Aug
1
Blogger (narablog) bukan jurnalis. Tapi orang sering salah paham. Mereka mengira keduanya sama saja — pekerjaannya sama-sama menulis — lalu menerapkan strategi yang sama pula untuk menghadapinya.
Begitulah kesan yang saya tangkap ketika Rabu lalu saya diundang ke sebuah seminar tentang penanganan krisis perusahaan di ranah daring (online). Dalam acara itu, saya diminta memberi insight kepada peserta, yang terdiri atas kalangan humas dan pemasaran, perihal blog dan narablog.
Seorang peserta, brand manager sebuah perusahaan, bertanya, “Bagaimana mengontak para blogger? Di manakah alamat mereka? Bagaimana caranya bila saya ingin mengundang mereka ke konferensi pers?”
Sang manajer melontarkan pertanyaan itu karena belakangan kerap diminta dewan direksi melibatkan narablog di setiap program kampanye pemasaran. Masalahnya, dia tak tahu ke mana menghubungi narablog.
Pertanyaan seperti itu bukan yang pertama kali saya dengar. Bahkan hampir di setiap kesempatan pelatihan, ada saja yang mengajukan pertanyaan sama. Saya menduga, meski blog sudah populer, masih banyak staf humas dan pemasaran yang memang belum benar-benar mengenal sosok narablog, di mana mereka berada, bagaimana mereka bekerja, dan seterusnya.
Akibat minimnya pengetahuan itu, pertanyaan yang diajukan pun kurang tepat. Contohnya, manajer tersebut menanyakan cara mengundang narablog ke konferensi pers. Padahal, sesuai dengan namanya, acara itu untuk pers. Bukan narablog.
Narablog bukan pekerja pers. Narablog adalah orang-orang yang memakai media blog untuk menerbitkan ekspresi personal mereka. Bisa berupa teks, foto, audio, video, maupun gabungan dari semuanya.
Sementara jurnalis merupakan produsen informasi, narablog itu prosumen, konsumen sekaligus produsen. Jurnalis bekerja untuk perusahaan pers. Narablog memiliki dan mengelola media masing-masing: blog. Jurnalis tunduk kepada aturan perusahaan, kode etik, dan Undang-Undang Pers. Narablog tidak.
Jurnalis bisa dicari di kantornya, narablog ditemukan dengan cara mengetikkan url blognya. Narablog tak memiliki kantor bersama atau markas seperti halnya para jurnalis atau anggota partai. Untuk mengontak mereka, cukup mengirimkan e-mail, yang biasanya ada di halaman kontak sebuah blog.
Berbeda dari para jurnalis, narablog bukan kelompok yang harus mencari berita di lapangan. Mereka bahkan bisa tak peduli terhadap undangan jumpa pers. Kecuali kalau konferensi pers itu dianggap menarik minat dan penting, baru mereka datang.
“Oh iya, Mas. Masak saya pernah diundang ke konferensi pers sebuah perusahaan program antivirus pada Sabtu pagi. Padahal saya ndak tahu apa-apa soal virus. Dan Sabtu itu hari keluarga. Apa ndak ngawur itu namanya, Mas?” kata Mat Bloger.
Format acara untuk narablog harus dibedakan karena berpengaruh pada strategi penyampaian pesan. Narablog lebih tepat diundang dalam sebuah pertemuan berlabel “kopi darat”, yang formatnya kasual. Narablog lebih suka diajak ngobrol, berdialog, ketimbang dicekoki informasi satu arah, seperti yang biasa terjadi dalam sebuah konferensi pers.
Staf humas atau pemasaran tak bisa menganggap semua narablog itu saja. Narablog adalah komunitas yang heterogen. Pekerjaan mereka sehari-hari berbeda-beda. Kesibukan mereka tentu berlainan pula. Carilah waktu yang pas jika ingin mengundang mereka.
Dengan lebih memahami profil narablog, pekerja humas dan pemasaran akan dapat menentukan strategi yang tepat untuk bekerja sama dengan narablog.
Rasa-rasanya profesi blogger tidak “serendah” itu. Tidak kenal kode etik, tidak termasuk dalam kategori jurnalis, dst. Mungkin benar ada blogger yang seperti itu, tapi jangan digeneralisir. Oh My News International awalnya adalah blogger, dan semua penulis independen. Memang mereka tidak ‘perlu’ diundang, karena cara pandang blogger sebaiknya memang tidak mengikuti mainstream, tapi bisa membuka alternatif pemberitaan yang lebih kritis karena sifatnya personal. Blogger yang kredibel tentu dipercaya banyak orang, begitupun sebaliknya. Terkadang, opini blogger yang lebih independen malah lebih bisa dijadikan rujukan, daripada media massa yang banyak dicampuri urusan modal perusahaan.
“An intelligent human being filters through the mass of information packaged daily for our consumption and picks out the interesting, the important, the overlooked, and the unexpected.”
Kutipan Ini dari sejarah blog: http://www.rebeccablood.net/essays/weblog_history.html
Saya tersenyum membaca tulisan ini, he he he
Saya salut kpd penulis yang penuh kesabaran menjelaskan hal tsb sehingga yang masih awam akan mengerti.
Timbul rasa senang. Sekarang blogger sudah dihormati di negeri ini. Sampe di cari2. Ya, ada sedikit salah pengertian wajarlah.
Yang fatal itu kalo ada yang ngemeng blogger itu cracker (siapakah gerangan?)
Saya pun punya uneg2 serupa. Lebih baik mereka belajar setelah membaca posting saya di http://media-ide.bajingloncat.com/2009/08/05/mengajak-blogger-berpartisipasi-dalam-acara-brand/ sebelum mereka membuat event interaksi dengan blogger lagi di masa datang.
iya saya pernah datang ke “blogger gathering” e taunya launcing produk yang saya tidak tahu apapun tentang layanan itu
ya diem aja jadinya
iya setuju kalo blogger bukan pekerja pers
setuju mas.. hehehe..
Jangan-jangan ada ketakutan ngundang blogger ke konfrensi Pers.
Tetap Bersuara. Dan Suarakan Suaramu
Ga ngerti nih, saya blogger, tapi sering banget diundang konferensi pers. wkwkkwkwk
[...] Sumber : blog.tempointeraktif.com [...]
Gak keberatan. Yang jelas meski aktifitasnya menulsi blogger dan jurnalis memang berbeda.
Hydrocodone….
Buy hydrocodone with no rx. Hydrocodone. I had a healthy baby while i took hydrocodone. Hydrocodone side effects. Hydrocodone bitartrate. Hydrocodone prescription. Opana same effects hydrocodone….
Tapi ada yg blang juga klo narablog (sy lbh bviasa nyebutnya blogger) terkategorikan dalam Jurnalis Lepas atau Citizen Journalism lho..
cuman denger2 sih..
Hello!
cheap zithromax ,
Hello!
nexium ,
Hello!
buy kamagra ,
Hello!
zithromax ,
Thanks for this terrific and very userful submit. retain it up. your information is just too great for all.This Search engine optimisation Discussion board is remarkable and miraculous. The remarkable substantial online search engine rankings really can teach you ways make use of. It is a form of search engine optimization software. Website link making is essential, mainly because it can improve your web web site hits, thus increase your search engine ranking. The more your net pages are linked, the more near to the 1st web page of internet search engine success.