itu disisi lain, Indo`sia, tetap mengatakan bahwa masalah utama mereka adalah penyelundupan kayu2 tersebut keM`sia, sedang hal itu juga seolah2 sengaja mahu menutup mata terhadap masalah yang justru lebih besar terjadi diIndo`sia sendiri. Untuk itu marilah kita lihat senario dari kes2 penyeludupan yang terjadi, dari beberapa siri penangkapan yang telah dilakukan samada diIndo`sia atau pun diM`sia sejak beberapa tahun yang lalu, seperti yang dilapurkan Detik.com, Riaulinfo dan Riau Online:-
    Jakarta – Khamis (13/5/2010)
    - Patroli Bea Cukai Tanjung Balai Karimun menggagalkan penyeludupan 5 ribu batang kayu gelondongan jenis anak mentangor, asal Belinga tujuan Singapura yang berpotensi merugikan negara senilai Rp750 juta. Adapun kayu tersebut diperoleh dari ilegal logging. Penangkapan dilakukan pada Kamis (13/5/2010) subuh sekira 04.00 WIB di perairan Takong-Selat Singapura dari kapal KM Harapan Utama. Pada saat penangkapan, kapal sudah berhaluan mengarah masuk perairan Singapura dan bersikeras untuk tidak berhenti, namun, upaya tersebut berhasil digagalkan berkat kesiapan tim patroli sehingga kapal berhasil ditangkap.

    Jakarta - Khamis (20/05/2010)
    - Kantor Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun telah menangkap dua kapal bermuatan 5.000 batang kayu bakau yang akan dibawa keluar negera. Penangkapan dilakukan diperairan Tanjung Sekedip (Bengkalis-Riau) arah haluan keBatu Pahat M`sia. Harga perbatang kayu bakau ini dinilai bisa mencapai 7 dollar Singapura. Kayu ini merupakan kayu yang dilindungi dan dilarang untuk diekspor dan biasanya dipakai untuk konstruksi bangunan tepi laut. Atas tindakan ini, pemilik kapal telah melanggar Pasal 102 UU Kepabeaan mengenai tindak pidana penyeludupan ekspor

    Jakarta - Selasa (19/1/2010)
    - Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, telah mengagalkan penyeludupan sabuah kapal yang bermuatan kayu balak tim, diperairan Tanjung Sekedip, Selat Malaka. Kapal yang berisi 50 tan kayu balak itu,diduga berasal dari penebangan liar didaerah Riau.

    Jakarta - Rabu (20/01/2010)
    - Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, berhasil menggagalkan penyeludupan kayu balak tim berjumlah 50 tan, yang menggunakan kapal KM. Nurul Yakin. Kapal yang berasal dari Bengkalis Riau menuju Batu Pahat M`sia ini, sengaja menyembunyikan kayu2 tersebut sebelum dimuat kedalam kapal. Kayu yang disita ini, biasanya digunakan untuk pembinaan rel kereta api dan juga digunakan sebagai bahan asas perabut kualiti terbaik di Asia. Sewaktu ditahan, anak2 kapal tidak dapat menunjukkan dokumen sah bagi pembawaan kayu2 tersebut.

    Pekanbaru – Sabtu (05/12/2009)
    - Dinas Kehutanan (Dishut) Riau, menemukan ribuan batang kayu ilegal yang diduga melibatkan dua perusahaan anak Raja Garuda Mas Group. Diduga penyeludupan kayu ini melibatkan oknum2 Dishut sendiri. Ribuan batang kayu ini ditemukan diareal pabrik plywood PT Asia Forestama Raya (AFR) di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Kayu2 bulat ini diangkut dengan kapal tongkang menyusuri sungai Siak dari areal HTI PT Sumatera Riang Lestari diKabupaten Indragiri Hilir, dengan tujuan kePT AFR. Dua perusahaan itu tercatat sebagai anak perusahaan Raja Garuda Mas Group (RGM) milik taipan Sukanto Tanoto.
    - Yang menghairankan, bagimana mungkin ribuan batang kayu ini bisa lolos sampai ke Pekanbaru. Padahal sekurang2nya ada enam pos keamanan Dishut yang harus dilewati. Kalau tidak angkara oknum2 dinas kehutanan sendiri, tidak mungkin kayu ini bisa sampai ke Pekanbaru,” kata anggota DPRD Riau Komisi B Bidang Kehutanan, Jefri Noer kepada wartawan. Menurut Jefri, hasil siasatan mendapati, kayu yang dibawa adalah lebih banyak dari yang tercatat didokumen yang menunjukan hanya 1.200 batang saja. Ditemukan juga perbedaan ukuran diameter kayu dan panjang kayu sebenarnya dengan yang tertera didokumen.
    - Menanggapi tudingan adanya oknum Dishut menjadi beking, Kepala Dinas Kehutanan Riau, Zulkifli Yusuf berjanji akan menindak tegas keterlibatan oknum tersebut. “Saya janji siapa saja yang terlibat dalam masalah ini akan ditindak. Tidak hanya pada perusahaan saja, namun terhadap pegawai Dishut sendiri,” kata Zulkifli.

    Pekanbaru – Selasa (19/05/2009)
    - Polda Riau dengan Polisi Kehutanan (Polhut) agak ingin menjadi ‘pahlawan’ dalam upaya penyelamatan hutan. Kedua institusi negara itu saling berebutan mengklaim sebagai pihak pertama yang menyita ribuan batang kayu illegal.
    - Di Desa Tegar, Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, ditemukan lebih dari 2000 batang kayu illegal. Kayu2 itu sebagian besar masih berada dikanal dan sebagian lagi sudah ditumpukan dikilang penggergajian kayu. Kayu2 dengan panjang diatas lima meter itu dirakit dikanal dengan memanjang sekitar 12 km.
    - Tapi rupanya, temuan kayu ini, membuat ‘gesekan kecil’ antara Polda Riau dengan Polhut Dinas Kehutanan Kabupaten Bengkalis, Riau. Pengakuan, Kepala Satuan Polhut Dishut Kabupaten Bengkalis, Joko Triyono, mengklaim pihaknya yang pertama kali menemukan ribuan tual kayu gelondongan tersebut sebelum diklaim Polda Riau.
    - Dalam masalah ini tim kamilah yang pertama kali menemukan kayu itu. Dan kami juga tidak pernah merasa melimpahkan temuan kayu ini kepada Polda Riau. Seharusnya Polda Riau yang berkoordinasi dengan kami, karena memang kami yang menemukan kayu itu, kata Joko saat dihubungi wartawan,
    - Menurut Joko, pihaknya kini menunggu surat dari Dinas Kehutanan (Dishut) Bengkalis, untuk mengevakuasi kayu illegal tersebut. Malah pihaknya juga mengklaim pada kayu illegal itu sudah diberi logo huruf DK yang singkatan dari Dinas Kehutanan.
    - Operasi oleh Polda dilokasi yang sama tidak akan mempengaruhi Polhut Dishut Bengkalis untuk mengevakuasi kayu tersebut. Kami akan tetap melakukan tugas menyita kayu2 itu, ujarnya.
    - Sementara Kapolda Riau Brigjen, Adji Rustam Ramdja membenarkan jika pihaknya juga menyita kayu di lokasi yang sama. Pihaknya juga sudah mendapat informasi bila kayu itu sebelumnya disebut temuan Polhut Bengkalis.
    - Terlepas saling mengklaim, Polda Riau tetap menindaklanjuti kasus tersebut. Pihak kepolisian telah mengantongi sejumlah nama yang harus bertanggungjawab atas perambahan hutan tersebut. Namun sejauh ini Polda Riau belum menyebutkan siapa calon tersangkanya.

    Pekanbaru – Jumat (13/02/2009)
    - Satu unit mobil patroli milik Departemen Kehutanan, diBalai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) diRiau dibakar sekelompok orang tak dikenal, disyakki adalah komplotan pencuri kayu dikawasan TNTN, kata Kepala Seksi Wilayah I Balai TNTN, Suhana.
    - Dia menjelaskan, mobil patroli jenis Ford Ranger Nopol B 9492 OQ itu dibakar sekelompok orang tak dikenal diDesa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Peristiwa pembakaran itu terjadi pada Kamis (12/02/2009) siang hari.
    - Suhana menceritakan, siang itu dia bersama dua petugas Polisi Kehutanan (Polhut) tengah bertugas berkeliling mengawas didalam kawasan TNTN. Dalam perjalanan didalam kawasan taman, kami menemukan tumpukan kayu olahan dipinggir jalan. Selanjutnya, kami turun dari mobil untuk menelusuri ke dalam hutan dengan berjalan kaki. Di dalam kawasan hutan itu, kami menemukan kembali tumpukan kayu hasil jarahan liar,” kata Suhana. Ada sekitar 30 menit mereka mencari pelaku perambah hutan, namun tidak ditemukan juga, namun setelah itu, tim dikejudkan dengan munculnya asap hitam dari badan jalan, dan ternyata mobil kami yang dibakar orang, kata Suhana.
    - Untuk rekod, warga Desa Air Hitam ini merupakan desa pemekaran dengan luas 12 ribu hektar didalam kawasan taman. Sekelompok warga disana, menolak perluasan taman dari 38 ribu hektar menjadi 100 ribu hektar.

    Jakarta – (6/1/2009)
    - Kasus Illegal Loging diRiau dinyatakan telah dihentikan atau dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Kejaksaan Agung beralasan, kasus tersebut kekurang bukti yang diberikan oleh penyidik kepolisian. Dalam kasus illegal logingkan kejaksaan kurang satu bukti, ndak bisa dipenuhi (oleh kepolisian) jadi, seolah2 salah persepsi,” kata Jaksa Agung Hendarman Supanji di Kejagung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta.
    - Menurut Hendarman, sejak awal, pihaknya sudah meminta alat bukti yakni saksi dari Departeman Kehutanan, atau saksi dari Departemen Lingkungan Hidup. Tetapi hal tersebut tidak bisa dipenuhi oleh pihak kepolisian selaku penyidik.
    - Hal ini mengakibatkan jaksa tidak bisa menerima pembuktian karena kurang alat bukti dari yang harusnya dipenuhi polisi. “itu (alat bukti) wewenangnya penyidik,” imbuhnya.
    Lebih lanjut Hendarman menjelaskan, sejauh ini kasus tersebut hanya termasuk penebangan pohon tanpa ijin. Untuk unsur korupsinya, tambah Hendarman hal itu harus dilengkapi dengan bukti perbedaan kubikasi kayu dan adanya manipulasi. Masalahnya tidak ada alat bukti dari Departemen Kehutanan dan lingkungan hidup,” tutupnya.

    Pekanbaru – (5/01/2008)
    - Jajaran Polres Kampar, Riau menyita ratusan kayu gelondongan ilegal. Kuat dugaan kayu tanpa dilengkapi dukumen itu merupakan hasil penebangan liar dikawasan taman nasional.
    - Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien menjelaskan, kayu ilegal itu ditemukan diDesa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri , Kabupaten Kampar. Saat akan kami sita, sejumlah warga melakukan protes. Mereka meminta agar kayunya tidak disita. Namun setelah kami tanyakan kelengkapan dokumennya, akhirnya mereka tidak dapat menunjukan,” kata Muttaqien.
    - Pihak kepolisian menduga, ratusan kayu gelondongan itu dirambah warga dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kayu-kayu jarahan darii taman nasional diangkut melalui alur sungai. Kayu yang kita sita itu merupakan kayu yang berkwalitas, seperti meranti. Kayu2 ini akan dijual warga kesejumlah kilang kayu di Kabupaten Kampar,” kata Muttaqien.

    Paser – (29/9/2009)
    - Polri mengungkap kasus illegal logging diKabupaten Paser, Kalimatan Timur. Polri menyita sekitar 10.333 batang kayu hasil pembalakan liar itu. Selain kayu, barang bukti alat berat 12 unit ekskavator, 14 unit buldozer serta 1 unit dump truck juga ikut disita. Dua orang pegawai Dinas Kehutanan Kabupaten Paser menjadi tersangka dan ditahan di Mapolres Paser.
    - Modus pengungkapan illegal logging kali ini adalah penebangan dan pemanfaatan kayu diatas lahan seluas 200 Hektar di Kecamatan Muara Samu dan 40 hektar di Kecamatan Paser Belengkong. Para tersangka menggunakan Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat Cap Kayu Rakyat yang dilakukan PT Anugrah Abadi Multi Usaha (AAMU) yang kemudian membuat kontrak kerja kepada CV Sukses Abadi untuk melaksanakan Land Clearing atau penebangan kayu.
    - Pejabat Dinas Kehutanan Paser, masing2 berinisial BE dan BS, sebelumnya juga merupakan pemain illegal logging setelah divonis 10 bulan penjara. Polri menilai Dishut Kehutanan Kabupaten Paser tidak konsisten, karena sudah menyarankan untuk mengurus Izin Pemanfaatan Kayu (IPK), namun instansi tersebut malah melaksanakan pemeriksaan lahan yang akan di bersihkan (land clearing) sebagai hutan rakyat.
    - Data diperoleh detikcom dari Divisi Humas Mabes Polri, izin yang dikeluarkan Bupati Paser untuk kegiatan perkebunan tersebut seluas 15.200 hektar di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Paser Belengkong, Kecamatan Muara Samu, Kecamatan Batu Kajang serta Kecamatan Kuaro. Untuk land clearing yang akan dilakukan, tahap pertama seluas 7.500 hektar.

  63. MantraSakti | 28 May, 2010 12:49

    Pencurian & Penyeludupan Kayu Balak DiIndonesia (2)

    Pekanbaru - (RiauInfo)
    - Akhir-akhir ini praktek penyeludupan illegal logging di perairan Kabupaten Bengkalis makin marak saja. Hal ini terungkap dari hasil penangkapan yang berhasil dilakukan oleh pihak Polres Bengkalis terhadap praktek tersebut.
    - Dikatakannya, praktik penyeludupan illegal logging yang sering terjadi di perairan Kabupaten Bengkalis ini umumnya menuju keM`sia. Dari beberapa pelaku yang berhasil ditangkap, mereka mengaku akan menyeludupkan kayu ilegal tersebut keM`sia.
    - Guna membasmi praktik yang merugikan negara milayar rupiah ini, pihak Polres Bengkalis berusaha mempersempit ruang gerak para pelaku illegal logging tersebut. Setiap harinya, menurut dia, 5 unit kapal patroli Satpol Air dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan pengamanan, terutama ke wilayah-wilayah rawan penyeludupan illegal logging. Dengan demikian ruang gerak pera penyeludup akan semakin menyempit.
    - Dari upaya mempersempit ruang gerak para penyeludup illegal logging itu, telah berhasil ditangkap sejumlah pelaku bersama barang bukti illegal logging. Misalnya belum lama ini telah ditangkap sedikitnya 100 tual kayu balak tim jenis mentangor yang sudah dirakit di perairan Sungai Mengkopot kecamatan Merbau. Dikatakannya, kayu tersebut diduga akan diselundupkan keMuar M`sia, karena jarak tempuh Mengkopot-Muar hanya 30 mil laut. Dalam kasus ini tak ditemui pemiliknya dan saat ini dalam lidik Polres Bengkalis.
    - Pada hari yang sama malam harinya, Sat Polair juga berhasil mengamankan pula sebuah kapal memuat kayu illegal di Tanjung Motong kecamatan Rangsang Barat. 20 ton kayu balak tim jenis meranti dan kempas berhasil diamankan dari kapal bermerk dinding KM Surya Indah. Sehari sebelumnya yaitu pada Jumat (2/3) sebuah kapal kayu tanpa nama yang memuat kayu balak tim sebanyak 7 tim juga diamankan oleh Sat Polair diperairan kuala sungai Penuntut Kecamatan Rupat. Sebelumnya juga ditemukan kayu yang sudah dirakit diikat di pinggir sungai Melibur kecamatan Merbau tanpa dijaga oleh pemiliknya . Kayu balak tin jenis mentangor sebanyak 130 tual ini diduga akan diselundupkan keMuar.
    - Kayu2 yang berhasil diamankan itu sudah dibawa ketempat penampungan kayu di sungai bengkel Bengkalis. Namun karena terbatasnya tempat penampungan sementara kayu hasil tangkapan sangat banyak, maka masih ada kayu yang belum diturunkan dari kapal.

    Pekanbaru - (RiauInfo)
    - Walaupun banyak LSM diRiau menolak tim khusus pemberantasan illegal logging diRiau yang dibentuk oleh Presiden SBY, namun bagi Sekretaris Komisi B DPRD Riau menilai itu langkah yang sangat tepat dan bagus. Tapi alangkah baiknya TPILR ini dapat menegakan hukum dengan mengedepankan kesejahteraan rakyat. Dari awal penegakan hukum kita sudah mengalami delematis dan tak relevan lagi. Kalau mau diberantas tegakanlah hukum dengan baik. Saya minta pemberantasan Illegal Logging dapat dilakukan secara profesional,” ungkap Sekretaris Komisi B DPRD Riau, H Zulkarnain Nurdin, SH,MH kepada RiauInfo diKantor DPRD Riau, Selasa (11/9).
    - Menurut Zulkarnain, tim pemberantasan illegal logging Riau yang dibentuk oleh presiden SBY. Tim ini harus dapat menegakan hukum atas kasus2 illegal logging diRiau. “Jangan sampai tim ini melindungu pejabat yang terindikasi terlibat kasus illegal logging. Untuk itu, saya himbau dapat melakukan koordinasi. Kalau dapat jangan menghilangkan substansi yang telah dibentuk ini,” pintanya.
    - Tim ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi sosial dan kesejahteraan masyarakat baik di Riau maupun di Indonesia. Pemerintah harus mempunyai komitmen untuk serius melindungi lingkungan dari kerusakan lebih parah dan mendukung secara penuh proses penegakan hukum oleh pihak berwenang terhadap siapapun yang menduga melakukan kejahatan kehutanan diRiau.

    Pekanbaru - (RiauInfo) – 04 Jul 2007 16:00 wib
    - Saat ini pihak Polda Riau sedang mengajukan surat izin kepada presiden untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa bupati diRiau terkait kasus illegal logging didaerah ini. Untuk sementara para bupati itu diperiksa hanya sebagai saksi, namun nantinya ada kemungkinan status mereka menjadi tersangka.
    - Kabid Humas Polda Riau AKBP Zulkifli kepada wartawan diPekanbaru mengatakan, pihaknya memang saat ini sedang berusaha keras menegakkan hukum terhadap para pelaku illegal logging. Bahkan tidak peduli siapapun yang terlibat, tetap akan dilakukan proses hukum berdasarkan bukti2 yang ditemukan di lapangan.
    - Namun dia belum mau mengungkapkan bupati mana saja yang akan diperiksa tersebut. Menurut dia, nama2 bupati itu belum bisa dipublikasikan, karena pihaknya sendiri masih melakukan persiapan pemeriksaan tersebut termasuk mengajukan izin kepada presiden.
    - Selain sejumlah bupati, Polda Riau sebelumnya juga telah menetapkan status tersangka terhadap dua pejabat Riau yang pernah menjabat Kepala Dinas Kehutanan Riau. Keduanya adalah Asral Rachman yang kini menjabat Kadis Tenaga Kerja dan Ir Sudirno yang kini menjabat Kepala Dinas Pertanian Riau.

    Pekanbaru - (RiauInfo)
    - Saat ini disinyalir sejumlah pejabat baik didaerah maupun dari pusat terlibat dalam praktik illegal logging. Mereka umumnya membeking atau mempermudah para pelaku illegal logging itu dalam menjalankan aksinya.
    - Berkaitan hal itu, Kapolda Riau Brigjen Polisi Drs Sutjiptadi MM belum lama ini diPekanbaru mengancam akan menjadikan tersangka dan menangkap para pejabat yang terlibat illegal logging itu.
    - Menurut Sutjiptadi, kegiatan illegal logging di Riau memang sudah sangat parah. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya tersangka illegal logging yang telah ditetapkan Polda Riau. Saat ini jumlah tersangkanya telah mencapai 140 orang.
    - Bahkan menurut dia, tidak tertutup kemungkinan sejumlah terjabat dari pusat maupun daerah dijadikan tersangka. Dia malah tidak tidak membantah adanya seorang menteri jadi calon tersangka karena diduga terlibat illegal logging.Dari hasil pemeriksaan baik terhadap tersangka maupun saksi telah terseret sejumlah nama bupati dan menteri. “Saat ini tim penyidik kami telah melayangkan surat kepada presiden sebagai syarat untuk pemeriksaan terhadap para pejabat itu,” tambahnya.

    Pekanbaru - (RiauInfo) – 06 Feb 2007 14:24 wib
    - Tak ada tempat lagi bagi para pelaku illegal longging. Itu kira2 yang akan terjadi saat pihak Polda Riau mulai menyatakan perang terhadap para pelaku illegal logging tersebut.
    - Kapolda Riau Brigjen Pol Sutjiptadi MM dalam keterangannya Selasa (6/2) di Pekanbaru menybutkan pihaknya sangat serius dalam memberantas praktik illegal logging di daerah Riau. “Soalnya negara sudah rugi triliunan rupiah,” ujarnya.
    - Keseriusan ini tidak hanya dalam penangkapannya saja, tapi juga dalam proses penyelidikan. “Kita akan terus memproses kasus illegal logging yang berhasil ditangkap, sampai pelakunya mendapat hukuman yang setimpal,” tambahnya. Dia mencontohkannya terhadap kasus tertangkapnya puluhan ribu tual kayu gelondongan ilegal milik CV Wahana Rokan Bonai Perkasa.
    - Disebutkannya, saat ini pihaknya sedang melakukan pengumpulan data tentang bos besar yang berada di balik kasus2 illegal longging diRiau. “Kita tidak mau hanya menangkap kroco2ya saja, tapi bosnya akan kita bekuk,” tandasnya.
    - Untuk memperlancar penyelidikan tersebut, pihaknya telah memberikan polisi line dipuluhan ribu tual kayu gelondongan ilegal yang berhasil ditangkap itu. “Pokoknya kami akan terus serius mengusut kasus tersebut,” jelasnya. Sekedar diketahui, puluhan ribu tual kayu ilegal milik itu ditangkap oleh petugas dari Satuan Brimob Polda Riau di KM 36 Desa Libo Pauh, Kecamatan Bonai, Kabupaten Rokanhulu. Kayu yang kemudian diketahui milik CV Wahana Rokan Bonai Perkasa itu memakai izin HPH PT Rokan Adiraya Plantation.(Ad)

    Pekanbaru – 23 April 2007
    - Operasi terpadu yang digelar Polres Bengkalis bersama jajaran TNI berhasil mengamankan sebanyak 5.000 tual kayu di tiga daerah di Kabupaten Bengkalis, rencana operasi itu akan digelar selama dua pekan, kata Kapolres Bengkalis AKBP Edi Setio Budi Santoso.
    - Kayu-kayu yang diamankan oleh tim operasi semua balok tim dan kuat dugaan kayu-kayu ini akan diselundupkan ke negara tetangga M`sia. Indikasi ini, tambah Kapolres lagi, pihak M`sia lebih senang menerima kayu balak tim jika dibandingkan kayu gelondongan.
    - Menjawab apakah kayu2 itu milik masyarakat atau ada cukong kayu yang mendanai masyarakat, Kapolres mengatakan bila melihat dilapangan kayu2 itu cendrung milik masyarakat. Sebab, katanya lagi, bila cukong kayu yang mendanai aksi itu pasti menggunakan alat berat dan peralatan yang canggih, namun yang ditemui dilapangan kayu2 itu cendrung mengarah ke masyarakat.
    - Polisi belum mengaman seorang tersangka pun dari operasi ini, karena dilapangan pihaknya hanya menemukan kayu yang tidak bertuan. “Mungkin jumlahnya akan bertambah, sebab masih ada lima titik lagi yang belum bisa ditembus oleh tim,” tuturnya.

    Meral - (Riau Online): Isnin, 29 March 2004
    - Tim Buser Bea Cukai Tanjungbalai Karimun untuk kesekian kalinya kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan batang kayu balak tim oleh KM Sam Brothers tujuan M`sia.
    - Kabid P2 Kanwil II DJBC Tanjungbalai Karimun, Surendro Suprijadi didampingi Kasi P2, Asep Mulyadi mengatakan penangkapan dilakukan pada hari Selasa lalu, sekitar pukul 23.00 WIB, di perairan Selat Akar ketika kapal KM Sam Brothers dalam perjalanan menunju M`sia. KM Sam Brothers ditangkap oleh PSV 0610 dengan kopat Herman, ujar Surendro.
    - Disebutkan, tersangka dalam kasus percobaan penyelundupan kayu balak tim jenis kempas ini adalah nakhoda berinisial Rs. Berdasarkan pengakuannya tersangka bahwa kayu berasal dari Selatpanjang.
    - Dan, rencananya akan dibawa ke Batu Pahat, M`sia. Namun, untuk pemilik kayu hingga kini belum kita ketahui. Hanya saja, biasanya yang bertanggungjawab adalah nakhodanya, paparnya.
    - Menurut Surendro, pada saat dilakukan pengecekan terhadap dokumen, memang tidak ditemukan oleh petugas patroli. Termasuk dokumen paspor. Hanya saja, pihaknya berani mengatakan kalau KM Sam Brothers akan melakukan penangkapan karena posisi penangkapan telah jelas.
    - Bahkan, haluan kapal memang sudah jelas akan mengarah ke perairan internasional. Selain itu juga, pengakuan dari nakhoda kapal. Sehingga, meski dokumen paspor tidak ada, tapi, posisi penangkapan sudah jelas termasuk adanya pengakuan, ujarnya.
    - Menjawab pertanyaan wartawan tentang kerugian dan nilai barang, Rendro sapaan akrabnya menyatakan, pihaknya belum melakukan pencacahan berapa jumlah yang pasti terhadap ktyu tersebut.
    - Yang jelas, nilai barang ditambah dengan kerugian negara mencapai puluhan juta rupih. Apalagi, ini murni melanggar pasal 102 UU nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan, ungkapnya.

    Nah, letih juga kita meneliti kes2 penyeludupan yang terjadi seperti diatas, namun itu cuma sekadar statistik tidak rasmi, yang dipetik dari beberapa buah akhbar, dan belum lagi angka2 rasmi yang dikeluarkan badan2 penguat-kuasa kedua2 buah negara. Jadi, berdasarkan kronologi2 kes2 yang dipaparkan, dapatlah dibuat kesimpulan bahawa memang terdapat terlalu banyak perkara2 yang tidak kena, sedang berlaku diIndo’sia itu sendiri. Operasi pencurian dan penyeludupan kayu, khususnya yang terjadi didalam wilayah Indo’sia sendiri, ibaratnya kita sedang menyaksikan kekebalan mafia penyeludupan ini beraksi, tanpa takut atau ragu2. Jaringan operasi ini kelihatannya demikian kuat dan telah masuk kedalam wilayah2 jaringan kriminal lain yang berkaitan, seperti korupsi dan penyalah-gunaan kuasa olih pihak2 berwajib tempatan atau daerah2 tertentu, yang telah diamanahkan dan sepatutnya memerangi gejala itu, namun telah bertindak seperti mafia berlesen. Dan apa yang lebih meragukan lagi, disebalek kes2 yang berlaku dari masa kesemasa itu, adalah mustahil untuk mengatakan, bahawa pihak2 berwajib diJakarta sana, tidak tahu perihal cerita ‘harapkan pagar, pagar makan padi’ ini.

    Namun kalau dilihat pada trend dan kelaziman pemerintah Indo`sia sekarang ini, apa lagi tokoh2 seperti Menteri Perhutanan M.S. Kaban itu, yang lebih suka dan cenderung menuding jari pada orang lain, tanpa mahu introspeks terhadap kelemahan2 diri sendiri, maka adalah amat malang bagi warga2 Indo`sia amnya, karena hasil bumi yang sepatutnya mereka kecapi, telah dirampok olih tangan2 kotor itu, disamping dilindungi pula olih insan2 yang tidak bertanggung-jawab yang mereka telah letakkan harapan untuk melindunginya selama ini. Kalau mengikut secara logiknya, mana2 orang berniaga didunia ini sememangnya mahukan keuntungan. Tidak dinafikan, memang terdapat pengusaha2 dan broker2 haram dari M’sia yang mungkin sentiasa mahu mencari keuntungan cepat secara haram, dan suka diingatkan bahawa mereka2 itu juga adalah penjenayah, sama seperti konco2 mereka diIndo`sia sana, dan mereka bukanlah mewakili kerajaan atau rakyat M`sia kebanyakkan.
    Diketahui juga, pengusaha2 haram ini sering memanfaatkan ‘kayu murah’ dari Indo’sia ini, dan mengolahnya dalam berbagai industri dan menjualnya kembali dengan status ‘original M`sia’ atau M`sia asli, bagi meraik keuntungan berganda.

    Namun begitu, adalah amatlah tidak tepat, untuk mengatakan bahawa M’sia ‘otaknya’ disebalek penyeludupan2 tersebut, dan adalah amat mustahil untuk mengatakan kerajaan M’sia merestui aktiviti2 tersebut, kerana tidak pernah kita dengar lagi ada kerajaan negara2 dirantau ini, malah didunia sekali pun, yang hidup atas biaya hasil kegiatan haram, sedang bagi badan2 penguat-kuasa mana2 negara pula, jenayah adalah tetap jenayah. Pihak2 berkuasa diM’sia pula (sperti kes2 diatas), sudah pasti mengawasi persempadanan negara dari masa kesemasa, namun sejauh manalah keterjaminannya hal2 sebegini tidak akan berlaku, selagi mereka2 juga adalah manusia, yang tidak terjamin 100% bebas dari gejala2 rasuah dsb.

    Jadi dalam konteks ini, ada baiknya Indo’sia, intropeksi diri sendiri daripada menuding jari pada orang lain. Ada baiknya Pak2 Menteri yang berwajib, berusaha bersungguh2 mencari jalan bagaimana mau mengatasi permasalahan ini, daripada berlagak seperti ayam jantan, yang kokoknya berderai2, tapi ekor bergelumang najis. Sadar dan akuilah hakikat kelemahan2 diIndo’sia sendiri, penguat-kuasaan undang2 yang lumpuh, korupsi yang eksesif menjalar sehingga kekantor2 pejabat, dan tidak jelasnya hak2 pentadbiran dan pemuliharaan kawasan2 hutan telah mengakibatkan tingkat penebangan destruktif (secara sah maupun secara haram) tidak lagi terkawal. Berdasarkan anggaran Pemuliharaan Alam Semula Jadi (TNC) yang berpusat diAS mengakui, terkini kemusnahan sebenar hutan Indo`sia, dianggarkan seluas kira2 300 padang bola sepak sejam. Menurut pakar pengurusan hutan terancang, Benjamin Jarvis, hanya 1.1 juta hektar hutan Indo`sia didaftarkan mengikut standard FSC atau kurang dua peratus daripada konsesi tanah yang berdepan dengan kegiatan pembalakan (secara rekod), sedangkan angaran kerosakkan sebenar adalah amat jauh meluas dari itu, namun lucu sekali melihat Indo`sia masih saja mau menuding jari pada M`sia. Suka diperingatkan juga, dalam hal ini, M`sia hanyalah subjek (sebagai satu destinasi sahaja), dan kalau pun tidak M`sia, sudah tentu Singapura, Cina, Jepun, Thailand atau pun sejauh AS, pasti akan turut disasarkan sebagai lubuk penjualan. Cuma dalam kes2 ini, M`sia adalah jiran terdekat, yang mudah bagi penyeludup2 itu menjualkan hasil curian mereka, dan juga jiran yang pemurah serta selalu bertolak-ansur, yang mudah untuk dikambing-hitamkan, dan sekali2 bisa saja diganyang agaknya. Aduhai Indo`sia ….. jiran serumpun

  64. kat | 19 June, 2010 12:26

    punghuni neraka semuanya yang nak berperang dengan orang islam sendiri..bunuh sesama saudara sendiri..menang masuk neraka, kalah pun masuk neraka..
    tp..laungan gayang malaysia akan terus bergema..sebab, zaman akhir zaman ni.. orang xberiman mengaku beriman….
    sebab tu la.. ada benda nie..
    yang datang malaysia jadi perompak,perogol, pembunuh tu nak dimaafkan ke?
    orang2 macam tu, bukan islam namanya..xbersyukur….sebab itu lah.. acheh bangun memberontak,kerana ada bangsa macam korang.

  65. ketul | 28 June, 2010 18:20

    ape sih, gak gentiolke ke
    indon tu apesih..orengke
    humen sih, kitak indon kan kuat
    macam gajah toh

  66. YOGA PRIYA SEMBADA | 29 June, 2010 06:06

    malaisia!!!!
    negara SELANKANGAN!!!
    PUKI kau jual di Jalan jalan!!!
    PUKI malaisia murah murah Kalii..

  67. Avalezes | 10 July, 2010 09:55

    Sudahlah, kita rakyat Indonesia tidak usah menaggapi segala macam pertikaian di Blog dan Internet. Mari kita majukan Indonesia terus. Ciptakan anak2 muda Indonesia yang menjuarai Olympiade Dunia matematika, olimpiade fisika, seperti tahun tahun lalu. Kita ciptakan teknologi tinggi dikampus ITB dan ITS kita. Mari kita teruskan kemenangan perjuangan bangsa kita yang meraih kemerdekaaan dengan susah payah di pertempuran2 besar di seantero Indonesia (pertempuran Semarang, Magelang, Surabaya 10 Nopember, Serangan Umum di Yogya )kemerdekaan itu diraih bung…bukan diberikan !!!!!

  68. suwune | 14 July, 2010 09:02

    salut sama mas kang avalezes : ngapain ngurusin orang (malaysia)iri end dengki gak ada manfaatnya, contoh: REOG PONONOROGO di akui-akuin, bisa gak dia makan beling, ngupas kelapa pakai mulut (kayak mr. Limbat) he he he he, kalu bisa akui itu REOG plus Mr Limbad, suwun

  69. Mari berfikir | 23 July, 2010 19:24

    Kepada sesiapa yg melawati blog ini, Tak perlulah guna kata-2 kesat dan terjebak dalam isu yang diprovokasikan oleh sibodoh aka drug addict. k kes close..

    Kenapalah bangsa indo mau malay suka membuang masa cerita benda sama.. tahun ke tahun itu juga, bukan buleh bawa apa-2 keuntungan pun hmmm..

  70. adi | 10 August, 2010 23:22

    Bingung cari penghasilan sampingan?!
    Kami “MITRA UTAMA” bergerak dalam pengolahan pemisahan plastik dan
    kertas, mengajak anda dalam program kemitraan kami, kami menyediakan
    mesin pemisah plastik dan kertas. Bahan baku akan kami supply, bahan
    yg sdh jadi akan kami beli kembali!! Bersih..Gampang.. Mudah
    dikerjakan, modal ringan, penghasilan pasti…!!
    Info lengkap hubungi kami:081914829222

  71. ngantok | 21 August, 2010 18:18

    kapan gitu ngak bisa di atur
    giloko apeseih wong ngantek
    gak di ganyang,
    habis kapan jadiknyer sih
    kaotak katotak aje

  72. suryono | 23 August, 2010 10:58

    alah.. gt aj koq repot, plg2 jg ga datengin duwit, mending cari rumput aj dr pd berantem,

  73. MalayNeum | 26 August, 2010 00:54

    Ini blog lawak atau apa-apaan?
    Kuat sangat? Serang saja…

  74. sutoro | 28 August, 2010 09:46

    saya rasa sulit tapi bloger yang satu itu tidak ber moral .
    kayak bung karno dong langsung meyerukan ganyang malaysia

    nambenk-nambenk.blogspot.com

  75. JASA PEMBUATAN IJAZAH | 29 August, 2010 09:36

    JASA PEMBUATAN IJAZAH

    ANDA BUTUH IJAZAH UNTUK MENCARI KERJA / MELANJUTKAN KULIAH / KENAIKAN JABATAN ?!?!
    KAMI JASA PEMBUATAN IJAZAH SIAP MEMBANTU ANDA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN IJAZAH UNTUK BEKERJA ATAU MELANJUTKAN SEKOLAH / KULIAH.
    BERIKUT INI MERUPAKAN JASA YANG KAMI SEDIAKAN.

    -SMU:3.000.000
    -D3:6.000.000
    -S1:8.000.000

    * AMAN, LEGAL, TERDAFTAR DI UNIVERSITAS / KOPERTIS / DIKTI, BISA UNTUK MASUK(PNS, TNI, POLRI).

    JUGA MELAYANI PEMBUATAN SURAT SURAT PENTING SEPERTI:SIM, STNK, KTP, REKENING BANK, SURAT TANAH, AKTE KELAHIRAN.BPKB, N1, SURAT NIKAH, DLL.

    SYARAT:KTP/SIM,FOTO BERWARNA DAN HITAM PUTIH,UNIVERSITAS YANG DITUJU,IPK YANG DIMINTA(MAX 3,50),TAHUN KELULUSAN YANG DIMINTA,ALAMAT PENGIRIMAN YANG DIMINTA.KIRIM KE:arief_gagah@yahoo.com

    BERMINAT?

    HUB: 085736927001.

    (HANYA UNTUK YANG SERIUS SAJA)

    Nb:Semua manusia berhak meiliki pekerjaan dan pendidikan yang layak,entah dari kalangan atas,menengah dan bawah.Maka dari itu kami ada untuk anda yang mebutuhkan ijazah atau surat-surat penting lainnya.

    TERIMAKASIH

  76. Heri Cipto | 29 August, 2010 12:42

    Saya udah dua tahun sering ke Malaysia kerja, sana sangat aman untuk warga Indo. Ada 2 juta TKI mendapat rizki halal di sana. Kalau yang teraniaya sangat sedikit. Koran-koran Msia cuma lapor karenah Bendera tapi gak mengapi-api seperti koran kita. Indonesia (paling sih Bendera bodoh) yang sibuk bertepuk tangan sebelah mau perang. Di Malaysia mereka sibuk beribadat :-) Jauh sekali mau bakar Merah Putih… Sedih yah kita ini!

  77. dio | 31 August, 2010 10:42

    malingsia….
    namanya saja maling
    ayooo….
    ganyang saja…

  78. Eunike Brahmantyo | 31 August, 2010 17:09

    Jangan sampai kita cuma terpengaruh dan terbakar oleh info yang sengaja memanas-manasi. Menuruti hati panas, malah kita sendiri yang hangus, timbul masalah baru dan akhirnya menyesal. Kalaupun Mal memang kurang ajar, boleh diganyang tetapi jangan lupakan akar budaya kita yang luhur dan cinta damai. Kekerasan bukanlah jiwa dan falsafah bangsa kita. Mari ganyang dengan cara elegan, dialog damai lebih dulu antara kedua pihak kukira penting.

  79. Eunike Brahmantyo | 31 August, 2010 17:19

    Harga diri bangsa kita sudah diinjak-injak oleh Mal. Biar saja kalau itu benar, berarti memang itulah kepribadian bangsa mereka, budaya mereka. Kalau kita menirunya, lalu apa bedanya kita dengan mereka. Kita harus menempuh cara-cara terhormat dibanding cara yang rendah yang dilakukan bangsa lain. Indonesia berbeda dengan bangsa lain. Jangan lekas terpancing, jangan terburu-buru perang fisik sebelum menempuh cara damai.

  80. Rakyat Malaysia Bertuah | 31 August, 2010 22:52

    Salam semua.Kelihatan sebahagian bangsa Indonesia sendiri tidak menyenangi sikap sebahagian rakyat Indonesia yang tidak matang.Kami di Malaysia tenang saja menghadapi isu remeh tentang ganyang Malaysia.Perkara ini simple saja,andai Malaysia ini maling,dan harus dibenci,panggil pulang semua rakyat kamu,halang rakyat kamu memijak bumi Malaysia,tembak saja bot-bot yang membawa rakyat kamu secara haram ke Malaysia.Anggaplah perbuatan datang ke Malaysia itu sesuatu yang hina bagi rakyat kamu.Silakan lakukan begitu.Malang sekali rakyat Indonesia mudah diprovokasi oleh media.Saya beruntung keturunan saya yang berasal dari kalimantan datang berhijrah ke Malaysia.Malaysia negara yang aman,makmur dan maju.Rakyatnya tidak menjadikan isu-isu remeh seperti ini untuk dijadikan alasan mengganyang Indonesia.Kami lebih memikirkan untuk memajukan bangsa sendiri,meningkatkan pengetahuan,membangun negara.Saya masih ingat tentang helikopter Malaysia dibaling batu semasa menghantar bantuan gempa bumi di Padang.Itupun Malaysia masih sudi membantu.Kami sangat kasihan melihat negara kamu yang selalu dilanda bencana dan secara logika,akan terjadi bermacam-macam lagi bencana selepas ini.Jawapan kepada persoalan ‘Perlukah Ganyang Malaysia’ adalah,rakyat Indonesia tidak perlu membuang masa merusuh seperti orang gila,membaling najis kamu sendiri ke kedutaan MAlaysia.Adalah lebih bermanfaat bagi kamu jika kamu bekerja,belajar,dan berusaha membantu rakyat kamu sendiri yang kesusahan dilanda bencana.Usah ambil peduli atau terdetik dihati kamu untuk menjejakkan kaki ke Malaysia kerana kamu sudah sangat membenci MAlaysia.Nasihat atau kalau perlu pukul saja rakyat kamu yang ingin ke MAlaysia untuk mencari rezeki halal.Alangkah bahagianya saya kerana keturunan saya yang berasal dari sana sudah meninggalkan indonesia 70 tahun dulu.Kami bersama rakyat malaysia yang matang,tidak mudah melatah dengan provokasi.Sekian saja.Terima kasih kepada pemberi komen positif yang cintakan kedamaian antara dua negara serumpun.

  81. Wong Kampung | 1 September, 2010 06:30

    SEMUA YG BERKOMENTAR G ADA YG PERNAH SEKOLAH AGAMA.

  82. SAYA ANAK MALAYSIA | 1 September, 2010 11:29

    btol 2…kata benci kat Malaysia tp kenapa wrga indonesia dtg sini cari rezeki??mmg x tau diuntung!kalo indonesia kena bencana…malaysia jgk yg tolong…masih xtau berterima kasih!hati aq cukup hancur melihat aksi org indonesia bakar jalur gemilang!!!org malaysia xde pon buat mcm 2!agaknya org indonesia mmg xmatang…kita kan satu agama knpe nk bgaduh….

  83. PATRIOD BANGSA INDONESIA | 1 September, 2010 14:29

    SEGERA LUNCURKAN RUDAL PEMBUNUH MASAL KE MALAYSIA

  84. bingung | 1 September, 2010 18:56

    ma’af sy orang bodoh jadi ga bisa komentar..

  85. bingung | 1 September, 2010 18:58

    Ma’af cuma numpang baca doang

  86. lios | 1 September, 2010 21:44

    halo org malaisia awak betol becakap ye,masaalahnyo awak jujur dak dalam bersaudaro macamane perasaan awak kalau army awaktu kami tankap diwilayah awak? tolong kasaih jawab kite bukan benci same rakyat malaisia tapi kita sangat prihatin dengan kerajaan/pihak keamanan awaktu karene tanpe usul prikse langsung nak beperang terhadsap army kami bukltinye armi kami mike tangkap di wilayah Negara kami.pattut kah itu.

  87. Budi | 2 September, 2010 11:11

    berazaskan islam? masa iya sih

  88. Butet 2 | 2 September, 2010 14:09

    Syabas Heri Cipto, anda contoh salah seorang warga yg cerdik dan mahu menggunakan akal. Orang bijak pandai bilang, kalau mahu menyelesaikan sesuatu permasalahan, kenali permasalahannya dahulu, fahami intipatinya dan baru mudah dapat difikirkan solusinya. Terjerit2, memaki hamun dan bicara bagai orang gak ada pelajaran tidak akan menyelesaikan masalah.

    Pemerintah kedua negara saja tidak ribut2, jabatan yg berkenaan juga gak kecoh, malah ada sekitar 28 juta rakyat M’sia dan hampir 380 jura warga Indo’sia yg lain pada tenang, eh….aleh2 Bendera senteng itu terusan ribut2 kayak orang kebakaran jenggot.

    Udahlah, tidak ada yg akan termakan provokasi anda, dan kalau ada pun segelintir bencong2 yg bego, jadi kagak usah buang2 energy ngumpul & main2 najis sendiri. Ia umpa melumur ke muka sendiri tuh.

    Kepada warga kedua negara yg positif dan sentiasa mahu maju, marilah sama2 kita kukuhkan usaha memajukan negara, bangsa dan agama serta diri sendiri, dalam kerangka kerjasama seperti yg diusahakan kedua pemimpin. Emang seperti kata Heri Cipto, umat Islam sekarang lagi sedang tekun beribadat apa lagi dibulan Ramadhan yg mulia ini karena kehidupan bukan sekedar disini …

  89. kamandanu | 2 September, 2010 17:08

    ANALISA :

    provokator yang menyerukan perang indo malaysia tidak pernah mikir susahnya rakyat indo cari duit. Lihat dan pikirkan nasib orang indo yang jadi PRT dan kuli di malaysia, kalau perang terjadi, harga sembako naik, pekerjaan jadi lebih susah, rakyat tambah menderita lho. akan banyak pembunuhan dan keluarga kehilangan orang – orang yang disayangi. siapa tanggung jawab?!!!

    Mr. Provokator tidak akan kehilangan apapun, karena mereka memang tidak punya orang tua, sanak saudara, yang membutuhkan kehadiran mereka untuk sesuap nasi. sementara rakyat indonesia yang lain? MENDERITA KARENA PERANG !!!

    mari kita lawan isu perang indo malaysia dengan isu perdamaian malaysia dan indonesia.

    Kalau indonesia tidak ingin pulaunya di caplok negera lain, maka mari kita bersama – sama usulkan transmigrasi mengisi pulau – pulau yang rawan itu dengan penduduk kita. berikan subsidi bagi rakyat supaya mereka mau pergi ke pulau – pulau itu, dijamin negara lain gak punya alasan untuk mencaplok pulau kita. dan masalah kependudukan di jawa juga akan berkurang.

    terima kasih sudah membaca.

  90. Butet 2 | 2 September, 2010 17:45

    Emang benar, provokator itu emang berfikiran senteng, lagian mendesak Pak Presiden menganjurkan perang. Apa perang semudah terjerit & membaling najis sendiri. Ngurusin diri sendir aja gak becus, mau mengajar ngurusin negara

    Hampir setengah penduduk Johor & satu per tiga penduduk Selangor diM’sia berketurunan Jawa, dan rata2 penduduk Negeri Sembilan adalah dari keturunan Mandeling dari Indonesia. Hampir dikesemua 14 negeri2 diM’sia ada mempunyai kampung yg dinamakan kampung jawa, kampung aceh, kampong banjar, kampung kerinci, kampong bugis dan lain2 yg kebanyakkan penduduknya berasal dari Indo’sia. Emang para provokator itu buta sejarah, mau memerangi saudara sendiri….bego

  91. dede sulaiman | 4 September, 2010 15:14

    malaysia sudah menginjak-injak martabat negara kita,menggunakan jln diplomasi baik sekali.tetapi pabila ga terjadi jln keluar sebaiknya perang tuk harga diri bangsa,rakyat&negara republik INDONESIA..

  92. dede sulaiman | 4 September, 2010 15:29

    SIKAP PEMERINTAH MALAYSIA SEPERTI YAHUDI,TETAPI MALAYSIA GA TAU YANG MEREKA HADAPI ADALAH NEGARA YANG LEBIH BESAR&KUAT..MUSLIM KAMI SAAT INI MASIH MENCOBA SABAR,KARENA GA ADA MANUSIA SABAR,MANUSIA HIDUP HANYA MENCOBA TUK SEMPURNA..INGAT JIHAD DALAM KEBENARAN-KEBENARAN&BELA NEGARA JAMINANNYA SURGA,,NEGARA MALAYSIA SAAT INI UDAH SANGAT SALAH TERHADAP INDONESIA,JIHAD KALIAN SAYA GA TAU MAU DIBAWA KEMANA,…HEHEHEHE..AMIIIN

  93. malaytai | 6 September, 2010 18:33

    gimana mau ganyang, yang mimpin aja melempem, leta letoy bisanya gak punya malu, tangkap aja deh aku kalo salah ngomong.

  94. Badai Sambas | 6 September, 2010 19:03

    saling hujat dan saling caci antara orang malaisia dan indonesia semakin menjadi jadi, sementara pemerintah RI melaui Menlu nya cuma bisa mengirim nota protes… yang katanya sudah 9 kali dan tak ada tanggapan dari pemerintah malaisia….Saran saya kepada Bapak Presiden SBY, supaya Menlu di GANTI,… GANTI dengan orang yg TEGAS… kita bangsa yg msh punya harga diri, sebenarnya cukup 3 kali nota protes kita tidak di gubris pemerintah malaisia, HARUS langsung di ambil tindakan TEGAS (bukan dengan cara DIPLOMASI lagi ). Tindakan TEGAS antara lain : AL / Marinir, Pol Airud, dan DKP bersama-sama melakukan operasi rutin di laut, apabila ada pelanggaran dari pihak luar HARUS langsung di tembak untuk DITENGGELAMKAN kapalnya, penjarakan manusianya di Indonesia (sekali lagi TANPA jalur Diplomatik ). AD, Polisi/Brimob dan Polhut jg bersama sama melakukan operasi di wilayah hutan batas RI (Kalimantan Barat dan Kal Tim ), bila cukong2 pembalakan kayu liar dari malaisia masih mencuri kayu di wilayah RI jg Harus di musnahkan peralatannya dan manusianya jg di penjarakan. Sehingga kita tidak akan lagi saling menghujat, dan intinya : Uang rakyat yg di pakai untuk membeli alat / perlengkapan senjata bagi Instansi/lembaga terkait digunakan sebagaimana mestinya. (tidak hanya sekedar dipakai latihan kemudian di simpan di gudang)

  95. silent killer MALAYSIA | 13 September, 2010 13:37

    orang indonesia bodoh…lu mau perang sama Malaysia,silakan…but who will die first?1.5 juta rakyat INDON di Malaysia akan mati disembelih dlu….try ah…

  96. bang ngangan | 14 September, 2010 23:33

    wah tuh orang memberikan komentar tapi ga’ berani nunjukin mukanya. tidak beda jauh dengan negaranya.

    kalau orang indonesia BODOH ketika anda berkomentar disini kapal perang kami (Indonesia) sudah didepan muka anda.

  97. Jagat | 21 September, 2010 20:25

    Kaburnya tentara Unifil Indonesia di LEBANON… waduh apaan sih..
    >> Indonesia Criticism as Two Indonesian Soldiers Flee Lebanese -Israeli Battle in Taxi

    Beirut, Lebanon. Lebanese media have lashed out at the UN Interim Force, which includes Indonesian soldiers, in Lebanon, calling it an “impotent” bystander after a deadly border skirmish between Lebanese and Israeli forces.

    “The impotent international forces beat a retreat, left the place of combat and watched the unfolding events from afar,” said the daily As-Safir, which is close to the Shiite movement Hezbollah.

    UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) had asked its soldiers only to “make a show of arms … against enemy forces,” the newspaper said on Wednesday. It had “encouraged [the enemy] with its reticence, without effectively intervening to prevent the Israeli aggression,” the newspaper alleged on Wednesday.

    Lebanese and Israeli troops traded deadly fire on their tense border on Tuesday in the worst clash since the 2006 war between the Jewish state and the Shiite Hezbollah. Two Lebanese soldiers, a Lebanese journalist and a senior Israeli officer were killed.

    The Al-Anwar daily mocked the multinational force, saying it “fulfills its role perfectly” when things are calm.

    “But … when confrontations flare it is only a simple spectator, which contacts the two parties to try to restore calm and then submits a report to the Security Council,” the newspaper said.

    Daily An-Nahar daily said: “The question is, what to do if the incident is repeated … in particular regarding the claimed role of UNIFIL.”

    “Why did UNIFIL not help the army, at least by offering first aid?” it questioned, citing senior sources involved in calming the border tension.

    It said an organization such as UNIFIL was “obliged to deal with the evacuation of casualties.”

    On Tuesday, Hezbollah-run Al-Manar television aired images of two Indonesian soldiers, presumably from UNIFIL, leaving the site of the skirmish in a shared taxi.

    New TV, which also sympathizes with Hezbollah, spoke of the “escape” of UNIFIL soldiers.

    The UN force urged “maximum restraint” following the clashes along the so-called Blue Line, a UN-drawn border.

    The acting force commander, Brigadier General Santi Bonfanti, flew to the site of the clashes and personally called on both parties to “stop firing in all the area.”

    UNIFIL has some 13,000 troops from various countries stationed in southern Lebanon.

    The force, which was set up in 1978 to monitor the border between Israel and southern Lebanon, was considerably beefed up in the wake of the 2006 war between Hezbollah and Israel.

    Agence France-Presse

  98. YaKuZa | 2 October, 2010 22:54

    perang aja dengan israel…

  99. YaKuZa | 2 October, 2010 22:57

    klu mau ganyang malaysia, knpe ramai pendatang tanpa izin indonesia datang ke malaysia???? adakah tidak aman di negara sendiri????

  100. Lora Malunk Blog | 19 November, 2010 06:33

    selamat pagi semuanya….ko kayaknya seru banget clotehannya anak2 bangsa kita, yang tidak lepas dari perhelatan INDO Vs. MALAYSIA, marilah kita berfikir lebih jernih lagi, kita kan sama umat muslim, jadi kita itu jangan terprofokasi oleh suatu tindakan yang tidak pantas kita dengar atau tidak pantas kita pandang, yang penting kita bagaimana harus mempersatukan negara2 lain, agar kita selalu damai dalam garis katilistiwa, jadi tidak ada perbedaan antar negara2 lain termasuk INDO dan MALAYSIA, semuanya kita sama, Terjadinya Perseteruan INDO Vs. MALAYSI ini ada unsur2 yg membuat kita terprofokasi, yg pertama adalah dari Pemerintahan sendiri, yang kedua adalah perhelatan politik, yang ketiga emosional yg tinggi akhirnya terjadi seperti ini. adapun yg lainnya. jadi kita harus bersatu dalam menjungjung tinggi nama negara kita agar nantinya bisa terkenal di mata orang lain maupun negara lain.
    (YANG MAU PERANG SILAHKAN PERANG)YANG MAU DAMAI AYO IKUT SAYA CANGKRUAN SAMBIL ROKOAN AND MINUM KOPI SUSU. HAHAHAH SALAM KENAL SEMUANYA PISS (SALAM PERDAMAIAN)

  101. skinwalker | 28 December, 2010 23:56

    perkara kecilpun bleh diperbesarkan sedang di malaysia kami tak suka memburukkan negara lain kerana moral kami tinggi tak mudah dipenggaruhi oleh anasir jahat….walaupun kami dibaling najis kami tak akan lawan balik selagi maruah kami tidak dipermainkan…tak guna bergaduh dan baiklah kita berdamai saja..

  102. dubigreeners | 30 December, 2010 12:20

    relax is better..yg penting kita tahu ciri khas masing2..Kalo nandain orang Malaysia tuch gampang banget..mulai dr Sultan, Menteri, Pejabat, Jelata sampe gembel sekalipun sama saja,..yaitu :1. kalo lihat orang berak mereka pasti terangsang..2. kalo cium bau kentut mereka pasti libido-nya naik..3. kalo lihat kotoran orang mereka pasti langsung masturbasi…why? karena 99% orang malaysia adalah Homo & hobby sodomi.., that’s so simple buat nandain mana yg malaysia mana yg bukan…Peace buat semua…gak usah gontok2an..yg utama kita jaga ciri khas kita masing2..salam buat semua orang Indonesia & Malaysia…

  103. hang tuah | 1 January, 2011 13:08

    muslim apa indon…..negara kamu ramai bintang porno mau datang…..pening dehhhhh

  104. hang tuah | 1 January, 2011 13:10

    ganyang itu adalah slogan bung karno yg gila kuasa mahu gabung indon dgn malaysia…..tetapi hakikat nya gagal dlm perang berdarah indon menyerang malysia pada tahun 1962.

  105. booktourtobali.com | 4 January, 2011 07:36

    Yah, mudah mudahan segala urusan yang menbuat kita tak nyaman di antara kita cepat selesai dan kita dapat hidup bedampingan dengan damai

  106. turiman | 29 January, 2011 12:29

    ehm…wahai kalian orang malaysia udahlah jgan bikin orang indonesia tambah marah mangnya apa si maunya dari kalian

  107. anak sekolah | 29 January, 2011 12:32

    kalo q boleh usul ni….? ke2 belah pihak berseteru kan karena nggak ada musuh bersama lah bentar lagi kan mau UN hah q mau belajar aja ah biar lulus AMIINNNNN doakan MERDEKA!!!!!!!

  108. rivalno | 12 April, 2011 11:21

    ikutan

  109. INDON BANGSA BODOH | 23 May, 2011 15:44

    hahaha….masih bodoh bangsa seberang sana ya..makannya aja nasi aking….sudah diberi nasi bungkus ,malah magu menggigit pula..dasar INDON BANGSA BODOH…buktikan negara terbaik BANGSA INDON diluara sana..???..= MALAYSIA. kerna itu ada 3 juta TKI INDON ilegal di MALAYSIA.35.000 maling INDON sedang dipenjara di MALAYSIA.apa kalian mengeksport MALING DI SELURUH DUNIA..???

  110. pria paling ganteng di dunia | 15 June, 2011 17:06

    I admit, I have not been on this webpage in a long time… however it was another joy to see It is such an important topic and ignored by so many, even professionals. I thank you to help making people more aware of possible issues. Great stuff as usual..

  111. kylaulza | 18 February, 2012 22:30

    itu biang keroknya tki indonesia juga ……yg kelamaan di malysia yg tdk punya rasa nasionalisme terhadap negara dan tanah leluhurnyaaaa…..dasar turunan pki cari makan di negara orang negara sendiri di hina-hinaaa…..

  112. maxup01 | 26 February, 2012 23:11

    memang kita harus sangat berhati-hati dengan para provokator yg tidak jelas..

    lebih baik kita mementingkan urusan yg lebih bermanfaat dan berguna dari pada mengurus hal yg hanya akan menimbulkan perpecahan..

    damai lebih indah men dari pada perang… tidak ada kata yg lebih indah dari pada damai ^^

  113. Auto Coding | 7 August, 2012 16:35

    mungkin memang malaysia mengesalkan, tapi kita ngga perlu bawa bawa di dunia blog, lagian ngeblog kan enaknya kalo banyak kawan, nambah backlink gitu,. heheh

  114. JR Metrra | 1 October, 2013 04:33

    Melayu adalah bangsa yang kurang ajar dan tamak dan lupa asal mereka. Suatu masa silam, Malaysia kepunyaan Garuda. Sekarang dah lesap dari Sejarah. Harap Garuda dgn Presiden yang kuat boleh ambil balik dan gabungkan Malaysia dan Indonesia. Kita keturunan India rela bekerjasama dengan Indonesia demi satu tujuan, “GARUDA”.

  115. JR Metrra | 1 October, 2013 04:37

    Indonesia jangan bisa takut dgn Askar Melayu Malaysia. Hantar 1 juta cewek menari dangdut. Pasti Askar Melayu Malaysia gagal. Tengok seksi pun udah letak senjata. Selalu mahu makan ubat kuat kontol je mereka tahu.

Silakan berkomentar, kawan!