<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Cicak Vs Buaya di Ranah Media Sosial</title>
	<atom:link href="http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/</link>
	<description>Enak di Blog dan Perlu</description>
	<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 18:55:55 +0000</pubDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: gagah</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-80431</link>
		<dc:creator>gagah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 05:27:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-80431</guid>
		<description>thanks infonya visit : akhmad06.student.ipb.ac.id</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thanks infonya visit : akhmad06.student.ipb.ac.id</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kadir</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-51041</link>
		<dc:creator>Kadir</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 07:57:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-51041</guid>
		<description>Semoga tetap totalitas dalam mewujudkan perubahan

Buku baru,
Merekayasa Masa Depan: Sebuah Refleksi Untuk Aksi
Penulis: Syamsudin Kadir
Penerbit: Tinta Sejarah Publishing Bandung, 2010
Email: tintasejarah@gmail.com
Cp. : 085 320 230 299</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga tetap totalitas dalam mewujudkan perubahan</p>
<p>Buku baru,<br />
Merekayasa Masa Depan: Sebuah Refleksi Untuk Aksi<br />
Penulis: Syamsudin Kadir<br />
Penerbit: Tinta Sejarah Publishing Bandung, 2010<br />
Email: <a href="mailto:tintasejarah@gmail.com">tintasejarah@gmail.com</a><br />
Cp. : 085 320 230 299</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M NOESJIRWAN SADIKIN</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-45054</link>
		<dc:creator>M NOESJIRWAN SADIKIN</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 03:44:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-45054</guid>
		<description>Sebetulnya banyak kasus yang bisa dibuat untuk mencari dukungan lewat Facebook misalnya, pecat Kapolri-Jagung, angket Bank Century,tahan Anggodo kalau masih kurang ada lagi lengserkan SBY</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebetulnya banyak kasus yang bisa dibuat untuk mencari dukungan lewat Facebook misalnya, pecat Kapolri-Jagung, angket Bank Century,tahan Anggodo kalau masih kurang ada lagi lengserkan SBY</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: GoenduL.Net</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-44985</link>
		<dc:creator>GoenduL.Net</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 10:54:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-44985</guid>
		<description>persoalannya, aparat penegak hukum di negara kita sudah tidak punya rasa malu. Merasa punya power untuk mengendalikan hukum itu sendiri. Dan naifnya, mereka selalu beranggapan rakyat Indonesia mudah untuk dikelabui dengan sinetron murahan mereka. Tampil di TV dengan bukti2 yg kadang konyol untuk dilihat. Coba dibikin Poll survey terbaru, seberapa besar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum di Indonesia?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>persoalannya, aparat penegak hukum di negara kita sudah tidak punya rasa malu. Merasa punya power untuk mengendalikan hukum itu sendiri. Dan naifnya, mereka selalu beranggapan rakyat Indonesia mudah untuk dikelabui dengan sinetron murahan mereka. Tampil di TV dengan bukti2 yg kadang konyol untuk dilihat. Coba dibikin Poll survey terbaru, seberapa besar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum di Indonesia?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: reza hantika</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-44699</link>
		<dc:creator>reza hantika</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 14:33:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-44699</guid>
		<description>cicak vs buaya...
sbenernya apa ada suatu konspirasi di dlm kasus in ya???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cicak vs buaya&#8230;<br />
sbenernya apa ada suatu konspirasi di dlm kasus in ya???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arem-arem</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-44101</link>
		<dc:creator>Arem-arem</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 22:57:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-44101</guid>
		<description>di facebook banyak ndorokakung palsu yang asli yang mana ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>di facebook banyak ndorokakung palsu yang asli yang mana ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ule</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-43968</link>
		<dc:creator>ule</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 22:45:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-43968</guid>
		<description>nah, belakangan terasa kan manfaat FB dibanding mudharatnya. kelompok yg pernah mengecam dan menganggap jejaring sosial ini haram, selekasnya mesti mencabut kata2nya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nah, belakangan terasa kan manfaat FB dibanding mudharatnya. kelompok yg pernah mengecam dan menganggap jejaring sosial ini haram, selekasnya mesti mencabut kata2nya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rahail</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-43929</link>
		<dc:creator>rahail</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 14:49:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-43929</guid>
		<description>semua ini menunjukkan lemahnya hukum RI.pejabat yg tak tahu diri tak malu pada masyarakat miskin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semua ini menunjukkan lemahnya hukum RI.pejabat yg tak tahu diri tak malu pada masyarakat miskin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ismadi Zainal</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-43871</link>
		<dc:creator>Ismadi Zainal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 00:04:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-43871</guid>
		<description>Terjadinya dukungan yang besar terhadap Bibit-Chandra karena arogansi dari oknum suatu institusi yang merasa lebih berkuasa dan lebih besar...sehingga ucapan "Cicak kok mau melawan buaya" adalah sebuah pelecehan terhadap insitusi KPK..yang telah banyak berhasil menangkap koruptor selama ini...coba lihat sebelum ada KPK ada enggak para pejabat atau mantan pejabat yang ditangkap dan diadili kemudian dipenjara karena korupsi... jarang kan? Jadi...wajar kalau masyarakat mendukung KPK..dan jalan paling mudah adalah lewat facebook...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terjadinya dukungan yang besar terhadap Bibit-Chandra karena arogansi dari oknum suatu institusi yang merasa lebih berkuasa dan lebih besar&#8230;sehingga ucapan &#8220;Cicak kok mau melawan buaya&#8221; adalah sebuah pelecehan terhadap insitusi KPK..yang telah banyak berhasil menangkap koruptor selama ini&#8230;coba lihat sebelum ada KPK ada enggak para pejabat atau mantan pejabat yang ditangkap dan diadili kemudian dipenjara karena korupsi&#8230; jarang kan? Jadi&#8230;wajar kalau masyarakat mendukung KPK..dan jalan paling mudah adalah lewat facebook&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Herman RH</title>
		<link>http://blog.tempointeraktif.com/blog/cicak-vs-buaya-di-ranah-media-sosial/comment-page-1/#comment-43825</link>
		<dc:creator>Herman RH</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 10:39:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tempointeraktif.com/?p=882#comment-43825</guid>
		<description>mafia war di FB sebentar lagi diganti cicak vs buaya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mafia war di FB sebentar lagi diganti cicak vs buaya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

