<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Mengapa &#8216;Alay&#8217; Ogah Main Twitter dan Blog</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 22:51:37 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: pramanahadi</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-104807</link>
		<dc:creator>pramanahadi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 04:22:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-104807</guid>
		<description>who is who (saya baru merencanakan opini saya tentang hal tsb di atas beberapa saat lagi)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>who is who (saya baru merencanakan opini saya tentang hal tsb di atas beberapa saat lagi)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kagak Penting</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-104704</link>
		<dc:creator>kagak Penting</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 11:59:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-104704</guid>
		<description>Ini adalah penilaian subjektif yang sifatnya profokatif menurut saya.
Suka atau tidak mereka (Alay) ada dan sudah menjadi sebuah komunitas yang menjadi bagian dari masyarakat kita saat ini.
Tidak ada yang salah dengan itu. Karena perkembangan lingkungan sosial seperti itu sudah lumrah dan sudah sering terjadi jauh sebelumnya.

Kurang pantas jika si penulis mengasumsikan mereka sebagai Asu (Anjing). Trus apakah dengan mengasumsikan alay sebagai Asu menjadikan si penulis lebih manusia dari pada mereka ?
Coba di pikir lagi….

Negro, Niger, Niga, etc… pada awalnya adalah sebutan untuk para budak kulit hitam. Mereka awalnya adalah komunitas yang termarginalkan oleh kehidupan mapan kaum kulit putih. Awalnya mereka sama seperti yang di sebut penulis sebagai alay. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara bersosialisasi, dunia musik dan lain sebagainya dianggap sebagai menyimpang dari tatanan sosial pada masa itu.

Tapi lihat sekarang…, mereka adalah trend setter. Dari musik, pakaian, bahasa (slang) dan lain sebagainya. Kita orang indonesia malah latah mengikuti budaya mereka dan menganggap diri keren jika bisa bergaya, berbahasa, dan berlaku seperti mereka. Kita (orang indonesia) bangga jika dalam percakapan kita menyelipkan bahasa inggris dan kalimat / ungkapan asing dalam kalimat kita. Bahkan sekaliber presiden pun melakukannya dalam pidatonya. Lebih alay mana… ????

Justru saya berpikir mereka yang disebut alay lebih kreatif dengan menciptakan sebuah trend baru meskipun dipandang miring oleh sebagian kalangan. Ketimbang mereka yang sok tampil keren dengan dasar plagiat budaya lain.

Kalau kita berpikir dari sudut pandang para penyanyi rap / rnb atau budaya amerika secara spesifik terhadap orang-orang indonesia yang latah meniru gaya mereka. Bukankah kita juga akan dipandang sebagai alay oleh mereka ??? hehehehe….</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah penilaian subjektif yang sifatnya profokatif menurut saya.<br />
Suka atau tidak mereka (Alay) ada dan sudah menjadi sebuah komunitas yang menjadi bagian dari masyarakat kita saat ini.<br />
Tidak ada yang salah dengan itu. Karena perkembangan lingkungan sosial seperti itu sudah lumrah dan sudah sering terjadi jauh sebelumnya.</p>
<p>Kurang pantas jika si penulis mengasumsikan mereka sebagai Asu (Anjing). Trus apakah dengan mengasumsikan alay sebagai Asu menjadikan si penulis lebih manusia dari pada mereka ?<br />
Coba di pikir lagi….</p>
<p>Negro, Niger, Niga, etc… pada awalnya adalah sebutan untuk para budak kulit hitam. Mereka awalnya adalah komunitas yang termarginalkan oleh kehidupan mapan kaum kulit putih. Awalnya mereka sama seperti yang di sebut penulis sebagai alay. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara bersosialisasi, dunia musik dan lain sebagainya dianggap sebagai menyimpang dari tatanan sosial pada masa itu.</p>
<p>Tapi lihat sekarang…, mereka adalah trend setter. Dari musik, pakaian, bahasa (slang) dan lain sebagainya. Kita orang indonesia malah latah mengikuti budaya mereka dan menganggap diri keren jika bisa bergaya, berbahasa, dan berlaku seperti mereka. Kita (orang indonesia) bangga jika dalam percakapan kita menyelipkan bahasa inggris dan kalimat / ungkapan asing dalam kalimat kita. Bahkan sekaliber presiden pun melakukannya dalam pidatonya. Lebih alay mana… ????</p>
<p>Justru saya berpikir mereka yang disebut alay lebih kreatif dengan menciptakan sebuah trend baru meskipun dipandang miring oleh sebagian kalangan. Ketimbang mereka yang sok tampil keren dengan dasar plagiat budaya lain.</p>
<p>Kalau kita berpikir dari sudut pandang para penyanyi rap / rnb atau budaya amerika secara spesifik terhadap orang-orang indonesia yang latah meniru gaya mereka. Bukankah kita juga akan dipandang sebagai alay oleh mereka ??? hehehehe….</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rian Wijaya</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-103501</link>
		<dc:creator>Rian Wijaya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 05:03:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-103501</guid>
		<description>@sharon: itu mah yang lagi kejar setoran, atawa mau diliat eksis...
indikasi yang kedua bisa disebut alay...

anak muda cuma korban nih... soalnya kan basicnya anak muda ingin tau, jadi cari informasi tanpa disaring dan lahirlah alay ini.
peran media yang matak jaman sekarang jadi 'full color' macam begini. juga karena lingkungan yang membuat mereka dituntut jadi begitu, alay.

harusnya media memberikan informasi tentang identitas dan karakter bangsa kita. Sopan, santun, ramah, gotong royong, toleransi, dan lainnya.

jangan memarahi orangnya, tapi siapa dan apa penyebab orang itu jadi alay.
inget "it is not the gun but the man behind the gun."
thanks sebelum dan sesudahnya. no offense.

-Rian Wijaya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sharon: itu mah yang lagi kejar setoran, atawa mau diliat eksis&#8230;<br />
indikasi yang kedua bisa disebut alay&#8230;</p>
<p>anak muda cuma korban nih&#8230; soalnya kan basicnya anak muda ingin tau, jadi cari informasi tanpa disaring dan lahirlah alay ini.<br />
peran media yang matak jaman sekarang jadi &#8216;full color&#8217; macam begini. juga karena lingkungan yang membuat mereka dituntut jadi begitu, alay.</p>
<p>harusnya media memberikan informasi tentang identitas dan karakter bangsa kita. Sopan, santun, ramah, gotong royong, toleransi, dan lainnya.</p>
<p>jangan memarahi orangnya, tapi siapa dan apa penyebab orang itu jadi alay.<br />
inget &#8220;it is not the gun but the man behind the gun.&#8221;<br />
thanks sebelum dan sesudahnya. no offense.</p>
<p>-Rian Wijaya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hendot</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-96870</link>
		<dc:creator>hendot</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 06:59:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-96870</guid>
		<description>anda benar....

sooo....kunjungi juga bloks kerent saya....
&lt;a href="http://blog.unand.ac.id/kreatif/" rel="nofollow"&gt; disini &lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>anda benar&#8230;.</p>
<p>sooo&#8230;.kunjungi juga bloks kerent saya&#8230;.<br />
<a href="http://blog.unand.ac.id/kreatif/" rel="nofollow"> disini </a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sharon</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-96163</link>
		<dc:creator>Sharon</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 02:11:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-96163</guid>
		<description>Saya suka nemuin org2 tertentu yang hobi banget muncul tiba2 di forum diskusi atau apapun, sambil nulis komentar "pertamax", "keduax" dll.... tanpa disertai komentar lain yang sesuai topik. Yang begitu termasuk alay juga ga? :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya suka nemuin org2 tertentu yang hobi banget muncul tiba2 di forum diskusi atau apapun, sambil nulis komentar &#8220;pertamax&#8221;, &#8220;keduax&#8221; dll&#8230;. tanpa disertai komentar lain yang sesuai topik. Yang begitu termasuk alay juga ga? <img src='http://blog.tempointeraktif.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: &#8216;Alay&#8217; Ogah Main Twitter dan Blog &#171; uman zone</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-94909</link>
		<dc:creator>&#8216;Alay&#8217; Ogah Main Twitter dan Blog &#171; uman zone</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 01:33:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-94909</guid>
		<description>[...] 19, 2010   Ini di&#8217;comot&#8217; dari sini, dengan perubahan judul, saya kira cukup menarik, [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] 19, 2010   Ini di&#8217;comot&#8217; dari sini, dengan perubahan judul, saya kira cukup menarik, [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: 4lay_coy</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-91996</link>
		<dc:creator>4lay_coy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 11:46:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-91996</guid>
		<description>m4N6 n4p4 S1h 4l4y jja pk3 d1 uru5 ..........................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>m4N6 n4p4 S1h 4l4y jja pk3 d1 uru5 &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ran_wijaya</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-91984</link>
		<dc:creator>ran_wijaya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 08:40:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-91984</guid>
		<description>saya kadangan susah mengartikan + tamabh buat bingung apa yang di tulis, eh malah sekarang katanya ada alay generator ya buat tulisan yang kayak begitu....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya kadangan susah mengartikan + tamabh buat bingung apa yang di tulis, eh malah sekarang katanya ada alay generator ya buat tulisan yang kayak begitu&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bob</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-88192</link>
		<dc:creator>Bob</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 14:17:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-88192</guid>
		<description>setujuuu!!! 4L4Yers emang bikin mata rusak soalnya tulisannya ga jelas dan ga karuan, malahan aku pernah sampe ga tau dia tu nulis apaan
masa nulis koq gede kecil truss pake angka2 segala...
dah tau angka tu formatnya number malah dibuat text</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setujuuu!!! 4L4Yers emang bikin mata rusak soalnya tulisannya ga jelas dan ga karuan, malahan aku pernah sampe ga tau dia tu nulis apaan<br />
masa nulis koq gede kecil truss pake angka2 segala&#8230;<br />
dah tau angka tu formatnya number malah dibuat text</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Khoesain</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/mengapa-alay-ogah-main-twitter-dan-blog/comment-page-1/#comment-86741</link>
		<dc:creator>Khoesain</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 09:53:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=962#comment-86741</guid>
		<description>Aku punya blog, tapi orang jarang kunjungin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku punya blog, tapi orang jarang kunjungin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

